Your SlideShare is downloading. ×
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakan Masalah
Fiqh lugoh merupakan ilmu yang mempelajari rahasia-rahasia
bahasa, perkembangan...
C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini sesuai dengan rumusan permasalahan di
atas, yaitu :
1. Untuk Mengetahui P...
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengaruh Al-quran terhadap Perkembangan bahasa arab
Ada tiga hal dari bahasa arab yang secara signifi...
dapat dilihat pada banyaknya ayat al-quran memanfaatkan ilustrasi,
perumpamaan dan metaphor yang dapat memperindah pengung...
paling penting dalam sejarah bahasa arab itu sendiri. Peristiwa itu telah
melahirkan konsekuensi lebih jauh dengan memberi...
dan al-quran telah merintis perluasan wilayah kajian baru yang meliputi
berbagai disiplin ilmu, semisal filologi. Al-quran...
melahirkan pemahaman yang beragam. Satu kata yang memiliki perbedaan
struktur terbuka kemungkinan untuk melahirkan berbaga...
jauh hingga pada pemberian bimbingan pengalaman dalam menekuni dan
memahami kitab-kitab al-quran dan hadist-hadist.
C. Pen...
4. Priode bani Abasiyah.
Pemerintahan

Abasiyas

berkeyakinan

bahwa

kejayaan

pemerintahannya dapat bertahan bila bergan...
c. Adanya gerakan yang yang telah berhasil mendorang penerbit dan
percetakan dinegara-negara arab untuk mencetak kembali b...
kalangan masyarakat, terutama para peneliti sosial masyarakat. Baru
beberapa saat Islam disampaikan secara terang-terangan...
BAB III
SIMPULAN
1. Pengaruh Al-quran Terhadap Perkembangan bahasa Arab
Ada tiga hal dari bahasa arab yang secara signifik...
DAFTAR PUSTAKA
Ali Al Muhdar Yunus dan Bey Arifin, Sejarah Kesusastraan Arab, Surabaya :
Bina Ilmu, 1983
Jabir Muh, Pengar...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pengaruh Al-quran, Hadist dan Kedatangan Islam Terhadap Perkembangan Bahasa Arab

1,806

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,806
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
52
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Pengaruh Al-quran, Hadist dan Kedatangan Islam Terhadap Perkembangan Bahasa Arab"

  1. 1. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakan Masalah Fiqh lugoh merupakan ilmu yang mempelajari rahasia-rahasia bahasa, perkembangan bahasa dan kajian fenomena bahasa yang berbedabeda baik ditinjau dari kajian sejarahnya maupun kajian deskriftif. Bertitik tolak dari pemaparan diatas, kita mengetahui bahwa kajian fiqh lugoh sangat luas. khususnya berkaitan dengan pembahasan seputar perkembangan bahasa dalam hal ini terutama bahasa arab,jika kita tinjau dari sejarahnya bahasa arab itu perkembangannya sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor,diantaranya turunnya al-quran dan hadist yang identik dengan bahasa arab yang sangat indah. Begitu juga dengan kedatangan islam yang telah memberikan perubahan yang sangat besar terhadap perkembangan bahasa arab. Oleh karena itu dalam makalah ini kami akan mengangkat judul tentang “ Pengaruh Al-quran, Hadist dan Kedatangan Islam Terhadap Perkembangan Bahasa Arab”. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, kami dapat merumuskan berbagai permasalahan yaitu 1. Bagaimana Pengaruh Al-quran Terhadap Perkembangan Bahasa Arab? 2. Bagaimana Pengaruh Hadist Terhadap Perkembangan Bahasa arab ? 3. Bagaimana Pengaruh Kedatangan Islam Terhadap Perkembangan Bahasa Arab ? Fiqh lugoh Page 1
  2. 2. C. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini sesuai dengan rumusan permasalahan di atas, yaitu : 1. Untuk Mengetahui Pengaruh Al-quran Terhadap Perkembangan Bahasa Arab! 2. Untuk Mengetahui Pengaruh Hadist Terhadap Perkembangan Bahasa arab! 3. Untuk Mengetahui Pengaruh Kedatangan Islam Terhadap Perkembangan Bahasa Arab! Fiqh lugoh Page 2
  3. 3. BAB II PEMBAHASAN A. Pengaruh Al-quran terhadap Perkembangan bahasa arab Ada tiga hal dari bahasa arab yang secara signifikan telah mendapatkan pengaruh dari al-quran, yaitu: 1. Pengaruh struktur dan gaya bahasa al-quran Al-quran adalah kitab pertama yang ditulis dalam bahasa arab. Bagi yang hendak mempelajarah sejarah sastra arab terlebih dahulu harus mempelajari al-quran. Sebab ia juga merupakan rekaman alam fikiran, kehidupan sosial dan budaya bangsa arab sekitar akhir abad ke-tujuh masehi dan permulaan abad ke-delapan. Al-qurana merupakan sumber inspirasi prosa berirama gaya bahasa dan pengetahuan. Ia diturunkan dengan menggunakan bahasa yang indah, menarik, dan mempesonakan pendengarnya, dimana hati dan pikiran belum pernah mendengarkan dan merasakan seindah dan sejenis itu. Oleh karena itu pengaruhnya sangat besar sekali dalam perkembangan bahasa arab. Al-quran yang menggunakan bahasa arab sebagai media penyampainya, telah memberikan sumbangan yang begitu besar terhadap perkembangan struktur dan gaya bahasanya. Ayat-ayat al-quran telah menjadi bagian penting dalam proses dokumentasi pola-pola kalimat bahasa arab, disamping juga bersifat instrumental terhadap proses ratifikasi kaidah bahasanya secara keseluruhan. Sejak masa sibawaih ( W 793 ) hingga hari ini, boleh dikata tidak ada halaman buku manual grammar yang tidak memuat ayat-ayat al-quran sebagai contoh atau syahid. Lebih dari tu, ketertarikan terhadap kajian-kajian al-quran telah menunjukkan kecenderungan yang pararel terhadap kajian-kajian linguis arab. Bukan hanya tata bahasa arab saja yang mendapatkkan sentuhan alquran, gaya bahasa arab juga telah mendapatkan sentuhan tersebut, hal itu Fiqh lugoh Page 3
  4. 4. dapat dilihat pada banyaknya ayat al-quran memanfaatkan ilustrasi, perumpamaan dan metaphor yang dapat memperindah pengungkapan. Sayyid qutb memandang bahwa penggunaan perumpamaan dan figure of speech adalah cara pengungkapan yang paling disukai al-quran. Juga pengungkapan yang berpola ritmik dalam bacaan al-quran adalah aspek keindahan bahasa yang lain yang dikandungnya. Pola-pola ini merefleksikan penyusunan kata secara khusus, berikut pengaturan frasa-frasanya yang indah. Sentuhan baru al-quran terhadap bahasa arab adalah bentuk narasi yang khas, yang mampu menguntai cerita panjang dengan pilihan kalimat yang ringkas, misalnya narasi singkat nabi yusuf. Naratif al-quran seperti ini salah satu yang kreatif dan inovatif dari al-quran. Dibandingkan dengan apa yang dimiliki masyarakat arab dalam gaya naratif yang dapat dikatakan sebuah naratif yang sederhana, kasar dan primitif. Demikiaanlah al-quran menjadi medium yang paling efektif untuk menyampaikan pesan islam, dan sebagai argument paling kokoh bagi rasullaloh dalam menghadapi keraguan kaumnya yang fasih. Selanjutnya melalui bahasa yang terjaga pada gilirannya, al-quran juga memungkinkan pelestarian warisan religius dan kultural kearaban dan keislaman. Al-quran sebagai agama islam telah menjadikan bahasa arab sebagai medium dalam menyampaikan pesan-pesannya. Dalam kaitan itu, al-quran dan bahasa arab memiliki hubungan yang sangat erat dan tak bisa dipisahkan. Adanya hubungan yang erat antara bahasa Arab dengan Al-quran telah menjadi bahasa arab lebih berkembang dan kaya dengan kemampuan ekspresif terhadap identitas budaya dan kultural serta nasional Negara-negara berbahasa Arab. 2. Materi dan isi bahasa ( arab ) al-quran Al-quran telah membantu membangkitkan dan menumbuhkan kesadaran orang arab akan kekayaan dan keindahan bahasanya. Dari kacamata linguistik, sentuhan al-quran terhadap bahasa arab adalah peristiwa Fiqh lugoh Page 4
  5. 5. paling penting dalam sejarah bahasa arab itu sendiri. Peristiwa itu telah melahirkan konsekuensi lebih jauh dengan memberikan bahasa arab sesuatu yanga belum pernah dimilikinya. Lebih lanjut hubungan menguntungkan antara al-quran dan bahasa arab menjelma pada keinginan setiap muslim untuk menjaga al-quran, yang efeknya kemudian berpengaruh dalam menggairahkan berbagai upaya pengembangan dan penyempurnaan alfabeta arab. Sebutlah misalnya usaha yang dilakukan Abu Aswad Al-du’ali yang mengembangkan sistem noktah pada abad masa pertama islam, disamping mengembangkan basis teori grammatikal bahasa arab. Yang dilakukan al-du’ali itu merupakan salah satu bentuk usaha yang pertama dalam membangun permanensi alfabeta arab, yang mempengaruhi sistem penulisan Arab. Sebelum itu, alfabeta bahasa arab masih tidak jelas, tidak sistematis dan tidak efisien. Sistem noktah yang dikembangkan al-dua’li telah mebuat huruf-huruf itu lebih jelas dan dapat dibedakan satu dari yang lain. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tanpa keinginan untuk menjaga al-quran, dalam hal bentuk, grammar, pronunsiasi maka alfabet arab dan sistem penulisannya mungkin tidak akan pernah berkembang seperti sekarang ini. Kejelasan dan efisiensi pengenalan alfabeta arab dan sistem penulisannya bukanlah satu-satunya dampak yang dimunculkan al-quran bagi bahasa arab. Lebih lanjut dari itu, al-quran telah membantu bahasa arab memperoleh bentuknya yang baku dan persentasinya yang presisi. Berkat alquran pula bahasa arab menjadi bahasa yang tinggi yang menghasilkan polapola ujaran yang baru, konsep yang kompleks, makna-makna dan argumenargumen yang baru pula. Disamping itu pula al-quran telah memabawa kosa kata dan ungkapan-ungkapan baru. Pendek kata kehadiran al-quran telah membakukan sebuah standar linguis dan arahan yang instrumental dalam pembentukan bahasa arab yang selanjutnya. Al-quran telah memberi andil yang begitu besar dalam meperluas wilayah cakupan bahasa arab dibanding apa yang dimiliki sebelum itu. Islam Fiqh lugoh Page 5
  6. 6. dan al-quran telah merintis perluasan wilayah kajian baru yang meliputi berbagai disiplin ilmu, semisal filologi. Al-quran juga telah mengintrodusir tema-tema dan bentuk linguistik baru tidak saja kedalam bahasa masyarakat arab, melainkan juga cara berfikir mereka. 3. Memperkaya kosa kata bahasa arab Selain menggunakan kosa kata yang sudah diakrabi oleh bahasa arab, al-quran juga menggunakan beberapa kosa kata yang dipinjam dari bahasa bukan arab. Bentuk peminjaman kosa kata ini adalah hal baru yang digagas bahasa Al-quran. Diantara bahasa arab yang diguanakan al-quran, meliputi bahasa ibrani, persia, sansakerta dan syriak. Arti penting prakarsa al-quran dalam hal ini dapat dipahami melalui apa yang diyakini para intelektual muslim mengenai kemurnian bahasa al-quran sebagai yang sepenuhnya arab dan semata-mata produk jazirah yang terisolasi. Keengganan intelektual muslim untuk mengakui keberadaan kosa kata asing dalam al-quran adalah realisasi dari semangat religius mereka yang tinggi untuk memposisikan alquran diatas semua kebudayaan manusia, terutama yang non arab. Justifikasi ini mereka peroleh dari al-quran sendiri yang menyatakan bahwa ia bacaan “bahasa arab”. Ulama yang berpandangan seperti diatas adalah imam al-syaf’ii, ibn jarir, abu ubaidah, al-qadi abu bakar dan ibn faris. Tokoh-tokoh tersebut menolak teori adanya kosa kata non arab dalam al-quran. Keberadaan kosa kata sing itu,dalam pandangan ini, mengimplikasikan tidak tercakupinya bahasa arab, seperti yang dikatan ibn aws, sebagaimana dikutip al-suyuti “ jika al-quran memuat kata-kata non arab, akan muncul anggapan bahwa bahasa arab tidak sanggup mengungkapkan berbagai hal melalui dirinya sendiri B. Pengaruh Hadist Terhadap Perkembangan Bahasa Arab Permasalah – Permasalah yang sering bermunculan ketika dalam pengkajian hadist rasulallah yang memiliki keterkaitan dengan kebahasaan adalah satu bentuk persoalan yang bersekala luas. Skala persoalan tersebut meliputi perbedaan pelapadzan yang menghendaki pemaknaan dan sekaligus Fiqh lugoh Page 6
  7. 7. melahirkan pemahaman yang beragam. Satu kata yang memiliki perbedaan struktur terbuka kemungkinan untuk melahirkan berbagai analisa, apalagi ketika dalam satu riwayat diperoleh suatu keterangan ziyadah yang memposisikan pemaknaannya semakin dipersempit dan dapat berfungsi lain sesuai dengan fungsi pendalilannya, misalnya takhsis, muqoyyad dll. Gambaran singkat ini semakin memperjelas bahwa kedudukan bahasa arab sebagai wacana yang penting dan mendapatkan perhatian khusus dari para kelompok ulama salaf maupun khalaf ketika berupaya meletakkan persoalan dengan landasan dalil-dalil naql. Keteguhan tersebut dilandasi oleh kondisi social mereka yang menghendaki pemahaman nash dan sekaligus upaya menyelesaikan setiap persoalan dengan pendekatan keputusan dalam hadist yang tentunya dengan pengantar bahasa arab. Fungsi kebahasaan hadist yang tidak kalaha pentingnya terhadap kebahasaan nash-nash yang lain seperti terhadap al-quran adalah tabyin, fungsi ini secara bahasa/pelapadzan yang secara rill sangat diperlukan. Tanpa adanya fungsi tersebut dalil-dalil itu tidak akan terpahami sebagaimana maksudnya. Disisi lain yang terkait dengan kebahasaan hadist adalah tidak sedikit hadist- hadist rasulallah yang mengungkapkan kedudukan, keutamaan serta sisi lain terhadap bahasa arab. Namun perlu diteliti lebih lanjut apakah sejumlah riwayat-riwayat tersebut cukup memadai untuk dijadikan dalil yang sahih sebagai pendukung terhadap kemuliaannya tersebut. Namun ketidak pastian shahihnya hadist-hadist tentang keutamaan bahasa Arab tersebut tidak mengurangi nilai-nilai kedaruriyahannya dalam proses pemahaman keagamaan. Dengan demikian, benarlah apa yang diungkapkan oleh tokoh ilmuan islam, ibnu taiiyah yang mengatakan bahwa pemahaman terhadap bahasa Arab merupakan suatu keharusan dan hamper dikatakan sebagai suatu perkara yang berstatus fardu kifayah. Pengetahuan terhadap kebahasaan tersebut tidaklah terbatas pada pemahaman qanun pada strukturnya, akan tetapi lebih Fiqh lugoh Page 7
  8. 8. jauh hingga pada pemberian bimbingan pengalaman dalam menekuni dan memahami kitab-kitab al-quran dan hadist-hadist. C. Pengaruh kedatangan islam terhadap perkembangan bahasa Arab Dalam perluasan agama islam sangat berpengaruh terhadap perkembangan ilmu pengetahuan terutama dalam ilmu bahasa Arab.Dalam sejarah perkembangan bahasa Arab, terdiri dari beberapa priode, antara lain : 1. Priode Jahiliyah. Priode ini munculnya nilai-nilai standarisari pembentukan bahasa arab fusha, dengan adanya beberapa kegiatan peting yang telah menjadi tradisi masyarakat Makah . Kegiatan tersebut berupa festifal syair-syair arab yang diadakan di pasar Ukaz, Majanah, Zul Majah. yang akhirnya mendorong tersiar dan meluasnya bahasa arab, yang pada akhirnya kegiatan tersebut dapat membentuk stsndarisasi bahasa arab fusha dan kesusasteraannya. 2. Periode Permulaan Islam. Turunnya Al – Quran dengan membawa kosa kata baru dengan jumlah yang sangat luar biasa banyaknya menjadikan bahasa Arab sebagai suatu bahasa yang telah sempurna baik dalam mufradat, makna, gramatikal dan ilmu –ilmu lainnya. Adanya perluasan wilayah-wilayah kekuasaan islam sampai berdirinya daulah umayah . Setelah berkembang kekuasaan Islam, maka orang-orang islam arab pindah ke negeri baru, sampai masa Khulafaa Al-Rasyidiin 3. Priode bani Umayah. Terjadinya percampuran orang-orang arab dengan penduduk asli akibat adanya perluasan wilayah islam. Adanya upaya-upaya orang arab untuk menyebarkan bahasa arab ke wilayah melalui ekspansi yang beradab. Melakukan arabisasi dalam berbagai kehidupan, sehingga penduduk asli mempelajari bahasa arab sebagai bahasa agama dan pergaulan. Fiqh lugoh Page 8
  9. 9. 4. Priode bani Abasiyah. Pemerintahan Abasiyas berkeyakinan bahwa kejayaan pemerintahannya dapat bertahan bila bergantung kepada kemajuan agama islam dan bahasa arab, kemajuan agama islam dipertahankan dengan cara melaksanakan kegiatan pembedahan Al-Quran terhadap cabang-cabang disiplin ilmu pengetahuan baik ilmu agama ataupun ilmu pengetahuan lainnya. Bahasa Arab Badwi yang bersifat alamiah ini tetap dipertahankan dan dipandang sebagai bahasa yang bermutu tinggi dan murni yang harus dikuasai oleh putra-putra bani Abas. Pada abad ke empat H bahasa arab fusha sudah menjadi bahasa tulisan untuk keperluan administrasi, kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan bahas Arab mulai dipelajari melalui buku-buku ,sehingga bahasa fusha berkembang dan meluas. 5. Priode ke lima. Sesudah abad ke 5 H bahasa Arab tidak lagi menjadi bahasa politik dan adminisrasi pemerintahan, tetapi hanya menjadi bahasa agama. Hal ini terjadi setelah dunia arab terpecah dan diperintah oleh penguasa politik non arab “ Bani Saljuk” yang mendeklarasikan bahasa Persia sebagai bahasa resmi negara islam dibagian timur, sementara Turki Usmani yang menguasai dunia arab yang lainnya mendeklarasikan bawwa bahasa Turki sebagai bahasa administrasi pemerintahan. Kejak saat itu sampai abad ke7 H bahasa Arab semakin terdesak. 6. Priode bahasa arab di zaman baru. Bahasa arab bangkit kembali yang dilandasi adanya upaya-upaya pengembangan dari kaum intelektual Mesir yang mendapat pengaruh dari golongan intelektual Eropa yang datang bersama serbuan Napoleon. a. Bahasa Arab sebagai bahasa pengantar disekolah. Waktu-waktu perkuliahan disampaikan dengan bahasa arab. b. Munculnya gerakan menghidupkan warisan budaya lama dan menghidupkan penggunaan kosakata asli yang berasal dari bahasa fusha. Fiqh lugoh Page 9
  10. 10. c. Adanya gerakan yang yang telah berhasil mendorang penerbit dan percetakan dinegara-negara arab untuk mencetak kembali buku-buku sastra arab dari segala zaman dalam jumlah yang sangat besar dan berhasil pula menerbitkan buku-buku dan kamus bahasa arab. Sebab-sebab dominasinya bahasa Arab yaitu : a) Adanya keindahan Al-Qur’an b) Adanya Hadist-Hadist Nabi Bentuk-bentuk kebangkitan Bahasa Arab yang disebabkan oleh perluasan Islam adalah sebagai berikut : 1) Disebabkan oleh Islam menggunakan selektif setelah datangnya islam 2) Mempunyai makna khusus dan makna umum atau mempercepat perkembangan Bahasa Arab 3) Munculnya istilah-istilah politik atau admnistrasi dan sebagainya 4) Bahasa Arab menjadi media untuk ilmu pengetahuan 5) Masuknya istilah ilmiah dalam bahasa Arab Dalam perluasan Islam para khalifah menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh umat, dalam hal ini penyebar agama Islam banyak menggunakan Bahasa Arab. Sebuah bahasa termasuk bahasa Arab pada awalnya bermula dari bahasa lisan (Luqhah kitabah) yang dgunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Selain untuk digunakan dalam berkomunikasi bahasa juga digunakan alat berpikir atau media nalar. Dalam perluasan Islam para penyebar agama islam dituntut untuk mengajarkan bahasa Arab kepada orang muslim yang tidak berbahasa arab turut melahirkan ilmu bahasa yaitu tata bahasa, otografi, sintaks, leksikologi, linguistik dan puisi. Karena bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur’an yang diwahyukan dan merupakan kunci dalam mempelajari agama Islam dan hukum-hukum yang ada didalamnya sesuai dengan AlQur’an dan Hadist. Kedatangan Islam dan turunnya al-Quran yang disusul oleh hadits pada beberapa abad kemudian yang berbahasa Arab standar menjadikan bahasa Arab sesuatu yang sangat penting dan menarik perhatian pada Fiqh lugoh Page 10
  11. 11. kalangan masyarakat, terutama para peneliti sosial masyarakat. Baru beberapa saat Islam disampaikan secara terang-terangan, al-Quran telah menggemparkan warga Mekah khususnya, dan orang-orang kafir pada umumnya. Predikat sebagai "Penyair," "Penyihir," "Dukun" serta merta sampai dialamatkan kepada Rasulullah. Tapi, tidak sedikit di antara mereka yang justru masuk Islam karenanya. Bahasa Arab dalam al-Quran memberikan warna dan pengaruh yang sangat dahsyat pada bahasa Arab yang ada pada saat itu. Tujuh huruf al-Quran yang mempresentasikan bahasa yang ada dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari itu, telah melambungkan nama Muhammad pada tingkat sedemikian berbeda dari Fuhul dan Rijal Balaghah (jagoan-jagoan bahasa) saat itu. Dan dari sinilah bangsa Arab semakin tercerahkan dalam menyongsong bahasa Arab menuju format yang lebih baik. Sulit dipungkiri, bahwa semakin besar jumlah pemeluk Islam, semakin meluas pula pengaruh bahasa Arab ini hingga menyentuh kehidupan orang-orang awam. Didorong oleh jiwa dan semangat keagamaan yang tinggi, para pemeluk Islam mempunyai kecintaan untuk selalu membaca dan mempelajari al-Quran, baik dalam konteks Taabbud (ibadah) atau sekedar Tilawah (membaca) semata-mata. Berawal dari sini, upaya menjalinpadukan bahasa Arab dengan Islam mulai digagas dan disosialisasikan ke seluruh pelosok negara yang menembus lintas batas wilayah. Pencetus gagasan dan sosialisasi bahasa Arab ini membawa pengaruh yang sangat besar dan terus menggelinding bak bola salju hingga mencapai wilayah yang jauh sekali. Tentu saja, perkembangan ini sangat menjanjikan bagi masa depan bahasa Arab yang kelak menjadi bahasa agama dan kebudayaan bagi dunia Islam. Fiqh lugoh Page 11
  12. 12. BAB III SIMPULAN 1. Pengaruh Al-quran Terhadap Perkembangan bahasa Arab Ada tiga hal dari bahasa arab yang secara signifikan telah mendapatkan pengaruh dari al-quran, yaitu: a. Pengaruh struktur dan gaya bahasa al-quran b. Materi dan Isi bahasa ( Arab ) Al-quran c. Memperkaya Kosa kata Bahasa Arab 2. Pengaruh Hadist Terhadap Perkembangan Bahasa Arab Hadist rasulallah dengan segala perkembangannya dapat menghantarkan bahasa arab menuju bahasa yang terpopuler dan meluas dalam berbagai ragam budaya. Sejalan dengan berjalannya fungsi wahyu terhadap kehidupan manusia. 3. Pengaruh Kedatangan Islam Terhadap Perkembangan Bahasa Arab Bentuk-bentuk kebangkitan Bahasa Arab yang disebabkan oleh perluasan Islam adalah sebagai berikut : 1) Disebabkan oleh Islam menggunakan selektif setelah datangnya islam 2) Mempunyai makna khusus dan makna umum atau mempercepat perkembangan Bahasa Arab 3) Munculnya istilah-istilah politik atau admnistrasi dan sebagainya 4) Bahasa Arab menjadi media untuk ilmu pengetahuan 5) Masuknya istilah ilmiah dalam bahasa Arab Fiqh lugoh Page 12
  13. 13. DAFTAR PUSTAKA Ali Al Muhdar Yunus dan Bey Arifin, Sejarah Kesusastraan Arab, Surabaya : Bina Ilmu, 1983 Jabir Muh, Pengaruh Al-quran dan Hadist terhadap pengembangan Bahasa Arab, ( Karya Ilmiah, STAIN Datokarama Palu ) Vol 1 No.1 2004 Muhamad Murai Ma’mun, Pengaruh al-quran Terhadap Adab Bahasa Arab pada Abad Pertama dan Kedua Hijriyah ( Karya Ilmiyah , UIN Sunan Kalijaga ). Hal 25 Mustafa Mujebata, Pengaruh Menurut Al-quran terhadap bahasa Arab ( Karya Ilmiah ) hal 325 Sutia Sumarga Males, Kesusastraan Arab : Asal Mula dan Perkembangannya, Jakarta : Zikrul Hakim, 2000. Fiqh lugoh Page 13

×