Air dan kesehatan

  • 2,440 views
Uploaded on

 

More in: Technology , Business
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
2,440
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
85
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Air, sumber kehidupan Air adalah material yang paling berlimpah di bumi in i, menutupi sekitar 71 persen dari muka bumi ini.  Kehidupan hampir seluruhnya air, 50 sampai 97 persen dari seluruh berat tanaman dan hewan hidup dan sekitar 70 persen dari berat tubuh kita. Kita bisa hidup sebulan tanpa makanan, tapi hanya bisa bertahan beberapa hari saja tanpa air. Air. seperti halnya energi, adalah hal yang esensial bagi pertanian, industri, dan hampir semua kehidupan. Dengan bertambahnya kebutuhan air untuk kegiatan manusia dan juga peningkatan jumlah penduduk 212.000 orang per hari (1985), kelangkaan air merupakan hal yang ada dihadapan kita. Jumlah air di permukaan bumi ini secara keseluruhan relatif tetap. Air akan selalu ada karena air bersirkulasi tidak pernah berhenti dari atmosfir ke bumi dan kembali ke atmosfir mengikuti siklus hidrologi . Tetapi apakah air akan hadir pada tempat, waktu, dan kualitas yang dibutuhkan
  • 2. Standar Kualitas Air di Perairan Umum (Peraturan Pemerintah No.20 Tahun 1990)
    • Golongan A : air untuk air minum tanpa pengolahan terlebih dahulu
    • Golongan B : air yang dipakai sebagai bahan baku air minum melalui suatu pengolahan
    • Golongan C : air untuk perikanan dan peternakan
    • Golongan D : air untuk pertanian dan usaha perkotaan, industri dan PLTA
  • 3. KEPERLUAN AIR BERSIH
    • di Indonesia rata-rata keperluan air adalah 60 liter per kapita, meliputi : 30 liter untuk keperluan mandi, 15 liter untuk keperluan minum dan sisanya untuk keperluan lainnya
  • 4. Sumber Air Yg Aman
    • Bebas dari kontaminasi kuman penyakit.
    • Bebas dari bahan kimia berbahaya/beracun.
    • Tidak berasa & tidak berbau.
    • Mencukupi kebutuhan sehari-hari  kuantitas
    • Memenuhi syarat kesehatan sesuai peraturan  kualitas (Permenkes 416 atau Kepmenkes 907).
  • 5. Penyakit karna Air:
    • Virus  hepatitis, poliomirlitus, dll.
    • Bakterial  kolera, disentri, tifoid, diare, dll.
    • Protozoa  Amebiasis, giardiasis.
    • Helmintik  ascariasis, dll.
    • Leptospirosis.
  • 6. Penyakit Yg Berhubungan Dengan Air:
    • Water Borne Diseases  kuman patogen dalam air.
    • Water Washed Diseases  Kekurangan air yg sehat/akses air yg terbatas.
    • Water Based Diseases  Penyakit yg melalui binatang/vektor yg hidup di air.
    • Water Related Diseases  Penyakit yg ditularkan oleh Binatang yang berkembang biak di air.
  • 7. Water Washed Diseases  Kekurangan air yg sehat/akses air yg terbatas.
    • Penyakit yg ditransmi-sikan karena terbatasnya penyediaan air bersih, shg memungkinkan timbulnya infeksi penyakit menular.
    • Penyakit Infeksi Saluran Percernaan: Penyakit yg mempunyai jalur transmisi faecal oral, Ct: tifoid, kholera dan disentri, dll.
    • Penyakit Infeksi Permukaan Tubuh: Penyakit yg berhubungan dengan kurangnya hygiene perse-orangan, karena terbatasnya air yang bersih/sehat, Ct: penyakit pada kulit (panu, kurap) & mata (trakhoma).
    • Penyakit Yang Dibawa Oleh Parasit Insekta pada permukaan tubuh, Ct: Lice (kutu) yg bersarang di permukaan kulit maupun pakaian
  • 8. Water Based Diseases  Penyakit yg melalui binatang/vektor yg hidup di air
    • Penyakit yang ditransmisikan oleh patogen yang penghidupannya di dalam suatu pejamu (binatang air, mis: siput, ikan, dll)/ perantara yg hidup di air.
    • Contoh: penyakit Schistosomiasis yg disebabkan oleh larva cacing schistosome
  • 9. Water Related Diseases  Penyakit yg ditularkan oleh Binatang yang berkembang biak di air
    • Penyakit yang ditransmisikan melalui insekta/vektor penyakit yang berkembang biak di air.
    • Contoh: penyakit DBD, Malaria yang ditularkan oleh perantara Nyamuk atau penyakit Tripanosomiasis di Afrika Barat yang ditularkan oleh lalat tse-tse
  • 10. Water Borne Diseases  kuman patogen dalam air
    • Penyakit yg ditransmisikan oleh organisme penyebab penyakitnya (patogen) yg berada di dalam air, yg terminum oleh manusia shg menimbulkan infeksi.
    • Contoh: peny. Tifoit, kholera, disentri amuba & basiler, serta hipatitis infeksiosa
  • 11. Keputusan Menteri Kesehatan No.907/2002
    • tentang
    • SYARAT-SYARAT DAN
    • PENGAWASAN KUALITAS
    • AIR MINUM
  • 12. Air Minum
    • Air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung di minum
  • 13. Persyaratan kualitas Air Minum
    • BAKTERIOLOGIS
    • E. Coli atau fecal coli Jumlah per 100 ml sampel = 0
  • 14.
    • 2. KIMIAWI
    • Bahan kimia yang memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung pada kesehatan manusia.
    • A. Bahan Anorganik
    • Air raksa: (mg /liter) = 0,001
    • Fe: (mg /liter) = 0,3
    • B. Bahan Organik
    • Deterjen:  g/l = 50
    • Chlorine:  g/l = 600 - 1000
  • 15.
    • 4. FISIK
    • Parameter Fisik
    • Warna: TCU =15
    • Rasa dan bau: Tdk berbau & berasa
    • Temperatur: Suhu udara + 30C
    • Kekeruhan: NTU = 5
  • 16.
    • (1) Pemeriksaan kualitas Bakteriologi:
    • Jumlah minimal sampel air minum pada penyediaan air minum kemasan dan atau isi ulang adalah sebagai berikut:
    • - Air baku diperiksa minimal satu sampel tiga bulan sekali
    • - Air yang siap dimasukkan kedalam kemasan/botol isi ulang minimal satu sampel sebulan sekali
    • - Air dalam kemasan minimal dua sampel sebulan sekali
    • (2) Pemeriksaan kualitas kimiawi:
    • Jumlah minimal sampel air minum adalah sebagai berikut:
    • - Air baku diperiksa minimal satu sampel tiga bulan sekali
    • - Air yang siap dimasukkan kedalam kemasan/botol isi ulang, minimal satu sampel sebulan sekali
    • - Air dalam kemasan minimal satu sampel satu bulan sekali
  • 17. Pemeriksaan Kualitas Air Minum
    • Dilakukan di lapangan, dan di Laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota, atau laboratorium lainnya yang ditunjuk.