Perekomian terbuka
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Perekomian terbuka

on

  • 1,589 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,589
Views on SlideShare
1,589
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
54
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment
  • XI SOCIAL 3
  • XI SOSIAL 3
  • Teori Perdagangan Internasional
  • Perdagangan internasional
  • TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL
  • lebih mendasarkan pada besaran/variabel riil bukan moneter sehingga sering dikenal dengan nama teori murni (pure theory) perdagangan internasional. Murni dalam arti bahwa teori ini memusatkan perhatiannya pada variabel riil seperti misalnya nilai suatu barang diukur dengan banyaknya tenaga kerja yang dipergunakan untuk menghasilkan barang.

Perekomian terbuka Perekomian terbuka Presentation Transcript

  • PEREKONOMIAN TERBUKA XI SOCIAL 3
  • Nama Kelompok Achmad Fiqri Zulfikar Indri Gustianti Pamela Olivia Romi Andreas XI SOSIAL 3
  • Materi PembahasanPengertian perdaganganFaktor terjadinya perdagangan internasional Teori Perdagangan Internasional
  • Perdagangan internasionalProses tukar menukar yang didasarkan atas kehenda
  • Manfaat Perdagangan Internasional1. Saling mendapat petukaran tehnologi guna memp.
  • FAKTOR-FAKTOR PENDORONG TERJADINYA PERDAGANGAN INTERNASIONAL• Adanya sumber kekayaan alam, iklim, letak geografis, keahlian penduduk, ongkos tenag• Memperluas PasarPasar tempat tukar menukar barang, tempat bertemuna penjual dan p• Mengimpor teknologi Moderen• Memperoleh Manfaat Dari SepesialisasiMemperoleh manfaat yang dimagsud spesialisas
  • TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONALI. TEORI KLASIK• Absolute Advantage dari Adam Smith•Comparative Advantage dari JS MI. COMPARATIVE COST DARI DAVID RICARDO• Cost Comparative Advantage ( Laborill efficiency )
  • Absolute Advantage dari Adam SmithLLebih mendasarkan pada besaran/variabel riil bukan moneter sehingga se Teori nilai kerja ini bersifat sangat sederhana sebab menggunakan angga .
  • Comparative Advantage dari JS Mill Teori ini menyatakan bahwa suatu Negara akanmenghasilkan dan kemudian mengekspor suatu barang yangmemiliki comparative advantage terbesar dan mengimporbarang yang dimiliki comparative diadvantage(suatu barangyang dapat dihasilkan dengan lebih murah dan mengimporbarang yang kalau dihasilkan sendiri memakan ongkos yangbesar ).Teori ini menyatakan bahwa nilai suatu barang ditentukanoleh banyaknya tenaga kerja yang dicurahkan untukmemproduksi barang tersebut.
  • Cost Comparative Advantage ( Labor efficiency ) Menurut teori cost comparative advantage(labor efficiency), suatu Negara akan memperolehmanfaat dari perdagangan internasional jikamelakukan spesialisasi produksi dan mengeksporbarang dimana Negara tersebut dapat berproduksirelative lebih efisien serta mengimpor barang dimana negara tersebut berproduksi relative kurang/tidak efisien.
  • Production Comperative Advantage ( Labor produktifiti) Perdagangan internasional akan tetap dapat terjadi danmenguntungkan keduanya melalui spesialisasi di masing-masingnegara yang memiliki labor productivity. kelemahan teori klasikComparative Advantage tidak dapat menjelaskan mengapaterdapat perbedaan fungsi produksi antara 2 negara. Sedangkankelebihannya adalah perdagangan internasional antara duanegara tetap dapat terjadi walaupun hanya 1 negara yangmemiliki keunggulan absolut asalkan masing-masing dari negaratersebut memiliki perbedaan dalam cost ComparativeAdvantage atau production Comparative Advantage.
  • kuntungan atau kerugian dalam perbandingan relatif.Teori ini berlandaskan pada asumsi:4.Labor Theory of Value, yaitu bahwa nilai suatu barangditentukan oleh jumlah tenaga kerja yang dipergunakan untukmenghasilkan barang tersebut, dimana nilai barang yang ditukarseimbang dengan jumlah tenaga kerja yang dipergunakan untukmemproduksinya.5.Perdagangna internasional dilihat sebagai pertukaran barangdengan barang.6.Tidak diperhitungkannya biaya dari pengangkutan dan lain-laindalam hal pemasaran
  • III. TEORI MODERNTeori Heckscher-Ohlin (H-O) menjelaskan beberapa polaperdagangan dengan baik, negara-negara cenderung untukmengekspor barang-barang yang menggunakan faktorproduksi yang relatif melimpah secara intensifMenurut Heckscher-Ohlin, suatu negara akan melakukanperdagangan dengan negara lain disebabkan negaratersebut memiliki keunggulan komparatif yaitu keunggulandalam teknologi dan keunggulan faktor produksi. Basis darikeunggulan komparatif adalah:1. Faktor endowment, yaitu kepemilikan faktor-faktorproduksi didalam suatu negara.2. Faktor intensity, yaitu teksnolo
  • A. The Proportional Factors TheoryTeori modern Heckescher-ohlin atau teori H-Omenggunakan dua kurva pertama adalah kurvaisocost yaitu kurva yang menggabarkan totalbiaya produksi yang sama. Dan kurva isoquantyaitu kurva yang menggabarkan total kuantitasproduk yang sama. Menurut teori ekonomi mikrokurva isocost akan bersinggungan dengan kurvaisoquant pada suatu titik optimal. Jadi denganbiaya tertentu akan diperoleh produk yangmaksimal atau dengan biaya minimal akandiperoleh sejumlah produk tertentu
  • Analisis teori H-O :A. Harga atau biaya produksi suatu barang akan ditentukan oleh jumlahatau proporsi faktor produksi yang dimiliki masing-masing NegaraB. Comparative Advantage dari suatu jenis produk yang dimiliki masing-masing negara akan ditentukan oleh struktur dan proporsi faktorproduksi yang dimilkinya.C. Masing-masing negara akan cenderung melakukan spesialisasiproduksi dan mengekspor barang tertentu karena negara tersebutmemilki faktor produksi yang relatif banyak dan murah untukmemproduksinyaD. Sebaliknya masing-masing negara akan mengimpor barang-barangtertentu karena negara tersebut memilki faktor produksi yang relatifsedikit dan mahal untuk memproduksinyaKelemahan dari teori H-O yaitu jika jumlah atau proporsi faktor produksiyang dimiliki masing-masing negara relatif sama maka harga barangyang sejenis akan sama pula sehingga perdagangan internasional tidakakan terjadi.
  • B. Paradoks Leontief Wassily Leontief seorang pelopor utama dalam analisis input-output matriks, melalui study empiris yang dilakukannya pada tahun 1953 menemukan fakta, fakta itu mengenai struktur perdagangan luar negri (ekspor dan impor). Amerika serikat tahun 1947 yang bertentangan dengan teori H-O sehingga disebut sebagai paradoks leontief
  • Berdasarkan penelitian lebiih lanjut yang dilakukan ahliekonomi perdagangan ternyata paradox liontief tersebutdapat terjadi karena empat sebab utama yaitu :a. Intensitas faktor produksi yang berkebalikanb. Tariff and Non tariff barrierc. Pebedaan dalam skill dan human capitald. Perbedaan dalam faktor sumberdaya alamKelebihan dari teori ini adalah jika suatu negara memilikibanyak tenaga kerja terdidik maka ekspornya akan lebihbanyak. Sebaliknya jika suatu negara kurang memiliki tenagakerja terdidik maka ekspornya akan lebih sedikit.
  • C. Teori Opportunity CostOpportunity Cost digambarkan sebagai productionpossibility curve ( PPC ) yang menunjukkankemungkinan kombinasi output yang dihasilkan suatuNegara dengan sejumlah faktor produksi secara fullemployment. Dalam hal ini bentuk PPC akantergantung pada asusmsi tentang Opportunity Costyang digunakan yaitu PPC Constant cost dan PPCincreasing cost
  • D. Offer Curve/Reciprocal Demand(OC/RD)Teori Offer Curve ini diperkenalkan olehdua ekonom inggris yaitu Marshall danEdgeworth yang menggambarkan sebagaikurva yang menunjukkan kesediaan suatuNegara untuk menawarkan/menukarkansuatu barang dengan barang lainnya padaberbagai kemungkinan harga.