Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
  • Save
Managing, Motivating & Leading Employee
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Managing, Motivating & Leading Employee

  • 402 views
Published

Materi "Management Skill" TRAINING …

Materi "Management Skill" TRAINING

Kanaidi, SE., M.Si

Jln. Sariasih 54 Bandung
e-mail : kana_ati@yahoo.com
Hp. 08122353284

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
402
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
0
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide
  • Cobalah ingat kembali suatu kejadian dimana pada saat anda disampingnya, bawahan anda bekerja dengan giat, tetapi tidak lagi saat anda meninggalkanya. Mungkin saja anda adalah pemimpin yang sukses, tetapi bukan yang efektif. Pemimpin yang efektif akan menciptakan nilai-nilai (sistem) – bukan ketakutan/kepatuhan.
  • Frederick Herzberg asked workers to describe situations in which they felt either good or bad about their jobs. His findings are called motivation-hygiene theory. Herzberg asserted that intrinsic factors are related to job satisfaction whereas extrinsic factors are associated with dissatisfaction. So, he called company policy, supervision, interpersonal relations, working conditions, and salary hygiene factors. When these factors are adequate, people will not be dissatisfied; however, they will not be satisfied either. He believed that achievement, recognition, the work itself, growth, and responsibility are motivational because people find them intrinsically rewarding.
  • David McClelland proposed that three learned needs motivate behavior. The need for achievement (nAch) is the need to excel, to achieve in relation to a set of standards, to succeed. The need for power (nPow) is the need to make others behave in ways in which they would not have behaved otherwise. The need for affiliation (nAff) is the desire for interpersonal relationships. He believed that these needs are acquired from the culture of a society.

Transcript

  • 1. Managing, Motivating, and Leading EmployeesBy : Kanaidi, SE., M.Si kana_ati@yahoo.com HM MBT OKTOBER 2009 1 1
  • 2. 2
  • 3. KEPEMIMPINAN Adalah suatu proses mempengaruhi orang lain. Kepemimpinan adalah bekerja dengan orang lain untuk merealisasikansasaran-sasaran mereka dan perusahaan 3
  • 4. What is leadership?Leading people Influencing people Commanding people Guiding people
  • 5. Types of Leaders• Leader by the position achieved• Leader by personality, charisma• Leader by moral example• Leader by power held• Intellectual leader• Leader because of ability to accomplish things
  • 6. Pemimpin : Sukses Vs. Efektif.Pemimpin yang sukses:Mendapat hasil sebagai tujuan akhir. Dia terfokus padaapakah suatu pekerjaan terselesaikan dengan baik danmemenuhi sasaran yang diharapkanPemimpin yang Efektif :Mendapat hasil sepanjang waktu. Efektifitasberkaitan dengan sikap, komitmen danperasaan. 6
  • 7. Hal yang paling pentingbagi seorang pemimpinadalah bukan apa yang terjadi ketika Anda ada, tetapi apa yang terjadi disaat Anda tidak ada 7
  • 8. Inti Leadership• Leadership utamanya adalah satu proses yang melibatkan proses mempengaruhi, yakni satu proses dimana seorang pemimpin merubah tindakan atau perilaku beberapa anggota kelompok atau bawahan.• Secara umum leadership berkaitan dengan penggunaan teknik mempengaruhi yang tidak memaksa. mendasarkan diri pada perasaan positif antara pemimpin dan yang dipimpin. bawahan menerima pengaruh dari pemimpin karena mereka menghormati, menyukai, atau menghargai pemimpinnya, bukan hanya karena para pemimpin tersebut memegang jabatan dari kekuasaan secara formal. 8
  • 9. Inti Leadership• Leadership melibatkan penggunaan pengaruh untuk satu maksud tertentu, yakni untuk mencapai tujuan kelompok atau tujuan organisasi. Para pemimpin memfokuskan diri pada pengarahan tindakan atau perilaku para bawahan mereka untuk tercapainya tujuan spesifik; para leaders tidak menaruh perhatian terhadap pengarahan tindakan atau perilaku yang tidak relevan dengan pencapaian tujuan organisasi atau kelompok.• Leadership merupakan satu proses dua arah. Pemimpin sudah barang tentu mempengaruhi bawahan dengan berbagai cara, namun sebaliknya para pemimpin seringkali dipengaruhi pula oleh bawahan. 9
  • 10. Leaders vs Managers• Tidak semua leaders adalah managers• Tidak semua managers adalah leaders• Hanya sedikit yang berfungsi sebagai keduanya, yakni sebagai managers sekaligus sebagai leaders. 10
  • 11. Memimpin vs Mengelola Pemimpin manager Melakukan Inovasi  Mengurus Mengembangkan  Mempertahankan Memberikan Inspirasi  Mengendalikan Memiliki pandangan jangka  Memiliki pandangan jangka panjang pendek Menanyakan apa dan  Menanyakan bagaimana dan mengapa kapan Memunculkan  Mengawali Menantang status quo  Menerima status quo Melakukan Sesuatu yang  Melakukan sesuatu dengan benar benar 11
  • 12. KEYAKINAN DAN NILAI• Manusia dapat dan mau berkembang• Kepemimpinan adalah suatu kemitraan• Orang tumbuh karena adanya keterlibatan dan komunikasi 12
  • 13. Gaya Kepemimpinanbukan sesuatu yang Anda lakukan kepada oranglain, tetapi sesuatu yang Anda lakukan bersama orang lain. 13
  • 14. TIGA KEMAMPUANKEPEMIMPINANSITUASIONAL1. Diagnosis2. Fleksibilitas3. Kesepakatan Tentang Gaya Kepemimpinan 14
  • 15. Tidak ada gaya kepemimpinan yangpaling baik. Itu semua Tergantung Keadaan 15
  • 16. Empat Fungsi Kepemimpinan1. Planning & Goal Setting Memperjelas hasil yang ingin dicapai dan menentukan bagaimana cara mencapainya.2. Feedback Mengawasi, memonitor dan mencatat kinerja agar setiap orang tahu seberapa baik mereka melakukan tugasnya 16
  • 17. Empat Fungsi Kepemimpinan3. Problem Solving Mengidentifikasi masalah, mengembangkan alternatif-alternatif dan mengevaluasi pilihan-pilihan yang ada4. Recognition Memperkuat kinerja yang diinginkan dan memberi pengakuan atas peningkatan atau kemajuan yang dicapai 17
  • 18. JIKA MANAGER MENERAPKANSITUATIONAL LEADERSHIP, MAKASUPERVISOR AKAN :• Merasa tidak banyak ketegangan dalam perusahaan• Melihat managernya berorientasi pada perubahan dan mampu menerima ide dan inovasi baru• Menerima bahwa managernya tertarik pada pertumbuhan dan perkembangan SPV.• Menerima bahwa managernya adalah seseorang yang mempunyai kemampuan• Memiliki moral yang lebih tinggi• Merasa memiliki kepercayaan untuk mengambil keputusan 18
  • 19. DAN MANAGER AKAN:• Lebih fleksibel dan dapat beradaptasi• Libih merasa nyaman dalam menggunakan berbagai variasi dalam gaya kepemimpinan.• Lebih bijaksana dalam menentukan kapan dan gaya mana yang harus diterapkan.• Lebih memiliki kemampuan dalam memberikan tugas, pujian dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam memecahkan masalah, pendelegasian tugas, pengaturan sasaran, pengamatan dan memonitor penampilan dan memberikan masukan. 19
  • 20. VARIABEL-VARIABEL YGHARUS DIPERHATIKANVARIABEL PERUSAHAAN1. Budaya Perusahaan2. Tingkat Kemapanan atau Perubahan3. Harapan Atasan atau Rekan Kerja4. Performa (Kinerja) Saat Ini 20
  • 21. VARIABEL-VARIABEL YGHARUS DIPERHATIKANVARIABEL TUJUAN/SASARAN1. Waktu2. Keseriusan/Seberapa Penting3. Tingkat Kerumitan4. Keunikan 21
  • 22. VARIABEL-VARIABEL YGHARUS DIPERHATIKANVARIABEL PEMIMPIN1. Daya Saing2. Komitmen3. Keinginan Pribadi 22
  • 23. VARIABEL-VARIABEL YGHARUS DIPERHATIKANVARIABEL SUPERVISOR1. Daya Saing2. Komitmen3. Keinginan Pribadi 23
  • 24. •MOTIVATION PEOPLE
  • 25. Pengertian• Motivasi adalah suatu kekuatan atau daya dorong, yang menggerakkan sekaligus mengarahkan kehendak dan perilaku seseorang dan segala kekuatannya untuk mencapai tujuan yang diinginkannya, yang muncul dari keinginan memenuhi kebutuhannya.• Muncul dan berkembang karena ada sesuatu yang ingin dicapai atau dipenuhi dalam dirinya 25
  • 26. Motivasi dan1) Harapan Hierarkhi kebutuhan Maslow • Kebutuhan fisiologis meliputi kebutuhan sandang, pangan dan papan • Kebutuhan keamanan dan keselamatan meliputi keamanan dan kemerdekaan dari ancaman atau lingkungan yang mengancam • Kebutuhan rasa memiliki, sosial dan kasih sayang meliputi persahabatan, berkelompok, interaksi dan kasih sayang • Kebutuhan akan penghargaan meliputi harga diri dan penghargaan dari pihak lain • Kebutuhan aktualisasi diri meliputi keahlian dan potensi, memenuhi diri melalui memaksimumkan kemampuan 26
  • 27. Maslow’s Hierarchy of Needs
  • 28. Motivasi dan1) Harapan Hierarkhi kebutuhan Maslow • Kebutuhan fisiologis meliputi kebutuhan sandang, pangan dan papan • Kebutuhan keamanan dan keselamatan meliputi keamanan dan kemerdekaan dari ancaman atau lingkungan yang mengancam • Kebutuhan rasa memiliki, sosial dan kasih sayang meliputi persahabatan, berkelompok, interaksi dan kasih sayang • Kebutuhan akan penghargaan meliputi harga diri dan penghargaan dari pihak lain • Kebutuhan aktualisasi diri meliputi keahlian dan potensi, memenuhi diri melalui memaksimumkan kemampuan Teori ini memperlihatkan bahwa kebutuhan manusia mengenal skala prioritas dimulai dengan kebutuhan dasar, yang banyak berkaitan dengan unsur biologis, dilanjutkan dengan kebutuhan yang lebih tinggi, yang banyak berkaitan dengan unsur kejiwaan atau kerohanian. 28
  • 29. Motivasi dan Harapan2) Harapan sebagai dasar utama motivasi – Pertama, ada kebutuhan yang ingin dipuaskan – Kedua, pemenuhan kebutuhan itu tidak dengan cara mudah – Ketiga, ada harapan bahwa pemuasan kebutuhan itu dapat dipenuhi apabila mau berjuang mewujudkannya Masalahnya: Orang tidak selalu tahu dengan jelas apa sesungguhnya keinginan, kebutuhan dan harapan-harapannya. 29
  • 30. Bentuk-bentuk Motivasi1. Motivasi dan manipulasi – Keduanya dapat menggerakkan seseorang – Manipulasi: Melakukan sesuatu karena orang lain menginginkan dia melakukan hal itu – Motivasi: Melakukan sesuatu karena dia sendiri ingin melakukan hal itu2. Motivasi berdasarkan sikap Motivasi yang lahir dari diri sendiri, menyangkut bagaimana orang itu berpikir dan merasa. Motivasi ini merupakan keyakinan dan kepercayaan diri seseorang, sikap mereka terhadap kehidupan, positif atau negatif.3. Motivasi berdasarkan imbalan Apabila seseorang melakukan aktivitas karena adanya suatu imbalan yang akan diterima. Imbalan berperan penting dalam memotivasi seseorang. 30
  • 31. Bentuk-bentuk Motivasi4. Motivasi dan lingkungan Ada cukup banyak tempat dimana seseorang sangat termotivasi untuk melakukan suatu aktivitas terdorong oleh sikap dasarnya yang memang mau melakukannya namun lama kelamaan menjadi tidak efektif karena berbagai kendala lingkungan menghadangnya.5. Gambaran orang yang termotivasi Orang yang termotivasi dapat kelihatan dari penampilannya, cara berpakaian, cara berjalan, bahasa tubuh (wajah, mata, satu guratan ekspresi, dan sebagainya). 31
  • 32. Satisfied Employees Are More Productive and More Committed • Job Satisfaction: – Degree of enjoyment TURNOVER MORALE employees derive from doing their jobs • High Morale: – An overall positive employee attitude TURNOVER toward the workplace MORALE • Low Turnover: – A low percentage of employees leave each year
  • 33. Highly Motivated Employees AreCritical to Business Success• Motivation – The set of forces that cause people to behave in certain ways• Classical• Behavior: The Hawthorne Studies• Contemporary
  • 34. The Human Resources Model: Theory X and Theory Y (McGregor)• Theory X • Theory Y – People are lazy. – People are energetic. – People lack – People are ambition and ambitious and seek dislike responsibility. responsibility. – People can be – People are self- selfless. centered. – People want to – People resist contribute to business growth change. and change. – People are – People are gullible and not intelligent. very bright.
  • 35. Cognitive Evaluation Intrinsic ExtrinsicMotivators Motivators
  • 36. Kesimpulan Bentuk motivasi: Motivasi ektrinsik (dari luar diri);lingkungan baik teman, keluarga atau masyarakat sekitarnyaMotivasi intrinsik (dari dalam diri);keinginan yang timbul atau niat untuk memberi dorongan/dukungan dalam melakukan sesuatu 36
  • 37. • Untuk membangkitkan motivasi, seseorang perlu menentukan targetnya (berupa impian yang ingin diwujudkan) beserta tahap-tahap pencapaiannya “Tidak ada keberhasilan bisa dicapai tanpa tujuan yang jelas”.• Disiplin diperlukan untuk menyegarkan motivasi. Motivasi, bukan sesuatu yang 37
  • 38. Herzberg’s Two-Factor Herzberg’s Two-Factor Theory Theory Hygiene Factors Motivational Factors• Quality of supervision • Career Advancement• Rate of pay • Personal growth• Company policies• Working conditions • Recognition• Relations with others • Responsibility• Job security • AchievementHigh Job Dissatisfaction 0 Job Satisfaction High
  • 39. Need forAchievement The Theory (nAch) of Needs Need for Power (nPow) Need for David Affiliation McClelland (nAff)
  • 40. Expectancy Theory Model
  • 41. Equity Theory• Employees evaluate their treatment relative to the treatment of others – Inputs: Employee contributions to their jobs – Outputs: What employees receive in return• The perceived ratio of contribution to return determines perceived equity.
  • 42. EquityTheory:PossibleAssessments
  • 43. Reinforcement/Behavior Modification Theory Punishment Punishment When negative consequences are attached directly to undesirable behavior. Positive Reinforcement Positive Reinforcement When rewards are tied directly to performance.
  • 44. Cara memotivasi diri1. Melalui rasa percaya diri Hindari mencari-cari alasan Saya tidak bisa Saya tidak mampu Saya tak pantas Saya masih terlalu muda Saya merasa belum mantap Saya tidak berpengalaman Saya tidak percaya diri 44
  • 45. Gunakan daya imajinasiGunakan daya imajinasi otak Anda, yakinkan diribahwa yang sedang Anda pikirkan dan lihatdengan jelas adalah hal positif.Jangan takut gagalTakut pada kegagalan memang tidak boleh, akantetapi kita boleh bahkan penting memikirkannyatermasuk alternatif pemecahannya kalau hal ituterjadi. Takut gagal akan mengurangikepercayaan diri dan motivasi diri.Perhatikan penampilanOrang yang yakin akan penampilannya akanlebih gampang mendapatkan kepercayaandirinya sehingga lebih termotivasi untukmelakukan aktivitas-aktivitas yangdiinginkannya. 45
  • 46. 2. Dengan menentukan sasaran Sasaran atau target yang sudah ditetapkan bisa berada di depan atau di belakang kita. Suatu saat kita mengejar target yang terbentang di depan kita, tapi ketika kita lalai mengejarnya target itu balik mengejar kita dan mengingatkan kita agar bangkit mengejarnya.3. Dengan menyusun catatan sukses yang pernah diraih Mengingat-ingat sukses masa lalu tidak dimaksudkan agar terlena dengan keberhasilan masa lalu, melainkan mau menimba kekuatan tersembunyi dari sana, untuk dapat yakin bahwa di masa depan pun sukses dapat diraih. 46
  • 47. Beberapa Hambatan Tumbuhnya Motivasi• Kurang percaya diri Rasa percaya diri dapat hilang karena pengaruh perkataan orang lain, kondisi yang dialami semasa kanak-kanak, orang tua yang melarang, dan sebagainya.• Kecemasan berlebihan Kecemasan adalah perasaan yang menghinggapi seseorang manakala ia terbayang apa yang bakal menimpa dirinya bila gagal; rasa takut kehilangan pekerjaan jika mereka melakukan kesalahan, dan sebagainya. 47
  • 48. • Opini negatif Kalau opini-opini negatif yang sampai kepada kita tidak kita hadapi dengan sikap kritis, maka opini tersebut akan membentuk opini kita sendiri yang juga bersifat negatif.• Merasa bukan bagian dari kelompok atau sasaran yang lebih besar Dalam setiap kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan sebuah kelompok atau tim biasanya melibatkan seluruh anggotanya, namun adakalanya kita merasa tidak dilibatkan sepenuhnya atau merasa kurang berperan dalam setiap pengambilan keputusan atau tiap kegiatannya. 48
  • 49. Disiplin Mendukung Motivasi• Motivasi sekali tercapai, tidak pernah berlangsung selamanya. Jadi, motivasi bukan sesuatu yang sekali jadi langsung selesai. Ada orang yang begitu termotivasi dari awal tapi lama kemudian menjadi kehilangan semangat. Untuk itu perlu disiplin diri yang tinggi.• Disiplin diri mencakup; sikap konsisten berjuang mencapai target yang sudah ditetapkan, mendahulukan yang utama dan mendesak tanpa mengabaikan kebutuhan lain yang juga penting, dan tidak menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginan. 49
  • 50. “ Aku adalah apa yang Apa yang kupikirkan” aku Henry Ford Bila Anda pikir Anda bisa PikirkanAkan menjadi Perkataan maka Anda BISA Perbuatan Bila Anda pikir Anda tak bisa, Kebiasaan maka AndaBISA TAK Watak menentukan Masa depanku tergantung dari Masa depan CARA BERPIKIR 50
  • 51. KunciPerubahan Bila Anda ingin mengubah suatu perilaku,Anda harus mengubah CARA BERPIKIR 51
  • 52. Strategies for Enhancing Job Satisfaction and Morale• Reinforcement/behavior modification• Management by objectives• Participative management and empowerment• Job enrichment and job redesign• Modified work schedules
  • 53. Participative Management and Empowerment• Increasing job satisfaction by encouraging participation• Team management represents a growing trend.
  • 54. Job Enrichment and Job Redesign• Job Enrichment: – Adding one or more motivating factors to job activities• Job Redesign: – Designing a better fit between workers and their jobs • Combining tasks • Forming natural work groups • Establishing client relationships
  • 55. Modified Work Schedules• Work share programs• Flextime programs and alternative workplace strategies• Telecommuting and virtual offices
  • 56. ManagerialLeadership The process of motivating others to work to meet specific objectives
  • 57. Managerial StylesAutocratic Style Democratic Style Free-rein Style Contingency Approach Contingency Approach The appropriate style in any situation is contingent The appropriate style in any situation is contingent on the unique elements of that situation on the unique elements of that situation
  • 58. Motivation andLeadership in the 21st Century • Motivation – Security and pay are no longer enough • Leadership – “Coach” mentality – Diversity – Flexibility
  • 59. RANGKUMAN• Motivasi muncul dan berkembang karena ada sesuatu yang ingin dicapai atau dipenuhi dalam diri seseorang. Jadi harapan sebagai dasar utama timbulnya motivasi.• Jenis-jenis motivasi ada motivasi intrinsik berdasarkan sikap (lahir dari dalam diri sendiri), Motivasi ekstrinsik ( lahir adanya suatu imbalan, atau dorongan dari orang lain) 59
  • 60. Contact Us :Ω Mapping Ω Problem Statement Ω Strategic Direction ►►► Conclusion Kanaidi, SE., M.Si (Trainer & Dosen, Penulis, Peneliti, dan PeBisnis) e-mail : kana_ati@yahoo.com atau kanaidi@yahoo.com Telp : 022-2009570 ext.118 Fax : 022-2009568 HP. 0812 2353 284 www.ken-kanaidi.blogspot.com www.ken-sukses.blogspot.com www.pemimpin.unggul.com www.google.com “Sukses kanaidi” www.formulabisnis.com/?id=ken_kanaidi 60
  • 61. •ADA PERTANYAAN?