System Model<br />SistemTerdistribusi<br />10107185		PutriWiliana<br />				10107197		Guntur Sulaeman<br />				10107219		Re...
Pengantar<br />Sistem  : himpunanataukombinasidaribagian-bagian  yang membentuksebuahkesatuan yang kompleks.<br />	Model :...
AncamandanKesulitan<br />VariasiPenggunaan<br />Sistem yang LUAS<br />Maslah Internal<br />Ancaman System Luar<br />
Sistem Model<br />System Model : representasidarisuatu system yang menunjukanbahwakomponen - komponenygadadidalamnyasaling...
Arsitektur Model<br />1.	Arsitektur Model : suatucarabagaimanamengelompokkanbagiandanstruktur yang salingberhubungan. <br />
Software Layers<br />Lapisanataumoduldalamsebuahkomputertunggal<br />Mendefinisikanlayanan yang ditawarkanataudimintaantar...
Software Layers<br />Platform<br />2.   Middleware<br />
ArsitekturSistem<br />PerancanganSistemterdistribusidititikberatkanpada :<br />Pembagiantanggungjawabantarakomponensistem<...
ArsitekturSistem<br />Terbagimenjadi 9 :<br />Client – Server<br />Multiple Server<br />Proxy Server<br />Peer – to – peer...
Client - Server<br />Client – Server<br />distribusikegiatan processing dari program aplikasiantara 2 komputerataulebih. D...
Client - Server<br />
Multiple Server<br /><ul><li>Distribusilayananaplikasibisadiberikanmelalui server.
Service disediakanolehbeberapa server</li></ul>Contoh : sebagianbesarlayanan web komersialditerapkan<br />melalui server f...
Proxy Server and cache<br />Server denganduplikasiinformasi yang melayanisebagai proxy<br />Caching :<br />Penyimpanlokalu...
Proxy Server <br />
Peer – to - Peer<br />
Peer – to - Peer<br />
Variasi client - server<br />Variasi client-server mempunyaiduajenis :<br />  Mobile code<br />  Mobile agent<br />  Netwo...
Mobile Code<br />
Mobile Agent<br />Mobile Agent adalahsebuah program yang berpindah (termasuk data dankode) darisatukomputerkelainnyadalamj...
Network Computer<br />
Network Computer<br />Sekumpulankomputer yang salingberhubunganbaikfisikmaupunlogikharusbisasalingberkomunikasi.<br />
Thin Client<br />Thin client : suatukomputerataukomputer program dimanajikatidakada server makakomputertersebuttidakberfun...
Thin Client<br />
Mobile Device and Spontaneous Networking <br />Mobile device adalahsistemarsitekturyg  komponen2 nya device2 ygbesifat mob...
Handphone
PDA</li></li></ul><li>Mobile Device and Spontaneous Networking <br />Karakteristik Spontaneous Networking<br /><ul><li>Kon...
Integrasiygmudahdilokalservis
Limited connectivity
Security and Privacy</li></li></ul><li>Design System ArsitekturTerdistribusi<br />Kebutuhan2 mendesignsistemterdistribusi:...
Design System ArsitekturTerdistribusi<br />MasalahKinerja (Performance)<br /> Responsiveness<br /> Throughput<br /> Balanc...
Design System ArsitekturTerdistribusi<br />Pemakaian caching danreplikasi<br /> Local copy informasi<br /> Cache consisten...
Fundamental Model<br />2. Fundamental Model<br />berfokuspadabagaimanamengkomunikasikan komputer2 yang adadalamsuatujaring...
Fundamental Model<br />Interaction Model<br />Sistemterdistribusitidakdapatdilepaskandariproseskomunikasi yang tentunyamer...
Fundamental Model<br />Performa komputasi<br />	Performa komunikasidiukurdengan latency, bandwidth, dan jitter<br />Tiadan...
Fundamental Model<br />B. Failure Model<br />model kegagalan meliputi hal-hal berikut :<br /> Kegagalan Omission<br /> Keg...
Fundamental Model<br />Kegagalan Omission<br />berarti proses gagal melakukan pengiriman pesan. Kegagalan yang terjadi dap...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

System Model

948 views
840 views

Published on

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
948
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
22
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

System Model

  1. 1. System Model<br />SistemTerdistribusi<br />10107185 PutriWiliana<br /> 10107197 Guntur Sulaeman<br /> 10107219 Renny Kurnia<br />
  2. 2. Pengantar<br />Sistem : himpunanataukombinasidaribagian-bagian yang membentuksebuahkesatuan yang kompleks.<br /> Model : Model didefinisikansebagaisuatuperwakilanatauabstraksidarisebuahobyekatausituasiaktual.<br />
  3. 3. AncamandanKesulitan<br />VariasiPenggunaan<br />Sistem yang LUAS<br />Maslah Internal<br />Ancaman System Luar<br />
  4. 4. Sistem Model<br />System Model : representasidarisuatu system yang menunjukanbahwakomponen - komponenygadadidalamnyasalingberhubungan.<br />System Model terbagimenjadi : <br />Arsitektur Model<br />Fundamental Model<br />
  5. 5. Arsitektur Model<br />1. Arsitektur Model : suatucarabagaimanamengelompokkanbagiandanstruktur yang salingberhubungan. <br />
  6. 6. Software Layers<br />Lapisanataumoduldalamsebuahkomputertunggal<br />Mendefinisikanlayanan yang ditawarkanataudimintaantarprosespadasatuatauberbedakomputer<br />Middleware<br />platform<br />Software and Hardware Service Layers in distributed system<br />
  7. 7. Software Layers<br />Platform<br />2. Middleware<br />
  8. 8. ArsitekturSistem<br />PerancanganSistemterdistribusidititikberatkanpada :<br />Pembagiantanggungjawabantarakomponensistem<br />Penempatankomponenpadakomputerdalamjaringan<br />Pengaruhdariperancangan :<br />Unjukkerja, Kehandalandankeamanansecaralangsungtergantungpadapilihan yang ditentukan<br />
  9. 9. ArsitekturSistem<br />Terbagimenjadi 9 :<br />Client – Server<br />Multiple Server<br />Proxy Server<br />Peer – to – peer <br />
  10. 10. Client - Server<br />Client – Server<br />distribusikegiatan processing dari program aplikasiantara 2 komputerataulebih. Dengansyaratpadalingkungantersebutada yang berperansebagai server danada yang berperansebagai client<br />Server = PenyediaAplikasi<br />Client = PengaksesAplikasi<br />
  11. 11. Client - Server<br />
  12. 12. Multiple Server<br /><ul><li>Distribusilayananaplikasibisadiberikanmelalui server.
  13. 13. Service disediakanolehbeberapa server</li></ul>Contoh : sebagianbesarlayanan web komersialditerapkan<br />melalui server fisik yang berbeda<br /><ul><li>Motivasi :</li></ul>Unjukkerja (contoh : cnn.com, download server, dll)<br />kehandalan<br /><ul><li>Server menggunakanreplikasiatau database terdistribusi</li></li></ul><li>Multiple Server<br />
  14. 14. Proxy Server and cache<br />Server denganduplikasiinformasi yang melayanisebagai proxy<br />Caching :<br />Penyimpanlokaluntuk item-item yang seringdigunakan<br />Meningkatkanunjukkerja<br />Mengurangibebanpada server<br />Biasanyadigunakanpada search engine.<br />
  15. 15. Proxy Server <br />
  16. 16. Peer – to - Peer<br />
  17. 17. Peer – to - Peer<br />
  18. 18. Variasi client - server<br />Variasi client-server mempunyaiduajenis :<br /> Mobile code<br /> Mobile agent<br /> Network Computer<br /> Thin Client<br /> Mobile Device and Spontaneous Networking <br />
  19. 19. Mobile Code<br />
  20. 20. Mobile Agent<br />Mobile Agent adalahsebuah program yang berpindah (termasuk data dankode) darisatukomputerkelainnyadalamjaringan<br />Biasanyamelakukansuatupekerjaanotomatistertentu<br />Beberapamasalah :<br /> Authentication<br /> Permission dankeamanan<br />Alternatif<br />Mengambilinformasimelalui remote invocation<br />Contoh :<br />Digunakanuntuk install danmemelihara software padakomputerdalamsuatuorganisasi<br />Membandingkanhargaprodukdaribeberapa vendor<br />
  21. 21. Network Computer<br />
  22. 22. Network Computer<br />Sekumpulankomputer yang salingberhubunganbaikfisikmaupunlogikharusbisasalingberkomunikasi.<br />
  23. 23. Thin Client<br />Thin client : suatukomputerataukomputer program dimanajikatidakada server makakomputertersebuttidakberfungsi.<br />Kelebihan :<br />Manajemen data tidaksulit<br />Biayalebihmurah<br />Kekurangan :<br />Membutuhkankomputer server<br />
  24. 24. Thin Client<br />
  25. 25. Mobile Device and Spontaneous Networking <br />Mobile device adalahsistemarsitekturyg komponen2 nya device2 ygbesifat mobile.<br />Contoh : <br /><ul><li>Laptop
  26. 26. Handphone
  27. 27. PDA</li></li></ul><li>Mobile Device and Spontaneous Networking <br />Karakteristik Spontaneous Networking<br /><ul><li>Koneksiygmudah pd jaringanlokal
  28. 28. Integrasiygmudahdilokalservis
  29. 29. Limited connectivity
  30. 30. Security and Privacy</li></li></ul><li>Design System ArsitekturTerdistribusi<br />Kebutuhan2 mendesignsistemterdistribusi:<br />MasalahKinerja (Performance)<br />Quality of Service<br />Pemakaian caching danreplikasi<br />Masalah Dependability<br />
  31. 31. Design System ArsitekturTerdistribusi<br />MasalahKinerja (Performance)<br /> Responsiveness<br /> Throughput<br /> Balancing computational load<br />Quality of Service<br />pengukuranseberapatingkatpemakaianfungsi, yaitu<br /> Reliability<br /> Security<br /> Performance<br /> Adaptability, kemampuanuntukmenyesuaikan<br />denganperubahankonfigurasisistem<br />
  32. 32. Design System ArsitekturTerdistribusi<br />Pemakaian caching danreplikasi<br /> Local copy informasi<br /> Cache consistency<br /> Web caching protocol<br />Replikasi : beberapa copy dari service<br />Masalah Dependability<br /> Fault tolerance <br />Keamanan<br />
  33. 33. Fundamental Model<br />2. Fundamental Model<br />berfokuspadabagaimanamengkomunikasikan komputer2 yang adadalamsuatujaringankomputer<br />Aspek-aspek Fundamental Model:<br />Interaction Model<br />Failure Model<br />Security Model<br />
  34. 34. Fundamental Model<br />Interaction Model<br />Sistemterdistribusitidakdapatdilepaskandariproseskomunikasi yang tentunyamerupakanbentukinteraksi. Model interaksidalamsistemterdistribusiharusmampumenggambarkankomunikasi yang terjadimemilikihambatanberupatundawaktu.<br />Adaduafaktorutama yang memengaruhiprosesinteraksidalamsistemterdistribusi :<br />performakomunikasi<br />tiadanya clock global.<br />
  35. 35. Fundamental Model<br />Performa komputasi<br /> Performa komunikasidiukurdengan latency, bandwidth, dan jitter<br />Tiadanya clock global.<br />Dalamsistemterdistribusi, tidakada clock global karenasetiapkomputermemilikiclocknyamasing-masing, sehinggadiperlukancarauntukmengatasihaltersebut. <br />
  36. 36. Fundamental Model<br />B. Failure Model<br />model kegagalan meliputi hal-hal berikut :<br /> Kegagalan Omission<br /> Kegagalan Arbitrary<br /> Kegagalan Pewaktuan (Timing Failure)<br /> Masking Failures<br /> Reliable Communication <br />
  37. 37. Fundamental Model<br />Kegagalan Omission<br />berarti proses gagal melakukan pengiriman pesan. Kegagalan yang terjadi dapat berupa kegagalan proses atau kegagalan komunikasi.<br />Kegagalan arbitrary <br />digunakan untuk menggambarkan kemungkinan terburuk dari kegagalan semantik.<br />Timing failure <br />terjadidalamsistem yang sinkrondanmemilikibatasan-batasanwaktu yang terdiriataswaktueksekusiproses, waktupengirimanpesan, danpesat clock drift.<br />
  38. 38. Fundamental Model<br />Masking Failures <br /> . . . . . . . . . . . <br />Reliable Communication <br /> berarti komunikasi yang handal dan terdiri atas dua unsur utama,yakni validity dan integrity. <br />
  39. 39. Fundamental Model<br />Security Model<br /> model keamanan mengidentifikasi adanya kemungkinan ancaman terhadap proses dan komunikasi dalam sistem terdistribusi. <br />terbagimenjadi :<br /> Protecting Objects<br />Securing Processes and Interactions<br />The Enemy<br />
  40. 40. Fundamental Model<br />Protecting Objects<br /> Object digunakandalambeberapajalan yang berbedaolehpengguna yang berbeda.<br />Contohnya, beberapaobjekdapatmenyimpan data privatpengguna.<br />Securing Processes and Interactions<br />Interaksi yang terjadidalamsistembiasanyaberupapengirimanpesan yang bisasajadiserangolehpihakluar.<br />The Enemy<br />bisa mengirimkan pesan ke proses yang lain dan menyalin pesan antara dua pihak yang sedang berkomunikasi atau dapat disebut menyadap pesan.<br />

×