• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Perkembangan ICT dan Pemanfaatannya di Indonesia
 

Perkembangan ICT dan Pemanfaatannya di Indonesia

on

  • 3,184 views

Berisi paparan Heru Sutadi mengenai perkembangan teknologi informasi di Indonesia serta pemafaatannya termasuk kemungkinan penggunaan untuk cybercrime

Berisi paparan Heru Sutadi mengenai perkembangan teknologi informasi di Indonesia serta pemafaatannya termasuk kemungkinan penggunaan untuk cybercrime

Statistics

Views

Total Views
3,184
Views on SlideShare
3,167
Embed Views
17

Actions

Likes
0
Downloads
70
Comments
0

2 Embeds 17

http://sofianurlita.wordpress.com 15
http://www.slashdocs.com 2

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Perkembangan ICT dan Pemanfaatannya di Indonesia Perkembangan ICT dan Pemanfaatannya di Indonesia Presentation Transcript

    • Heru Sutadi
    •  DukunganBibit-Chandra lewatfacebooktembus 600.000 By Indah Septiyaning on 3 November 2009 Jakarta–Dukungan terhadapBibit S Riantodan Chandra M HamzahlewatFacebookmengalirmakinderas. Tak lama setelahrekamanrekayasakriminalisasi KPK dibukadisidang MK, jumlahpendukungnaikmenembusangkahingga 600.000. Hingga pukul 18.30 WIB atausekitar 3 jam setelahrekamanusaidiputar, dukungandiakungrup ‘Gerakan 1 JutaFacebookersDukung Chandra Hamzah&BibitSamadRianto’ mencapaiangka 603.000. Angkaininaikcukupsignifikandaripukul 06.45 WIB yang mencapai 501.000. “Hahaha..Sekarangterbuktikansiapa yang salah? Malu dong yang benarkokmasukpenjara, tapi yang salahmalahenak-enakannyalahinorang. Majuterus Pak Bibit& Pak Chandra. JangantakutkarenaTuhanbesertamu,” demikiantulissalahseoranganggota, AndriWijaya, dalam wall. Dukungan tampaksemakinderasmengalirsetelahrekamandibukadisidang MK. Jikadaripagihinggasiangpertambahanjumlahdukunganagaklambat, setelahrekamandiput aragak lama pertambahandukungansemakincepat. Jumlahinitampaknyaakanterusbertambahseiringmakinmembesarnyakasusini. dtc/isw
    •  SBY Ikut Komentari Kasus Prita Mulyasari Rabu, 03 Juni 2009 | 18:14 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ikut mengomentari kasus Prita Mulyasari. Presiden meminta penegakkan hukum harus dibarengi rasa keadilan. Sementara, Prita sudah menjadi tahanan Kejaksaan di Lapas Wanita Tangerang. “Presiden meminta Jaksa Agung, Kapolri, dan pengadilan, dalam rangka menegakkan hukum juga menggunakan hati dan rasa keadilan,” kata Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng, di kantor Presiden, Rabu (3/6). Presiden, kata Andi, sudah meminta penjelasan Kapolri dan Jaksa Agung soal kasus Prita ini. Presiden meminta agar penegakkan hukum mempertimbangkan berbagai macam segi selain hukum, yaitu rasa keadilan. Andi membantah anjuran Presiden ini adalah bentuk intervensi kepada lembaga peradilan. “Lihatlah semua dari segi-segi lain dari rasa keadilan atau rasa utuh. Itu bukan intervensi, tetapi sebagai pribadi dan kepala negara, dimana ada kasus yang menjadi isu publik maka wajar jika presiden menanyakan kepada pembantu-pembantunya yang terkait dengan kasus ini,” katanya. Prita dijerat Jaksa dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Prita dituding telah mencemarkan nama baik rumah sakit melalui dunia maya. Walhasil, kini keluarga Prita hanya bisa menangis lantaran kedua anak Prita, yakni Ranarya Puandida Nugroho (2), dan Khairan Ananta Nugroho (3) yang tinggal bersama ayahnya Andri Nugroho ditinggal Prita yang telah ditahan sejak 13 Mei lalu. Prita Mulyasari hari ini Rabu (3/6) telah dibebaskan dari tahanan Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, setelah kasus yang dialami menjadi isu publik di Jakarta, yang mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Kini statusnya sebagai tahanan kota, dan telah kembali pulang kerumahnya, berkumpul bersama keluarganya. NININ DAMAYANTI
    •  Penipu Lewat Ponsel Kian Hari Kian Marak Di post Feb 09, 2010 Penipuan melalui telepon seluler di Taiwan kian merajarela. Jumlah panggilan telepon untuk tujuan penipuan di negara tersebut mencapai sekira 10.000 panggilan per hari. Operator telekomunikasi, TaiwanMobile bahkan harus menyediakan dana khusus sebesar 443 ribu dollar singapura untuk mengembangkan sistem yang mampu mencegah penipuan pada pelanggannya. Selama sebulan diberlakukan, sistem yang dikembangkan TaiwanMobile telah menghalau dan memblokir sekira 77 ribu panggilan. Waktu penipuan yang paling sering dilakukan adalah, pukul sembilan pagi hingga pukul sembilan malam. Sebanyak 87 persen penipuan via telepon dilakukan pada jam-jam tersebut. Pukul 09.00 pagi merupakan waktu yang tepat bagi para penipu untuk menjalankan aksi penipuan, mereka berpikir calon korban tentunya sibuk untuk memulai aktivitas dan mereka akan mengira jika telepon penipuan tersebut adalah benar. Rata-rata anggota kelompok penipu mengaku sebagai pegawai pemerintah ataupun anggota kepolisian. Polisi merupakan institusi yang paling sering digunakan penipu untuk menipu atau memeras korban. (AFP/Okezone)
    • Pemanfaatan Teknologi Teknologi telah menjadi jantung perkembangan manusia sejak spesies pertama manusia, Homo habilis, 2,5 juta tahun lalu Teknologi informasi dan Komunikasi begitu penting dalam masyarakat modern dewasa ini karena perkembangan ekonomi dunia sedang berubah dari industri yang berbasis pada baja, kendaraan dan jalan raya ke arah ekonomi baru yang dibentuk oleh silikon, komputer dan jaringan.
    • Kunci Perkembangan TIK Digitalisasi Konvergensi dalam mikroelektronika, komputer (perangkat keras dan lunak), telekomunikasi, penyiaran dan optoelektronika Globalisasi  tak ada individu, lembaga kemasyarakatan, bisnis maupun pemerintah yang dapat mengabaikan perubahan ini
    • Media Lama Vs. Media Baru Jika sebelumnya telah dikenal media massa seperti televisi, radio, surat kabar, film maupun majalah, semua itu kini dikategorikan sebagai media konvensional.Penggunaan istilah media konvensional ini sebagai pembeda dari media baru yang merupakan konvergensi media konvensional, komputer dan telekomunikasi Media Baru  pemirsa/pendengar  menjadi pemakai  interaksi satu arah  interaktif  synchronous  asynchronous  media massa  media personal  satu jenis transmisi  transmisi media yang bermacam-macam  perangkat biasa  peralatan informasi informasi yang cerdas Karena biaya implementasi yang murah, penyajian informasi yang cepat, jangkauan yang luas serta bebas sensor yang memungkinkan informasi yang diterima bersifat transparan, TIK diharapkan berperan besar dalam pembangunan demokrasi bangsa
    • GAYA HIDUP BARU
    • GAYA HIDUP BARU
    • E-COMMERCE
    • E-EDUCATION
    • STATISTIK TELEKOMUNIKASISampai 2010, status infrastruktur dan jasa telekomunikasi dapat terlihat dari tabelberikut:Fixed line subscribers (PSTN): 8.429.180 subs (3.58 %)Fixed Wireless Access: 31.464.342 subs (13.28 %)Mobile: 204.134.459 subs (86.13 %)Internet users: 60 Millions (25,32 %)
    • CYBERCRIME DI INDONESIA HERU SUTADI
    • Terminologi Cybercrime It’s complicated! Kejahatan lama Vs kejahatan baru Merupakan kejahatan yang melibatkan komputer atau jaringan sebagai alat, target ataupun tempat melakukan kriminalitas (wikipedia) Kriminalitas terhadap data dan hak cipta (Krone, 2005) Lebih luas lagi, termasuk fraud, unauthorized access, pornografi anak dan cyberstalking (Zeeviar- Geese, 1997)
    • Rupa-Rupa Cybercrime (1) Secara garis besar, kejahatan cyber terbagi dua:  kejahatan yang bertujuan merusak atau menyerang sistem atau jaringan komputer.  kejahatan yang menggunakan komputer atau internet sebagai alat bantu dalam melancarkan kejahatan. Namun mengingat teknologi informasi merupakan hasil konvergensi telekomunikasi, komputer dan media, kejahatan jenis ini berkembang menjadi luas lagi.
    • Rupa-Rupa Cybercrime (2) Dalam catatan beberapa literatur dan situs-situs yang mengetengahkan cybercrime, berpuluh jenis kejahatan yang berkaitan dengan dunia cyber.  Yang masuk dalam kategori kejahatan umum yang difasilitasi teknologi informasi antara lain penipuan kartu kredit, penipuan bursa efek, penipuan perbankan, pornografi anak, perdagangan narkoba, serta terorisme.  Sedang kejahatan yang menjadikan sistem dan fasilitas teknologi informasi sebagai sasaran di antaranya adalah denial-of-service attack, defacing, cracking ataupun phreaking
    • “Prestasi” Indonesia Penetrasi TI rendah, tapi populer terkait dengan kejahatan di dunia maya Pada tahun 2001, survei AC Nielsen mencatat bahwa Indonesia berada pada posisi keenam terbesar di dunia atau keempat di Asia dalam tindak kejahatan siber Data ClearCommerce yang bermarkas di Texas, Amerika Serikat, mencatatkan bahwa pada 2002 Indonesia berada di urutan kedua setelah Ukraina sebagai negara asal carder terbesar di dunia. Di tahun beikutnya, Verisign, perusahaan keamanan teknologi informasi dunia, mencatat bahwa Indonesia berada pada peringkat paling atas di dunia dalam hal persentase kejahatan penipuan perbankan di dunia. Sementara dalam hal kuantitas, posisi Indonesia berada di urutan ketiga. Akibatnya: orang Indonesia yang ingin berbelanja lewat internet tidak dipercaya lagi oleh merchant luar negeri.
    • Modus Cybercrime di Indonesia (1) Situs ‘aspal’ klikbca.com Perebutan domain mustikaratu.com Carding Hacking, cracking, defacing  situs TNP KPU, serta situs-situs lain termasuk ‘perang cyber’ dengan Malaysia Pornografi anak Spam
    • Modus Cybercrime di Indonesia (2) Fraud  Program bantuan, MLM  GIFT  Email Terorisme  Anshar.net, Blog Noordin M. Top denial-of-service attack (DDoS),
    • Modus Cybercrime di Indonesia (3) Sex on the net  Situs  exoticazza, majalah, dll.  Mailing list  Transaksi seks/mempromosikan PSK  Penyebaran gambar-gambar porno  Penjualan VCD/DVD porno Judi Online  sdsb.com, indobetonline.com, tebaknomor.com Fitnah elektronik SPAM
    • Strategi Memanfaatkan Internet Memanfaatkan internet secara cerdas Warga negara memiliki kebebasan berpendapat, berekspresi dan berhak mendapat akses informasi, namun perlu juga memperhatikan aturan hukum, yang terjadi di dunia nyata akan berdampak sama dengan yang terjadi di dunia maya Mengubah dari pengunduh konten ke pencipta konten
    • Terima Kasih Heru SutadiEmail: herusutadi@hotmail.com Twitter: @herusutadi Website: www.herusutadi.com