PERSONALITY DEVELOPMENT KELOMPOK

1,779 views
1,527 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,779
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
110
Actions
Shares
0
Downloads
103
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

PERSONALITY DEVELOPMENT KELOMPOK

  1. 1. Kelompok Agus Bahtiar 111011173 Aggi Purnama Putra 10101221 Khoirul retno Ambarwati 11101163 Misya’unnanjar 11101090 Theofilus Anugraha 10101002 Mengenal kepribadian secara psikologis
  2. 2. Kepribadian menurut Myer Brigss Diantara sekian banyak tes kepribadian yang paling akurat dan paling banyak digunakan adalah MBTI (Myers Brigss Type Indicator). MBTI dikembangkan oleh Katherine Cook Brigss dan Isabel Brigss Myers berdasasrkan teori kepribadian dari Carl Gustav Jung. MBTI bersandar pada empat dimensi utama yang saling berlawanan. Masing-masing memiliki sisi positif dan sisi negatif.
  3. 3. Melalui penelitian yang panjang serta penyempurnaan berkala, Myers dan Birggs mengidentifikasi dan mengkategorikan kecenderungan perilaku individu dalam empat dimensi, yaitu :  Extrovert (E) vs. Introvert (I).  Sensing (S) vs. Intuition (N).  Thinking (T) vs. Feeling (F)  Judging (J) vs. Perceiving (P)
  4. 4. Extrovert (E) vs. Introvert (I). Dimensi EI melihat orientasi energi kita ke dalam atau ke luar. Ekstrovert artinya tipe pribadi yang suka dunia luar. Mereka suka bergaul, menyenangi interaksi sosial, beraktifitas dengan orang lain, serta berfokus pada dunia luar dan action oriented. Mereka bagus dalam hal berurusan dengan orang dan hal operasional. Sebaliknya, tipe introvert adalah mereka yang suka dunia dalam (diri sendiri). Mereka senang menyendiri, merenung, membaca, menulis dan tidak begitu suka bergaul dengan banyak orang. Mereka mampu bekerja sendiri, penuh
  5. 5. Sensing (S) vs. Intuition (N). Dimensi SN melihat bagaimana individu memproses data. Sensing memproses data dengan cara bersandar pada fakta yang konkrit, praktis, realistis dan melihat data apa adanya. Mereka menggunakan pedoman pengalaman dan data konkrit serta memilih cara-cara yang sudah terbukti. Mereka bagus dalam perencanaan teknis dan detail aplikatif. Sementara tipe intuition memproses data dengan melihat pola dan hubungan, pemikir abstrak, konseptual serta melihat berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Mereka berpedoman imajinasi, memilih cara unik, dan berfokus pada masa depan. Mereka inovatif, penuh inspirasi dan ide unik. Mereka bagus dalam penyusunan konsep, ide, dan visi jangka panjang.
  6. 6. Thinking (T) vs. Feeling (F). Dimensi ketiga melihat bagaimana orang mengambil keputusan. Thinking adalah mereka yang selalu menggunakan logika dan kekuatan analisa untuk mengambil keputusan. Mereka cenderung berorientasi pada tugas dan objektif. Terkesan kaku dan keras kepala. Mereka menerapkan prinsip dengan konsisten. Bagus dalam melakukan analisa dan menjaga prosedur/standar. Sementara feeling adalah mereka yang melibatkan perasaan, empati serta nilai-nilai yang diyakini ketika hendak mengambil keputusan. Mereka berorientasi pada hubungan dan subjektif. Mereka empatik dan menginginkan harmoni. Bagus dalam menjaga keharmonisan dan
  7. 7. Judging (J) vs. Perceiving (P). Dimensi terakhir melihat derajat fleksibilitas seseorang. Judging di sini bukan berarti judgemental (menghakimi). Judging diartikan sebagai tipe orang yang selalu bertumpu pada rencana yang sistematis, serta senantiasa berpikir dan bertindak teratur (tidak melompat-lompat). Mereka tidak suka hal-hal mendadak dan di luar perencanaan. Mereka ingin merencanakan pekerjaan dan mengikuti rencana itu. Mereka bagus dalam penjadwalan, penetapan struktur, dan perencanaan step by step. Sementara tipe perceiving adalah mereka yang bersikap fleksibel, spontan, adaptif, dan bertindak secara acak untuk melihat beragam peluang yang muncul. Perubahan mendadak tidak masalah dan ketidakpastian membuat mereka bergairah. Bagus dalam menghadapi perubahan dan situasi mendadak.
  8. 8. Cara mengetahui apakah anda termasuk type orang yang bagaimana.,., maka jawablah pertanyaan ini dan berilah angka sesuai dengan ketentuai berikut ini : 0 = bukan kepribadian saya 1 = sedikit mirip saya 2 = tepat dengan kepribadian saya Setelah itu jumlahkan disamping kotak total.
  9. 9. Extrovert:
  10. 10. Introvert:
  11. 11. Sensing:
  12. 12. Intuition:
  13. 13. Thinking:
  14. 14. Feeling:
  15. 15. Judging:
  16. 16. Perceiving:
  17. 17. Dari semua jenis kepribadian manakah jumlah total yang paling banyak.., Maka dengan ini dapat disimpulkan diri anda kepribadian anda dapat dilihat dari jumlah total yang paling banyak
  18. 18. Ekstrovert VS Introvert Ekstrovert Introvert Tertarik dgn apa yg terjadi di sekitar mereka Tertarik dgn pikiran dan perasaannya sendiri Terbuka dan seringkali banyak bicara Memerlukan teori mereka sendiri Seperti aksi dan inisiatif Biasanya tidak mempunyai banyak teman Membandingkan pendapat mereka dgn pendapat orang lain Tampil dgn muka pendiam dan tampak penuh pemikiran
  19. 19. Sensing dan Intution Sensing Secara mental hidup di masa sekarang, menghadirkan kesempatan- kesempatan masa kini, menggunakan common sense (apa kata orang), menciptakan solusi praktis, detail pada fakta, bisa mengimprovisasi dari pengalaman masa lalu, suka bila informasi kongkret. (tidak suka nebak-nebak)  Pengalaman menjadi ukuran dalam memecahkan masalah  Senang menerapkan apa yang dipelajari  Menyelesaikan tugas tahap demi tahap  fokus pada apa yang ada  Menikmati masa sekarang dan enggan mengorbankannya untuk kebaikan masa depan  Memperhatikan rincian dan bagian-bagian khusus  Hidup pada masa kini dan menikmati semua yang ada bagian-bagian kecil Intuition Secara mental hidup di masa depan, melihat segala kemungkinan, menggunakan imaginasi dan menciptakan kemungkinan baru, optimal dalam mengimprovisasi teori, suka menebak- nebak dan ingin mencari lebih dalam sendiri  Memperhatikan pola-pola dan hubungan- hubungan  Umum dan cendering abstrak  Hidup terarah ke masa yang akan datang  Lebih suka memikirkan kemungkinan- kemungkinan  Inspriratif, imajinatif, dan inovatif  Menyukai kesempatan-kesempatan  Mulai sesuatu dari mana saja, cenderung lompat-lompat  Mengabaikan petunjuk dan mengikuti firasat
  20. 20. Thinking dan Feeling Thinking  Mencari fakta, senang melakukan pertimbangan-pertimbangan objektif, kritis.  Memutuskan berdasarkan pemikiran  Bekerja berdasarkan logika  Objektif, menerapkan prinsip dan aturan  Tegas, tidak sungkan melakukan kritikan atau ungkapan tidak setuju  Memperhatikan kebenaran dan keadilan  Memperhatikan hal dengan rasio, tanpa melihat perasaan orang lain  Termotivasi akan kebutuhan prestasi dan pencapaian sejarah  Memandang kejadian sebagai penonton, mengambil jarak, ada di luar situasi Feeling  Mempertimbangkan akibat suatu hal pada orang lain, butuh konsensus dan pendapat yang populer, tidak suka konflik dan cenderung menghindarinya  Memutuskan berdasarkan perasaan  Bekerja berdasarkan keyakinan pribadi  Lembut hati, bijaksana  Mengharagai empati dan mengutamakan harmoni  Memperhatikan keselarasan dan hubungan baik  Memandang kejadian sebagai peserta, bagian dari situasi, masuk dalam situasi  Mempunyai pandangan sesaat dan bersifat pribadi  Menghargai secara spontan
  21. 21. Judging dan Perceiving Judging  Seseorang yg menyukai hidup dengan teratur, memiliki jadwal yg terorganisir, lingkungan yg teratur, dan serba keteraturan  Memutuskan dengan pasti  Menyuk`ai batas-batas dan kategori- kategori yang jelas  Merasa nyaman dalam lingkungan yang jelas batasannya  Menyukai aturan dan struktur yang jelas  Menyukai hidup yang terencana  Menghadapi batas waktu pengerjaan sesuai tugas dengan membuat rencana jauh sebelumnya  Mengambil keputusan dengan cepat  Menimbulkan kesan menuntut, kaku, tegang bagi perception Perceiving  Menyukai hidup santai, selalu terbuka pada peluang, flexible, senang dengan kejutan, dan hidupnya mengalir seperti air.  Senang mengikuti rasa ingin tahu dan menemukan kejutan-kejutan  Menyukai kebebasan untuk melakukan percobaan-percobaan tanpa batas  Merasa nyaman dalam lingkungan terbuka, batasannya tidak jelas  Menyukai gaya hidup luwes  Menyukai kegiatan yang mengikuti arus  Menyukai gaya hidup sebagaimana adanya  Menghadapi batas waktu pengerjaan suatu tugas dengan bekerja tergesa- tergesa pada saat-saat terakhir  Menimbulkan kesan tidak teratur, kacau-
  22. 22. Kepribadian secara umum Secara umum tipe kepribadian seseorang dibagi menjadi empat, yaitu Sanguinis, Melankolis, Koleris, dan Phlegmatis. Berikut keempat macam tipe diri orang beserta kelamahan dan kelebihannya. Dalam pembahasan ini mungkin hanya diberikan sebagian kecil ciri-ciri dari masing-masing tipe.
  23. 23. 1. Sanguinis (Populer, Pembicara) Tipe sanguinis adalah orang yang sangat bersemangat dalam hidupnya. Ia selalu tampak ceria, hangat, bersahabat, dan sangat menikmati hidup. Hal ini disebabkan karena ia memiliki sifat yang mudah menerima sehingga kesan-kesan dari luar dapat dengan mudah masuk ke dalam hatinya. Seorang sanguinis cenderung lebih mendasarkan perasaanya daripada pemikiranya saat ia mengambil keputusan. Orang sanguinis sangat menukai kesenangan, mereka jarang sekali membiarkan hatinya bersedih berlama-lama. Ia juga tipe orang yang sangat suka bicara, dengan mudah ia dapat menularkan perasaan semangat-nya
  24. 24. Kelebihan Tipe Sanguinis :  kepribadian menarik  pembicara yang baik  suka berbicara, biasanya memukau pendengar  menghidupkan suasana, rasa humor tinggi  emosional dan demostratif  antusias, ekspresif, penuh semangat, periang  suka dipuji Kelemahan Tipe Sanguinis :  bicara terus menerus (cerewet)  suka memonopoli  penyela (biasanya menyela pembicaraan orang lain)  menyimpang terlalu jauh dari kebenaran (suka membual) Kesimpulan Tipe Sanguinis : Tipe orang Sanguinis merupakan pribadi yang menyenangkan jadi tidak salah jika banyak orang yang menyukainya, ingin merasa dirinya dikenal banyak orang, ide- idenya gila tetapi kreatif dan inovatif seperti ide-ide orang sukses, ingin dirinya menjadi trend setter agar orang lain mengikuti jejaknya.
  25. 25. 2. Melankolis (Pemikir, Sempurna) Melankolis adalah tempramen yang paling kaya. Ia memiliki rasa seni yang tinggi, kemampuan analitis yang kuat, perfeksionis, sensitif, berbakat, dan rela berkorban. Perasaan sangat berpengaruh pada pribadi seorang yang melankolis. Ia adalah orang yang introvert tapi apabila ia sedang berada dalam puncak suka citanya, ia bisa saja menjadi lebih extrovert. Pribadinya yang sangat perfeksionis cenderung membuatnya sering menyalahkan dirinya sendiri dan menjadi rendah diri. Padahal ia adalah seorang yang memiliki daya analitik yang hebat yang mampu mempehitungkan bahaya, halangan dalam setiap proyek secara akurat.
  26. 26. Kelebihan Tipe Melankolis :  perasaannya halus, sensitif, dalam  analitis, serius, tekun, dan idealis  kreatif, berbakat, rasa seninya tinggi  menyukai keindahan  perfeksionis, standart tinggi, orientasi jadwal Kelemahan Tipe Melankolis :  menekan perasaan  jika punya masalah yang berat, dia langsung down dan sering terlihat murung  terlalu pendiam Kesimpulan Tipe Melankolis : Tipe orang Melankolis merupakan pribadi yang cerdas karena dia selalu memikirkan langkah apa yang akan dambil dalam memecahkan masalah. Akan tetapi pribadi Melankolis ini terlalu lama dalam mengambil keputusan karena dia selalu memikirkannya matang-matang agar dia mendapatkan segala sesuatunya itu sempurna. Perasaannya sensitif, jika dia disakiti dia tidak akan mudah melupakannya. Akan tetapi tipe ini merupakan seorang teman yang setia, tidak suka menghianati teman. Dan juga dia ini ibarat orang yang suka bekerja
  27. 27. Koleris (Kuat, Pelaku) Seorang koleris memiliki kemauan kuat dalam mencapai sesuatu. Ia seorang yang berapi- api, aktif, praktis, cekatan, mandiri, dan sangat independen. Ia cenderung bersikap tegas dan berpendirian keras dalam mengambil keputusan bagi dirinya sendiri dan orang lain. Ia tidak perlu dirangsang oleh lingkunganya, tetapi justru ia merangsang lingkunganya melalui ide-idenya yang tidak pernah berakhir, rancangan, sasaran, dan ambisinya. Ia bukan tipe orang yang mudah menyerah terhadap tekanan dari orang lain. Bahkan tekanan tersebut justru semakin mendorongnya untuk terus maju.
  28. 28. Kelebihan Tipe Koleris :  berbakat pemimpin, dinamis dan aktif  suka perubahan, selalu memperbaiki kesalahan (introspeksi diri)  logis, tegas dan berkemauan kuat  bebas mandiri, tidak mudah menyerah  percaya diri, mampu dalam banyak hal  bergerak cepat dalam bertindak, berkembang, bersain g  mampu memberikan semangat kepada orang lain Kelemahan Tipe Koleris :  sok berkuasa  keinginannya selalu ingin dituruti  Egois  suka mengatur Kesimpulan Tipe Koleris : Tipe orang Koleris adalah tipe orang yang berjiwa pemimpin, menyadari kesalahannya dan kemudian memperbaiki kesalahannya, punya kemauan kuat untuk meraih sesuatu yang diinginkan, biasanya aktif dalam suatu kegiatan, orang sibuk, menargetkan apa yang akan dicapai.
  29. 29. Phlegmatis (Damai, Pengamat) Merupakan seorang yang memiliki sifat alamiah pendamai, tidak suka kekerasan. Merupakan orang yang mudah diajak bergaul, ramah, dan menyenangkan. Ia adalah tipe orang yang bisa membuat sekelompok orang tertawa terbahak-bahak oleh humor-humor keringnya meski ia sendiri tidak tertawa. Merupakan pribadi yang konsisten, tenang, dan jarang sekali terpengaruh dengan lingkunganya, tidak pernah terlihat gelisah. Di balik pribadinya yang dingin dan malu-malu, sesungguhnya ia memiliki kemampuan untuk dapat lebih merasakn emosi yang terkandung pada seuatu. Karena sifatnya yang menyukai kedamaian dan tidak menyukai pertikaian, ia cenderung menarik diri dari segala macam keterlibatan. Hal inilah yang sering kali menghambatnya untuk menunjukkan kemampuanya secara total dan menjadi cenderung pasif
  30. 30. Kelebihan Tipe Phlegmatis :  rendah hati, tenang dan sabar  simpatik, baik hati, pendiam  mampu mengendalikan/menyembunyik an emosi  mudah bersyukur, mudah bahagia  mudah kompromi, mudah sepakat  menjadi penengah ketika ada masalah  menghindari konflik Kelemahan Tipe Phlegmatis :  masa bodoh dengan orang lain  tidak punya kepastian/pendirian (plin-plan)  Cuek  tidak peduli apa yang sedang dilakukannya Kesimpulan Tipe Phlegmatis : Tipe orang Phlegmatis merupakan pribadi yang sabar dan senang dalam menghadapi masalah, emosinya tidak meluap- luap ketika dia bahagia atau sedih, pendiam, mampu bekerja dalam tekanan, tidak suka pertengkaran, hati-hati dalam berucap kepada orang lain, menyenangkan.
  31. 31. TERIMA KASIH (^_^) TERIMA KASIH (^_^)

×