1. sejarah pemikiran ekonomi islam

  • 7,649 views
Uploaded on

Seri Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, beirisi tentang faktor-faktor yang menpengaruhi pemikiran ekonomi Islam dan pemikiran ekonomi konvensional,

Seri Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, beirisi tentang faktor-faktor yang menpengaruhi pemikiran ekonomi Islam dan pemikiran ekonomi konvensional,

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
7,649
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
159
Comments
0
Likes
2

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Bagian 1 Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Muhammad Jamhuri
  • 2. Urgensi Studi Pemikiran Ekonomi Islam • Mengenal akar pemikiran ekonomi islami dari sumber-sumber yang orsinil (al-Quran dan as-Sunnah) • Mengenal pemikiran ekonomi dari para ulama dan cendikiawan muslim masa lalu serta penerapannya • Menjadikan dasar pijakan bagi pengembangan sistem dan praktek bisnis dan ekonomi bagi kaum muslimin • Mengenal keunggulan sistem ekonomi islam sehingga menimbulkan kebanggaan selaku seorang muslim • Memperkenalkan dan menyebarkan ajaran dan pemikiran islami di bidang ekonomi
  • 3. KETIDAK JUJURAN ILMIAH KAUM BARAT DALAM KAJIAN SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI • Kajian sejarah pemikiran ekonomi manusia dimulai dari pemikiran Plato, Aristoteles, Socrates dan lainlain yang hidup di era sebelum masehi, yang kemudian disebut aliran klasik • Kemudian meloncat ke “Bapak Ekonomi” Adam Smith yang lahir tahun 1771 M • Dilanjutkan para pakar ekonomi setelahnya, seperti Ricardo dan Kelahiran Nabi saw Keynes • Kajian mereka melupakan atau Era Plato & sengaja melupakan jasa kaum Aristoteles SM muslimin bagi dunia dalam ilmu pengetahuan, termasuk pemikiran ekonominya Kelahiran Adam Smith 1771 M 1924 M 571 SM Pakar ekonomi Barat sedikitpun tidak menyinggung masa keemasan pemikiran ekonomi umat Islam
  • 4. STRUKTUR PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM AL-QUR’AN NON MUSLIM PEMIKIRAN TIDAK SESUAI AQ-AS SESUAI AQ-AS MUSLIM YA BERAMAL BERIMAN BERTAQWA TIDAK STOP AS-SUNNAH AQ: Al-Qur’an AS: As-Sunnah RIDHO ALLAH BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
  • 5. SEKULERISASI PEMIKIRAN EKONOMI KONVENSIONAL • Sekulerisme adalah paham yang memisahkan kehidupan (negara) dari agama • Penyebab lahirnya: Kaum agamawan telah menjadi tiran, diktator dan penjual bursa penebusan dosa • Sikap gereja menentang science. Nicolas copernicus pada th 1543 menulis buku “Bergeraknya Benda-benda Langit”. Buku itu dilarang gereja. Gardano menciptakan teleskop, lalu disiksa kejam, padahal sudah berumu 70 tahun. Wafat tahun 1642. Baruch spinoza penemu aliran kritik sejarah, nasibnya menentukan mati dibakar • Lahir sekulerisme untuk menentang dominasi dan otoritas gereja. Dan puncaknya terjadi pada revolusi Prancis pada tahun 1789 • Paham sekularisme kemudian berkembang
  • 6. Perkembangan Paham Sekularisme • Dalam bidang biologi -> teori evolusi->Darwin • Dalam bidang politik ->Machviallisme -> Machiavelli (14691527) -> Tujuan menghalalkan cara • Dalam bidang pemikiran ->Rasionalisme ->Rane Descartes (1598-1650)-> Tidak mengakui wahyu sebagai kebenaran, hanya mengandalkan rasio • Atheisme -> Karl Marx ->Agama adalah sebagai apium (racun) bagi manusia. • Dalam bidang ekonomi ->kapitalisme- Adam Smith <-> Untuk melawan dominasi kapitalisme lahirlah sosoalisme/komunisme -> Karl Marx • Baik Kapitalisme maupun Sosialisme dibangun di atas pemikiran dan paham sekulerisme
  • 7. Kerancuan Pemikiran Ekonomi Sekuler • Mereka mendinisikan Ilmu Ekonomi sebagai ilmu yang membahas bagaimana cara memenuhi kebutuhan di tengah keinginan yang selalu baru dan kelangkaan faktor-faktor ekonomi. • Pertama, manusia dalam ilmu ekonomi Barat adalah objek ekonomi, karena dia merupakan sesuatu yang menjadi tujuan dari adanya ilmu ekonomi, bukan dijadikan sebagai subjek yang menentukan arah perkembangan ekonomi. • Kedua, definisi ini telah jauh dari nilai-nilai agama, karena definisi ini meyakini bahwa Allah swt tidak memberikan cukup rezeki kepada makhluk-makhlukNya, seakan rezeki Allah itu bersifat langka dan selalu berkurang.
  • 8. Kerancuan Pemikiran Ekonomi Sekuler • Ketiga, definisi ini meyakini kelangkaan rezeki Allah, maka timbullah teori baru yang disebut dengan Family Planning (keluarga berencana), yang memberi pengertian pembatasan kelahiran anak, dalam rangka menyesuaikan antara faktor produksi yang terus berkurang dengan jumlah manusia yang menggunakan faktor produksi itu. • Keempat, definisi ini tidak membedakan antara want (keinginan) dan needs (kebutuhan), padahal antara want dan needs sangatlah berbeda. Want (keinginan) tidak ada batasnya, sedangkan needs (kebutuhan) mempunyai tingkatan dan prioritas. • Kelima, definisi ini tidak mengaitkan usaha pemenuhan kebutuhan dengan ajaran agama, sehingga dikhawatirkan adanya upaya menghalalkan berbagai cara dalam usaha memenuhi kebutuhan manusia.
  • 9. Pandangan Pemikiran Ekonomi Islam • Ekonom muslim mendefinisikan Ilmu ekonomi Islam sebagai suatu ilmu yang membahas tentang cara memenuhi kebutuan manusia dengan pemanfaatan faktor-faktor produksi yang tersedia secara optimal dan pendistribusiannya sesuai dengan ajaran syari’at Islam • Dalam definisi ini terkandung ajaran Islam sebagai pedoman dalam melaksanakan aktifitas ekonomi, mulai dari produksi, konsumsi hingga distribusi. Sehingga setiap aktifitas dan usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia harus sesuai dengan ajaran Islam.
  • 10. Pandangan Pemikiran Ekonomi Islam • Dalam definisi ini juga, tidak menjadikan kelangkaan sumber-sumber ekonomi menjadi suatu masalah. Masalah utama menurut definisi ini adalah ketidakoptimalannya memanfaatkan sumber-sumber ekonomi yang telah disediakan Allah swt. Sebab, pada dasarnya Allah swt telah memberi rezeki kepada para makhluk-Nya dengan cukup. Firman Allah swt: • “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh)” (QS. Hud: 6). • Yang dimaksud dengan binatang melata adalah segenap makhluk Allah yang bernyawa
  • 11. Pandangan Pemikiran Ekonomi Islam • Dengan demikian, maka permasalahan utama pada ekonomi adalah bukan terletak pada kelangkaan sumber-sumber ekonomi yang tersedia, karena hal itu semuanya telah dicukupkan oleh Allah swt. Yang menjadi permasalahan ekonomi menurut Islam adalah masalah kurangnya pemanfaatan sumber ekonomi yang telah disediakan oleh Allah swt. • Oleh sebab itu, menurut ekonomi Islam, faktor utama kemajuan dan perkembangan ekonomi bukanlah terletak pada faktor-faktor produksi atau sumber-sumber ekonomi, seperti tanah (land), pekerjaan (labour), atau modal (capital). Akan tetapi faktor utama bagi perkembangan ekonomi adalah manusianya itu sendiri. Manusialah faktok utama perkembangan ekonomi. Oleh sebab itu, al-Qur’an dan al-Hadits begitu serius memperhatikan sumber daya manusia, mengarahkannya dan memberikan petunjuk yang begitu lengkap, agar mereka dapat hidup bahagia dan sejahtera di dunia dan di akhirat. • Salah satu arahan al-Quran kepada manusia adalah agar mereka menuntut ilmu. Bahkan wahyu yang pertama diturunkan oleh Allah swt kepada Rasulullah saw adalah perintah membaca (iqra’)
  • 12. Ilmu Ekonomi Konvensional Kelangkaan (Scarcity) Needs (kebutuhan) Sebagai objek Versus Ilmu Ekonomi Islam Masalah ekonomi Kurang optimalisasi kekayaan yang Allah sediakan dgn cukup dan pendistribusiannya Manusia Sebagai subjek dan faktor utama perkembangan ekonomi Tidak ikut campur Agama Tolak ukur aktifitas ekonpmi Kebahagiaan dunia Tujuan Kebahagiaan dunia dan akhirat