Otoritas kudeta militer semakin represif, larang surat kabar oposisi terakhir

57
-1

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
57
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
1
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Otoritas kudeta militer semakin represif, larang surat kabar oposisi terakhir

  1. 1. 1/2/2014 Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Otoritas Kudeta Militer Semakin Represif, Larang Surat Kabar Oposisi Terakhir Otoritas Kudeta Militer Semakin Represif, Larang Surat Kabar Oposisi Terakhir February 1st, 2014 by kafi Pemerintah sementara Mesir yang didukung militer pada Jumat memutuskan untuk melarang surat kabar El – Shaab, surat kabar terakhir yang pihak oposisi yang beroperasi di Mesir setelah kudeta militer 3 Juli. El – Shaab dimiliki Partai Kemerdekaan. Surat kabar ini dianggap sebagai kabar terakhir yang menentang penggulingan oleh militer presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis, Mohamed Morsi. Perdana Menteri Interim Hazem Al – Beblawy mengatakan bahwa pemerintah mengajukan keberatan kepada Jaksa Penuntut Umum terhadap surat kabar El – Shaab “karena tulisantulisannya yang mengancam keamanan nasional” . “Surat kabar itu telah dilarang karena praktek-praktek tidak profesional dan menghasut secara eksplisit untuk melakukan kekerasan dan terorisme terhadap negara,” kata Al – Beblawy kepada surat kabar Al – Masry Al -Youm yang pro – militer. Surat kabar itu diterbitkan oleh “Partai Buruh Baru” yang yang berganti nama dua bulan lalu menjadi “Partai Kemerdekaan”. Surat kabar ini juga telah ditutup oleh rezim Mubarak pada tahun 1990. Magdy Hussein, pemimpin redaksi El – Shaab, mengatakan dia tidak menerima konfirmasi apapun dari pihak berwenang mengenai penutupan surat kabarnya. “Namun, tidaklah mengherankan bagi kelompok yang melakukan kudeta itu untuk bertindak keras terhadap kebebasan media dan menyita outlet-outlet media,” katanya. “Kami telah memperkirakan keputusan ini sepanjang waktu dan kami menganggap setiap pemberitaan menjadi berita terakhir. ” Revolusi tidak akan terhambat dengan penutupan surat kabar ini. Kami akan terus bekerja secara online dan kami menargetkan pembaca yang lebih luas. “Otoritas kudeta adalah pecundang terbesar karena kalau bukan demikian mereka akan bisa mengklaim hal yang memungkinkan margin yang sempit bagi kebebasan dan demokrasi, ” kata Hussein dalam kesimpulan sambutannya. (rz/www.middleeastmonitor.com/25/01) http://m.hizbut-tahrir.or.id/2014/02/01/otoritas-kudeta-militer-semakin-represif-larang-surat-kabar-oposisi-terakhir/ 1/2
  2. 2. 1/2/2014 Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Otoritas Kudeta Militer Semakin Represif, Larang Surat Kabar Oposisi Terakhir Baca juga : 1. Rezim Kudeta Dukungan Barat Berusaha Larang Partai Politik Berdasarkan Agama di Mesir 2. Kayani Pimpin Pertemuan Menteri Pakistan dan Bicarakan Kudeta Militer 3. Kenapa AS Enggan Menyebut Penggulingan Mursi Kudeta Militer? 4. Partai Islam Pendukung Kudeta Mursi: Militer Picu Perang Saudara 5. Jika Mubarak Dukung Israel, Militer Mesir Ancam Kudeta http://m.hizbut-tahrir.or.id/2014/02/01/otoritas-kudeta-militer-semakin-represif-larang-surat-kabar-oposisi-terakhir/ 2/2

×