Uas pp

376 views
370 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
376
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
186
Actions
Shares
0
Downloads
4
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Uas pp

  1. 1. 1PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKANFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS SRIWIJAYA2012UJIAN AKHIR SEMESTERMata Kuliah : Perencanaan PendidikanDosen Pengampu : Prof. Waspodo, M.A, Ph.dDr. Azizah Husen, M.Pd.Nama Mahasiswa : Feralia Eka PutriNIM : 06122503052Kelas : Jumat-SabtuSoal No. 1Dalam upaya memperbaiki kinerja pendidikan, dipersyaratkan adanyaperencanaan berdasarkan pada analisis kekuatan, kelemahan,peluang, dan tantangan. Berikanlah tanggapan atas pernyataan itu!Jawaban:Analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan atau dikenaldengan analisis SWOT adalah singkatan dari Strenghts (kekuatan),Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats(ancaman). Analisis SWOT dicetuskan oleh Albert Humprey padadasawarsa 1960–1970-an. Analisis SWOT merupakan salah satu metodeuntuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyekatau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktoreksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities dan Threats.Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untukmencari strategi yang akan dilakukan.Analisis SWOT secara sederhana dipahami sebagai pengujianterhadap kekuatan dan kelemahan internal sebuah organisasi, sertakesempatan dan ancaman lingkungan eksternalnya. Analisis SWOTumum digunakan dalam segala perencanaan, termasuk perencanaan
  2. 2. 2pendidikan. Analisis SWOT berguna untuk mempertahankan kekuatandan menambah keuntungan dari peluang yang ada, sambil mengurangikekurangan dan menghindari ancaman terhadap suatu rencana di masamendatang.Dalam upaya memperbaiki kinerja pendidikan, perencanaanmerupakan salah satu syarat penting yang harus dilakukan. Perencanaanpendidikan yang berdasarkan analisis SWOT memiliki peranan yangcukup besar dalam merencanakan suatu konsep pendidikan. Jika analisisSWOT dilakukan dalam ruang lingkup lembaga pendidikan yaitu sekolah,maka dimungkinkan bagi sebuah lembaga (sekolah) untuk mendapatkangambaran menyeluruh mengenai situasi sekolah itu dalam hubungannyadengan masyarakat, lembaga-lembaga pendidikan yang lain, danlapangan industri yang akan dimasuki oleh lulusannya. Sedangkanpemahaman mengenai faktor-faktor eksternal, (terdiri atas ancaman dankesempatan), yang digabungkan dengan suatu pengujian mengenaikekuatan dan kelemahan akan membantu dalam mengembangkansebuah visi tentang masa depan. Prakiraan seperti ini diterapkan denganmulai membuat program yang kompeten atau mengganti program-program yang tidak relevan serta berlebihan dengan program yang lebihinovatif dan relevan. Penerapan SWOT pada lembaga pendidikan tersebutdapat mendorong kemajuan manajemen sekolah.Intinya analisis SWOT dapat dilakukan diberbagai lingkup dalamperencanaan pendidikan, sesuai kebutuhan yang diinginkan. Namun,analisis SWOT terkadang memiliki kelemahan-kelemahan tersendiri.Dalam Imadiklus (Imadiklus, 2010) menjelaskan hal-hal yang perludiperhatikan ketika membuat perencanaan berdasarkan analisis SWOT,yaitu:1. SWOT analisis bisa sangat-sangat subjektif. Bisa saja terjadi 2orang menganalisis 1 perusahaan yang sama menghasilkan SWOT
  3. 3. 3yang berbeda. Dengan demikian, hasil analisis SWOT hanya bolehdigunakan sebagai arahan dan bukan pemecahan masalah.2. Pembuat analisis harus sangat-sangat realistis dalam menjabarkankekuatan dan kelemahan internal. Kelemahan yang disembunyikanatau kekuatan yang tidak terjabarkan akan membuat arahanstrategi menjadi tidak bisa digunakan.3. Analisis harus didasarkan atas kondisi yang sedang terjadi danbukan situasi yang seharusnya terjadi4. Hindari daerah abu-abu.5. Hindari kerumitan yang tidak perlu dan analisa yang berlebihan.Buatlah analisis SWOT sesingkat dan sesederhana mungkin(Imadiklus, 2010).Soal no 2.Pemerintah Indonesia dalam melaksanakan pembangunanmenggunakan pendekatan perencanaan strategik. Oleh karena itusetiap lembaga atau institusi pemerintah memiliki rencana strategik(renstra). Uraikan makna dan alasan pendekatan perencanaan itudipilih, serta langkah-langkah yang harus dilakukan dalamperencanaan tersebut!Jawaban:Secara umum perencanaan strategis dapat diartikan sebagaiproses pengambilan keputusan strategis oleh sebuah perusahaan atauorganisasi untuk mencapai tujuan dari perencanaan yang telahdirencanakan.Definisi perencanaan menurut Kezner adalah, adalah sebuah alatmanajemen yang dipakai untuk mengelola kondisi saat ini menjadi lebihbaik dan lebih maju pada masa yang akan datang.Pemerintah Indonesia dalam melaksanakan pembangunanmenggunakan pendekatan perencanaan strategis dengan alasan bahwapendekatan dalam proses perencanaan strategis merupakan langkah
  4. 4. 4awal yang penting dan menentukan untuk peluang diterapkannya strategiyang akan direncanakan. Pemilihan pendekatan ini sangatlah ditentukanoleh sifat dan skala organisasi, model dan kompetensi kepemimpinan,serta kapasitas dan kemampuan staf organisasi untuk melakukanperencanaan. Setelah melakukan perencanaan usaha, maka langkahpenting selanjutnya adalah bagaimana mengimplementasikan rencanausaha.Hal tersebut sesuai dengan definisi perencanaan strategis menurutJames Af Stoner dan R. Edward Freeman (Wilson, 1977) yaituperencanaan yang dilakukan oleh para manajer puncak dan menengahuntuk mencapai tujuan organisasi yang lebih luas.Menurut Baron (Thomas C. Baron, 1986), paling tidak ada empatlangkah perencanaan strategik, yaitu :1. Analisis pasar industryAnalisi ini termasuk dalam analisis faktor eksternal yang mencakuppelanggan dan pesaing, perkiraan antara penyediaan dan kebutuhan atauantara pasar dan aturan-aturan politik.2. Analisis internal perusahaanSuatu analisis yang diarahkan terhadap kekuatan dan kelemahan organisasiatau perusahaan di dalam lingkungan internal. Peninjauan kembali terhadapkekuatan organisasi mencakup: manajemen aset, aliran dana danketersediaan sumber daya modal.3. Formulasi strategiPengembangan strategi dan alokasi daya. Pengembangan alternatif strategimelalui peluang pasar dan kemampuan internal serta sumber daya.4. Pelaksanaan strategiPemilihan dan pelaksanaan strategi untuk membantu manajemen dalamrangka mengembangkan rencana pelaksanaan, langkah-langkah aksi,jadwal bagi keterpaduan strategi ke dalam pelaksanaan unit-unit. Disinidibuat rencana dan aktivitas khusus yang akan dilaksanakan sesuai buaya,ketersediaan SDM, waktu, penanggung jawab dan lain-lain.
  5. 5. 5Soal No. 3Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) harus disiapkan oleh gurusetiap kali akan melakukan proses pembelajaran. Faktor-faktorapakah yang harus dipertimbangkan dalam penyusunan RPPtersebut?Jawaban:Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam penyusunanRPP, antara lain:1. Mengacu pada kompetensi dan kemampuan dasar yang harusdikuasai siswa, serta materi dan submateri pembelajaran,pengalaman belajar yang telah dikembangkan di dalam silabus.2. Menggunakan berbagai pendekatan yang sesuai dengan materiyang memberikan kecakapan hidup (life skill) sesuai denganpermasalahan dan lingkungan sehari-hari.3. Menggunakan metode dan media yang sesuai, yang mendekatkansiswa dengan pengalaman langsung (contectual learning).4. Penilaian dengan sistem pengujian menyeluruh dan berkelanjutandidasarkan pada sistem pengujian yang dikembangkan selarasdengan pengembangan silabus.5. Memperhatikan karakteristik dan kemampuan siswa. Karena setiapsiswa memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda, maka guruharus mampu memilih metode maupun media pembelajaran yangakan digunakan, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai.6. Menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran yang tersediadi sekolah. Guru harus dapat mengoptimalkan semua sarana danprasarana (fasilitas) yang telah disediakan di sekolah. Sehinggakegiatan belajar mengajar dapat berjalan secara efektif. Misalnya,penggunaan radio tape untuk materi Listening dalam pelajaranBahasa Inggris. Siswa dapat mendengar dengan jelas pengucapandari native speaker.
  6. 6. 6Soal No. 4Analisis satu RPP yang dibuat oleh guru yang mengajar matapelajaran yang sama dengan saudara! Berikan kritikan, masukan,dan penilaian atas RPP tersebut!Jawaban:RPP yang akan dianalisis adalah RPP milik Citra Anggraini yang jugamerupakan mahasiswa Magister Teknologi Pendidikan PascasarjanaUniversitas Sriwijaya. Citra Anggraini mengajar di SMP Lematang Lestariuntuk mata pelajaran IPS, karena saya sendiri adalah pengajar matapelajaran Sejarah di SMA LTI IGM. Alasan saya menganalisis RPP inikarena di dalamnya Standar Kompetensi berkaitan dengan matapelajaran Sejarah.Berikut adalah RPP yang akan dianalisis:LESSON PLANSchool : SMP LEMATANG LESTARISubject : Social ScienceGrade/Semester : VII/1Standar competency : 1. Understand the environment of human lifeBasic competency : 1.2 Describe life in pre-literacy in Indonesia.Alokasi Waktu : 10 hour (four meeting)IndicatorKognitif:a. Produk1. Menjelaskan pengertian masa Pra Aksara2. Mennjelaskankan kurun waktu masa Pra Aksara3. Menyebutkan jenis-jenis manusia purba di indonesia4. Mengidentifikasi jenis-jenis manusia Indonesia yang hidup padamasa Pra Aksara
  7. 7. 75. Menjelaskan perkembangan kehidupan pada masa Pra Aksara6. Menyebutkan peralatan kehidupan yang dipergunakan pada masaPra Aksara7. Menjelaskan pembagian zaman berdasarkan hasil kebudayaanyang ditinggalkan pada masa pra aksara.8. Mengidentifikasi peninggalan-peninggalan kebudayaan pada masaPra Aksara9. Menjelaskan asal usul kedatangan nenek moyang bangsaIndonesia ke Nusantara10. Melacak pada peta tempat-tempat persebaran nenek moyangbangsa Indonesia di NusantaraB. Afektif:a. KarakterMenunjukan perilaku berkarakter, meliputi Teliti, cermat, bekerjasama, dan menghargai pendapat temanb. Keterampilan SosialMenunjukkan kemampuan keterampilan sosial, meliputi: Bertanya,menyumbang ide atau pendapat, menjadi pendengar yang baik,komunikasiC. Learning ObjectiveSetelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran Siswa dapat :1. Menjelaskan pengertian masa Pra Aksara dengan benar2. Mennjelaskan kurun waktu masa Pra Aksara dengan cermat3. Menyebutkan jenis-jenis manusia purba di Indonesia dengancermat4. Mengidentifikasi jenis-jenis manusia Indonesia yang hidup padamasa Pra Aksara dengan teiti
  8. 8. 85. Menjelaskan perkembangan kehidupan pada masa Pra Aksaradengan berfikir kritis dan logis6. Menyebutkan peralatan kehidupan yang dipergunakan pada masaPra Aksara dengan cermat7. Menjelaskan pembagian zaman berdasarkan hasil kebudayaanyang ditinggalkan pada masa pra aksara dengan cermat.8. Mengidentifikasi peninggalan-peninggalan kebudayaan pada masaPra Aksara dengan tekun9. Menjelaskan asal usul kedatangan nenek moyang bangsaIndonesia ke Nusantara dengan benar10. Melacak pada peta tempat-tempat persebaran nenek moyangbangsa Indonesia di Nusantara dengan berfikir kritis dan logisD. MATERI PEMBELAJARAN1. Pengertian dan kurun waktu masa Pra Aksara2. Jenis-jenis manusia Indonesia yang hidup pada masa Pra Aksara3. Perkembangan kehidupan pada masa Pra Aksara dan peralatankehidupan yang dipergunakan4. Peniggalan-peninggalan kebudayaan pada masa Pra Aksara5. Kedatangan dan persebaran nenek moyang bangsa Indonesia diNusantaraE. METODE PEMBELAJARAN1. Diskusi2. Tanya Jawab3. Ceramah4. Tugas5. Cooperative learning
  9. 9. 9F. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan Pertama Dan Kedua1. Kegiatan PendahuluanMenjelaskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Apersepsi : Memberi pertanyaan tentang asal usul manusia Motivasi : dijelaskan pentingnya mempelajari manusiayang hidup pada masa Pra Aksara2. Kegiatan Inti EksplorasiDalam kegiatan eksplorasi, guru:- Menjelaskan pengertian masa Pra Aksara- Mennjelaskankan kurun waktu masa Pra Aksara- Menyebutkan jenis-jenis manusia purba di indonesia- Mengidentifikasi jenis-jenis manusia Indonesia yang hiduppada masa Pra Aksara- Menjelaskan perkembangan kehidupan pada masa PraAksara- menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, mediapembelajaran, dan sumber belajar lain;- melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatanpembelajaran ElaborasiDalam kegiatan elaborasi, guru:- membiasakan peserta didik membaca dan menulis yangberagam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;- memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi,dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secaralisan maupun tertulis;- Mengarahkan siswa untuk mendiskusikan tentang pengertiandan kurun waktu masa Pra Aksara
  10. 10. 10- Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok, maksimal 5orang untuk mendiskusikan pengertian tentang :1. pengertian pra aksara2. pembagian kurun waktu masa pra aksara3. jenis jenis manusia purba di Indonesia- Guru memberi kesempatan pada siswa untukmempresentasikan hasil diskusi kelompok dan kelompok lainagar memberikan tanggapan- memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untukmeningkatkan prestasi belajar;- memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yangdilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individualmaupun kelompok;- memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerjaindividual maupun kelompok;- memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yangmenumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri pesertadidik. KonfirmasiDalam kegiatan konfirmasi, guru:- Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahuisiswa- Guru memberikan penguatan dan penyimpulan3. Kegiatan PenutupDalam kegiatan penutup, guru:- bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendirimembuat rangkuman/simpulan pelajaran;- melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yangsudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
  11. 11. 11- memberikan umpan balik terhadap proses dan hasilpembelajaran;- memberikan tugas rumah (tugas kelompok) untukmengumpulkan gambar manusia masa Pra Aksara danpeninggalan kebudayaannya di Indonesia dan dikelompokkanseusia dengan kurun waktuPertemuan Ketiga dan keempat1. PendahuluanApersepsi : Menampilkan jenis-jenis manusia purba dari hasiltugas siswaMotivasi : Memberikan gambaran kehidupan modern dengankemajuan ilmu dan teknologi.2. Kegiatan inti EksplorasiDalam kegiatan eksplorasi, guru:- menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, mediapembelajaran, dan sumber belajar lain;- melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatanpembelajaran ElaborasiDalam kegiatan elaborasi, guru:- membiasakan peserta didik membaca dan menulis yangberagam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;- memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi,dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secaralisan maupun tertulis;- siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok, tiap kelompok 5orang
  12. 12. 12- setiap kelompok menerima 5 buah kartu soal, kemudiandibagikan kepada masing-masing anggota kelompok.- Masing-masing kartu soal berisi pertanyaan yang berbeda;1. kartu 1 : jelaskan perkembangan kehidupan pada masapra aksara2. kartu 2 : sebutkan peralatan yang dipergunakanmanusia pada masa pra aksara.3. kartu 3 : jelaskan pembagian zaman berdasarkan hasilkebudayaan yang ditinggalkan.4. kartu 4 : identifikasikan hasil-hasil peninggalankebudayaan masa pra aksara.5. kartu 5 : jelaskan asal usul nenek moyang bangsaindonesia.- Siswa yang mendapat kartu yang nomornya sama berkumpulmendiskusikan dan merumuskan permasalahan tersebut.- Siswa kembali ke kelompoknya semula untukmempresentasikan hasil diskusinya dari kelompok ahli.- memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis,menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut- memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untukmeningkatkan prestasi belajar- memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yangdilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individualmaupun kelompok;- memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerjaindividual maupun kelompok;- memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yangmenumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri pesertadidik.
  13. 13. 13 KonfirmasiDalam kegiatan konfirmasi, guru:- memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuklisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilanpeserta didik,- memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untukmemperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,- memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalamanyang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:- berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalammenjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapikesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku danbenar;- membantu menyelesaikan masalah;- memberi acuan agar peserta didik dapat melakukanpengecekan hasil eksplorasi;- memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;- memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurangatau belum berpartisipasi aktif.c. Kegiatan PenutupDalam kegiatan penutup, guru:- bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendirimembuat rangkuman/simpulan pelajaran;- melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yangsudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;- memberikan umpan balik terhadap proses dan hasilpembelajaran
  14. 14. 14G. SUMBER BELAJAR1. Buku Sejarah IPS KTSP .2. Gambar-gambar fosil, artefakH. PENILAIANIndikator PencapaianKompetensiPenilaianTeknik BentukInstrumenContohInstrumen Menjelaskan pengertian dankurun waktu masa pra –aksara Mengidentifikasi jenis- jenismanusia Indonesia yanghidup pada masa pra- aksara Mendeskripsikanperkembangan kehidupanpada masa pra- aksara danperalatan kehidupan yangdipergunakan. Mengidentiifikasi peninggalan–peninggalan kebudayaanpada masa pra-aksara.Tes tulisPenugasanTes tulisTes tulisTes UraianTugasrumahTes UraianTes pilihangandaJelaskan pengertian masa praaksara.Kumpulkan gambar manusia purbadan peninggalan kebudayaannyaserta kelompokkan sesuai kurunwaktunya kemudian buatlahtampilannya secara berkelompokJelaskan perkembangankehidupan pada masa pra aksaradan berilah contoh-contohperalatan kehidupan yangdipergunakan.Peninggalan budaya Megalithikumdiantaranya ialah ....a.menhir dan dolmenb.nekara dan menhirc.sarkopagus dan dolmend.kapak lonjong dan moko(Jawab : c)
  15. 15. 15Indikator PencapaianKompetensiPenilaianTeknik BentukInstrumenContohInstrumen Melacak kedatangan danpersebaran nenek moyangbangsa Indonesia diNusantara dengan atlassejarah.PenugasanTugasrumahGaya dan cara hidup manusiapurba tentu berbeda denganmanusia sekarang. Cara hidupmanusia purba yang paling awaladalah.....a. Berburu dan meramub. Meramu dan berladangc. Berladang dan beternakd. Beternak dan bertani(Jawab : a)Adanya kebudayaan abris sousroche adalah bukti bahwa manusiapurba.......a. bertempat tinggal tetapb. bertempat tinggal sementarac. berpindah-pindah ketempatsuburd. hidup berkelompok ditepi-tepidanau(Jawab : a)Buatlah peta kedatangan danpersebaran nenek moyang bangsaIndonesia di Nusantara!
  16. 16. 16Mengetahui,Kepala SMP LEMATANGLESTARI(Mugiarsih, S.Pd, M.M )NIY. 10270073Mengetahui,Pengawas PembinaDra. RUMINARSIH, M.MNIP.195702211985032003Banuayu , July 2012Guru Mapel IPS,(Citra Anggraini, S.Pd )NIY.12.01.057Analisis RPPDari RPP yang telah ditampilkan, maka saya akan menganalisis RPPtersebut dengan metode SWOT, yang artinya RPP tersebut akandianalisis berdasarkan Strenghts (kekuatan), Weaknesses (kelemahan),Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman), yaitu:1. Strenghts (kekuatan): Dari sisi kekuatan atau kelebihan RPP tersebut adalahbanyaknya kegiatan tatap muka. Hal tersebut menandakanbahwa guru mampu melakukan interaksi langsung dengansiswa, sehingga guru dapat mengetahui perkembangankemampuan siswa di setiap pertemuannya. Dari indikator yang menekankan nilai afektif berdasarkankarakter dan keterampilan sosial siswa. Hal tersebutmenunjukan bahwa guru mampu menciptakan perilakuberkarakter, meliputi teliti, cermat, bekerja sama, dan
  17. 17. 17menghargai pendapat teman. Dari sisi keterampilan sosial,menunjukkan kemampuan meliputi: bertanya, menyumbangide atau pendapat, menjadi pendengar yang baik,komunikasi.2. Weaknesses (kelemahan): Dilihat dari sumber belajar, guru hanya menggunakan BukuSejarah IPS KTSP dan Gambar-gambar fosil atau artefak.Padahal untuk Standar Kompetensi yang begitu kompleks,guru sebaiknya menambah sumber belajar. Tidak hanyabuku Sejarah IPS KTSP, namun bisa melalui Buku Elektronikyang sudah diterbitkan Diknas bernama E-book. Guru jugahanya menunjukkan gambar-gambar fosil, sementara siswamembutuhkan gambar langsung bagaimana bentuk manusiapra-aksara di masa purba. Cara paling mudah bisa dilakukandengan googling di internet. Ada beberapa website resmiyang memuat gambar-gambar kehidupan manusia pra-aksara. Kurangnya media pembelajaran yang digunakan, sepertiglobe atau peta. Karena standar kompetensi yang dibahasmemerlukan pemahaman siswa akan lokasi (tempat) dimanaditemukannya manusia pra-aksara dan alat-alatpeninggalannya.3. Opportunities (peluang): Dari sistem penilaian yang dibuat oleh guru maka siswadapat diharapkan mencapai standar kompetensi yang sudahdibuat. Adanya penugasan, tes tertulis baik uraian maupunpilihan ganda menunjukkan siswa dapat memahami danmengaplikasikan materi yang disampaikan oleh gurutersebut.
  18. 18. 184. Threats (ancaman): Pemilihan metode pembelajaran yang menggunakan metodeceramah cenderung membuat siswa menjadi pasif dalamkegiatan pembelajaran. Siswa hanya mendengarkan sajaapa yang dijelaskan oleh guru tanpa mengoptilmalkankemampuannya. Guru tidak dapat mengukur kemampuansiswa secara menyeluruh karena siswa tidak berkesempatanuntuk aktif dalam kegiatan pembelajaran tersebut. Pemilihan metode pembelajaran dengan Cooperativelearning oleh guru, mengharuskan guru tersebut mampumenggunakan teknik-teknik dari metode tersebut, menurutAnita Lie, setidaknya ada 18 teknik yang relevan digunakanuntuk siswa SMP. Artinya metode yang sudah dipilih guru,apakah sudah relevan dengan kondisi siswa maupunkemampuan siswa dalam menerima materi yang diberikan.Karena jika tidak, maka siswa tidak akan mampu mencapaistandar kompetensi yang diharapkan.
  19. 19. 19DAFTAR PUSTAKAImadiklus. (2010, April 23). Analisa SWOT dan Penerapannya dalamOrganisasi. Retrieved December 26, 2012, from www.imadiklus.com:http://www.imadiklus.com/2010/04/analisa-swot-dan-penerapannya-dalam-organisasi.htmlThomas C. Baron, T. R. (1986). The Role Of Consultans. New York: JhonWilleysons.Wilson, J. S. (1977). Planning Turbulent Environment. St.LuciaQueensland: University of Queensland Press.

×