0
Manajemen   Belajar- Mengajar       1
JADILAH SMART TEACHER                                                 Jagalah HatiJadilah guru yang menarik hatiJadilah gu...
Manajemen dalam Belajar Mengajar   merupakan suatu upaya yang  dilakukan oleh para pelaksana   kurikulum agar proses belaj...
Buku:              Pembagian                  bab    Burden, PR & Byrd,DM.(1999). Methods for    Effective Teaching: bab ...
Perencanaan            Pembelajaran &            Bimbingan siswa   Penyusunan program pembelajaran:    - Program Tahunan,...
Pengendalian Program     Pembelajaran &Bimbingan              Siswa   Implementasi program pembelajaran &     bimbingan: ...
Dasar-dasar         Pengajaran   Perkembangan siswa   Belajar   Karakteristik Bidang Studi   Pribadi & kemampuan Guru...
Perkembangan Individu Siswa  Belajar  Belajar Belajar P e r k e m b a n g a n  Belajar  Belajar Belajar
Belajar-Mengajar   Belajar-mengajar, pengajaran, pembelajaran    adalah kegiatan guru menciptakan situasi    agar siswa b...
Pembelajaran-Pengajaran : menciptakan situasi agar mahasiswa belajarBelajar: perubahan internal yg dinyatakan dlm perilak...
Pembelajaran Efektif Memperhatikan     perbedaan individual:     Tahap perkembangan (karakteristik)     Kebutuhan dan m...
Kondisi SiswaUnik - dinamis   Siswa unik: memiliki potensi,    kecakapan, ketrampilan dan    karakteristik yang bervarias...
Tahap  PerkembanganUsia     Kategori          0.0    Dalam kandungan0.0       2.0    Bayi2.0       6.0    Anak Kecil (U...
Perkembangan Intelek:               J.Piaget0.0  2.0 Berpikir Sensori-motor: gerak refleks  reaksi          indra  pema...
Perkembangan                  Sosial0.0  2.0 Ikatan kuat pd ibu, cemas bila pisah, mulai          interaksi dgn sebaya, f...
Perkembangan moral (Kohlberg)                                    KatahatiPasca konvensi :SMA                         Kesep...
Perkembangan Motif            (A.Maslow)                     Kebutuhan Aktualisasi Diri                 Kebutuhan Harga Di...
Kondisi Kejiwaan RemajaRemaja: Masa peralihan anak ke dewasa yg penuh vitalitas,  dinamika dan gejolak Masa subur perkem...
Interaksi Individu-LingkunganINDIVIDU:-Pot & Kecakapan                   I N D I V I D U-Keb &Tantangan-MasalahINTERAKSI:-...
Model dan Metode         Mengajar   Kutub belajar : Ausubel & Robinson   Model-mengajar: Joice, Weil dan    Calhoun   M...
Karakteristik Bidang              Studi   Lingkup: horizontal-keluasan   Struktur: vertikal-hierarkis-kedalaman   Muata...
Kutub Pembelajaran                        Mencari              2                         1                  * * * *     * ...
   Bermakna (Meaningful learning):     Bahan & kemampuan yang dipelajari    didasarkan atas kebutuhan siswa, tugas,    le...
Langkah Pembelajaran    Discovery-meaningful1. Memberikan kesempatan pd siswa melakukan   pengalaman penting terstruktur2....
Langkah Pembelajaran  Reception-meaningful1. Penyajian bahan, pengetahuan, informasi yg     dibutuhkan siswa dlm tugasnya ...
Rumpun Model Mengajar                 (Joice & Weil)   Rumpun sosial:      Pengkajian kelompok, Bermain peran,      Penca...
Klarifikasi Nilai1. Konsep: Menggunakan pertanyaan, aktivitas             menilai, dan ketrampilan menilai2. Tujuan: menya...
Latihan Inkuiri1. Konsep: mengembangkan kemampuan ingin tahu            melalui eksplorasi2. Tujuan: siswa punya kemampuan...
Metode Mengajar   Ekspositori:     Lisan: Ceramah & Tanya - jawab,     Peragaan / demonstrasi (Guru-Siswa,   Asli-     ...
Ceramah   Bahan disampaikan secara lisan   Bahan sistematis: sederhana, konkrit      sukar, kompleks, abstrak.   Penya...
Tanya-jawab   Pendalaman ceramah   Pertanyaan:     - bagaimana, mengapa     - aplikasi, analsis-sintesis, evaluasi,     ...
Demonstrasi/Peragaan   Jenis demonstrasi: alat dan kegiatan   Fungsi demonstrasi:     Konkritisasi konsep & prosedur ab...
Diskusi, Panel dan                Seminar   Topik dipilih yang pokok, krusial & bermakna   Kelompok : bisa kelas atau ke...
Eksperimen           sederhana1. Konsep: penelitian sederhana dgn perlakuan2. Tujuan: pengembangan kemampuan meneliti2. Li...
Pemecahan Masalah   (Reflektif)   Merumuskan dan membatasi    masalah   Merumuskan hipotesis/pertanyaan   Pengumpulan d...
Belajar dengan berbuat     (Learning by doing)   Penyusunan rancangan/program   Pengamatan   Percobaan   Penelitian  ...
Media & Material         PembelajaranMedia pembelajaran   Media Alat bantu belajar (benda    asli, gambar, model, elektro...
Material Pembelajaran: Worksheet, procedure manuals,  checklists, Descriptive booklets, training  manuals, Student guid...
On line/Web Site Learning   e-Learning:    e = electronic, experience, extended,        expanded   Ciri-ciri Web site le...
Integrasi WSL pada sistem pendidikanTahapan Informational: Informasi penting ttg  pendidikan-pembelajaran dalam Web site...
Terima kasih
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

S2 manajbelajmeng 1

708

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
708
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "S2 manajbelajmeng 1"

  1. 1. Manajemen Belajar- Mengajar 1
  2. 2. JADILAH SMART TEACHER Jagalah HatiJadilah guru yang menarik hatiJadilah guru yang semangat selaluJadilah guru yang cerdas dan pandaiJadilah guru yang kreatif selaluBila guru menarik hati, siswa semangat selaluBelajar rajin dan tekun, prestasi mudah diraihNamun bila guru galak, siswa selalu tertekanSeakan di dalam sangkar, belajar menjadi beban
  3. 3. Manajemen dalam Belajar Mengajar merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh para pelaksana kurikulum agar proses belajar mengajar terselenggara sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
  4. 4. Buku: Pembagian bab Burden, PR & Byrd,DM.(1999). Methods for Effective Teaching: bab 1-15 (5 orang) Tharp, RG. Et al (2000). Teaching Transformed: bab1,2,3; 4,5; 6,7 (3 orang) Joice, B.,Weil, M. & Calhoun, E. (2000). Models of Teaching, bab 1-25 ( 8 orang) Buku lain yg ditentukan kemudian/dipilih mahasiswa sendiri.
  5. 5. Perencanaan Pembelajaran & Bimbingan siswa Penyusunan program pembelajaran: - Program Tahunan, semester, - Program percepatan, siswa berbakat, siswa cerdas, kebutuhan khusus - Program pengayaan, perbaikan, - program latihan praktik ( di sekolah, di luar) Penyusunan Satpel/RPP Penyusunan rencana evaluasi Penyusunan program bimbingan siswa Program kegiatan ekstra kurikuler.
  6. 6. Pengendalian Program Pembelajaran &Bimbingan Siswa Implementasi program pembelajaran & bimbingan:  Jadwal kegiatan  Pengorganisasian kegiatan  Sarana penunjang  Kerjasama dengan Evaluasi dan monitoring:  Segi yang dievaluasi  Cara evaluasi-monitoring  Hasil evaluasi –monitoring Penyempurnaan program pembelajaran &bimbingan  Segi yang disempurnakan  Cara penyempurnaan
  7. 7. Dasar-dasar Pengajaran Perkembangan siswa Belajar Karakteristik Bidang Studi Pribadi & kemampuan Guru Media dan Sumber Belajar
  8. 8. Perkembangan Individu Siswa Belajar  Belajar Belajar P e r k e m b a n g a n Belajar  Belajar Belajar
  9. 9. Belajar-Mengajar Belajar-mengajar, pengajaran, pembelajaran adalah kegiatan guru menciptakan situasi agar siswa belajar, Belajar adalah perubahan internal yang dinyatakan dalam perilaku, Belajar adalah perubahan pada semua aspek (intelektual, fisik, sosial, afektif), Belajar harus memperhatikan karakteristik, kemampuan dan kebutuhan siswa, Metode pembelajaran harus disesuaikan dgn karakteristik mata pelajaran, kondisi lingkungan Belajar membutuhkan arahan, dorongan, fasilitasi, bimbingan dan pengawasan.
  10. 10. Pembelajaran-Pengajaran : menciptakan situasi agar mahasiswa belajarBelajar: perubahan internal yg dinyatakan dlm perilaku, perubahan perilaku karena pengalaman, perubahan pada semua aspek (intelektual, fisik, sosial, afektif),  Belajar membutuhkan dorongan, arahan, fasilitasi, bimbingan dan pengawasan.
  11. 11. Pembelajaran Efektif Memperhatikan perbedaan individual:  Tahap perkembangan (karakteristik)  Kebutuhan dan minat siswa  Potensi dan kecakapan siswa Mengaktifkan siswa:  Intelektual,  Sosial,  Fisik-motorik, Belajar bermakna:  Bagi siswa (kehidupan, studi lanjut, bekerja)  Bagi pengguna (keluarga, masyarakat,pekerj Optimalisasi perkembangan:  Metode bervariasi  Menggunakan media  Menggunakan program pembelajaran
  12. 12. Kondisi SiswaUnik - dinamis Siswa unik: memiliki potensi, kecakapan, ketrampilan dan karakteristik yang bervariasi dan khas, Siswa berkembang: berubah menuju tahapan yang lebih tinggi-sempurna, Perkembangan dinamis: punya pola, tempo, irama, dinamika perkembangan sendiri-sendiri.
  13. 13. Tahap PerkembanganUsia Kategori  0.0 Dalam kandungan0.0  2.0 Bayi2.0  6.0 Anak Kecil (Usia Dini)6.0  12.0 Anak (Anak sekolah)12.0  15.0 Remaja Awal15.0  18.0 Remaja18.0  21.0 Remaja Akhir21.0  35.0 Dewasa Muda35.0  55.0 Dewasa55.0  Usia Lanjut
  14. 14. Perkembangan Intelek: J.Piaget0.0  2.0 Berpikir Sensori-motor: gerak refleks  reaksi indra  pemahaman melalui pengindraan2.0 4.0 Berpikir Prakonsep: egosentris, animis, meniru4.0 7.0 Berpikir intuitif: mengikuti aku-nya, fantasi,7.0 11.0 Berpikir konkrit: pemahaman melalui contoh nyata memahami kesamaan, perbedaan, hubungan11.0  Berpikir formal: abstrak, hipotetis, deduktif- induktif, konvergen-divergen, evaluatif, pemecahan masalah, kreatif
  15. 15. Perkembangan Sosial0.0  2.0 Ikatan kuat pd ibu, cemas bila pisah, mulai interaksi dgn sebaya, figur orang tua kuat, egoistis-egosentris2.0  6.0 Egosentris  hubungan sebaya sejenis, hub sosial dgn tetangga sebaya  norma sebaya,  nampak sifat jenis kelamin6.0 12.0 Perhatian terhadap yg lain makin kuat, kerjasama & minat sosial bercampur dgn konflik dan kompetisi, ketrampilan komunikasi sosial berkembang, sifat jenis kelamin makin jelas12.0  mencari identitas diri, ingin mandiri dan bebas, norma sebaya kuat & sangat penting dalam hubungan sosial, mulai tumbuh hubungan antar jenis
  16. 16. Perkembangan moral (Kohlberg) KatahatiPasca konvensi :SMA Kesepakatan masyarakat Ketaatan pada hukumKonvensi:SLTP Agar mendapatkan pujianPra konvensi: Berbuat baik untuk keuntungan pribadiSD Menghindari hukuman –mendapatkan ganjaran
  17. 17. Perkembangan Motif (A.Maslow) Kebutuhan Aktualisasi Diri Kebutuhan Harga Diri Kebutuhan Sosial Keb.Menjalin Ikatan& Kasih Kebutuhan Fisiologis
  18. 18. Kondisi Kejiwaan RemajaRemaja: Masa peralihan anak ke dewasa yg penuh vitalitas, dinamika dan gejolak Masa subur perkembangan semua segi kepribadian: fisik-motorik, intelek, sosial, afektif Perkembangan fisik-hormonal yg cepat menimbulkan goncangan : “masa badai dan topan” Masa remaja:kaya idelisme, pencari idola, avonturir, rasa ingin tahu, ingin diakui-dihargai Ikatan, solidaritas, “nilai, tradisi” sebaya sangat kuat
  19. 19. Interaksi Individu-LingkunganINDIVIDU:-Pot & Kecakapan I N D I V I D U-Keb &Tantangan-MasalahINTERAKSI:-Sosial-Pengajaran-BimbinganLINGKUNGAN:-Fisik & Alam L I N G K U N G A N-Sosial-Budaya-Ekonomi-Politik-Hukum-Keamanan
  20. 20. Model dan Metode Mengajar Kutub belajar : Ausubel & Robinson Model-mengajar: Joice, Weil dan Calhoun Metode mengajar/pembelajaran Media pembelajaran Program pembelajaran Pembelajaran bidang studi Penilaian pembelajaran
  21. 21. Karakteristik Bidang Studi Lingkup: horizontal-keluasan Struktur: vertikal-hierarkis-kedalaman Muatan : ilmu  nilai, konsep  kemampuan, teori  praktik
  22. 22. Kutub Pembelajaran Mencari 2 1 * * * * * * * * * * * * * * * *Menghafal * * * * * * * * Bermakna * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * 3 4 Menerima
  23. 23.  Bermakna (Meaningful learning): Bahan & kemampuan yang dipelajari didasarkan atas kebutuhan siswa, tugas, lembaga, masy. Mencari (Discovery learning): Siswa aktif: mencari, mengolah, menafsirkan, menyimpulkan  Guru mendorong, fasilitasi Menerima (Reception learning): Siswa pasif menerima bahan, mengikuti pemikiran, gaya guru Menghafal (Rote learning): Penguasaan bahan, kemampuan mekanistis tanpa memperhatikan arti bagi siswa, tugas
  24. 24. Langkah Pembelajaran Discovery-meaningful1. Memberikan kesempatan pd siswa melakukan pengalaman penting terstruktur2. Memberikan pertanyaan ttg pengalaman & melihat reaksi siswa3. Membantu berpikir ttg prinsip-prinsip umum yg ditemukan & pengalaman emosional yg dialaminya4. Memberikan kesempatan pd siswa menerapkannya secara terstruktur dlm situasi nyata  pemecahan masalah
  25. 25. Langkah Pembelajaran Reception-meaningful1. Penyajian bahan, pengetahuan, informasi yg dibutuhkan siswa dlm tugasnya kelak.2. Tes utk mengukur ingatan-pemahaman siswa3. Pemberian kesempatan mempraktekan/ menggunakan pengetahuannya.4. Pemberian latihan utk transfer-aplikasikan pengetahuan.5. Pemberian kesempatan lakukan generalisasi, pemecahan masalah dlm tugas-pekerjaan- kehidupan.
  26. 26. Rumpun Model Mengajar (Joice & Weil) Rumpun sosial: Pengkajian kelompok, Bermain peran, Pencarian jurisprudensi, Klarifikasi nilai. Rumpun pemrosesan informasi: Berpikir induktif, Pemrolehan konsep, Menghafal, Pengemas awal, Inkuiri ilmiah, Latihan inkuiri, Sinektik. Rumpun pribadi: Non direktif, peningkatan harga diri. Rumpun behavioral: Pembelajaran tuntas, Pembelajaran langsung, Simulasi, Belajar sosial.
  27. 27. Klarifikasi Nilai1. Konsep: Menggunakan pertanyaan, aktivitas menilai, dan ketrampilan menilai2. Tujuan: menyadari & merefleksikan nilai luhur, memiliki ketrampilan menilai3. Lingkup: semua bid. kehidupan yg mengandung nilai patriotisme, cinta tanah air4 Langkah: a. Pemilihan nilai, nilai yg cocok dgn diri, pilihan dgn pertimbangan baik-buruk b. Menghargai nilai: menghargai pilihan nilai, memperkuat pilihan nilai c. Berbuat: berbuat sesuai nilai, berbuat dgn obyek lain
  28. 28. Latihan Inkuiri1. Konsep: mengembangkan kemampuan ingin tahu melalui eksplorasi2. Tujuan: siswa punya kemampuan intelektual mengeksplorasi rasa ingin tahu3. Lingkup: semua bid ilmu& profesi4. Langkah: a. Konfrontasi masalah: identifikasi kesenjangan, kumpul data-verifikasi, rumuskan peristiwa &kondisi b. Kumpulkan data:pisah variabel, uji hub sebab-akibat c. Pengorganisasian, perumusan, penjelasan: rumuskan aturan & penjelasan d. Analisis: strategi inkuiri cari yg lebih efektif
  29. 29. Metode Mengajar Ekspositori:  Lisan: Ceramah & Tanya - jawab,  Peragaan / demonstrasi (Guru-Siswa, Asli- tiruan, Gambar,Rekaman) Aktivitas kelompok:  Diskusi, Diskusi Panel,  Simulasi, Role playing,  Seminar. Belajar dengan berbuat(Doing):  Kerja kelompok,  Pengamatan, Eksperimen, Penelitian,  Pemecahan masalah,  Praktik terbatas, Praktik penuh.
  30. 30. Ceramah Bahan disampaikan secara lisan Bahan sistematis: sederhana, konkrit  sukar, kompleks, abstrak. Penyampaian: informasi , klarifikasi, analisis, stimulasi,  ide baru, pengembangan. Dilengkapi: media, sumber, tanya jawab, diskusi, latihan.
  31. 31. Tanya-jawab Pendalaman ceramah Pertanyaan: - bagaimana, mengapa - aplikasi, analsis-sintesis, evaluasi, pemecahan maslah. - divergen, prediktif, antisipatif, kritis
  32. 32. Demonstrasi/Peragaan Jenis demonstrasi: alat dan kegiatan Fungsi demonstrasi:  Konkritisasi konsep & prosedur abstrak,  Mempertunjukan kerja / penggunaan alat  Menyakinkan alat, prosedur bisa digunakan  Membangkitkan minat. Ada rencana, proses, penyimpulan
  33. 33. Diskusi, Panel dan Seminar Topik dipilih yang pokok, krusial & bermakna Kelompok : bisa kelas atau kelompok lebih kecil Tujuan: pemecahan masalah atau pencerahan Seminar: diskusi dilengkapi dengan makalah Panel: diskusi didahului uraian dari panelis  Kegiatan dipandu oleh moderator dibantu penulis  Guru mengevaluasi proses dan hasil diskusi  Guru memberikan komentar & kesimpulan akhir  Partisipasi dan prestasi tiap siswa dicatat-dinilai.
  34. 34. Eksperimen sederhana1. Konsep: penelitian sederhana dgn perlakuan2. Tujuan: pengembangan kemampuan meneliti2. Lingkup: semua bidang kegiatan3. Langkah: a. Memilih kegiatan& perlakuan b. Perlakuan: kelompok eksperimen diberi perlakuan-pok kontrol kegiatan biasa c. Pengamatan & pengukuran d. Hasil dibandingkan
  35. 35. Pemecahan Masalah (Reflektif) Merumuskan dan membatasi masalah Merumuskan hipotesis/pertanyaan Pengumpulan dan pengolahan data/pendapat Pembuktian hipoteis/menjawab pertanyaan Merumuskan alternatif pemecahan
  36. 36. Belajar dengan berbuat (Learning by doing) Penyusunan rancangan/program Pengamatan Percobaan Penelitian Pemecahan masalah Praktik terbatas Praktik penuh (partisipasi, magang)
  37. 37. Media & Material PembelajaranMedia pembelajaran Media Alat bantu belajar (benda asli, gambar, model, elektronik) Media Tulis (Handout, Buku, Paket, Modul, Jurnal,dll) Media Program (Video, Audio, CD-Komputer, Internet)
  38. 38. Material Pembelajaran: Worksheet, procedure manuals, checklists, Descriptive booklets, training manuals, Student guides, trainer guides, lesson plans, handouts, learning packages, modulars.
  39. 39. On line/Web Site Learning e-Learning: e = electronic, experience, extended, expanded Ciri-ciri Web site learning:  Net work, informasi dimutahirkan, disimpan, didistribusikan, dipertukarkan.  Disampaikan pada pengguna akhir melalui teknologi internet.  Fokus belajar secara luas
  40. 40. Integrasi WSL pada sistem pendidikanTahapan Informational: Informasi penting ttg pendidikan-pembelajaran dalam Web site Suplementer: Materi pelajaran dalam Web site sebagai bahan pelengkap-pengayaan Bahan utama: Materi utama dalam Web site Kegiatan bersama: Materi dalam WS kegiatan di kelas dan WS bersama-sama& bergantian Terpadu: Semua bahan dan kegiatan pembelajaran dalam WS, interaksi guru-siswa melalui WS masyarakat belajar
  41. 41. Terima kasih
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×