Your SlideShare is downloading. ×
0
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Mgmp sekolah bhn ajar
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Mgmp sekolah bhn ajar

424

Published on

Published in: Business, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
424
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
13
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. SMAN KHUSUS RAHA OLEH SAFARUDIN, S.Pd, M.Pd SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 2. SMAN KHUSUS RAHA Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/ instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 3. SMAN KHUSUS RAHA perlu dikembangkan? - Untuk memenuhi kebutuhan (Dubin dan Olstain, 1986:168). - Bahan ajar yang dibuat harus benar-benar mecerminkan kebutuhan siswa, gaya belajar, motivasi, lingkungan belajar, dan alokasi waktu mata pelajaran (Ur, 2000:168). - Sebagai bentuk pelatihan guru dalam merencanakan, mengorganisasikan dan mengajarkan materi yang telah dikembangkan (Richards, 2001:251). - Untuk meningkatkan kreatifitas dan ketrampilan guru dalam menciptakan sumber-sumber belajar yang relevan dan aplikatif. SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 4. SMAN KHUSUS RAHA  MODUL  • Modul adalah bahan ajar yang disusun secara sistematis dan menarik yang mencakup isi materi, metode, dan evaluasi untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya. • Kebahasaannya dibuat sederhana sesuai dengan level berfikir siswa SMA atau input SMA SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 5. SMAN KHUSUS RAHA Mengapa • dapat digunakan secara mandiri, belajar sesuai dengan kecepatan masing-masing individu secara efektif dan efesien. • tujuan akhir modul harus dirumuskan secara jelas dan terukur. • materi dikemas dalam unit-unit kecil dan tuntas, tersedia contoh-contoh, ilustrasi yang jelas • tersedia soal-soal latihan, tugas, dan sejenisnya • materinya up to date dan kontekstual, • bahasa sederhana lugas dan komunikatif, • terdapat rangkuman materi pembelajaran, • tersedia instrumen penilaian yang memungkinkan siswa melakukan self assessment. SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 6. SMAN KHUSUS RAHA Mengapa • mengukur tingkat penguasaan materi diri sendiri, • terdapat umpan balik • terdapat informasi tentang rujukan/pengayaan/referensi yang mendukung materi SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 7. SMAN KHUSUS RAHA KERANGKA MODUL • Halaman Sampul • Kata Pengantar • Daftar Isi • Uraian Isi Modul • Glosarium SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 8. SMAN KHUSUS RAHA Cakupan Modul • Judul, MP, SK, KD, Indikator • Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru) • Tujuan yang akan dicapai • Informasi pendukung • Latihan-latihan • Petunjuk kerja • Penilaian SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 9. SMAN KHUSUS RAHA MODUL meliputi empat bagian besar 1.Pendahuluan 2.Pembelajaran 3.Evaluasi 4.Penutup SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 10. SMAN KHUSUS RAHA I. PENDAHULUAN • Deskripsi • Petunjuk Penggunaan Modul – Penjelasan Bagi Bagi Siswa – Peran Guru Antara Lain • Tujuan Akhir • Kompetensi SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 11. SMAN KHUSUS RAHA • PEMBELAJARAN A. Gambaran Umum B. Kegiatan Belajar 1. Kegiatan Belajar 1 a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran b. Uraian Materi c. Rangkuman d. Tugas e. Tes Formatif f. Kunci Jawaban Formatif 2. Kegiatan Belajar 2 3. Kegiatan Belajar n SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 12. SMAN KHUSUS RAHA III. EVALUASI A. Kognitif Skill B. Psikomotor Skill C. Attitude Skill D. Produk/Benda Kerja Sesuai Kriteria Standar E. Batasan Waktu Yang Telah Ditetapkan F. Kunci Jawaban IV. PENUTUP DAFTAR PUSTAKA SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 13. SMAN KHUSUS RAHA Bagaimana Mengembangkan Tahap Persiapan: b. Siapkan silabus, buku-buku dan sumber bahan c. Analisa SK, KD, dan Indikator: untuk memastikan materi pokok d. Buat peta materi SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 14. SMAN KHUSUS RAHA Membuat Peta Materi Suatu kegiatan memetakan materi yang terkandung di dalam SK, KD, kemudian dipecah ke dalam sub-sub bagian yang lebih spesifik (materi pada indikator) Contoh peta materi mata pelajaran Biologi Materi/Judul modul SK KD Obyek Biologi Siswa mampu memahami Mempelajari Persoalan Biologi hakekat biologi Ruang Sebagai ilmu, Lingkup menemukan Biologi, Permasalahan obyek dan ragam Manfaat dan Biologi persoalannya Bahayanya dari...... Manfaat Biologi bagi Manusia dan Lingkungan SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 15. SMAN KHUSUS RAHA Tahap Penyusunan A. Judul modul B. Pengantar/gambaran umum C. Kegiatan Belajar 1. Kegiatan Belajar 1 a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran b. Uraian Materi c. Rangkuman d. Tugas e. Tes Formatif f. Kunci Jawaban Formatif 2. Kegiatan Belajar 2 3. Kegiatan Belajar n SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 16. SMAN KHUSUS RAHA Tahap Revisi Revisi adalah tahap kegiatan memperbaiki atau menyempurnakan naskah bahan ajar berdasarkan input yang diberikan. Tahap Try-out Tahap Diseminasi dan Implementasi SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009
  • 17. SMAN KHUSUS RAHA Semoga Bermanfaat SAFARUDIN RAHA, 22 November 2009

×