Hendrik Sutopo  IKM-FKUKM Bandung 2008
3 indikator utama IPM
AKI Indonesia 1990  450 / 100.000 1994  390 / 100.000 1997  334 / 100.000                     Thailand (129), 2006 ...
 Target 2009 : Indonesia 85% ; Kab. Sukabumi 95% Cakupan Saat ini :    Kab. Sukabumi 61,41%    Kec. Pabuaran 39,9%  d...
Bagaimana Upaya untuk meningkatkan efektivitas ProgramKemitraan? Umum   meningkatkan cakupan linakes melalui Program    ...
       Informasi pelaksanaan Program Kemitraan        mengenai:            Manfaat               Kendala               ...
   Jenis       : Kualitatif   Teknik      : In depth interview, dan FGD   Sampel      : 2 bidan, 8 paraji & 19 ibu bers...
 Manfaat Kendala Harapan
• direkam dengan MP3 recorderWawan-      • dibuat transkrip wawancara caraOpen        • disusun suatu sistem pengkodeancod...
 …menurunkan kematian ibu dan bayi, meningkatkan    cakupan linakes, menurunkan kesakitan ibu dan bayi …   … janten teu ...
 ... Janten ketakutan pa, masalah biaya... ... kalo sama paraji mah cuman ngasih seadanya... …dari aparat pemerintahnya...
 ... Hoyong mah lanjut ibu teh... ... kemitraan ini bisa berjalan terus... ...ada kesadaran dari aparat desa... …menge...
Manfaat                    Kendala                   Harapan•Kesehatan ibu dan       •Biaya terlalu tinggi      •Lebih ten...
 menurunkan angka kematian & Kesakitan ibu & bayi, meningkatkan angka cakupan linakes, mendeteksi dini adanya risiko-ri...
 Kendala terbesar masalah ekonomi.    Biaya persalinan terlalu mahal & sistem pembayaran kontan. Transportasi kualita...
 Program Kemitraan Bidan & Paraji agar berjalan terus Pengurangan biaya persalinan gratis Tunjangan dana yang lebih ba...
 Kemitraaan belum cukup baik, tetapi banyak manfaatnya Kendala Program Kemitraan :    Ekonomi    Pengetahuan,    Komu...
 Meningkatkan sosialisasi & penyuluhan Menjamin akses biaya masyarakat miskin /  pelayanan terjangkau bagi semua   Sosi...
Upaya upaya peningkatan efektivitas program kemitraan bidan dan paraji
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Upaya upaya peningkatan efektivitas program kemitraan bidan dan paraji

2,251 views
2,121 views

Published on

Penelitian upaya peningkatan efektivitas program kemitraan bidan dan paraji di Sukabumi menuju Sukabumi sehat 2010

Published in: Health & Medicine
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,251
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
40
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Upaya upaya peningkatan efektivitas program kemitraan bidan dan paraji

  1. 1. Hendrik Sutopo IKM-FKUKM Bandung 2008
  2. 2. 3 indikator utama IPM
  3. 3. AKI Indonesia 1990  450 / 100.000 1994  390 / 100.000 1997  334 / 100.000 Thailand (129), 2006  307 / 100.000 Malaysia (39), Singapura (6) Target 2009 : 226 per 100.000 Jawa Barat thn 2003  AKI sebesar 321/100.000  Jumlah kematian ibu : 678 kasus (346-nya pendarahan) Klasik : AKI  3T  Perlunya LINAKES
  4. 4.  Target 2009 : Indonesia 85% ; Kab. Sukabumi 95% Cakupan Saat ini :  Kab. Sukabumi 61,41%  Kec. Pabuaran 39,9%  dari target75% No Desa Cakupan Linakes Program Kemitraan 1 Pabuaran 88,7 % Ya 2 Lembur Sawah 43,6 % Tidak 3 Sirnasari 41,2 % Ya 4 Bantarsari 33,3 % Ya 5 Ciwalat 32,5 % Tidak 6 Cibadak 32,8 % Tidak 7 Sukajaya 24,6 % Tidak JUMLAH 39,9 %
  5. 5. Bagaimana Upaya untuk meningkatkan efektivitas ProgramKemitraan? Umum  meningkatkan cakupan linakes melalui Program Kemitraan di wilayah kerja Puskesmas Pabuaran. Khusus  mengetahui manfaat, kendala & harapan dalam pelaksanaan Program Kemitraan di wilayah kerja Puskesmas Pabuaran, tu Ds. Bantarsari thn 2008.
  6. 6.  Informasi pelaksanaan Program Kemitraan mengenai:  Manfaat  Kendala  Harapan pegangan / masukan   peningkatan efektivitas Program Kemitraan Penelitian lain  Pertimbangan & perbandingan
  7. 7.  Jenis : Kualitatif Teknik : In depth interview, dan FGD Sampel : 2 bidan, 8 paraji & 19 ibu bersalin (Mei-Juni ‘08) Instrumen : Tape recorder. Analisis : Thematic Analysis Periode : Agustus - September 2008 Lokasi : Ds. Bantarsari, Kec. Pabuaran, Kab. Sukabumi, Jawa Barat.
  8. 8.  Manfaat Kendala Harapan
  9. 9. • direkam dengan MP3 recorderWawan- • dibuat transkrip wawancara caraOpen • disusun suatu sistem pengkodeancoding • dikelompokkan berdasarkan kategori manfaat,Selective kendala, dan harapan. coding Teori • Disusun berdasarkan hasil dari selective coding utama
  10. 10.  …menurunkan kematian ibu dan bayi, meningkatkan cakupan linakes, menurunkan kesakitan ibu dan bayi … … janten teu cape kitu… … hoyong terang wae ... bareng-bareng kitu, pangalaman … ... upami aya kesulitan teh gampil... ... terjamin wae kitu...sehat wae... aya obat... ... jadi tenang di indung beurang... ... untuk Kesehatan Ibu dan Anaknya juga... ... resiko-resikonya bisa ditemukan... deteksi dini... ... Ah duka atuh, pokokna mah nulung we... Hasil selective
  11. 11.  ... Janten ketakutan pa, masalah biaya... ... kalo sama paraji mah cuman ngasih seadanya... …dari aparat pemerintahnya kurang ada dukungan… ... kadang paraji itu kekeuh, ga mau manggil bidan… … rada bedegong yah paraji itu, punya ilmu hitam… ...pemahaman masyarakatnya masih kurang … …kalo sudah repot baru manggil bidan.. ...lebih percaya sama paraji... ... bidanna ari dihubungi na sok telat kadieuna tah... ...jalan yang sangat jauh... transportasi... Hasil selective
  12. 12.  ... Hoyong mah lanjut ibu teh... ... kemitraan ini bisa berjalan terus... ...ada kesadaran dari aparat desa... …mengerahkan tokoh masyarakat… ... didukung ku pemerentah... …meningkatkan pengetahuan masyarakat, terus sarana bidannya, tenaga medisnya harus lebih dekat lagi,… ... jadi ada silaturahmi gitulah ya… ...kahoyong mah ulah ngandung biaya wae.. ... aya biaya transportasi..... ...bidan dan paraji itu tidak saling bersaing... Hasil selective
  13. 13. Manfaat Kendala Harapan•Kesehatan ibu dan •Biaya terlalu tinggi •Lebih tenang apabila adaanak lebih terjamin bidan •Biaya persalinan harus•Persalinan sulit bisa kontan •Harga lebih murahlangsung ditangani •Anjuran orang terdekat •Bidan & Paraji lebih•Ada yang memberi untuk menggunakan paraji dekat lagiobat •Memanggil bidan hanya •Kemitraan berjalan terus bila ada kesulitan •Persaingan Bidan dan Paraji
  14. 14.  menurunkan angka kematian & Kesakitan ibu & bayi, meningkatkan angka cakupan linakes, mendeteksi dini adanya risiko-risiko kehamilan. rasa tenang, aman, & nyaman ketika bersalin, jaminan keselamatan lebih meyakinkan, adanya pengobatan obat-obatan dari bidan, mengurangi beban pekerjaan paraji. sarana tempat bertukar pengalaman
  15. 15.  Kendala terbesar masalah ekonomi.  Biaya persalinan terlalu mahal & sistem pembayaran kontan. Transportasi kualitas jalan buruk & jauh Dukungan aparat pemerintah desa masih kurang, Kedekatan & kepercayaan terhadap paraji lebih baik Paraji kurang membujuk bulin agar melahirkan di bidan. Anggapan tidak perlu memanggil bidan kecuali terdapat kesulitan Kesan bersaing antara bidan & paraji Pemahaman bila tidak ditolong parajidiganggu ilmu hitam.
  16. 16.  Program Kemitraan Bidan & Paraji agar berjalan terus Pengurangan biaya persalinan gratis Tunjangan dana yang lebih baik,  ongkos paraji/dana intensif untuk paraji kontan Kegiatan untuk lebih mempererat hubungan  mempersering pertemuan, pelatihan, hingga diadakannya seragam paraji. Peran aparat pemerintah desa diharapkan lebih
  17. 17.  Kemitraaan belum cukup baik, tetapi banyak manfaatnya Kendala Program Kemitraan :  Ekonomi  Pengetahuan,  Komunikasi,  Dukungan pihak lain Harapan & Upaya :  Program Kemitraan dilanjutkan terus & lebih didukung  Meningkatkan Sosialisasi & Penyuluhan  Memperbaiki masalah dana / biaya  Meningkatkan hubungan bidan & paraji
  18. 18.  Meningkatkan sosialisasi & penyuluhan Menjamin akses biaya masyarakat miskin / pelayanan terjangkau bagi semua  Sosialisasi program pendanaan  Biaya penggantian transportasi  Menggalakan progrm pendanaan : Tabulin, Dasolin Pelatihan bersama yang lebih intens  kesadaran & kerjasama yg lebih baik Evaluasi Program secara rutin Rasionalisasi target cakupan linakes

×