• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Paparan Mr.Birowo BAPPEDA DIJ - Jogjakarta
 

Paparan Mr.Birowo BAPPEDA DIJ - Jogjakarta

on

  • 1,149 views

Disampaikan dalam rangka RIPDA DIY - 13 Desember 2012 - Jogjakarta tour,transport jogjakarta tour,bali land tour,special Jogja bangkok,hotel voucher,domestic tour,Pindul,Karimunjawa

Disampaikan dalam rangka RIPDA DIY - 13 Desember 2012 - Jogjakarta tour,transport jogjakarta tour,bali land tour,special Jogja bangkok,hotel voucher,domestic tour,Pindul,Karimunjawa

Statistics

Views

Total Views
1,149
Views on SlideShare
1,149
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Paparan Mr.Birowo BAPPEDA DIJ - Jogjakarta Paparan Mr.Birowo BAPPEDA DIJ - Jogjakarta Presentation Transcript

    • Dalam RIPPARDA DIY (2102-2-014) dengan RPJMD (2012-2017 Oleh : Bappeda DIY Disampaikan Dalam Acara Sinergisitas Program Prioritas dan Strategis Pariwisata DIY Dalam RIPPARDA DIY (2012-2014) dengan RPJMD (2012-2017)
    • 8.007.00 6.28 6.50 6.10 6.106.00 5.50 4.50 5.03 4.88 5.165.00 4.31 3.704.00 4.433.002.001.000.00 2006 2007 2008 2009 2010 2011 Provinsi DIY Nasional Pekonomian DIY tahun 2011 yang diukur dari kenaikan PDRB atas dasar harga konstan 2000 meningkat 5,16 % dari tahun 2010. Hampir semua sektor ekonomi mengalami pertumbuhan positif ; terkecuali sektor pertanian yang mengalami kontraksi 2,12 %
    • Penyerapan Tenaga Kerja yang Terserap Menurut Lapangan Usaha di Provinsi DIY, Tahun 2007 – 2010 Lapangan Usaha 2007 2008 2009 2010Perdagangan, Hotel & Restoran 20.84 Pertanian 588,972 658,636 686,616 625,832 Jasa-Jasa 17.25 Perdagangan, Hotel dan Pertanian 16.07 Restoran 402,106 428,196 429,556 445,443 Industri Pengolahan 13.48 Jasa-jasa 277,652 303,625 332,703 338,547 Pengangkutan & Komunikasi 10.98 Industri 263,186 245,141 249,111 292,624 Konstruksi 9.89 Keuangan, Real Estat & Jasa… 9.87 Bangunan 178,349 105,050 91,342 91,864 Listrik, Gas & Air Bersih 0.91 Angkutan dan Komunikasi 57,160 60,310 80,973 86,417 Pertambangan & Penggalian 0.71 Keuangan, Persewaan dan Jasa Persh 41,323 43,019 31,012 42,380 0.00 5.00 10.0015.0020.0025.00 Penggalian 24,194 17,753 20,986 17,237 Listrik, Gas & Air Bersih 2,600 2,017 3,331 2,420 Total 1,835,542 1,863,747 1,925,630 1,942,764 Sektor Perdagangan Hotel dan Restoran menjadi Tingkat penyerapan tenaga kerja DIY terbesar sektor unggulan dengan memberikan kontribusi masih pada sektor Pertanian kemudian diikuti terbesar pada tahun 2011 yaitu sebesar sektor Perdagangan Hotel Restoran, Jasa-jasa dan 20.84%, kemudian diikuti sektor jasa-jasa, pertanian industri. dan industri pengolahan Penyerapan tenaga kerja sektor Perdagangan , hotel restoran dan industri pengolahan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun
    • Volume tersebutmewakili angkapertumbuhan rata – ratasecara keseluruhanmasa periode 1995 – 2020sebesar 4.1 persen, danlambannya angkapertumbuhan antaratahun 1995 - 2000 sebagaikonsekuensi krisiskeuangan Asia (WTO2001). Pertumbuhanpariwisata dunia inidapat ditangkap sebagaisebuah peluang untukmengembangkanpariwisata nasional.
    • VISI RPJMD DIY 2012-2017 : “DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA YANG LEBIH BERKARAKTER, BERBUDAYA, MAJU, MANDIRI DAN SEJAHTERA MENYONGSONG PERADABAN BARU” MISI PEMBANGUNAN DIY :1. Membangun peradaban berbasis nilai-nilai kemanusiaan dengan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mengembangkan pendidikan yang berkarakter didukung dengan pengetahuan budaya, pelestarian dan pengembangan hasil budaya, serta nilai-nilai budaya.2. Menguatkan perekonomian daerah yang didukung dengan semangat kerakyatan, inovatif dan kreatif disertai peningkatan daya saing pariwisata guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas dan berkeadilan.3. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik ke arah katalisator yang mampu mengelola pemerintahan secara efisien, efektif, mampu menggerakkan dan mendorong dunia usaha dan masyarakat lebih mandiri.4. Memantapkan prasarana dan sarana daerah dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dengan memperhatikan kelestarian lingkungan dan kesesuaian Tata Ruang.
    • Arah Pembangunan 2012-2017 : Kesinambungan tak terpisahkan dari RPJMD 2009-2013 Arahan Kebijakan dlm “Yogyakarta Menyongsong Arahan Kebijakan RPJMD 2009-2013 Peradaban Baru 2012-2017” Penguatan fondasi kelembagaan & Menguatkan perekonomian daerah dgn memantapkan struktur perekonomian daerah semangat kerakyatan, inovatif, kreatif, berdayaberbasis pariwisata dgn dukungan potensi lokal saing pariwisata, utk memacu pertumbuhan dilandasi semangat kerakyatan menuju masy ekonomi daerah yg berkualitas & berkeadilan sejahtera STRATEGI : mendukung Capaian Misi II STRATEGI : Mewujudkan Renaisans Pariwisata, Ekonomi, & Pangan Pengembangan Ketahanan Pangan Revitalisasi Pertanian Penguatan Ekonomi Lokal & Modal Sosial Pengembangan SD Perikanan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan berbasis Peningkatan iklim usaha sektor unggulan Agraris, Maritim, & Niaga Pemberdayaan Masyarakat Terwujudnya Kedaulatan Pangan RENAISANS YOGYAKARTA
    • • Renaisans Yogyakarta yang dipayungi filosofi hamêmayu-hayuning bawânâ, dihidupi semangat gotong-royong yang mengacu pada konsep aworing kawulâ-gusti dan golong-gilig, serta diekspresikan oleh sikap satriyâ: sawiji, grêgêt, sêngguh, ora-mingkuh, memberikan vitalitas dan ruh baru, arah baru, nilai baru, serta kekuatan baru dari pergeseran kekuatan peradaban yang bergerak menuju ke Timur, seraya meluruskan kembali ‘rasa keTuhanan’ kita.• Renaisans Yogyakarta ditujukan guna terciptanya peradaban baru unggul yang menghasilkan ‘manusia Indonesia yang utama’ (jalma kang utama), yang berasaskan ‘rasa keTuhanan, rasa kemanusiaan dan rasa keadilan’, dengan mengandalkan modal dasar ‘kebudayaan dan pendidikan’. Strategi Pencapaian Renaisans Yogyakarta : 1. Mengembalikan nilai-nilai keluhuran, keutamaan dan jatidiri berbangsa yang kini kian menipis dan tidak lagi menjadi penuntun gerak bernegara, gerak para pemimpin, gerak kerja birokrasi dan gerak kehidupan seluruh elemen bangsa, untuk menuju Indonesia yang bermartabat, mandiri, damai, adil dan makmur. 2. Membebaskan yang termarjinal serta menghilangkan belenggu penyebab ketidakmampuannya dalam membangun martabat, kemandirian, kebersamaan dan kedamaian, serta membangun keadilan dan kemakmuran dirinya. 3. Konsolidasi integrasi melalui pengakuan dan penghormatan atas keberagaman kelompok, suku, agama, ras, maupun budaya dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika. 4. Menghidupkan kembali visi Negara Maritim, baik dalam aspek budaya, politik, pertahanan dan keamanan, hukum, ekonomi, teknologi, kesehatan, pangan, energi, tata ruang, infrastruktur, transportasi dan komunikasi. 5. Menghidupkan dan menguatkan kembali nilai-nilai sejarah lokal, budaya lokal, dan produksi ekonomi lokal, sebagai upaya membangun kembali kepercayaan diri, identitas, dan jatidiri.
    • Pendidikan Pariwisata Teknologi Ekonomi Energi Kesehatan Tata Ruang/Lingk Pangan  Pengembangan pariwisata harus • Penguatan Ekonomi Lokal dan Penguatan Modal diletakkan bagi pembangunan Sosial sebagai upaya melakukan penyebaran manusia dan kemanusiaan yang kegiatan ekonomi yang berbasis di daerah dan melibatkan masyarakat lokal dalam sekaligus berbasis sumberdaya lokal (local setiap langkah dan tahapnya. resources). Pariwisata hendaknya berdampak • Renaisans Ekonomi adalah model ekonomi nyata bagi semua golongan gabungan antara ekonomi masyarakat dan harus inklusif bukan kemaritiman, ekonomi agraris, dan ekonomi eksklusif. keniagaan yang didukung oleh ekonomi transportasi serta berpihak pada rakyat  Pengembangan pariwisata pedesaan : integrasi dengan farm- • Renaisans Ekonomi diarahkan agar tourism, green-tourism, outdoor- terbangunnya nilai-nilai budaya ekonomi yang menjadi dasar terciptanya kenyamanan bagi tourism, agro-tourism, eco- kehidupan ekonomi masyarakat sesuai UUD 1945 tourism, dan nature/wildlife tourism • Pengembangan local genius atau indigenous knowledge dilakukan untuk menopang terwujudnya kedaulatan pangan, yakni terpenuhinya pangan untuk hidup sehat dan produktif bagi setiap rumah tangga dari produksi dalam negeri melalui penataan ulang terhadap kebijakan pembangunan jalan irigasi, jalan pedesaan, pengembangan IPTEK Pangan, pencegahan alih fungsi lahan pertanian, dan ekstensifikasi lahan sawah baru • Kedaulatan pangan diwujudkan melalui: (a) percepatan diversifikasi produksi dan konsumsi pangan untuk mengurangi ketergantungan terhadap jenis pangan tertentu. (b) pengelolaan cadangan pangan sesuai kondisi spesifik DIY agar dapat digunakan cepat dan tepat jika terjadi gejolak harga atau keadaan darurat. (c) sinergi kegiatan yang menciptakan pemberdayaan masyarakat, khususnya di daerah rawan pangan
    •  Stagnasi Pengembangan Atraksi Wisata Penataan Obyek Wisata Aksesibilitas Obyek Wisata Sinergi Antar pelaku Wisata Disparitas Kunjungan Wisata Antar Kab/Kota
    • Visi RIPPARDA DIY:“Terwujudnya Yogyakarta Sebagai Destinasi Wisata Terkemuka, Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berwawasan Budaya, Berkelanjutan, Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat ”
    • Program Prioritas dan Strategis Pariwisata UU NO. 10/ 2009 PASAL 9 MENEGASKAN CAKUPAN KOMPONEN PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN MELIPUTI: 1. 2. 3. 4.DESTINASI PARIWISATA PEMASARAN PARIWISATA INDUSTRI PARIWISATA KELEMBAGAAN KEPARIWISATAAN “Pemasaran “ Pembangunan “Pengembangan“Pembangunan daya pariwisata bersama struktur organisasi tarik terpadu dan (fungsi, hirarkhi, h pemerintah, pemerwisata, pembanguna berkesinambungan ubungan) industri intah n dengan melibatkan pariwisata, daya daerah, swasta danprasarana, pembang seluruh pemangku saing produk masyarakat, penge unan fasilitas kepentingan serta pariwisata, kemitra mbangan sumberumum, pembanguna pemasaran yang an usaha dayan fasilitas pariwisata bertanggung jawab pariwisata, kredibil manusia, regulasiserta Pemberdayaan dalam membangun itas bisnis, dan dan mekanisme masyarakat, secara citra Indonesia tanggung jawab thd operasional di terpadu dan sebagai destinasi lingkungan alam bidang berkesinambungan pariwisata yang dan sosial budaya” kepariwisataan berdaya saing 11
    • Alur Pemikiran dan Struktur Keluaran RIPPARDA DIY ANALISIS RENCANA INDUK  RIPPARNAS LINGKUNGAN PEMBANGUNAN  RTRW DIY PARADIGMA KEPARIWISATAAN DAERAH DIY  RPJP DIY 2012 - 2025  RENSTRA DIY PEMBANGUNAN  REVIEW RIPP 1999 VISI MISI TUJUAN SASARAN ARAH KEBIJAKAN, STRATEGI, INDIKASI PROGRAM 4 PILAR PEMB. KEPARIWISATAAN DAERAH KELEMBAGAAN DESTINASI PEMASARAN INDUSTRI KEPARIWISATAPARIWISATA PARIWISATA PARIWISATA AN 12
    • MISI IIStrategi : Mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan potensi localdengan mengedepankan peran serta masyarakat Arah Kebijakan Penngembangan Pariwisata Minat Khusus dan Pariwisata Perdesaan Berbasis Komunitas Lokal Pengembangan atraksi wisata baru Inovasi dan penajaman promosi, baik domestic, maupun internasional untuk mengembangkan pasar wisatawan Peningkatan sinergi antar pelaku pariwisata Peningkatan aksesibilitas dan konektifitas obyek wisata antar kab/kota Peningkatan kualitas SDM dan kelembagaan pariwisata Pemerataan kunjungan wisatawan untuk mengembangkan perekonomian wilayah
    • MISI IIUrusan Pariwisata  Program Pengembangan Pemasaran  Program Destinasi Pariwisata  Program Pengembangan Kemitraan Pariwisata  Program akselerasi pariwisata berbasis budaya
    • Renaisans Pariwisata : Pariwisata Berbasis Budaya Pariwisata Minat Khusus dan Pariwisata Perdesaan Berbasis Komunitas Lokal DESTINASI PEMASARAN INDUSTRI KELEMBAGAAN PARIWISATA PARIWISATA PARIWISATA KEPARIWISATAANa. Perwilayahan Destinasi a. Penguatan Struktur Pariwisata Daerah a. Pengembangan a. Pengembanga Industri Pariwisatab. Pembangunan Daya Pasar b. Peningkatan Daya n Organisasi Tarik Wisatac. Pembangunan Wisatawan Saing Produk Kepariwisataa Aksesibilitas dan/ atau b. Pengembangan Pariwisata n Transportasi Pariwisata c. Pengembangand. Pembangunan Citra Pariwisata Kemitraan Usaha b. Pengembanga Prasarana Umum, Fasilitas Umum c. Pengembangan Pariwisata n Sumber Daya dan Fasilitas Pariwisata Kemitraan d. Pengembangan Manusiae. Pemberdayaan Kredibilitas Bisnis Masyarakat melalui Pemasaran Pariwisata Pariwisata Pariwisataf. Pengembangan investasi di bidang Pariwisata AKSELERASI 15