Seri Bina Pranikah
DESAIN PRESENTASI:
Johan Setiawan
SUMBER UTAMA:
R. Paul Stevens, Marriage
Spirituality: Ten Disciplines for
Couples Who Lo...
Persahabatan rohani muncul ketika
orang-orang yang mengasihi dan memiliki
komitmen terhadap satu sama lain
berjanji untuk ...
Pernikahan merupakan konteks yang ideal
bagi persahabatan jiwa. Tragisnya, ini jarang
tercapai. Pasangan suami istri puas ...
Terlalu banyak orang memiliki pernikahan yang stabil
tetapi tidak memuaskan. Mereka puas dengan hal yang
terlalu kecil. Mi...
Bagaimanakah pernikahan menolong kita
bertumbuh semakin serupa Kristus?
Bagaimanakah suami-istri dapat
benar-benar menjadi...
Ada banyak pembahasan tentang spiritualitas,
yang biasanya hanya sedikit atau bahkan tidak
memasukkan tentang pernikahan.
...
Sebagian besar pasangan kristiani
mengalami ketidakpastian dan
kebingungan mengenai hubungan
antara hidup kerohanian dan
p...
What if God designed marriage
to make us holy more than to
make us happy?
Bagaimana jika Tuhan
merancang pernikahan untuk
...
Pernikahan lebih dari kesatuan dua
pribadi. Pernikahan juga merupakan
disiplin rohani yang menolong Anda
semakin mengenal ...
Pernikahan mengajar kita:
• Mengasihi
• Menghormati
• Menyatakan dosa kita
• Mengampuni
• Memiliki hati hamba
• Mengenal T...
1. Pernikahan Memiliki Terlalu
Banyak Agenda
2. Pernikahan Memiliki Banyak
Masalah yang Belum Selesai
3. Pasangan Sudah Te...
• tagihan-tagihan yang harus dibayar
dan diperdebatkan
• lutut anak-anak yang luka dan
perlu dibalut
• mobil yang sering r...
“Jika kamu mau lebih bebas
melayani Kristus, jelas hidup
melajang lebih baik.
Pernikahan membutuhkan
pengorbanan waktu yan...
Dua orang yang memiliki latar belakang dan pribadi
berbeda tidak dapat hidup bersama tanpa
menimbulkan berbagai pertentang...
Rasanya ingin
menunggu sampai
seluruh permasalahan
itu terpecahkan
sebelum menjalani
sebuah perjalanan
rohani bersama.
Sekelompok teman dalam sebuah kelompok
pemahaman Alkitab mungkin akan terinspirasi
oleh hikmat dan kerohanian saya yang
me...
Tidak ada orang yang dapat terluka dan melukai
lebih dalam daripada pasangan kita.
Bagaimana dua orang pendosa yang sedemi...
Liturgi harian sepasang suami-istri:
“Saya telah bersalah dan melukai hatimu.
Saya menyesal. Maafkan saya.”
Kebutuhan
Pribadi
Kebutuhan
Pribadi
TERLUKA
&
MELUKAI
• Tidak mau mengungkapkan perasaan yang mendalam
• Marah ketika terk...
1. Pernikahan Memiliki Terlalu
Banyak Agenda
2. Pernikahan Memiliki Banyak
Masalah yang Belum Selesai
3. Pasangan Sudah Te...
1. Pernikahan Memiliki Terlalu
Banyak Agenda
2. Pernikahan Memiliki Banyak
Masalah yang Belum Selesai
3. Pasangan Sudah Te...
1. Pernikahan Memiliki Terlalu
Banyak Agenda
2. Pernikahan Memiliki Banyak
Masalah yang Belum Selesai
3. Pasangan Sudah Te...
1. Pernikahan Memiliki Terlalu
Banyak Agenda
2. Pernikahan Memiliki Banyak
Masalah yang Belum Selesai
3. Pasangan Sudah Te...
“Jika kamu mau lebih bebas
melayani Kristus, jelas hidup
melajang lebih baik. Pernikahan
membutuhkan pengorbanan waktu
yan...
Pernikahan tidak selalu
bersuasana bulan madu,
tetapi seharusnya juga tidak
menjadi perjalanan yang
suram. Persahabatan ro...
Justru di tengah
segala permasalahan,
kita dapat mengalami
kedalaman
persahabatan rohani
yang menumbuhkan
pengharapan dan
...
Sahabat rohani adalah
seseorang yang kita izinkan
melihat bagian kehidupan
kita apa adanya.
Pengenalan yang dalam
membuat ...
Seringkali tidak ada orang yang
dapat mengatakan kebenaran
dengan lebih tepat, lebih
menolong, atau yang lebih penuh
kasih...
Kita takut pada
keintiman karena hal itu
dapat saja menyakitkan.
Namun akan terasa lebih
menyakitkan lagi jika
mengalami k...
Disiplin Rohani
dg Pasangan
Dinamika Hidup
Pernikahan
DOA: Berbagi Keintiman Istimewa
PERCAKAPAN: Mendengarkan Suara Hati
SABAT: Bersama Bermain Surga
RETRET: Berbagi Kesunyian...
Aku menanam, Apolos menyiram,
tetapi Allah yang memberi
pertumbuhan. Karena itu yang
penting bukanlah yang menanam
atau ya...
Bina Pranikah: Persahabatan Rohani
Bina Pranikah: Persahabatan Rohani
Bina Pranikah: Persahabatan Rohani
Bina Pranikah: Persahabatan Rohani
Bina Pranikah: Persahabatan Rohani
Bina Pranikah: Persahabatan Rohani
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Bina Pranikah: Persahabatan Rohani

1,283

Published on

Serial Bina Pra-nikah
Spirit Oneness
Persahabatan Rohani

Published in: Spiritual
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,283
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
204
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bina Pranikah: Persahabatan Rohani

  1. 1. Seri Bina Pranikah
  2. 2. DESAIN PRESENTASI: Johan Setiawan SUMBER UTAMA: R. Paul Stevens, Marriage Spirituality: Ten Disciplines for Couples Who Love God, InterVarsity Press (Downers Grove: 1989). Terjemahan Indonesia: Membangun Pernikahan yang Rohani: 10 Disiplin bagi pasangan yang Mengasihi Allah, Gloria Graffa (Yogyakarta, cetakan kedua 2013).
  3. 3. Persahabatan rohani muncul ketika orang-orang yang mengasihi dan memiliki komitmen terhadap satu sama lain berjanji untuk saling membantu dalam menjalani perjalanan rohani mereka.
  4. 4. Pernikahan merupakan konteks yang ideal bagi persahabatan jiwa. Tragisnya, ini jarang tercapai. Pasangan suami istri puas dengan pernikahan yang bisa berlangsung lama atau hanya meminimalkan konflik dan memaksimalkan kesenangan.
  5. 5. Terlalu banyak orang memiliki pernikahan yang stabil tetapi tidak memuaskan. Mereka puas dengan hal yang terlalu kecil. Mimpi menjadi sahabat jiwa terhadap pasangannya sepertinya terlalu ideal. Jadi mereka memuaskan diri dengan tuntutan yang tidak terlalu berat dengan menjaga penampilan dan kualitas keintiman yang cukup masuk akal. Persahabatan jiwa dalam pernikahan merupakan hal yang menantang, tetapi mungkin dicapai.
  6. 6. Bagaimanakah pernikahan menolong kita bertumbuh semakin serupa Kristus? Bagaimanakah suami-istri dapat benar-benar menjadi sahabat rohani satu sama lain? Apakah artinya menjadi murid Kristus yang menikah?
  7. 7. Ada banyak pembahasan tentang spiritualitas, yang biasanya hanya sedikit atau bahkan tidak memasukkan tentang pernikahan. Ada banyak pembahasan tentang pernikahan, yang biasanya hanya sedikit atau bahkan tidak memasukkan tentang spiritualitas.
  8. 8. Sebagian besar pasangan kristiani mengalami ketidakpastian dan kebingungan mengenai hubungan antara hidup kerohanian dan pernikahan mereka. Dalam banyak pernikahan, ini menjadi sumber rasa frustrasi dan perselisihan. Ini adalah topik yang jarang dibicarakan, tetapi sangat penting bagi terciptanya pernikahan kristiani yang sehat.
  9. 9. What if God designed marriage to make us holy more than to make us happy? Bagaimana jika Tuhan merancang pernikahan untuk membuat kita lebih kudus daripada untuk membuat kita lebih bahagia?
  10. 10. Pernikahan lebih dari kesatuan dua pribadi. Pernikahan juga merupakan disiplin rohani yang menolong Anda semakin mengenal dan intim dengan Tuhan. Fokusnya bukan sekadar pada marital enrichment melainkan spiritual enrichment yang juga akan membuat Anda makin mengasihi pasangan Anda. Suatu pernikahan, baik yang menyenangkan maupun menyusahkan, penuh dengan kesempatan untuk menolong Anda
  11. 11. Pernikahan mengajar kita: • Mengasihi • Menghormati • Menyatakan dosa kita • Mengampuni • Memiliki hati hamba • Mengenal Tuhan • Menyadari kehadiran Tuhan • Mengembangkan panggilan hidup • dll.
  12. 12. 1. Pernikahan Memiliki Terlalu Banyak Agenda 2. Pernikahan Memiliki Banyak Masalah yang Belum Selesai 3. Pasangan Sudah Terlalu Saling Kenal 4. Pasangan Memiliki Banyak Sejarah Dosa & Luka 5. Pasangan Takut Pada Keintiman
  13. 13. • tagihan-tagihan yang harus dibayar dan diperdebatkan • lutut anak-anak yang luka dan perlu dibalut • mobil yang sering rusak sehingga harus diganti • liburan yang harus direncanakan • sampah yang harus dibuang keluar • Bagaimana kita dapat menemukan waktu atau energi untuk berdoa bersama?
  14. 14. “Jika kamu mau lebih bebas melayani Kristus, jelas hidup melajang lebih baik. Pernikahan membutuhkan pengorbanan waktu yang lebih banyak.”
  15. 15. Dua orang yang memiliki latar belakang dan pribadi berbeda tidak dapat hidup bersama tanpa menimbulkan berbagai pertentangan. Suami terlalu berantakan; Istri membelanjakan uang dengan sembrono; Suami kurang perhatian; Istri tidak tertarik hubungan seks; Anak-anak membuat orang tua bertengkar; Masalah mertua, dst. Tidak ada tenaga yang tersisa untuk berbincang-bincang di sore hari.
  16. 16. Rasanya ingin menunggu sampai seluruh permasalahan itu terpecahkan sebelum menjalani sebuah perjalanan rohani bersama.
  17. 17. Sekelompok teman dalam sebuah kelompok pemahaman Alkitab mungkin akan terinspirasi oleh hikmat dan kerohanian saya yang menyegarkan, namun pasangan kita tahu hal lain yang tidak beres dengan hidup kita. “Jika pasangan saya mengenal saya dengan begitu baik, apakah akan ada perkataan saya yang kedengaran baru bagi dia?”
  18. 18. Tidak ada orang yang dapat terluka dan melukai lebih dalam daripada pasangan kita. Bagaimana dua orang pendosa yang sedemikian dekat dapat menjadi sahabat rohani?
  19. 19. Liturgi harian sepasang suami-istri: “Saya telah bersalah dan melukai hatimu. Saya menyesal. Maafkan saya.”
  20. 20. Kebutuhan Pribadi Kebutuhan Pribadi TERLUKA & MELUKAI • Tidak mau mengungkapkan perasaan yang mendalam • Marah ketika terkena bagian yang luka • Mengalihkan pembicaraan ketika mulai terancam • Mutung, ngambek, diam untuk menghindari penolakan • Menyibukkan diri dengan pekerjaan, kegiatan, hiburan, “pelayanan” agar tidak perlu terlibat secara emosi Lapisan Pelindung
  21. 21. 1. Pernikahan Memiliki Terlalu Banyak Agenda 2. Pernikahan Memiliki Banyak Masalah yang Belum Selesai 3. Pasangan Sudah Terlalu Saling Kenal 4. Pasangan Memiliki Banyak Sejarah Dosa & Luka 5. Pasangan “Takut Pada Keintiman”
  22. 22. 1. Pernikahan Memiliki Terlalu Banyak Agenda 2. Pernikahan Memiliki Banyak Masalah yang Belum Selesai 3. Pasangan Sudah Terlalu Saling Kenal 4. Pasangan Memiliki Banyak Sejarah Dosa & Luka 5. Pasangan “Takut Pada Keintiman”
  23. 23. 1. Pernikahan Memiliki Terlalu Banyak Agenda 2. Pernikahan Memiliki Banyak Masalah yang Belum Selesai 3. Pasangan Sudah Terlalu Saling Kenal 4. Pasangan Memiliki Banyak Sejarah Dosa & Luka 5. Pasangan “Takut Pada Keintiman”
  24. 24. 1. Pernikahan Memiliki Terlalu Banyak Agenda 2. Pernikahan Memiliki Banyak Masalah yang Belum Selesai 3. Pasangan Sudah Terlalu Saling Kenal 4. Pasangan Memiliki Banyak Sejarah Dosa & Luka 5. Pasangan “Takut Pada Keintiman” OPPORTUNITY 
  25. 25. “Jika kamu mau lebih bebas melayani Kristus, jelas hidup melajang lebih baik. Pernikahan membutuhkan pengorbanan waktu yang lebih banyak. Tetapi jika kamu mau menjadi lebih menjadi serupa Kristus, saya tidak dapat membayangkan cara yang lebih baik dari menikah. Menikah membuatmu mau tidak mau harus menghadapi berbagai masalah karakter yang masih bisa kamu hindari jika kamu tidak menikah.”
  26. 26. Pernikahan tidak selalu bersuasana bulan madu, tetapi seharusnya juga tidak menjadi perjalanan yang suram. Persahabatan rohani membantu kita untuk mengatasi atau menggumul- kan masalah-masalah yang tidak terpecahkan (doa-doa yang tak terjawab, misteri penderitaan, kehilangan, dll.).
  27. 27. Justru di tengah segala permasalahan, kita dapat mengalami kedalaman persahabatan rohani yang menumbuhkan pengharapan dan keintiman.
  28. 28. Sahabat rohani adalah seseorang yang kita izinkan melihat bagian kehidupan kita apa adanya. Pengenalan yang dalam membuat kita membentuk kerohanian yang murni, yang tidak memungkinkan kita bersembunyi di balik kata-kata hampa.
  29. 29. Seringkali tidak ada orang yang dapat mengatakan kebenaran dengan lebih tepat, lebih menolong, atau yang lebih penuh kasih selain pasangan kita. Melalui pasangan kita Tuhan menyingkap pertahanan diri kita yang berupa pembenaran diri sendiri dan mengenakan kepada kita jubah pengampunan. Ini adalah dasar keintiman yang sejati.
  30. 30. Kita takut pada keintiman karena hal itu dapat saja menyakitkan. Namun akan terasa lebih menyakitkan lagi jika mengalami kesepian yang terjadi akibat saling menjauhi satu sama lain dalam jarak yang aman.
  31. 31. Disiplin Rohani dg Pasangan Dinamika Hidup Pernikahan
  32. 32. DOA: Berbagi Keintiman Istimewa PERCAKAPAN: Mendengarkan Suara Hati SABAT: Bersama Bermain Surga RETRET: Berbagi Kesunyian BELAJAR: Bersama Mendengarkan Tuhan PELAYANAN: Kemitraan Penuh KETAATAN: Bersama Melakukan Kehendak Tuhan PENGAKUAN: Penyembuhan oleh Pengampunan SALING MERENDAHKAN DIRI: Membalikkan Kutukan
  33. 33. Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan. (1 KORINTUS 3:6-7)
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×