8
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Variabel dan Cara Pengambilan Data
a. Variabel Kegiatan
Variabel Kegiatan dalam perancangan siste...
9
3.2 Tahapan Kegiatan
Tahapan kegiatan yang dilakukan pada perancangan database penjualan ini
adalah sebagai berikut :
1....
10
rincian jumlah biaya yang harus di bayar oleh pembeli. Kemudian pembeli
mentransfer uang kepada penjual dalam waktu kur...
9
Dalam sistem yang lama sering terjadi kesalahan dalam proses perhitungan
biaya jersey, maupun persedian stock jersey yan...
10
database pendataan ini pun memudahkan penjual untuk mencari data dan tidak takut
untuk kehilangan data.
3.6 Desain Alur...
9
(Gambar 3.2 Data Flow Diagram Level 0)
Dijelaskan pada gambar di atas bah wa Pembeli pertama-tama Daftar/Login
ke dalam ...
10
(3.3 Data Flow Diagram Level 1)
3.6.3 Data Flow Diagram Level 1 Pembelian
9
3.6.3 Data Flow Diagram Level 1 Login
3.7 Flowchart
Flow chart atau diagram alur merupakan bagan-bagan yang mempunyai ar...
10
3.7.2 Flowchart
(3.5 Gambar Flowchart ,,,,)
penjelasam
3.7.3 Flowchart
(3.6 Gambar Flowchart ,,,,)
penjelasan
3.7.4 Flo...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Bab 3

227 views
116 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
227
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bab 3

  1. 1. 8 BAB III PEMBAHASAN 3.1 Variabel dan Cara Pengambilan Data a. Variabel Kegiatan Variabel Kegiatan dalam perancangan sistem basis data ini kami membuat sistem pendataan (club, harga, tahun, ukuran) dan sistem basis data pengorderan jersey. b. Cara Pengambilan Data  Metode Literature Metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan bahan atau teori–teori yang dapat menunjang dalam perancangan database penjualan Andhika’s jersey dari berbagai sumber, diantaranya buku-buku referensi ataupun dari media lain yang berhubungan dengan masalah yang sedang dilakukan.  Metode Wawancara Metode ini dilakukan dengan cara tanya jawab antara perancang dengan pihak yang terkait, dalam hal ini adalah penjual Andhika’s jersey yang bertujuan untuk memperoleh berbagai keterangan mengenai data apa saja yang dibutuhkan sehingga diharapkan dapat memenuhi dalam perancangan aplikasi ini.  Metode Komputerisasi Metode yang dilakukan untuk merancang dan membuat basis data. Dalam hal ini, kami menggunakan program PHP dan MySQL.
  2. 2. 9 3.2 Tahapan Kegiatan Tahapan kegiatan yang dilakukan pada perancangan database penjualan ini adalah sebagai berikut : 1. Mengumpulkan data-data dari hasil wawancara 2. Menganalisis sistem yang ada 3. Merancang sistem yang baru 4. Membuat rancangan diagram alur data 5. Membuat Flowchart 3.3 Sejarah Singkat Jrijtiajtir 3.4 Analisis sistem yang ada Dalam sistem penjualan Andhika's Jersey seorang owner berperan sebagai pengelolah penjualan itu sendiri. Dimana owner bertugas untuk mengecek dan menjual barang tersebut. Sistem yang ada pada penjualan jersey ini masih dilakukan secara manual. Yaitu belum memanfaatkan media komputer sebagai media pencatatan dan penyimpanan data. Setiap orang yang ingin membeli jersey harus menghubungi penjual terlebih dahulu. Kemudian penjual mengecek ketersediaan barang yang diinginkan oleh pembeli, apakah barang tersebut masih tersedia atau sudah kosong. Jika jersey yang ingin dibeli tersedia, penjual akan menghubungi pembeli, kemudian pembeli harus mengirimkan nama , nomor telepon, alamat, dan jersey yang di order kepada penjual. Setelah itu, penjual akan memberitahukan
  3. 3. 10 rincian jumlah biaya yang harus di bayar oleh pembeli. Kemudian pembeli mentransfer uang kepada penjual dalam waktu kurang dari 3x24 jam setelah pemesanan. Jika pembeli tidak mentransfer uang dalam waktu kurang dari 3x24 jam, maka pembelian dianggap batal. Setelah uang yang ditransfer masuk ke rekening penjual, maka penjual akan mengirimkan pesanan pembeli melalui JNE. Apabila jersey yang dipesan tidak sampai kepada pembeli dalam waktu satu minggu, atau pesanan yang sampai kepada pembeli salah, maka pembeli dapat segera melapor kepada penjual. 3.5 Analisis sistem yang baru Dari sistem yang ada ini, menunjukan arus pekerjaan secara menyeluruh, sehingga dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu adanya kekurangan dari sistem yang ada saat ini. Berdasarkan analisa sistem yang ada, akan di perperbaiki kekurangan-kekurangan sistem yang ada saat ini ke dalam suatu sistem yang baru. Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan sistem yang ada dengan sistem baru yang dirancang oleh tim, yaitu: Pada sistem yang lama proses pengecekan ketersediaan jersey, masih dilakukan secara manual. Sehingga waktu pekerjaan menjadi tidak efisien, karena penjual harus mengecek ketersediaan jersey tersebut. Pada sistem yang baru ini toko jersey akan memiliki website, dalam website itu terdapat informasi mengenai jersey. Jadi jika pembeli ingin memesan jersey, pembeli cukup membuka website dari toko jersey tersebut, maka informasi mengenai ketersediaan, ukuran dan harga jersey itu dapat dilihat melalui website. Dalam website tersebut juga dijelaskan langkah-langkah untuk membeli jersey. Sehingga waktu kerja menjadi lebih efisien bagi kedua belah pihak.
  4. 4. 9 Dalam sistem yang lama sering terjadi kesalahan dalam proses perhitungan biaya jersey, maupun persedian stock jersey yang ada. Sedangkan dalam sistem yang baru proses perhitungan menjadi lebih cepat dan akurat, karena perhitungan-perhitungannya serta pencariannya sudah menggunakan sistem komputer. 1. Sistem Database Pemesanan Pada sistem ini akan dibuat sebuah database yang dapat mengolah dan menampung data untuk pengolahan harga pemesanan jersey. Jersey dipesan dengan jangka waktu maksimal 3x24 jam dan harga pembayaran tergantung dari jumlah dan jenis jersey yang dibeli. Dalam database pemesanan ini dilakukan proses mengentri data pembeli yaitu nama lengkap, alamat, dan nomor telepon pembeli. Prosesnya pun tidak lagi dilakukan secara manual. Setelah menginput data pembeli, langkah selanjutnya adalah menginput data jersey apa saja yang akan dipesan. Dan secara otomatis akan terlihat harga pembelian jersey tersebut. Dalam proses pengiriman jersey, penjual menginput nama lengkap pembeli tersebut. Maka secara otomatis akan terlihat data pembelian dari pembeli tersebut. Jika terjadi keterlambatan dalam pengiriman uang jersey, maka pemesanan akan dianggap batal. Apabila terjadi kesalahan pengiriman jersey, atau jersey yang dipesan belum tiba dalam waktu satu minggu, maka pembeli dapat melapor kepada penjual. 2. Sistem Database Pendataan Sistem database pendataan mencakup sistem pendataan pembeli dan pendataan sistem penjualan jersey. Sistem pendataan ini dilakukan dengan cara yang sudah terkomputerisasi. Penjual dapat dengan mudah mengentri data pembeli dan jersey dalam proses pemesanan jersey. Dengan adanya sistem
  5. 5. 10 database pendataan ini pun memudahkan penjual untuk mencari data dan tidak takut untuk kehilangan data. 3.6 Desain Alur Data Sistem Sebelum melakukan desain dan proses pemrograman, dalam uraian berikut ini akan digambarkan dan dijelaskan desain alur data dari proses ke proses lainnya yang diwujudkan dengan menggunakan DFD (Data Flow Diagram). Alur data untuk sistem penjualan dan pengorderan diimplementasikan kedalam beberapa level. 3.6.1 Context Diagram (Gambar 3.1 Context Diagram) Efgyeyy 3.6.3 Data Flow Diagram Level 1
  6. 6. 9 (Gambar 3.2 Data Flow Diagram Level 0) Dijelaskan pada gambar di atas bah wa Pembeli pertama-tama Daftar/Login ke dalam web, lalu Pembeli memilih barang yang ada pada halaman web, setelah mendapatkan barang maka Pembeli menyetorkan uang sesuai nominal harga barang kepada Penjual dan memberikan konfirmasi transaksi. Setelah mendapat konfirmasi, Penjual menghubungi Supplier untuk mengirimkan barang ke Penjual, Penjual akan mengirimakan barang ke Pembeli setelah barang dari Supplier diterima, bersamaan dengan resi pengiriman dan tanda terima. 3.6.2 Data Flow Diagram Level 1 Login
  7. 7. 10 (3.3 Data Flow Diagram Level 1) 3.6.3 Data Flow Diagram Level 1 Pembelian
  8. 8. 9 3.6.3 Data Flow Diagram Level 1 Login 3.7 Flowchart Flow chart atau diagram alur merupakan bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah dan merupakan salah satu cara penyajian algoritma. Berikut ini, merupakan diagram alur untuk sistem basis data penjualan Andhika’s jersey. 3.7.1 Flowchart (3.4 Gambar Fowchar …) penjelasan
  9. 9. 10 3.7.2 Flowchart (3.5 Gambar Flowchart ,,,,) penjelasam 3.7.3 Flowchart (3.6 Gambar Flowchart ,,,,) penjelasan 3.7.4 Flowchart (3.7 Gambar Flowchart ,,,,) penjelasan

×