Your SlideShare is downloading. ×
14. logam dan non logam
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

14. logam dan non logam

840
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
840
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
77
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. UNSUR LOGAM DAN NON LOGAM
  • 2. KELOMPOK UNSUR LOGAM 1. Logam Alkali (Alkali metals) : Lithium(Li), Natrium(Na), Potassium(K), R ubidium(Rb), Cesium(Cs), Francium(Fr). 2. Logam Alkali Tanah (Alkaline earth metals) : Beryllium(Be), Magnesium(Mg), Calcium( Ca), Strontium(Sr), Barium(Ba), Radium(R a). 3. Logam Transisi (Transitional metals), Lanthanide series dan Actinide series. 4. Logam Lainnya (Other metals) antara lain: Aluminium (Al), Gallium (Ga), Indium (In), Thallium (Tl), Ununtrium (Uut), Tin (Sn), Lead (Pb), Ununquadium (Uuq), Bismuth (Bi), Ununpentium (Uup), Ununhexium (Uuh) NON LOGAM 1. Halogen : Fluorine, Chlorine, Bromine, Iodine, Astatine, Ununsepti um. 2. Gas mulia (Noble gases) : Helium, Neon, Argon, Krypt on, Xenon, Radon, Ununoctium. 3. Non logam lainnya antara lain : Hidrogen, Carbon, Nitrogen,
  • 3. KELOMPOK SEMI LOGAM (METALOID) • Boron (B), Silikon (Si), Germanium (Ge), Arsen (As), Antimon (Sb), Telurium (Te), Polonium (Po)
  • 4. UNSUR LOGAM • Merupakan unsur yang terdapat pada sisi kiri tabel periodik yang Memiliki kemiripan sifat fisik
  • 5. SIFAT UNSUR LOGAM • Merupakan -unsur yang unsur yang terdapat pada sisi kiri tabel periodik kiri tabel periodik yang Memiliki kemiripan sifat fisik • Pada temperatur kamar umumnya berbentuk padatan kecuali raksa • ‰merupakan penghantar yang baik untuk panas dan listrik • ‰bersifat dapat ditempa • ‰memiliki kekerasan yang tinggi • ‰berkilau • Sifat logam berhubungan dengan kemampuan suatu atom melepas elektron atau menjadi bermuatan positip (membentuk kation). NON LOGAM • ‰Merupakan unsur- -yang terletak di sisi kanan tabel periodik dengan sifat- -sifat yang sangat sangat bervariasi. • penghantar yang jelek baik untuk panas maupun listrik • ‰cenderung bersifat rapuh • ‰Banyak nonlogam berupa gas pada temperatur kamar • sifat non logam berhubungan dengan kecenderungan suatu atom untuk menerima elektron atau menjadi bermuatan negatif (membentuk anion).
  • 6. Sifat metaloid • Metalloid melintang di antara logam dan non logam pada tabel periodik • ™Memiliki sifat baik sebagai logam maupun nonlogam • ™Metalloid lebih rapuh dari logam, kurang rapuh dibandingkan dengan padatan non logam • ™umumnya bersifat sebagai semikonduktor terhadap listrik • ™Beberapa metaloid berkilau seperti logam
  • 7. 1.LOGAM ALKALI • Golongan 1A • Semua berbentuk padatan pada temperatur kamar Sangat reaktif sehingga di alam hanya dijumpai dalam bentuk persenyawaan dengan unsur lain. • Bereaksi dengan air membentuk larutan alkali • memiliki titik leleh rendah tetapi senyawa ioniknya mempunyai titik leleh tinggi. • Keelektronegatifan, energi ionisasi, titik leleh, titik didih dari atas kebawah semakin kecil  Jari-jari dan kerapatannya dari atas kebawah semakin besar
  • 8. • Bersifat lunak seperti karet penghapus ( dapat diiris dengan pisau ) • Logam alkali berwarna putih mengkilap seperti perak • Bila dipanaskan/dibakar muncul warna khas. Untuk litiun (merah), natrium (kuning), kalium (ungu), rubidium (merah, sensium (biru).
  • 9. Sebaran alkali • Unsur yang paling banyak adalah Na dan K. Kedua unsur ini banyak terdapat dalam air laut dalam bentuk senyawa NaCl dan KCl.
  • 10. • Garam alkali, kelarutan dalam air tinggi? • Pengukuran daya hantar listrik larutan garam alkali dalam air: Cs+ > Rb+ > K+ > Na+ > Li+ • Logam alkali larut dalam amonia larutan berwarna biru bila diencerkan
  • 11. Logam Alkali, misal Natrium bila bertemu Oksigen bisa membentuk senyawa Natrium Oksida (Sodium Oxyde), Na2O
  • 12. Logam Alkali, misal Natrium bila bertemu Oksigen bisa membentuk senyawa Natrium Oksida (Sodium Oxyde), Na2O
  • 13. Logam Alkali, misal Natrium bila bertemu Oksigen bisa membentuk senyawa Natrium Oksida (Sodium Oxyde), Na2O
  • 14. Logam Alkali, misal Natrium bila bertemu Oksigen bisa membentuk senyawa Natrium Oksida (Sodium Oxyde), Na2O
  • 15. Logam Alkali, misal Natrium bila bertemu Oksigen bisa membentuk senyawa Natrium Oksida (Sodium Oxyde), Na2O
  • 16. SENYAWA UNSUR-UNSUR ALKALI HIDROKSIDA LiOH sedikit larut dalam air NaOH kristal putih, titik lebur 318oC KOH kristal putih, titik lebur 360oC NaOH - (Caustik soda) sangat korosif menyerang gelas, porcelin, material keramik lainnya - Larut dalam air dan juga alkohol - Cawan platinum juga diserang oleh uap NaOH - Bagaimana menghasilkan NaOH?
  • 17. ♥ Biasanya tidak berwarna, berbentuk kristal, padatan ionik. ♥ Karbonatnya, Li2CO3 secara termal Kurang stabil dibandingkan karbonat unsur alkali lainnya Li2CO3 tidak mudah larut dalam air 1 g / 100 mL air ♥ Na2CO3 dibuat dengan proses Solvay. Cari proses pembuatannya!
  • 18. 2.LOGAM ALKALI TANAH • Golongan Golongan 2A • Sangat reaktif sehingga umumnya dijumpai dalam bentuk senyawa kecuali beryllium (Be). • Unsur dan oksida dalam air akan membentuk larutan alkalI a. Berilium terdapat dalam bijih beril (Be3Al2(SiO3)6). b. Magnesium sebagai dolomit (MgCO3˜CaCO3), karnalit (KCl˜MgCl 2˜6H2O). c. Kalsium sebagai CaCO3 pada batu kapur dan pualam,batu tahu/gipsum (CaSO4˜2H2O). d. Stronsium sebagai stronsianit (SrCO3) dan galestin (SrSO4). e. Barium sebagai bijih barit (BaSO ).
  • 19. Logam Alkali Tanah, misal Magnesium bila bertemu Oksigen bisa membentuk Magnesium Oksida (MgO) - -
  • 20. Logam Alkali Tanah, misal Magnesium bila bertemu Oksigen bisa membentuk Magnesium Oksida (MgO) - -
  • 21. Logam Alkali Tanah, misal Magnesium bila bertemu Oksigen bisa membentuk Magnesium Oksida (MgO) - -
  • 22. Logam Alkali Tanah, misal Magnesium bila bertemu Oksigen bisa membentuk Magnesium Oksida (MgO) - -
  • 23. Logam Alkali Tanah, misal Magnesium bila bertemu Oksigen bisa membentuk Magnesium Oksida (MgO) - -
  • 24. 3.LOGAM TRANSISI • Unsur golongan B • Banyak unsurnya yang dijumpai melimpah di dalam tanah/permukaaN bumi. • Banyak yang unsurnya ditemukan dalam bentuk senyawa alami • Terdapat beberapa jenis unsur bersifat kurang reaktif dan di alam dijumpai dalam bentuk unsur murni [contoh [contoh perak (Ag), emas (Au), Platina (Pt)]. • Yang penting bidang pertanian; Mn, Fe, Cu, Zn, Ni, Mo
  • 25. Beberapa mineral dari unsur transisi di alam
  • 26. 4.Logam Lainnya (Other metals) • Aluminium (Al), Gallium (Ga), Indium (In), Thallium (Tl), Ununtrium (Uut), Tin (Sn), Lead (Pb), Ununquadium (Uuq), Bismuth (Bi), Ununpentium (Uup), Ununhexium (Uuh) • BANYAK BERHUBUNGAN DENGAN BIDANG PERTANIAN UNSUR Al (aluminium)
  • 27. Alluminium (Al) Sifat Fisis Nomor atom : 13 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 1 Massa Atom relatif : 26,98154 Jari-jari atom : 1,82 Å Titik Didih : 2467 C Titik Lebur : 660 C Elektronegatifitas : 1,45 Energi Ionisasi : 577 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 3+ Struktur Atom : Kristal Logam Wujud : Padat
  • 28. Kegunaan/peranan  Banyak dipakai dalam industri pesawat  Untuk membuat konstruksi bangunan  Untuk membuat magnet yang kuat  Tawas sebagai penjernih air  Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar angkasa  Membuat berbagai alat masak  Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll  Dalam kadar yang tinggi dalam tanah dapat bersifat racun Allumunium (Al)
  • 29. UNSUR NON LOGAM 1. Halogen : Fluorine, Chlorine, Bromine, Iodine, Astatine, Ununseptium. 2. Gas mulia (Noble gases) : Helium, Neon, Argon, Krypton, Xenon, Radon , Ununoctium. 3. Non logam lainnya antara lain : Hidrogen, Carbon, Nitrogen, Phosphorus, Ox ygen,Sulfur, Selenium.
  • 30. 1.HALOGEN F Cl Br I Br F Cl I
  • 31. Halogen artinya pembentuk garam. Unsur-unsur halogen merupakan unsur yang bersifat elektropositif dan mudah bereaksi dengan unsur elektropositif untuk membentuk garam. Anda dapat lebih mengenal sifat-sifat unsur halogen dengan mempelajari uraIan berikut. F Cl Br I Br F Cl I
  • 32. 1.HALOGEN F Cl Br I Br F Cl I Sifat unsur Elektron Valensi Jari-jari Atom(Å) Keeletro- negatifan Energi Ionisasi (kJ mol-1) Afinitas Elektron (kJ mol-1) Fluorin 2s2 2p5 0,64 3,98 1.681,0 -328,0 Klorin 3s2 3p5 0,99 3,16 1.251,1 -349,0 Bromin 4s2 4p5 1,14 2,96 1.139,9 -324,7 Iodin 5s2 5p5 1,33 2,66 1.008,4 -295,2 Astatin 6s2 6p5 1,40 2,20 930 -270
  • 33. Unsur Titik didih (‘C) Titik leleh (‘C) Fluorin -188,14 -219.62 Klorin -34,6 -100,98 Bromin 58,78 -7,25 Iodin 184,35 113,5 Astatin 337 302 Titik didih dan titik leleh unsur-unsur halogen
  • 34. Membentuk asam oksi kecuali F12. Pembentukan asam oksi 3X2 + 6MOH ® 5MX + MXO3 + 3H2O (auto redoks) 11. Dengan basa kuat (panas) X2 + 2MOH ® MX + MXO + H2O (auto redoks) 10. Dengan basa kuat MOH (dingin) 2 M + nX2 ® 2MXn (n = valensi logam tertinggi)9. Reaksi dengan logam (M) Tidak dapat mengusir F, Cl, Br X = I Br2 + KX ® 2KBr + X2 X = Br dan I Cl2 + 2KX ® 2KCl + X2 X = Cl, Br, I F2 + 2KX ® 2KF X2 8. Reaksi pengusiran pada senyawa halogenida 7. Kereaktifan terhadap gas H2 (makin besar sesuai dengan arah panah) 6. Kelarutan oksidator UnguCoklat Tak berwarna Tak berwarna 5. Warna larutan (terhadap pelarut 4) CCl4, CS24. Pelarutnya (organik) Ungu Coklat merah Kuning hijau Kuning muda3. Warna gas/uap PadatCairGasGas2. Wujud zat (suhu kamar) Diatom1. Molekulnya Iodium (I2) Brom (Br2) Klor (Cl2)Fluor (F2)X2 SIFAT FISIS DAN KIMIA HALOGEN
  • 35. Daya Oksidasi Halogen dan Daya Reduksi Ion Halida • Berdasarkan Harga Eo nya urutan daya oksidasi gas halogen F2 > Cl2 > Br2 > I2 • Daya reduksi ion halidanya F- < Cl- < Br-< I-
  • 36. • Struktur molekul Halogen + + + + + + + + F2 Cl2 Br2 I2 Bagaimana anda dapat menjelaskan kereaktifan gas-gas halogen berdasarkan harga energi ikatannya ?
  • 37. Wujud dan Warna Gas Halogen. Bagaimana anda menjelaskan kenaikan titik leleh dan titik didih dari atas ke bawah ? Berdasarkan titik leleh dan titik didihnya, ramalkan wujud unsur halogen pada suhu kamar ( 25oC ). + + + +++ + + F2 Cl2 Br2 I2
  • 38. Kelarutan Halogen dalam air • Halogen adalah senyawa non polar yang berarti tidak larut dalam air. Berarti hanya larut dalam pelarut Organik/ non polar.(CCl4) • Bila halogen laru tdalam air, itu karena halogen bereaksi dengan air. 2F2 + 2H2O 4 HF + O2 • Cl2 ,Br2 dan I2 sukar larut dalam air. • I2 mudah larut dalam larutan KI, karena akan membentuk ion poli iodida. I2 + I- I3 -
  • 39. • Kereaktifan unsur Halogen Keraktifan unsur halogen (non logam) dapat dilihat dari harga Avinitas elektron atau keelektronegatifannya. • Halogen hampir dapat bereaksi dengan semua unsur. a. Dengan Gas Hidrogen. H2 + X2 2 HX b. Dengan unsur logam. 2M + nX2 2MXn
  • 40. Bereaksi dengan unsur non logam lain seperti Si, P, S dan Sn. Dengan Silikon: Si + F2 SiF4 Dengan Pospor: P + Cl2(terbatas) PCl3 P + Cl2(berlebih) PCl5 Dengan hidrokarbon : CH4 + Cl2 CH3Cl + HCl Dengan larutan Basa (NaOH) Cl2 + NaOH NaCl + NaClO + H2O Cl2 + NaOHpanas NaCl + NaClO3 + H2O
  • 41. Halogen dapat memiliki bil. Oksidasi -1 s/d +7 Bilok Nama Fluor Clor Brom Iod -1 Halida HF HCl HBr HI 0 Unsur F2 Cl2 Br2 I2 +1 Hipoha lit - ClO- BrO- IO- +3 Halit - ClO2 - BrO2 - IO2 - +5 Halat - ClO3 - BrO3 - IO3 - +7 Perhal at - ClO4 - BrO4 - IO4 -
  • 42. KEKUATAN ASAM OKSI HALOGEN • Kekuatan asam oksihalida semakin kuat dengan bertambahnya jumlah atom Oksigen H Cl O H Cl O H Cl O O H Cl O O O O O O O Diantara ikatan-ikatan tersebut manakah yang paling mudah putus. (paling mudah melepaskan ion H+)
  • 43. 2.GAS MULIA F Cl Br I Br Cl I
  • 44. SIFAT PERIODIK UNSUR GOLONGAN GAS MULIA Gas mulia merupakan unsur yang stabil. Gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain dan sukar menerima ataupun melepas elktron. Dengan elektron valensi yang sudah penuh hal unsur gas mulia yang sangat sukar menerima elektron. Hal ini dapat dilihat dari harga afinitas elektronnya yang rendah. Kesetabilan unsur- unsur golongan gas mulia menyebabkan unsur- unsur ini sukar membentuk ion, artinya sukar melepas atau menerima elektron.
  • 45. Sifat Periodik Unsur Gas Mulia Dengan konfigurasi elektron yang sudah penuh, gas mulia termasuk unsur yang stabil, artinya sukar bereaksi dengan unsur lain, sukar untuk menerima elektron maupun untuk melepas elektron. Perhatikanlah data afinitas elektron, energi ionisasi, dan jari-jari atom unsur gas mulia pada Tabel di bawah! Data Fisis He Ne Ar Kr Xe Rn Nomor atom Elektron valensi Jari-jari atom (Ǻ) Titik leleh (0C) Titik didih (0C) Energi ionisasi (kj/mol) Afinitas electron (kj/mol) Kerapatan (g/L) 2 2 0,50 -272,2 -268,9 2640 -48 0,178 10 8 0,65 -248,6 -246,0 2080 -120 0,900 18 8 0,95 -189,4 -185,9 1520 -96 1,78 36 8 1,10 -157,2 -153,4 1350 -96 1,78 54 8 1,30 -111,8 -108,1 1170 -77 5,89 86 8 1,45 -71 -62 1040 - 9,73
  • 46. Unsur Nomor Atom Konfigurasi Elektron He 2 1s2 Ne 10 [He] 2s2 2p6 Ar 18 [Ne] 3s2 3p6 Kr 36 [Ar] 4s2 3d10 4p6 Xe 54 [Kr] 5s2 4d10 5p6 Rn 86 [Xe] 6s2 5d10 6p6 Sifat periodik unsur gas mulia
  • 47. Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang, Nomor atom helium, He, 2 Deret kimia gas mulia Golongan, Periode, Blok 18, 1, s Penampilan Massa atom 4,002602(2) g/mol Konfigurasi elektron 1s2 Jumlah elektron tiap kulit 2 HELIUM 2 hidrogen ← helium → - - ↑ He ↓ Ne
  • 48. Neon 2, 8Jumlah elektron tiap kulit 1s2 2s2 2p6Konfigurasi elektron 20.1797(6) g/molMassa atom takberwarna Penampilan 18, 2, pGolongan, Periode, Blok gas muliaDeret kimia neon, Ne, 10Nama, Lambang, Nomor atom Keterangan Umum Unsur Neon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10. Neon termasuk kelompok gas mulia yang tak berwarna dan lembam (inert). Zat ini memberikan pendar khas kemerahan jika digunakan di tabung hampa (vacuum discharge tube) dan lampu neon. Sifat ini membuat neon terutama dipergunakan sebagai bahan pembuatan tanda
  • 49. ARGON Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang, Nomor atom argon, Ar, 18 Deret kimia gas mulia Golongan, Periode, Blok 18, 3, p Penampilan Massa atom 39,948(1) g/mol Konfigurasi elektron [Ne] 3s2 3p6 Jumlah elektron tiap kulit 2, 8, 8 Ne ↑ Ar ↓ Kr klorin ← argon → -18
  • 50. KRIPTON 2, 8, 18, 8Jumlah elektron tiap kulit [Ar] 3d10 4s2 4p6Konfigurasi elektron 83.798(2) g/molMassa atom Penampilan 18, 4, pGolongan, Periode, Blok noble gasesDeret kimia krypton, Kr, 36Nama, Lambang, Nomor atom Keterangan Umum Unsur
  • 51. XENON Xenon adalah unsur dengan lambang kimia Xe, nomor atom 54 dan massa atom relatif 131,29; berupa gas mulia, tak berwarna, tak berbau dan tidak ada rasanya. Xenon diperoleh dari udara yang dicairkan. Xenon dipergunakan untuk mengisi lampu sorot, dan lampu berintensitas tinggi lainnya, mengisi bilik gelembung yang dipergunakan oleh ahli fisika untuk mempelajari partikel sub-atom.
  • 52. RADON Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang,Nomor atom radon, Rn, 86 Deret kimia gas mulia Golongan, Periode, Blok 18, 6, p Penampilan tak berwarna Massa atom (222) g/mol Konfigurasi elektron [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p6 Jumlah elektron tiap kulit 2, 8, 18, 32, 18, 8 Radon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86. Radon juga termasuk dalam kelompok gas mulia dan beradioaktif. Radon terbentuk dari penguraian radium. Radon juga gas yang paling berat dan berbahaya bagi kesehatan. Rn-222 mempunyai waktu paruh 3,8 hari dan digunakan dalam radioterapi. Radon dapat menyebabkan kanker paru paru, dan bertanggung jawab atas 20.000 kematian di Uni Eropa setiap tahunnya
  • 53. SIFAT FISIK GAS MULIA 1. Tidak Berwarna, tidak berbau, tidak berasa, sedikit larut dalam air. 2. Mempunyai elektron valensi 8, dan khusus untuk Helium elektron valensinya 2, maka gas mulia bersifat kekal dan diberi valensi nol. 3. Molekul-molekulnya terdiri atas satu atom (monoatom). Unsur Titik Didih Titik Leleh K 0C K 0C Helium Neon Argon Kripton Xenon Radon 4,2 27,2 87,3 120 165 211 -268,8 -245,8 -185,7 -153 -108 -62 0,8 24,6 83,9 116 161 202 -272,2 -248,4 -189,1 -157 -112 -71
  • 54. Pembuatan dan reaksi gas mulia Gas mulia dapat di peroleh dari pendingina udara cair secara bertahap (destilasi bertingkat) Sebab titik didik komponennya bervariasi. • Argon secara khusus dapat diperoleh dari reaksi udara dengan karbit : CaC2 + N2 CaCN2 + C (bebas dari N2) 2CaC2 + O2 2CaO + 4C (bebas dari O2) CaO + CO2 CaCO3 (bebas dari CO2) Sebagai sisanya adalah Ar dan gas mulia lain. • He dapat diperolah dengan jalan pemisahan dari gas alam, sebab pada sumber gas alam tertentu terdapat He dalam jumlah tidak terlalu rendah • Rn terdapat dalam rongga-rongga batuab uranium berasal dari peluruhan Ra 226Ra 222 Rn + 4He88 86 2
  • 55. Sifat kimia usur golongan gas mulia Biloks Senyawa Penampakan 0C Struktur +2 XeF2 Kristal tak berwarna 129 Linier KrF2, 2SbF5 Padatan 50 Linier RnF2 - - Linier +4 XeF4 Kristal tak berwarna 117 Segiempat datar KrF4 - - Segiempat datar +6 XeF6 Kristal tak berwarna 49,6 Pentagonal bipiramidal cacat +8 XeO4 Gas tak berwarna - Tetrahedral XeO6 -4 Padatan tak berwarna - Oktahedral
  • 56. Kegunaan Gas Mulia He Pengisi balon udara, pencampur oksigen pada tabung penyelam dan sebagai pendingin untuk suhu mendekati 0 K Ne Pengisi bola lampu, lampu TL, lampu reklame, pendingin pada reaktor nuklir Ar Kr Xe Sebagai obat biaus pada pembedahan. Senyawa Xe dan oksigen: XeO3, XeO4 merupakan oksdator yang sangat kuat Rn Terapi kanker