Your SlideShare is downloading. ×
0
Metode mempelajari filsafat
Metode mempelajari filsafat
Metode mempelajari filsafat
Metode mempelajari filsafat
Metode mempelajari filsafat
Metode mempelajari filsafat
Metode mempelajari filsafat
Metode mempelajari filsafat
Metode mempelajari filsafat
Metode mempelajari filsafat
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Metode mempelajari filsafat

3,290

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
3,290
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
27
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Metode mempelajari filsafat Luasnya Lapangan PenyelidikanFilsafat Yaitu Yg Ada Dan Mungkin Ada Filsafat Adalah Cabang PengetahuanYg Tertua ilmu2 alam dan ilmu2 sosial pendapat para filsuf semuanya layakdipelajari.
  • 2. Lanjutan……… Metode sistematisbidang2 atau cabang2 filsafat  Teori hakikat (ontologi)  Teori pengetahuan (gnosiologi/epistemologi)  Teori nilai (aksiologi) Metode historis  Masa yunani kuno :Thales, Anaximandros,anaximenes,herakleitos,pytagoras ,sokrates,plato Dan Aristoteles  Abad pertengahan: Plotinus(2004-270), Anseimus(1033-1109),Thomas Aquinas(1225- 1274)
  • 3. Lanjutan…. Metode historis  Zaman modern : Rennaisance,Rationalisme,Idealisme, empirisme,Kantisisme,Pragmatisme dan Eksistensialisme Metode kritis bagi mereka yang mempelajari filsafat tingkat intensif;
  • 4. Filsafat sebagai ilmu Arti pengetahuan Hasil dari tahu yaitu hasil tangkapan dari panca indra. Kriteria Tingkat pengetahuan seseorang:  Orang yg tahu ditahunya  Orang yang tahu di tidak tahunya  Orang yg tidak tahu di tahunya  Orang yg tidak tahu di tidak tahunya
  • 5. Filsafat sebagai ilmu Jenis pengetahuan  Menurut sumbernya  Dari manusia itu sendiri  Dari pencipta manusia dan alam semesta (tuhan)  Menurut terjadinya  Pengetahuan a prioriInduktif (jalan pikiran dari pengetahuan yg berlaku umum kepada yg khusus)  Pengetahuan a pasteriorideduktif (pengetahuan yg terjadi karena adanya pengalaman khusus kepada Umum ke khusus)  Menurut tingkatannya
  • 6. Jenis pengetahuan  Menurut tingkatannya  Pengetahuan biasa: segala sesuatu yang ditangkap oleh panca indra secara langsung.  Pengetahuan ilmu : pengetahuan yg mempunyai objek dan metode tertentu. Ilmu adalah pengetahuan yang sistematis dan dapat diuji kebenaranya secara empiris dan logis
  • 7. Defenisi Ilmu Suatu objek ilmiah yg memilki sekelompok prinsip dalil,rumus,yg melalui percobaan sistematis yang dilakukan secara berulang kali telah teruji kebenarannya; prinsip2,dalil, rumus2, mana yg dpat diajarkan dan dipelajari (sondang P. siagian) Setiap kesatuan pengetahuan dimana masing2 bagian bergantung satu sama lain yang teratur secara pasti menurut asas2 tertentu(Van Poelje)
  • 8. Penggolongan ilmu Menurut UU ttg PT No 22 tahun 1961  Ilmu agama /kerohanian: agama dan ilmu jiwa  Ilmu kebudayaan: ilmu hukum,ekonomi,sosial politik,ketatanegaraan,dan ketataniagaan.  Ilmu eksakta dan teknik: ilmu hayat, ilmu kedokteran, ilmu farmasi,ilmu pertanian,ilmu pasti,ilmu alam,ilmu teknik,ilmu,geologi dan ilmu oceanografi.
  • 9.  Ilmu dpt dibagi dlm 3 klp besar :  Natural science : biologi, ilmu kedokteran, ilmu farmasi, ilmu pertanian,ilmu teknik, …  Social science : ilmu hukum, ilmu ekonomi, sosiologi, antropologo, sosial dan budaya, sejarah politik,…  The humanities : ilmu agama, filsafat, bahasa, seni, kesusastraan,…
  • 10. Filsafat sebagai induk ilmu

×