Kementerian                     Pekerjaan UmumRoad Map Pengembangan Kapasitas SDM      Ditjen Bina Marga Kedepan      Work...
OUTLINE PAPARAN  Sekilas Ditjen Bina Marga Fakta dan Angka SDM Ditjen Bina Marga  Masalah yang ada di Bina Marga dalam kai...
VISI DAN MISI DITJEN BINA MARGAVISI :Terwujudnya Sistem Jaringan Jalan yang Andal, Terpadu danBerkelanjutan di Seluruh Wil...
STRUKTUR ORGANISASI DITJEN BINA MARGA                                     DIREKTORAT JENDERAL                             ...
Panjang Jalan Nasional yang ditangani oleh Ditjen Bina Marga                       (Per Provinsi)                    PANJA...
PANJANG JALAN   TOTALNo            PROPINSI                              BALAI                             (Km)         (K...
PANJANG JALAN   TOTALNo             PROPINSI                               BALAI                              (Km)        ...
Fakta dan Angka SDM Ditjen Bina Marga• Statistik Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan per Unit Kerja• Statistik Pegawai ...
STATISTIK PEGAWAI BINA MARGA                   BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN PER UNIT KERJA                              ...
2000        19271500                                        S-11000                                    S-2500             ...
20001500             1775                        Teknik1000                                     Non Teknik                ...
500040003000                                        Sarjana                         4145               Non Sarjana2000    ...
Rasio Jumlah Panjang Jalan Nasional dengan Jumlah Pegawai• Panjang Jalan Nasional yang ditangani oleh Ditjen Bina Marga  s...
Rasio Jumlah Panjang Jalan Nasional dengan Jumlah Pegawai di           pada Balai Besar/Balai dilingkungan Ditjen Bina Mar...
Rata-rata KM jalan yang ditangani oleh satker/PPK• Jumlah Satuan Kerja di lingkungan Ditjen Bina Marga sebanyak 186  Satke...
Definisi Satker, Kasatker, dan PPK• Satuan Kerja / Satker adalah bagian dari suatu unit organisasi pada  Kementerian Peker...
Tugas Satker/PPK• Kepala Satuan Kerja/Kuasa Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna  Barang diberi tugas dan kewenangan menyeleng...
Hasil Evaluasi Satker/PPK 2011• Dari evaluasi yang diikuti oleh 734 peserta, yang terdiri dari  BBPJN/BPJN I s/d XI, dan p...
Materi Ujian Satker/PPKAdapun materi yang diujikan terdiri atas :Pelaksanaan Administrasi Kontrak, terdiri dari:• Pengadaa...
HASIL EVALUASI KASATKER 2011NO                      NAMA BALAI                NILAI TERTINGGI   NILAI TERENDAH   NILAI RAT...
HASIL EVALUASI PPK 2011NO                      NAMA BALAI                NILAI TERTINGGI   NILAI TERENDAH   NILAI RATA-RAT...
Permasalahan Satker/PPK• Berdasarkan hasil Evaluasi Satker/PPK 2011, maka dapat disimpulkan bahwa  Satker/PPK di lingkunga...
Jenis Pelatihan Untuk Peningkatan Kapasitas SDMJenis Pelatihan untuk Peningkatan Kapasitas SDM terdiri atas :• Diklat Tekn...
BIDANG/TOPIK SUBSTANSI MATERI DIKLAT PRIORITAS TINGGINo                Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat 1  ...
BIDANG/TOPIK SUBSTANSI MATERI DIKLAT PRIORITAS TINGGINo              Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat14   P...
BIDANG/TOPIK SUBSTANSI MATERI DIKLAT PRIORITAS SEDANGNo              Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat 1   A...
BIDANG/TOPIK SUBSTANSI MATERI DIKLAT PRIORITAS SEDANGNo               Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat16 Pe...
DIKLAT FUNGSIONALNo                  Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat1    Diklat Jafung Teknik Jalan dan Je...
BIDANG/TOPIK MENDUKUNG REFORMASI BIRO KRASINo               Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat1    Diklat Ref...
Kesimpulan• Mayoritas SDM Ditjen Bina Marga merupakan Pegawai Golongan II  (50,95 %);• Dari Hasil Evaluasi yang dilakukan...
Kesimpulan (Lanjutan)• Adanya penetapan rasio antara jumlah pegawai dengan panjang jalan  (angka Pegawai berubah-ubah sesu...
Terima Kasih               Hal 32
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Ir. chairul taher, m.sc. road map pengembangan kapasitas sdm ditjen bina marga

2,291 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,291
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
154
Actions
Shares
0
Downloads
41
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ir. chairul taher, m.sc. road map pengembangan kapasitas sdm ditjen bina marga

  1. 1. Kementerian Pekerjaan UmumRoad Map Pengembangan Kapasitas SDM Ditjen Bina Marga Kedepan Workshop Penyelenggaraan Sektor Jalan Kedepan Ir. Chairul Taher, M.Sc Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Jakarta, 24 Januari 2012
  2. 2. OUTLINE PAPARAN Sekilas Ditjen Bina Marga Fakta dan Angka SDM Ditjen Bina Marga Masalah yang ada di Bina Marga dalam kaitannya dengan Satker/PPK Usulan Peningkatan Kapasitas SDM
  3. 3. VISI DAN MISI DITJEN BINA MARGAVISI :Terwujudnya Sistem Jaringan Jalan yang Andal, Terpadu danBerkelanjutan di Seluruh Wilayah Nasional untuk MendukungPertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial.MISI :• Mewujudkan jaringan Jalan Nasional yang berkelanjutan dengan mobilitas, aksesibilitas dan keselamatan yang memadai, untuk melayani pusat-pusat kegiatan nasional, wilayah dan kawasan strategis nasional;• Mewujudkan jaringan Jalan Nasional bebas hambatan antar- perkotaan dan di kawasan perkotaan yang memiliki intensitas pergerakan logistik tinggi yang menghubungkan dan melayani pusat- pusat kegiatan ekonomi utama nasional;• Memfasilitasi agar kapasitas Pemerintah Daerah meningkat dalam menyelenggarakan jalan daerah yang berkelanjutan dengan mobilitas, aksesibilitas dan keselamatan yang memadai;
  4. 4. STRUKTUR ORGANISASI DITJEN BINA MARGA DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA SEKRETARIAT DIREKTORAT JABATAN FUNGSIONAL JENDERAL BAGIAN BAGIAN BAGIAN BAGIAN KEPEGAWAIAN PENGELOLAAN JABATAN KEUANGAN & HUKUM & & ORTALA BARANG MILIK FUNGSIONAL UMUM PER-UU NEGARA DIREKTORAT DIREKTORAT DIREKTORAT DIREKTORAT DIREKTORAT BINA PELAKSANAAN BINA PELAKSANAAN BINA PELAKSANAAN BINA PROGRAM BINA TEKNIK WILAYAH I WILAYAH II WILAYAH III SUBBAG SUBBAG SUBBAG SUBBAG TU SUBBAG TU TU TU TU SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SISTEM PENGENDALIANKEBIJAKAN & STRATEGI TEKNIK JALAN SISTEM PENGENDALIAN SISTEM PENGENDALIAN WILAYAH I WILAYAH II WILAYAH III SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORATPROGRAM & ANGGARAN TEKNIK JEMBATAN WILAYAH IA WILAYAH IIA WILAYAH IIIA SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT PEMBIAYAAN & TEKNIK LINGKUNGAN & WILAYAH IB WILAYAH IIB WILAYAH IIIBKERJASAMA LUAR NEGERI KESELAMATAN JALAN SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT TEKNIK JALAN BEBAS SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORATPENGEMBANGAN SISTEM HAMBATAN & JALAN WILAYAH IC WILAYAH IIC WILAYAH IIIC & EVALUASI KINERJA PERKOTAAN SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT SUB DIREKTORAT INFORMASI & PENGADAAN TANAH WILAYAH ID WILAYAH IID WILAYAH IIID KOMUNIKASI JABATAN FUNGSIONAL JABATAN FUNGSIONAL JABATAN FUNGSIONAL JABATAN FUNGSIONAL JABATAN FUNGSIONAL BALAI 4
  5. 5. Panjang Jalan Nasional yang ditangani oleh Ditjen Bina Marga (Per Provinsi) PANJANG JALAN No PROPINSI TOTAL (Km) BALAI (Km) NAD 1.803 BALAI I 1 4.053 SUMUT 2.250 (NAD, SUMUT) KEPRI 334 BALAI II RIAU 1.134 (KEPRI, RIAU, 2 3.617 SUMBAR 1.213 SUMBAR, JAMBI) JAMBI 936 SUMSEL 1.444 BABEL 510 BALAI III (SUMSEL, 3 BENGKULU 784 3.897 BABEL, BENGKULU, LAMPUNG) LAMPUNG 1.159 5
  6. 6. PANJANG JALAN TOTALNo PROPINSI BALAI (Km) (Km) BANTEN 476 BALAI IV (BANTEN, DKI1 DKI JAKARTA 143 1.970 JAKARTA, JABAR 1.351 JABAR) JATENG 1.391 BALAI V2 DIY 223 3.641 (JATENG, DIY, JATIM) JATIM 2.027 BALI 535 BALAI VIII3 NTB 632 2.574 (BALI, NTB, NTT) NTT 1.407 KALBAR 1.664 BALAI VII KALTENG 1.715 (KALBAR,4 6.363 KALTENG, KALSEL 866 KALSEL, KALTIM 2.118 KALTIM) 6
  7. 7. PANJANG JALAN TOTALNo PROPINSI BALAI (Km) (Km) SULTENG 2.182 BALAI VI SULBAR 572 (SULTENG1 5.874 SULBAR, SULTRA, SULTRA 1.397 SULSEL) SULSEL 1.723 MALUT 512 BALAI IX2 1.579 (MALUT, MALUKU) MALUKU 1.067 PAPUA 2.111 BALAI X3 3.074 (PAPUA, PAPUA PAPUA BARAT 963 BARAT) SULUT 1.319 BALAI XI4 1.926 (SULUT & GORONTALO 607 GORONTALO 7
  8. 8. Fakta dan Angka SDM Ditjen Bina Marga• Statistik Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan per Unit Kerja• Statistik Pegawai berdasarkan proporsi Sarjana dengan Non Sarjana• Statistik Pegawai berdasarkan proporsi Sarjana S-2 dengan Sarjana S-1• Statistik Pegawai berdasarkan proporsi Sarjana Teknik dan Sarjana Non Teknik Hal 8
  9. 9. STATISTIK PEGAWAI BINA MARGA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN PER UNIT KERJA Status : 09 Desember 2011 TIDAK ADA DIREKTORAT SD SMP SMA D3 S1 S2 S3 JUMLAHNO. KETERANGAN 1 SETDITJEN 2 4 13 78 19 72 31 0 219 2 BIPRAN 0 6 5 43 10 73 38 3 178 3 BINTEK 2 8 6 82 18 91 40 1 248 4 BINLAK I 0 1 8 30 9 37 23 2 110 5 BINLAK II 0 2 8 12 5 45 24 0 96 6 BINLAK III 1 1 3 22 5 48 18 0 98 7 BBPJN I 6 21 26 324 31 149 17 0 574 8 BBPJN II 4 18 14 244 25 110 17 0 432 9 BBPJN III 7 24 22 310 47 168 33 0 61110 BBPJN IV 7 46 46 282 43 168 61 2 65511 BBPJN V 21 49 51 318 36 143 28 1 64712 BBPJN VI 56 31 37 548 21 214 25 0 93213 BBPJN VII 44 20 24 423 30 206 18 0 76514 BPJN VIII 2 44 54 398 16 133 8 0 65515 BPJN IX 2 6 6 115 8 87 12 0 23616 BBPJN X 3 9 5 141 14 87 10 0 26917 BPJN XI 32 9 4 175 23 79 4 0 32618 SET. BPJT 2 0 1 7 2 32 22 0 66 TOTAL: 299 333 3552 362 1942 429 9 7118
  10. 10. 2000 19271500 S-11000 S-2500 423 0 S-1 dan S-2 S-1 S-2 1927 423
  11. 11. 20001500 1775 Teknik1000 Non Teknik 943500 0 Teknik dan Non Teknik Teknik Non Teknik 1775 943
  12. 12. 500040003000 Sarjana 4145 Non Sarjana2000 29731000 0 Sarjana Non Sarjana Sarjana dan Non Sarjana 2973 4145
  13. 13. Rasio Jumlah Panjang Jalan Nasional dengan Jumlah Pegawai• Panjang Jalan Nasional yang ditangani oleh Ditjen Bina Marga sepanjang 38.569, 823 Km• Jumlah Pegawai Ditjen Bina Marga saat ini adalah sebanyak 7.118 Orang• Sehingga Rasio antara Panjang Jalan Nasional dengan jumlah Pegawai adalah 38.569,823 : 7.118 = 5,42 : 1• Itu berarti 1 Km Jalan Nasional ditangani oleh 5,42 Orang Pegawai Ditjen Bina Marga. BANDINGKAN dengan Afrika Selatan: 20.000 km jalan nasional dengan total Pegawai 200 orang, itu berarti satu orang menangani 100 km Jalan Hal 13
  14. 14. Rasio Jumlah Panjang Jalan Nasional dengan Jumlah Pegawai di pada Balai Besar/Balai dilingkungan Ditjen Bina MargaNo. Balai Panjang Jalan (KM) Jumlah Pegawai (Orang) KM/Org1 BBPJN I (Medan) 4053 574 7.062 BBPJN II (Padang) 3617 432 8.373 BBPJN III (Palembang) 3897 611 6.384 BBPJN IV (Jakarta) 1970 655 3.015 BBPJN V (Surabaya) 3641 647 5.636 BBPJN VI (Makassar) 2574 932 2.767 BBPJN VII (Banjarmasin) 6363 765 8.328 BPJN VIII (Denpasar) 5874 655 8.979 BPJN IX (Ambon) 1579 236 6.6910 BBPJN X (Jayapura) 3074 269 11.4311 BPJN XI (Manado) 1926 326 5.91 Hal 14
  15. 15. Rata-rata KM jalan yang ditangani oleh satker/PPK• Jumlah Satuan Kerja di lingkungan Ditjen Bina Marga sebanyak 186 Satker• Jumlah PPK di lingkungan Ditjen Bina Marga sebanyak 558 PPK• Panjang Jalan Nasional yang ditangani oleh Ditjen Bina Marga sepanjang 38.569, 823 Km• Sehingga rata-rata KM Jalan yang ditangani oleh masing-masing Satker adalah : 38.569,823 Km : 186 Satker = 207,365 Km / Satker• Sedangkan rata-rata KM Jalan yang ditangani oleh masing-masing PPK adalah : 38.569,823 Km : 558 PPK = 69, 121 Km / PPK Hal 15
  16. 16. Definisi Satker, Kasatker, dan PPK• Satuan Kerja / Satker adalah bagian dari suatu unit organisasi pada Kementerian Pekerjaan Umum, yang melaksanakan satu atau beberapa kegiatan dari suatu program, terdiri dari Satuan Kerja Tetap Pusat, Satuan Kerja Balai/UPT, Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah Dekonsentrasi (SKPD- Dekon) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah Tugas Pembantuan (SKPD- TP) bidang Pekerjaan Umum• Kepala Satker adalah pejabat yang diangkat oleh Menteri Pekerjaan Umum yang memperoleh kewenangan dan tanggung jawab dari Menteri Pekerjaan Umum selaku Pengguna Anggaran/Barang untuk menggunakan anggaran yang dikuasakan kepadanya• Pejabat Pembuat Komitmen / PPK adalah pejabat yang diberi kewenangan oleh Menteri Pekerjaan Umum/Kepala Satker untuk mengambil keputusan dan/atau tindakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran anggaran yang dikuasakan kepadanya Hal 16
  17. 17. Tugas Satker/PPK• Kepala Satuan Kerja/Kuasa Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang diberi tugas dan kewenangan menyelenggarakan kegiatan- kegiatan sesuai Rencana Kerja dan Anggaran yang telah ditetapkan dalam DIPA dan melaksanakan penatausahaan, pengamanan administrasi dan fisik Barang Milik Negara, mengurus sertifikasi tanah serta bertanggungjawab kepada Pelaksana Program.• Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diberi tugas dan kewenangan untuk menandatangani kontrak/Surat Perjanjian Kerja (SPK) yang bertanggungjawab atas kebenaran material dan akibat yang timbul dari kontrak/SPK tersebut serta bertanggungjawab kepada Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu. Hal 17
  18. 18. Hasil Evaluasi Satker/PPK 2011• Dari evaluasi yang diikuti oleh 734 peserta, yang terdiri dari BBPJN/BPJN I s/d XI, dan peserta tambahan untuk calon/kandidat Kasatker/PPK dari Direktorat yang ada di lingkungan Ditjen Bina Marga, telah diperoleh hasil akhir (hasil evaluasi terlampir).• Dari hasil evaluasi tersebut mencerminkan perlu adanya penyegaran/ refreshing kepada para Kepala Satuan Kerja maupun Pejabat Pembuat Komitmen untuk aspek aspek teknis. Hal 18
  19. 19. Materi Ujian Satker/PPKAdapun materi yang diujikan terdiri atas :Pelaksanaan Administrasi Kontrak, terdiri dari:• Pengadaan barang dan jasa• Hukum kontrak• Perubahan kontrak• Pelaporan• Kontrak KritisPengendalian Teknis, terdiri dari:• Pelaksanaan badan jalan (tanah, agregat, aspal, rigid pavement, dll)• Pelaksanaan jembatan• Bangunan pelengkap• Road Safety• Pengujian material / lapangan Hal 19
  20. 20. HASIL EVALUASI KASATKER 2011NO NAMA BALAI NILAI TERTINGGI NILAI TERENDAH NILAI RATA-RATA1 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL I 64 36 532 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL II 66 42 513 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL III 63 46 564 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL IV 70 51 605 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL V 69 48 596 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL VI 66 45 587 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL VII 59 44 548 BALAI PELAKSANAAN JALAN NASIONAL VIII 82 33 579 BALAI PELAKSANAAN JALAN NASIONAL IX 60 47 5410 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL X 62 39 5011 BALAI PELAKSANAAN JALAN NASIONAL XI 58 47 54
  21. 21. HASIL EVALUASI PPK 2011NO NAMA BALAI NILAI TERTINGGI NILAI TERENDAH NILAI RATA-RATA1 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL I 64 25 482 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL II 63 38 483 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL III 60 22 474 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL IV 70 41 555 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL V 67 39 546 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL VI 63 43 527 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL VII 67 29 488 BALAI PELAKSANAAN JALAN NASIONAL VIII 63 29 509 BALAI PELAKSANAAN JALAN NASIONAL IX 60 27 3910 BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL X 62 33 4811 BALAI PELAKSANAAN JALAN NASIONAL XI 60 37 49
  22. 22. Permasalahan Satker/PPK• Berdasarkan hasil Evaluasi Satker/PPK 2011, maka dapat disimpulkan bahwa Satker/PPK di lingkungan Ditjen Bina Marga masih memiliki tingkat pengetahuan yang rendah, baik dari sisi Pelaksanaan Administrasi Kontrak maupun Pengendalian Teknis;• Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata yang diperoleh, baik oleh Satker maupun PPK di masing-masing Balai yang ada dilingkungan Ditjen Bina Marga; • Untuk Satker, nilai rata-rata tertinggi ada di Balai IV (60) • Untuk PPK, nilai rata-rata tertinggi ada di Balai IV (55)• Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas SDM untuk Satker/PPK melalui penyegaran/refreshing materi teknis bidang Bina Marga.• Selain itu, peningkatan kualitas SDM juga dapat dilakukan melalui studi banding ke beberapa negara yang memiliki pengalaman yang baik dalam bidang jalan dan jembatan;• Terkait dengan status pegawai, masih banyak PNS Daerah yang menduduki posisi sebagai Satker/PPK di lingkungan Ditjen Bina Marga. Hal 22
  23. 23. Jenis Pelatihan Untuk Peningkatan Kapasitas SDMJenis Pelatihan untuk Peningkatan Kapasitas SDM terdiri atas :• Diklat Teknis• Diklat Non Teknis• Diklat FungsionalApabila dilihat dari Prioritas :• Diklat Teknis• Diklat Non Teknis• Diklat Fungsional Hal 23
  24. 24. BIDANG/TOPIK SUBSTANSI MATERI DIKLAT PRIORITAS TINGGINo Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat 1 Pengadaan Tanah 2 Hukum Kontrak Pekerjaan Konstrusi 3 Pemrograman & Penganggaran 4 Sertifikasi Barang Milik Negara: 5 Leger Jalan: 6 Survai: 7 Studi Kelayakan; 8 Perencanaan Jembatan (bangunan atas dan bangunan bawah) 9 Penggunaan Peralatan:10 Kebijakan Akuntabilitas Pemerintah11 Kebijakan Sistem Manajemen Mutu12 Keselamatan Jalan (Road Safety)13 Pengelolaan Lingkungan Bidang Jalan dan Jembatan:
  25. 25. BIDANG/TOPIK SUBSTANSI MATERI DIKLAT PRIORITAS TINGGINo Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat14 Penyiapan Dokumen Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Jln & Jbt15 Pengendalian/Pelaks. Justifikasi/Pertimbangan Teknik Utk Amandemen Kontrak16 Pengumpulan Dan Pengolahan Data Penanganan Jalan Nasional17 Proses Kontrak & Kegiatan Pra-Kontrak18 Preservasi & Peningkatan Kapasitas Jalan & Jembatan:19 Penyediaan Saran Teknis Penyelenggaraan Jalan Provinsi, Kabupaten, Kota Dan Desa20 Bencana Alam:21 Mekanisme Penyelesaian Administrasi Hasil pemeriksaan & Pengaduan Masyarakat22 Administrasi Kepegawaian23 Pengelolaan Barang Milik Negara24 Pelaksanaan Koordinasi Dengan Instansi Terkait25 Pelaksanaan Rumah Tangga Balai Besar27 Koordinasi Pelaksanaan Konstruksi Jalan Yang Bersumber Dari Pinjaman Dan Hibah Luar Negeri
  26. 26. BIDANG/TOPIK SUBSTANSI MATERI DIKLAT PRIORITAS SEDANGNo Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat 1 Administrasi Dan Akuntansi Keuangan 2 Pelaporan Sistem Akuntansi Instansi (SAI) 3 Pengelolaan Barang Milik Negara 4 Perencanaan Teknik Jalan 5 Perencanaan Teknik Jembatan (spesifikasi dan bangunan pelengkap) 6 Prosedur Pengadaan Barang Dan Jasa 7 Manajemen/Administrasi Kontrak 8 Penggunaan Peralatan Jalan 9 Tes-Tes Laboratorium Untuk Lapangan10 Evaluasi Kinerja Dan Manfaat Jalan11 Pelaksanaan Konstruksi Jembatan12 Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (Hps)13 Pemeliharaan Jalan14 Perencanaan Sistem Jaringan Jalan15 Pelaksanaan Pekerjaan Beton
  27. 27. BIDANG/TOPIK SUBSTANSI MATERI DIKLAT PRIORITAS SEDANGNo Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat16 Pengendalian Penggunaan & Pemanfaatan Bagian-Bagian Jalan17 Penyesuaian Desain Kontrak18 Pengadaan Jasa Konstruksi19 Standar Pelayanan Minimal (Spm)20 Analisa Harga Satuan21 Sistem Manajemen Mutu22 Pembuatan Dan Pemanfaatan Data Base Di Bidang Jalan23 Pelaksanaan Tata Naskah Dinas Dan Kearsipan24 Pelaksanaan Urusan Kas Dan Perbendaharaan25 Peaturan-Peraturan Tentang Kepegawaian26 Kelaikan Fungsi Jalan Nasional27 Pengendalian Pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi28 Pemantauan Dan Penyiapan Bahan Evaluasi Kinerja Penyedia Jasa
  28. 28. DIKLAT FUNGSIONALNo Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat1 Diklat Jafung Teknik Jalan dan Jembatan Tingkat Ahli2 Diklat Jafung Teknik Jalan dan Jembatan Tingkat Terampil3 Arsiparis4 Pranata Komputer5 Agendaris6 Analis Kepegawaian 7 Jafung Peraturan dan Perundang-undangan 8 Pranata Humas 9 Jafung Perekayasa10 Pengembangan Kompetensi Jafung Teknik Jalan dan Jembatan
  29. 29. BIDANG/TOPIK MENDUKUNG REFORMASI BIRO KRASINo Kelompok/Butir-Butir Bidang/Topik Materi Diklat1 Diklat Reformasi Birokrasi2 Pelatihan Penilik Jalan3 Pelatihan UPR4 Pelatihan Penyusunan SOP
  30. 30. Kesimpulan• Mayoritas SDM Ditjen Bina Marga merupakan Pegawai Golongan II (50,95 %);• Dari Hasil Evaluasi yang dilakukan terhadap Satker/PPK Ditjen Bina Marga pada tahun 2011, dapat disimpulkan bahwa: • Diperlukan penetapan kompetensi terhadap Satker/PPK  tidak hanya lulus/passing grade untuk PIP, akan tetepi menetapkan nilai minimal yang diperlukan untuk satker/ppk proyek A (Proyek besar/Proyek sedang dan Proyek Kecil. • Pemaketan kembali proyek (saat ini rata-rata proyek sekitar 3 km panjang/1000 proyek) sangat sporadis, bandingkan dengan Afrika Selatan, 20,000 km= 200 KONTRAK, yang berarti 1 kontrak = 100 km. • Diperukan adanya standar penilaian pada saat evaluasi SATKER/PPK, Angka Kelulusan, kalau ditetapkan angka lulus 65 , untuk proyek berskala Rp. 10 milyar keatas, dan angka 55 untuk proyek < Rp. 10 milyar. Hal 30
  31. 31. Kesimpulan (Lanjutan)• Adanya penetapan rasio antara jumlah pegawai dengan panjang jalan (angka Pegawai berubah-ubah sesuai dengan panjang jalan) prinsip ekonomi/profit• Penetapan template evaluasi PPK serta Satker, dikaitkan dengan Perencanaan PPK dan Satker• Perlu adanya Career Path yang jelas dilingkungan Ditjen Bina Marga.• Selain melalui pendidikan dan pelatihan, peningkatan kualitas SDM Ditjen Bina Marga juga dapat dilakukan dengan melakukan studi banding ke beberapa negara yang memiliki pengalaman yang baik di bidang jalan dan jembatan. Hal 31
  32. 32. Terima Kasih Hal 32

×