Your SlideShare is downloading. ×
Sos dak 2012   pertanian
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Sos dak 2012 pertanian

3,805
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
3,805
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
190
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Jalan ProduksI Lumbung Pangan
  • 2. Kegiatan DAK B idang P ertanian 2012
    • 8 (Delapan) Kegiatan Pemanfaatan DAK Bidang Pertanian 2012
    • Kegiatan Utama
    • Perluasan areal pertanian
    • Penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan air
    • Penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan lahan
    • Kegiatan Penunjang
    • 1. Penyediaan gudang cadangan pangan pemerintah
    • 2. Pembangunan/ rehabilitasi B alai P enyuluhan P ertanian di kecamatan
    • 3. Penyediaan prasarana dan sarana Balai Perbenihan/Perbibitan Kabupaten /kota untuk tanaman pangan/hortikultura/perkebunan/peternakan
    • 4. Pembangunan/rehabilitasi Pusat /Pos/Klinik Pelayanan Kesehatan Hewan dan Inseminasi Buatan
    • 5. Penanganan Pasca Panen
  • 3. Perbandingan kegiatan DAK 2012 dan 2011
  • 4. 1. Perluasan Areal Pertanian Meliputi : cetak sawah, pembukaan lahan kering untuk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan, dan pengembangan areal hijauan pakan ternak : 1.1 Cetak sawah 1.2 Pembukaan Lahan Kering untuk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan 1.3 Pengembangan Areal Hijauan Pakan Ternak
  • 5. 2. Penyediaan Prasarana dan Sarana Pengelolaan Air Meliputi : Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT), Jaringan Irigasi Desa (JIDES), Irigasi Air Tanah dan Embung. 2. 1 Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT) 2.2 Jaringan Irigasi Desa (JIDES) 2.3 Irigasi Air Tanah 2.4 Embung
  • 6. CONTOH JARINGAN IRIGASI DESA (JIDES)
  • 7. CONTOH PEMBANGUNAN DAM DAN IRIGASI AIR PERMUKAAN
  • 8.
    • 3. Penyediaan Prasarana dan Sarana Pengelolaan Lahan
      • Meliputi Jalan Usaha Tani (JUT) , Jalan Produksi, Unit Pengolahan Pupuk Organik, Optimasi Lahan Pertanian dan Reklamasi Lahan Rawa dan Lebak.
      • 3.1 Jalan Pertanian
      • 3. 2 Unit Pengolahan Pupuk Organik
      • 3. 3 Optimasi Lahan Pertanian
      • 3. 4 Reklamasi Lahan Rawa dan Lebak
  • 9. PEMBANGUNAN JALAN PRODUKSI (TERMASUK JEMBATAN) DI AREAL PERKEBUNAN
  • 10. CONTOH GAMBAR UPPO
  • 11. CONTOH KEGIATAN OPTIMASI LAHAN PERTANIAN
  • 12. 4 . Penyediaan Gudang Cadangan Pangan Pemerintah Penyediaan gudang cadangan pemerintah dilaksanakan sesuai ketersediaan dan kondisi daerah. Dalam pembangunan gudang, bisa dilengkapi dengan lantai jemur
  • 13. 5 . PEMBANGUNAN/REHABILITASI BALAI PENYULUHAN DI TINGKAT KECAMATAN Balai Penyuluhan Tingkat Kecamatan adalah kelembagaan penyuluh pemerintah pada tingkat kecamatan sebagai tempat pertemuan para penyuluh untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan dan proses pembelajaran melalui percontohan serta pengembangan model usahatani bagi pelaku usaha. Dana DAK boleh untuk pembangunan (bagi kecamatan yang belum ada Balai Penyuluhan) atau rehabilitasi atau renovasi. Untuk Kabupaten/Kota yang sudah memiliki gedung Balai Penyuluhan pada semua Kecamatan, maka DAK Pertanian 2012 bisa digunakan untuk pengadaan sarana, seperti kendaraan operasional roda dua (untuk penyuluh dan mantri tani) dan perangkat alat bantu penyuluhan. Apabila di lokasi Balai Penyuluhan belum ada aliran listrik, dana DAK Pertanian bisa digunakan untuk pengadaan genset sebagai sumber listrik.
  • 14. CONTOH BALAI PENYULUHAN DI TINGKAT KECAMATAN
  • 15. 6. Penyediaan Prasarana Dan Sarana Balai Perbenihan/Perbibitan.
      • P enyediaan prasarana dan sarana Balai Perbenihan/Perbibitan dibangun di atas tanah milik Pemerintah Kabupaten/Kota yang tanah tersebut memang sudah diperuntukkan untuk Balai Perbenihan/ Perbibitan, baik balai perbenihan/perbibitan tanaman pangan, buah, sayuran, biofarmaka, florikultura, perkebunan maupun peternakan.
  • 16. 6.3 Penyediaan Prasarana dan Sarana Balai Perbenihan/ Perbibitan Perkebunan
      • 6.1 . Penyediaan Prasarana dan Sarana Balai Benih Kabupaten/Kota untuk Tanaman Pangan
      • 6.2 . Penyediaan Prasarana dan Sarana Balai Benih Hortikultura
    6.2.1. Pengembangan Benih Buah 6.2.2.Pengembagan Benih Sayuran dan Tanaman Biofarmaka 6.2.3. Benih Florikultura 6.4 Balai Perbibitan Ternak
  • 17.
      • Pembangunan/Rehabilitasi Pusat/Pos/Klinik Pelayanan Kesehatan Hewan dan Inseminasi Buatan (IB)
    Penyediaan prasarana dan sarana Pusat/Pos/Klinik Pelayanan Kesehatan Hewan dan IB adalah pembangunan/rehabilitasi gedung dan sarana penunjangnya, termasuk di dalamnya kelengkapan prasarana, sarana, dan peralatan untuk berfungsinya Pusat/Pos/Klinik Pelayanan Kesehatan Hewan dan Inseminasi Buatan. Untuk mendukung operasional Pusat/Pos/Klinik Pelayanan Kesehatan Hewan dan IB diperbolehkan untuk pengadaan kendaraan roda dua untuk Inseminator.
  • 18. 8. Penanganan Pasca Panen Penanganan pasca panen komoditas tanaman pangan adalah tindakan yang disiapkan atau dilakukan pada tahapan pasca panen, meliputi alat/mesin: thresher, dryer dan kelengkapannya, dan Rice Milling Unit dan kelengkapannya. Alat pasca panen tersebut bisa dihibahkan kepada kelompok tani, gapoktan, kelompok lumbung pangan masyarakat dan kelompok kelembagaan tani lainnya yang bisa memanfaatkan fasilitas alat/mesin pasca panen. Di bidang peternakan, penanganan pasca panen dalam bentuk Rumah Potong Hewan (RPH)
  • 19. DAK Bidang Pertanian tidak boleh digunakan untuk pengadaan b arang habis pakai seperti benih semusim, pupuk zeolit, pestisida, vaksin, obat ternak, pakan ternak dan barang (bahan) habis Pakai lainnya. DAK Bidang Pertanian juga tidak boleh digunakan untuk pengadaan : mobil (termasuk pick up), dan mebelair serta komputer/laptop.
  • 20. MEKANISME PELAPORAN DAK BIDANG PERTANIAN Kepala Dinas/Badan/Kantor lingkup pertanian kabupaten/kota pelaksana DAK Bidang Pertanian menyampaikan laporan triwulan tentang realisasi pelaksanaan DAK kepada Menteri Pertanian c.q. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, dengan tembusan Menteri Keuangan, Direktur Jenderal / Kepala Badan lingkup Kementerian Pertanian terkait, Gubernur, dan Kepala Dinas/ Badan lingkup Pertanian Provinsi .
  • 21. Lanjutan..... Format laporan triwulan mengacu pada format yang tertuang pada lampiran dari Surat Edaran Bersama Kepala Bappenas, Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri, Nomor : tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Teknis Pelaksanaan dan Evaluasi Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus . 0239/M.PPN/11/2008 SE 1722/MK 07/2008 900/3556/SJ
  • 22. Pelaporan DAK mengikuti alur laporan evaluasi pemanfaatan DAK sebagaimana yang ada di SEB Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Teknis Pelaksanaan dan Evaluasi Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK), nomor : sebagaimana diaagram berikut : Perencanaan (Planning) Pelaksanaan (Actuating) Hasil (Result) 0239/M.PPN/11/2008 SE 1722/MK 07/2008 900/3556/SJ
  • 23. Lanjutan……
    • Laporan triwulanan dan laporan akhir tahun yang ditujukan ke Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian paling lambat diterima 2 minggu setiap triwulan berakhir via pos dan fax (021-7804156) dan atau e-mail ke alamat :
    [email_address]
  • 24. Lanjutan……
    • Untuk triwulan I (Januari–Maret) paling lambat diterima minggu kedua April berupa laporan perencanaan kegiatan .
    • Untuk triwulan II (April–Juni) paling lambat diterima minggu kedua Juli.
    • Untuk triwulan III (Juli–September) paling lambat diterima minggu kedua Oktober.
    • Untuk triwulan IV (Oktober–Desember) paling lambat diterima pada minggu kedua Januari tahun berikutnya.
    • Form Laporan Triwulanan terlampir
  • 25.
    • Laporan akhir tahun anggaran memuat gambaran umum kegiatan DAK , output (keluaran), outcome (hasil), impact (dampak) dari kegiatan DAK dan realisasi anggaran, hambatan, dan masalah yang dihadapi, serta saran perbaikan di masa mendatang.
    Lanjutan…
  • 26. Lanjutan……
    • Laporan akhir tahun anggaran disampaikan kepada Menteri Pertanian c.q. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian dengan tembusan Menteri Keuangan, Direktur Jenderal / Kepala Badan lingkup Kementerian Pertanian terkait, Gubernur, dan Kepala Dinas/Badan lingkup Pertanian Provinsi.
  • 27.
    • Pelaporan menjadi salah satu dasar penilaian dalam kriteria alokasi anggaran DAK Bidang Pertanian pada tahun berikutnya . (Reward dan Punishment) reward dan punishment sudah dilakukan pada penetapan alokasi anggaran DAK 2012
    Lanjutan…
  • 28. Reward dan Punishment untuk pengalokasian DAK 2013 Tingkat ketaatan pelaporan, evaluasi terhadap pelaksanaan di lapangan , tingkat serapan dan tingkat ketaatan pada Juknis dalam penggunaan DAK 2011 dan 2012 akan dijadikan sebagai dasar penilaian terhadap pengalokasian anggaran tahun 2012. Evaluasi terhadap pelaksanaan di lapangan meliputi keluaran (output), hasil (outcomes) dan dampak (impact).
  • 29. Laporan Kemajuan Per Triwulan DAK Tahun 2012
  • 30. Jenis Kegiatan yang Dilaporkan Pada Laporan Triwulanan DAK 2012
  • 31. Perencanaan kegiatan dak 2012
  • 32.
    • Laporan triwulanan dan laporan akhir tahun dikirim/ ditujukan ke Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian melalui :
    • pos atau fax (021-7804156) ; dan
    • e-mail dengan alamat :
    [email_address]
  • 33. TERIMA KASIH