ELVIA MALBENI
0907101020012
Oleh
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN
ALAT PERLINDUNGAN DIRI (APD) PADA MAHASIS...
BAB I
PENDAHULUAN
2
Tenaga kesehatan terutama perawat beresiko
tinggi terinfeksi kuman ataupun tertular berbagai
macam pen...
3
Berdasarkan survey yang dilakukan oleh International
Perawatan Kesehatan Pekerja Safety Center (1998)
terhadap tenaga ke...
4
Kasus yang paling umum ditemui ialah hepatitis
B, hepatitis C dan HIV, seperti yang disampaikan
oleh Laporan Kesehatan D...
5
Melihat tingginya angka kejadian infeksi pada
tenaga kesehatan, maka perlu dilakukan
pencegahan. WHO (2004) telah meneta...
6
Standart precaution adalah praktek kerja yang
diperlukan untuk mencapai tingkat minimal
pengendalian infeksi pada pasien...
7
APD atau Personal Protective Equipment (PPE)
mencakup alat perlindungan kepala, wajah
(mata, hidung dan mulut), alat per...
8
Namun penerapan APD sebagai salah satu
standart precautions belum dilakukan dengan
baik oleh perawat maupun mahasiswa pr...
9
Salah satunya adalah pengetahuan tenaga
kesehatan itu sendiri. Hal ini disebabkan karena
pengetahuan merupakan domain ya...
10
Menurut Udin (2012, p. 29) dalam penelitiannya
pada mahasiswa profesi Fakultas Keperawatan
Universitas Indonesia (2012)...
11
Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim Poliklinik
Kesehatan Makasar (2007) terhadap 40 perawat di
Rumah Sakit dr. W...
12
Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari hasil
wawancara terhadap 10 orang mahasiswa Profesi PSIK FK
USK di Rumah ...
13
Tiga (3) mahasiswa selalu menggunakan masker dan
sarung tangan ketika melakukan pemasangan
infus, transpusi darah, memb...
14
Berdasarkan latar belakang diatas penulis tertarik
untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang
“Bagaimana Hubungan ...
15
Untuk mengetahui bagaimana hubungan
pengetahuan dengan perilaku penggunaan Alat
Perlindungan Diri (APD) pada mahasiswa
...
16
C. Manfaat Penelitian
Manfaat
Penelitian
Institusi
Pelayanan
Profesi
Keperawatan
Peneliti lain
Institusi
Pendidikan
BAB...
A. Konsep Pengetahuan
BAB II
TINJAUAN KEPUSTAKAAN
10
B. Konsep Sikap
C. Konsep Alat Perlindungan Diri
A. Kerangka Konsep
BAB III
KERANGKA KONSEP PENELITIAN
10
Perilaku Mahasiswa
dalam menggunakan
Alat Pelindungan Diri
(APD)
...
B. Hipotesis Penelitian
BAB III
KERANGKA KONSEP PENELITIAN
10
C. Definisi Operasional
A. Desain Penelitian
BAB IV
METODOLOGI PENELITIAN
10
Cross
Sectional
Study
Deskritif
Koleratif
Desain
Penelitian
Jenis
Pen...
B. Populasi dan Sampel
BAB IV
METODOLOGI PENELITIAN
10
Populasi
Seluruh mahasiswa
pendidikan profesi Ners
Program Studi Il...
B. Populasi dan Sampel
BAB IV
METODOLOGI PENELITIAN
10
236
Orang
Sampel
77
Orang
C. Tempat dan Waktu Penelitian
BAB IV
METODOLOGI PENELITIAN
10
Tempat:
Rumah Sakit Umum Daerah
Zainoel Abidin Banda Aceh
W...
D. Alat Pengumpulan Data
BAB IV
METODOLOGI PENELITIAN
10
E. Teknik Pengumpulan Data
BAB IV
METODOLOGI PENELITIAN
10
F. Pengolahan dan Analisis Data
Editing
Coding
Transfering
Tabulating
TERIMA KASIH
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku penggunaan APD pada Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Tahun 2013

8,587 views
8,227 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,587
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
106
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku penggunaan APD pada Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Tahun 2013

  1. 1. ELVIA MALBENI 0907101020012 Oleh HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PERLINDUNGAN DIRI (APD) PADA MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI NERS PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH TAHUN 2013
  2. 2. BAB I PENDAHULUAN 2 Tenaga kesehatan terutama perawat beresiko tinggi terinfeksi kuman ataupun tertular berbagai macam penyakit, karena perawat merupakan tenaga kesehatan di garis terdepan yang 24 jam berinteraksi dengan pasien dalam memberikan asuhan keperawatan (Noviyani, 2012, p. 1) A. Latar Belakang
  3. 3. 3 Berdasarkan survey yang dilakukan oleh International Perawatan Kesehatan Pekerja Safety Center (1998) terhadap tenaga kesehatan, didapatkan setiap tahun ribuan tenaga kesehatan terinfeksi virus berbahaya seperti Hepatitis dan HIV. Petugas kesehatan tertular lebih dari 20 kuman melalui darah yang mengakibatkan infeksi hingga 1.000 kasus per tahun. A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  4. 4. 4 Kasus yang paling umum ditemui ialah hepatitis B, hepatitis C dan HIV, seperti yang disampaikan oleh Laporan Kesehatan Dunia pada bulan November 2012, yang mengeluarkan data bahwa tenaga kesehatan terinfeksi 2,5% dari kasus HIV, 40% dari kasus hepatitis B dan hepatitis C. (Pitoyo, 2012, p. 1). A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  5. 5. 5 Melihat tingginya angka kejadian infeksi pada tenaga kesehatan, maka perlu dilakukan pencegahan. WHO (2004) telah menetapkan tentang pentingnya menerapkan standart precaution pada tenaga kesehatan untuk mencegah terjadinya penyebaran infeksi (Udin, 2012, p. 1). A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  6. 6. 6 Standart precaution adalah praktek kerja yang diperlukan untuk mencapai tingkat minimal pengendalian infeksi pada pasien dan juga melindungi petugas kesehatan. Penerapan standart precautions terdiri dari beberapa prosedur salah satunya yaitu Alat Perlindungan Diri (APD) (Boyce , 2002, p. 1; WHO, 2008, p. 1). A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  7. 7. 7 APD atau Personal Protective Equipment (PPE) mencakup alat perlindungan kepala, wajah (mata, hidung dan mulut), alat perlindungan pendengaran, alat perlindungan tangan, gaun pelindung dan perlindungan kaki (Switzerlan, 2008, p. 2). A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  8. 8. 8 Namun penerapan APD sebagai salah satu standart precautions belum dilakukan dengan baik oleh perawat maupun mahasiswa profesi yang nantinya akan menjadi perawat. Kurangnya penggunaan APD pada tenaga kesehatan dipengaruhi oleh berbagai hal. A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  9. 9. 9 Salah satunya adalah pengetahuan tenaga kesehatan itu sendiri. Hal ini disebabkan karena pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya perilaku seseorang. Perilaku positif terbentuk lebih lama jika didasari pengetahuan yang cukup (Notoadmojo, 2003, p. 25; Maulana, 2009, p.226). A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  10. 10. 10 Menurut Udin (2012, p. 29) dalam penelitiannya pada mahasiswa profesi Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia (2012), dari 113 mahasiswa didapatkan sebanyak 97 (85,8%) mahasiswa memiliki pengetahuan baik dan 16 (14,2%) mahasiswa memiliki pengetahuan kurang tentang APD, 59 (52,2%) mahasiswa berperilaku baik serta 54 (47,8%) berperilaku yang kurang baik dalam penggunaan APD. A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  11. 11. 11 Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim Poliklinik Kesehatan Makasar (2007) terhadap 40 perawat di Rumah Sakit dr. Wahidin Sudarohusodo Makasar, didapatkan 21 perawat memiliki pengetahuan baik 19 perawat memiliki pengetahuan kurang tentang APD. Sedangkan yang memakai APD dengan baik sebanyak 17 perawat dan yang tidak memakai sebanyak 23 perawat (Datin, 2012, p. 1) A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  12. 12. 12 Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari hasil wawancara terhadap 10 orang mahasiswa Profesi PSIK FK USK di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, didapatkan 4 mahasiswa mengetahui APD itu sebagai alat yang melindungi diri ketika melakukan tindakan, yang terdiri dari pelindung kepala, kacamata, masker, baju pelindung, sarung tangan dan sepatu pelindung. Sedangkan 6 mahasiswa lain hanya menyebutkan bahwa APD terdiri dari masker dan sarung tangan. A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  13. 13. 13 Tiga (3) mahasiswa selalu menggunakan masker dan sarung tangan ketika melakukan pemasangan infus, transpusi darah, membersihan atau mengganti perban. 4 mahasiswa mengaku menggunakan masker sebelum melakukan tindakan terhadap pasien dengan TBC paru dan gangguan pernafasan lainnya. sedangkan 3 orang lainnya terkadang tidak menggunakan APD karena keterbatasan waktu dan fasilitas yang disediakan Rumah Sakit serta lupa membawa APD sendiri. A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
  14. 14. 14 Berdasarkan latar belakang diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang “Bagaimana Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Penggunaan Alat Perlindungan Diri (APD) Pada Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Tahun 2013” B. Rumusan Masalah BAB I PENDAHULUAN
  15. 15. 15 Untuk mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan dengan perilaku penggunaan Alat Perlindungan Diri (APD) pada mahasiswa pendidikan profesi ners Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Tahun 2013 B. Tujuan Penelitian BAB I PENDAHULUAN
  16. 16. 16 C. Manfaat Penelitian Manfaat Penelitian Institusi Pelayanan Profesi Keperawatan Peneliti lain Institusi Pendidikan BAB I PENDAHULUAN
  17. 17. A. Konsep Pengetahuan BAB II TINJAUAN KEPUSTAKAAN 10 B. Konsep Sikap C. Konsep Alat Perlindungan Diri
  18. 18. A. Kerangka Konsep BAB III KERANGKA KONSEP PENELITIAN 10 Perilaku Mahasiswa dalam menggunakan Alat Pelindungan Diri (APD) Pengetahuan Mahasiswa terhadap Alat Pelindungan Diri (APD) Variabel Independen Variabel Dependen
  19. 19. B. Hipotesis Penelitian BAB III KERANGKA KONSEP PENELITIAN 10 C. Definisi Operasional
  20. 20. A. Desain Penelitian BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 10 Cross Sectional Study Deskritif Koleratif Desain Penelitian Jenis Penelitian
  21. 21. B. Populasi dan Sampel BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 10 Populasi Seluruh mahasiswa pendidikan profesi Ners Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Univestitas Syiah Kuala Tahun 2013
  22. 22. B. Populasi dan Sampel BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 10 236 Orang Sampel 77 Orang
  23. 23. C. Tempat dan Waktu Penelitian BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 10 Tempat: Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Banda Aceh Waktu: Bulan Mei 2013
  24. 24. D. Alat Pengumpulan Data BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 10 E. Teknik Pengumpulan Data
  25. 25. BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 10 F. Pengolahan dan Analisis Data Editing Coding Transfering Tabulating
  26. 26. TERIMA KASIH

×