Penggunaan Kata Umum dan Kata Khusus
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Penggunaan Kata Umum dan Kata Khusus

on

  • 22,595 views

 

Statistics

Views

Total Views
22,595
Views on SlideShare
22,036
Embed Views
559

Actions

Likes
1
Downloads
75
Comments
2

8 Embeds 559

http://blogsimpleuntukpelajar.blogspot.com 545
http://blogsimpleuntukpelajar.blogspot.com.es 5
http://blogsimpleuntukpelajar.blogspot.hk 3
http://blogsimpleuntukpelajar.blogspot.nl 2
http://blogsimpleuntukpelajar.blogspot.de 1
http://blogsimpleuntukpelajar.blogspot.no 1
http://blogsimpleuntukpelajar.blogspot.in 1
https://www.google.com 1
More...

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment
  • Lebih umum > Kendaraan bermotorLebih khusus > Kendaraan roda dua

Penggunaan Kata Umum dan Kata Khusus Presentation Transcript

  • 1. Pembedaan suatu kata kedalam kategori “kataumum” atau “kata khusus” terkadang sangatmenentukan pemahaman kita terhadap teks.Kekeliruan dalam kategorisasi dapat berakibatsalah paham. Dalam artikel yang berjudul “Elohim: Kata Umum atau Nama Diri“, kita dapat melihat bagaimana kesalahan kategorisasi kata “Elohim” ini mengakibatkan konsep Allah dalam Alkitab jadi sulit dipahami dengan logika pembaca umum, sehingga menyebabkan kesalahpahaman. Salah satu penyebab kesalahpahaman adalah salah kategorisasi kata.
  • 2.  Ibu menanam pohon di halaman. Andri memberikan bunga kepada Isti.Kata “pohon” dan “bunga” dalam kalimat itu tidak serta mertamembangkitkan citra pohon yang dimaksudkan oleh penutur.Bayangan dan pemahaman setiap pembaca mengenai kata“pohon” itu jadi samar dan beranekaragam tergantung daripengalaman pihak pembaca terhadap jenis pohon yang pernah dijumpainya di halaman. Dampak ikutannya, kata umum “pohon” itu jadi kurang memiliki daya sugesti dan daya impresi. Pesan yang disampaikan penutur jadi kurang kuat dan impresi(kesan) yang ditinggalkan dalam hati dan pikiran rekanbicaranya juga jadi dangkal.
  • 3. Sifat keumuman kata umum ini bergunadalam abstraksi, generalisasi, dankategorisasi, sehingga kata ini seringdigunakan dalam karya tulis eksposisi.Penggunaan kata umum dalam karya tulisdeskripsi atau narasi lebih dibatasi,mengingat kata umum kurang memberi daya imajinasi,sugesti, dan impresi kepada pembaca.
  • 4. Kata Khusus adalah kata-kata yangpemakaiannya dan maknanya bersifatspesifik dan sempit dan yang merujukkepada pengertian kongkret dan tertentu.Bidang, ruang lingkup, dan obyek yang dicakupoleh kata khusus itu sempit dan dia secaraspesifik merujuk atau merepresentasikanbidang, ruang lingkup, atau obyek yang sempit,di samping juga hanya meliputi aspek tertentusaja.
  • 5. Jenis kata khusus memilikipertalian yang lebih dengan Komunikator erat tepat menggunakan kata khususobyeknya. Sebagai akibatnya, bila ingin memperolehkata khusus memberi daya pengertian yang lebih pasimajinasi kepada audiens ataupembaca.apa yang dia pikiran dengan Citra dalam maksudkan.audiens/ pembaca tidak samar.
  • 6. • Ibu menanam pohon Mangga di halaman.• Andri memberikan bunga Melati kepada Isti.
  • 7. Contoh, “Honda” adalah kata khususrelatif terhadap kata umum “sepedamotor”. “Sepeda motor” adalah kata khusus relatif terhadap kata umum “kendaraan”. Demikian seterusnya