Your SlideShare is downloading. ×
Konsep pengambilan keputusan bisnis
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Konsep pengambilan keputusan bisnis

174
views

Published on

Published in: Education

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
174
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
5
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. O L E H : M U H . A S R A T I L L A H S S T Konsep Pengambilan Keputusan Bisnis
  • 2. Pengambilan Keputusan  Proses Pengambilan Keputusan yang logis, sistematis dan struktur sangat membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor yang penting diperhatikan untuk menghasilkan keputusan yang terbaik.  Selain itu menghindarkan kita akan lupa mempertimbangkan faktor-faktor penting lainnya.  Maka sebaiknya proses pengambilan keputusan dilakukan oleh tim yang punya integritas dan profesional.
  • 3. Enam Langkah dalam Mengambil Keputusan yang baik dan efektif  Ciptakan Lingkungan yang kondusif bagi setiap orang untuk berkontribusi secara efektif dalam pengambilan keputusan.  Identifikasi semua alternatif penyelesaian yang mungkin dilakukan.  Uji setiap alternatif yang ada berdasarkan kriteria- kriteria kunci yang disetujui bersama.  Pilih alternatif terbaik berdasarkan kriteria-kriteria kunci yang telah ditetapkan.  Tinjau ulang keputusan yang diambil.  Komunikasikan keputusan yang diambil kepada pihak- pihak yang terkait dan lakukan aksi untuk menindaklanjuti keputusan yang telah diambil tersebut
  • 4. Bagaimana Cara Menciptakan Lingkungan Yang Kondusif ?  Tetapkan sasaran yang ingin dicapai.  Sepakati secara bersama proses yang akan digunakan untuk mencapai keputusan yang diinginkan.  Pilih dan libatkan orang-orang yang tepat dalam proses pengambilan keputusan. Walaupun keputusan akan diambil oleh satu orang (Misalnya oleh CEO atau pimpinan proyek), konsultasi ke berbagai stakeholder akan sangat membantu dalam mengambil keputusan yang tepat.  Buka kesempatan kepada setiap orang untuk berkontribusi memberikan masukan dan saran-saran. Harus diingat bahwa sasaran yang ingin dicapai adalah membuat keputusan terbaik dengan mempertimbangkan kondisi yang ada, bukan untuk saling berkompetisi agar pendapatnya lah yang diadopsi.
  • 5. Memilih Alternatif Yang terbaik  Ketika kita berusaha untuk mengidentifikasi semua altirnatif yang mungkin, sebisa mungkin kita memikirkan lebih dalam satiap masalah dengan lebih dalam dan dari berbagai sudut pandang.  Ada beberapa langkah yang perlu kita lakukan 1. Pengembangan ide-ide penyelesaian melalui Brainstorming dalam tim kecil atau focus group. 2. Untuk menghindari diskusi yang tidak terkendali kita bisa menggunakan konsep Brainstorming berjenjang (Charette Procedure). 3. Brainstorming dilakukan dengan cara mengkategorisasikan stakeholders lalu ide-ide dari satu kelompok stakeholders akan dibawa ke kelompok lainnya, begitu seharusnya tanpa harus mengorbankan efektivitas dan kualitas brainstorming. 4. Melihat masalah adalah dengan melihat masalah yang dihadapi dari berbagai sudut pandang.
  • 6. Memilih Alternatif Yang Terbaik (Kasus : Jika Penjualan Produk tidak Sesuai Harapan)  Aspek Produk : Rendahnya volume penjualan, dapat diakibatkan oleh harga, penampakan dan fitur teknis produk. Pertanyaan yg harus dijawab adalah apakah harga yang ditetapkan sudah tepat ? Apakah penampakan produk sudah menarik ? Apakah produk tersebut sudah sempurna dari segi teknis ?  Aspek Perencanaan Pemasaran : Ini berkaitan dengan strategi pemasaran dan pemilihan segmen pasar. Apakah strategi pemasarannya dan semen yang dipilih sudah tepat ?  Aspek Potensi : Aspek ini menyangkut perkiraan prospek pasar dan penetapan strategi untuk meningkatkan penjualan.  Aspek Konsumen : Aspek ini perlu menggali informasi tentang pandangan konsumen terhadap produk yang ditawarkan dan alasan mereka memilih produk itu.
  • 7. Pengambilan Keputusan Bisnis dan Ekonomi Teknik  Terdapat Banyak Faktor yang saling mempengaruhi yang harus dipertimbangkan seperti faktor teknis, faktor ekonomi, dan finansial, faktor sosial budaya dll.  Dampak tekniks, ekonomi maupun sosial yang akan dimunculkan oleh dari ketepatan dan kesalahan keputusan yang diambil sangat besar.  Outcome dari keputusan yang diambil sangat tergantung pada akurasi dari data dan informasi yang digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.  Semakin besar data yang diasumsikan karena kurangnya data yang akurat, maka akan semakin memperbesar ketidakpastian (Uncertainly)
  • 8. Pengambilan Keputusan Bisnis dan Ekonomi Teknik  Pada tahap identifikasi, sang analis harus mentapkan sasaran yang logis dan diritkan berdasarkan derajat kepentingannya (order of Importance).  Pendekatan yang umum digunakan dalam pemilihan alternatif terbaik, jika terdapat dua alternatif maka kita bisa melakukan “analisis alternatif secara berpasangan” (pairwise comparison), jika terdapat lebih dari dua alternatif maka kita bisa melakukan proses evaluasi berjenjang atau disebut dengan teknik incremental analysis.
  • 9. Proses Pengambilan Keputusan dalam konteks analisis ekonomi teknik. 1. Identifikasi dan pendefinisian masalah. 2. Pengembangan alternatif penyelesaian atas masalah tersebut. 3. Analisis biaya/pendapatan dan pengembangan arus kas untuk setiap alternatif penyelesaian yang telah diidentifikasi. 4. Analisis atas arus kas dengan menggunakan konsep dan metode dasar analisis ekonomi teknik (present worth, uniform annual cash flow, rate ofe return, benefit-cas ratio, payback period,breakeven point dan sensitivity analysis) 5. Pemilihan alternatif terbaik berdasarkan hasil analisis pada tahap sebelumnya. 6. Analisis dan evaluasi pasca implementasi keputusan
  • 10. Contoh kasus pada desain produk  Jika terdapat lebih dari satu desain produk (A,B,C dan D) maka langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah : 1. Mengurutkan alternatif desain berdasarkan besarnya biaya investasi (dari terkecil ke terbesar). 2. Membandingkan dua alternatif yang memiliki biaya terendah (misalnya A dan C) dan memilih alternatif yang memberikan konsekuensi finansial terbaik. 3. Membandingkan alternatif terpilih pada langkah 2 misalnya C, dengan alternatif berikutnya dalam daftar urut (misalnya D) dan memilih alternatif yang memberikan konsekuensi finansial lebih baik. 4. Memberikan alternatif terpilih pada langkah 3 misalnya C dengan alternatif berikutnya yaitu B. Alternatif yang terpilih pada langkah 4 adalah alternatif terbaik.