Hubungan dasar negara dan konstitusi

32,597 views
32,387 views

Published on

1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
32,597
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
153
Actions
Shares
0
Downloads
326
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hubungan dasar negara dan konstitusi

  1. 1.  Standar Kompetensi : 4. Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi. Kompetensi Dasar : 4.1 Mendeskripsikan hubungan dasar negara dengan konstitusi. 4.2 Menganalisis substansi konstitusi negara. 4.3 Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia. 4.4 Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara.
  2. 2. Ke t a t a n e g a r a a n s u a t un e g a r a d a p a t d i l i h a td a r i h u k u m d a s a r a t a uk o n s t i t u s i y a n gd i g u n a k a n u n t u kme n g a t u r n e g a r a . Hu k u md a s a r n e g a r a y a n gt e r t u l i s a d a l a h Un d a n gUn d a n g D a s a r . D i s a mp i n gi t u , a d a h u k u m d a s a rt i d a k t e r t u l i s y a n gd i s e b u t k o n v e n s i . Da l a m s i s t e m
  3. 3. Dasar Negara adalah landasan kehidupan bernegara, maka setiap negara harusmempunyai landasan dalam melaksanakan kehidupan bernegara.
  4. 4. Konstitusi adalah peraturan atau hukumdasar negara. Konstitusi bersumber pada dasar negara sebagai norma hukum.
  5. 5. - Memberikan pembatasan dan pengawasan terhadap kekuasaan politik.- Membebaskan kekuasaan dari kontrol mutlak pengusaha, serta menetapkan bagi penguasa tersebut batas-batas kekuasaan negara.- Melindungi HAM, maksudnya setiap penguasa berhak menghormati HAM orang lain dan hak memperoleh perlindungan hukum dalam hal melaksanakan haknya.- Pedoman penyelengaraan negara, maksudnya tanpa adanya pedoman konstitusi negara kita tidak akan berdiri dengan kokoh.
  6. 6.  Pokok pikiran dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ada 4 yaitu : GAMAPATWA 1. Maksudnya GA sama dengan sila ke 3, jadi Negara hendak mewujudkan Persatuan Indonesaia, 2. MA sm dg sila ke 5.negara hendak mewujudkan suatu Keadilan sosial 3. PAT sama dg sila ke 4yaitu kedaulatan rakyat dan 4. WA sila 1 dan 2 ketuhanan YME menurut dasar Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  7. 7. Alinea I ”Bahwa kemerdekaan itu ialah halsegala bangsa, oleh sebab itu makapenjajahan di atas dunia harusdihapuskan karena tidak sesuaidengan pri kemanusiaan danperikeadilan” Kalimat tersebut menunjukkanketeguhan dan kuatnya motivasibangsa Indonesia untuk melawanpenjajahan untuk merdeka, dengandemikian segala bentuk penjajahanharam hukumnya dan segera harusdienyahkan dari muka bumi ini karenabertentangan dengan nilai-nilaikemanusian dan keadilan.
  8. 8. Alinea II ”Dan pergerakan kemerdekaanIndonesia telah sampailah kepada saatyang berbahagia dengan selamat sentosamengantarkan rakya Indonesia kedepanpintu gerbang kemerdekaan negaraIndonesia, yang merdeka, bersatu,berdaulat adil dan makmur”. Kalimat tersebut membuktikanadanya penghargaan atas perjuangnanbangsa Indonesia selama ini danmenimbulkan kesadaran bahwakeadaan sekarang tidak dapatdipisahkan dengan keadaan kemarindan langkah sekarang akan menentukankeadaan yang akan datang. Nilai-nilaiyang tercermin dalam kalimat di atasadalah negara Indonesia yang merdeka,bersatu, berdaulat adil dan makmur halini perlu diwujudkan.
  9. 9. Alinea III ”Atas berkat rahmat Allah YangMaha Kuasa dan dengan didorongkanoleh keinginan luhur, supayaberkehidupan kebangsaan yang bebas,maka rakyat Indonesia dengan inimenyatakan kemerdekaannya”. Pernyataan ini bukan sajamenengaskan lagi apa yang menjadimotivasi riil dan materil bangsaIndonesia untuk menyatakankemerdekaannya, tetapi juga menjadikeyakinan menjadi spritualnya, bahwamaksud dan tujuannya menyatakankemerdekaannya atas berkah AllahYang Maha Esa. Dengan demikianbangsa Indonesia mendambakankehidupan yang berkesinambungankehidupan materiil dan spritual,keseimbangan dunia dan akhirat.
  10. 10. Alinea IV ’kemudian daripada itu untuk membentuksuatu pemerintah negara Indonesia dan untukmemajukan kesejahteraan umum, mencerdasakankehidupan bangsa, dan ikut melaksanakanketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,perdamaian abadi dan keadilan sosial, makadisusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia,yang terbentuk dalam suatu susunan negaraRepublik Indonesia yang berkedaulatan rakyatdengan berdasarkan kepada :Ketuhanan YangMaha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab,Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpinoleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawaratan/perwakilan’. Pernyataan inibukan saja menengaskan lagi apa yang menjadimotivasi riil dan materil bangsa Indonesia untukmenyatakan kemerdekaannya, tetapi juga menjadikeyakinan menjadi spritualnya, bahwa maksud dantujuannya menyatakan kemerdekaannya atasberkah Allah Yang Maha Esa. Dengan demikianbangsa Indonesia mendambakan kehidupan yangberkesinambungan kehidupan materiil danspritual, keseimbangan dunia dan akhirat.
  11. 11. Unsur sebuah konstitusi yaitu:a. Menurut Sri Sumantri konstitusi berisi 3 hal pokok yaitu: Jaminan terhadap HAM dan warga negara. Susunan ketatanegaraan yang bersifat fundamental (dasar). Pembagian dan pembatasan tugas ketatanegaraanb. Menurut Miriam budiarjo, konstitusi memuat tentang ciri- ciri sebuah konstitusi bagi negara tertentu: Yang bersifat adil agar suatu bentuk pemerintahan dapat dijalankan secara demokrasi dengan memperhatikan kepentingan rakyat. Melindungi asas demokrasi. Menciptakan kedaulatan tertinggi yang berada ditangan rakyat untuk melaksanakan dasar negara Menentukan suatu hukum
  12. 12. A. Pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaan UUD 19451) Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia2) Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.3) Pokok yang ketiga yang terkandung dalam pembukaan ialah negara yang berdaulat rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan.4) Pokok pikiran yang keempat yang terkandung dalam pembukaan ialah negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab
  13. 13. Sebagai aturan pokok negara, konstitusi negaraberisi aturan-aturan mendasar dan mengatur hal-halpenting dalam penyelenggaraan bernegara. Aturandasar tersebut merupakan implementasi ataupenuangan dari norma-norma yang tercantum dalamdasar negara. Konstitusi negara kita adalah Undang-UndangDasar 1945. Undang-Undang Dasar 1945 beradadalam kelompok staatsgrundgesetz atau aturandasar/pokok negara bersama dengan ketetapan MPRdan konvensi ketatanegaraan Republik Indonesia,sedangkan norma dasarnya adalah Pancasila.
  14. 14. B. Kedudukan pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut :1) Pembukaan UUD 1945 sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci2) Pembukaan UUD 1945 merupakan Tertib Hukum Tertinggi di Negara Indonesia3) Pembukaan UUD 1945 sebagai Pokok Kaidah Negara yang FundamentalC. Empat isi pokok dari pembukaan UUD 1945, yaitu:1) Pernyataan hak segala bangsa akan kemerdekaan2) Pernyataan tentang berhasilnya perjuangan kemerdekaan Indonesia3) Pernyataan kemerdekaan rakyat Indonesia4) Pernyataan pembentukan pemerintahan Negara dengan dasar kerohanian Negara Pancasila
  15. 15. 1. Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Indonesia Tahun 1945 UUD 1945 ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 Agustus 1945. Dengan ditetapkannya konstitusi atau UUD Negara Indonesia merdeka tahun 1945, maka hukum kolonial atau penjajahan ditinggalkan. Ini berarti hukum nasionallah yang berlaku, yaitu UUD 1945. UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis memuat aturan-aturan pokok ketatanegaraan yang dijadikan dasar bagi aturan-aturan ketatanegaraan yang lainnya. Undang-Undang Dasar 1945 berlaku sejak tanggal 18 Agustus 1945 sampai dengan tanggal 27 Desember 1949. Bentuk negara: kesatuan, dan Bentuk pemerintahan: republik
  16. 16.  Pembagian kekuasaan:a) Kekuasaan eksekutif dijalnakan oleh Presiden, dibantu oleh seorang wakil presiden, dan para menteri. Dalam menjalankan tugasnya, Presiden di awasi oleh Badan Perwakilan Rakyat (DPR).b) Kekuasaan legislatif dijalankan oleh DPR bersama-sama dengan presiden.c) Kekuasaan Yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung (MA).
  17. 17. 2. Sistem pemerintahan: Kabinet Presidensil Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Serikat (UUD RIS) Tahun 1949 Konstitusi/ UUD RIS 1949 terdiri atas 197 pasal. UUD RIS 1949 berlaku hingga 17 Agustus 1950. Bentuk negara: serikat atau federal dan Bentuk pemerintahan: republik Sistem pemerintahan: pemerintahan parlementer Lembaga perwakilan: UUD RIS menganut sistem dua kamar (Bikameral), yaitu Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Undang-Undang Sementara (UUDS) Tahun 1950
  18. 18.  Tanggal 17 Agustus 1950 berlakulah UUD Sementara tahun 1950 UUDS tahun 1950 terdiri atas 6 bab. UUDS tahun 1950 memuat bentuk negara, bentuk pemerintahan, pemegang kedaulatan rakyat, alat-alat perlengkapan negara, serta sistem pemerintahan negara UUDS berlaku hingga 5 Juli 1959. Bentuk negara: kesatuan dan Bentuk pemerintahan: republik Pemegang kedaulatan rakyat: Presiden bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
  19. 19.  Alat-alat perlengkapan Negara:  Presiden dan wakil presiden  Menteri-menteri  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)  Mahkamah Agung (MA)  Dewan Pengawas Keuangan (KPK) Sistem pemerintahan negara : Sistem Parlementer
  20. 20.  Adapun contoh sikap positif tersebut antara lain:  Berusaha mempelajari isi konstitusi hasil amandeman agar memahami makna konstitusi tersebut.  Melaksanakan isi konstitusi sesuai dengan profesi masing-masing.  Membantu pemerintah dalam mensosialisasikan isi konstitusi hasil amandeman kepada warga masyarakat.  Melaporkan kepada yang berwajib apabila ada pihak-pihak yang melanggar konstitusi.  Mengawasi para penyelenggara negara agar melaksanakan tugasnya sesuai konstitusi yang berlaku.  Mempelajari peraturan perundang-undangan yang berlaku apakah sudah sesuai atau belum dengan konstitusi, jika belum kita usulkan kepada yang berwenang agar ada perubahan.  Mengamati berbagai kegiatan politik/ partai politik, apakah sesuai dengan amanat konstitusi.  Menanamkan nilai-nilai konstitusi khusunya perjuangan bangsa kepada generasi muda.  Menangkal masuknya ideology asing yang bertentangan dengan konstitusi.
  21. 21. Dalam sekolah: Taat dan patuh terhadap tata tertib sekolah. Melaksanakan program kegiatan OSIS dengan baik. Mengembangkan sikap sadar dan rasional. Melaksanakan hasil keputusan bersama. Dalam Masyarakat: Menjunjung tinggi norma-noma pergaulan. Mengikuti kegiatan yang ada dalam karang taruna. Menjalin persatuan dan kerukunan warga melalui berbagai kegiatan. Sadar pada ketentuan yang menjadi keputusan bersama. Dalam berbangsa dan bernegara: Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan bangsa dan negara. Sadar akan kedudukannya sebagai warga negara. Setia membela negara dengan perundang-undangan yang berlaku.

×