Your SlideShare is downloading. ×
Perilaku masyarakat dalam perubahan sosial budaya dan Lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Perilaku masyarakat dalam perubahan sosial budaya dan Lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank

5,672
views

Published on

sebuah rangkuman dua siswa SMP tentang pelajaran IPS berjudul Perilaku masyarakat dalam perubahan sosial budaya dan Lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank.

sebuah rangkuman dua siswa SMP tentang pelajaran IPS berjudul Perilaku masyarakat dalam perubahan sosial budaya dan Lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank.

Published in: Education

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
5,672
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
50
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PS II AS NT I SE AK DZ E N PR MAS DA BY H :D I AB B 6 & 7
  • 2. BAB 6 BAB 7
  • 3. BAB 6, PERILAKU MASYARAKAT DALAM PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA Perubahan Perilaku Perubahan Perilaku Bentuk Perubahan Bentuk Perubahan Adopsi Unsur Baru Adopsi Unsur Baru Faktor Pengaruh Faktor Pengaruh Globalisasi Globalisasi Gaya Hidup Gaya Hidup Sikap Kritis Sikap Kritis Kesadaran Kesadaran Modernisasi Modernisasi Pola Pikir Pola Pikir Westernisasi Westernisasi Menaruh Minat Menaruh Minat Sosial Ekonomi Sosial Ekonomi Identifikasi Identifikasi Berkomunikasi Berkomunikasi Bahasa Bahasa Selektif Selektif Penilaian dan Logis Penilaian Rasional dan Logis Rasional Percobaan Percobaan Penerimaan Penerimaan Partisipasi Partisipasi Toleransi Toleransi
  • 4. PERUBAHAN GAYA HIDUP Sekarang ini terdapat kecenderungan lebih bangga menggunakan barang – barang yang memiliki merk luar negeri, misalnya produk sepatu. Perubahan ini lebih banyak didasarkan pada asas subjektivitas terhadap sesuatu, misanya tokoh yang mengiklankannya atau tuntutan pergaulan bagi anak muda. Kemudian, munculnya hobi profesi tertentu yagng dianggap termasuk kelas sosial atas. Perubahan gaya hidup seperti ini mendorong untuk bertindak konsumtif.
  • 5. PERUBAHAN POLA PIKIR Pola pikir masyarakat Indonesia sekarang ini sudah mulai meningkat. Hal ini mungkin karena semakin banyaknya penduduk yang telah mengenyam pendidikan. Pola pikir tradisional yang didasarkan adat istiadat sudah mulai ditinggalkan dan bergeser menjadi pola pikir modern yang lebih logis dan rasional. Meskipun demikian, pola pikir tradisional tidak akan begitu saja karena sampai kapan pun pola pikir tradisional akan selalu dibituhkan. Perubahan pola pikir juga memberikan pemikiran yang jauh ke depan kepada masyarakat.
  • 6. PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI Kemunculan berbagai pusat perbelanjaan seperti minimarket , supermarket, hypermarket, dan mall sudah mulai masuk ke daerah pinggiran. Sehingga pedagang pasar tradisional mengeluh karena banyak pembeli yang beralih ke pasar modern. pada umumnya, masyarakat lebih senang belanja ke pusat perbelanjaan modern dibandingkan di pasar tradisional. Misalnya, kamu tidak canggung menenteng kantong kresek hitam yang bercap Department Store A dan keluar dari pusat berbelanjaan A dibandingkan menenteng kantong kresek hitam dan keluar dari pasar tradisional. Masalahnya sepele, karena GENGSI :v Masyarakat lebih senang berbelanja di mall.
  • 7. PERUBAHAN DALAM BERKOMUNIKASI Meskipun bukan hal yang relatif baru, tidak diragukan lagi bahwa kehadiran dan pertumbuhan teknologi internet telah menjadi salah satu fenomena sosial yang paling menarik perhatian saat ini. Di seluruh dunia, termasuk Indonesia, semakin banyak orang yang memanfaatkan internet untuk bermacam – macam kebutuhan, contohnya sebagai alat berkomunikasi, karena internet adalah alat komunikasi paling fleksibel.
  • 8. PERUBAHAN DALAM BAHASA Makin banyak saja istilah – istilah baru yang muncul belakangan ini, contohnya saja “ kepo”. Apakah istilah tersebut sesuai dengan kaidah – kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar? Di kalangan remaja, istilah tersebut sudah SANGAT lazim diucapkan. Perubahan lainnya yaitu penggunaan bahasa yang campur aduk, misalnya bahasa daerah dicampur dengan bahasa Indonesia dan bahasa lainnya. Dari segi kaidah kebahasaan, hal ini juga tidak dibenarkan. Tetapi perubahan tersebut umumnya digunakan dalam bahasa pergaulan, bukan dalam bahasa resmi secara lisan dan tulisan.
  • 9. KESADARAN Tahap kesadaran terjadi ketika seseorang mengetahui adanya ide – ide baru dalam kehidupan bermasyarakat.
  • 10. MENARUH MINAT Tahap menaruh minat terjadi ketika seseorang mulai menaruh minat dan mencari tahu pihak lain.
  • 11. PENILAIAN Tahap penilaian terjadi ketika seseorang melakukan penilaian dan menghubungkannya dengan situasi dirinya, baik untuk kepentingan sekarang maupun masa yang akan datang .
  • 12. PERCOBAAN Tahap percobaan terjadi ketika seseorang menerapkan ide – ide baru dalam skala yang relatif kecil untuk menentukan manfaatnya.
  • 13. PENERIMAAN Tahap penerimaan terjadi ketika seseorang menggunakan ide baru secara permanen untuk skala yang lebih luas.
  • 14. GLOBALISASI Menurut Haralambos dan Martin Holborn, globalisasi dapat diartikan sebagai suatu proses di mana batas – batas negara luluh dan tidak penting lagi bagi kehidupan sosial. Globalisasi muncul disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya faktor kemajuan sistem komunikasi dan alat perhubungan. Proses globalisasi tidak terjadi begitu saja, proses tersebut bisa melalui media massa, pariwisata internasional, dan migrasi internasional, tetapi migrasi internasional dapat menyebabkan efek negatif seperti cultural shock (kegoncangan budaya) dan cultural lag (kesenjangan budaya). Contoh Pariwisata Internasional
  • 15. MODERNISASI Modernisasi merupakan proses perubahan masyarakat dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Bentuk perubahan yang dimaksudkan dalam pengertian modernisasi adalah perubahan yang terarah ( directed change) dan didasarkan atas suatu perencanaan (planned change). Perubahan tersebut menyangkut semua aspek kehidupan masyarakat. Perubahan – perubahan tersebut diantaranya menyangkut aspek sosio-demografis dan aspek struktur organisasi sosial. Modernisasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, perkembangan industri, dan perkembangan ekonomi.
  • 16. WESTERNISASI Westernisasi berasal dari bahasa Inggris, yaitu west yang berarti barat. Istilah ini sering diartikan sebagai usaha meniru gaya hidup orang barat (orang Eropa Barat atau Amerika Serikat). Meniru gaya hidup berarti meniru secara berlebihan model pakaian, rambut, busana, gaya bicara, sopan santun pergaulan orang Barat, pola bergaul, dll. Pengguunaan unsur – unsur budaya Barat pada dasarnya dapat ditiru, diambil alih, diadaptasi, atau mungkin dibeli, tanpa harus menjadi orang Barat atau hidup dengan gaya orang Barat. Contohnya, bangsa Jepang yang dapat maju tanpa harus meniggalkan bahasa, adat istiadat, atau budayanya. Penduduk Jepang tidak meninggalkan kebudayaannya.
  • 17. IDENTIFIKASI Interaksi antarindividu akan menimbulkan komunikasi yang saling memengaruhi. Proses ini mengakibatkan terjadinya penyebaran gagasam dari suatu masyarakat ke masyarakat lain, baik secara perorangan maupun kelompok. Adapun melihat manfaat atau tidaknya gagasan tersebut, proses identifikasi merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam menyikapi perubahan yang terjadi. Proses identifikasi bertujuan untuk mengetahui semua bentuk dan jenis perhubahan yang di dalamnya menyangkut unsur kegunaan, manfaat, tujuan, dan pengaruh yang akan ditimbulkannya. Proses ini sangat bermanfaat karena dapat dijadikan panduan untuk melakukan perubahan.
  • 18. SELEKTIF Dalam melakukan proses pemilihan, jenis perubahan harus selektif dan disesuaikan dengan kebutuhan. Jangan hanya karena ingin mengikuti perkembangan zaman atau mode yang sedang trend, memaksakan diri untuk melakukan perubahan dan melakukan sesuatu yang sebetulnya tidak perlu atau tidak cocok dengan diri pribadi seseorang.
  • 19. RASIONAL DAN LOGIS Perubahan yang akan dilakukan harus didasarkan pada pikiran yang rasional dan logis. Artinya, perubahan tersebut harus berdasarkan pada kemampuan setiap individu dari segi sikap dan mental. Logis dalam arti perubahan tersebut memang harus dilaksanakan
  • 20. PARTISIPASI Jika suatu perubahan dianggap penting oleh individu dan masyarakat, mau tidak mau perubahan harus dilakukan. Hal ini terjadi karena pada hakikatnya setiap manusia tidak akan dapat bertahan dengan suatu kondisi dan satu kebudayaan yang tetap secara terus menerus. Meskipin demikian, perubahan yang akan diklakukan jangan sampai melunturkan atau menghilangkan nilai – nilai yang sudah ada sebelumnya. Perubahan baru yang diadopsi harus dapat memperkaya nilai – nilai yang sudah ada sehingga mampu meningkatkan kualitas dari nilai – nilai tersebut di dalam kehidupan bermasyarakat.
  • 21. TOLERANSI Tidak semua perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat mendapat respons positif dari anggotanya. Kadang – kadang ada beberapa perubahan yang kurang disenangi dan kurang disetujui oleh anggotanya. Meskipun demikian, setiap anggota masyarakat tidak mungkin mengatur secara keseluruhan jenis perubahan yang akan terjadi, mengingat latar belakang setiap anggota masyarakat berbeda. Sikap toleransi yang tinggi di antara anggota masyarakat sangat diperlukan dalam upaya mencegah timbulnya konflik dan
  • 22. VIDEO TENTANG DAMPAK BURUK MODERNISASI Main Menu
  • 23. BAB 7 LEMBAGA KEUANGAN BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK
  • 24. UANG UANG
  • 25. UANG PENGERTIAN UANG DAN SEJARAH PERKEMBANGANNYA. Uang adalah segala sesuatu yang diterima oleh masyarakat umum, sebagai alat pembayaran dan alat tukar menukar barang. Dalam sejarah perkembangan uang mengalami beberapa tahap yaitu , tahap sebelum barter, tahap barter, tahap uang barang, tahap uang logam, tahap uang kertas, dan tahap uang giral.
  • 26. Tahap sebelum barter. Pada tahap ini, masyarakat masih belum mengenal pertukaran dan perdagangan. Kehidupannya pun masih sangat sederhana. Jadi yang mereka dapatkan maka itulah milik mereka. Tahap barter. Dengan semakin berkembangnya zaman, masyrakat pada masa ini mereka sudah mulai mengenal pertukaran. Mereka menukar barang miliknya dengan barang yang mereka butuhkan pada orang lain. Tahap uang barang. M ulailah timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran itu adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generally accepted) benda-benda yang dipilih adalah yang bernilai tinggi.
  • 27. Tahap uang logam. Logam dipilih sebagai alat tukar karena memiliki nilai yang tinggi sehingga digemari umum, nilainya bisa ditentukan, tahan lama, tidak mudah rusak, mudah dipecah tanpa mengurangi nilai, dan mudah dipindah-pindahkan.Uang logam disebut sebagai uang penuh (full bodied money) yang artinya nilai uang yang tertera di permukaan sama dengan nilai yang terkandung di dalamnya. Tahap uang kertas. Karena penggunaan uang logam sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar sehingga diciptakanlah uang kertas. Uang kertas diberlakukan untuk mengatasi kesulitan dalam penggunaan uang logam. Sebagai gantinya, mereka menjadikan kertas tersebut sebagai alat tukar. Pengeluaran uang kertas perlu memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan dan pengeluaran.
  • 28. Tahap uang giral. Uang giral merupakan simpanan uang atau rekening dana di bank yang dapat dipakai sebagai alat pembayaran dengan menggunakan cek, bilyet giro, dan telegraphic transfer. Adanya uang giral, menyebabkan transaksi pembayaran dalam jumlah besar menjadi lebih praktis dan aman. B. FUNGSI UANG Fungsi uang dibagi menjadi dua macam, yaitu fungsi asli dan fungsi turunan. Fungsi asli. Sebagai alat tukar umum (medium of exchange), yaitu uang berfungsi sebagai alat untuk pertukaran dan mengatasi kesulitan dalam pertukaran secara natura (barter).
  • 29. Sebagai satuan hitung (unit of account), yaitu uang berfungsi untuk menentukan nilai dari suatu barang atau jasa, serta untuk menentukan besarnya harga. Fungsi turunan. Sebagai alat pembayaran (means of payment), uang berfungsi untuk melakukan pembayaran berbagai transaksi, misal pembayaran pajak, iuran, dan sebagainya. Penimbun kekayaan artinya uang dapat disimpan telebih dahulu, yang nantinya akan mempermudah dalam pertukaran di masa mendatang. Sebagai alat pembentukan modal dan pemindahan modal (transfer of value), yaitu uang berfungsi untuk menambah atau memperbesar modal usaha, baik dipergunakan sendiri maupun dipinjamkan kepada orang lain yang membutuhkan modal tersebut.
  • 30. C. Nilai uang. Nilai intrinsik. Nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang. Nilai nominal . Nilai nominal, yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap harga yang tertera pada mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00). Nilai tukar. Nilai tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya uang Rp. 500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen, sedangkan Rp. 10.000,00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso).
  • 31. D. Jenis jenis uang. Uang kartal. Uang kartal adalah uang yang dijadikan sebagai alat transaksi sah dan wajib diterima seluruh masyarakat pada perekonomian. Uang giral. Uang giral tercipta akibat semakin mendesaknya kebutuhan masyarakat akan adanya sebuah alat tukar yang lebih mudah, praktis dan aman.
  • 32. Lembaga keuangan bank Pengertian bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang. Sejarah bank Bank pertama kali didirikan dalam bentuk seperti sebuah firma pada umumnya pada tahun 1690, pada saat kerajaan Inggris berkemauan merencanakan membangun kembali kekuatan armada lautnya untuk bersaing dengan kekuatan armada laut Perancis akan tetapi pemerintahan Inggris saat itu tidak mempunyai kemampuan pendanaan kemudian berdasarkan gagasan William Paterson yang kemudian oleh Charles Montagu direalisasikan dengan membentuk sebuah lembaga intermediasi keuangan yang akhirnya dapat memenuhi dana pembiayaan tersebut hanya dalam waktu duabelas hari
  • 33. Fungsi bank Fungsi bank secara umum adalah menghimpun dana dari masyrakat luas(funding) dan menyalurkan dalam bentuk pinjaman atau kredit(lending) untuk berbagai tujuan. Tetapi sebenarnya fungsi bank dapat dijelaskan dengan lebih spesifik seperti yang diungkapkan oleh Y. Sri Susilo, Sigit Triandaru, dan A. Totok Budi Santoso (2006), yaitu sebagai berikut : -  Agent of Trust Dasar utama kegiatan perbankan adalah trust atau kepercayaan, baik dalam hal menghimpun dana maupun penyaluran dana. -  Agent of Development Kelancaran kegiatan investasi, distribusi, konsumsi ini tidak lain adalah kegiatan pembangunan perekonomian masyarakat. -  Agent of Service Selain menghimpun dan menyalurkan dana, bank juga memberikan penawaran jasa-jasa perbankan yang lain kepada masyarakat seperti jasa pengiriman uang , jasa penitipa n barang berharga, dll.
  • 34. Bank umum. Bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Bank umum dibedakan menjadi bank umum milik negara, bank umum milik swasta, dan bank umum milik koprasi. Bank umum milik negara. Contohnya, bank rakyat indonesia(BRI), bank negara indonesia(BNI), dan bank mandiri Bank umum milik swasta. Contohnya , bank lippo, bank danamon, bank niaga, citibank, bankok bank, dll Bank umum milik koperasi. Contohnya, bank umum milik koperasi indonesia (bank bukopin)
  • 35. Bank perkreditan rakyat (BPR) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah lembaga keuangan bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka,tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dan menyalurkan dana sebagai usaha BPR. Dengan lokasi yang pada umumnya dekat dengan tempat masyarakat yang membutuhkan. Status BPR diberikan kepada Bank Desa, Lumbung Desa, Bank Pasar, Bank Pegawai, Lumbung Pitih Nagari (LPN), Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Badan Kredit Desa (BKD), Badan Kredit Kecamatan (BKK), Kredit Usaha Rakyat Kecil (KURK), Lembaga Perkreditan Kecamatan (LPK), Bank Karya Produksi Desa (BKPD), 
  • 36. Tugas pokok bank sentral, umum, dan BPR. Tugas pokok bank sentral. Bank indonesia menetapkan dan melaksanakan moneter melalui beberapa kebijakan. Bank indonesia moneter. mengatur dan menjaga kebijakan kelancaran sistem Bank indonesia mengatudan mengawasi bank lain Tugas pokok bank umum. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan. Memberikan kredit kepada masyarakat/perusahaan. Menerima titipan barang barang berharga. Melakukan kegiatan usaha valuta asing
  • 37. Melayani jasapengiriman uang(transsfer) antar bank. Melayani giro dan inkaso antarbank. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank. Kegiatan usaha bank umum dapat juga melakukan kegiatan berdasarkan prinsip syriah (bagi hasil) Tidak melakukan usaha asuransi. Tugas pokok BPR. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan. Memberikan pinjaman kepada masyrakat. Menyediakan pembiayaan bagi nasabah denagn prinsip bagi hasil. Menempatkan dana dalam bentuk sertifikat bank indonesia(SBI), sertifikat deposito, dan/atau tabungan pada bank lain.
  • 38. Lembaga keuangan bukan bank. Adalah badan usaha yang bergerak dibidang keuangan, tetapi tidak bank. Seperti, koprasi simpan pinjam, pegadaian, dll. Koprasi simpan pinjam. Koperasi Simpan Pinjam adalah koperasi yang kegiatannya hanya usaha simpan pinjam. Kegiatan usaha simpan pinjam adalah kegiatan yang dilakukan untuk menghimpun dana dan menyalurkannya melalui kegiatan usaha simpan pinjam dari dan untuk anggota koperasi yang bersangkutan, calon anggota koperasi yang bersangkutan, koperasi lain dan atau anggotanya.
  • 39. Pegadaian. Pengadaian merupakan lembaga keuangan bukan bank yang memberikan kredit dengan masyarakat dengan cara khusus yaitu hukum gadai . Menurut hukum gadai calon peminjam mempunyai kewajiban untuk menyerahkan hartanya sebagai jaminan kepada pihak pengadaian. Dalam hukum tersebut juga termuat pembelian hak kepada pengadaian untuk melakukan penjualan (lelang) atas jaminan tersebut apabila batas waktu pemberian pinjaman sudah habis dan peminjam tidak menebus jaminannya. Perusahaan asuransi. Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis dimana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, dimana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut
  • 40. Perusahaan leasing. Adalah suatu bentuk usaha yang melakukan kegiatan penyedian barang barang modal ountuk digunakan oleh suatu perusahaan dalam jangka tertentu dengan pembayaran secara berkala. Pasar modal. secara umum adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Dalam arti sempit, pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan sahamsaham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek (Sunariyah, 2000 : 4). Dilihat dari pengertian akan pasar modal diatas, maka jelaslah bahwa pasar modal juga merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam mencari dana dengan menjual hak kepemilikkan perusahaan kepada masyarakat.
  • 41. Dana pensiun. Pengertian dana pensiun adalah hak seseoarng untuk memperoleh penghasilan setelah bekerja sekian tahun dan sudah memasuki usia pensiun atau ada sebab-sebab lain sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan. Penghasilan ini biasanya berupa uang yang dapat diambil setiap bulannya atau diambil sekaligus pada saat seseorang memasuki masa pensiun, hal ini tergantung dari kebijakan yang terdapat dalam suatu perusahaan.
  • 42. SEJARAH BANK