Your SlideShare is downloading. ×
Laporan Hasil Penelitian Biologi: Pengaruh jenis media air pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang merah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Laporan Hasil Penelitian Biologi: Pengaruh jenis media air pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang merah

98,024
views

Published on


5 Comments
10 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
98,024
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
1,017
Comments
5
Likes
10
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah Di Indonesia terdapat lebih dari 12.000 jenis kacang-kacangan, diantaranya adalah kacang tanah, kacang hijau, kacangmerah, kapri, koro, dan kedelai. Kacang merah memiliki kandunganprotein yang tinggi dan memberikan manfaat besar untuk kehidupan kitasehari-hari. Protein yang dikandung kacang merah sangat bermanfaat bagikesehatan tubuh kita terutama untuk kesehatan jantung. Kacang merah inidipercayai berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Kacang merah merupakan salah satu kelompok kacang polongyang, kue bulan, kue moci, kue dorayaki, donat isi, dan lain-lain. palingterkenal di dunia. Kacang merah biasa dikonsumsi ketika sudah benar-benar masak berupa kacang kering. Di Indonesia, kacang merah keringumumnya dimasak menjadi bubur, sup atau campuran sayur, nasi tim ataues. Kacang merah juga sering dimasak menjadi selai manis yangdigunakan sebagai pengisi beberapa kue seperti bakpau
  • 2. Kacang merah tergolong makanan nabati kelompok kacangpolong (legume); satu keluarga dengan kacang hijau, kacangkedelai, kacang tolo, dan kacang uci. Ada beberapa jenis kacangmerah diantaranya adalah red bean, kacang adzuki (kacang merahkecil), dan kidney bean (kacang merah besar). Kacang merah kering adalah sumber karbohidratkompleks, serat makanan (fiber), vitamin B (terutama asam folat danvitamin B6), fosfor, mangaan, besi, thiamin, dan protein. Setiap 100gram kacang merah kering yang telah direbus dapat menyediakan 9gram protein atau 17 persen dari angka kecukupan protein harian. Kacang merah mempunyai nama ilmiah Phaseolus vulgarisL. Kacang merah berbentuk biji. Apabila biji tersebut jatuh ketanah, lama-kelamaan dari biji itu akan mengeluarkan tunas. Prosesitulah yang dinamakan perkecambahan.
  • 3. Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan sekitarbiji, baik tanah, udara, maupun media lainnya. Perubahan yang teramatiadalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi (berarti"minum"). Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik daritanah maupun udara (dalam bentuk embun atau uap air. Efek yangterjadi adalah membesarnya ukuran biji karena sel-sel embriomembesar) dan biji melunak. Proses ini murni fisik. Perkecambahan meningkatkan daya cerna karena berkecambahmerupakan proses katabolis yang menyediakan zat gizi penting untukpertumbuhan tanaman melalui reaksi hidrolisis dari zat gizi cadanganyang terdapat di dalam biji. Melalui germinasi, nilai daya cerna kacang-kacangan akan meningkat, sehingga waktu pemasakan atau pengolahanpun menjadi lebih singkat. Pada saat berkecambah terjadi hidrolisiskarbohidrat, protein dan lemak menjadi senyawa yang lebihsederhana, sehingga mudah dicerna. Selama proses itu pula terjadipeningkatan jumlah protein dan vitamin, sedangkan kadar lemaknyamengalami penurunan.
  • 4. Proses perkecambahan dipengaruhi oleh oksigen, suhu, dancahaya. Oksigen dipakai dalam proses oksidasi sel untukmenghasilkan energi. Perkecambahan memerlukan suhu yang tepatuntuk aktivasi enzim. Perkecambahan tidak dapat berlangsung padasuhu yang tinggi, karena suhu yang tinggi dapat merusak enzim.Pertumbuhan umumnya berlangsung baik dalam keadaan gelap.Perkecambahan memerlukan hormone auksin dan hormone ini mudahmengalami kerusakan pada intensitas cahaya yang tinggi. Karena itu ditempat gelap kecambah tumbuh lebih panjang daripada di tempatterang. (Istamar Syamsuri, 2004) Air sangat berperan penting bagi tumbuhan. Namun kita tidakmengetahui perbedaan yang terjadi pada pertumbuhan danperkembangan tanaman kacang merah jika penyiraman dilakukandengan jenis air yang berbeda. Untuk itu, peneliti memilih topik yangberjudul “Pengaruh Jenis Media Air Penyiraman Terhadap LajuPertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Kacang Merah“.
  • 5. B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitianini adalah sebagai berikut.Bagaimana perbandingan laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang merah yangdisiram dengan berbagai jenis air yakni air biasa, air got, air beras dan air teh ?C. Tujuan Penelitian Berdasarkan uraian rumusan masalah di atas, maka yang menjadi tujuan penelitianini adalah sebagai berikut.Untuk mengetahui dan menganalisis perbandingan laju pertumbuhan dan perkembangantanaman kacang merah yang disiram dengan berbagai jenis air yakni air biasa, air got, airberas, dan air teh.D. HipotesisH0 : Tidak ada pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacangmerah yang di disiram dengan berbagai jenis air yakni air biasa, air got, air beras, dan air teh.H1 : Ada pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang merahyang di disiram dengan berbagai jenis air yakni air biasa, air got, air beras, dan air teh.
  • 6. BAB II KAJIAN PUSTAKAA. Perkecambahan Perkecambahan adalah proses tumbuhnya embrio dalam bijisecara perlahan menjadi tumbuhan muda. Adapun tahapan pertumbuhandan perkembangan tumbuhan sehingga terjadinya perkecambahanadalah sebagai berikut.Pembelahan sel : Jumlah bertambah banyakSpesialisasi : Sel-sel yang sejenis berkelompokDiferensiasi sel : Sel-sel mengalami perbedaan bentuk danfungsiOrganogenesis sel : Proses pembentukkan organ-organ tumbuhanMorfogenesis sel : Organ satu dengan yang yang lain memilikikekhususan dalam bentuk dan fungsiPerkecambahan : Proses pertumbuhan biji menjadi makhlukhidup baru
  • 7. Berdasarkan letakkotiledonnya, terdapat dua macamtipe perkecambahan, yaituperkecambahan hipogeal danperkecambahan epigeal.1. Perkecambahan Hipogeal Perkecambahan hipogeal terjadi karena pertumbuhan memanjang dari epikotil yang menyebabkan plumula keluar menembus kulit biji dan muncul di atas tanah, sedangkan pada tumbuhan gandum, makanan diambil dari endosperma. Misalnya biji tanaman Kacang Kapri ( Pisum Sativum ).
  • 8. 2. Perkecambahan Epigeal Pada perkecambahan epigeal, hipokotil tumbuh memanjang. Akibatnya, plumula dan kotiledon terdorong ke permukaan tanah, misalnya bunga matahari ( Helianthus annuus ) dan kacang hijau ( Phaseolus radiantus ). Pada perkecambahan secara epigeal ini, kotiledon yang terkena sinar matahari akan mengembangkan klorofil dan dapat mengadakan fotosintesis, tetapi sebelum hal itu terjadi, suplai makanan diambil dari endosperm. Kotiledon hanya berfungsi sementara sebagai daun tempat fotosintesis, yaitu sebelum daun sesungguhnya tumbuh.
  • 9. B. Pertumbuhan dan PerkembanganPertumbuhan adalah :1) Peristiwa perubahan biologi yang terjadi pada makhluk hidup yang berupa pertambahan ukuran (volume, massa, dan tinggi).2) Irreversibel (tidak kembali ke asal).3) Dapat diukur serta dinyatakan secara kuantitatif.4) Auksanometer adalah Suatu alat untuk mengukur pertumbuhan memanjang suatu tanaman, yang terdiri atas sistem kontrol yang dilengkapi jarum penunjuk pada busur skala atau jarum yang dapat menggaris pada silinder pemutar.Perkembangan adalah:1) Proses menuju tercapainya kedewasaan atau tingkat yang lebih sempurna (kompleks).2) Sel-sel berdiferensiasi.3) Peristiwa diferensiasi menghasilkan perbedaan yang tampak pada struktur dan fungsi masing-masing organ, sehingga perubahan yang terjadi pada organisme tersebut semakin kompleks.4) Proses ini berlangsung secara kualitatif.5) Irreversible
  • 10. C. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan 1. Faktor Internal Faktor luar adalah materi atau hal-hal yang terdapat diluar tanamanyang berdampak pada tanaman itu, baik secara langsung ataupun tidak langsung.Termasuk ke dalam faktor luar adalah cahaya, temperatur, air, garam- garam mineral, iklim, gravitasi bumi, dan lain-lain. 1) Genetik ( hereditas ) Gen adalah adalah unit pewarisan sifat bagi organisme hidup. Gen bekerja untuk mengkodekan aktivitas dan sifat yang khusus dalam pertumbuhan dan perkembangan. 2) Enzim Enzim adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis ( senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia organik.
  • 11. 3) Hormon ( Fitohormon ) Hormon tumbuhan atau fitohormon adalah sekumpulan senyawa organik bukan hara (nutrien), baik yang terbentuk secara alami maupun dibuat oleh manusia, yang dalam kadar sangat kecil mampu mendorong, menghambat, atau mengubah pertumbuhan, perkembangan, dan pergerakan (taksis) tum buhan. Kadar kecil yang dimaksud berada pada kisaran satu milimol per liter sampai satu mikromol per liter. Hormon dalam konsentrasi rendah menimbulkan respons fisiologis. Terdapat 2 kelompok hormon yaitu sebagai berikut.
  • 12. Hormon Pemicu Pertumbuhan yaitu :1. Hormon Auksin2. Hormon Giberelin3. Hormon SitokininHormon Penghambat Pertumbuhan yaitu :1. Hormon Asam Absisat2. Hormon gas etilen3. Hormon Luka/Kambium luka/Asam Traumalin4. Hormon Kalin
  • 13. 2. Faktor Eksternal 1) Cahaya 2) Suhu 3) Unsur Hara 4) Kelembaban 5) Ph 6) AirMacam – Macam Air1) Air Beras : Kandungan nutrisi beras yang tertinggi terdapat pada bagian kulit ari. Sayangnya sebagian besar nutrisi pada kulit ari telah hilang selama proses penggilingan dan penyosohan beras. Sekitar 80% vitamin B1, 70% vitamin B3 , 90% vitamin B6, 50% mangan (Mn), 50% fosfor (P), 60% zat besi (Fe), 100% serat, dan asam lemak esensial hilang dalam proses membuat beras lebih “indah” untuk dimakan.
  • 14. 2) Air Teh Kandungan nutrisi yang dimiliki air teh basi membuat air teh basi ini mampu memperbaiki kesuburan tanah, merangsang pertumbuhan akar, batang dan daun, limbah rumah tangga ini dapat digunakan langsung tanpa harus diolah lagi.3) Air Biasa Air pada suhu dan tekanan standar. Air ini hambar dan tidak berbau. Warna intrinsik dari air dan es adalah warna biru yang sangat sedikit, walaupun kedua muncul berwarna dalam jumlah kecil. Uap air pada dasarnya tidak terlihat sebagai gas.4) Air Got Di dalam air got dapat dijumpai berbagai bahan organik (misal sisa sayur, ikan, nasi, minyak, lemak, air buangan manusia) yang terbawa air got/parit, kemudian ikut aliran sungai. Ada pula bahan-bahan anorganik seperti plastik, alumunium, dan botol yang hanyut terbawa arus air. Sampah bertimbun, menyumbat saluran air, dan mengakibatkan banjir. Bahan pencemaran lain dari limbah rumah tangga adalah pencemaran biologis berupa bibit penyakit, bakteri, dan jamur.
  • 15. KACANG MERAHNama UmumIndonesia : KacangMerahInggris : Azuki beanKlasifikasiKingdom : Plantae (Tumbuhan)Subkingdom :Tracheobionta (Tumbuhanberpembuluh)Super Divisi : Spermatophyta(Menghasilkan biji)Divisi :Magnoliophyta(Tumbuhan berbunga)Kelas : Magnoliopsida (berkepingdua / dikotil)Sub Kelas : RosidaeOrdo : FabalesFamili : Fabaceae (suku polong-polongan)Genus : VignaSpesies : Vigna angularis
  • 16. BAB III METODE PENELITIANA. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen. Sebab dalammemperoleh data penelitian, peneliti melakukan percobaan langsung untukmembandingkan laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang merahyang disiram dengan berbagai jenis air yakni air biasa, air got, air beras, dan airteh.B. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan sejak tanggal 8 September 2012 sampai 20September 2012. Bertempat di Pondok Maharta ( Rumah Ernanda Nur Agustina ).C. Teknik Pengumpulan Data dan Analisis Data Teknik pengumpulan data yang digunakan adalaheksperimental, study pustaka, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisanyadengan menggunakan referensi dari buku pedoman ( buku cetak dan LKS), internet maupun data yang diperoleh dari hasil penelitian tersebut.
  • 17. D. Definisi Operasional dan Variable 1. Definisi Operasional Media air adalah media yang digunakan dalam proses perendaman kacang merah untuk membandingkan pertumbuhan kecambah masing-masing tanaman. Laju pertumbuhan adalah kecepatan atau kelajuan pertambahan ukuran atau berat serta perubahan bentuk. Tanaman kacang merah adalah tanaman yang berasal dari hasil perkecambahan biji kacang merah. 2. Variable Variable adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian dalam suatu penelitian (Suharsimi Arikunto,2002:96fta ). Variable dalam laporan ini terbagi atas variable bebas dan variable terikat . Variable Bebas : Variable yang apabila berubah akan mengakibatkan perubahan pada variable lain. Adapun variable bebas dalam penelitian ini adalah air beras, air teh, air got, dan air biasa. Variable Terikat : Variable yang berubah akibat perubahan pada variable bebas. Adapun variable terikat dalam penelitian ini adalah tinggi batang dan banyak daun tanaman kacang merah. 3. Instrumen Pengukuran Batang : diukur tingginya dalam satuan Centimeter ( Cm ). Daun : dihitung jumlahnya dalam helai.
  • 18. AlatPensil 2B dan Spidol Gelas Plastik Polybag Mangkok Penggaris Buku Tulis Kertas Label
  • 19. BahanKacang Merah Tanah Subur Air Teh Air Got Air Biasa Air Beras
  • 20. G. Rancangan PercobaanFaktor Luar : Air Beras, Air Teh, Air Got, Air BiasaJenis Tanaman : Kacang MerahWaktu Penyiraman : Setiap hari, Sore jam 16.00 WIBWaktu Pengukuran : Dua hari sekali, jam 23.00 WIBSampel : Lima tanaman setiap satu percobaan]Populasi : Dua puluh tanaman untuk seluruh percobaanH. Cara KerjaLangkah kerja I untuk proses perendaman biji kacang merah:1. Memilih kacang merah yang kualitasnya baik dan tidak membusuk.2. Merendam biji kacang merah selama 2 – 3 jam di dalam baskom tersebut.3. Memilih kacang merah yang tenggelam atau yang berada di dasar baskom di dalam air yang menandakan kualitasnya baik dan cocok untuk ditanam.Langkah kerja II untuk proses penanaman biji kacang merah:1. Menyiapkan 20 buah polybag yang telah berisi tanah.2. Memberi tanda pada masing-masing polybag untuk dimasukkan kacang merah yang direndam dengan air.3. Memasukkan masing-masing 5 buah kacang merah pilihan pada ke dua puluh polybag yang berbeda.4. Kemudian memberi kertas label pada tiap polybag dengan nama berbagai jenis air ( air got, air beras, air teh, air biasa ) dan nomor.5. Menunggu beberapa hari hingga kecambahnya muncul.Langkah kerja III untuk meneliti laju pertumbuhan kacang merah di dua tempat berbeda:1. Menyiram polybag dengan berbagai jenis air ( air got, air beras, air teh, air biasa ) sesuai nama label.2. Melakukan pengamatan selama 13 hari untuk melihat laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman dan mencatat hasilnya.3. Melakukan dokumentasi.
  • 21. I. Model Percobaan AB1 AB2 AB3 AB4 AB5 POLYBAG YANG DI SIRAM MENGGUNAKAN AIR BERAS ABIA ABIA ABIA ABIA ABIA POLYBAG YANG DI SIRAM 1 2 3 4 5 MENGGUNAKAN AIR BIASA POLYBAG YANG DI SIRAM AT1 AT2 AT3 AT4 AT5 MENGGUNAKAN AIR TEH AG AG AG AG AG POLYBAG YANG DI SIRAM 1 2 3 4 5 MENGGUNAKAN AIR GOT
  • 22. J. Analisis DataUntuk mencari rata – rata tinggi batang dan jumlahdaun, menggyunakan rumus :Rata – rata =Keterangan : = Jumlah rata – rata7 = 7 kali pengukuran dalam 13 hariRata – rata pertumbuhan tanaman kacang merah ( air biasa )Rata-Rata = 18,1 = 2,58 7Hasil rata – rata inilah ( 2,5 ) yang digunakan untuk membandingkanjenis air mana yang paling efektif digunakan untuk menyiram tanamankacang merah.
  • 23. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASANTabel Laju Pertumbuhan dan Perkembangan Batang Tanaman Kacang Merah Tanggal 8 – 20 September 2012 A.Hasil dan Analisis Data (Tabel dan Grafik Pengamatan) Hari Tanaman Rata-Rata 1 3 5 7 9 11 13 1 - 5 13 19 25 27 29 19,66667 2 - 7 16 20 27 28 30 21,33333 Air Beras 3 - 4 9 17 21 26 27 17,33333 (P1) 4 - 7 16 21 28 30 30 22 5 - 5 14 22 27 28 28 20,66667 Rata-rata - 5,6 13,6 19,8 25,6 27,8 28,8 20,08333 Hari Tanaman Rata-Rata 1 3 5 7 9 11 13 1 - 4 10 18 24 27 27 18,33333 2 - 4 12 19 22 25 27 18,16667 Air Biasa 3 - 5 13 18 21 25 26 18 (K1) 4 - 5 12 18 21 24 26 17,66667 5 - 6 14 17 21 25 27 18,33333 Rata-rata - 4,8 12,2 18 21,8 25,2 26,6 18,1
  • 24. Tabel Laju Pertumbuhan dan Perkembangan Batang Tanaman Kacang Merah Tanggal 8 – 20 September 2012 Hari Tanaman Rata-Rata 1 3 5 7 9 11 13 1 - 6 14 17 21 25 27 18,33333 2 - 5 12 17 19 25 29 17,83333Air Teh 3 - 5 14 19 24 27 29 19,66667 (P2) 4 - 6 15 20 22 24 27 19 5 - 4 11 17 24 24 27 17,83333Rata-rata - 5,2 13,2 18 22 25 27,8 18,53333 Hari Tanaman Rata-Rata 1 3 5 7 9 11 13 1 - 4 13 19 21 25 26 18 2 - 5 12 17 22 25 27 18Air Got 3 - 4 12 17 22 28 28 18,5 (P3) 4 - 4 10 16 22 28 29 18,16667 5 - 5 13 17 21 26 28 18,33333Rata-rata - 4,4 12 17,2 21,6 26,4 27,6 18,2
  • 25. Tabel Laju Pertumbuhan dan Perkembangan Daun Tanaman Kacang Merah Tanggal 8 – 20 September 2012 Hari Tanaman Rata-Rata 1 3 5 7 9 11 13 1 - 2 2 2 2 2 2 2 2 - 2 2 2 2 2 2 2Air Beras 3 - 2 2 2 2 2 2 2 (P1) 4 - 2 2 2 2 2 2 2 5 - 2 2 2 2 2 2 2Rata-rata - 2 2 2 2 2 2 2 Hari Tanaman Rata-Rata 1 3 5 7 9 11 13 1 - 2 2 2 2 2 2 2 2 - 2 2 2 2 2 2 2Air Biasa 3 - 2 2 2 2 2 2 2 (K1) 4 - 2 2 2 2 2 2 2 5 - 2 2 2 2 2 2 2Rata-rata - 2 2 2 2 2 2 2
  • 26. Tabel Laju Pertumbuhan dan Perkembangan Daun Tanaman Kacang Merah Tanggal 8 – 20 September 2012 Hari Tanaman Rata-Rata 1 3 5 7 9 11 13 1 - 2 2 2 2 2 2 2 2 - 2 2 2 2 2 2 2Air Teh 3 - 2 2 2 2 2 2 2 (P2) 4 - 2 2 2 2 2 2 2 5 - 2 2 2 2 2 2 2Rata-rata - 2 2 2 2 2 2 2 Hari Tanaman Rata-Rata 1 3 5 7 9 11 13 1 - 2 2 2 2 2 2 2 2 - 2 2 2 2 2 2 2Air Got 3 - 2 2 2 2 2 2 2 (P3) 4 - 2 2 2 2 2 2 2 5 - 2 2 2 2 2 2 2Rata-rata - 2 2 2 2 2 2 2
  • 27. Grafik Laju Pertumbuhan dan Perkembangan Batang Tanaman Kacang Merah Tanggal 8 – 20 September 2012 Rata-Rata20.5 2019.5 1918.5 Rata-Rata 1817.5 17 Air Beras (P1)Air Biasa (K1) Air Teh (P2) Air Got (P3)
  • 28. Grafik Laju Pertumbuhan dan Perkembangan Daun Tanaman Kacang Merah Tanggal 8 – 20 September 2012 Rata-Rata 21.81.61.41.2 10.8 Rata-Rata0.60.40.2 0 Air Biasa Air Beras Air Teh Air Got Rata -Rata (K1) (P1) (P2) (P3)
  • 29. B. Pembahasan Data pada tabel di atas menunjukkan bahwa pada hari pertama, kecambah belum tumbuh, sedangkan padahari ketiga ada kecambah yang tumbuh. Hal ini menunjukkan bahwa lamanya dormansi tanaman kacang merah yangsebelumnya direndam dengan air berlangsung selama 3 hari. Diantara laju pertumbuhan dan perkembangan tanamankacang merah yang disiram menggunakan air beras ( perlakuan 1 ), air teh (perlakuan 2), air got ( perlakuan 3 ), dan airbiasa ( kontrol ), tanaman kacang merah yang disiram dengan air beraslah yang memiliki pertumbuhan yang paling baik.Jika dibandingkan banyaknya helai daun yang disiram dengan air beras, air biasa, air teh dan air got tidak ada perbedaan.Dari hari ke 3 sampai hari ke 13 hanya ada 2 helai ini diperkirakan karena tanaman kekurangan hormon sitokinin.Sedangkan pertumbuhan rata – rata tinggi batang yang disiram dengan menggunakan air beras ( 2,9 ). Dan lajupertumbuhan dan perkembangan yang terjadi dengan penyiraman beras terbilang cepat. Ini dikarenakan karbohidrat akanterpecah menjadi unsur yang lebih sederhana dan memberikan nutrisi bagi mikroba yang menguntungkan bagi tanaman. Air cucian beras memiliki kandungan nutrisi yang melimpah di antaranya karbohidrat berupa pati sebesar85-90 persen, protein glutein, selulosa, hemiselulosa, gula, dan vitamin yang tinggi yang sangat berguna bagipertumbuhan dan perkembangan. Kemudian rata – rata tinggi batang yang disiram dengan menggunakan air teh ( 2,64 ).Tanaman kacang merah yang disiram dengan menggunakan air teh juga terbilang baik karena pertumbuhan batangnyayang tidak begitu jauh dengan air beras. Ini karena Mikroba yang dihasilkan oleh air teh hanya bersifat toksik padaserangga tidak pada tanaman sehingga tidak perlu khawatir tanaman itu beracun dan berbahaya untuk dikonsumsi olehmanusia. Dengan kandungan nutrisi yang dimiliki air teh membuat air teh ini mampu memperbaiki kesuburantanah, merangsang pertumbuhan. Rata – rata tinggi batang yang disiram dengan menggunakan air got ( 2,6 ). Tanaman kacang merah yangdisiram menggunakan air got terbilang lamban karena di dalam air got dapat dijumpai berbagai bahan organik (misal sisasayur, ikan, nasi, minyak, lemak, air buangan manusia) yang terbawa air got/parit, kemudian ikut aliran sungai. Ada pulabahan-bahan anorganik seperti plastik, alumunium, dan botol yang hanyut terbawa arus air. Sampahbertimbun, menyumbat saluran air, dan mengakibatkan banjir. Bahan pencemaran lain dari limbah rumah tangga adalahpencemaran biologis berupa bibit penyakit, bakteri, dan jamur. Unsur – unsur tersebut diperkirakan tidak begitu baik bagitanaman sehingga pertumbuhannya lebih lamban. Rata – rata tinggi batang yang disiram dengan menggunakan air biasa ( 2,58 ). Diantara ketigaperlakuan, kontrollah yang paling lamban pertumbuhannya ini diperkirakan karena air biasa memiliki kandungan yangsangat sedikit jika dibandingkan dengan perlakuan 1, 2, 3. Jadi dengan data tersebuat disimpulkan bahwa air beraslahyang memiliki laju pertumbuhan dan perkembangan yang paling baik.
  • 30. Daftar Gambar Hari Ke 1Air Beras Air Biasa Air Teh Air Got
  • 31. Hari Ke 3Air Beras Air Biasa Air Teh Air Got
  • 32. Hari Ke 7Air Beras Air Biasa Air Teh Air Got
  • 33. Hari ke 9Air Beras Air Biasa Air Teh Air Got
  • 34. Hari Ke 11Air Beras Air Biasa Air Teh Air Got
  • 35. Hari Ke 13Air Beras Air Biasa Air Teh Air Got
  • 36. BAB V PENUTUPA. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data yang diuraikan dalam penelitian ini, maka dapatditarik kesimpulan bahwa kacang merah yang disiram dengan menggunakan air beras lajupertumbuhan dan perkembangan sangat signifikan. Pertambahan tinggi tanaman padakacang merah ini di karena air cucian beras mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi.Karbohidrat bisa jadi perantara terbentuknya hormon auksin dan giberelin. Dua jenis bahanyang banyak digunakan dalam zat perangsang tumbuh (ZPT) buatan. Hormon auksintersebut kemudian dimanfaatkan untuk merangsang pertumbuhan pucuk dan kemunculantunas baru seperti pertambahan jumlah daun sedangkan giberelin berguna untuk merangsangpertumbuhan Akar. Komposisi kimia beras berbeda-beda tergantung pada varietas dan carapengolahannya. Selain sebagai sumber energi dan protein, beras juga mengandung berbagaiunsur mineral dan vitamin. Sebagian besar karbohidrat beras adalah pati (85-90%) dansebagian kecil adalah pentosan, selulosa, hemiselulosa dan gula. Dengan demikian sifatfisikokimia beras terutama ditentukan oleh sifat fisikokimia patinya. Protein adalah komponen kedua terbesar dari beras setelah pati. Sebagian besar(80%) protein beras merupakan fraksi yang tidak larut dalam air yang disebut proteinglutein. Dibandingkan dengan biji-bijian lainnya, kualitas protein beras lebih baik karenamengandung lisin-nya lebih tinggi. Lisin tetap merupakan asam amino pembatas yang utamadalam beras meskipun jumlahnya sedikit. Adapun penjelas logis dan ilmiah mengenai hal iniadalah karena air cucian beras mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi.
  • 37. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, konsentrasi air tehmemberi pengaruh yang kurang signifikan jika dibandingkan dengan air berasterhadap pertumbuhan tanaman kacang merah meskipun kandungan-kandungan mineral dalam teh banyak seperti kalium, magnesium, mangan,flour, zinc, kalsium, dan sebagainnya. Tapi air teh mengandung flavonoidsyang memberikan perlindungan pada tanaman terhadap stress lingkungan,sinar ultra violet, serangga, jamur dan bakteri. Di urutan ke tiga laju pertumbuhan dan perkembangan yang tidakbegitu signifikan juga adalah tanaman kacang merah yang disiram denganmenggunakan air got. Ini dikarenakan di dalam air got yang demikian tidakada organisme hidup kecuali bakteri dan jamur, serta ada pula bahan-bahananorganik seperti plastik dan alumunium juga dapat dijumpai berbagai bahanorganik (misal sisa sayur, ikan, nasi, minyak, lemak, air buangan manusia)yang hanyut terbawa arus air sehingga laju pertumbuhan dan perkembangantidak begitu baik karena efek yang diberikan kandungan dalam air got tidakbaik. Di urutan terakhir laju pertumbuhan dan perkembangan yang palinglambat dalam penelitian ini adalah tanaman kacang merah yang disiramdengan menggunakan air biasa, dikarenakan unsur – unsur yang terkandungdi dalam air biasa begitu sedikit jika dibandingkan dengan air yang lainnya.
  • 38. Jadi ada pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangantanaman kacang merah yang di disiram dengan berbagai jenis airyakni air biasa, air got, air beras, dan air teh.Ranking tanaman kacang merah yang disiram dengan berbagaijenis air yakni air biasa, air got, air beras dan air teh sebagaiberikut.1. Air Beras2. Air Biasa3. Air Teh4. Air Got
  • 39. B. Saran Dengan terselesainya laporan ini penulis berharap agar penyusunan makalah ini dapat bermanfaat bagi kami khususnya dan pembaca umumnya. Penulis sangat berharap pembaca setelah membaca laporan ini, dapat meningkatkan potensi pembaca dalam penanaman kacang merah sehingga dapat memperoleh keuntungan yang maksimal. Mengingat begitu banyaknya gizi yang terkandung di dalam kacang merah ini, penulis beharap generasi muda dapat memamfaatkan gizi yang terkandung di dalamnya, sehingga dapat meningkatkan potensi intelektulanya. Sebaiknya dalam penanaman kacang merah tetap dalam keadaan tanah yang subur dan cukup unsur hara dan pH yang sesuai, serta dan cukup mendapat sinar matahari dan air sehingga tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,sehat dan kokoh.
  • 40. DAFTAR PUSTAKA1. http://www.google.com2. http://wikipedia.org3. Suspriyanti, Ninik, 2012, Biologi untuk SMA / MA Kelas XII. Sidoarjo: PT. Masmedia Buana Pustaka.4. BSE, 2006, LKS Biologi untuk SMA / MA Kelas XII Semester Gasal. Sidoarjo : Adi Perkasa.5. Wahyuni, Siwi, Modul Biologi untuk SMA / MA Kelas XII Semester 1. Sidoarjo : : PT. Masmedia Buana Pustaka.
  • 41. Lampiran