Kritik Sanad-Matn
dalam Ilmu Hadits
Dadan F. Ramdhan, M.Ag
Latar Belakang Pentingnya
Penelitian Hadis
Hadis Nabi sebagai salah satu sumber ajaran
Islam. Kita harus memberikan perhat...
Lanjutan
Proses penghimpunan hadis yang memakan
waktu yang lama. Karena proses yag panjang
maka diperlukan penelitian hadi...
Definisi kritik hadis menurut
istilah.
Kata kritik merupakan alih bahasa dari
kata naqd atau dari kata tamyiz yang
diartik...
Menurut Muhammad Tahir al-Jawaby.
 "Ilmu kritik hadis dalah ketentuan terhadap para
periwayat hadis baik kecacatan atau k...
Studi/kritik Sanad Hadis


Sedangakan kata sanad menurut
bahasa adalah sandaran atau sesuatu
yang di jadikan sandaran. Di...


Fakta sejarah telah menyatakan bahwa
hadis Nabi hanya diriwayatkan dengan
mengandalkan bahasa lisan/hafalan dari
para p...


Singkatnya studi sanad hadis berarti
mempelajari rangkaian perawi dalam
sanad, dengan cara mengetahui
biografi masing-m...
Studi/kritik Matan Hadist


Sebagai langkah selanjutnya untuk
mengadakan penelitian/kritik hadis
pada bidang materi (matn...
1.

2.

3.
4.
5.
6.
7.

Ungkapanya tidak dangkal, sebab yang dangkal tidak
pernah diucapkan oleh orang yang mempunyai
apre...
Lanjutan
8.
9.
10.
11.
12.

13.

14.
15.

Tidak bertentangan dengan sunnatullah mengenai alam
semesta dan kehidupan manusi...
Kritik Matn dan Sanad (Hadits)
dalam Lintasan Sejarah
sebenarnya sejarah penelitian sanad sudah ada sejak jaman
sahabat, m...
Seperti contoh: Imam Muslim meriwayatkan melalui jalur
Anas bin Malik, ada seorang dari dusun datang kepada
Rasulallah, ka...
Tabel Perbedaan Metodologi
Aspek Perbedaan

Sanad

Matan

Secara umum:

Secara Umum:

· Analisa/melihat
keabsahan (kualita...
Aspek Perbedaan

Sanad

Matan

Pada masa Nabi/
sahabat

Kesaksian langsung bisa
di cek dari para
sahabat(perawi)
§ Bisa la...
Tabel Perbedaan Metodologi
Aspek Perbedaan

Sanad

Matan

Setelah Sahabat

Melihat keabsahan
perawi dari riwarat hidup
per...
Tabel Perbedaan Metodologi
Aspek Perbedaan

Sanad

Matan

Hikmah

Menambah
kenyakinan kita
terhadap keontetikan
hadis Nabi...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

14. kritik sanad matn dalam ilmu hadits.pptx baru

227

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
227
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
10
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

14. kritik sanad matn dalam ilmu hadits.pptx baru

  1. 1. Kritik Sanad-Matn dalam Ilmu Hadits Dadan F. Ramdhan, M.Ag
  2. 2. Latar Belakang Pentingnya Penelitian Hadis Hadis Nabi sebagai salah satu sumber ajaran Islam. Kita harus memberikan perhatian yang khusus karena hadis merupakan sumber dasar hukum Islam kedua setelah al-Qur'an dan kita harus menyakininya. 2. Tidaklah seluruh hadis tertulis pada zaman Nabi. Nabi pernah melarang sahabat untuk menulis hadis, tetapi dalam perjalannnya hadis ternyata dibutuhkan untuk di bukukan. 3. Telah timbul berbagai masalah pemalsuan hadis. Kegiatan pemalsuan hadis ini mulai muncul kira-kira pada masa pemerintahan khalifah ali bin Abi Thalib, demikaian pendapat sebagaian ulama hadis pada umumnya. 1.
  3. 3. Lanjutan Proses penghimpunan hadis yang memakan waktu yang lama. Karena proses yag panjang maka diperlukan penelitian hadis, sebagai upaya kewaspadaan dari adanya hadis yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. 5. Jumlah kitab hadis yang banyak dengan model penyusunan yang beragam. Bayaknya metode memunculkan kriteria yag berbeda mengenai hadis, terkadang kitab-kitab hadis hanya mengumpulkan/menghimpunn hadis, maka hal ini perlu diteliti lebih lanjut. 6. Telah terjadi periwayatan hadis secara makna, hal ini di khawatirkan adanya keterputusan sumber informasinya 4.
  4. 4. Definisi kritik hadis menurut istilah. Kata kritik merupakan alih bahasa dari kata naqd atau dari kata tamyiz yang diartikan; sebagai usaha menemukan kekeliruan dan kesalahan dalam rangka menemukan kebenaran
  5. 5. Menurut Muhammad Tahir al-Jawaby.  "Ilmu kritik hadis dalah ketentuan terhadap para periwayat hadis baik kecacatan atau keadilannya dengan menggunakan ungkapan-ungkapan tertentu yang dikenal oleh ulama-ulama hadis. Kemudian meneliti matn hadis yang telah dinyatakan sahih dari aspek sanad untuk menetukan keabsahan atau kedhaifan matn hadis tersebut, mengatasi kesulitan pemahaman dari hadis yang telah dinyatakan sahih, mengatasi kontradisi pemahaman hadis dengan pertimbangan yang mendalam(9)" Menurut Muhammad Mustafa Azami  "Kemungkinan definisi kritik hadis adalah membedakan (al-Tamyis) antara hadis-hadis sahih dari hadis-hadis da'if dan menetukan kedudukan para periwayat hadis tentang kredibilitas maupun kecacatannya
  6. 6. Studi/kritik Sanad Hadis  Sedangakan kata sanad menurut bahasa adalah sandaran atau sesuatu yang di jadikan sandaran. Dikatakan demikian, karena setiap hadis selalu bersandar kepadanya
  7. 7.  Fakta sejarah telah menyatakan bahwa hadis Nabi hanya diriwayatkan dengan mengandalkan bahasa lisan/hafalan dari para perawinya selama kurun waktu yang panjang, hal ini memungkinkan terjadi kesalahan, kealpaan dan bahkan penyimpangan. Berangkat dari peristiwa ini ada sebagaian kaum muslimin bersedia mencari, mengumpulkan dan meneliti kualitas hadis, upaya tersebut dilakukan hanya untuk menyakinkan bahwa hal itu benar-benar dari Nabi.
  8. 8.  Singkatnya studi sanad hadis berarti mempelajari rangkaian perawi dalam sanad, dengan cara mengetahui biografi masing-masing perawi, kuat dan lemahnya dengan gambaran umum, dan sebab- sebab kuat dan lemah secara rinci, menjelaskan muttasil dan munqati’nya perawi
  9. 9. Studi/kritik Matan Hadist  Sebagai langkah selanjutnya untuk mengadakan penelitian/kritik hadis pada bidang materi (matn) paling tidak menggunakan kriteria sebagai berikut;
  10. 10. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Ungkapanya tidak dangkal, sebab yang dangkal tidak pernah diucapkan oleh orang yang mempunyai apresiasi sastra yang tinggi fasih. Tidak menyalahi orang yang luas pandanganya/pikiranya, sebab sekiranya menyalahi tidak mungkin ditakwil. Tidak menyimpang dari kaedah umum dan akhlak. Tidak menyalahi perasaan dan pengamatan. Tidak menyalahi cendekiawan dalam bidang kedokteran dan filsafat. Tidak mengandung kekerdilan, sebab syariah jauh dari sifat kerdil Tidak betentangan dengan akal sehubungan dengan pokok kaidah, termasuk sifat-sifat Allah dan RasulNya.
  11. 11. Lanjutan 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Tidak bertentangan dengan sunnatullah mengenai alam semesta dan kehidupan manusia. Tidak mengandung sifat naif, sebab orang berakal tidak pernah dihinggapinya. Tidak menyalahi al-Qur'an dan al-sunnah. Tidak bertentangan dengan sejarah yang diketahui umum mengenai zaman Nabi. Tidak menyerupai mazdhab rawi yang ingin benar sendiri. Tidak meriwayatkan suatu keadilan yang dapat disaksikan orang banyak, padahal riwayat tersebut hanya disaksikan oleh seorang saja. Tidak menguraikan riwayat yang isinya menonjilkan kepentingan pribadi Tidak mengandung uraian yang isinya membesar-besarkan pahala dari perbuatan yang minim dan tidak mengandung ancaman besar terhadap perbutan dosa kecil
  12. 12. Kritik Matn dan Sanad (Hadits) dalam Lintasan Sejarah sebenarnya sejarah penelitian sanad sudah ada sejak jaman sahabat, misalnya ada hadis yang dikeluarkan seseorang, maka para sahabat akan mengecek siapa yang meriwayatkan hadis itu, bagaimana keadaan orang itu dan kualitas hafalan serta tinggkahnlakuanya, karena hal itu akan mempengaruhi kealitas hadis. Hal ini pernah dilakukan oleh Umar Ibn Khattab, beliau mengatakan:" kami dengan seoarang tetangga dari golongan Ansar di kampung Bani Umayyah ibn Zaid di pinggir ('awaly) kota madinah saling bergantian untuk mengikuti majlis ta'lim yang diadakan oleh nabi. Apabila dia yang ikut aku beritahukan tentang hal-hal yang diajarkan Rasulallah, baik berupa wahyu dan lainya. Dan apabila aku yang ikut majlis pegajian tersebut, maka aku yang memberitahuakan isi pengajian tersebut kepadanya"
  13. 13. Seperti contoh: Imam Muslim meriwayatkan melalui jalur Anas bin Malik, ada seorang dari dusun datang kepada Rasulallah, kami mendengar ia bertanya; “ Hai Muhammad, telah datang kepada kami utusanmu, menjelaskan, bahwa Allah mengirim engkau sebagai Rasul?”, “benar”(23) Riwayat ini menunjukan adanya upaya mencari kebenaran berita di masa Rasulallah. Untuk masa sekarang, komfirmasi tersebut disebut penelitianApa yang mereka dengar dan lihat selalu dinisbatkan kepada nabi. Para sahabat juga menuturkan sumber-sumber berita baik yang bersumber dari Nabi ataupun sahabat, apabila yang meriwayatkan tidak melihat sendiri kejadianaya atau tidak mendengar langsung dari nabi, maka dengan sendirinya mereka akan mnyebutkan sumbernya. Inilah disebut dengan pemakaian sanad
  14. 14. Tabel Perbedaan Metodologi Aspek Perbedaan Sanad Matan Secara umum: Secara Umum: · Analisa/melihat keabsahan (kualitas) perawi; dhabit, shiqhoh. dll · Lebih kepada isi/teks hadis · Lebih kepada asal sumber informasi (Orang). · Pemahaman hadis dengan perbandingan: cross question , cross reference. · Kajian bisa dengan berbagai cara. Bahasa, asbab al – wurud hadis, atau crosscek dengan dalil/data lainya.
  15. 15. Aspek Perbedaan Sanad Matan Pada masa Nabi/ sahabat Kesaksian langsung bisa di cek dari para sahabat(perawi) § Bisa langsung cros cek kepada Nabi § Tidak ada pencelaan terhadap perawi § Bersifat konfirmalistik untuk memperkuat informasi yang diterima dan dari siapa § Proses konsolidasi untuk mendapatkan kenyakinan dalam mengamalkan info yang diterima dari Nabi. § Belum ada kritria keabsahan perawi secara sistematis § Metode sederhana dan tidak sistematis Pemahaman langsung bisa ditanyakan/ di diskusikan kepada Nabi § Cenderung ada keseragaman pemahaman karena bisa di cros cek kepada nabi § Ada keragaman pemahan tetapi tidak banyak karena pemahaman yang didampingi Nabi dan para Sahabat
  16. 16. Tabel Perbedaan Metodologi Aspek Perbedaan Sanad Matan Setelah Sahabat Melihat keabsahan perawi dari riwarat hidup perawi, sehingga memberikan penilaian baku atas perawi (analisis biografi) Conten analisis (analisa teks) § Lihat dari aspek bahasa dan sejarah § Ada selalu perbedaan pemahaman dan tidak bisa satu karena sumber /referensi yang berbeda. § Ada kebebasan untuk mmahami hadis dari berbagai aspek kehidupan karena permasalahan kehidupan udah semakin komplek § Berpotensi adanya multi intepretatif dari masa kemasa § Tipis dimungkingkan adanya perbedaan. Karena sudah ada kriteria keabsahan perawi
  17. 17. Tabel Perbedaan Metodologi Aspek Perbedaan Sanad Matan Hikmah Menambah kenyakinan kita terhadap keontetikan hadis Nabi · Menjaga keautentikan hadis · Metode sanad adalah satu-satu metode yang tidak ada di agama lain. · Kenunjukan kehatihatian kita terhadap sumber kebenaran · Sebagai pelajaran kita bahwa sumber informasi (data) itu harus jelas dan tidak boleh dimanipulasi · Menambah pemahaman kita terhadap hadis · Meminimalisir kesalah pahaman kita terhadap hadis Nabi · Membuka pintu ijtihad dan kreatifitas penafsiran dari masa kemasa. · Mengurangi sikap fanatisme golongan (sekte) · Mengasah nalar kritis kita
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×