Your SlideShare is downloading. ×

kondisi fisik dan penduduk indonesia

2,912

Published on

Published in: Travel
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,912
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
55
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. BAB I KONDISI FISIK DAN PEDUDUK INDONESIA a. Letak geografis = kenyataan di permukaan bumi b. Letak geologis = struktur batuan c. Letak astronomis = garis lintang dan bujur a. Flora (dunia tumbuhan) b. Faktor yang mempengaruhi persebaran flora : Iklim Keadaan tanah Relief daratan c. Macam-Macam FloraNo. Macam-macam flora Jenis tanaman Terletak di wilayah1 Hutan tropis Anggrek Kalimantan Lumut Sumatra Lumut kerak Aceh Liana Papua Semak Jawa Rumput Meranti Pinus2 Musim Pinus Jati Bunga bangkai semak rumput3 Rawa Tumbuhan mipah4 Hutan mangrove Bakau Pinggir pantai
  • 2. Bogem Kayu api5 Sabana Semak Papua Rumput Pepohonan akasiaNo. Asiatis Australis Peralihan1 Mamalianya besar- Banyak terdapat di bagian Banyak terdapat di besar timur Indonesia bagan tengah Indonesia2 Banyak terdapat di Jenis burung antara Banyak terdapat bagian barat Indonesia Australia dan Asia berbeda hewan endemis (di wilayah tertentu)3 Memiliki kesamaan Terdapat di kepulauan Aru Terdapat di wilayah dengan fauna di asia dan Papua Sulawesi, NTT bagian tengah4 Terdapat banyak Terdapat hewan menyusui Jenis faunanya hewan menyusui yang berukuran kecil dan adalah babi rusa, (mamalia) binatang berkantung kuda, kuskus, anoa, dan komodo5 Tidak banyak memiliki Jenis faunanya adalah hewan berwarna kangguru, cendrawsih, kakatua, nuri, kasuari, dan walab6 Terdapat banyak kera dan ikan air tawar
  • 3. No. Jenis tanah Cara terbentuknya Terdapat di wilayah1 Tanah podsolik merah Berasal dari bahan induk Sumatera, Sulawesi, kuning batuan kuarsa di zona Papua, Kalimantan, iklim basah dengan curah Jawa Barat, Maluku, hujan antara 2.500 – 3.000 Nusa Tenggara mm/thn2 Tanah latosol Berasal dari batu vulkanis Bukit yang mengalami Barisan/Sumatera, pelapukan Jawa, Kalimantan Timur & Selatan, Bali, Papua, dan Sulawesi3 Tanah aluvial Berasal dari sumber bahan Sungai Bengawan asal yang kebanyakan dari Solo, sungai Opak, gunung dan mengendap di Progo, dan Glagah pinggiran sungai4 Mediteran berasal dari gamping, abu Jawa Timur & gunung berapi, batu Tengah, Nusa endapan yang melapuk Tenggara, Maluku, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan5 Tanah andosol Dari endapan abu vulkanik Wilayah yang memiliki yang telah mengalami gunung berapi di pelapukan sehingga Sumatra bagian barat, menghasilkan tanah yang Jawa, Bali, dan subur sebagian Nusa Tenggara6 Tanah podsol Terbentuk dari batuan Sungai besar di induk pasir Kalimantan, Sumatra, dan Papua7 Tanah regosol Erupsi gunung berapi Di setiap pulau yang memiliki gunung api
  • 4. 8 Tanah grumosol Pada tempat yang Sumatera Barat, Jawa tingginya kurang dari 300 Barat & Timur, dan m dengan topografi NTT gelombang hingga bukit, rata-rata 25 c9 Rendzina Kapur lunak, batu-batuan Maluku, Papua, Aceh, mergel, dan gips Sulawesi Selatan, Lampung, dan pegunungan kapur di Jawa10 Tanah Litosol Proses pelapukan batuan Jawa Tengah & yang belum sempurna Timur, Madura, Nusa sehingga susah ditanami Tenggara, dan Maluku tumbuhan Selatan11 Tanah hidromof kelabu Pelapukan batuan tupa Aceh vulkanik, asam, dan pasir12 Tanah planosol Pelapukan endapan di dataran rendah yang banyak mengandung bahan aluvial13 Tanah gleihumus14 Tanah organol/gambut Berasal dari bahan organik Tersebar di Sumatera dan terbentuk karena atau pantai timur genangan air Sumatera, Papua, Irian Jaya bagian selatan, pantai Kalimantan Barat & Selatan

×