ninth edition                             STEPHEN P. ROBBINS          MARY COULTER                             Chapter    ...
Manajemen Strategis. • Apa yang diinginkan manajer untuk   mengembangkan strategi organisasi. Strategi • Keputusan dan tin...
Strategic Management (cont’d) • Model Bisnis.        Adalah desain strategis bagaimana perusahaan         bermaksud mempe...
Mengapa Perencanaan Strategik Penting? 1. Hasilnya adalah performa organisasi yang    tinggi. 2. Membutuhkan manajer yang ...
Exhibit 8–1 The Strategic Management Process© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.   8–5
Proses Manajemen Strategis. • Langkah1: Mengidentifikasi misi, tuuan dan   strategi organisasi yang berjalan        Misi:...
Exhibit 8–2 Components of a Mission StatementSource: Based on F. David, Strategic Management, 11 ed. (Upper Saddle River, ...
Strategic Management Process (cont’d) • Langkah 3: Melakukan suatu analisa internal.        Menilai sumberdaya, kemampuan...
Exhibit 8–3 Corporate Rankings (partial lists)   Interbrand/BusinessWeek                                                  ...
Strategic Management Process (cont’d) • Langkah 4: Formulasi Strategis        Membangun dan mengevaluasi alternatif      ...
Strategic Management Process (cont’d) • Langkah 5: Implementasi strategi.        Implementation: Cocokan secara efektif s...
Tipe Strategi Organisasional • Corporate Strategies        Rencana top management untuk keseluruhan         organisasi da...
Exhibit 8–4 Levels of Organizational Strategy© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.   8–13
Jenis Strategi Tingkat Korporasi A. Strategi Pertumbuhan        Berusaha untuk meningkatkan tingkat operasi         organ...
• Konsentrasi        Fokus pada lini bisnis utama dan meningkatkan         jumlah produk yang ditawarkan atau pasar yang ...
• Integrasi Horizontal        Mengabungkan operasinya dengan pesaingnya untuk         meningkatkan kekuatan bersaing dan ...
Jenis Strategi Tingkat Korporasi B. Strategi Stabilitas        Strategi yang dicirikan oleh tiadanya perubahan yang      ...
Jenis Strategi Tingkat Korporasi C. Strategi Pembaharuan        Strategi yang dirancang untuk menghadapi         kelemaha...
Analisis Portofolio Korporasi • Manajer mengelola kumpulan atau portofolio, bisnis ini   menggunakan alat yang disebut mat...
Exhibit 8–5 The BCG Matrix© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.   8–20
Jenis Strategi Organisasi • Stretegi Tingkat Bisnis (Kompetitif)        Strategi perusahaan yang berusaha menentukan cara...
Peran Keunggulan Kompetitif • Keunggulan kompetitif        Apa yang membedakan organisasi; sisi khas         organisasi. ...
Peran Keunggulan Kompetitif • Mempertahankan Keunggulan Kompetitif        Sebuah organisasi harus mampu mempertahankan   ...
Lima Model Kekuatan • Ancaman Pendatang Baru        Seberapa mungkin masuknya pesaing baru dalam         industri? • Anca...
Lima Kekuatan Bersaing • Kekuatan tawar-menawar Pemasok       Kekuatan yang dimiliki pemasok terhadap        perusahaan d...
Exhibit 8–6 Lima Model Kekuatan                                                           Pendatang Baru                  ...
Tipe Strategi Kompetitif • Strategi Kepemimpinan Biaya       Strategi tingkat bisnis untuk menjadi produsen        berbia...
Jenis Strategi Organisasi • Strategi Tingkat Fungsional       Strategi organisasi yang berusaha menentukan cara        me...
The Rule of Three • Similar to Porter’s generic competitive strategies        The competitive forces in an industry will ...
Manajemen Strategik Saat Ini • Fleksibilitas Strategik        Kemampuan untuk menyadari perubahan eksternal         utama...
Exhibit 8–7 Menciptakan Fleksibilitas Strategik  • Mengetahui apa yang terjadi dengan strategi yang    digunakan saat ini ...
Strategi Penerapan Teknik e-Business • Cost Leadership        Menggunakan e-business untuk menurunkan biaya dengan       ...
Strategi Layanan Pelanggan • Memberikan apa yang diinginkan oleh   pelanggan • Berkomunikasi secara efektif dengan mereka ...
Strategi Inovasi • Kejadian yang mungkin terjadi        Terobasan radikal pada produk.        Penerapan teknologi yang a...
Exhibit 8–8 First-Mover Advantages–Disadvantages • Keunggulan                                     • Kelemahan        Repu...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Robbins 8 _ Manajemen Strategik

13,201

Published on

Robbins, P. Stephen & Coulter Mary. 2010. Manajemen, Edisi Ke 10, Jilid 1. Jakarta : Erlangga.

8 Comments
39 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
13,201
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
15
Comments
8
Likes
39
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Robbins 8 _ Manajemen Strategik

  1. 1. ninth edition STEPHEN P. ROBBINS MARY COULTER Chapter Manajemen 8 Strategik© 2007 Prentice Hall, Inc. PowerPoint Presentation by Charlie CookAll rights reserved. The University of West Alabama
  2. 2. Manajemen Strategis. • Apa yang diinginkan manajer untuk mengembangkan strategi organisasi. Strategi • Keputusan dan tindakan yang menentukan kinerja jangka pangjang organisasi.Akuntansi-Untirta© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–2
  3. 3. Strategic Management (cont’d) • Model Bisnis.  Adalah desain strategis bagaimana perusahaan bermaksud memperoleh laba dari strateginya, proses kinerja dan aktivitas kerjanya.  Fokus pada dua hal:  Apakah pelanggan akan menilai apa yang disediakan oleh perusahaan.  Apakah perusahaan akan menghasilkan uang dengan melakukan hal tersebut.Akuntansi-Untirta© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–3
  4. 4. Mengapa Perencanaan Strategik Penting? 1. Hasilnya adalah performa organisasi yang tinggi. 2. Membutuhkan manajer yang memantau dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis. 3. Berkoordinasi dengan unit organisasi yang berbeda-beda, membantu mereka memusatkan perhatian pada tujuan organisasi. 4. Sangat berkaitan dengan proses pembuatan keputusan manajerial.© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–4
  5. 5. Exhibit 8–1 The Strategic Management Process© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–5
  6. 6. Proses Manajemen Strategis. • Langkah1: Mengidentifikasi misi, tuuan dan strategi organisasi yang berjalan  Misi: Alasan keberadaan perusahaan  Lingkup produk dan jasa nya.  Tujuan: Dasar untuk perencanaan lebih lanjut.  Sasaran kinerja yang terukur. • Langkah 2: Melakukan analisa eksternal.  Pemilihan lingkungan spesifik dan umum.  Fokus dalam mengidentifikasi ancaman dan kesempatan.Akuntansi-Untirta© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–6
  7. 7. Exhibit 8–2 Components of a Mission StatementSource: Based on F. David, Strategic Management, 11 ed. (Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall, 2007), p.70.© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–7
  8. 8. Strategic Management Process (cont’d) • Langkah 3: Melakukan suatu analisa internal.  Menilai sumberdaya, kemampuan, dan aktivitas organisasi:  Strengths menciptkana nilai untuk pelanggan dan memperkuat posisi daya saing perusahaan.  Weaknesses dapat mengurangi daya saing perusahaan.  Menganalisa aktiva fisik secara umum lebih mudah, tetapi menilai aktiva tak berwujd (keahlian karyawan, budaya, reputasi perusahaan, dan selanjutnya) lebih sulit. • Langkah 2 dan 3 dikombinasikan disebut analisas SWOT. (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats)Akuntansi-Untirta© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–8
  9. 9. Exhibit 8–3 Corporate Rankings (partial lists) Interbrand/BusinessWeek Hay Group/Fortune 100 Top Global Brands (2005) America’s Most Admired Companies (2006) 1. Coca-Cola 1. General Electric 2. Microsoft 2. FedEx 3. IBM 3. Southwest Airlines 4. General Electric 4. Procter & Gamble 5. Intel 5. Starbucks Harris Interactive/Wall Street Journal Great Place to Work Institute/Fortune National Corporate Reputation (2005) 100 Best Companies to Work For (2006) 1. Johnson & Johnson 1. Genentech 2. Coca-Cola 2. Wegman’s Food Markets 3. Google 3. Valero Energy 4. United Parcel Service 4. Griffin Hospital 5. 3M Company 5. W. L. Gore & AssociatesSources: “America’s Most Admired Companies,” Fortune, February 22, 2006, p. 65; “The 100 Best Companiesto Work For,” Fortune, January 11, 2006, p. 89; R. Alsop, “Ranking Corporate Reputations,” Wall StreetJournal, December 6, 2005, p. B1; and “The 100 Top Brands,” BusinessWeek, August 1, 2005, p. 90.© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–9
  10. 10. Strategic Management Process (cont’d) • Langkah 4: Formulasi Strategis  Membangun dan mengevaluasi alternatif strategiDevelop and evaluate strategic alternatives  Memilih strategi yang cocok untuk semua level dalam organisasi yang menyedikan keunggulan relatif terhadap pesaing.  Cocokan strengh organisasi degan opportunities dari lingkungan.  Koreksi weaknes dan perkindungan terhadap ancaman.Akuntansi-Untirta© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–10
  11. 11. Strategic Management Process (cont’d) • Langkah 5: Implementasi strategi.  Implementation: Cocokan secara efektif struktur organisasi dan aktivitasnya terhadap lingkungan.  Lingkungan menetukan strategi yang dipilih; implementasi strategi efektif membutuhkan suatu struktur organiasi yang cocok dengan yang dibutuhkan. • Langkah 6: Evaluating Hasil  Seberapa efektif strategi yang telah berjalan?  Penyesuaian apa, jika ada, jika perlu?© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–11
  12. 12. Tipe Strategi Organisasional • Corporate Strategies  Rencana top management untuk keseluruhan organisasi dan unit strategi bisnis • Tipe Corporate Strategies  Growth: Pengembangan pasar dan produk baru.  Stability: Biaya status quo  Renewal: Membimbing kembali perusahaan ke pasar baru© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–12
  13. 13. Exhibit 8–4 Levels of Organizational Strategy© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–13
  14. 14. Jenis Strategi Tingkat Korporasi A. Strategi Pertumbuhan  Berusaha untuk meningkatkan tingkat operasi organisasi melalui perluasan terhadap produk dan pasar baru. • Jenis-jenis Strategi Pertumbuhan  Ekspansi Langsung (konsentrasi)  Integrasi Vertikal  Integrasi Horizontal  DiversifikasiTitin Hartini, 2007 4–14© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–14
  15. 15. • Konsentrasi  Fokus pada lini bisnis utama dan meningkatkan jumlah produk yang ditawarkan atau pasar yang dilayani. • Integrasi Vertikal  Integrasi vertikal ke belakang: usaha untuk memperoleh kendali atas input.  Integrasi vertikal ke depan: usaha untuk memperoleh kendali atas output melalui kendali saluran distribusi atau memberikan layanan konsumen.Titin Hartini, 2007 4–15© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–15
  16. 16. • Integrasi Horizontal  Mengabungkan operasinya dengan pesaingnya untuk meningkatkan kekuatan bersaing dan mengurangi persaingan diantara pesaing industri. • Diversifikasi yang Berkaitan  Tumbuh dengan melakukan merger dengan atau mengambil alih perusahaan dalam industri yang berbeda tetapi terkait. • Diversifikasi yang Tidak Berkaitan  Tumbuh dengan melakukan merger atau mengambil alih perusahaan dalam industri yang berbeda dan tidak terkait.Titin Hartini, 2007 4–16© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–16
  17. 17. Jenis Strategi Tingkat Korporasi B. Strategi Stabilitas  Strategi yang dicirikan oleh tiadanya perubahan yang berarti.  Apabila kinerja organisasi memuaskan dan dampak lingkungan tampak stabil dan tidak berubah, sehinga organisasi terpacu untuk melanjutkan apa yang sedang dilakukan dan tidak ada alasan untuk berubah.Titin Hartini, 2007 4–17© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–17
  18. 18. Jenis Strategi Tingkat Korporasi C. Strategi Pembaharuan  Strategi yang dirancang untuk menghadapi kelemahan organisasi yang menyebabkan penurunan kinerja.  Strategi Pengurangan Biaya : Strategi pembaharuan jangka pendek yang digunakan untuk masalah kinerja minor.  Strategi Pemutarbalikan : Strategi jangka panjang melalui pemangkasan biaya dan restrukturisasi operasi organisasi.Titin Hartini, 2007 4–18© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–18
  19. 19. Analisis Portofolio Korporasi • Manajer mengelola kumpulan atau portofolio, bisnis ini menggunakan alat yang disebut matriks portofolio korporasi. • Matriks BCG  Dikembangkan oleh Boston Consulting Group  Mempertimbangkan pangsa pasar dan tingkat pertumbuhan industri  Perusahaan dikelompokkan sebagai berikut:  Sapi Perah: pertumbuhan rendah, pangsa pasar tinggi  Bintang: pertumbuhan tinggi, pangsa pasar tinggi  Tanda Tanya: pertumbuhan tinggi, pangsa pasar rendah  Anjing: pertumbuhan rendah, pangsa pasar rendahTitin Hartini, 2007 4–19© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–19
  20. 20. Exhibit 8–5 The BCG Matrix© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–20
  21. 21. Jenis Strategi Organisasi • Stretegi Tingkat Bisnis (Kompetitif)  Strategi perusahaan yang berusaha menentukan cara organisasi bersaing dalam tiap unit bisnisnya _ SBU (Strategic Business Units)  Biaya Rendah  Diferensiasi/Pembedaan  Fokus/NicheTitin Hartini, 2007 4–21© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–21
  22. 22. Peran Keunggulan Kompetitif • Keunggulan kompetitif  Apa yang membedakan organisasi; sisi khas organisasi. • Mutu sebagai Keunggulan kompetitif  Berbeda dibandingkan pesaingnya.  Dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.  Fokus perusahaan pada mutu manajemen untuk mencapai perbaikan terus-menerus dan memenuhi keinginan konsumen.Titin Hartini, 2007 4–22© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–22
  23. 23. Peran Keunggulan Kompetitif • Mempertahankan Keunggulan Kompetitif  Sebuah organisasi harus mampu mempertahankan keunggulannya yaitu sisi pembedanya, meskipun ada tindakan pesaing atau perubahan evolusioner dalam industri yang digelutinya.Titin Hartini, 2007 4–23© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–23
  24. 24. Lima Model Kekuatan • Ancaman Pendatang Baru  Seberapa mungkin masuknya pesaing baru dalam industri? • Ancaman Pengganti  Faktor-faktor seperti biaya perpindahan dan kesetiaan pembeli menentukan seberapa jauh pelanggan cenderung untuk membeli barang substitusi. • Daya Tawar Pembeli  Pengaruh yang dimiliki pembeli dalam industri tertentu.© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–24
  25. 25. Lima Kekuatan Bersaing • Kekuatan tawar-menawar Pemasok  Kekuatan yang dimiliki pemasok terhadap perusahaan di industri tertentu. • Pesaing yang ada sekarang  Intensitas antara pesaing akan meningkat jika tingkat pertumbuhan industri rendah, permintaan turun, harga produk turun.Budiarsa dharmatanna 4–25
  26. 26. Exhibit 8–6 Lima Model Kekuatan Pendatang Baru Ancaman Pendatang Baru Daya Tawar Pembeli Intensitas Persaingan Pemasok Antar Pembeli Pesaing Saat ini Daya Tawar Pemasok Ancaman Pengganti PenggantiSource: Based on M.E. Porter, Competitive Strategy: Techniques forAnalyzing Industries and Competitors (New York: The Free Press, 1980).© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–26
  27. 27. Tipe Strategi Kompetitif • Strategi Kepemimpinan Biaya  Strategi tingkat bisnis untuk menjadi produsen berbiaya paling rendah di dalam industri tertentu. • Strategi Diferensiasi  Strategi tingkat bisnis dengan menawarkan produk unik yang dihargai oleh konsumen. • Strategi Fokus  Strategi tingkat bisnis dengan menggunakan keunggulan biaya atau keunggulan diferensiasi dalam segmen pasar yang sempit.Budiarsa dharmatanna 4–27
  28. 28. Jenis Strategi Organisasi • Strategi Tingkat Fungsional  Strategi organisasi yang berusaha menentukan cara mendukung strategi tingkat bisnis (tingkat perusahaan).  Strategi yang dirumuskan oleh bidang fungsional khusus dalam suatu usaha untuk melaksanakan strategi unit bisnis.Budiarsa dharmatanna 4–28
  29. 29. The Rule of Three • Similar to Porter’s generic competitive strategies  The competitive forces in an industry will create a situation where three companies (full-line generalists) will dominate a market.  Some firms in the market become “super niche players” and while others end up as “ditch dwellers.”  Firms unable to develop either a cost or differentiation advantage become “stuck in the middle” and lack prospects for long-term success.  A few firms successfully pursue both differentiation and cost advantages.© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–29
  30. 30. Manajemen Strategik Saat Ini • Fleksibilitas Strategik  Kemampuan untuk menyadari perubahan eksternal utama, untuk mengalokasikan sumber daya secara cepat, dan menyadari kapan keputusan strategik tidak berhasil. • Arahan Baru Dalam Strategi Organisasi  Strategi e-business  Strategi Layanan Pelanggan  Strategi Inovasi© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–30
  31. 31. Exhibit 8–7 Menciptakan Fleksibilitas Strategik • Mengetahui apa yang terjadi dengan strategi yang digunakan saat ini melalui pemantauan dan pengukuran hasil. • Mendorong karyawan untuk terbuka tentang pengungkapan dan berbagi informasi negatif. • Mendapatkan ide-ide dan perspektif baru dari luar organisasi. • Mempunyai banyak alternatif ketika mengambil keputusan strategik. • Belajar dari kesalahan.Source: Based on K. Shimizu and M. A. Hitt, “Strategic Flexibility: Organizational Preparedness to ReverseIneffective Strategic Decisions,” Academy of Management Executive, November 2004, pp. 44–59.© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–31
  32. 32. Strategi Penerapan Teknik e-Business • Cost Leadership  Menggunakan e-business untuk menurunkan biaya dengan berbagai cara. Misal proses penawaran online, proses permintaan barang secara online, pengujian serta evaluasi pelamar kerja secara online. • Differentiation  Menawarkan produk dan jasa yang dianggap dan dinilai oleh pelanggan sebagai sesuatu yang unik. Misal memberikan respons online yang cepat untuk melayani permintaan pelanggan. • Focus  Membidik segemen pasar yang sempit. Perusahan menyediakan chat room buat pelanggan untuk berinteraksi dengan orang lain yang mempunyai minat yang sama.© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–32
  33. 33. Strategi Layanan Pelanggan • Memberikan apa yang diinginkan oleh pelanggan • Berkomunikasi secara efektif dengan mereka • Memberikan training Customer Service kepada karyawan© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–33
  34. 34. Strategi Inovasi • Kejadian yang mungkin terjadi  Terobasan radikal pada produk.  Penerapan teknologi yang ada untuk penggunaan baru. • Keputusan strategi mengenai inovasi  Dasar penelitian  Pengembangan produk  Proses inovasi • Penggerak pertama  Organisasi yang membawa produk inovasi ke pasar atau menggunakan proses inovasi yang baru.© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–34
  35. 35. Exhibit 8–8 First-Mover Advantages–Disadvantages • Keunggulan • Kelemahan  Reputasi menjadi inovatif  Ketidakpastian atas arah dan pemimpin industri teknologi dan paar yang  Manfaat biaya dan pasti pembelajaran  Resiko pesaing meniru  Pengendalian terhadap inovasi sumber daya yang langka  Resiko keuangan dan dan membuat pesaing tidak strategik dapat mengaksesnya  Biaya pengembangan tinggi  Peluang untuk mulai membangun hubungan pelanggan dan loyalitas pelanggan© 2007 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 8–35

×