Perkembangan Islam Pada Masa Modern
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Perkembangan Islam Pada Masa Modern

on

  • 5,007 views

 

Statistics

Views

Total Views
5,007
Views on SlideShare
5,007
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
116
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

CC Attribution-ShareAlike LicenseCC Attribution-ShareAlike License

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Perkembangan Islam Pada Masa Modern Perkembangan Islam Pada Masa Modern Document Transcript

  • BAB 1 PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Dimulai dari abad ke-20 Islam kembali menampakkan kekuatannya dalam menata diri,menuju peradaban baru yang ditandai lahirnya gerakan pembaruan pemikiran. Walaupun padaawal perkembangan dunia Islam mulai masuk kedalam tahap kemundurannya. Akibat dariberbagai macam factor seperti terjadinya penjajahan Negara-negara Islam oleh bangsa-bangsaBarat seperti Inggris dan Perancis, ada pula factor merosotnya kejayaan Islam pada saat ituadalah cara fikir atau berpandang Bangsa Timur cenderung lebih masuk kedalam PolaTradisional, sedangkan Negara-negara Barat mengembangkan ilmu-ilmu yang telah dicurinyadari pihak Islam dengan pola fikir yang Rasional. Proses pembaruan ini dipengaruhi olehberbagai macam factor.1.2 Permasalahan 1) Bagaimana kemunduran Umat Islam itu terjadi? 2) Bagaimana Perkembangan Islam pada masa modern itu? 3) Apa sajakah factor yang membuat kemunduran itu? 4) Bagaimana gerakan modernisasi Islam itu terjadi? 5) Siapa sajakah yang terlibat dalam gerakan pembaruan Islam? 6) Apa sajakah nilai positif dari timbulnya gerakan modernisasi tersebut? 7) Apa sajakah dampak yang terjadi akibat dari gerakan Modernisasi di Indonesia?1.3 Tujuan Dalam pembuatan makalah ini, adapun tujuan-tujuannya yaitu: agar memudahkan kitasebagai penyusun maupun pembaca memahami materi-materi yang menyangkut tentang hal-hal yang ada dalam karya ilmiah ini. Mempermudah bagi semua khusunya kami dalampembelajaran materi-materi ini. 1
  • 1.4 Metode Dalam Makalah ini, kami sebagai penyusun menggunakan metode observasi danpembrowsingan yang menyangkut hal-hal di dalam makalah ini.1.5 Kegunaan Kami sebagai penyusun mengharapkan makalah ini dapat menjadi sebuah subjek materipembelajaran yang dapat mempermudah para siswa khususnya kami sebagai penyusun, untukmemahami materi-materi yang sesuai dengan pembahasan makalah. 2
  • BAB 2 PERKEMBANGAN ISLAM PADA MASA MODERN Perkembangan Islam pada masa Modern adalah perkembangan Islam yang timbul padaperiode sejarah Islam yang memiliki tujuan, yakni membawa Islam kepada kemajuan, baikdalam ilmu pengetahuan maupun kebudayaan. Perkembangan Islam dalam sejarah mengalamifase kemajuan dan kemundurannya. A. Kemunduran Umat Islam Kemunduran umat Islam dalam peradabannya terjadi pada sekitar 1250 M-1500 M.Kemunduran itu terjadi pada semua bidang terutama dalam bidang pendidikan Islam. Di dalampendidikan Islam kemunduran itu sebagian besar diyakini berasal dari perkembangannya secarameluas dengan pola pemikiran yang tradisional. Adanya pola itu menyebabkan hilangnyakebebasan berpikir, tertutupnya pintu ijtihad, dan berakibat langsung kepada menjadikan fatwaulama masa lalu sebagai dogma yang harus diterima secara mutlak (taken for garanted). Di saatumat Islam mengalami kemunduran, di dunia Eropa malah sebaliknya mengalami kebangkitanmengejar ketertinggalan mereka, bahkan mampu menyalib akar kemajuan-kemajuan Islam.Ilmu pengetahuan dan filsafat tumbuh dengan subur ditempat-tempat orang Eropa. Akibatnyabila pola fikir tradisional yang berkembang di dunia Islam terus tertanam dan tumbuh subur,maka ditempat mereka di Eropa pola pemikiran Rasionallah yang didasakan pada filsafatRasionalnya Ibu Rusyd yang memacu kebangkitan mereka melalui gerakan-gerakankebangkitan. Hal ini penyebab beralihnya secara drastis pusat pendidikan dari dunia Islam keEropa. “Inggris pertama kali menguasai India karena pesaing itu Perancis berusaha memutus komunikasi antara Inggris di barat dan India Timur. Oleh karena itu pintu gerbang ke India, yaitu Mesir harus berada di wilayah kekuasaannya. Untuk maksud tersebut, Mesir ditaklukan Perancis pada 1798 M. Jatuhnya wilayah Islam ketangan Barat menandai kemunduran umat Islam.”(1)1Badri Yatim, 2004 : 169-170 3
  • Hal itu merupakan salah satu factor kemunduran umat Islam. Dimana Negara-negarapesaing di Eropa memanfaatkan Negara-negara Islam sebagai Negara kekuasaan mereka.Seperti halnya Inggris dan Perancis, Negara pesaing Eropa yang bersaing untuk menguasaiNegara-negara lain sebagai kepentingannya sendiri. Perancis sebagai Negara pesaing Inggrispada saat itu berusaha memutus komunikasi antara Inggris yang berada di Barat dan India yangberada di Tumur. Akibat dari pemutusan komuniksai antara Inggris dan India, maka perjalananInggis untuk sampai ke India haruslah melalui Mesir. Oleh karena itu pintu gerbang ke Indiamelalui Mesir dikuasai oleh Perancis, dan hal ini merupakan bentuk kemunduran Islam. Tercatat beberapa nama ulama besar yang berperan sebagai pembaharu bidangpendidikan Islam yang muncul di Timur Tengah, seperti Muhammad Ali Pasya, Jamaluddin Al-Afghani, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha dari Mesir dan sebagainya. Pada masa kemunduranIslam abad 13-18, segala warisan filsafat dan ilmu pengetahuan diperoleh Eropa dari Islam,ketika umat Islam larut dalam kegemilangan sehingga tidak memperhatikan lagi pendidikan,maka Eropa tampil mencuri ilmu pengetahuan dan belajar dari Islam. Eropa kemudian bangkitdan Islam mulai dijajah dan mengalami kemunduran. Hampir seluruh wilayah dunia Islamdijajah oleh Bangsa Eropa. Dengan peran Eropa yang mengambil ilmu pengeahuan Islam pada saat itu. Mulailahpembaharuan mengenai ilmu pengetahuan Eropa, penemuan-penemuan baru di bidang ilmupengetahuan dan teknologi muncul d Eropa. Misalnya dalam bidang Mesin, Radio, Listrik danlain sebagainya. Kini giliran bangsa Baratlah yang menunjukkan keterampilannya sehinggamembuat bangsa Timut terpukau dan terbius akan kemajuan bangsa Barat. Kesadaran akan kelemahan dan ketertinggalan kaum muslimin dari Bangsa Eropa telahtimbul mulai abad ke 11 sampai ke 17 Masehi. Sebenarnya pembaruan dan perkembangan ilmupengetahuan telah dimulai sejak periode pertengahan, terutama pada masa kerajaan usmani.Pada abad ke-17, mulai terjadi kemunduran khusunya ditandai oleh kekalahan-kekalahan yangdialami melalui peperangan melawan negara-negara Eropa. Peristiwa tersebut diawali denganterpukul mundurnya tentara usmani ketika dikirm untuk menguasai wina pada tahun 1683. 4
  • kerajaan usmani menyerahkan Hungaria kepada Austria, daerah Podolia kepada Polandia, danAzov kepada Rusia dengan perjanjian Carlowiz yang ditandatangani tahun 1699. Beberapa Negara dan wilayah Islam yang dijajah oleh Negara Barat NO. NAMA NEGARA/WILAYAH NEGARA PENJAJAH TAHUN 1. Kerajaan Islam Malaka Portugis 1511 2. Indonesia Belanda 1602-1942 3. Mesir Perancis 1789-1802 4. Oman Inggris 1802 5. Qatar Inggris 1802 6. Aljazair Perancis 1830-1857 7. Kaukasia Rusia 1834-1859 8. Aden (Yaman) Inggris 1839 9. Kerajaan Mugal Inggris 1857 10. Bukhara Rusia 1866 11. Samarkand Rusia 1866 12. Uzbekistan Rusia 1866 13. Tunisia Perancis 1891-1899 14. Mesir Inggris 1882 15. Eritrea Italia 1885-1890 16. Senegal Perancis 1890 17. Nigeria Perancis 1891-1899 18. Pantai GAding Perancis 1891-1899 19. Sudan Inggris 1898 20. Balukistan Inggris 1906 21. Chad Perancis 1900 22. Tripoli (libya) Italia 1912-1913 23. Syerenia Italia 1912-1913 5
  • 24. Maroko Perancis & Spanyol 1912 25. Kuwait Inggris 1914 26. Irak Inggris 1920 27. Syiria Perancis 1920 28. Libanon Perancis 1851 29. Kesultanan Sulu (Filipina) Spanyol 1851 30. Kesultanan Mindanao (Filipina) Spanyol 1851 B. Gerakan Modernisasi Islam (tajdid) Tajdid adalah konsep yang ada dalam Islam, tidak di Barat. Secara lughawi (bahasa)tajdid memiliki beragam arti; sesuatu yang baru, kembali, menggali dan memotong. Secararingkas arti tersebut memberi tiga penjelasan. Pertama, bahwa sesuatu yang diperbaruhi itutelah ada permulaannya dan telah dikenal, bahwa sesuatu yang telah berlalu beberapa waktukemudian usang atau rusak, sesuatu itu telah dikembalikan kepada keadaan semuala agar tidakrusak.Arti tersebut berkait dengan mana istilahnya. Secara global dapat didefinisikan bahwapembaharuan adalah pembentukan kembali, yakni pengembaliannya pada asal mula. Sebabpada mulanya agama pada mualanya telah sempurna. Kemudian mengalami distorsi. Makausaha pengembalian, atau pemulihan itulah namanya tajdid. Oleh sebab itu, pembaharuanbukanlah membuat sesuatu yang baru, akan tetapi ‘memotong’ penyimpangan, pemulihankonsep untuk dikembalikan agar sesuai dengan ajaran al-Qur’an dan Hadis (Aunul Ma’bud SyarhSunan Abu Dawud Juz 11). Dalam penjelasan tersebut disebutkan bahwa pembaharuan berartipenghidupan kembali setelah ajaran itu terdistorsi atau terhapus dan hilang. Dimulai dari abad ke-19 Islam kembali menampakkan kekuatannya dalam menata diri,menuju peradaban baru yang ditandai lahirnya gerakan pembaharuan pemikiran. Prosesgerakan pembaharuan ini muncul dipengaruhi oleh dua hal berikut. 1) Munculnya kesadaran dikalangan para ulama Islam bahwa ajaran Islam telah banyak dipengaruhi berbagai tradisi dan ajaran yang asing sehingga terjadi sikretisme (upaya 6
  • untuk penyesuaian pertentangan perbedaan kepercayaan, sementara sering dalam praktek berbagai aliran berpikir. Istilah ini bisa mengacu kepada upaya untuk bergabung dan melakukan sebuah analogi atas beberapa ciri-ciri tradisi, terutama dalam teologi dan mitologi agama, dan dengan demikian menegaskan sebuah kesatuan pendekatan yang melandasi memungkinkan untuk berlaku inklusif pada agama lain.)seperti bid’ah, tahayul, dan khurafat. Hal tersebut dipandang sebagai penyebab kemandegan dan kemunduran bagi dunia Islam. Oleh karena itu, untuk mengikis dan menghilangkan pengaruhnya, umat Islam harus menyadari akan tanggung jawabnya sebagai khalifah ALLAH di muka bumi. 2) Persentuhan dunia barat yang saat ini sudah maju dengan para pemimpin dan ulama Islam, telah memacu serta mendorong mereka untuk berfikir maju dan kritis dalam menata kehidupan modern yang lebih baik sehingga tercipta balance of power. Sejalan dengan itu, terjadi pengiriman para pelajar Islam dari berbagai ilmu pengetahuan ke dunia Barat sehingga menambah pengetahuan dan mempertajam analisis pemikiran mereka untuk maju. Gerakan pembaruan pemikiran Islam dipelopori oleh Muhammad Ibn Abdul Wahab(1703-1787 M) di Arab Saudi. Gerakan ini disebut dan dikenal dengan gerakan Wahabiyah.Kemudian, disusul dengan munculnya Syeh Waliyullah (1703-1762) di India dan gerakanSanusiyah di Afrika Utara yang dipimpin oleh Said Muhammad Sanusi dari Aljazair. Gerakan Wahabiyah dan gerakan Sanusiyah disambut dengan baik dan didukung olehpemikir dan ulama Islam, yaitu Jamaludin Al-Afgani (1839-1897). Gerakan pembaruanpemikiran yang dipelopori oleh Jamaludin al-Afgani dilandasi oleh semangat kebersamaan danpenghindaran konflik, serta perselisihan untuk kemajuan. Hal tersebut mendapat sambutanhangat yang selanjutnya menumbuhkan semangat Nasionalisme dalam Islam. Karenakepeloporannya tersebut, Jamaludin Al-Afgani disebut sebagai Bapak Nasionalisme Islam. Semangat pan Islamisme terus bergulir dengan pesat sehingga membangkitkansemangat Negara-negara seperti Arab, Mesir, Syiria, Lebanon, Irak, dan Bahrain untuk bersatupadu dalam satu wadah organisasi Liga Arab. Mereka bertekad untuk memerdekakan negerinya 7
  • dan mendirikan Negara kesatuan Arab. Usaha dan perjuangan yang gigih akhirnyamembuahkan hasil dengan berdirinya Liga Arab pada Tanggal 12 Maret 1945. Di India, Gerakan pan-islamisme dipelopori oleh Sayid Ahmad Khan (1817-1998).Gerakan ini mengkristal pada masa Muhammad Iqbal (1876-1938) dan Muhammad Ali Jinnah(1876-1948). Gerakan pan-Islamisme di India berusaha menumbuhkan semangat nasionalismedan menyadarkan umat Islam akan hak dan kewajibannya sebagai warga Negara dan sebagaiumat yang harus bangkit dan maju menuju kemajuan yang lebih baik. Dalam membuka mata kaum muslimin akan kelemahan dan keterbelakangannya,sehingga akhirnya timbul berbagai macam usaha pembaharuan dalam segala bidang kehidupan,untuk mengejar ketertinggalan dan keterbelakangan, termasuk usaha-usaha dibidangpendidikan.Kebangkitan kembali umat Islam khususnya bidang pendidikan Islam adalah dalam rangkauntuk pemurnian kembali ajaran-ajaran Islam dengan pelopor-pelopor di berbagai daerahmasing-masing. Adapun mereka mengemukakan opini kebangkitan dengan mengacu kepadatema yang sama yaitu adalah : a) Mengembalikan ajaran Islam kepada unsur-unsur aslinya, dengan bersumberkan kepada Al-Qur’an, Hadist dan membuang segala bid’ah(perkara yang diada-adakan dalam agama), khurafat (berbagi cerita bohong,kepercayaan yang khayal), tahayul (sama dengan Khufarat), dan mistik. b) Menyatakan dan membuka kembali pintu ijtihad setelah beberapa abad dinyatakan ditutup. Dengan memperhatikan berbagai macam sebab kelemahan dan kemunduran umatIslam sebagaimana nampak pada masa sebelumnya, dan dengan memperhatikan sebab-sebabkemajuan dan kekuatan yang dialami oleh Bangsa Eropa, maka pada garis besarnya terjadi tigapola pemikiran pembaharuan pendidikan Islam. Ketiga pola tersebut adalah :1) Pola pembaharuan pendidikan Islam yang berorientasi pada pendidikan modern di Barat. Mereka berpandangan, pada dasarnya kekuatan dan kesejahteraan yang dialami Barat adalah hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang mereka capai. 8
  • Golongan ini berpendapat bahwa apa yang dicapai oleh Barat sekarang ini merupakan pengembangan dari ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang pernah berkembang di dunia Islam. Maka untuk mengembalikan kekuatan dan kejayaan umat Islam, sumber kekuatan itu harus dikuasai kembali. Cara pengembalian itu tidak lain adalah melalui pendidikan, karena pola pendidikan Barat dipandang sukses dan efektif, maka harus meniru pola Barat yang sukses itu. Pembaharuan pendidikan dengan pola Barat, mulai timbul di Turki Utsmani akhir abad ke 11 H / 17 M setelah mengalami kalah perang dengan berbagai negara Eropa Timur pada masa itu. Pada dasarnya, mereka (golongan ini) berpandangan bahwa pola pendidikan Islam harus meniru pola Barat dan yang dikembangkan oleh Barat, sehingga pendidikan Islam bisa setara dengan pendidikan mereka.2) Golongan yang berorientasi pada sumber Islam yang murni. Mereka berpendapat bahwa sesungguhnya Islam itu sendiri merupakan sumber dari kemajuan dan perkembangan peradaban Ilmu Pengetahuan modern. Dalam hal ini Islam telah membuktikannya. Sebab-sebab kelemahan umat Islam meurut mereka adalah karena tidak lagi melaksanakan ajaran Agama Islam sebagaimana mestinya. Ajaran Islam yang sudah tidak murni lagi digunakan untuk sumber kemajuan dan kekuatan. Pola ini dilakukan oleh Muhammad bin Abdul Wahab, Jamaluddin Al-Afghani, dan Muhammad Abduh. Menurut Jamaluddin Al-Afghani, kemunduran umat Islam bukanlah karena Islam, sebagaimana dianggap oleh kebanyakan orang karena tidak sesuai dengan perubahan zaman dan kondisi baru. Umat Islam mundur, karena telah meninggalkan ajaran-ajaran Islam yang sebenarnya dan mengikuti ajaran yang datang dari luar lagi asing bagi Islam. Ajaran Islam sebenarnya hanya tinggal dalam ucapan dan diatas kertas. Jadi, umat Islam harus kembali kepada ajaran Islam murni yang tidak terkontaminasi oleh ajaran dan paham asing. Kalau manusia berpedoman kepada agama, ia tidak sesat untuk selama-lamanya.3) Usaha yang berorientasi kepada Nasionalisme. Golongan ini melihat di Barat rasa Nasionalisme ini timbul bersamaan dengan berkembangnya pola kehidupan modern sehingga mengalami kemajuan yang menimbulkan 9
  • kekuatan politik yang berdiri sendiri. Keadaan ini pada umumnya mendorong Bangsa timur dan bangsa terjajah lainnya untuk mengembangkan nasionalisme mereka masing-masing. Golongan ini berusaha memperbaiki kehidupan umat Islam dengan memperhatikan situasi dan kondisi objektif umat Islam yang bersangkutan. Dalam usaha mereka bukan semata mengambil unsur-unsur budaya Barat yang sudah maju, tetapi juga mengambil unsur dari budaya warisan bangsa yang bersangkutan. Ide kebangsaan inilah yang akhirnya menimbulkan timbulnya usaha merebut kemerdekaan dan mendirikan pemerintahan sendiri dikalangan pemeluk Islam. Sebagai akibat dari pembaharuan dan kebangkitan kembali pendidikan ini terdapat kecendrungan dualisme sistem pendidikan kebanyakan negara tersebut, yaitu sistem pendidikan modern dan sistem pendidikan tradisional. C. Nilai Positif Gerakan Modernisasi Islam Nilai Positif dari adanya Gerakan Modernisasi Islam adalah sebagai berikut: 1) NILAI PERSATUAN, mempunyai nilai dasar untuk menjalin persatuan dan kesatuan umat Islam yang selama ini terpecah karena perbedaan paham dan aliran. 2) NILAI SOLIDARITAS, mengandung nilai ukhuwah Islamiyah yaitu persaudaraan berdasarkan rasa senasib seperjuangan untuk membela Islam dalam suka dan duka. 3) NILAI PEMBARUAN, nilai-nilai tajdid yang meliputi aspek agama yang bebas dari takhayul, bidah, khurafat, aspek ekonomi, dan aspek politik. 4) NILAI JIHAD, mengandung nilai perjuangan kerena ingin menemukan kembali ajaran Islam yg penuh dgn dinamika perjuangan. 5) NILAI KEMERDEKAAN, mengandung nilai kemerdekaan terutama kemerdekaan berpikir. D. Pengaruh Modernisasi Islam terhadap Perkembangan Islam di Indonesia Dengan adanya gerakan pembaruan yang dipelopori oleh Jamaludin al-Afgani di TimurTengah, telah membawa dampak yang baik atau positif dalam perkembangan islam diIndonesia. 10
  • Gerakan pembaruan di Indonesia diawali dengan gerakan pembaruan oemikiran dalambidang pendidikan di Minangkabau. Selanjutnya gerakan tersebut berkembang dalam bentuklahirnya organisasi kemasyarakatan Islam antara lain Sarekat Dagang Islam (SDI) di Solo pada1909. Perserikatan Ulama Islam Indonesia di Majalengka pada tahun 1911, Muhammadiyah diJogjakarta pada tahun 1912, Pesis di Bandung pada 1920, Nahdatul Ulama di Jombang pada1930, Al-Jamiatul Wasliyah di Medan pada 1930, dan Persatuan Muslimin Indonesia di Medanpada 1932. Pengaruhnya perkembangan Islam bagi umat Islam di Indoensia anatara lain sebagaiberikut.1) Bidang Akidah : gerakan ini berusaha melakuakan pembaruan karena banyak paham yg tidak sesuai dgn ajaran Islam, anatara lain paham fatalisme, masuknya budaya syirik, takhayul, bidah, dan khurafat ke dalam ajaran Islam.2) Bidang Politik : melakukan pembaruan dgn tujuan membebaskan wilayah INA dari cengkraman penjajahan Belanda.3) Bidang Pendidikan : melakukan pembaruan dgn cara melakukan perubahan kurikulum pendidikan dan memadukan pendidikan modern.4) Bidang Ekonomi : melakukan pembaruan dengan tujuan untuk menyaingi perdagangan orang-orang nonpribumi yang menguasai ekonomi INA pada masa penjajahan. 11
  • BAB 3 PENUTUP3.1 Kesimpulan Kemunduran umat Islam dalam peradabannya terjadi pada sekitar 1250 M-1500 M.Kemunduran itu terjadi pada semua bidang terutama dalam bidang pendidikan Islam. Di dalampendidikan Islam kemunduran itu sebagian besar diyakini berasal dari perkembangannya secarameluas dengan pola pemikiran yang tradisional. Adanya pola itu menyebabkan hilangnyakebebasan berpikir, tertutupnya pintu ijtihad, dan berakibat langsung kepada menjadikan fatwaulama masa lalu sebagai dogma yang harus diterima secara mutlak (taken for garanted). Di saatumat Islam mengalami kemunduran, di dunia Eropa malah sebaliknya mengalami kebangkitanmengejar ketertinggalan mereka, bahkan mampu menyalib akar kemajuan-kemajuan Islam.Ilmu pengetahuan dan filsafat tumbuh dengan subur ditempat-tempat orang Eropa. Akibatnyabila pola fikir tradisional yang berkembang di dunia Islam terus tertanam dan tumbuh subur,maka ditempat mereka di Eropa pola pemikiran Rasionallah yang didasakan pada filsafatRasionalnya Ibu Rusyd yang memacu kebangkitan mereka melalui gerakan-gerakankebangkitan. Hal ini penyebab beralihnya secara drastis pusat pendidikan dari dunia Islam keEropa. Hal itu merupakan salah satu factor kemunduran umat Islam. Dimana Negara-negarapesaing di Eropa memanfaatkan Negara-negara Islam sebagai Negara kekuasaan mereka.Seperti halnya Inggris dan Perancis, Negara pesaing Eropa yang bersaing untuk menguasaiNegara-negara lain sebagai kepentingannya sendiri. Perancis sebagai Negara pesaing Inggrispada saat itu berusaha memutus komunikasi antara Inggris yang berada di Barat dan India yangberada di Tumur. Akibat dari pemutusan komuniksai antara Inggris dan India, maka perjalananInggis untuk sampai ke India haruslah melalui Mesir. Oleh karena itu pintu gerbang ke Indiamelalui Mesir dikuasai oleh Perancis, dan hal ini merupakan bentuk kemunduran Islam. Penyebab kemunduran umat Islam adalah : a) Adanya perubahan sistem pemerintahan Islam, yaitu dari system kekhalifahan menjadi sistem kerajaan. 12
  • b) Adanya pertentangan golongan Syiah dengan Suni, aliran Muktazilah dengan aliran Asy’ariah, kaum sufi dengan kaum syariah. c) Masuknya adat istiadat dan ajaran-ajaran bukian Islam ke dalam keyakinan Islam, sehingga memunculkan khufarat, bidah, dan takhayul. d) Adanya keyakinan umat Islam bahwa pintu Ijtihad telah tertutup. Dimulai dari abad ke-19 Islam kembali menampakkan kekuatannya dalam menata diri,menuju peradaban baru yang ditandai lahirnya gerakan pembaharuan pemikiran. Prosesgerakan pembaharuan ini muncul dipengaruhi oleh dua hal berikut. 1) Munculnya kesadaran dikalangan para ulama Islam bahwa ajaran Islam telah banyak dipengaruhi berbagai tradisi dan ajaran yang asing sehingga terjadi sikretisme (upaya untuk penyesuaian pertentangan perbedaan kepercayaan, sementara sering dalam praktek berbagai aliran berpikir. Istilah ini bisa mengacu kepada upaya untuk bergabung dan melakukan sebuah analogi atas beberapa ciri-ciri tradisi, terutama dalam teologi dan mitologi agama, dan dengan demikian menegaskan sebuah kesatuan pendekatan yang melandasi memungkinkan untuk berlaku inklusif pada agama lain.)seperti bid’ah, tahayul, dan khurafat. Hal tersebut dipandang sebagai penyebab kemandegan dan kemunduran bagi dunia Islam. Oleh karena itu, untuk mengikis dan menghilangkan pengaruhnya, umat Islam harus menyadari akan tanggung jawabnya sebagai khalifah ALLAH di muka bumi. 2) Persentuhan dunia barat yang saat ini sudah maju dengan para pemimpin dan ulama Islam, telah memacu serta mendorong mereka untuk berfikir maju dan kritis dalam menata kehidupan modern yang lebih baik sehingga tercipta balance of power. Sejalan dengan itu, terjadi pengiriman para pelajar Islam dari berbagai ilmu pengetahuan ke dunia Barat sehingga menambah pengetahuan dan mempertajam analisis pemikiran mereka untuk maju. 13
  • Nilai Positif dari adanya Gerakan Modernisasi Islam adalah sebagai berikut: 1) NILAI PERSATUAN, mempunyai nilai dasar untuk menjalin persatuan dan kesatuan umat Islam yang selama ini terpecah karena perbedaan paham dan aliran. 2) NILAI SOLIDARITAS, mengandung nilai ukhuwah Islamiyah yaitu persaudaraan berdasarkan rasa senasib seperjuangan untuk membela Islam dalam suka dan duka. 3) NILAI PEMBARUAN, nilai-nilai tajdid yang meliputi aspek agama yang bebas dari takhayul, bidah, khurafat, aspek ekonomi, dan aspek politik. 4) NILAI JIHAD, mengandung nilai perjuangan kerena ingin menemukan kembali ajaran Islam yg penuh dgn dinamika perjuangan. 5) NILAI KEMERDEKAAN, mengandung nilai kemerdekaan terutama kemerdekaan berpikir. Pengaruhnya perkembangan Islam bagi umat Islam di Indoensia anatara lain sebagaiberikut.5) Bidang Akidah : gerakan ini berusaha melakuakan pembaruan karena banyak paham yg tidak sesuai dgn ajaran Islam, anatara lain paham fatalisme, masuknya budaya syirik, takhayul, bidah, dan khurafat ke dalam ajaran Islam.6) Bidang Politik : melakukan pembaruan dgn tujuan membebaskan wilayah INA dari cengkraman penjajahan Belanda.7) Bidang Pendidikan : melakukan pembaruan dgn cara melakukan perubahan kurikulum pendidikan dan memadukan pendidikan modern.8) Bidang Ekonomi : melakukan pembaruan dengan tujuan untuk menyaingi perdagangan orang-orang nonpribumi yang menguasai ekonomi INA pada masa penjajahan. 14
  • DAFTAR PUSTAKAIlmy, Bachrul. 2004. Pendidikan Agama Islam untuk SMA Kelas II (Kelas XI). Bandung:Grafindo Media Pratama.Ilmy, Bachrul. 2008. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM untuk Sekolah Menengah Kejuruan KelasXI. Bandung: Grafindo Media Pratama.http://hbis.wordpress.com/2008/12/16/perkembangan-islam-pada-masa-modern/http://nanpunya.wordpress.com/2009/06/01/perkembangan-islam-abad-modern/http://spupe07.wordpress.com/2010/01/09/islam-pada-masa-pembaharuan-modern/http://iklanz.com/news-perkembangan-modernisasi-islam/http://id.wikipedia.org/wiki/Tajdid 15