Pemikiran Socrates
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Pemikiran Socrates

on

  • 2,373 views

Oleh Novi Hendra, S. IP

Oleh Novi Hendra, S. IP

Statistics

Views

Total Views
2,373
Views on SlideShare
2,373
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
33
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Pemikiran Socrates Document Transcript

  • 1. Novi Hendra, S. IP SOCRATES Oleh Novi Hendra (novi_hendra24@yahoo.co.id) Ex-mahasiswa ilmu Politik Universitas Andalas Padang Socrates lahir di Athena pada tahun 469 S.M. Socrates segera mengembangkan fikiran di bidang filsafat tapi ia tidak ada meninggalkan tulisan langsung yang berisi pandangannya tentang keyakinannya namun kita memiliki catatan kehidupannya sebagaimana direkam oleh Plato dan juga ahli sejarah bangsa Yunani yang bernama Xenophon dari Athena. Dari catatan mereka itulah kita bisa merangkai beberapa informasi tentang kehidupan, keyakinan dan karakter dirinya. Di masa mudanya Socrates mendapat pendidikan normal di bidang sains, musik dan gimnastik. Semua ini merupakan subyek pelajaran yang berlaku umum dalam periode Yunani klasik. Ia dikenal juga sebagai pematung dan katanya beberapa karyanya pernah ditampilkan di salah satu tempat di jalan menuju ke Acropolis di Athena. Tidak lama semua itu ditinggalkan ketika Socrates mulai menerima serangkaian mimpi, wahyu dan tanda-tanda yang menjurus kepada penugasannya sebagai utusan Ilahi bagi perbaikan bangsa Athena. Socrates mencoba menunjukkan kepada mereka kesia- siaan keyakinan dan gaya hidup mereka dan mengajak mereka pada gaya hidup yang lebih intelektual dan bermoral. Sepanjang sisa kehidupannya ia dibimbing oleh suara surgawi dan menggambarkan hubungannya dengan Tuhan secara demikian pribadi yang dikenali oleh orang-orang beragama yang hidup di zaman modern. Socrates meyakini suara tersebut dan tidak pernah menentangnya karena beranggapan bahwa suara tersebut selalu menunjukkan kepadanya segala kebenaran dan kebaikan. Dalam diskusi-diskusinya Socrates selalu mengajak orang untuk mencari pengertian yang lebih dalam serta mencari tahu mengapa mereka mengerjakannya dan apa yang mereka katakan. Ia selalu menggugah anak-anak muda untuk memikirkan tingkah laku dan ucapan mereka sendiri dan tidak sepenuh-nya mengandalkan pada pemahaman menurut Socrates saja.
  • 2. Novi Hendra, S. IP Ia sebenarnya memiliki derajat dalam masyarakat meski ia menghindari politik karena dianggap akan mengganggu missi keruhaniannya. Dalam jabatan yang dipegangnya ia selalu bersikap berani dan terkadang berdiri sendiri mempertahankan apa yang dianggapnya sebagai tindakan yang benar. Contohnya antara lain saat ia menentang sendirian proposal terhadap para pemenang Arginusae pada tahun 406 S.M. Dua tahun kemudian ia menunjukkan pembangkangan terhadap Tirani Tigapuluh selama masa pemerintahan teror mereka. Teori Politik Socrates 1. Kepribadian politik Socrates sebagai seorang teoritikus politik yang berupaya jujur, adil dan rasional dalam hidup kemasyarakatan dan mengembangkan teori politik yang radikal. Namun keinginan dan kecenderungan politik Socrates sebagai teoritikus politik membawa kematian melalui hukuman mati oleh Mahkamah Rakyat (MR). 2. Metode Socrates yang berbentuk Maieutik dan mengembangkan metode induksi dan definisi. 3. Pada sisi lain Socrates memaparkan etika yang berintikan budi yakni orang tahu tentang kehidupan dan pengetahuan yang luas. Dan pada akhirnya akan menumbuhkan rasa rasionalisme sebagai wujud teori politik Socrates.