Ekonomi menulis

527 views
463 views

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
527
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
46
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ekonomi menulis

  1. 1. “Tajamkan Pikiranmu, Tajamkan Penamu”
  2. 2. Mau ngobrol apa kita? • Membaca itu sangat penting • Kritis Akademis • Ikat Ilmu dengan menulis • Sekilas tentang Jurnalistik
  3. 3. Membaca itu Penting Dimensi Neurologi Menguatkan sinaps, Meningkatkan Kinerja Neuron Kesimpulan: Kalau tidak kita optimalkan maka sinaps akan mengalami penyusutan (atrofi) Berani Dzhalim sama otak? Otak kita butuh makan juga lho ^_^
  4. 4. Dimensi Sosial Emosional •Bikin gaul (tergantung bacaannya) •Kesadaran individual yang lebih bermakna dan berkepribadian •Mengasah kepekaan, menjadikan manusia lebih bijaksana Budaya Membaca di Jepang, di dalam Subway (kereta listrik)
  5. 5. Berpikir Kritis Yuk! Dimulai dari sekarang! Jangan jadi bebek! Kemampuan untuk menganalisis fakta, mencetuskan dan menata gagasan, mempertahankan pendapat, membuat perbandingan, menarik kesimpulan, mengevaluasi argumen dan memecahkan masalah (Chance,1986)
  6. 6. • Biasakan Membaca, Membaca dan Membaca • Belajar Peka dengan Keadaan khususnya lilngkungan sekitar • Rajin membaca koran, update isu (pendidikan, ekonomi,budaya,politik etc) • Perdalam keilmuan • Riset (dengan studi pustaka, bertanya, dan pengamatan) • Tanamkan dalam diri berpikir keras adalah kebutuhan
  7. 7. Cara menyampaikan pikiran kritis 1. Aktif Berdiskusi 2. Berpidato (menyampaikan langsung pada tujuan) Masih ingat Severn Suzuki? Aktivis dan pemerhati lingkungan yang pada usia 12 tahun sudah berani menyampaikan pemikiran kritisnya langsung di kantor PBB cuplikan kata-katanya: “Losing my future is not like losing an election or a few points on the stock market. I am here to speak for all generations to come I am here to speak on behalf of the starving children around the world whose cries go unheard” 3. Demonstrasi 4. Menulis melalui artikel, news(berita), feature, view (opini)esai, LKTM, media sosial
  8. 8. Menulis Yuk! Dimensi Kecerdasan Menurut Amstrong, melibatkan dua kecerdasan: “Kecerdasan linguistik dan kecerdasan intrapersonal Kecerdasan linguistik bertumpu pada kemampuannya dalam berbicara dan menulis.Orang yang mempunyai bakat di bidang ini akan peka dan tajam terhadap bunyi atau fonologi bahasa. Sedangkan kecerdasan intrapesonal berarti kemampuan mengelola diri
  9. 9. Dimensi Sosial Meluruskan Informasi Membuktikan Kebenaran Sarana berinteraksi Membuat catatan Peradaban yang tak akan lekang dimakan waktu
  10. 10. Mencharger Semangat Menulis 1. Fokuskan tujuan menulis 2. Cari hal yang semangat bagi diri anda sebelum menulis 3. Membaca kisah inspiratif seorang penulis terkenal 4. Tidak menunda, berpikir kompleks,bekerja keras 5. Peka dengan keadaan 6. Bergabung dengan kelompok kepenulisan 7. Ikut lomba-lomba, dan Pelatihan menulis 8. Punya tokoh penyemangat Contoh: Kisah Gerson Poyk(Seutas Benang Cinta 1982), dia memainkan nama dengan menuliskan namanya di deretan para penulis dengan optimistis, diantaranya ia tulis: 1. Sanusi Pane, 2. Armijn Pane, 3. Takdir Alisjahbana, 4. Hans Bague Jassin, 5. Chairiil Anwar, 6. Asrul Sani, 7. Utuy Tatang Sontani, 8. Idrus, 9. Pramoedya Ananta Toer, dan terakhir namanya 10.“Gerson Gubertus Poyk
  11. 11. Proses Kreatif Menulis • Situr Sitomorang seorang penyair dengan karya fenomenalnya berjudul Malam lebaran yang hanya terdiri dari satu baris “Bulan diatas Kuburan”, mampu membuat para penyair lainnya menebak maksud isi syair tersebut. • Kang Abik dalam ayat-ayat cinta memulai menulis terinspirasi dari surat Az-Zukhruf:67 • Sapardi Djoko Damono, dengan sajak-sajak lembutnya berusaha melakukan permainan makna, contohnya dalam sajak Gerimis Kecil di Jalan Jakarta.
  12. 12. Jenis Tulisan Fiksi Non Fiksi tulisan berbasis khayalan atau imajinasi, seperti cerita pendek, novel, puisi, dan drama. Tulisan nonfiksi yaitu tulisan yang berbasis fakta dan data, seperti berita, artikel, feature, essay, dan resensi tulisan yang berbasis fakta dan data, seperti berita, artikel, feature, essay, dan resensi. Naskah jurnalistik masuk dalam kategori nonfiksi karena ditulis berdasarkan fakta atau data peristiwa, dibagi dalam tiga kelompok besar, yaitu berita (news), opini atau pandangan (views)yang terdiri dari article, kolom , essay, tajukrencana, surat pembaca (letter to the editor), karikatur, dan pojok, dalm jurnalistik ada juga karangan khas (feature).
  13. 13. Latihan Menulis • Straight News (Berita Langsung) terdiri dari Head, Time,Lead, Body Dikutip dari Republika, 7 September 2011 PEMERINTAH ABAIKAN PEMUDIK contoh Lead: JAKARTA- Jumlah kecelakaan selama musim mudik Lebar menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Data Posko Nasional Angkutan Lebar menyebutkan, angka kecelakaan lalu lintas selama 23 Agustus hingga 6 Septemb 2011 mencapai 4.071 kejadian dibandingkan pada 2010. • Feature (Berita Kisah) MENCARI ENYI DALAM TIMBUNAN LUMPUR contoh Lead: Pandangan Umar (54), warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyapu deretan nama yang dipasang di masjid RW 18. Ke-43 nama itu merupakan daftar nama korban longsor yang terjadi pada hari Selas (23/2). Ia menemukan nama istrinya, Enyi (50), dalam daftar itu di urutan ke-11 dan belum dilingkari. ”Itu berarti jenazah istri saya belum ditemukan dalam timbunan longsor,” ucap Umar lirih dan parau.
  14. 14. • Esai Secara garis besar esai berisi: 1. Pengantar (introduction) berisi pokok bahasan, thesis, pertanyaan utama yang diajukan penulis.Pokok bahasan ini bisa berupa pertanyaan, kontroversi, peristiwa yang mengejutkan, fenomena yang tidak biasa, atau sebuah ajakan refleksi. 2. Pengembangan (development of idea) penulis menyuguhkan argumentasi dan data. Satu demi satu argumentasi, pergulatan pemikiran, disajikan demi terbangunnya sebuah tulisan yang kuat. 3. Kesimpulan (conclusion) mengajak pembaca untuk mencari solusi, melakukan refleksi, menyajikan alternatif yang segar dan unik, atau sekadar mempertanyakan kebenaran dan kemapanan yang sudah jamak diterima
  15. 15. • Menulis Esai naratif, deskriptif, dan persuasif link lomba: kem.ami.or.id deadline 10 Oktober 2011 • LKTM,K arya Ilmiah, PKM (Program Kreativitas Mahasiswa), link: Humanistik.ub.ac.id deadline 16 September 2011, pkm:10 Oktober di Dikti Peluang Menulis
  16. 16. Bahan yang saya baca Eneste, Pamusuk. Proses Kreatif Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2009. Myrnawati. Neurologi dalam Pendidikan. Presentasi Kuliah. Murty, Bhisma. Berpikir Kritis (Critical Thinking).Presentasi www.servitokss.com manajemenkomunikasi.blogspot.com/2011/05/jenis-jenis- tulisan-jurnalistik.html kem.ami.or.id kangarul.wordpress.com
  17. 17. TERIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT ^_^ Buat menambah Ilmu dan memantapkan Semangat Menulis: Nuraniku Pers Dakwah Kampus Proudly Present: “Islamic Journalistic Training” 29-30 Oktober 2011 Kunjungi blog kami ya: nuraniku.multiply.com

×