Edwinprassetyo-1100631028-tugas1

194 views

Published on

Tugas Topik khusus bidang internet

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
194
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Edwinprassetyo-1100631028-tugas1

  1. 1. Edwin Prassetyo Page 1 (1100631028) edwinprassetyo@gmail.com Yii Framework pada Windows Framework adalah kumpulan dari fungsi-fungsi/prosedur-prosedur dan class-class untuk tujuan tertentu yang sudah siap digunakan. Sehingga bisa mempermudah dan mempercepat pekerjaan seorang programmer, tanpa harus membuat fungsi atau class dari awal. Jadi, dengan adanya framework, pekerjaan kita akan lebih tertata dan terorganisir. Sehingga dalam pencarian kesalahan dalam pembuatan program akan lebih mudah dideteksi. Intinya, framework merupakan pondasi awal kita sebelum menentukan memakai bahasa pemrograman apa yang akan kita pakai. Setelah kita menentukan mau pakai framework apa, baru kita bangun programnya diatas framework itu. Tanpa framework, kita akan kesulitan saat membuat program. Berikut cara instalasi YII Framework pada Windows : 1. Download Framework YII di http://www.yiiframework.com/download/ dalam format ZIP 2. Extract ke folder C:xampphtdocs, kemudian rename menjadi “yii” agar lebih singkat. 3. buka CMD kemudian ketik cd C:xamppphp kemudian tekan enter ( lihat gambar dibawah ini)
  2. 2. Edwin Prassetyo Page 2 (1100631028) edwinprassetyo@gmail.com 4. Kemdudian ketik: php.exeC: xamppyiiframeworkyiic webapp C:xampphtdocstestyii tekan enter. kemudian akan muncul tulisan Create a Web application under'C:xampphtdocstestyii'? [Yes|No] yes kemudian tekan enter lagi. (perhatikan gambar dibawah ini) 5. Jika sudah muncul seperti tampilan gambar diatas, tutup CMD. 6. Kemudian aktifkan xampp control panel , kemudian klik start pada Apache dan Mysql 7. ketik http:/localhost/testyii/ pada browser anda, maka akan muncul gambar dibawah ini :
  3. 3. Edwin Prassetyo Page 3 (1100631028) edwinprassetyo@gmail.com Perbedaan Konsep Pemrograman Framework (MVC) dengan Pemrograman Biasa Framework adalah kerangka kerja. Framework juga dapat diartikan sebagai kumpulan script (terutama class dan function) yang dapat membantu developer/programmer dalam menangani berbagai masalah-masalah dalam pemrograman seperti koneksi ke database, pemanggilan variabel, file,dll sehingga developer lebih fokus dan lebih cepat membangunaplikasi. Bisa juga dikatakan Framework adalah komponen pemrorgaman yang siap re-use kapansaja, sehingga programmer tidak harus membuat skrip yang sama untuk tugas yang sama.Misalkan saat anda membuat aplikasi web berbasis ajax yang setiap kali harus melakukan XMLHttpRequest, maka Xajax telah mempurmudahnya untuk anda dengan menciptakan sebuah objek khusus yang siap digunakan untuk operasi Ajax berbasis PHP. Itu adalah salah satu contoh kecil, selebihnya Framework jauh lebih luas dari itu. Beberapa alasan penggunaan Framework:  Mempercepat dan mempermudah pembangunan sebuah aplikasi web.  Memudahkan dalam proses maintenance karena sudah ada pola tertentu dalam setiap framework. (Dengan syarat programmer mengikuti pola standar yang ada)  Framework menyediakan fasilitas-fasilitas umum yang dipakai sehingga kita tidak perlu membangun dari awal (Misalnya validasi, ORM, pagination, multiple database, scaffolding, pengaturan session, error handling, dll.)  Lebih bebas dalam pengembangan jika dibandingkan CMS. Manfaat Framework : 1. Manfaatnya dapat membantu kerja developer dalam membangun aplikasi sehingga aplikasi bisa selesai dalam waktu yang singkat. 2. Penerapan Design Patterns memudahkan dalam rancangan, pengembangan dan pemeliharaansistem. 3. Stability dan Reliability aplikasi yang kita bangun lebih stabil dan handal karena berbasispada framework yang sudah teruji stabilitas dan kehandalannya. 4. Coding Style konsisten, memudahkan dalam membaca kode dan dalam menemukan bugs 5. Security Concern framework mengantisipasi dan memasang perisai terhadap adanya berbagaimasalah keamanan yang mungkin timbul.
  4. 4. Edwin Prassetyo Page 4 (1100631028) edwinprassetyo@gmail.com 6. Dokumentasi, framework dapat mendisiplinkan kita untuk menulis dokumentasi untuk apayang kita tulis Kebanyakan framework dalam aplikasi website berarsitektur MVC. Model View Controller merupakan suatu konsep yang cukup populer dalam pembangunan aplikasi web, berawal pada bahasa pemrograman Small Talk, MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen-komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, user interface, dan bagian yang menjadi kontrol aplikasi. Terdapat 3 jenis komponen yang membangun suatu MVC: 1. Model, Model mewakili struktur data. Biasanya model berisi fungsi-fungsi yang membantu seseorang dalam pengelolaan basis data seperti memasukkan data ke basis data, pembaruan data dan lain-lain. 2. View, View adalah bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Bisa di katakan berupa halaman web. 3. Controller, Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan view. Controller berisi perintah-perintah yang berfungsi untuk memproses suatu data dan mengirimkannya ke halaman web. Dengan menggunakan prinsip MVC suatu aplikasi dapat dikembangkan sesuai dengan kemampuan developernya, yaitu ada programmer yang menangani bagian model dan controller, sedangkan designer yang menangani bagian view, sehingga penggunaan arsitektur MVC dapat meningkatkan maintanability dan organisasi kode. Walaupun demikian dibutuhkan komunikasi yang baik antara programmer dan designer dalam menangani variabel-variabel yang akan ditampilkan. Jenis MVC pada website :  Server Side MVC, Server Side MVC biasa terjadi pada aplikasi web tradisional, yang tidak melibatkan client side seperti Javascript, Java applet, Flash, dan lain- lain. Server Side MVC menyerahkan keseluruhan proses bisnis pada server,
  5. 5. Edwin Prassetyo Page 5 (1100631028) edwinprassetyo@gmail.com aplikasi pada sisi pengguna hanya dapat menerima. MVC jenis ini kadang-kadang disebut juga dengan nama Thin Client.  Mixed Client Side and Server Side MVC, Pada Mixed Client Side and Server Side MVC 1 client tidak menggunakan model sebagai jembatan untuk melakukan komunikasi pada server, dibandingkan dengan Server Side MVC, arsitektur ini memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi karena lebih banyak komponen yang terlibat. Untuk selanjutnya arsitektur ini disebut, dengan Mixed MVC 1. Pada Mixed Client Side and Server Side MVC 2, client menggunakan model sebagai jembatan untuk melakukan komunikasi pada server, dibandingkan dengan arsitektur MVC yang lain, arsitektur ini memiliki tingkat kompleksitas yang paling tinggi karena lebih banyak komponen yang terlibat, sehingga membutuhkan sumber daya yang lebih besar pula. Untuk selanjutnya arsitektur ini disebut dengan Mixed MVC 2.  Rich Internet Application MVC, Application MVC Rich Internet Application (RIA) disebut juga dengan nama Fat Client, merupakan aplikasi web yang memiliki kemampuan dan fungsi hampir seperti aplikasi desktop. RIA pada sisi client, memiliki mesin untuk mengambil data yang berada pada server, sehingga pada client terdapat bagian MVC sendiri dan hanya membutuhkan bagian model pada sisi server. Alur MVC pada yii Framework  Model-View-Controller (MVC) Yii mengimplementasikan pola desain model-view-controller (MVC) atau model- tampilan-kontroler yang secara luas diadopsi dalam pemrograman Web. MVC bertujuan untuk memisahkan logika bisnis dari pertimbangan antar muka pengguna agar para pengembang bisa lebih mudah mengubah setiap bagian tanpa mempengaruhi yang lain. Dalam MVC, model menggambarkan informasi (data) dan aturan bisnis; tampilan berisi elemen antar muka pengguna seperti teks, formulir input; sementara kontroler mengatur komunikasi antar model dan tampilan. Selain MVC, Yii juga memperkenalkan kontroler-depan, disebut aplikasi, yang menggambarkan berjalannya konteks proses permintaan. Aplikasi memecah permintaan pengguna dan membaginya ke kontroler yang sesuai untuk penanganan selanjutnya. Diagram berikut memperlihatkan struktur statis sebuah aplikasi Yii:
  6. 6. Edwin Prassetyo Page 6 (1100631028) edwinprassetyo@gmail.com  Alur kerja Umum Diagram berikut memperlihatkan alur kerja umum sebuah aplikasi Yii saat menangani permintaan pengguna :
  7. 7. Edwin Prassetyo Page 7 (1100631028) edwinprassetyo@gmail.com Keterangan : 1. Pengguna membuat permintaan dengan URL http://www.example.com/index.php?r=post/show&id=1 dan server Web menangani permintaan dengan menjalankan skrip bootstrap index.php. 2. Skrip bootstrap membuat sebuah instance Aplikasi dan menjalankannya. 3. Aplikasi mendapatkan rincian informasi permintaan pengguna dari komponen aplikasi bernama request. 4. Aplikasi menentukan controller dan aksi yang diminta dengan bantuan komponen aplikasi bernama urlManager. Dalam contoh ini, controller adalah post yang merujuk pada kelas PostController; dan aksi adalah show yang arti sebenarnya ditentukan oleh controller. 5. Aplikasi membuat instance controller yang diminta untuk selanjutnya menangani permintaan pengguna. Controller menentukan aksi show merujuk pada sebuah metode bernama actionShow dalam kelas controller. Kemudian membuat dan menjalankan filter (contoh kontrol akses, pengukuran) terkait dengan aksi ini. Aksi dijalankan jika diijinkan oleh filter. 6. Aksi membaca Post model di mana ID adalah 1 dari database.Aksi meyiapkan view(tampilan) bernama show dengan model Post. 7. View membaca dan menampilkan atribut model Post. 8. View menjalankan beberapa widget. 9. View menyiapkan hasil yang dipasangkan dalam layout (tata letak). 10. Aksi mengakhiri pembuatan view dan menampilkan hasil akhir kepada pengguna.

×