Dalil Al-Qur’an
Banyak sekali ayat-ayat yang menjelaskan
tentang wajib mengikuti Allah yang
digandengkan dengan ketaatan m...













Di samping itu, masih banyak ayat yang mewajibkan taat
kepada Rasul secara khusus dan terpisah, kar...
2.Dalil Hadits Rasulullah SAW.
 Di samping banyak ayat Al-Qur‟an yang
menjelaskan kewajiban mengikuti semua yang
disampai...








Umat Islam telah sepakat menjadikan hadits
sebagai salah satu dasar beramal, karena sesuai
dengan yang dikehen...


Nabi Muhammad SAW merupakan Rasul yang
telah diterima dan diakui oleh Umat Manusia.
Secara logika, mengharuskan kepada ...




Al-Qur‟an diturunkan oleh Alah SWT bagi umat manusia
agar dapat dipahami isi kandungannya. Rasulullah
diperintahkan ...
Berikut adalah bagan daripada macam-macam
Hadits sebagai bayan Al-Qur‟an secara terperinci:




.(





Bayan At-Taqrir disebut juga bayan at-ta‟kid dan
bayan al-itsbat, yang dimaksud bayan ini, bahwa
hadits b...






Bayan At-Tafsir merupakan fungsi hadits
untuk memberikan tafsiran terhadap ayat-ayat
Al-Qur‟an yang masih bersifa...
3.BAYAN TAKHSHISH





Di dalam Al-Qur‟an, banyak
terdapat ayat-ayat Al-Qur‟an yang
bersifat umum. Dalam keadaan
ayat s...
5.BAYAN TAQYID
Yang dimaksud dengan bayan taqyid
adalah bahwa hadits berfungsi untuk
memberikan persyaratan/batasan ayatay...
.BAYAN TASRYI‟




Yang dimaksud dengan bayan
Tasyri’ adalah mewujudkan suatu
hukum atau ajaran- ajaran yang
tidak didap...
Kedudukan dan Fungsi Hadits
Kedudukan dan Fungsi Hadits
Kedudukan dan Fungsi Hadits
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Kedudukan dan Fungsi Hadits

7,748

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
7,748
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
149
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kedudukan dan Fungsi Hadits

  1. 1. Dalil Al-Qur’an Banyak sekali ayat-ayat yang menjelaskan tentang wajib mengikuti Allah yang digandengkan dengan ketaatan mengikuti Rasulnya, diantaranya, yaitu: 1.   “Katakanlah: "Ta'atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir". (Q. S. Ali „Imran (3): 3).
  2. 2.           Di samping itu, masih banyak ayat yang mewajibkan taat kepada Rasul secara khusus dan terpisah, karena barang siapa taat kepada Rasul, karena beliau adalah Rasul yang menyampaikan hukum-hukum Allah kepada makhluknya, maka pada hakikatnya dia tak lain taat kepada Allah SWT. Diantara ayat-ayat tersebut, yaitu: Q.S. An-Nisa (4): 59; Q.S. Al-Maidah (5): 92; Q.S. An-Nur (24): 54; Q.S. An-Nisa (4): 65 dan 80; Q.S. Ali ‘Imran (30: 31; Q.S. An-nur (24): 56, 62, dan 63; Q.S. Al-A’raf (7): 158; Q.S.An-Nisa (4): 80; Q.S. Ali-Imran (3): 31.
  3. 3. 2.Dalil Hadits Rasulullah SAW.  Di samping banyak ayat Al-Qur‟an yang menjelaskan kewajiban mengikuti semua yang disampaikan Nabi, banyak juga hadits Nabi SAW yang menegaskan kewajiban mengikuti ajaranajaran yang dibawa oleh Nabi SAW, yaitu sebagai berikut:  .    Artinya: “Aku tinggalkan dua pusaka pada kalian. Jika kalian berpegang kepada keduanya,niscaya tidak akan tersesat, yaitu kitab Allah (Al-Qur‟an) dan sunnah Rasul-Nya.” (H.R. Al-Hakim dari Abu Hurairah). Hadits-hadits tersebut menjelaskan bahwa berpegang teguh pada hadits itu wajib, sebagaimana berpegang teguh pada Al-Qur‟an.
  4. 4.     Umat Islam telah sepakat menjadikan hadits sebagai salah satu dasar beramal, karena sesuai dengan yang dikehendaki Allah. Banyak sekali peristiwa yang menunjukkan hadits sebagai sumber hukum Islam, diantaranya: Ketika Abu Bakar dibai‟at menjadi khalifah, ia pernah berkata “saya tidak pernah meninggalkan sedikitpun sesuatu yang diamalkan/dilaksanakan oleh Rasulullah, sesungguhnya saya takut tersesat jika meninggalkan perintahnya.” Saat Umar berada di depan hajar aswad ia berkata: “saya tahu bahwa engkau adalah batu, seandainya saya tidak melihat Rasulullah menciummu, saya tidak akan menciummu.”
  5. 5.  Nabi Muhammad SAW merupakan Rasul yang telah diterima dan diakui oleh Umat Manusia. Secara logika, mengharuskan kepada kita untuk mentaati dan mengamalkan ajaran Rasul baik dari Al-Qur‟an maupun hadits.
  6. 6.   Al-Qur‟an diturunkan oleh Alah SWT bagi umat manusia agar dapat dipahami isi kandungannya. Rasulullah diperintahkan untuk menjelaskan isi kandungannya melalui hadits-haditsnya. Oleh karena itu, hadits Nabi berfungsi sebagai penjelas (bayan) bagi Al-qur‟an. Penjelasan yang diberikan Rasulullah terhadap al-Qur‟an sejalan dengan perintah yang diberikan Allah kepada beliau, seperti firmannya dalam Q.S. An-Nahl (16): 44:   “keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan kami turunksn kepadamu Al-Qur‟an agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan”.(Q. S. An-Nahl (16): 44).
  7. 7. Berikut adalah bagan daripada macam-macam Hadits sebagai bayan Al-Qur‟an secara terperinci:
  8. 8.   .(    Bayan At-Taqrir disebut juga bayan at-ta‟kid dan bayan al-itsbat, yang dimaksud bayan ini, bahwa hadits berfungsi untuk memperkuat dan memperkokoh apa yang telah diterangkan dalam AlQur‟an. Contoh:  “Apabila kalian melihat (ru‟yah) bulan, maka berpuasalah, juga apabila melihat (ru‟yah) itu, maka berbukalah.” (HR Muslim). Hadits ini mentaqrir ayat Al-qur‟an: “Maka barang siapa mempersaksikan bulan (hilal) diantara kamu, maka berpuasalah”(Q.S. Al- Baqaroh (2): 185).
  9. 9.    Bayan At-Tafsir merupakan fungsi hadits untuk memberikan tafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur‟an yang masih bersifat umum, contoh:  .( “Shalatlah sebagaimana engkau melihat aku shalat”. Hadits ini menjelaskan bagaimana mendirikan shalat. Sebab dalam Al-Qur‟an tidak dijelaskan secara rinci. Salah satu ayat yang memerintahkan shalat adalah ayat Q.S. Al baqaroh (2):43).
  10. 10. 3.BAYAN TAKHSHISH    Di dalam Al-Qur‟an, banyak terdapat ayat-ayat Al-Qur‟an yang bersifat umum. Dalam keadaan ayat serupa itu, hadits memberikan penjelasan tentang kekhususannya. Di dalam Al-qur‟an dikatakan bahwa anak-anak dapat mempusakai orang tua nya dan keluarganaya, yang difirmankan secara umum dalam Q.S An-nisa (4):11). Hukum dalam ayat tersebut bersifat umum, artinya bahwa setiap anak berhak mendapat harta pusaka ahli waris dan bagian anak laki-laki dua kali bagian anak perempuan. Ayat ini dikhususkan oleh hadits yang berbunyi: .( “seorang pembunuh tidak boleh mewarisi harta orang-orang yang dibunuh sedikitpun”.(H.R. AnNasai). 4.BAYAN TA‟YIN  Yang dimaksud bayan ta‟yin adalah bahwa hadits berfungsi menentukan mana yang dimaksud antara dua atau tiga perkara yang mungkin dimaksud oleh AlQur‟an . Dalam (Q.S. Al-Baqarah (2): 228). Yang artinya “Wanitawanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru‟ Lafadz quru „ dalam ayat diatas mempunyai arti haidh dan suci. Oleh karena itu, apakah yang dimaksud ayat itu iddah perempuan yang ditalak itu tiga kali haid atau tiga kali suci. Hal ini dapat dijelaskan lewat hadits yang kedudukannya sebagai ta‟yin dari dua masalah itu :  .(  “Talak budak dua kali dan iddahnya dua kali haidh.” (H.R. Abu Daud, Turmudzi, dan hakim).
  11. 11. 5.BAYAN TAQYID Yang dimaksud dengan bayan taqyid adalah bahwa hadits berfungsi untuk memberikan persyaratan/batasan ayatayat Al-qur’an yang masih bersifat mutlaq, Misalnya yang terdapat dalam makna “yadun” dalam ayat berikut:   (.” (Q.S. Al-Maidah (5):38). Perintah memotong dalam ayat tersebut masih belum jelas batasannya. Apakah tangan sebelah kiri atau tangan kanan mereka. Untuk itu Hadits Nabi menjelaskan batasannya secara rinci sebagaimana dalam hadits:     ( “Dari Abu Hurairah R.A., sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda mengenai pencurian: Jika ia mencuri (kali pertama) potonglah salahsatu tangannya, kemudian jika ia mencuri (yang kedua kali) potonglah salahsatu kakinya, kemudian jika ia mencuri (yang ketiga kali), potonglah tangannya (yang lain), kemudian jika ia mencuri (keempat kali), potongalah BAYAN NASAKH Al-Qur‟an. Seperti dalam hadits: Maksudnya  hadits berfungsi untuk melakukan perubahan terhadap apa-apa yang telah ditetapkan oleh ayat- ayat  “Tidak ada wasiat bagi ahli warits”  Hadits ini menasakh ayat AlQur‟an.  Namun demikian, Imam Syafi‟i menolak nasakh ayat Al-Qur‟an dengan hadits . menurutnya hadits tidak dapat menasakh ayat AlQur‟an, karena hadits mengikuti ketetntuan yang terdapat dalam ayat AlQur‟an. 
  12. 12. .BAYAN TASRYI‟   Yang dimaksud dengan bayan Tasyri’ adalah mewujudkan suatu hukum atau ajaran- ajaran yang tidak didapati dalam Al-Qur’an, atau dalam Al-Qur’an hanya terdapat pokok-pkoknya saja. Contohnya ketetapan hukum tentang laki-laki yang memaki emas dan sutera : 8.BAYAN BASHTI o    “Dan perkara ini (memakai emas dan sutera) diharamkan bagi umatmu yang laki-laki, dan dihalalkan bagi yang perempuan.”(H.R. Baihaqi). Menurut Ibnu Qoyyim, haditshadits Rasulullah SAW, yang berupa tambahan terhadap AlQur’an merupakan kewajiban atau aturan yang harus di taati, tidak boleh menolak atau mengingkarinya, dan hal tersebut bukan berarti Rasulullah saw. Mendahului Al-Qur’an melainkan semata-mata karena perintah Allah SWT. o Menurut Imam Malik, bayan Basthi adalah memanjangkan keterangan bagi apa yang diringkaskan keterangannya oleh AlQur’an,seperti ayat yang artinya “Dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, Padahal bumi itu Luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Kisah yang dimaksud ini telah diperpanjang oleh hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, Muslim, Abu Dawud, At-Turmudzi, An-Nasa’I, dan Ibnu majah dengan Sabda Nabi saw. Yang mencegah orang berbicara dengan orang yang tiga itu, yaitu Ka’ab bin Malik, Hilal bin Umayyah dan Mararah bin Rabi’, mereka disalahkan karena tidak ikut berperang.
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×