Instalasi Proxy & Samba Server (Debian)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Instalasi Proxy & Samba Server (Debian)

on

  • 2,607 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,607
Views on SlideShare
2,607
Embed Views
0

Actions

Likes
3
Downloads
327
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Instalasi Proxy & Samba Server (Debian) Document Transcript

  • 1. INSTALASI PROXY SERVER & SAMBA SERVER OLEH : JULIO MUKHLISHIN ( XII – K2 )
  • 2. A. INSTALASI PROXY SERVER Untuk keperluan instalasi Proxy Server pada Debian, maka diperlukan paket software untuk keperluan ini yang bernama Squid. 1. Pertama, install paket tersebut menggunakan perintah: # apt-get install squid 2. Lalu, konfigurasi file squid.conf menggunakan perintah: # nano /etc/squid/squid.conf
  • 3. 3. Cari bagian file berikut menggunakan CTRL+W, dan hilangkan tanda pagar (#) agar menjadi Enable: - http_port 3128 transparent (tambahkan transparent) - cache_mem 16 MB (ubah menjadi 16 MB) - cache_mgr admin@julio.com - visible_hostname proxy.julio.com4. Cari tulisan “acl CONNECT” dan tambahkan script berikut dibawahnya: acl url dstdomain “/etc/squid/url” (domain yang diblok) acl key url_regex –i “/etc/squid/key” (kata yang diblok) http_access deny url http_access deny key acl lan src 192.168.10.0/24 (ip lokal) http_access allow lan http_access allow all
  • 4. 5. Terakhir cari tulisan “http_access deny all” dalam file ini ada 2, tambahkan tanda pagar (#) didepan ke-2 nya6. Simpan konfigurasi dengan CTRL+X dan Y7. Lalu kita akan membuat file untuk situs & kata yang akan diblokir dengan perintah:
  • 5. # cd /etc/squid# nano urlFile tersebut masih kosong, oleh karena itu kita isikandaftar situs yang akan diblokir, misal disini google.comdan facebook.com, lalu simpan konfigurasi tersebut.Kemudian buat file key dengan perintah:# nano keyKita isikan kata-kata yang akan diblokir, misal disinidimasukkan kata porn dan sex, lalu simpan konfigurasitersebut
  • 6. 8. Selanjutnya kita periksa apakah konfigurasi sudah benar dengan perintah: # squid –z Jika konfigurasi benar maka akan muncul kalimat berikut9. Langkah selanjutnya yaitu mengkonfigurasi IP Table untuk me-redirect port 80 (HTTP) ke port 3128 (PROXY): # iptables –t nat –A PREROUTING –s 192.168.10.0/24 –p tcp --dport 80 –j REDIRECT --to-port 3128 # iptables-save > /etc/iptables Lalu restart Squid : # /etc/init.d/squid restart
  • 7. 10. Kemudian kita setting manual proxy pada wb browser client, hal ini dikarenakan tidak tekoneksi ke internet dan masih dalam lingkup LAN: Buka Mozilla Forefox>tab firefox>Options>Options>Tab Advanced>Network>Settings. Konfigurasi seperti berikut11. Cek menggunakan browser tersebut dan masukkan alamat situs yang tadi diblokir, google.com, facebook.com, kata kunci sex,porn. Jika konfigurasi berhasil maka pada browser muncul keterangan berikut
  • 8. B. INSTALASI SAMBA SERVER Samba server sangat berperan dalam melakukan file sharing, terutama pada jaringan lokal yang menggunakan sistem operasi berbeda dengan Linux, seperti Windows. 1) Install paket software Samba Server dengn perintah: # apt-get install samba 2) Lalu buat direktori pada debian yang akan dishare pada jaringan lokal: # cd /home/julio # mkdir share # chmod 777 share/ -R
  • 9. 3) Kita edit konfigurasi file “smb.conf”, disini saya menggunakan Anonymous Mode: # nano /etc/samba/smb.conf4) Cari tulisan “AUTHENTICATION” menggunakan CTRL+W: # security = user (hapus tanda pagar dan rubah “user” menjadi “share”)
  • 10. Lalu cari “Share Definitions” tambahkan script dibawah Share Definitions: [share] path = /home/julio/share/ (direktori samba server) browseable = yes writeable = yes guest ok = yes Simpan konfigurasi diatas5) Setelah itu kita restart Samba: # /etc/init.d/samba restart
  • 11. 6) Kita lakukan pemeriksaan via localhost dengan menggunakan tool testparm: # testparm Lalu pemeriksaan via client (Windows): Buka Windows Explorer, pada Address Bar isikan alamat domain atau IP Address menggunakan double backslash: “julio.com” atau 192.168.10.1 Jika konfigurasi berhasil maka akan terdapat Folder Share dan Workgroup dari Server Debian seperti diatas.
  • 12. MOHON MAAF JIKA TERDAPAT KESALAHAN DIATAS KARENA SAYAPUN MASIH DALAM TAHAP BELAJAR, SEKIAN DAN TERIMA KASIH JULIO MUKHLISHIN