• Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,041
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
13
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. TUGAS BAHASA INDONESIAKELAS : X 2Oleh : kelompok 5>> YURI YOLANDA>> SANI KUSUMAYATI>> ERPIN SAPWANDI>> SRI DEVI>> DIYANTI ULVA SARI
  • 2. Pengertian Karya SastraHal yang dihasilkan oleh manusia dikenal sebagai karya.Sastra adalah sesuatu yang mengacu pada milik atau berkaitan dengan sastra (himpunanpengetahuan yang berkaitan dengan menulis dan membaca dengan baik, atau seni puisi,retorika dan tata bahasa).Sebuah karya sastra adalah ciptaan yang disampaikan dengan komunikatif tentang maksudpenulis untuk tujuan estetika. Karya-karya ini sering menceritakan sebuah kisah , baik dalamatau ketiga orang pertama, dengan plot dan melalui penggunaan berbagai perangkat sastrayang terkait dengan waktu mereka.CIRI-CIRI KARYA SASTRAKarya sastra dibagi menjadi dua, yakni karya sastra lama dan baru adapun ciri –ciri karya sastrasebagai berikut:Karya Sastra Lama Tidak dicantumkan nama pengarangnya atau yang biasa disebut anonim Cerita yang berpusat pada istana dengan menggambil tokoh raja. Lambat dalam mengikuti perkembangan dan selalu terpaku pada aturan yang ada disebut statis. Pengarang taat kepada kelaziman. Karya sastra lisan umumnya dari mulut ke mulut Bahasa yang digunakan masih kemelayu-melayuan dan bahasa klase Tokoh hitam-putihKarya Sastra Baru Nama pengarangnya dicantumkan Cerita berpusat pada kehidupan masyarakat sehari- hari Karya sastra baru mengikuti perubahan sesuai perkembangan pribadi penciptanya Karya sastra tulisan disampaikan secara tertulis Bahasa yang digunakan menggunakan bahasa Indonesia Tokohnya bebas.
  • 3. Fungsi karya sastra :Karya sastra juga memiliki beberapa fungsi, yaitu :1. Fungsi rekreatif, yaitu sastra dapat memberikan hiburan yangmenyenangkan bagi penikmat atau pembacanya.2. Fungsi didaktif, yaitu sastra mampu mengarahkan atau mendidikpembacanya karena nilai-nilai kebenaran dan kebaikan yang terkandungdidalamnya.3. Fungsi estetis, yaitu sastra mampu memberikan keindahan bagipenikmat/pembacanya karena sifat keindahannya.4. Fungsi moralitas, yaitu sastra mampu memberikan pengetahuan kepadapembaca/peminatnya sehingga tahu moral yang baik dan buruk, karenasastra yang baik selalu mengandung moral yang tinggi.5. Fungsi religius, yaitu sastra pun menghasilkan karya-karya yangmengandung ajaran agama yang dapat diteladani para penikmat/pembaca sastra.Jenis-jenis karya sastraAdapun jenis- jenis karya sastra terdiri dari : puisi , pantun, roman, novel, cerpen, dongeng, legenda,dan naskah drama. Mari kita bahas satu persatu jenis-jenis karya sastra tersebut. 1. Puisi/ Sajak Puisi adalah karya sastra yang terikat oleh bait dan larik, kata-katanya singkat tetapi kaya makna, kata-katanya tidak pulgar tetapi terbungkus oleh gaya bahasa, baik yang klise ataupun yang tidak klise. Tetapi dalam pusi modern tidak terikat oleh banyaknya bait maupun banyaknya larik dalam satu bait, bahkan kata-katanya lebih singkat dan terbungkus. Penulis puisi disebut juga penyair. Penyair kita yang terkenal adalah Chairil Anwar, Taufik Ismail, W.S. Rendra, Sutaji Kalsum Bachri, dsb. 2. Pantun Pantun sebenarnya adalah puisi lama yang berasal dari daerah Melayu Sumatera, pantun terikat oleh baris dan sajak pada tiap barisnya, dengan rumus abab. Pada baris pertama dan kedua merupakan sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat adalah merupakan isi. Bila pada baris kesatu bila ujung ak, baris kedua ujngnya a, baris ketiga ujungnya ak, baris keempat a. Contohnya adalah : Buah duku jatuh di semak semak dibuka duku di mana Apa gunanya berilmu banyak Tidak sembahyang apalah guna
  • 4. 3. RomanAdalah cerita rekaan yang menceritakan kisah hidup seorang anak manusia dari kecilsampai meninggal dunia, atau dari bayi sampai dewasa. Roman adalah karya sastralama. Contoh roman adalah : Layar Terkembang, Siti Nurbaya.4. NovelNovel adalah karya sastra yang berbentuk cerita rekaan yang mengisahkan hidupseseorang yang diangap berkesan. Misalnya hanya menceritakan masa remaja sampaidewasa. Semua tokoh cerita dalam novel adalah fiktip belaka, tetapi disesuaikan denganmasa ketika cerita tersebut ditulis. Jadi kejadiannya seolah-olah nyata terjadi pada masatersebut. Novel adalah termasuk karya sastra modern. Contoh Novel adalah : Gita Cintadari SMA, Merahnya Merah, dsb.5. CerpenCerpen singkatan dari cerita pendek, sesuai dengan namanya cerpen biasanya terdiridari 2 - 5 lembar kertas polio atau ukuran F4. Cerpen hanya menceritakan kejadian yangpaling berkesan yang menimpa tokoh cerita utama. Tetapi ada juga cerpen yang panjangyang berjudul "Kunang-kunang dari Mahakan".Tetapi cerpen umumnya ceritanya lebih singkat dibandingkan dengan Novel.6. DongengDongeng adalah cerita lama yang biasanya tidak diketahui pengarangnya alias anonim,diceritakan hanya dari mulut ke mulut. Walaupun sekarang sudah dikumpulkan dalambentuk tulisan. Pada jaman dulu sudah suatu kelajiman bila orang tua mendongenguntuk menidurkan anaknya. Sekarang hampir tidak ada lagi orang tua mendongenguntuk anaknya. Contoh dongeng adalah : Si Kancil dan Buaya, Kura-kura dan Monyet,dsb.7. LegendaLegenda sebenarnya hampir sama dengan dongeng tidak diketahui siapa pengarangnya.Tetapi legenda menceritakan asal usul suatu tempat atau cerita tentang kerajaan jamandahulu. Misalnya " Sangkuriang"menceritakan asal usul Gunung Tangkuban Perahu, "Damar Wulan", "Prabu Siliwangi",dsb. Sekarang cerita-cerita legenda banyak yang sudah difilmkan.8. Naskah DramaNaskah drama adalah cerita yang lengkap dengan adegan dan dialog para tokoh cerita.Dalam drama para pelaku cerita diatur baik bagaimana berbicaranya dan bagaimanaadegannya, serta mimik mukanya. Drama biasanya diawali dengan prolog. Selain dialogantara para pelaku ada juga monolog tokoh cerita. Monolog adalah tokoh ceritaberbicara dengan dirinya sendiri. Naskah drama adalah untuk dipentaskan dalam senipertujukkan drama dalam gedung maupun dalam panggung. Contoh Naskah dramaadalah "Malin Kundang", "Bawang Merah dan Bawang Putih", dsb.
  • 5. Disini akan di bahas karya sastra yang berupa CERPEN dan NOVEL ;Pengertian CerpenCerpen adalah singkatan dari cerita pendek, disebut demikian karena jumlah halamannya yangsedikit, situasi dan tokoh ceritanya juga digambarkan secara terbatas.Ciri-ciri Cerita PendekCeritanya pendek ;1. Bersifat rekaan (fiction) ;2. Bersifat naratif ; dan3. Memiliki kesan tunggal.Berdasarkan jumlah katanya, cerpen dipatok sebagai karya sastra berbentuk prosa fiksi(karangan bebas berupa cerita khayalan yang tidak terikat oleh kaidah yang terdapat di dalam puisi)dengan jumlah kata berkisar antara 750-10.000 kata. Berdasarkan jumlah katanya, cerpendapat dibedakan menjadi 3 tipe, yakni :1. Cerpen mini (flash), cerpen dengan jumlah kata antara 750-1.000 buah.2. Cerpen yang ideal, cerpen dengan jumlah kata antara 3.000-4000 buah.3. Cerpen panjang, cerpen yang jumlah katanya mencapai angka 10.000 buah. Cerpen jenis inibanyak ditulis oleh cerpenis Amerika Serikat, Amerika Latin, dan Eropa pada kurun waktu 1940-1960 .Berdasarkan teknik cerpenis dalam mengolah unsur-unsur intrinsiknya cerpen dapat dibedakanmenjadi 2 tipe, yakni :1. Cerpen sempurna (well made short-story), cerpen yang terfokus pada satu tema dengan plotyang sangat jelas, dan ending yang mudah dipahami. Cerpen jenis ini pada umumnya bersifatkonvensional dan berdasar pada realitas (fakta). Cerpen jenis ini biasanya enak dibaca danmudah dipahami isinya. Pembaca awam bisa membacanya dalam tempo kurang dari satu jam2. Cerpen tak utuh (slice of life short-story), cerpen yang tidak terfokus pada satu tema(temanya terpencar-pencar), plot (alurnya) tidak terstruktur, dan kadang-kadang dibuatmengambang oleh cerpenisnya. Cerpen jenis ini pada umumnya bersifat kontemporer, danditulis berdasarkan ide-ide atau gagasan-gagasan yang orisinal, sehingga lazim disebut sebagaicerpen ide (cerpen gagasan). Cerpen jenis ini sulit sekali dipahami oleh para pembaca awamsastra, harus dibaca berulang kali baru dapat dipahami sebagaimana mestinya. Para pembacaawam sastra menyebutnya cerpen kental atau cerpen berat.
  • 6. Unsur Intrinsik CerpenUnsur-unsur intrinsik cerpen, adalah unsur-unsur pembangun struktur cerpen yang ada didalam cerpen itu sendiri, yakni : (1) tema, (2) tokoh, (3) alur, (4) latar, (5) teknik penceritaan,dan (6) diksi.Cerpen merupakan karya sastra yang harus mempunyai unsur intrinsik yang disebut tokoh danpenokohan, karena peristiwa demi peristiwa yang diceritakan di dalam sebuah cerpen, tanpakecuali, sudah pasti adalah peristiwa yang diandaikan sebagai peristiwa yang dialami oleh paratokoh ceritanya. Jelasnya, tanpa tokoh mustahil ada cerita dan tanpa cerita tak ada karyasastra.Tokoh cerita bisa dibedakan berdasarkan peranannya, yakni tokoh utama, tokoh pembantu,dan tokoh tambahan. Tokoh utama adalah tokoh yang memegang peranan penting dalamcerita. Tokoh inilah yang menjadi pendukung tema utama dalam cerita. Berdasarkan watakyang diperankan, tokoh utama dapat dibedakan menjadi tokoh protagonis (tokoh baik), tokohantagonis (tokoh jahat), tokoh wirawan/wirawati (tokoh baik pendukung tokoh protagonis),dan tokoh antiwirawan/antiwirawati (tokoh jahat pendukung tokoh antagonis). Dalam kasus dimana tokoh utamanya lebih dari satu orang maka tokoh yang lebih penting disebut tokoh inti(tokoh pusat).Unsur Ekstrinsik CerpenPara kritikus sastra saling berbeda-beda dalam menetapkan unsur-unsur apa saja yangtermasuk dalam lingkup struktur ekstrinsik karya sastra berbentuk prosa fiksi. M. Atar Semiberpendapat bahwa struktur ekstrinsik mencakapi faktor sosial-ekonomi, faktor kebudayaan,faktor sosio-politik, kegamaan, dan tata nilai yang dianut dalam masyarakat.Hampir sama dengan itu adalah pendapat Frans Mido yang berpendapat bahwa strukturekstrinsik mencakupi semua unsur-unsur seperti : sosiologi, ideologi, politik, ekonomi, dankebudayaan. Mengutip Wellek dan Warren, Nurgiyantoro menyebutkan bahwa unsur-unsuryang termasuk dalam lingkup struktur ekstrinsik ini antara lain:1. Keadaan subjektifitas individu pengarang (seperti: sikap, keyakinan, dan pandangan hidup);2. Psikologi, meliputi psikologi pengarang, psikologi pembaca, dan psikologi terapan;3. Keadaan lingkungan di sekitar pengarang (seperti : politik, ekonomi, dan sosial);4. Pandangan hidup suatu bangsa (ideologi) ; dan5. Karya sastra atau karya seni lainnya.
  • 7. Contoh Cerpen : HIDUP TAK SEBERAPA NAMUN BAHAGIA. Dahulu di sebuah pedesaan terpencil, hiduplah seorang Janda Miskin yang bernamaMae. Mae memiliki 3 orang anak yang semua berjenis kelamin laki-laki. Anak pertama bernamaBanu, anak ke-2 bernama Edi, dan anak ke-3 bernama Nano. Mae sangat menyayangi ke-3anaknya tersebut. Selain menjadi Ibu rumah tangga, Mae juga menjadi penjual gorengan.Meskipun mereka hidup dalam keadaan kurang mampu, ke-3 anak Mae tidak pernahmengeluh. Mae pun bersyukur karena memiliki anak-anak yang sabar. Setiap hari sebelum Banu, Edi dan Nano berangkat ke sekolah, ke-3 anak ini tak pernahlupa untuk membantu ibunya menyiapkan sarapan seadanya, dan membuat gorengan yanghendak akan dijual nanti oleh ibunya, Mae. Ketika akan berangkat sekolah Banu, Edi dan Nanotidak lupa mencium tangan ibunya, dan mengucapkan salam. Dan sesampainya disekolah,mereka berpamitan satu sama lain dan saling mendoakan karena memiliki kelas yang berbeda. Suatu hari Banu si anak sulung di panggil oleh gurunya, Banu mendapatkan kesempatanuntuk mengikuti Lomba Pidato tingkat kabupaten. Sungguh sangat senanglah hati Banu. Beritamenggembirakan inipun ia beritahu kan juga kepada Adik-adiknya. Saat sedang dalamperjalanan pulang sekolah Banu, Edi dan Nano bertemu dengan seorang Nenek yang hendakmenyebrang. Banu sang kakak menyuruh Edi dan Nano untuk menunggunya sebentar karena iaakan membantu Nenek tersebut menyebrang. Melihat cuaca sepertinya akan turun hujan, sangNenek berpesan ‘Segeralah pulang.. sepertina ibu kalian sangat merindukan dan mencemaskankalian. ‘Baik Nek .. jawab Banu. Sesampai dirumah Banu menceritakan apa yang telah terjadipadanya hari ini kepada ibunya. Sang ibu kemudian mencium dan memeluk anak-anaknya. Hari perlombaaan pun dimulai, sang ibu dan adik-adik Banu datang untukmenyemangati Banu. Sebelum tampil untuk berpidato, Banu meminta doa terlebih dahulukepada ibunya. Setelah lomba selesai, Banu terlihat gugup dan sang ibu pun datangmenenangkannya. Pembacaan Juara pun dimulai, Banu menjadi juara 2 dalam pidato ini. Banumendapatkan hadiah sebesar 3 juta. Tak lupa banu bersyukur kepada Allah S.W.T dankemudian menuju ke tempat ibunya yang sedang duduk menyaksikannya, Lalu Banu punmencium ibunya dan mengucapkan ‘Terima kasih karena telah mendoakan Banu dan Bisadatang melihat penampilan Banu. Banu juga memeluk kedua adiknya yaitu Edi dan Nano yangsedari dulu memang selalu mendukung atas apa yang dilakukan oleh kakaknya, Banu. ~Sekian.
  • 8. PENGERTIAN NOVEL Penulis novel disebut novelis. Kata novel berasal dari bahasa Italia novella yang berarti“sebuah kisah, sepotong berita”.Novel adalah salah satu bentuk dari sebuah karya sastra. Novelmerupakan cerita fiksi dalam bentuk tulisan atau kata-kata dan mempunyai unsur instrinsik danekstrinsik. Sebuah novel biasanya menceritakan tentang kehidupan manusia dalam berinteraksidengan lingkungan dan sesamanya. Dalam sebuah novel, si pengarang berusaha semaksimalmungkin untuk mengarahkan pembaca kepada gambaran-gambaran realita kehidupan melaluicerita yang terkandung dalam novel tersebut.Ciri-ciri novel antara lain:(a) ditulis dengan gaya narasi, yang terkadang dicampur deskripsi untuk menggambarkansuasana;(b) bersifat realistis, artinya merupakan tanggapan pengarang terhadap situasi lingkungannya;(c) bentuknya lebih panjang, biasanya lebih dari 10.000 kata; dan(d) alur ceritanya cukup kompleks.UNSUR EKSTRINSIK NOVELMerupakan unsur dari luar yang turut mempengaruhi terciptanya karya sastra.Unsur ekstrinsik meliputi ; biografi pengarang, keadaan masyarakat saat karya itu dibuat, sertasejarah perkembangan karya sastra.Melalui sebuah karya novel kita kadang secara jelas dapat memperoleh sedikit gambarantentang biografi pengarangnya. Melalui sebuah novel kita pun dapat memperoleh gambarantentang budaya dan keadaan masyarakat tertentu saat karya itudibuat.
  • 9. Nilai-nilai dalam karya sastra dapat ditemukan melalui unsur ekstrinsik ini. Seringkali dari temayang sama didapat nilai yang berbeda, tergantung pada unsur ekstrinsik yang menonjol.Misalnya, dua novel sama-sama bertemakan cinta, namun kedua novel menawarkan nilai yangberbeda karena ditulis oleh dua pengarang yang berbeda dalam memandang dan menyingkapcinta, latar belakang pengarang yang berbeda, situasisosialyangberbeda,dansebagainya.Nilai-nilai yang terkandunga. Nilai social masyarakat, sifat yang suka memperhatikan kepentingan umum (menolong,menderma, dan lain-lain).b. Nilai budaya, Nilai yang berkaitan dengan pikiran, akal budi, kepercayaan, kesenian, dan adatistiadat suatu tempat yang menjadi kebiasaan dan sulit diubah.c. Nilai ekonomi, Nilai yang berkaitan dengan pemanfaatan dan asas-asas produksi, distribusi,pemakaian barang, dan kekayaan(keuangan,tenaga,waktu,industri,danperdagangan).d. Nilai filsafat,hakikat segala yang ada,sebab, asal, dan hukumnya.e. Nilai politik, Nilai yang berkaitan dengan proses mental, baik normal maupun abnormal danpengaruhnya pada perilaku.UNSUR INTRINSIK NOVELa. Tokoh adalah individu rekaan yang mengalami peristiwa atau berkelakuan di dalam berbagaiperistiwa dalam cerita (Sudjiman,1990:79).b. Perwatakan adalah penyajian watak tokoh dan penciptaan citra tokoh (Sudjiman, 1990:79).c. Alur/plot adalah jalinan peristiwa dalam karya sastra untuk mencapai efek tertentu.d. Sudut pandang adalah posisi pencerita dalam membawa kisahan, boleh jadi ia tokoh dalamceritanya (pencerita akuan),boleh jadi pula berada di luarnya (pencerita diaan).e. Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepadapembaca/penonton/pendengar.f. Latar adalah segala keterangan mengenai waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan dalamkarya sastra.g. Gaya bahasa adalah cara pengarang mengungkapkan gagasannya melalui bahasa yangdigunakannya.
  • 10. Unsur – unsur Novel Sastra Novel sastra serius dan novel sastra hiburan mempunyai beberapa unsur yangmembedakan keduanya. Unsur – unsur novel sastra serius adalah sebagai berikut :- Dalam teman : Karya sastra tidak hanya berputar – putra dalam masalah cinta asmara muda – mudi belaka, ia membuka diri terhadap semua masalah yang penting untuk menyempurnakan hidup manusia. Masalah cinta dalam sastra kadangan hanya penting untuk sekedar menyusun plot cerita belaka, sedang masalah yang sebenarnya berkembang diluar itu.- Karya sastra : Tidak berhenti pada gejala permukaan saja, tetapi selalu mencoba memahami secara mendalam dan mendasar suatu masalah, hal ini dengan sendirinya berhubungan dengan kematangan pribadi si sastrawan sebagai seorang intelektual.- Kejadian atau pengalaman yang diceritakan dalam karya sastra bisa dialami atau sudah dialami oleh manusia mana saja dan kapan saja karya sastra membicarakan hal – hal yang universal dan nyata. Tidak membicarakan kejadian yang artificial (yang dibikin – bikin) dan bersifat kebetulan.- Sastra selalu bergerak, selalu segar dan baru. Ia tidak mau berhenti pada konvensialisme. Penuh inovasi.- Bahasa yang dipakai adalah bahasa standar dan bukan silang atau mode sesaat.Sedangkan novel sastra hiburan juga mempunya unsur – unsur sebagai berikut :- Tema yang selalu hanya menceritakan kisah asmara belaka, hanya itu tanpa masalah lain yang lebih serius.- Novel terlalu menekankan pada plot cerita, dengan mengabaikan karakterisasi, problem kehidupan dan unsur-unsur novel lain.
  • 11. - Biasanya cerita disampaikan dengan gaya emosional cerita disusun dengan tujuan meruntuhkan air mata pembaca, akibatnya novel demikian hanya mengungkapkan permukaan kehidupan, dangkal, tanpa pendalaman.- Masalah yang dibahas kadang-kadang juga artificial, tidak hanya dalam kehidupan ini. Isi cerita hanya mungkin terjadi dalam cerita itu sendiri, tidak dalam kehidupan nyata.- Karena cerita ditulis untuk konsumsi massa, maka pengarang rata-ratatunduk pada hokum cerita konvensional, jarang kita jumpai usaha pembaharuan dalam jenis bacaan ini, sebab demikian itu akan meninggalkan masa pembacanya.- Bahasa yang dipakai adalah bahasa yang actual, yang hidup dikalangan pergaulan muda-mudi kontenpores di Indonesia pengaruh gaya berbicara serta bahasa sehari- hariamat berpengaruh dalam novel jenis ini. Nilai-nilai yang terkandung dalam novel sastra. 1) Nilai Sosial Nilai sosial ini akan membuat orang lebih tahu dan memahami kehidupan manusia lain. 2) Nilai Ethik Novel yang baik dibaca untuk penyempurnaan diri yaitu novel yang isinya dapat memausiakan para pembacanya, Novel-novel demikian yang dicari dan dihargai oleh para pembaca yang selalu ingin belajar sesuatu dari seorang pengarang untuk menyempurnakan dirinya sebagai manusia. 3) Nilai Hedorik Nilai hedonik ini yang bisa memberikan kesenangan kepada pembacanya sehingga pembaca ikut terbawa ke dalam cerita novel yang diberikan
  • 12. 4) Nilai Spirit Nialai sastra yang mempunyai nilai spirit isinya dapat menantang sikap hidup dan kepercayaan pembacanya. Sehingga pembaca mendapatkan kepribadian yang tangguh percaya akan dirinya sendiri. 5) Nilai Koleksi Novel yang bisa dibaca berkali-kali yang berakibat bahwa orang harus membelinya sendiri, menyimpan dan diabadikan. 6) Nilai Kultural Novel juga memberikan dan melestarikan budaya dan peradaban masyarakat, sehingga pembaca dapat mengetahui kebudayaan masyarakat lain daerah. Jenis-jenis novelSeperti karya-karya satra lainnya,novel juga memiliki beberapa jenis. MenurutSuherianto(1982:67) novel berdasarkan tinjauan isi,gambaran dan maksud pengarang terbagaisebagai berikut : Novel BerendensAdalah sebuah novel yang menunjukan kegajilan-keganjilan dan kepincangan-kepincangandalam masyarakat. Oleh karena itu novel ini sering disebut sebagai novel bertujuan. Novel PsikologiAdalah novel yang menggambarkan perngai,jiwa seseorang serta perjuangannya. Semisal novelAtheis karya Achdiat.K.Mihardja Novel SejarahAdalah novel yang menceritakan seseorang dalam suatu masa sejarah. Novel ini melukiskan danmenyekediki adat istiadat dan perkembangan masyarakat pada masa itu.
  • 13. Novel Anak-anakAdalah novel yang melukiskan kehudpan dunia anhak-anak yang dapat dibacakan oleh orangtua untuk pembelajaran kepada anaknya,adapula yang biasanya hanya dibaca oleh anak-anaksaja. Novel DetektifAdalah sebuah novel yang isinya mengajak pembaca memutar otak guna memikirkan akibatdari beberapa kejadian yang dilukiskan pengarang dalam cerita. Novel PerjuanganAdalah novel yang melukiskan suasana perjuangan dan peperangan yang diderita seseorang. Novel PropagandaAdalah novel yang isinya semata-semata untuk kepentingan propaganda terhadap masyarakattertentu.Cara Mensinopsiskan Novel :a) Membaca naskah asli terlebih dahulu untuk mengetahui kesan umum penulis.b) Mencatat gagasan utama dengan menggarisbawahi gagasan yang penting.c) Mmenulis ringkasan cerdasarkan gagasan-gagasan utama sebagaimana dicatat pada langkahkedua. Gunakanlah kalimat yang padat, efektif, dan menarik untuk merangkai jalan ceritamenjadi sebuah karangan singkat yang menggambarkan karangan asli.d) dialog dan monolog tokoh cukup ditulis isi atau garis besarnya saja.e) synopsis tidak boleh menyimpang dari jalan cerita dan isi dari keseluruhan karya yang asli.
  • 14. Contoh Sinopsis Novel : SURAT KECILKU UNTUK TUHANAda seorang anak remaja yang bernama Keke. Umurnya 13 tahun. Dia remaja aktif yang dudukdi kelas 2 SMP. Suatu pagi Dia terbangun dengan mata memerah kemudian hidungnyaberdarah. Ayahnya membawa dia ke Dokter untuk diperiksa.Awalnya Dia pikir, keke hanya flu biasa dan kelelahan sehabis mengikuti olah raga volley. TetapiDia salah, ayahnya mendapatkan kabar kalau keke terserang kanker ganas. Kanker itu dapatmembunuhnya dalam waktu lima hari. Ayah keke merahasiakan kanker itu darinya, ia takut bilakeke tahu harus dioperasi dengan kehilanagan sebagian wajah kirinya.Hari berlanjut, di wajah keke mulai tumbuh gumpalan sebesar bola tennis dan perlahan sebesarbuah kelapa. keke menangis, tapi tak ada yang mau memberi tahu penyakit apa yang ada diwajahnya. Keke jalani hidupnya senormal mungkin, namun kanker itu menghalangi langkahnya,keke tidak ingin menangis dan berpikir dia sakit. Walau Dia sadar bahwa hidupnya tidak akanlama lagi.Tuhan memberikan nafas panjang padanya untuk bertahan selama tiga tahun dari penyakit ini.keke pun menulis surat kecil pada Tuhan, semoga tidak ada lagi orang yang mengalami hal yangsama dengannya.Ini adalah Surat Kecil Untuk Tuhan yang ditulis dengan keke :TUHAN …ANDAI Aku BISA KEMBALIAku INGIN TIDAK ADA TANGISANANDAI Aku BISA KEMBALIAku TIDAK INGIN ADA LAGI HAL YANG SAMA TERJADI PADAKUTERJADI PADA SIAPAPUNTUHAN …ANDAI Aku BISA MEMOHONJANGAN ADA TANGIS DAN DUKA DI DUNIA LAGITUHAN ANDAI Aku BISA MENULIS SURAT UNTUKMUJANGAN PISAHKAN Aku DARI SAHABAT DAN ORANG YANG Aku SAYANGIN.Aku INGIN MENJADI DEWASA SEPERTI BURUNG YANG BISA TERBANG KETIKA IA DEWASAAku INGIN AYAH MELIHAT Aku KETIKA Aku MEMILIKI LAGI KEINDAHAN GERAIANRAMBUT..TUHAN …SURAT KECILKU INI..ADALAH PERMINTAAN TERAKHIRKUANDAI Aku BISA KEMBALI..
  • 15. KESIMPULAN : Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek, disebut demikian karena jumlahhalamannya yang sedikit, situasi dan tokoh ceritanya juga digambarkan secara terbatas. Novel adalah salah satu bentuk dari sebuah karya sastra. Novel merupakan cerita fiksidalam bentuk tulisan atau kata-kata dan mempunyai unsur instrinsik dan ekstrinsik. Sebuahnovel biasanya menceritakan tentang kehidupan manusia dalam berinteraksi denganlingkungan dan sesamanya. Dalam sebuah novel, si pengarang berusaha semaksimal mungkinuntuk mengarahkan pembaca kepada gambaran-gambaran realita kehidupan melalui ceritayang terkandung dalam novel tersebut.Adapun perbedaan antara novel dan cerpen adalah sebagai berikut: 1. Dalam novel terjadi konflik batin, sedangkan dalam cerpen tidak harus terjadi. 2. Dalam novel, perwatakan digambarkan secara detail, sedangkan dalam cerpen, perwatakan digambarkan secara singkat 3. Novel memiliki alur lebih rumit, sedangkan dalam cerpen, akhir ceritanya sederhana. 4. Dalam novel, latar lebih luas dan waktunya lebih lama, sedangkan dalam cerpen, latar hanya sebentar dan terbatas. 5. Novel lebih panjang karangannya daripada cerpen, sedangkan cerpen lebih pendek karangannya. 6. Unsur-unsur cerita dalam novel lebih kompleks dan beragam dibandingkan cerpen, sedangkan unsur cerita dalam cerpen relatif sederhana dan pasti tunggal 7. Novel biasanya ditulis dalam minimal 100 halaman kuarto, sedangkan cerpen biasanya ditulis maksimal 30 halaman kuarto. 8. Jumlah kata dalam novel minimal 35.000 kata, sedangkan jumlah kata dalam cerpen maksimal 10.000 kata. 9. Lama untuk membaca novel kira-kira 30-90 menit, sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk membaca cerpen hanya 10 menit (bacaan sekali duduk).Persamaan : sama-sama mewakili kesusastraan prosa baru.