KURIKULUM 2004 STANDAR KOMPETENSI       Mata PelajaranPENDIDIKAN AGAMA ISLAM      SEKOLAH DASAR           dan    MADRASAH ...
Katalog dalam TerbitanIndonesia. Pusat Kurikulum, Badan Penelitiandan PengembanganDepartemen Pendidikan Nasional         S...
KATA PENGANTARKehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia mengalamiperkembangan dan perubahan secara ter...
DAFTAR ISIKATA PENGANTAR ...................................................................................              ...
1            PENDAHULUANDengan munculnya berbagai perubahan yang sangat cepat pada hampirsemua aspek dan berkembangan para...
Pendidikan Agama Islam     dengan itu muncul sejumlah krisis dalam kehidupan berbangsa dan     bernegara, misalnya krisis ...
Pendahuluan   Australia, Inggris, dan Amerika; juga didorong oleh visi, misi, dan   paradigma baru Pendidikan Agama Islam,...
Pendidikan Agama Islam     Ibadah. Sekaligus menggambarkan bahwa ruang lingkup Pendidikan     Agama Islam mencakup perwuju...
PendahuluanD. Ruang Lingkup   Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi keserasian, keselarasan   dan keseimbangan ant...
Pendidikan Agama Islam     5. Memahami dan menghargai dunia fisik, makhluk hidup, dan        teknologi, dan menggunakan pe...
PendahuluanG. Standar Kompetensi Mata Pelajaran   Kompetensi dasar mata pelajaran berisi sekumpulan kemampuan   minimal ya...
Pendidikan Agama Islam      No        Al Quran       Keimanan            Akhlak            Ibadah           Hafal surat An...
PendahuluanH. Rambu-rambu  1. Pendekatan Pembelajaran dan Penilaian.     a. Pendekatan.        Pendekatan Terpadu dalam Pe...
Pendidikan Agama Islam                Penilaian berbasis kelas harus memperlihatkan tiga ranah yaitu:                penge...
Pendahuluan      Perencanaan terdiri dari perencanaan per satuan waktu dan      perencanaan per satuan bahan ajar. Perenca...
Pendidikan Agama Islam     Mempublikasikan pada brosur sekolah, brosur khusus keterampilan.     Melihat model-model ketera...
Pendahuluanlingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Untuk itu GuruPendidikan Agama Islam (GPAI) perlu mendorong dan m...
2            KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR, DAN                  MATERI POKOKKelas : 1Membaca Al Quran dengan tartil (Dilaks...
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok  Kompetensi                 Hasil Belajar          Indikator                ...
Pendidikan Agama Islam     Kompetensi                         Hasil Belajar          Indikator          Materi Pokok      ...
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokKompetensi              Hasil Belajar          Indikator                Mater...
Pendidikan Agama IslamKelas : 2Membaca Al Quran dengan tartil (Dilakasanakan pada setiap awal pendidikanagama Islam selama...
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokAspek Akhlak  Kompetensi                  Hasil Belajar          Indikator   ...
Pendidikan Agama Islam     Kompetensi                          Hasil Belajar         Indikator           Materi Pokok     ...
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok  Kompetensi                   Hasil Belajar          Indikator              ...
Pendidikan Agama IslamKelas : 3Membaca Al Quran dengan tartil (Dilakasanakan pada setiap awal pendidikanagama Islam selama...
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokAspek Akhlak  Kompetensi                     Hasil Belajar          Indikator...
Pendidikan Agama Islam     Kompetensi                         Hasil Belajar         Indikator        Materi Pokok       Da...
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokKelas : 4Membaca Al Quran dengan tartil (Dilakasanakan pada setiap awal pendi...
Pendidikan Agama Islam     Kompetensi                           Hasil Belajar          Indikator           Materi Pokok   ...
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokAspek Akhlak  Kompetensi                   Hasil Belajar          Indikator  ...
Pendidikan Agama Islam     Kompetensi                          Hasil Belajar         Indikator         Materi Pokok       ...
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokKelas : 5Membaca Al Quran dengan tartil (Dilakasanakan pada setiap awal pendi...
Pendidikan Agama Islam     Kompetensi                          Hasil Belajar         Indikator         Materi Pokok       ...
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokAspek Akhlak  Kompetensi                  Hasil Belajar           Indikator  ...
Pendidikan Agama Islam     Kompetensi                          Hasil Belajar         Indikator          Materi Pokok      ...
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokKelas : 6Membaca Al Quran dengan tartil (Dilakasanakan pada setiap awal pendi...
Aspek Keimanan     Kompetensi                   Hasil Belajar         Indikator          Materi Pokok       DasarBeriman k...
Kompetensi                    Hasil Belajar          Indikator           Materi Pokok    DasarMeneladani        • Menconto...
Kutipan Pasal 44Sanksi Pelanggaran Undang - undang Hak Cipta 19871.   Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumka...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Kbk sd a. pendidikan agama islam

307

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
307
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
10
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Kbk sd a. pendidikan agama islam"

  1. 1. KURIKULUM 2004 STANDAR KOMPETENSI Mata PelajaranPENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH DASAR dan MADRASAH IBTIDAIYAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Jakarta, Tahun 2003
  2. 2. Katalog dalam TerbitanIndonesia. Pusat Kurikulum, Badan Penelitiandan PengembanganDepartemen Pendidikan Nasional Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam SD & MI, - Jakarta:Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas: 2003iv, 40 hal. ISBN 979-725-144-62
  3. 3. KATA PENGANTARKehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia mengalamiperkembangan dan perubahan secara terus menerus sebagai akumulasirespon terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi selama ini sertapengaruh perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologiserta seni dan budaya. Hal ini menuntut perlunya perbaikan sistempendidikan nasional termasuk penyempurnaan kurikulum.Penyempurnaan kurikulum yang telah dilakukan mengacu pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PeraturanPemerintah yang terkait yang mengamanatkan tentang adanya standar nasionalpendidikan yang berkenaan dengan standar isi, proses, dan kompetensi lulusanserta penetapan kerangka dasar dan standar kurikulum oleh pemerintah.Upaya penyempurnaan kurikulum ini guna mewujudkan peningkatan mutudan relevansi pendidikan yang harus dilakukan secara menyeluruh mencakuppengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya, yakni aspek-aspek moral,akhlak, budi pekerti, pengetahuan, keterampilan, kesehatan, seni dan budaya.Pengembangan aspek-aspek tersebut bermuara pada peningkatan danpengembangan kecakapan hidup yang diwujudkan melalui pencapaiankompetensi peserta didik untuk bertahan hidup serta menyesuaikan diri danberhasil dalam kehidupan. Kurikulum ini dikembangkan lebih lanjut sesuaidengan kebutuhan dan keadaan daerah dan sekolah.Dokumen kurikulum 2004 terdiri atas Kerangka Dasar Kurikulum 2004, StandarBahan Kajian dan Standar Kompetensi Mata Pelajaran yang disusun untukmasing-masing mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan.Dokumen ini adalah Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pendidikan AgamaIslam untuk satuan pendidikan SD & MI.Dengan diterbitkan dokumen ini maka diharapkan daerah dan sekolah dapatmenggunakannya sebagai acuan dalam pengembangan perencanaanpembelajaran di sekolah masing-masing. Jakarta, Oktober 2003 Direktur Jendral Kepala Badan PenelitianPendidikan Dasar dan Menengah dan Pengembangan Dr. Ir. Indra Jati Sidi Dr. Boediono NIP. 130672115 NIP. 130344755 3
  4. 4. DAFTAR ISIKATA PENGANTAR ................................................................................... 3DAFTAR ISI ................................................................................................. 4I. PENDAHULUAN ................................................................................. 5 A. Rasional ......................................................................................... 5 B. Pengertian .......................................................................................... 7 C. Fungsi dan Tujuan ............................................................................. 8 D. Ruang Lingkup ............................................................................. 9 E Standar Kompetensi Lintas Kurikulum ...................................... 9 F Standar Kompetensi Rumpun Pelajaran ................................... . 10 G. Standar Kompetensi Dasar Mata Pelajaran ............................... 11 H. Rambu-rambu ............................................................................... 13 I. Pemanfaatan Teknologi Komunikasi dan Informasi .................... 15II. KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR, DAN MATERI POKOK ...... 18 Kelas 1 ........................................................................................................ 18 Kelas 2 ........................................................................................................ 22 Kelas 3 ........................................................................................................ 26 Kelas 4 ........................................................................................................ 29 Kelas 5 ........................................................................................................ 33 Kelas 6 ........................................................................................................ 374
  5. 5. 1 PENDAHULUANDengan munculnya berbagai perubahan yang sangat cepat pada hampirsemua aspek dan berkembangan paradigma baru dalam kehidupanberbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, di awal milenium ketiga ini telahdikembangkan kurikulum Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar (SD)secara nasional, yaitu kurikulum yang ditandai dengan ciri-ciri, antara lain:• Lebih menitikberatkan pencapaian target kompetensi (attainment targets) dari pada penguasaan materi;• Lebih mengakomodasikan keragaman kebutuhan dan sumber daya pendidikan yang tersedia;• Memberikan kebebasan yang lebih luas kepada pelaksana pendidikan di lapangan untuk mengembangkan dan melaksanakan program pembelajaran sesuai dengan kebutuhan.Walaupun kurikulum nasional ini lebih global dibanding kurikulum1994, model ini diharapkan lebih membantu guru, karena dilengkapidengan pencapaian target yang jelas, materi standar, standar hasil belajarsiswa, dan prosedur pelaksanaan pembelajaran. Meskipun demikian,keadaan sumber daya pendidikan di Indonesia sangat memungkinkanmunculnya keragaman pemahaman terhadap standar nasioanl, yangdampaknya akan mempengaruhi pencapaian standar nasional kompetensidasar yang telah ditetapkan. Untuk itu perlu adanya penjabaran tentangkurikulum yang berbasis pada kompetensi dasar yang diharapkan dapatlebih menjamin tercapaianya kompetensi dasar nasional mata pelajaranPendidikan Agama Islam.A. Rasional Kehidupan dan peradaban manusia di awal milenium ketiga ini mengalami banyak perubahan. Dalam merespon fenomena itu, manusia berpacu mengembangkan pendidikan baik di bidang ilmu-ilmu sosial, ilmu alam, ilmu pasti maupun ilmu-ilmu terapan. Namun bersamaan 5
  6. 6. Pendidikan Agama Islam dengan itu muncul sejumlah krisis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, misalnya krisis politik, ekonomi, sosial, hukum, etnis, agama, golongan dan ras. Akibatnya, peranan serta efektivitas pendidikan agama di sekolah sebagai pemberi nilai spiritual terhadap kesejahteraan masyarakat dipertanyakan. Dengan asumsi jika pendidikan agama dilakukan dengan baik, maka kehidupan masyarakatpun akan lebih baik. Kenyataannya, seolah-olah pendidikan agama dianggap kurang memberikan kontribusi ke arah itu. Setelah ditelusuri, pendidikan agama menghadapi beberapa kendala, antara lain; waktu yang disediakan hanya dua jam pelajaran dengan muatan materi yang begitu padat dan memang penting, yakni menuntut pemantapan pengetahuan hingga terbentuk watak dan keperibadian yang berbeda jauh dengan tuntutan terhadap mata pelajaran lainnya. Memang tidak adil menimpakan tanggung jawab atas munculnya kesenjangan antara harapan dan kenyataan itu kepada pendidikan agama di sekolah, sebab pendidikan agama di sekolah bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan dalam pembentukan watak dan kepribadian siswa. Apalagi dalam pelaksanaan pendidikan agama tersebut masih terdapat kelemahan-kelemahan yang mendorong dilakukannya penyempurnaan terus menerus. Kelemahan lain, materi pendidikan agama Islam, termasuk bahan ajar akhlak, lebih terfokus pada pengayaan pengetahuan (kognitif) dan minim dalam pembentukan sikap (afektif) serta pembiasaan (psikomotorik). Kendala lain adalah kurangnya keikutsertaan guru mata pelajaran lain dalam memberi motivasi kepada peserta didik untuk mempraktikkan nilai-nilai pendidikan agama dalam kehidupan sehari-hari. Lalu lemahnya sumber daya guru dalam pengembangan pendekatan dan metode yang lebih variatif, minimnya berbagai sarana pelatihan dan pengembangan, serta rendahnya peran serta orang tua siswa. Dalam kurikulum 1975, 1984, dan 1994, target yang harus dicapai (attainment target) dicantumkan dalam tujuan pembelajaran umum. Hal ini kurang memberi kejelasan tentang kemampuan yang harus dikembangkan. Atas dasar teori dan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum yang dipraktikkan di berbagai negara seperti Singapura,6
  7. 7. Pendahuluan Australia, Inggris, dan Amerika; juga didorong oleh visi, misi, dan paradigma baru Pendidikan Agama Islam, maka penyusunan kurikulum Pendidikan Agama Islam kini perlu dilakukan dengan berbasis kompetensi dasar (basic competency). Kurikulum pendidikan agama tahun 1994 juga lebih menekankan materi pokok dan lebih bersifat memaksakan target bahan ajar sehingga tingkat kemampuan peserta didik terabaikan. Hal ini kurang sesuai dengan prinsip pendidikan yang menekankan pengembangan peserta didik lewat fenomena bakat, minat serta dukungan sumber daya lingkungan. Dalam implementasinya juga lebih didominasi pencapaian kemampuan kognitif. Kurang mengakomodasikan keragaman kebutuhan daerah. Meski secara nasional kebutuhan keberagamaan siswa SD pada dasarnya tidak berbeda. Dengan pertimbangan ini, maka disusun kurikulum nasional Pendidikan Agama Islam SD yang berbasis pada kompetensi dasar (basic competency) yang mencerminkan kebutuhan keberagamaan siswa SD secara nasional. Standar ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai acuan dalam mengembangkan kurikulum pendidikan agama Islam SD sesuai dengan kebutuhan daerah/sekolah.B. Pengertian Pendidikan Agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati hingga mengimani, bertaqwa, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya kitab suci Al Quran dan Hadits, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman. Dibarengi tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubunganya dengan kerukunan antar ummat beragama dalam masyarakat hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa. Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam itu keseluruhannya terliput dalam lingkup: Al Quran dan Hadits, Keimanan, Akhlak, dan Fiqh/ 7
  8. 8. Pendidikan Agama Islam Ibadah. Sekaligus menggambarkan bahwa ruang lingkup Pendidikan Agama Islam mencakup perwujudan keserasian, keselarasan dan keseimbangan hubungan manusia dengan Allah SWT, diri sendiri, sesama manusia, makhluk lainnya maupun lingkungannya (Hablun minallah wa hablun minannas).C. Fungsi dan Tujuan a. Fungsi Pendidikan Agama Islam di SD berfungsi untuk: (a) Penanaman nilai ajaran Islam sebagai pedoman mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat; (b) Pengembangan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta akhlak mulia peserta didik seoptimal mungkin, yang telah ditanamkan lebih dahulu dalam lingkungan keluarga; (c) Penyesuaian mental peserta didik terhadap lingkungan fisik dan sosial melalui pendidikan agama Islam; (d) Perbaikan kesalahan-kesalahan, kelemahan-kelemahan peserta didik dalam keyakinan, pengamalan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari; (e) Pencegahan peserta didik dari hal-hal negatif budaya asing yang akan dihadapinya sehari-hari; (f) Pengajaran tentang ilmu pengetahuan keagamaan secara umum (alam nyata dan non nyata), sistem dan fungsionalnya; (g) Penyaluran siswa untuk mendalami pendidikan agama ke lembaga pendidikan yang lebih tinggi. b. Tujuan Pendidikan Agama Islam di SD bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan, melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengamalan serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang dalam hal keimanan, ketaqwaannya kepada Allah SWT serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta untuk dapat melanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.8
  9. 9. PendahuluanD. Ruang Lingkup Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi keserasian, keselarasan dan keseimbangan antara: Hubungan manusia dengan Allah SWT. Hubungan manusia sesama manusia, dan Hubungan manusia dengan alam (makhluk selain manusia) dan lingkungan. Adapun ruang lingkup bahan pelajaran Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar terfokus pada aspek: Keimanan. Al Quran/Al Hadits. Akhlak. Fiqh/Ibadah.E. Standar Kompetensi Lintas Kurikulum Kompetensi Lintas Kurikulum merupakan kecakapan untuk belajar sepanjang hayat sebagai akumulasi kemampuan setelah seseorang mempelajari berbagai kompetensi dasar yang dirumuskan setiap mata pelajaran. Kompetensi Lintas Kurikulum tersebut dirumuskan menjadi sembilan kompetensi sehingga siswa mampu: 1. Memiliki keyakinan, mempunyai hak, menjalankan kewajiban dan berperilaku sesuai dengan agama yang dianutnya, serta menyadari bahwa setiap orang perlu saling menghargai dan merasa aman. 2. Menggunakan bahasa untuk memahami, mengembangkan, dan mengkomunikasikan gagasan dan informasi, serta untuk berinteraksi dengan orang lain. 3. Memilih, memadukan, dan menerapkan konsep-konsep dan teknik- teknik numerik dan spasial, serta mampu mencari dan menyusun pola, struktur, dan hubungan. 4. Memilih, mencari, dan menerapkan teknologi dan informasi yang diperlukan dari berbagai sumber serta menilai kebermanfaatannya. 9
  10. 10. Pendidikan Agama Islam 5. Memahami dan menghargai dunia fisik, makhluk hidup, dan teknologi, dan menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan nilai- nilai untuk mengambil keputusan yang tepat. 6. Memahami konteks budaya, geografi, dan sejarah, serta memiliki pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan, serta berinteraksi dan berkontribusi dalam masyarakat dan budaya global. 7. Berpartisipasi dalam kegiatan kreatif di lingkungan untuk saling menghargai karya artistik, budaya, dan intelektual serta menerapkan nilai-nilai luhur untuk meningkatkan kematangan pribadi menuju masyarakat beradab. 8. Menunjukkan kemampuan berpikir konsekuen, berpikir lateral, berpikir kritis, memperhitungkan peluang dan potensi, serta siap untuk menghadapi berbagai kemungkinan. 9. Menunjukkan motivasi dan percaya diri dalam belajar, mampu bekerja mandiri, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.F. Standar Kompetensi Rumpun Pelajaran 1. Standar Kompetensi Bahan Kajian Pendidikan Agama Siswa beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (Allah SWT.), berakhlak mulia (berbudi pekerti luhur) yang tercermin dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran agamanya, serta mampu menghormati agama lain dalam kerangka kerukunan antar umat beragama. 2. Standar Kompetensi Bahan Kajian Pendidikan Agama Islam Dengan landasan Al Quran dan Sunnah Nabi Muhammad SAW; siswa beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.; berakhlaq mulia (berbudi pekerti luhur) yang tercermin dalam perilaku sehari-hari dalam hubungannya dengan Allah, sesama manusia, dan alam sekitar; mampu membaca dan memahami Al Quran; mampu beribadah dan bermuamalah dengan baik dan benar; serta mampu menjaga kerukunan intern dan antar umat beragama.10
  11. 11. PendahuluanG. Standar Kompetensi Mata Pelajaran Kompetensi dasar mata pelajaran berisi sekumpulan kemampuan minimal yang harus dikuasai siswa selama menempuh pendidikan di SD. Kemampuan ini berorientasi pada perilaku afektif dan psikomotorik dengan dukungan pengetahuan kognitif dalam rangka memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Kemampuan-kemampuan yang tercantum dalam komponen Kemampuan Dasar ini merupakan penjabaran dari kemampuan dasar umum yang harus dicapai di SD yaitu: a. Beriman kepada Allah SWT dan lima rukun iman yang lain dengan mengetahui fungsi serta terefleksi dalam sikap, perilaku, dan akhlak peserta didik dalam dimensi vertikal maupun horizontal. b. Dapat membaca Al Quran surat-surat pilihan dengan benar, menyalin dan mengartikannya. c. Mampu beribadah dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan syari’at Islam terutama ibadah mahdhah. d. Dapat meneladani sifat, sikap, dan kepribadian Rasulullah SAW serta Khulafaur Rasyidin. Seperti tergambar dalam kompetensi dasar umum di atas, kompetensi dasar tersebut kemudian dirinci menjadi kompetensi kelas dan dikelompokkan berdasarkan aspek: Al Quran, Keimanan, Akhlak, dan Fiqih/Ibadah, sebagaimana tergambar pada tabel berikut ini: No Al Quran Keimanan Akhlak Ibadah I Hafal surat- Beriman dan Berprilaku Mengerti tata surat pendek mengenal enam hidup bersih cara thaharah/ pilihan (Al rukun iman jujur dan kasih bersuci Fatihah, Al Beriman dan sayang Ikhlas, Al mengenal dua Berprilaku Kautsar) kalimat dermawan dan syahadat rajin Bertatakrama dalam kehidupan sehari-hari II Hafal surat Al Beriman kepada Terbiasa Berwudhu Ashr Allah dan berperilaku dengan benar 11
  12. 12. Pendidikan Agama Islam No Al Quran Keimanan Akhlak Ibadah Hafal surat An mengenal rendah hati dan Hafal bacaan Nasr dan An Asmaul Husna sederhana dan melakukan Naas Terbiasa gerakan shalat berperilaku Melakukan dengan sifat- shalat dengan sifat terpuji benar III Membaca dan _______ Berperilaku dan Mampu menulis Al bersikap melaksanakan Quran percaya diri, shalat fardhu permulaan tekun dan tidak dengan benar Hafal surat- boros surat pendek (lanjutan) IV Membaca, Beriman kepada Meneladani Melakukan menulis Al Allah dan ketaatan nabi shalat dengan Quran dan hafal mengenal sifat- Ibrahim AS dan sempurna, surat Al Kafirun sifatNya putranya Ismail mengerti syarat serta Allahab Beriman kepada Bertatakrama syah, dan yang (lanjutan) Malaikat dan terhadap orang membatalkannya mengenal tua, guru dan Melakukan azan nama-namanya tetangga dan iqamah serta tugas- sebelum shalat tugasnya dengan benar V Membaca dan Beriman kepada Meneladani Melakukan hafal surat Al kitab suci dan ketabahan Nabi puasa Maun, Alfil dan mengenal Ayub AS Al Quraesy nama-namanya Berperilaku Beriman kepada disiplin dan Rasul-rasul tolong Allah SWT menolong IV Membaca dan Beriman kepada Berperilaku Mampu hafal dengan Hari Akhir tanggung jawab melaksanakan fasih dan Beriman kepada dan meneladani zakat fitrah memahami Qadha dan Nabi Musa AS Mampu surat Al Qadar Meneladani melaksanakan Fatihah, Al sikap menolong zikir dan do’a Ikhlas dan Al Nabi Isa AS dan setelah shalat Ashr senang melakukan silaturahim12
  13. 13. PendahuluanH. Rambu-rambu 1. Pendekatan Pembelajaran dan Penilaian. a. Pendekatan. Pendekatan Terpadu dalam Pendidikan Agama Islam meliputi: (a) Keimanan, memberikan peluang kepada peserta didik untuk mengembangkan pemahaman adanya Tuhan sebagai sumber kehidupan makhluk sejagat ini; (b) Pengamalan, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperaktekkan dan merasakan hasil-hasil pengamalan ibadah dan akhlak dalam menghadapi tugas-tugas dan masalah dalam kehidupan; (c) Pembiasaan, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk membiasakan sikap dan prilaku baik yang sesuai dengan ajaran Islam dan budaya bangsa dalam menghadapi masalah kehidupan; (d) Rasional, usaha memberikan peranan pada rasio (akal) peserta didik dalam memahami dan membedakan berbagai bahan ajar dalam standar materi serta kaitannya dengan prilaku yang baik dengan prilaku yang buruk dalam kehidupan duniawi; (e) Emosional, upaya menggugah perasaan (emosi) peserta didik dalam menghayati perilaku yang sesuai dengan ajaran agama dan budaya bangsa; dan (f) Fungsional, menyajikan bentuk semua standar materi (Al Quran, Keimanan, Akhlak, Fiqih/Ibadah dan Tarikh), dari segi manfaatnya bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari dalam arti luas; (g) Keteladanan, yaitu menjadikan figur guru agama dan non - agama serta petugas sekolah lainnya maupun orang tua peserta didik, sebagai cermin manusia berkepribadian agama. b. Penilaian. Penilaian dilakukan terhadap hasil belajar siswa berupa kompetensi sebagaimana yang tercantum dalam KBM setiap mata pelajaran. Disamping mengukur hasil belajar siswa sesuai dengan ketentuan kompetensi setiap mata pelajaran dimasing- masing kelas dalam kurikulum nasional, penilaian juga dilakukan untuk mengetahui kedudukan atau posisi siswa dalam 8 level kompetensi yang ditetapkan secara nasional. 13
  14. 14. Pendidikan Agama Islam Penilaian berbasis kelas harus memperlihatkan tiga ranah yaitu: pengetahuan (koknitif) sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotorik). Ketiga ranah ini sebaikanya dinilai proposional sesuai dengan sifat mata pelajaran yang bersangkutan. Sebagai contoh pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, penilaiannya harus menyeluruh pada segenap aspek kognitif, afektif dan psikomotorik, dengan mempertimbangkan tingkat perkembangan siswa serta bobot setiap aspek dari setiap kompetensi dan materi. Misalnya kognitif meliputi seluruh materi pembelajaran (Al Quran, Keimanan, Akhlak, dan Ibadah). Aspek afektif sangat dominan pada materi pembelajaran akhlak. Aspek psikomotorik dan pengamalan sangat dominan pada materi pembelajaran ibadah dan membaca Al Quran. Hal ini yang perlu diperhatikan dalam penilaian pendidikan agama Islam adalah prinsip kontinyunitas, yaitu guru secara terus menerus mengikuti pertumbuhan, perkembangan dan perubahan siswa. Penilaiannya tidak saja merupakan kegiatan tes formal, melainkan juga: Perhatian terhadap siswa ketika duduk, berbicara, dan bersikap Pengamatan ketika siswa berada di ruang kelas, di tempat ibadah dan ketika mereka bermain. Dari berbagai pengamatan itu ada yang perlu dicatat secara tertulis terutama tentang perilaku yang ekstrim/menonjol atau kelainan pertumbuhan yang kemudian harus diikuti dengan langkah bimbingan. Penilaian terhadap pengamatan dapat digunakan observasi, wawancara, angket, quesioner, skala sikap dan catatan anekdot. 2. Pengorganisasian Materi Pengorganisasian Materi pada hakekatnya adalah kegiatan mensiasati proses pembelajaran dengan perancangan/rekayasa terhadap unsur- unsur instrumental melalui upaya pengorganisasian yang rasaional dan menyeluruh. Kronologi pengorganisasian materi itu mencakup tiga tahap kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian.14
  15. 15. Pendahuluan Perencanaan terdiri dari perencanaan per satuan waktu dan perencanaan per satuan bahan ajar. Perencanaan per satuan waktu terdiri dari program tahunan dan program semester/catur wulan. Perencanaan per satuan bahan ajar dibuat berdasarkan satu kebulatan bahan ajar yang dapat disampaikan dalam satu atau beberapa kali pertemuan. Pelaksanaan terdiri dari langkah-langkah pembelajaran di dalam atau di luar kelas, mulai dari pendahuluan, penyajian, dan penutup. Penilaian merupakan proses yang dilakukan terus menerus sejak perencanaan, pelaksanaan, dan setelah pelaksanaan pembelajaran per pertemuan, satuan bahan ajar, maupun satuan waktu. Dalam proses perancangan dan pelaksanaan pembelajaran hendaknya diikuti langkah-langkah strategis sesuai dengan prinsip didaktik, antara lain: Dari mudah ke sulit. Dari sederhana ke komplek. Dari kongkrit ke abstrak.I. Pemanfaatan Tehnologi Komunikasi dan Informasi. Tehnologi dan Komunikasi diperlukan dalam mewujudkan kreatifitas dan keterampilan agar hasil pembelajaran siswa dapat diketahui oleh siswa lain atau orang lain dan pemanfaatan Tehnologi Informasi dan Komunikasi adalah untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru dalam rangka mencarai gagasan untuk perancangan dan pembuatan benda-benda keterampilan sebagai wujud dari kreativitas siswa. Adapun pemanfaatan tehnologi komunikasi dan informasi yang digunakan adalah: Melihat hasil teman sekelas dan kelas lain. Melihat pameran keterampilan. Memamerkan hasil keterampilan dimajalah dinding. Memamerkan hasil keterampilan ketika pembagian rapot semester, akhir tahun dan awal tahun. Memasang gambar dan informasi hasil keterampilan di WEB sekolah, WEB klub keterampilan. 15
  16. 16. Pendidikan Agama Islam Mempublikasikan pada brosur sekolah, brosur khusus keterampilan. Melihat model-model keterampilan yang bermuatan tehnologi melalui internet. Melihat tayangan media cetak (koran, majalah, leaflet, dsb) dan elektronik (CD, VCD, Vidio, TV, dan Film). Membaca Al Quran. Membaca Al Quran atau hafalan-hafalan tertentu di awal setiap pelajaran selama 5 sampai 10 menit dengan tujuan untuk mengoptimalkan ketercapaian kemampuan membaca/menghafal Al Quran secara baik dan benar. Nilai-nilai. Setiap materi yang diajarkan kepada peserta didik mengandung nilai- nilai yang terkait dengan perilaku kehidupan sehari-hari, misalnya mengajarkan materi ibadah yaitu “Wudhu”, selain keharusan menyampaikan air pada semua anggota wudhu di dalamnya juga terkandung nilai-nilai bersih. Nilai-nilai inilah yang harus ditanamkan kepada peserta didik dalam pendidikan agama (afektif). Aspek Sikap. Untuk aspek akhlak misalnya, selain dikaji masalah yang bersangkutan dengan aspek pengetahuan, aspek fungsionalnya diutamakan pada aspek sikap, sehingga kelak siswa mampu bersikap sebagai seorang muslim yang berakhlak mulia. Dan untuk mencapai tujuan tersebut unsur akhlak juga didukung oleh cerita-cerita Rasul yang berkaitan dengan sifat-sifat keteladanannya (uswatun hasanah). Ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam dapat mendukung kegiatan intrakurikuler, misalnya melalui kegiatan pesantren kilat, infaq Ramadhan, peringatan hari-hari besar Islam, bakti sosial, shalat Jum’at, tahun baru Islam, lomba baca tulis Al Quran (BTA), dan lain-lain. Keterpaduan. Pola pembinaan Pendidikan Agama Islam dikembangkan dengan menekankan keterpaduan antara tiga lingkungan pendidikan, yaitu:16
  17. 17. Pendahuluanlingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Untuk itu GuruPendidikan Agama Islam (GPAI) perlu mendorong dan memantaukegiatan pendidikan agama Islam yang dialami oleh siswanya di dualingkungan lainnya (keluarga dan masyarakat), sehingga terwujudkeselarasan dan kesesuaian sikap serta perilaku tindak dalampembinaannya. 17
  18. 18. 2 KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR, DAN MATERI POKOKKelas : 1Membaca Al Quran dengan tartil (Dilaksanakan pada setiap awal pendidikanagama Islam selama 5-10 menit).Standar Kompetensi:• Mengenal enam rukun iman dan syahadatain.• Terbiasa berperilaku sifat-sifat terpuji dan bertatakrama.• Mengenal lima rukun Islam dan mengerti tatacara bersuci.Aspek Al Quran Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok Dasar• Hafal surat Al • Hafal surat Al • Melafalkan surat Al • Surat Al- Fatihah, Al Fatihah Fatihah Al Ikhlas dan Fatihah Ikhlas dan Al- • Hafal surat Al Al-Kautsar • Surat Al Kautsar Ikhlas • Menunjukkan hafal Ikhalas • Hafal surat Al surat Al Fatihah, Al • Surat Al Kautsar Ikhlas dan Al-Kautsar Kautsar • Mendemonstrasikan surat Al Fatihah Al Ikhlas dan Al-KautsarAspek Keimanan Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarBeriman dan • Siswa • Menyebutkan enam • Hafal enammengenal enam beriman, dan rukun iman rukun imanrukun iman serta menyebutkan • Menunjukkan hafal • Dua kalimatdua kalimat serta hafal enam rukun iman syahadatsyahadat enam rukun(syahadat tauhid iman18
  19. 19. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok Dasardan syahadat • Melafalkan • Melafalkan duarasul) syahadat kalimat syahadat tauhid dan (syahadat tauhid dan syahadat rasul rasul) • Mengartikan dua kalimat syahadat • Menunjukkan hafal dua kalimat syahadatAspek Akhlak Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarBerperilaku Siswa • Membersihan badan, Hidup bersih,hidup bersih, membiasakan pakaian, tempat jujur, kasihjujur, kasih diri hidup: shalat, tempat tidur sayang,sayang, • Bersih dan tempat belajar dermawan dandermawan dan • Jujur • Membedakan yang rajinrajin • Kasih sayang bersih dengan yang • Dermawan, kotor dan • Menyebutkan • Rajin keuntungan orang yang jujur • Menunjukkan sikap jujur • Memperlihatkan sifat kasih sayang • Menyebutkan contoh- contoh kasih sayang kepada Bapak, Ibu, Kakak, Adik dan makhluk hidup lainnya • Menyebutkan keuntungan orang yang berprilaku dermawan • Menunjukkan berprilaku dermawan 19
  20. 20. Pendidikan Agama Islam Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok Dasar • Menyebutkan keuntungan orang yang berprilaku rajin • Menunjukkan berprilaku rajinTerbiasa • Beradab Berdo’a sebelum dan • Adab belajarbertatakrama ketika belajar sesudah belajar • Adab makanketika belajar, • Beradab • Mengulang pelajaran dan minummakan-minum, ketika makan • Mengerjakan tugas • Adab sebelumdan sebelum dan dan minum sekolah dan sesudahsesudah tidur • Beradab • Membaca basmalah tidur sebelum dan dan do’a sebelum dan sesudah tidur sesudah makan dan minum • Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan • Menggunakan tangan kanan saat makan dan minum, • Tidak tergesa-gesa, dan tidak berlebihan ketika makan dan minum • Bersih diri, pakaian dan tempat tidur • Berdo’a sebelum dan sesudah tidurAspek Ibadah Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMengenal rukun • Menyebutkan • Menyebutkan rukun • Bersuci/Islam, dan dan hafal Islam thaharahmampu rukun Islam • Hafal rukun Islam • Berwudhumelakukan tata • Hafalan rukuncara thaharah/ • Mampu • Menyebutkan macam- Islambersuci melakukan macam alat bersuci20
  21. 21. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokKompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok Dasar cara-cara • Mensucikan kubul bersuci/ dan dubur setelah thaharah buang air kecil dan besar • Mampu • Melafalkan niat berwudhu berwudhu • Menyebutkan urutan berwudhu dengan tertib • Latihan cara berwudhu 21
  22. 22. Pendidikan Agama IslamKelas : 2Membaca Al Quran dengan tartil (Dilakasanakan pada setiap awal pendidikanagama Islam selama 5-10 menit).Standar Kompetensi:• Hafal Al Quran surat-surat pendek pilihan.• Beriman kepada Allah dan mengenal Asmaul Husna.• Terbiasa berperilaku sifat-sifat terpuji, menghindari sifat tercela, dan bertatakrama dalam kehidupan sehari-hari.• Mampu berwudu, hafal bacaan dan melakukan gerakan shalat.Aspek Al Quran Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarHafal surat Siswa hafal • Melafalkan surat Al • Surat Al-’Ashrpendek pilihan • Surat Al-’Ashr ‘Ashr, An Nashr dan • Surat AnAl-’Ashr, An • Surat An An Naas NashrNashr, dan An Nashr • Menunjukkan hafal • Surat An NaasNaas • Surat An Naas surat Al ‘Ashr, An Nashr dan An Naas • Mendemonstrasikan hafalan surat Al ‘Ashr, An Nashr dan An NaasAspek Keimanan Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMengenal dan Siswa mengenal • Menunjukkan hafal • Lima Asmaulhafal lima • Lima Asmaul lima diantara Asmaul HusnaAsmaul Husna Husna dan Husna • Arti Asmaul artinya • Menyebutkan arti: Husna • Hafal lima - Ar Rahman Asmaul Husna - Ar Rahim - Al Ahad - Al Malik - As Shamad22
  23. 23. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokAspek Akhlak Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarTerbiasa Bersikap dan • Berperilakuberperilaku berperilaku rendah hatirendah hati, • Rendah hati • Menunjukkan sikap • Berperilakusederhana dan rendah hati sederhanahormat terhadap • Menyebutkan • Hormatorang tua keuntungan orang kepada orang yang mempunyai sifat tua rendah hati • Sederhana • Mencontohkan keuntungan orang yang mempunyai sifat sederhana • Mencontohkan keuntungan orang yang mempunyai sifat sederhana • Hormat • Menunjukkan sikap kepada sederhana orangtua • Menunjukkan sikap hormat terhadap orang tua • Mendo’akan kedua orang tuaTertib ketika • Melakulan • Menunjukkan Adab mandi danmandi dan tertib (adab) beberapa cara yang buang airbuang air mandi baik ketika mandi, misalnya meratakan air keseluruh badan, menggosok-gosok badan, hemat menggunakan air. • Menggosok gigi sebelum mandi • Mengeringkan badan selesai mandi • Tertib buang • Tidak berbicara air ketika buang air 23
  24. 24. Pendidikan Agama Islam Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok Dasar • Mencuci kotoran dengan sempurna • Berdo’a ketika masuk dan keluar W.CTerbiasa • Meneladani • Menceritakan kisah Kisah Nabiberperilaku Nabi Adam AS Nabi Adam AS. Adam AS. dandengan sifat-sifat sebagai nabi pertama Nabiterpuji Muhammad • Meneladani • Menceritakan masa SAW Nabi kelahiran Nabi Muhammad Muhammad SAW. dan SAW kebiasaan masyarakat Jahiliyah • Menceritakan Nabi Muhammad SAW. pada masa kanak- kanak hingga masa kerasulannya • Menceritakan Nabi Muhammmad SAW. sebagai uswatun hasanah • Melatih diri dengan mencontoh sifat Rasul: siddiq, amanah, tabligh, dan fathanahAspek Fiqih/Ibadah Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarBerwudhu • Hafal niat dan • Melafalkan niat Hal-hal yangdengan benar do’a sesudah wudhu berkaitan wudhu • Menghafal do’a dengan wudhu • Berwudhu sesudah wudhu dengan benar • Mengenal tata cara berwudhu • Mempraktekkan cara berwudhu24
  25. 25. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok Dasar • Berdo’a sesudah wudhuHafal bacaan dan • Melafalkan • Melafalkan niat shalat • Bacaan shalatmelakukan bacaan-bacaan • Hafal bacaan shalat: wajibgerakan shalat shalat wajib takbiratul Ihram, do’a • Gerakan- iiftitah, surat al gerakan shalat Fatihah, bacaan surat pendek pilihan, ruku. I’tidal. sujud, duduk antara dua sujud, tasyahud awal, tasyahud akhir, dan salam • Melakukan • Bediri bagi yang gerakan- mampu gerakan shalat • Memperaktekkan gerakan Takbiratul Ihram, Ruku’ I’tidal.Melakukan • Hafal bacaan • Menghafal bacaan Gerakan danshalat fardu shalat fardu sujud, duduk di bacaan shalatdengan benar • Melakukan antara dua sujud, shalat fardhu Tasyahud awal, (keserasian Tasyahud akhir dan gerakan dan salam bacaannya) • Mempraktekkan dengan benar gerakan sujud, duduk di antara dua sujud, Tasyahud awal, Tasyahud akhir dan salam. • Mempraktekkan keserasian bacaan dan gerakan shalat 25
  26. 26. Pendidikan Agama IslamKelas : 3Membaca Al Quran dengan tartil (Dilakasanakan pada setiap awal pendidikanagama Islam selama 5-10 menit).Standar Kompetensi:• Membaca, menulis Al Quran permulaan dan hafal surat-surat pendek pilihan.• Terbiasa berperilaku sifat terpuji, menghindari sifat tercela, dan bertatakrama.• Mampu shalat dengan menserasikan bacaan dan gerakannya.Aspek Al Quran Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMembaca dan • Membaca Al • Mengulang-ulang Membaca danmenulis Al Quran melafalkan huruf, menulis AlQuran permulaan kata dan kalimat Al Quranpermulaan • Menulis Al Quran dengan permulaan(Membaca Al Quran harakat dan mahrajQuran permulaan permulaan yang benartuntas) • Melafalkan • Menyalin huruf, kata huruf, kata dan kalimat Al Quran dan kalimat Al Quran dengan harakat dan mahraj yang benarHafal surat Al • Melafalkan • Melafalkan surat Al Surat Al FalaqFalaq surat Al Falaq Falaq dengan benar • Menunjukkan hafal • Hafal surat Al surat Al Falaq Falaq • Mengulang-ulang hafalan surat Al Falaq26
  27. 27. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokAspek Akhlak Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarBerperilaku dan Bersikap dan • Menunjukkan sikap Sikap percayabersikap percaya berperilaku: percaya diri diri, tekun dandiri, tekun dan • Percaya diri • Menyebutkan hemattidak boros • Tekun, dan keuntungan orang • Hemat yang percaya diri • Menunjukkan sikap tekun dalam belajar • Menyebutkan keuntungan orang yang bersikap tekun • Membaca doa sebelum dan sesudah belajar • Menyebutkan keuntungan orang yang hemat • Menunjukkan kerugian orang yang borosAspek Fiqih/Ibadah Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMampu • Melakukan • Melakukan gerakan Gerakan, bacaan,melaksanakan gerakan shalat shalat yang benar dan keserasianshalat fardhu dengan benar • Menampilkan bacaan shalat yang(Pemantapan) • Hafal bacaan shalat yang benar sempurna. shalat dengan • Menserasikan benar dan gerakan dan bacaan lancar shalat dengan benar • Mempraktekkan gerakan dan bacaan shalat fardhu • Melakukan • Mempraktekkan shalat fardhu shalat Zhuhur, Ashar, dan Isya dengan sempurna 27
  28. 28. Pendidikan Agama Islam Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok Dasar • Mengamalkan shalat Zhuhur, Ashar, dan Isya dengan sempurna28
  29. 29. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokKelas : 4Membaca Al Quran dengan tartil (Dilakasanakan pada setiap awal pendidikanagama Islam selama 5-10 menit).Standar Kompetensi:• Membaca, menulis Al Quran permulaan, dan hafal surat-surat pendek pilihan.• Beriman kepada Allah dengan mengenal sifat-sifat-Nya serta meneladani ketaatan para Nabi.• Melakukan shalat dan mengerti syarat sah dan membatalkannya.Aspek Al Quran Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMembaca dan • Membaca Al • Melafalkan ayat-ayat • Al Quranmenulis Al Quran ayat- Al Quran dengan surat/ayatQuran ayat pilihan harakat dan mahraj pilihanpermulaan: • Menulis Al yang benar Quran • Mengulang-ulang permulaan melafalkan ayat-ayat Al Quran dengan harakat dan mahraj yang benar • Menulis ayat-ayat Al Quran permulaan • Siswa mampu • Melafalkan surat Al • Hafalan surat melafalkan Kafirun Al Kafirun dan hafal • Menunjukkan hafal surat Al surat Al Kafirun Kafirun • Mendemonstrasikan hafalan surat Al KafirunMembaca dan • Membaca Al • Melafalkan ayat-ayat • Al Quranmenulis Al Quran dengan Al Quran dengan surat/ayatQuran dengan harakat dan harakat dan mahraj pilihanbenar (lanjutan) mahraj yang yang benar benar 29
  30. 30. Pendidikan Agama Islam Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok Dasar • Menulis Al • Mengulang-ulang Quran dengan melafalkan ayat-ayat kaedah huruf Al Quran dengan arab yang harakat dan mahraj benar yang benar • Menulis surat Al Quran dengan benarMembaca dan • Membaca • Melafalkan surat Al • Surat Alhafal surat Al surat Al Lahab Lahab LahabLahab • Hafal surat Al • Menunjukkan hafal Lahab surat Al Lahab • Mengulang-ulang hafalan surat Al LahabAspek Keimanan Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarBeriman kepada • Menyebutkan • Menyebutkan 10 • Sepuluh sifat-Allah dengan dan hafal 10 sifat-sifat wajib bagi sifat wajibmengenal sifat- sifat-sifat Allah SWT bagi Allahsifat wajib bagi wajib bagi • Menunjukkan hafal SWTAllah Allah SWT 10 sifat-sifat wajib • Mengartikan bagi Allah SWT 10 sifat-sifat • Menyebutkan arti 10 wajib bagi sifat-sifat wajib bagi Allah SWT Allah SWT • Menunjukkan kebesaran dan keagungan Allah SWTBeriman kepada • Menyebutkan • Menceritrakan • Nama-namaMalaikat dan nama-nama tentang kejadian malaikat sertamengenal nama- malaikat malaikat tugas-nama serta • Menyebutkan • Menyebutkan nama- tugasnyatugas-tugasnya tugas-tugas nama malaikat malaikat • Menyebutkan tugas- tugas malaikat30
  31. 31. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokAspek Akhlak Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMeneladani • Meneladani • Menceritakan kisah • Kisah Nabiketaatan Nabi kisah Nabi Nabi Ibrahaim AS dan Ibrahim ASIbrahim AS dan Ibrahim AS Putranya Nabi Ismail dan putranyaputranya Ismail • Meneladani AS Nabi IsmailAS kisah Nabi • Menunjukkan sikap AS Ismail AS meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT • Menunjukkan sikap dan meneladani ketaatan Nabi Ismail AS terhadap ayahnyaTerbiasa • Siswa mampu • Menyebutkan contoh • Sikap hormatbertatakrama bersikap hormat kepada guru dan santunterhadap guru hormat dan • Menunjukkan sikap kepada gurudan tetangga santun kepada hormat kepada guru guru • Siswa mampu • Menyebutkan contoh • Sikap hormat bersikap hormat terhadap dan santun hormat dan tetangga kepada santun kepada • Menunjukkan sikap tetangga tetangga hormat terhadap tetanggaAspek Fiqih/Ibadah Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMelakukan • Melakukan • Mempraktikkan • Bacaan,shalat dengan shalat sesuai rukun shalat gerakan,memarahi rukunnya • Mempraktikkan rukun, syaratsempurna dan • Melakukan sunat-sunat shalat sah, dan hal-syarat sah serta sunat-sunat • Melakukan shalat hal yangmembatalkannya shalat fardhu (gerakan, membatalkan bacaan, dan shalat tuma’ninah yang sempurna) 31
  32. 32. Pendidikan Agama Islam Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok Dasar • Mengenal • Meneyebutkan syarat syarat sah dan sah shalat membatalkan • Menyebutkan hal-hal shalat yang membatalkan shalat • Memberikan contoh shalat yang batal • Mempraktikan dan mengamalkan shalat Subuh, Zhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya dengan sempurnaMelakukan • Menguman- • Melafalkan adzan dan • Lafal adzanadzan dan dangkan iqamah dan iqamahiqamah sebelum adzan • Menunjukkan hafalshalat dengan sebelum lafal adzan danbenar shalat iqamah • Menguman- • Mempraktekkan dangkan adzan dan iqamah iqamah ketika ketika hendak shalat hendak shalat32
  33. 33. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokKelas : 5Membaca Al Quran dengan tartil (Dilakasanakan pada setiap awal pendidikanagama Islam selama 5-10 menit).Standar Kompetensi:• Membaca dan menulis Al Quran serta hafal surat pendek pilihan.• Beriman kepada kitab suci dan Rasul Allah serta mengenal nama- namanya.• Terbiasa berperilaku sifat terpuji, menghindari sifat tercela, dan bertatakrama dalam kehidupan sehari-hari.• Memahami dan melakukan puasa Ramadhan.Aspek Al Quran Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMembaca dan • Membaca dan • Membaca Al Quran • Surat Al-Maunhafal surat Al hafal dengan surat Al-MaunMa’un dan Al benar surat dengan harakat danFiil Al-Maun mahraj yang benar • Mengulang-ulang membaca surat Al- Maun dengan harakat dan mahraj yang benar • Menunjukkan hafal surat Al-Maun • Membaca dan • Membaca Al Quran • Surat Al-Fiil hafal dengan surat Al-Fiil dengan benar surat Al harakat dan mahraj Fiil yang benar • Mengulang-ulang membaca surat Al- Fiil dengan harakat dan mahraj yang benar • Menunjukkan hafal surat Al-Fiil 33
  34. 34. Pendidikan Agama Islam Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMembaca dan • Membaca Al • Membaca Al Quran • Surat Al-hafal surat Al Quran surat surat Al-Quraisy QuraisyQuraisy Al Quraisy dengan harakat dan • Hafal dengan mahraj yang benar benar surat • Mengulang-ulang Al-Quraisy membaca surat Al- Quraisy dengan harakat dan mahraj yang benar • Menunjukkan hafal surat Al-QuraisyAspek Keimanan Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarBeriman kepada • Mengenal • Menyebutkan nama- • Nama-namakitab suci dan nama-nama nama kitab Allah kitab sucinama-nama rasul kitab suci SWT Allah sertayang Allah serta • Menyebutkan nama- nama-namamenerimanya nama-nama nama Rasul yang Rasul yang Rasul yang menerima kitab Allah menerimanya menerimanya SWT • Menjelaskan pengertian kitab suci Al Quran • Menjelaskan bahwa Al Quran adalah pedoman umat IslamBeriman kepada Beriman dan • Menyebutkan nama- • Nama-namaRasul Allah SWT mampu nama Rasul Allah Rasul Allah menyebutkan SWT SWT • Nama-nama • Menyebutkan nama- • Nama-nama Rasul Allah nama Rasul Ulul Rasul Ulul SWT Azmi Azmi • Nama-nama • Membedakan antara • Membedakan Rasul Ulul Nabi dengan Rasul antar Nabi Azmi dan Rasul • Membedakan antar Nabi dan Rasul34
  35. 35. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokAspek Akhlak Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMeneladani Siswa mampu • Menceritakan kisah • Kisah Nabiketabahan Nabi meneladani Nabi Ayub AS Ayub ASAyub AS ketabahan Nabi • Menunjukkan sikap ketika Ayub AS ketika meneladani menderita menderita sakit ketabahan Nabi Ayub sakit AS ketika menderita sakitBerperilaku Bersikap dan • Menyebutkan Sikap disiplindisiplin dan berperilaku keuntungan orang dan tolongtolong menolong • disiplin dan yang disiplin menolong • tolong • Menunjukkan menolong contoh-contoh sikap orang yang disiplin, dalam belajar di rumah, sekolah, dan disiplin diperjalanan serta di tempat- tempat umum • Menyebutkan manfaat tolong menolong • Menunjukkan contoh-contoh sikap orang yang suka tolong menolong seperti menyantuni orang yang tidak mampu, meminjamkan buku pelajaran pada teman, menolong orang tua di rumah• Menghindari • Menunjukkan • Menjelaskan • Menghindari sikap dan akibat buruk pengertian mencuri perilaku perilaku suka perbuatan • Menunjukkan mencuri mengambil mencuri contoh-contoh akibat milik orang • Menunjukkan mencuri, seperti bagi lain (mencuri) cara-cara orang yang kecurian 35
  36. 36. Pendidikan Agama Islam Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok Dasar menghindari merasa kesal dan perilaku marah, bagi si mencuri pencuri merasa tidak tentram/tenang hidupnya dan diancam hukuman di dunia maupun di akhiratMenghindari • Menghindari • Menyebutkan ciri-ciri • Menghindarisikap dan sikap lalai orang lalai sikap lalaiperilaku lalai: dalam • Menunjukkan sikap kehidupan menghindari diri dari sifat lalaiAspek Fiqih/Ibadah Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMelakukan • Melakukan • Menjelaskan Puasa Ramadhanpuasa ramadhan puasa pengertian puasa dan puasadan puasa Ramadhan Ramadhan dan puasa sunnahsunnah • Mempraktek- sunnah kan puasa • Menyebutkan sunnah ketentuan-ketentuan puasa Ramadhan dan puasa sunnah • Mempraktikkan puasa sunnah senin- kamis dan puasa Ramadhan36
  37. 37. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi PokokKelas : 6Membaca Al Quran dengan tartil (Dilakasanakan pada setiap awal pendidikanagama Islam selama 5-10 menit).Standar Kompetensi:• Membaca fasih, menulis, mengartikan dan hafal Al Quran surat pilihan.• Beriman kepada hari akhir, qadha dan qadar dan menyebutkan tanda- tandanya.• Terbiasa berperilaku sifat terpuji dan meneladani para Nabi pilihan.• Melaksanakan zakat fitrah menurut ketentuannya.Aspek Al Quran Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMembaca • Membaca • Membaca surat Al • Mengartikandengan fasih dan dengan fasih Fatihah dan Al Ikhlas surat Almengartikan Al-Fatihah dengan fasih Fatihah dansurat Al Fatihah, dan Al Ikhlas • Mengartikan surat Al Al IkhlasAl Ikhlas dan Al- • Mengartikan Fatihah dan Al Ikhlas‘Ashr surat Al- • Menerapkan makna Fatihah dan surat Al Fatihah dan Al Ikhlas Al Ikhlas dalam kehidupan • Menerapkan bacaan surat Al Fatihah dan Al Ikhlas dalam shalat • Siswa mampu Siswa dapat: • Mengartikan membaca • Membaca surat Al- surat Al-‘Ashr dengan fasih ‘Ashr surat Al-‘Ashr • Mengartikan surat Al- • Mengartikan ‘Ashr surat Al-‘Ashr • Menerapkan makna surat Al-‘Ashr dalam kehidupan • Menerapkan bacaan surat Al-‘Ashr dalam shalat 37
  38. 38. Aspek Keimanan Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarBeriman kepada • Menunjukkan • Menjelaskan • Iman kepadaHari Akhir dan beriman pengertian Hari Akhir hari akhirQadha-Qadar kepada hari • Menyebutkan nama akhir lain dari Hari Akhir • Menyebutkan tanda- tanda Hari Akhir • Menunjukkan • Menjelaskan • Iman kepada beriman pengertian Qadha dan Qadha dan kepada Qadha Qadar Qadar dan Qadar • Menyebutkan contoh Qadha • Menyebutkan salah satu contoh QadarAspek Akhlak Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarTerbiasa Bersikap • Menjelaskan Pengertian danberperilaku tanggung jawab pengertian tanggung contoh-contohtanggung jawab dalam jawab sikap tanggungdan meneladani kehidupan • Menyebutkan contoh- jawabNabi Musa AS sehari-hari contoh orang yang tanggung jawab • Menunjukkan sikap bertanggung jawab, misalnya mengerjakan sesuatu harus tepat waktu, ucapan harus sesuai dengan perbuatan • Mencontoh • Meneladani keteguhan • Kisah Nabi keteladanan iman Nabi Musa AS Musa AS Nabi Musa AS terhadap Allah SWT • Meneladani keberanian Nabi Musa AS melawan Fir’aun38
  39. 39. Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMeneladani • Mencontoh • Meneladani • Kisah Nabi Isasikap penolong keteladanan keteguhan iman Nabi ASNabi Isa AS dan Nabi Isa AS Isa AS terhadap Allah • Ajaran Islamsenang • Melakukan SWT tentangmelakukan silaturrahim • Meneladani penolong silaturrahimsilaturrahim Nabi Isa AS terhadap kaumnya • Menunjukkan contoh-contoh silaturrahmi • Menyebutkan manfaat silaturrahmi, seperti menumbuhkan kasih sayang, memperbanyak persaudaraan • Menunjukkan sikap senang bersilaturrahmiAspek Fiqih/Ibadah Kompetensi Hasil Belajar Indikator Materi Pokok DasarMelaksanakan • Mengidentifi- • Menjelaskan • Zakat fitrahzakat fitrah kasi pengertian zakat fitrah ketentuan- • Menyebutkan ketentuan ketentuan-ketentuan zakat fitrah zakat fitrah • Melaksanakan • Mempraktekkan zakat fitrah zakat fitrahMelaksanakan • Melakukan • Membaca lafal-lafal • Bacaan dzikirdzikir dan do’a dzikir dan dzikir dan do’a dan do’asetelah shalat do’a setelah setelah shalat setelah shalat shalat • Mengulang-ulang lafal dzikir dan do’a hingga hafal • Mempraktekkan dzikir dan do’a setelah shalat 39
  40. 40. Kutipan Pasal 44Sanksi Pelanggaran Undang - undang Hak Cipta 19871. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah).2. Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

×