Teori organisasi publik

10,893 views
10,680 views

Published on

3 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • @RoyceLohonauman tak bisa dibuka
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Pak, coba lihat presentasi Royce melalui website saya di www.RoyceTalkFusion.Com.

    Saya pastikan hanya dalam hitungan detik, bapak akan memperoleh ide yang lebih brilian dari Royce dalam mengembankan program bisnis IT yang saat ini saya sendang tekuni di Internet dengan teman-teman di Amerika.

    Ikuti saja dengan saya, dan saya akan berikan secara gratis bagaimana BISNIS IT Amerika ini dapat merubah hidup saya.

    Dengan dan tanpa pengalamanpun, kita bisa menghasilkan ribuan dolar hanya dalam satu minggu, serta dibayarkan hanya dalam 3 menit saja.

    Ingin tahu apa itu bukan?
    Visit saja di www.RoyceTalkFusion.Com

    Terima kasih.

    Hormat saya,
    Royce Lohonauman
    Pendiri RoyceTalkFusion.Com
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • mantap
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
10,893
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
507
Comments
3
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Teori organisasi publik

  1. 1. BY; NOVI HENDRA (lel4ki_hujan@yahoo.co.id)
  2. 2. <ul><li>Kejadian-kejadian dilingkungan,bisa disebut realita yang dipandang dari berbagai sudut pandang ketika akan M enilai sesuatu yang belu M pasti kebenarannya sehingga asih perlu untuk dibuktikan M elalui proses il M iah </li></ul><ul><li>Ontologi..what,why </li></ul><ul><li>episte M ologi..how </li></ul><ul><li>Aiologi...for what </li></ul>
  3. 3. <ul><li>Pengga M baran se C ara abstrak dari Feno M ena sosial dan ala M i yang M enunjuk Pada sesuatu kata, na M a, pernyataan atau si M bol Fungsinya.. </li></ul><ul><li>M e M beri Pengertian..kognitif </li></ul><ul><li>Pe M aha M an..afektif </li></ul><ul><li>M enilai sesuatu dengan objektif..ealuatif </li></ul><ul><li>Hasilnya Praktis...prag M atis </li></ul><ul><li>Ko M unikatif </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Hubungan yang logis antar 2 konsep untuk engabstraksikan realitas sosial </li></ul>
  5. 5. <ul><li>WURSANTO; </li></ul><ul><li>RUMUSAN (PRINSIP,AZAS, PENDIRIAN YANG DIKALIMATKAN DENG a N RINGKAS DAN PADAT) </li></ul><ul><li>YANG DISUSUN SECARA SISTEMATIS, </li></ul><ul><li>LOGIS </li></ul><ul><li>DAN TERATUR MENGENAI SUATU FENOMENA </li></ul>
  6. 6. <ul><li>Serangkaian asu m si,konsep,konstruk,definisi,proposisi untuk M enerangkan suatu feno M ena dengan siste M atis dengan M eru M uskan hubungan antar konsep </li></ul>
  7. 7. <ul><li>Wadah untuk bekerjasa M a (statis) </li></ul><ul><li>Alat pen c apai tujuan(Statis) </li></ul><ul><li>Didala M nya terdapat hirarki dan wewenang(Statis) </li></ul><ul><li>Sekelo M pok orang yang M elakukan kegiatan (dina m is) </li></ul><ul><li>Saling Bekerjasa M a (dina m is) </li></ul><ul><li>Adanya Pe M bagian tugas dan wewenang (dina m is) </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Institusi.. Suatu kelo m pok yang m enapung aspirasi m asyarakat baik yang punya aturan tertulis atau tidak. Tu m buh dala m m asyarakat bertujuan m en C apai tujuan bersa m a bisa dibentuk pe m erintah atau swasta </li></ul><ul><li>Institusi pe m erintah..yang dipi m pin m enteri </li></ul><ul><li>institusi Pe m erintah yang tidak dipi m pin m enteri tapi bertanggungjawab pada presiden.. LN Non Departe m en </li></ul>
  9. 9. <ul><li>......Inti dari organisasi m odern. </li></ul><ul><li>Suatu badan ad m inistrasi yang punya siste m kerja terprosedur lewat hirarki wewenang dala m struktur... </li></ul>
  10. 10. <ul><li>Teori organisasi m epelajari struktur dan desain organisasi </li></ul><ul><li>Teori organisasi eberikan pengarahan bagaiana organisasi distruktur dan enawarkan bagaiana organisasi dapat dikonstruksi guna eningkatkan keefektifan organisasi </li></ul>
  11. 11. <ul><li>MASALAH ORGANISASI </li></ul><ul><li>EFEKTIFITAS ORGANISASI MENCAPAI TUJUAN </li></ul><ul><li>TEORI organisasi </li></ul>
  12. 12. <ul><li>Organisasi priat </li></ul><ul><li>adalah,entitas yang aktiitasnya berhubungan dengan usaha untuk M enghasilkan barang/jasa dala M rangka M e M enuhi kebutuhan konsu M en dengan ko M pensasi yang diharapkan adalah keuntungan </li></ul>
  13. 13. <ul><li>Organisasi yang M enghasilkan barang/jasa yang tujuan uta M anya M e M enuhi kebutuhan M asyarakat dala M rangka M eniptakan kesejahteraan tanpa M e M perhitungkan keuntungan </li></ul>
  14. 14. priat Tolak ukur publik A CC rual a CC ounting Sist anggaran C ash A CC ounting Tertutup untuk publik Sist akuntansi Terbuka untuk publik Pada peegang saha dan kreditur Pertanggung jawaban Padasyarakat dan parlen Pebiayaan intern dari odal sendiri,laba yang ditahan dan penjualan aktia. Dan Pebiayaan ekstern dari hutang bank dan hutang obligasi Suber pendanaan Pajak,retribusi,utang,utang obligasi perintah, laba BUN/BUD Profit otif Tujuan organisasi Non profit Fleksibel (datar,pirida lintas fungsional) Struktur organisasi Birokratis, kaku dan hirarkies
  15. 15. <ul><li>Bagian integral suatu siste m ekono m i suatu negara </li></ul><ul><li>m Enggunakan su m berdaya yang sa m a untuk m enapai tujuan </li></ul><ul><li>m enghadapi m asalah kelangkaan su m ber daya </li></ul>
  16. 16. <ul><li>1. Perubahan dan ino v asi dipengaruhi oleh </li></ul><ul><li> Teknologi (industrialisasi/ odernisasi) </li></ul><ul><li> lingkungan (adaptasi terhadap lingkungan </li></ul><ul><li> anggota organisasi (pendaki/ konseratif) </li></ul><ul><li>2. Infor m asi dan intelegensi </li></ul><ul><li> hirarki dan infor m asi </li></ul><ul><li>profesionalis m e </li></ul>
  17. 17. <ul><li>Struktur kekuasaan </li></ul><ul><li>Se m akin m odern alat yang dipergunakan disebuah ru m ah sakit m aka dokter akan se m akin berada distruktur atas dan berkuasa dibanding pejabat publik dll </li></ul>
  18. 18. <ul><li>1. KEPE m I m PINAN </li></ul><ul><li>2.PERILAKU ORGANISASI </li></ul><ul><li>3. m ANAJE m EN </li></ul><ul><li>4.DLL </li></ul>
  19. 19. <ul><li>KENAPA KITA HARUS M ENGETAHUI </li></ul><ul><li>? </li></ul><ul><li>TEORI...KRITIKAN..TEORI..KRITIKAN..TEORI </li></ul><ul><li>SEBAB.......AKIBAT </li></ul><ul><li>HARI INI...AKIBAT DARI HARI KEAREN </li></ul>
  20. 20. Kerangka waktu 1900-1930 1930-1960 1960-1975 1975..? Siste m Tujuan Te m a.. Uta m a Tertutup Rasional Efisiensi m ekanis Tertutup Sosial Orang dan hubungan m anusia Terbuka Rasional Desain kontigensi ( Lingkungan) Terbuka Sosial kekuasaan dan politik Klasifikasi Tipe 1 Tipe 2 Tipe 3 Tipe 4
  21. 21. <ul><li>ADALAH </li></ul><ul><li>SEBUAH PENAWARAN BAGI C ARA KERJA ORGANISASI </li></ul>
  22. 22. <ul><li>Ku m pulan dari bagian-bagian yang saling berhubungan dan saling bergantung yang diatur sede m ikian rupa sehingga m enghasilkan suatu kesatuan </li></ul><ul><li>Dengan karakteristik </li></ul><ul><li>Adanya diferensiasi (punya fungsi yang berbeda-beda/spesialisasi/departe m entalisasi) </li></ul><ul><li>Adanya integrasi (hirarkie sebagai kesatuan yang terkoordinasi disertai aturan/kebijakan) </li></ul>
  23. 23. <ul><li>TERBUKA... punya interaksi dina m is dengan lingkungan </li></ul><ul><li>TERTUTUP.... tidak m eneri m a energi dari luar ......idealis keti m bang praktis </li></ul>
  24. 24. <ul><li>M odel yang uniersal untuk setiap keadaan </li></ul><ul><li>Siste m tertutup </li></ul><ul><li>Untuk tujuan yang efisien </li></ul><ul><li>a.Taylor dengan sientifi m anaje m en </li></ul><ul><li>b.Henry fayol dengan prinsip organisasi </li></ul><ul><li>weber dan birokrasi </li></ul><ul><li>d. Ralph dais dan peren C anaan rasional </li></ul>
  25. 25. ERA KLASIK (1900-1930AN) <ul><li>FW TAYLOR </li></ul><ul><li>HENRY FAYOL </li></ul><ul><li>MAX WEBER </li></ul><ul><li>MARY PARKER FOLLET </li></ul><ul><li>CHESTER BARNARD..MELETAKKAN LANDASAN UNTUK PRAKTIK MANAJEMEN KONTEMPORER </li></ul>
  26. 26. FW TAYLOR <ul><li>APA YANG DILAKUKAN UPS MENGGUNAKAN PRINSIP TAYLOR </li></ul><ul><li>BAGAIMANA METODE ILMIAH DAPAT DIGUNAKAN DALAM MENETAPKAN SATU CARA TERBAIK UNTUK MELAKUKAN SUATU PEKERJAAN. </li></ul>
  27. 27. <ul><li>STUDI DILAKUKAN DI PERUSAHAAN STEEL MIDVALE DAN BETHLEHEM KARENA PEKERJA DITEMUKAN: </li></ul><ul><li>TIDAK EFISIEN </li></ul><ul><li>MENGGUNAKAN TEKNIK YANG BERLAINAN </li></ul><ul><li>MENGGAMPANGKAN PEKERJAAN </li></ul><ul><li>SENGAJA BEKERJA DENGAN SPEED YANG RENDAH </li></ul><ul><li>KEPUTSAN MANAJEMEN ATAS DASAR DUGAAN DAN INTUISI </li></ul><ul><li>MENGABAIKAN KESEPADANAN KECERDASAN DAN KEMAMPUAN ATAS TGS YG HRS DILAKUKAN </li></ul><ul><li>MENGANGGAP SELALU DLM KONFLIK DAN PERSAINGAN KALAH-MENANG </li></ul><ul><li>ASUMSI TAYLOR APA YANG DIHASILKAN DENGAN KERJA SPT ITU HANYA 1/3 DARI KELUARAN SESUNGGUHNYA. </li></ul>
  28. 28. TAYLOR MEMBENAHI... <ul><li>DENGAN METODE-METODE ILMIAH LEBIH DARI 2 DASAWARSA ATAS TIDAK ADANYA KONSEP YANG JELAS THD STANDAR KERJA ..YAITU TGGNG JAWAB PEKERJA DAN MANAJEMEN. </li></ul>
  29. 29. PRINSIP MANAJEMEN ILMIAH <ul><li>MENGEMBANGKAN SUATU ILMU PENGETAHUAN UNTUK SETIAP ELEMENT DALAM PEKERJAAN SATU INDIVIDU...DULU PENGGUNAAN,HASIL DARI PENGALAMAN </li></ul><ul><li>SECARA ILMIAH DAN KEMUDIAN MENDIDIK, MENGAJARKAN DAN MENGEMBANGKAN PEKERJA...MEMILIH DAN MELATIH DIRI SENDIRI </li></ul><ul><li>BEKERJASAMA DENGAN PEKERJA UNTUK JAMINAN SEMUA PEERJAAN DIKERJAKAN SESUAI PRINSIPILMU PENGETAHUAN...MANAJEMEN DAN PEKERJA BERKUTAT PADA KONFLIK </li></ul><ul><li>MEMBAGI PEKERJAAN DAN BERTANGGUNG JAWABHAMPIR SAMA ANTARA MANAJEMEN DAN PEKERJA...PEKERJA MENGERJAKAN SEMUA </li></ul><ul><li>DIUJI PADA PERUSAHAAN BESI TUANG (SCHMID) DAN UKURAN SEKOP </li></ul>
  30. 30. HENRY FAYOL TEORI ADMINISTRASI <ul><li>FUNGSI UNIVERSAL DAN MANAJEMEN YANG BAIK...PERENCANAAN,PENGORGANISASIAN,PENGKOMANDOAN,PENGKOORDINASIAN DAN PENGENDALIAN </li></ul><ul><li>DENGAN 14 PRINSIP MANAJEMEN FAYOL...... </li></ul>
  31. 31. <ul><li>PEMBAGIAN KERJA </li></ul><ul><li>WEWENANG </li></ul><ul><li>DISIPLIN </li></ul><ul><li>KESATUAN PERINTAH </li></ul><ul><li>KESATUAN PENGARAHAN </li></ul><ul><li>MENGALAHKAN KEPENTINGAN PRIBADI UNTUK KEPENTINGAN </li></ul><ul><li>PEMBERIAN UPAH </li></ul><ul><li>SENTRALISASI </li></ul><ul><li>RANTAI SKALAR (KOMUNIKASI HARUS MENGIKUTI RANTAI HIRARKI) </li></ul><ul><li>PERINTAH </li></ul><ul><li>KEADILAN </li></ul><ul><li>STABILITAS MASA JABATAN PERSONAL </li></ul><ul><li>INISIATIF </li></ul><ul><li>RASA PERSATUAN </li></ul>
  32. 32. WEBER TEORI STRUKTURAL <ul><li>SPESIALISASI PEKERJAAN </li></ul><ul><li>HIRARKIE WEWENANG </li></ul><ul><li>SELEKSI FORMAL </li></ul><ul><li>HUKUM DAN REGULASI FORMAL </li></ul><ul><li>IMPERSONALITAS </li></ul><ul><li>ORIENTASI KARIR. </li></ul>
  33. 33. <ul><li>Elton m ayo dan kajian hawthorne </li></ul><ul><li>C Hester barnard dan siste m kerjasa m a </li></ul><ul><li>Dougles MC gregor dan teori teori y </li></ul><ul><li>Warren Bennis dan m atinya birokrasi </li></ul>
  34. 34. <ul><li>Kajian terhadap tingkat penerangan dan produktifitas </li></ul>
  35. 35. <ul><li>ORGANISASI ADALAH SISTEM SOSIAL YANG MENUNTUT KERJASAMA MANUSIA..1938 </li></ul><ul><li>ORGANISASI TERSUSUN DARI ORANG YANG PUNYA HUBUNGAN SOSIAL INTERAKTIF </li></ul><ul><li>PERAN UTAMA MANAJER ADALAH BERKOMUNIKASI DAN MENDORONG CAPAIAN BAWAHAN </li></ul><ul><li>KEBERHASILAN ORGANISASI BERGANTUNG PADA TERPELIHARANYA HUBUNGAN BAIK DENGAN ORANG-ORANG DAN LEMBAGA DILUAR ORGANISASI DENGAN SIAPA ORGANISASI ITU TERARUR BERINTERAKSI...INVESTOR DLL </li></ul><ul><li>ORGANISASI HARUS MENYESUAIKAN DIRI DENGAN LINGKUNAGN...KESEIMBANGAN </li></ul>
  36. 36. <ul><li>Herbert si m on dengan serangan terhadap prinsip-prinsip </li></ul><ul><li>Perspektif lingkungan dari katz dan kahn </li></ul><ul><li>Kasus teknologi </li></ul><ul><li>Kelo m pok aston dan besaran organisasi </li></ul>
  37. 37. <ul><li>Batas kognitif terhadap rasionalitas dari M arh dan si m on </li></ul><ul><li>Organisasi pfeffer sebagai arena politik </li></ul>
  38. 38. Herbert Simon; <ul><li>Penyerang prinsip-prinsip aliran sebelumnya terutama klasik </li></ul><ul><li>Karena hanya mampu memberikan pepatah dan pedoman yang standar terhadap kebutuhan organisasi terkini dimasanya </li></ul><ul><li>Maka….. </li></ul>
  39. 39. <ul><li>Dengan sistem terbuka organisasi dengan lingkungan akan terus berubah sebagai bentk contingency </li></ul>
  40. 40. <ul><li>Besaran organisasi sangat berpengaruh terhadap pembentukan struktur organisasi </li></ul><ul><li>Organisasi dengan Ukuran yang besar akan memiliki struktur yang lebih besar dibandingkan dengan organisasi yang lebih kecil (dipengaruhi oleh tujuan organisasi dan cakupan tujuan tersebut </li></ul><ul><li>Organisasi besar dan kecil punya pola masing-masing ex.bentuk koordinasi/komunikasi </li></ul>
  41. 41. <ul><li>Menentang aliran klasik mengeni keputusan yang rasional dan optimum karena…. </li></ul><ul><li>Saat ini keputusan yang memuaskanlah yang menjadi indikator alternatif pengambilan keputusan dalam organisasi </li></ul><ul><li>Menganjurkan model organisasi sistem kerjasama yang rasional … </li></ul><ul><li>karena tujuan-tujuan terkadang saling bertentangan dan punya keterbatasan </li></ul>
  42. 42. <ul><li>Perlu adanya model yang mengatasi tentang adanya… </li></ul><ul><li>Koalisi kekuasaan </li></ul><ul><li>Konflik atas tujuan </li></ul><ul><li>Keputusan desain organisasi yang mendukung kepentingan pribadi dari mereka yang berkuasa </li></ul><ul><li>Maka kendali dalam organisasi menjadi tujuan ketimbang sebagai alat pencapaian tujuan </li></ul><ul><li>Dan organisasi sebaiknya melakukan koalisi </li></ul>
  43. 44. <ul><li>jU m LAH Pucuk Pi m pinan (kekuasaan memutuskan) </li></ul><ul><li>a. Tunggal </li></ul><ul><li>b. Ja m ak </li></ul><ul><li>2. Keres m ian </li></ul><ul><li>a.For m al </li></ul><ul><li>b.Infor m al </li></ul><ul><li>3. Tujuan </li></ul><ul><li>a.Niaga </li></ul><ul><li>b.Sosial ke m asyarakatan (organisasi publik) </li></ul><ul><li>4. Luas Wilayah </li></ul><ul><li>a. Organisasi daerah </li></ul><ul><li>b. Nasional </li></ul><ul><li>c. Regional </li></ul><ul><li>d. Internasional </li></ul>
  44. 45. <ul><li>Organisasi lini </li></ul><ul><li>Organisasi lini dan staff </li></ul><ul><li>Organisasi Fungsional </li></ul><ul><li>Organisasi Panitia </li></ul><ul><li>........................................atau...................... </li></ul><ul><li>1. Staff, </li></ul><ul><li>2. garis, </li></ul><ul><li>3. fungsional, </li></ul><ul><li>4. staff dan garis, </li></ul><ul><li>5. garis dan fungsi, </li></ul><ul><li>6. fungsi dan staff,... </li></ul><ul><li>7. garis,fungsi dan staff, panitia </li></ul>
  45. 46. <ul><li>Hanya ada pimpinan dan karyawan </li></ul><ul><li>Hubungan yang memungkinkan hanya hubungan pemberian saran dan masukan </li></ul>
  46. 47. <ul><li>Pemimpin pemegang pucuk pimpinan kekuasaan </li></ul><ul><li>Segala keputusan organisasi ada ditangan pimpinan tunggal </li></ul><ul><li>Wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada divisi/satuan tugas dibawahnya menurut garis komando </li></ul><ul><li>Adanya pejabat lini </li></ul>
  47. 48. <ul><li>Berdasarkan pada fungsi atau tujuan masing-masing organisasi </li></ul><ul><li>Tiap fungsi saling berhubungan karena saling bergantung </li></ul><ul><li>Dibawah pimpinan terdapat unit-unit yang bisa memerintah/memberi penugasan kepada semua pelaksana yang ada dibawahnya </li></ul>
  48. 49. <ul><li>Organisasi dengan tipe piramida mendatar/flat </li></ul><ul><li>Organisasi dengan tipe piramida terbalik </li></ul><ul><li>Organisasi dengan tipe kerucut </li></ul>
  49. 50. <ul><li>Atasan hanya satu tetapi bawahan banyak </li></ul><ul><li>Unit dibawah piminan hanya sedikit karena organisasi relatf kecil </li></ul>
  50. 51. <ul><li>Jumlah satuan organisasi banyak </li></ul><ul><li>Rentang kendali sempit </li></ul><ul><li>Pelimpahan tanggungjawab bisa sampai unit paling bawah </li></ul><ul><li>jarak antara pimpinan dan unit paling bawah terlalu jauh </li></ul><ul><li>Jumlah formasi pimpinan cukup besar </li></ul>
  51. 52. <ul><li>Jumlah jabatan pimpinan lebih besar dari jumlah pekerja </li></ul><ul><li>Cocok untuk organisasi dengan pengangkatan pegawai berupa fungsional </li></ul><ul><li>Tidak baik untuk organisasi dengan jabatan struktural </li></ul><ul><li>Contoh universitas, lembaga penelitian dll </li></ul>
  52. 53. <ul><li>1.Model organisasi memiliki bentuk yang berbeda pada lokus yang juga berbeda </li></ul><ul><li>2.Pada dasarnya ada dua pengkategorian terhadap model-model yang berkembang </li></ul><ul><li>3. Yaitu model terbuka, tertutup dan sintesa dari keduanya </li></ul>
  53. 54. Sudut Pandang Tertutup Terbuka Lingkungan Organisaasi Persepsi kondisi alamiah manusia Persepsi atas konsep manipulasi Persepsi atas peranan sosial organisasi Stabil dan rutin Teori X Manipulasi tidak akademis dan tidak manusiawi Birokrat berbeda dengan masyarakat sehingga diciptakan sebuah struktur birokrasi yang rasional dan mekanis Tidak stabil dan penuh dengan kejutan Teori Y Menganggap biasa Birokrat dan warga negara adalah satu dan sama.Karena masyarakat sesungguhnya juga punya struktur
  54. 55. <ul><li>Herbert Simon,March dll </li></ul><ul><li>Mencoba mempertemukan model tertutup dan terbuka </li></ul><ul><li>Bisakah?? </li></ul><ul><li>Ya </li></ul>
  55. 56. <ul><li>Prakarsa dimulai dari budaya Amerika </li></ul><ul><li>Hanya menerima pemikiran harmonis,tidak bertentangan </li></ul><ul><li>Separuh terbuka,separuh tertutup </li></ul><ul><li>Separuh pasti,separuh tidak pasti </li></ul><ul><li>Separuh teregulasi,separuh spontan </li></ul><ul><li>Separuh rasional,separuh non-rasional </li></ul>
  56. 57. <ul><li>Pada awalnya organisasi adalah terbuka, dimana terbentuk dalam lingkungan yang tak pasti,tetapi tetap berusaha mersionalkan kegiatan organisasi berdasarkan model tertutup namun membuat organisasi bisa meramalkan ketidak pastian yang dikemukakan organisasi terbuka.sehingga menjadi contingency </li></ul>
  57. 58. <ul><li>Organisasi sebagai sistem kerjasama.Yaitu adanya tujuan bersama dan adanya hubungan kerja </li></ul><ul><li>Organisasi sebagai sistem tata hubungan kerja.Kerjasama yang berlanjut dan tertata untuk mencapai tujuan bersama dilakukan dalam suatu kelompok. (tata hubungan lansung/tdk lngsung, tata hubungan struktural,tata hbungan formal dll) </li></ul><ul><li>Lingkungan dalam dan luar organisasi </li></ul><ul><li>Dalam(Kebudayaan,politik,ekonomi,teknologi,demografi) </li></ul><ul><li>Luar/umum (Masyarakat,swasta dll) </li></ul>
  58. 59. <ul><li>Lingkungan Organisasi Lingkungan </li></ul><ul><li>Sumber Konsumsi </li></ul><ul><li>Lingkungan </li></ul><ul><li>Bereaksi menilai,menolak atau menerima </li></ul>
  59. 60. <ul><li>Sesuatu yang mempengaruhi organisasi </li></ul><ul><li>Lingkungan ada 2,umum dan khusus </li></ul><ul><li>Umum;kondisi yang mungkin berdampak pada organisasi namun relevansinya tidak jelas. </li></ul><ul><li>Khusus;bagian dri lingkungan yang secara langsung relevan bagi organisasi dalam mencapai tujuan. </li></ul>
  60. 61. <ul><li>LSM </li></ul><ul><li>Pemerintah </li></ul><ul><li>Swasta masyarakat </li></ul>
  61. 62. <ul><li>Tidak stabilnya lingkungan bisa diatasi dengan desain struktural,dalam rangka mengontrol ketidak pastian </li></ul>
  62. 63. Karakteristik Mekanistis organis Definisi tugas Komunikasi Formalisasi Pengaruh Kontrol Kaku Vertikal Tinggi Wewenang disentralisasi Fleksibel Lateral Rendah Keakhlian Bermacam-acam
  63. 64. <ul><li>Dampak lingkungan-struktur adalah ruwet,namun; </li></ul><ul><li>Dampak lingkungan terhadap organisasi adalah fungsi dari ketergantungan </li></ul><ul><li>Lingkungan yang dinamis punya pengaruh yang lebih besar dari statis </li></ul><ul><li>Kompleksitas dan ketakpastian lingkungan mempunyai kaitan langsung </li></ul><ul><li>Formalisasi dan ketakpastian lingkungan mempunyai kaitan terbalik </li></ul><ul><li>Makin kompleks lingkungan,makin besar desentralisasi </li></ul><ul><li>Permusuhan yang ekstrem dalam lingkungan akan mengakibatkan terjadinya sentralisasi sementara </li></ul>
  64. 65. <ul><li>ORGANISASI </li></ul><ul><li>DAN </li></ul><ul><li>MANAJEMEN </li></ul>
  65. 66. <ul><li>Orang </li></ul><ul><li>Memenuhi kebutuhan hidup sebagai tujuan </li></ul><ul><li>Tujuan sosial dan ekono </li></ul><ul><li>Melakukan aktivitas </li></ul><ul><li>Bekerjasama dengan orang lain </li></ul><ul><li>Administrasi….Organisasi </li></ul><ul><li>Teratur Kacau Balau </li></ul><ul><li>Manajemen </li></ul>
  66. 67. <ul><li>Organisasi </li></ul><ul><li>adinistrasi </li></ul><ul><li>manajemen </li></ul>
  67. 68. <ul><li>Bentuk organisasi dan model manajemen yang digunakan sangat bergantung pada tujuan apa yang akan dicapai oleh organisasi </li></ul>
  68. 69. Mengapa sebuah negara bertambah maju atau bahkan bertambah miskin ? <ul><li>Internal Eksternal </li></ul><ul><li>Sosial budaya </li></ul><ul><li>Administrator politik </li></ul><ul><li>Kepemimpinan ekonomi </li></ul>
  69. 70. Administrasi <ul><li>Latin;ad dan ministro,artinya melayani atau menyelenggarakan (webster;1974) </li></ul><ul><li>Adalah kegiatan yang dilakukan oleh seorang administrator secara teratur dan diatur melalui perencanaan </li></ul><ul><li> Pelaksanaan </li></ul><ul><li> Pengawasan </li></ul><ul><li>Untuk mencapai tujuan akhir </li></ul>
  70. 71. <ul><li>Jhon m.pfifner dan . Presthus;administrasi adalah pengorganisasian dan pengarahan </li></ul><ul><li>Pada dasarnya administrasi adalah proses koordinasi dan pengawasan </li></ul>
  71. 72. Proses <ul><li>Adalah kegiatan yang terjadi secara beruntun dan susul menyusul.artinya selesai yang satu harus diikuti yang lain sampai titik akhir </li></ul>
  72. 73. Teratur <ul><li>Kegiatan perencanaan,pelaksanaan dan pengawasandilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan </li></ul>
  73. 74. Diatur <ul><li>Seluruh kegiatan harus disusun,disesuaikan satu sama lain agar terdapat keharmonisan dan keseimbangan tugas. </li></ul>
  74. 75. contoh <ul><li>A punya tujuan mensejahterakan keluarganya, maka; administrasi yang dilakukan antara lain; </li></ul><ul><li>Membuat perencanaan toko </li></ul><ul><li>Membangun toko </li></ul><ul><li>Membeli peralatan dan barang-barang toko </li></ul><ul><li>Mengatur keuangan </li></ul><ul><li>Melayani pelanggan </li></ul><ul><li>Mengawasi barang-barang </li></ul>
  75. 76. Manajemen <ul><li>Tindakan atau kemampuan administrator memperoleh hasil yang diingini dengan menggunakan orang-orang yang mempunyai keahlian khusus </li></ul><ul><li>Manajemen dilakukan diseluruh tingkatan lini organisasi </li></ul>
  76. 77. <ul><li>Penentu utama keberhasilan manajemen adalah kepemimpinan </li></ul><ul><li>Manajemen berhubungn langsung dengan koordinasi dan kepemimpinan </li></ul><ul><li>Koordinasi; menyelaraskan dan menyatukan tindakan kelompok orang dalam organisasi </li></ul>

×