Integritas dalam Pekerjaan

732 views

Published on

Pengertian Integritas
Prinsip Integritas dalam Pekerjaan
Praktik Integritas dalam Pekerjaan
- Kapan perlu bertindak
- Apa yang perlu dilakukan
Mencabut Akar Keduniawian

Published in: Spiritual
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
732
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
61
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Integritas dalam Pekerjaan

  1. 1. INTEGRITAS dalam PEKERJAAN JOHAN SETIAWAN
  2. 2. Integritas dalam Pekerjaan Pekerjaan adalah karunia Tuhan yang baik tetapi juga dipengaruhi dosa: • Di semua tingkat dan skala lembaga-lembaga nasional, perusahaan, departemen, dll. • Di tempat kerja kita setiap harinya kebijakan yg tdk fair, politik kantor, diskriminasi, pelecehan, dll. • Di dalam diri sendiri keserakahan, merasa diri paling unggul,
  3. 3. Pengertian Integritas
  4. 4. Pengertian Integritas
  5. 5. Pengertian Integritas Integrity is doing the right thing when no one is watching. C.S. LEWIS
  6. 6. Prioritas Integritas
  7. 7. Kehilangan Integritas
  8. 8. Amsal Integritas
  9. 9. Buang Handuk
  10. 10. Integritas dalam Pekerjaan 4 hal yang perlu diperhatikan ketika membicarakan mengenai kejahatan di tempat kerja:
  11. 11. 1. Bersiaplah menghadapi kejahatan Kalau engkau melihat dalam suatu daerah orang miskin ditindas dan dihukum serta keadilan diperkosa, janganlah heran akan perkara itu … PENGKHOTBAH 5:7
  12. 12. 1. Bersiaplah menghadapi kejahatan … mereka heran, bahwa kamu tidak turut mencemplungkan diri bersama-sama mereka di dalam kubangan ketidaksenonohan yang sama…. 1 PETRUS 4:4
  13. 13. 2. Tuhan berdaulat
  14. 14. 3. Tuhan ingin kita bertindak
  15. 15. 4. Tuhan dapat mengubah kejahatan menjadi kebaikan kita Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
  16. 16. Integritas dalam Pekerjaan 2 hal yang perlu dibedakan ketika membicarakan mengenai kejahatan di tempat kerja:
  17. 17. 1. Pekerjaan yang halal vs yang perlu dipertanyakan
  18. 18. 1. Pekerjaan yang halal vs yang perlu dipertanyakan Perlu dipertanyakan: Pabrik rokok Pembuat video games
  19. 19. 2. Partisipasi langsung dalam kejahatan vs tidak langsung Partisipasi langsung: Produk/jasa yang menipu/merusak Advertising yang menipu/merusak
  20. 20. 2. Partisipasi langsung dalam kejahatan vs tidak langsung Partisipasi tidak langsung: Pabrik mobil Pabrik morphin
  21. 21. 2. Partisipasi langsung dalam kejahatan vs tidak langsung Saya tidak percaya bahwa Alkitab memandang “partisipasi tidak langsung” sebagai kesalahan, melainkan lebih merupakan hal yang tak dapat dihindari.
  22. 22. Integritas dalam Pekerjaan Tuhan memerintahkan kita untuk “mengalahkan kejahatan dengan kebaikan”, tetapi: Kapan saya harus bertindak? Apa yang harus saya lakukan?
  23. 23. Belajar dari Daniel
  24. 24. 1. Jika diminta untuk melakukan sesuatu yang salah
  25. 25. 2. Jika hati nurani mengatakan bahwa itu salah
  26. 26. 2. Jika hati nurani mengatakan bahwa itu salah
  27. 27. 3. Jika berkuasa menghentikan atau menolak yang jahat
  28. 28. 4. Jika orang-orang tidak bersalah terkena dampak kejahatan
  29. 29. Integritas dalam Pekerjaan Tuhan memerintahkan kita untuk “mengalahkan kejahatan dengan kebaikan”, tetapi: Kapan saya harus bertindak? Apa yang harus saya lakukan?
  30. 30. 1. Jika memungkinkan, cari dan hadapi sumbernya Konfrontasi yang efektif dan menolong: 1. Pastikan fakta-fakta Anda benar 2. Bedakan antara kecenderungan pribadi Anda dengan perilaku yang salah 3. Buat catatan tertulis untuk mengurangi percakapan emosional 4. Bedakan antara peristiwa tunggal dg pola kebiasaan 5. Doakan pimpinan Tuhan atas hal yang perlu dilakukan
  31. 31. 1. Jika memungkinkan, cari dan hadapi sumbernya 6. Datangi orang ybs dan kemukakan pengamatan dan keberatan Anda 7. Jika perlu, hubungi atasan orang ybs 8. Pastikan Anda tidak sedang mencari keuntungan pribadi ketika mengungkapkan kesalahan orang ybs 9. Jika Anda ternyata salah, minta maaf kepada orang ybs dan jernihkan kepada orang-orang yang sudah Anda beritahu 10.Jika orang ybs adalah atasan Anda, komunikasi perlu dilakukan dengan
  32. 32. 2. Berjuang di bidang yang paling efektif bagi Anda
  33. 33. 2. Berjuang di bidang yang paling efektif bagi Anda
  34. 34. 2. Berjuang di bidang yang paling efektif bagi Anda
  35. 35. 2. Berjuang di bidang yang paling efektif bagi Anda
  36. 36. 2. Berjuang di bidang yang paling efektif bagi Anda
  37. 37. 3. Usahakan kemajuan yang bertahap dan terukur
  38. 38. 4. Berharap hasil positif, bersiap untuk konsekuensi negatif
  39. 39. 5. Jika perlu, tinggalkan
  40. 40. 6. Gunakan strategi doa Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. 1 TIMOTIUS 2:1-2
  41. 41. 7. Mulailah dari diri sendiri Cabut Akarnya! WORLDLINESS
  42. 42. 1 YOHANES 2:15-17 15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. 17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup
  43. 43. Worldliness WORLDLINESS Sikap hati yang menjadikan hal-hal dari dunia ini sebagai hasrat kita yang terutama dan sukacita kita yang terbesar sehingga menggantikan atau melebihi kasih dan ketaatan kita kepada Tuhan.
  44. 44. The sin of all worldliness is to diminish our capacity to see him and be satisfied in him and show him compellingly to a Worldliness
  45. 45. Respectable Sins Respectable Sins Dosa-dosa yang dianggap • Wajar/pantas • Tidak kentara • Dapat diterima • Dapat ditoleransi
  46. 46. ROMANS 12:2, TLB “Don't copy the behavior and customs of this world, but be a new and different person with a fresh newness in all you do and think. Then you will learn from your own experience how His ways will really satisfy you.”
  47. 47. 7. Mulailah dari diri sendiri GODLINESS The Power of Uncompromised Living
  48. 48. 7. Mulailah dari diri sendiri
  49. 49. 7. Mulailah dari diri sendiri Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia. Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia. Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.
  50. 50. 7. Mulailah dari diri sendiri
  51. 51. 7. Mulailah dari diri sendiri MENGAKUI DOSA MENGEJAR KEKUDUSAN MENGGANTI KERUGIAN
  52. 52. INTEGRITAS dalam PEKERJAAN JOHAN SETIAWAN

×