Aku tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyakmanusia berada disekelilingku, namun aku tetapmerasa sendiri dan ketakuta...
Kusaksikan langit menghitam, sesaatkemudian bersinar kemilauan. Bersamaandengan itu, terdengar suara menggema. Akubaru sad...
Aku semakin takut. Namun ada debar dalamdadaku mengingat amal-amal baikku didunia.Mungkinkah aku tergolong orang-orang yan...
Akhirnya, nama-nama itupun mulai disebutkan.Aku masih beranggapan bahwa namaku adadalam deretan penghuni surga itu, mengin...
Para nabi dan rasul Allah lainnya pun masuk dalamdaftar tersebut. Yasir dan Sumayyah berjalantenang dengan predikat Syahid...
Sementara itu, dadaku berdegub kerasmenunggu giliran. Aku terperanjat begitumelihat rombongan anak-anak yatim denganriang ...
Lalu berturut-turut lewat didepan mataku,mbok Darmi penjual pecel yangkehadirannya selalu kutolak, pengemis yangsetiap har...
Masya Allah murid-murid pengajian yang aku bina,mereka mendahuluiku ke surga. Setelah itu, berbondong-bondong jamaah masji...
Orang dengan wajah bersinar disampingku ituhendak berbicara lagi, aku ingin menolaknya.Tetapi, tanganku tak kuasa menahann...
Anak-anak yatim, Parmin, mbok Darmi, pengemistua, murid-murid pengajian, jamaah masjid danbanyak lagi orang-orang yang ser...
Termasuk Manakah Aku ?Jam dinding berdentang tiga kali. Aku tersentakbangun dan, astaghfirullah ternyata Allah telahmenasi...
Sebuah renungan (aku & surga)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Sebuah renungan (aku & surga)

727
-1

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
727
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
37
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sebuah renungan (aku & surga)

  1. 1. Aku tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyakmanusia berada disekelilingku, namun aku tetapmerasa sendiri dan ketakutan. Aku masih bertanya danterus bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semuamanusia dikumpulkan. Mungkinkah, ah aku tidak maumengira-ngira.Rasa takutku makin menjadi-jadi, tatkala seseorangyang tidak pernah kukenal sebelumnya mendekati danmenjawab pertanyaan hatiku. "Inilah yang disebutPadang Mahsyar," suaranya begitu menggetarkanjiwaku. "Bagaimana ia bisa tahu pertanyaanku,"batinku. Aku menggigil, tubuhku terasa lemas, matakutegang mencari perlindungan dari seseorang yangkukenal.
  2. 2. Kusaksikan langit menghitam, sesaatkemudian bersinar kemilauan. Bersamaandengan itu, terdengar suara menggema. Akubaru sadar, inilah hari penentuan, haridimana semua manusia akan menerimakeputusan akan balasan dari amalnya selamahidup didunia. Hari ini pula akan ditentukannasib manusia selanjutnya, surgakah yangakan dinikmati atau adzab neraka yang siapmenanti.
  3. 3. Aku semakin takut. Namun ada debar dalamdadaku mengingat amal-amal baikku didunia.Mungkinkah aku tergolong orang-orang yangmendapat kasih-Nya atau jangan-jangan .........Aku dan semua manusia lainnya masih menunggukeputusan dari Yang menguasai hari pembalasan.Tak lama kemudian, terdengar lagi suaramenggema tadi yang mengatakan, bahwa sesaatlagi akan dibacakan daftar manusia-manusia yangakan menemani Rasulullah SAW di surga yangindah. Lagi-lagi dadaku berdebar, ada keyakinanbahwa namaku termasuk dalam daftar itu,mengingat banyaknya infaq yang aku sedekahkan.Terlebih lagi, sewaktu didunia aku dikenal sebagaijuru dakwah. "Kalaulah banyak orang yangkudakwahi masuk surga, apalagi aku," pikirkumantap.
  4. 4. Akhirnya, nama-nama itupun mulai disebutkan.Aku masih beranggapan bahwa namaku adadalam deretan penghuni surga itu, mengingatibadah-ibadah dan perbuatan-perbuatan baikku.Dalam daftar itu, nama Rasulullah MuhammadSAW sudah pasti tercantum pada urutan teratas,sesuai janji Allah melalui Jibril, bahwa tidaksatupun jiwa yang masuk kedalam surga sebelumMuhammad masuk. Setelah itu tersebutlah paraAssabiquunal Awwaluun. Kulihat Fatimah Az Zahradengan senyum manisnya melangkah bahagiasebagai wanita pertama yang ke surga, diikutipara istri-istri dan keluarga rasul lainnya.
  5. 5. Para nabi dan rasul Allah lainnya pun masuk dalamdaftar tersebut. Yasir dan Sumayyah berjalantenang dengan predikat Syahid dan syahidahpertama dalam Islam. Juga para sahabatlainnya, satu persatu para pengikut terdahulu Rasulitu dengan bangga melangkah ke tempat dimanaAllah akan membuka tabirnya. Yang aku tahu, salahsatu kenikmatan yang akan diterima para penghunisurga adalah melihat wajah Allah. Kusaksikan parasahabat Muhajirin dan Anshor yang tengahbersyukur mendapatkan nikmat tiada terhinggasebagai balasan kesetiaan berjuang bersamaMuhammad menegakkan risalah. Setelah itutersebutlah para mukminin terdahulu dan parasyuhada dalam berbagai perjuangan pembelaanagama Allah.
  6. 6. Sementara itu, dadaku berdegub kerasmenunggu giliran. Aku terperanjat begitumelihat rombongan anak-anak yatim denganriang berlari untuk segera menikmati kesegarantelaga kautsar. Beberapa dari mereka tersenyumsambil melambaikan tangannya kepadaku.Sepertinya aku kenal mereka. Ya Allah, merekaanak-anak yatim sebelah rumahku yang tidakpernah kuperhatikan. Anak-anak yang selalumenangis kelaparan dimalam hari sementarasering kubuang sebagian makanan yang takhabis kumakan.
  7. 7. Lalu berturut-turut lewat didepan mataku,mbok Darmi penjual pecel yangkehadirannya selalu kutolak, pengemis yangsetiap hari lewat depan rumah dan selalumendapatkan kata "maaf" dari bibirku dibalikpagar tinggi rumahku. Orang disampingkuberbicara lagi seolah menjawab setiappertanyaanku meski tidak kulontarkan,"Mereka ihklas, tidak sakit hati serta tidakmemendam kebencian meski kau tolak."
  8. 8. Masya Allah murid-murid pengajian yang aku bina,mereka mendahuluiku ke surga. Setelah itu, berbondong-bondong jamaah masjid-masjid tempat biasa akuberceramah. "Mereka belajar kepadamu, lalu merekaamalkan. Sedangkan kau, terlalu banyak berbicara dansedikit mendengarkan. Padahal, lebih banyak yang bisadipelajari dengan mendengar dari pada berbicara,"jelasnya lagi.Aku semakin penasaran dan terus menunggu gilirankudipanggil. Seiring dengan itu antrian manusia-manusiadengan wajah ceria, makin panjang. Tapi sejauh ini, belumjuga namaku terpanggil. Aku mulai kesal, aku ingin segerabertemu Allah dan berkata, "Ya Allah, didunia aku banyakmelakukan ibadah, aku bershodaqoh, banyak membantuorang lain, banyak berdakwah, izinkan aku ke surgaMu."
  9. 9. Orang dengan wajah bersinar disampingku ituhendak berbicara lagi, aku ingin menolaknya.Tetapi, tanganku tak kuasa menahannya untukberbicara. "Ibadahmu bukan untuk Allah, tapisemata untuk kepentinganmu mendapatkan surgaAllah, shodaqohmu sebatas untuk memperjelasstatus sosial, dibalik bantuanmu tersimpankeinginan mendapatkan penghargaan, dan dakwahyang kau lakukan hanya berbekas untuk orang lain,tidak untukmu," bergetar tubuhku mendengarnya.
  10. 10. Anak-anak yatim, Parmin, mbok Darmi, pengemistua, murid-murid pengajian, jamaah masjid danbanyak lagi orang-orang yang sering kuanggaptidak lebih baik dariku, mereka lebih dulu ke surgaAllah. Padahal, aku sering beranggapan, surgaadalah balasan yang pantas untukku atas dakwahyang kulakukan, infaq yang kuberikan, ilmu yangkuajarkan dan perbuatan baik lainnya. Ternyata, akutidak lebih tunduk dari pada mereka, tidak lebihikhlas dalam beramal dari pada mereka, tidak lebihbersih hati dari pada mereka, sehingga aku tidaklebih dulu ke surga dari mereka.
  11. 11. Termasuk Manakah Aku ?Jam dinding berdentang tiga kali. Aku tersentakbangun dan, astaghfirullah ternyata Allah telahmenasihatiku lewat mimpi malam ini.Buat teman2ku semua, maafkan aku kalau kalianpernah tersakiti olehku, bye my love Zzz … Zzz … Zzzz
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×