Hijrah pengusaha muslim, berjuang mengorbankan harta dan jiwa menuju ridha allah swt
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Hijrah pengusaha muslim, berjuang mengorbankan harta dan jiwa menuju ridha allah swt

on

  • 107 views

 

Statistics

Views

Total Views
107
Views on SlideShare
107
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Hijrah pengusaha muslim, berjuang mengorbankan harta dan jiwa menuju ridha allah swt Hijrah pengusaha muslim, berjuang mengorbankan harta dan jiwa menuju ridha allah swt Document Transcript

    • 1/2/2014 [117] Hijrah Pengusaha Muslim, Berjuang Mengorbankan Harta dan Jiwa Menuju ridha Allah swt Hijrah Pengusaha Muslim, Berjuang Mengorbankan Harta dan Jiwa Menuju ridha Allah swt Thursday, 30 January 2014 06:45 Oleh : Wari Albantany KETUA LKP DPD I BANTEN TIMUR Tak terasa kita memasuki Tahun Baru Hijriyah 1435. Tahun hijriyah bukan sekadar nama tetapi memiliki arti besar bagi umat Islam, termasuk pengusaha Muslim. Hijriyah merupakan titik awal perubahan peradaban Islam. Saat itu kaum Quraisy Mekkah menolak dakwah Nabi. Dengan dakwah yang intensif, justru masyarakat Madinah menerima dakwah tersebut. Mereka berjanji menjaga dan melindungi Nabi SAW. Dari situlah momentum awal terbentuknya kekuatan politik baru di jazirah Arab yakni Daulah Islamiyah yang dikepalai oleh Nabi Muhammad SAW sebagai kepala negara. Sejak hijrah itulah Islam terwujud secara nyata dalam kehidupan dan menjadi peradaban yang mewarnai dunia ini. Umat Islam bersatu menjadi satu kesatuan tanpa diskriminasi, warna kulit, kredo, ataupun kekayaan. Rasul juga membangun negara dan memperkuatnya dengan pasukan yang handal. Dan puncak dari semangat kaum Muslimin adalah menyebar dan meluaskan dakwah Islam ke seluruh jazirah Arab dan penjuru dunia. Islam menjadi besar dan kuat serta meluluhlantakkan kezhaliman serta kekufuran, melemahkan penguasaan manusia atas manusia, dan meninggikan derajat manusia pada tempatnya. Islampun berhasil merubah peradaban dunia, menempatkan derajat tinggi bagi kaum wanita, memuliakan kaum fakir miskin, dan menyejahterakan rakyat. Terkait peristiwa besar ini ada pelajaran menarik dari seorang pengusaha. Dia adalah Abdurrahman Bin Auf. Dia seorang hartawan yang meninggalkan hartanya di Mekkah dan memilih pergi bersama Nabi SAW dengan tangan kosong. Ia lebih memilih bersama Rasul ketimbang kelapangan hidup saat di Mekkah. Ia lebih memilih berdagang dengan Allah SWT. Ketika ia ditawari harta oleh Sa’ad bin Rabi dari kaum Anshar sebagai bentuk cintanya terhadap kaum Muhajirin untuk mengambil separuh kekayaannya dan memilih salah satu istrinya, Abdurrahman bin Auf menolak dan ia hanya meminta ditunjukkan pasar. Tak perlu waktu lama ia telah menjadi seorang yang kaya raya di Madinah. Tidak cukup di situ, ia infakkan hartanya untuk menyokong dakwah Rasulullah SAW. Ia pun dengan gembira ikut terlibat dalam jihad, ia mengorbankan jiwanya karena Allah. Dan kelak ia pun pantas mendapatkan balasan terbaik yakni surga Alllah. Itu adalah sepenggal kisah dari perjalanan hijrah seorang pengusaha zaman nabi, bagaimana dengan masa kini? Masa di mana ajaran Nabi dicampakkan, kaum muslim tertindas, miskin, bodoh, kekayaan mereka dirampok orang kafir, kehormatan kaum wanita di injak-injak, ajaran Islam dihina, di mana Abdurahman bin Auf masa kini? Di mana Abdurrahman bin Auf masa kini yang akan berhijrah menuju kemuliaan hidup yang sesungguhnya. Karena umat Islam kini memerlukan pelindung, memerlukan para penyokong dakwah. Islam kini membutuhkan seorang khalifah yang memiliki kekuatan politik yang nyata yakni Daulah Khilafah Islamiyah seperti yang dibangun Nabi SAW. Maka beruntunglah para pengusaha Muslim yang terlibat aktif dalam penegakan Daulah Khilafah Islamiyah semata karena mengharap ridha Allah. Mudah-mudahan pengusaha Muslim masa kini bisa meniru pengusaha zaman nabi yakni Abdurrahman bin Auf meski pandai mencari harta, tidak menaruh cinta pada harta duniawi, ikhlas bersedekah, mendahulukan Allah SWT dan Rasul-Nya,mengorbankan harta dan jiwanya untuk tegaknya syariat Allah, dan tidak pernah berhenti beramal shalih hingga akhir hayat. Wahai pengusaha Muslim, Islam memanggilmu, berjuanglah, bergeraklah bersama para pejuang Allah, tegakkan kembali Khilafah Islamiyah agar umat Islam berjaya kembali, dan semoga Allah menjadikan antum semua sebagaimana Abdurrahman bin Auf. Hijrahlah menuju keridhaan Allah SWT bersama-sama kaum Muslim lainnya, dan balasan yang berhak untuk antum semua wahai pengusaha Muslim adalah surga. Amin. http://mediaumat.com/bisnis-syariah/5172-117-hijrah-pengusaha-muslim-berjuang-mengorbankan-harta-dan-jiwa-menuju-ridha-allah-swt.html 1/1