Ilmu kalam 1
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share

Ilmu kalam 1

  • 2,005 views
Uploaded on

tinggalkan komentar yo :D...

tinggalkan komentar yo :D
supaya bisa lebih baik lagi :D

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
  • belajar biar tambah beghgooo
    Are you sure you want to
    Your message goes here
No Downloads

Views

Total Views
2,005
On Slideshare
2,005
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
109
Comments
1
Likes
2

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. “Akidah Akhlak” Dody SetiawanEko Aristiyo Pandhi Irwan SaputraRizki Nur Oktavianto
  • 2. “ ” Pengertian Ilmu Kalam Fungsi Ilmu KalamHubungan Ilmu kalam dengan Ilmu Lainnya Metode Pembahasan Ilmu Kalam Ruang Lingkup Ilmu Kalam
  • 3. “ Ilmu kalam dapat diartikan dari beberapa pendapat. Secaraetimologis, kalam berarti pembicaraan yakni pembicaraan yangbernalar dengan menggunakan logika. Oleh karena itu ciri utama dariilmu kalam adalah rasionalitas atau logika.Kata kalam sendiri berasaldari bahasa Yunani danada terjemahan dari kata logos yang berartipembicaraan , dan dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah mantiq . Menurut Syekh Muhammad Abduh, ilmu kalam adalah ilmu yangmembahas tentang wujud Allah, sifat-sifat wajib, sifat-sifat jaiz dansifat-sifat yang tidak ada bagi Allah. Selain itu ilmu kalam jugamembahas tentang rasul-rasul Allah untuk menetapkan kebenaranrisalahnya. Ibnu Khaldun berpendapat bahwa ilmu kalam adalah ilmu yangberisi alasan-alasan untuk mempertahankan kepercayaan-kepercayaan iman dengan menggunakan dalil-dalil pikiran dan berisibantahan-bantahan terhadap orang-orang yang menyeleweng darikepercayaan salaf dan ahli sunah MENU
  • 4. “Fungsi Ilmu Kalam” Sesungguhnya sebagian dari ketentuan agama itu tidak mungkinuntuk meyakininya kecuali akal. Sebagian kaum musliminberpendapat bahwa agama datang untuk mengatasi paham danpengertian manusia yang berakal.Hal yang mustahil jika agamamembawa sesuatu yang bertentangan dengan akal itu. Al-Qur’an telah mempertemukan akal dengan agama. Halkeyakinan tauhid inilah yang menjadi tujuan yang paling besar bagikebangkitan Nabi Muhammad saw. Untuk menumbuhkan tauhid, perludihadirkan dalil akal sebagai argumen yang mudah dicernamanusia..Karena itu ilmu tauhid sedikit sekali mendasarkanpendapatnya pada dalil Al-Qur’an dan hadis, kecuali ada penetapanpokoknya. Kehadiran ilmu kalam sebagai tawaran pemikiran ketuhananyang memberikan dalil tantang pokok pokok agama, lebuh menyerupailogika sebagaimana ahli pikir dalam menjelaskan hujah pendiriannya. MENU
  • 5. Ilmu Tauhid Ilmu Kalam Ilmu Usuluddin Ilmu AkidahKalam = Logika / TasawufTauhid = Keesaan AllahUsuluddin = Sesuatu yang GAIBAkidah = Kepercayaan
  • 6. Adapun keterkaitan ilmu kalam dengan beberapa ilmu-ilmu keislaman lainnya, yaitu Filsafat Islam, fikih dan tasawuf Terjemahan dari filsafat yunani (isinyaTimbulnya secara berangsur-angsur /terpisah Kalam Filsafat sama tapi bahasanya berbeda / bahasa kita)Berbicara tentang akidah / Sesuatu yang berhubungan dengan Kalam Fikihkeesaan hukum Menggunakan dalil-dalil Kalam Tasawuf Menggunakan prasaan dan pikiran kejiwaan MENU
  • 7. Metode Pembahasan Ilmu Kalam Menuru Ahmad Amien , sistem yang digunakan mutakalimin ( ulamakalam ) dalam membahas ilmu kalam berbeda dengan sistem orang-orangsebelumnya dan sesudahnya. Adapun perbedaan yang digunakan mutakalimindengan sistem Al-Qur’an, yaitu Al-Qur’an itu mendasarkan seruannya,berrpegang pada fitrah manusia. Hampir setiap manusia dengan fitrahnyamengakui adanya Tuhan, Tuhan yang menciptakan dan mengatur alam. Mutakalimin menggunakan akal untuk mencari Tuhan, tetapi merekatidak puas karena ada hal-hal (dogma) yang berada di luar jangkauankekuasaan akal manusia. Menurut orang barat, dogma itu berada dibawah akalagar dogma itu tidak dihukumi oleh akal.Kalau dogma itu sudah dihukumioleh akal, maka rahasia dogma itu menjadi tidak rahasia lagi. Mengenai nas-nas mutasyabihat,para mutakalimin tidak merasa puassecara ijmal saja, tanpa mengadakan takwil.Mereka mengumpulkan nas-nasyang pada lahirnya bertentangan. Mereka menakwilkan itu adalah ciri khususdaripada mutakalimin.Menakwilkan nas-nas ini memberikan kebebasan padaakal untuk membahas dan memikirkannya. Dengan sendirinya menimbulkanperbedaantkwilan yang tidak dikenalsemasa hidupnya Rasulullah saw. MENU
  • 8. Ruang Lingkup Ilmu KalamWujud Tuhan Seorang yang menghargai akal pikirannya dan inginmempertemukannya dengan ajaran-ajaran agama, maka hendaklahmencari bukti-bukti adanya Tuhan yang menjadi pangkal soal-soallainnya, seperti keesaan, sifat-sifat,dan perbuatan-Nya, rasul-rasul dansoal keakhiratan, dan masalah lainnya yang berkaitan dengankeimanan.Keesaan Tuhan Menurut Al-Faraby dalil tentang keesaan Tuhan dikembangkannyadengan teori tentang urut-urutan wujud. Sedangkan Ibn Rusydmenggunakan dali-dalil syarak.Zat dan Sifat Tuhan Pendapat Muktazilah adalah pendapat tentang zat yang lebihdekat dengan prinsip keesaan dan penyucian Tuhan dan prinsippeniadaan persamaan Tuhan dengan makhluk. Pendapat soal sifatyang benar ialah pengakuan adanya sifat-sifat pada Tuhan tanpamembicarakan qadim dan hadisnya.Sifat-sifat Aktif Tuhan Menurut golongan Muktazilah setiap yang bisa ada dan bisa tidakada disebut sifat aktiva. Menurut aliran Asy’ariyah, sifat aktiva adalahsifat yang apabila tidak ada, maka tidak mengharuskan adanya sifat-sifat lawan.
  • 9. Sifat Ilmu menurut Muktazilah Sifat ilmu adalah qadim dan tidak terkena perubahan. Asy’ariyyahberpendapat bahwa manusia tidak bisa mengetahui hakikat ilmu Tuhan.Maturidiyah menetapkan sifat ilmu yang qadim didasarkan atas ayat-ayat Al-Qur’an dan dikuatkan dengan dalil akal pikiran yang didapatkan dari tanda-tanda kebijaksanaan Tuhan. Ibn Rasyid menetapkan adanya sifat ilmu yangdapat dibuktikan dengan adanya ketelitian susunanalam ini.Sifat Kalam Kalam (perkataan tuhan) ialah apa yang diwahyukan kepada manusiamelalui orang-orang pilihan-Nya, yaitu rasul dan nabi-nabi berisi peraturanuntuk kebahagian manusia, beruoa kepercayaan Allah, syariat dan akhlak.Kejisiman Tuhan Tuhan tidak mungkin berjisim. Manusia tidak dapat mengetahui Allah danmenentukan sifat-sifat yang sebenarnya.Arah Muktazilah sangat mengingkari arah bagi tuhan, karena menetapkan arahberarti menetapkan tempat baginya. Berarti sama saja menetapkan kejisimantuhan.Rukyat Rukyat sangat berkaitan dengan kejisiman dan arah. Hal ini menjadibahan perselisihan yang penting antara aliran-aliran islam. Karena sebabutama perselisihan itu adalah perbedaan gambaran terhadap zat tuhan.Keadilan Tuhan setiap ulama muslim, pasti akan selalu berbeda jika di tanya soalkeadilan tuhan. Karena yang merasakannya ialah diri sendiri.Qada dan Qadar perbedaan pendapat dalam soal qada dan qadar terutama karen adanyabeberapa ayat al-qur’an yang pengertian lahirnya saling bertentangan. MENU
  • 10. • WASSLAMUALAIKUNM WR, WB,