Review Jurnal Antrian Puskesmas (Pemodelan Sistem)

8,116 views
7,609 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,116
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
314
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Review Jurnal Antrian Puskesmas (Pemodelan Sistem)

  1. 1. Oleh:Mario Stefanus K. – 222010001 Venska Stefani – 222010003 Julita – 222010006 Pemodelan Sistem
  2. 2. IDENTITAS JURNAL Judul Jurnal: “SIMULASI PELAYANAN PUSKESMAS SADANG SERANG” Penulis: Nia Budi Puspitasari Asal Penulis: Program Studi Teknik Industri Universitas Diponegoro Semarang Jurnal Penerbit: J@TI Undip, Vol. IV, No.03, September 2009.
  3. 3. PENDAHULUANSaat warga Kelurahan Sedang Serang SAKIT … Segera Sehat Puskesmas Sadang Serang Dokterterdekat Murah
  4. 4. LATAR BELAKANG MASALAH JAM OPERASI PUKUL 08.00 s/d 12.00 WIB Puskesmas Sadang Serangdokter gigi dokter anak Pasien tidak mendapatkan tempat duduk pada jam tertentu dokter umum apotek Akibatnya, pasien yg sedang sakit merasa tidak nyaman
  5. 5. PERUMUSAN MASALAH Menanggapi masalah tersebut, penulis akan melakukan penelitian terhadap masalah antrian yang panjang pada setiap fasilitas puskesmas agar pasien yang datang ke puskesmas merasa nyaman dan setidaknya dapat menstimulus pasien agar cepat sembuh dari penyakitnya.
  6. 6. PEMBATASAN MASALAH Peneliti membatasi fasilitas yang akan diteliti yaitu hanya kepada: 1. Antrian pendaftaran 2. Antrian dokter umum (pasien dewasa) 3. Antrian dokter anak 4. Antrian apotik Dokter gigi diabaikan karena fasilitas ini memiliki jalur antrian yang berbeda (tidak melalui jalur pendaftaran utama)
  7. 7. TUJUAN PENELITIAN • Menentukan jumlah tempat duduk yang harus tersedia untuk menampung pasien dewasa dan anak-anak pada jam sibuk (peak hour) • Menentukan jumlah server yang tepat.Rata-rata waktu menunggumenjadi lebih singkat
  8. 8. TINJAUAN PUSTAKA• Simulasi Kejadian Diskrit• Kombinasi Kejadian Diskrit dan Kontinyu• Kerja Kejadian Diskrit• Kejadian (Event)
  9. 9. SIMULASI KEJADIAN DISKRIT Simulasi kejadian diskrit adalah simulasidengan perubahan status dari model simulasi terjadi pada titik – titik waktu yang diskrit (terputus-putus) yang dipicu oleh kejadian.Lawan simulasi kejadian diskrit – simulasi kontinyu yaitu variabel status berubah sejalan dengan waktu.
  10. 10. KOMBINASI KEJADIAN DISKRIT DAN KONTINU Suatu sistem dapat mengandung kombinasi kejadian diskrit dan kontinu. Nilai variabel status kontinu dapat tiba-tiba naik/turun sebagai akibat suatu kejadian diskrit. Inisiasi kejadian diskrit dapat terjadi akibat nilai variabel kontinu mencapai ambang batas tertentu.
  11. 11. BAGAIMANA SIMULASI DISKRIT BEKERJA? Model simulasi berorientasi proses Sistem digambarkan dalam aliran proses Aliran proses = urutan kejadian Kejadiannya terjadwal (scheduled event) Kejadian kondisional = kejadian dipicu oleh suatu kondisi tertentu. Contoh: kejadian kedatangan pelanggan, pelanggan yang selesai dilayani.
  12. 12. KEJADIAN (EVENT) Kejadian yang mengubah status sistem adalah: 1. Kedatangan (arrival), terjadi saat pelanggan tiba di antrian 2. Kepergian (departure) dijadwalkan berdasarkan lamanya waktu pelayanan. 3. Penghentian simulasi = kejadian penghentian (termination)
  13. 13. METODOLOGI PENELITIAN Mendefinisikan deskripsi sistem dan model konseptual dalam simulasi. Mengumpulkan serta menganalisa data Membuat serta memvalidasi model Merancang eksperimen simulasi dengan software ProModel Analisa serta merepresentasikan hasil
  14. 14. HASIL PENELITIAN• Deskripsi Sistem• Analisis Data input• Verifikasi dan Validasi Model• Analisis Output
  15. 15. DESKRIPSI SISTEM 2. Fasilitas pelayanan di dalamnya 1. Lokasi puskesmas di daerah Sadang Serang3. Jam pelayanan dibatasi 4 jam
  16. 16. Model Konseptual Model Konseptual adalah diagram hubungan antara peristiwa dan faktor tertentu yang akan memberi dampak ke suatu kondisi target. Kondisi target adalah situasi akhir yang ingin dipengaruhi.
  17. 17. Model Konseptual Puskesmas Waktu kedatangan pasien Rata-rata waktu menunggu di Waktu pendaftaran pendaftaran, klinik dan apotik Waktu pelayanan di klinik umum Maksimum jumlah antrian di Waktu pelayanan di klinik anak pendaftaran, klinik dan apotik Waktu pelayanan apotik Aturan Jumlah Kapasitas Klinik Layanan Server & Apotek
  18. 18. Aliran Diagram Entitas Antrian Klinik ( FIFO) Layanan Klinik 10 9 7 Antrian Pendaftaran Layanan Antrian ApotekKedatangan pasien ( FIFO) ( FIFO) Layanan Apotek Pendaftaran Kepergian pasien20 14 13 12 11 4 3 2 1 Antrian Klinik ( FIFO) Layanan Klinik 8 6 5
  19. 19. ANALISIS DATA INPUT1. Pengujian independensi data  Dilakukan untuk mengetahui apakah data memenuhi asumsi independen.  Data dikatakan independen bila plot data meyebar secara acak dan tidak membentuk pola tertentu.  Pengujian dengan scatter plot, autocorelation plot dan run test.2. Pengujian Homogenitas/Distribusi Identik  Menguji apakah dua/lebih kelompok data sampel berasal dari populasi yang memiliki variansi yang sama.  Dilakukan dengan uji Kruskal Wallis.
  20. 20. 3. Uji Distribusi Fitting  Dilakukan untuk mengetahui pola distribusi data-data yang diperoleh.  Dilakukan dengan uji Chi Square. Tabel Hasil Analisis Data Input Data Indepedensi Data Homogentas Data Distribusi FittingWaktu antar kedatangan data independen data homogen berdistribusi gammaWaktu pelayanan pendaftaran data independen data homogen berdistribusi weibullWaktu pelayanan dokter umum data independen data homogen berdistribusi pearson 5Waktu pelayanan dokter anak data independen data homogen berdistribusi triangularWaktu pelayanan apotek data independen data homogen berdistribusi lognormal
  21. 21. Pasien datang ke Alur pelayanan pasien di puskesmasPuskesmas Sadang Serang Pasien mendaftar di bagian pendaftaran Tidak Ya Pasien berumur > 10 tahun Pasien ke ruangan Pasien ke ruangan dokter anak dokter umum Pasien dilayani Pasien dilayani oleh dokter anak oleh dokter umum Pasien memberikan resep ke apotek Pasien mendapatkan obat Pasien meninggalkan puskesmas
  22. 22. Simulasi ProModel
  23. 23. VERIFIKASI & VALIDASI MODELVERIFIKASI MODEL Merupakan proses membandingkan apakah model simulasi (ProModel) telah sesuai dengan model konseptual. Dilakukan dengan melihat kejadian (input) pada model konseptual, apakah telah sesuai dengan tampilan pada hasil running simulasi.
  24. 24. DibandingkandenganKejadian (input) padamodel konseptual Hasil running simulasi Promodel SESUAI Maka Model telah terverifikasi
  25. 25. Validasi Proses menentukan apakah model telah dapat menggambarkan sistem nyatanya atau belum. Dilakukan perbandingan antara output maksimum antrian (hasil model simulasi) dengan kondisi aktual, kemudian dilakukan uji t. Uji t dilakukan untuk menguji apakah data dari model dan aktual berasal dari distribusi yang sama. Didapat hasil bahwa berdistribusi normal dengan selang kepercayaan 95%. Disimpulkan data simulasi dan aktual berasal dari distribusi yang sama, dan dikatakan model valid.

×