Your SlideShare is downloading. ×
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Laporan Teknis TNDE
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Laporan Teknis TNDE

963

Published on

Laporan teknis pilot project implementasi TNDE pada Balitbank Pemprov Sumatera Utara 2011

Laporan teknis pilot project implementasi TNDE pada Balitbank Pemprov Sumatera Utara 2011

Published in: Technology
1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
963
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
30
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. LAPO ORAN TEKN NIS  TATA N NASKAH DINAS E ELEKTRO ONIK  BALIT TBANG DPR RD SUMAT TERA UTAR RA    Teknis  Bagian I : Gambaran T     istem Tata Na askah Dinas E Elektronik‐Ba alitbang DPRD D Sumut (untuk selanjutny ya disingkat T TNDE)  Si adalah  se ebuah  sistem  yang  dikemb bangkan  berb basis  web  yan memungk koordinasi  yang  terinte ng  kin  egrasi  antar  bidang/sub‐bida dalam  ba ang  adan,  dalam  melakukan  p pengelolaan  n naskah  di  ling gkungan  Balit tbang  mut (lihat gam mbar 1.1).  DPRD Sum   Antar Muka Dalam Aplikasi TNDE  Gambar 1.1 Tampilan A   Si istem  ini  dikembangkan  dengan  mengacu  pada  “Pedoman Umum  Ta n  ata  Naskah  Dinas  Elektronik k” Permenpan no 006 tahun 2011. Apl likasi TNDE di pasang (inst tall) pada kom mputer serve er dan  diakses  p pada  komputer  dan/atau semua  jen perangka komputasi  yang  mem u  nis  at  mungkinkan  untuk  mengakse web  mela jaringan  intranet/inte es  alui  ernet  yang  d diizinkan/ters sedia.  Aplikas TNDE  ini  d si  dapat  dimanfaat tkan untuk:  1. Menampilkan, menamb bah, mengubah, menghap pus borang/te emplat naskah h.  ng (edit) nask kah secara lan ngsung (tanpa a aplikasi Text t Editor lain)  2. Menyuntin n penyimpanan untuk und duh dan ungg gah fail, sesua ai kapasitas p penyimpanan n yang  3. Melakukan disediakan n di server. 
  • 2. 4. Melakukan n penyimpanan, pembacaan, pengolah han basis data a terintegrasi  (DBMS/Data a Base  Management System) m melalui sistem m internal TNDE.  n  an  ediakan  halaman  otorisas (login),  dan hak  si  n  5. Melakukan pengamana aplikasi  dengan  menye akses bertingkat.  ebagainya, se esuai pedoma an teknis.  6. Dan lain se   E  bangkan  den ngan  penyesu uaian  untuk  digunakan/mereferensi  pada  Aplikasi  TNDE ini  dikemb t, sehingga ti idak diperunt tukkan untuk k penggunaan n pada semua a badan/unit  kerja  Balitbang  DPRD Sumut nyesuaian  leb lanjut.  Se bih  ecara  deskrip alur  kerja sistem  adalah  sebagai  b ptif,  a  berikut:  peng gguna  tanpa  pen mengkase es aplikasi me elalui browse er sesuai alam mat web yang g ditentukan, , kemudian m membuka halaman  otorisasi u untuk membu uka modul ya ang sesuai dengan hak aks ses masing‐masing penggu una. Pada halaman  aplikasi  s setelah  melalui  proses  o otorisasi,  terd dapat  bebera apa  menu  yang  secara  umum  dipisa ahkan  menjadi  menu:  Komunikasi  Inter rnal  dan  Ko omunikasi  Ek ksternal.  Pad komunikasi  internal  dapat  da  bah  templat,  mem mbuat  Nota  Dinas  baru,  melakukan  r review  dan  r revisi,  dilakukan:  buka,  tamb boring/t an  da  as,  ggah  fail  lam mpiran  yang  s sudah  melakukan  persetujua revisi,  membuat  agend Nota  Dina meng‐ung ke  ub  rkait,  melihat daftar  doku t  umen  yang  m masuk  disahkan,  melakukan  pengiriman  k Bidang/Su Bidang  ter kah  review,  tanggapan  p t perubahan  re eview,  meliha arsip  nota dinas,  disp at  a  posisi  dan  lap poran  baik  nask disposisi,  melalukan di isposisi/dispo osisi lanjutan/ /koreksi dispo osisi dan lapo oran disposisi i. Pada komunikasi  eksternal, , modul masih h dalam tahap pengemban ngan lanjutan n.     alah gambar n navigasi menu u aplikasi TND DE:  Berikut ini ada                         Ga ambar 1.2  De esain Menu N Navigasi TNDE E 
  • 3. Berikut ini adalah peta fungsi aplikasi TNDE:  Lihat borang  berdasarkan kategori Borang/template Hapus/nonaktifkan/up date/tambah borang Lihat Berdasarkan  Penerima Lihat Berdasarkan  Pengirim Nota Dinas Keluar Arsip Lihat Berdasarkan  Tanggal Lihat Berdasarkan  Perihal Upload naskah baru  untuk di review Nota dinas Baru Daftar naskah konsep  utk di review (bisa orangnya, bisa  unit) Ketik Kata Kuncinya Perbaiki di web Isi pesan koreksi/todolist disertai  checklist Disetujui/approval (perintah print/tanda  tangan dan cap basah) Di Agendakan untuk mendapat  nomor surat Komunikasi Internal Link dari daftar review yang sudah disetujui,  disertakan attachment file scan yang sudah  bertandatangan/cap Di Buka (baca/cetak) Apabila rahasia, dapat membuat surat  balasan langsung (Mekanismenya?) Buat disposisi lanjutan, apabila  akan di disposisikan lagi (ke  bawahan) Naskah Dinas Nota Dinas Masuk SURAT KELUAR Komunikasi Eksternal Hardcopy? bila tidak  rahasia, di scan.   Softcopy? di upload.  Di agendakan dengan  menulis form. Surat  masuk dari sistem  TNDE? otomatis  teragendakan. Disposisi (menulis form  disposisi) Membaca Disposisi (membuat laporan disposisi) Apabila salah disposisi, dikembalikan  dengan keterangan Arsip Apabila diperlukan, dapat membuat  balasan dari laporan disposisi Membaca laporan  disposisi SURAT MASUK Membuat konsep surat dari  laporan/balasan laporan disposisi Gambar 1.3 Peta Fungsi Aplikasi TNDE   
  • 4.   Berikut diagram alir aplikasi TNDE:  Umum  Staf Badan/Bid/SubBid Ka Badan/KaBid/KaSubBid Administrator System Melakukan otorisasi Administrator Membuka halaman web TNDE Melakukan otorisasi pengguna Melakukan otorisasi pengguna Menyiapkan master data Buka Borang Internal? Melakukan Review Daftarkan NoDin NoDin Baru? Setujui? Perbaiki NoDin Review NoDin? Agendakan Lihat arsip? Arsip & Kirim Baca Surat Masuk Lihat arsip berdasarkan filter NoDin Masuk? Agendakan surat masuk Eskternal? Koreksi disposisi?  Buat form koreksi disposisi Surat Masuk? Form Disposisi Lanjutan Surat Keluar? Agendakan surat keluar Arsip Buat laporan disposisi Tabel 1.1 Diagram Alir Aplikasi TNDE  Disposisikan?
  • 5. Bagian II: Kesesuaian Teknis dengan Permenpan 006 Tahun 2011    Beberapa  hal  teknis  yang  ditekankan  dalam  pengembangan  TNDE  ini,  disesuaikan  dengan  hal‐ hal  yang  dicantumkan  di  “Pedoman  Umum  Tata  Naskah  Dinas  Elektronik”  Permenpan  no  006  tahun  2011 antara lain (tidak tertutup pada):  1. Komputer lnduk (server) dan basis data (database) menyediakan aplikasi melalui infrastruktur jaringan komputer, baik intranet maupun internet. Aplikasi  TNDE  ini  dapat  diakses  melalui  infrastruktur  jaringan  komputer,  baik  intranet  maupun  internet,  karena  aplikasi  dikembangkan  dengan  menggunakan  teknologi  Web  Application,  memanfaatkan Web Server dan Web Browser (client) yang sangat popular dan telah terbukti mampu  menyediakan  berbagai  aplikasi  online  secara  baik  sampai  ke  sisi  klien,  dengan  sedikit/hampir  tidak  membutuhkan  setting/perubahan  khusus  pada  infrastruktur  jaringan  intranet/internet  yang  sudah  ada. Tidak seperti aplikasi Desktop Client‐Server.   2. Aplikasi TNDE harus merupakan suatu sistem yang dibangun dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang bersifat legal.  Aplikasi TNDE yang dikembangkan bersifat legal karena memanfaatkan Apache Web Server sebagai  server  (hak  cipta  dan  legalitas  dapat  dibaca  di  http://www.apache.org/licenses/).  Untuk  teknologi  web  programming  menggunakan  PHP  (hak  cipta  dan  legalitas  dapat  di  baca  di  http://php.net/license/index.php).  Instalasi  di  sistem  operasi  Windows®  dan  Linux®  menggunakan  XAMPP.  XAMP  mengikuti  lisen  GNU  Public  License  (dapat  dibaca  di  http://www.apachefriends.org/en/xampp.html  pada  seksi  License).  Rincian  legalitas  GNU  Public  License  dapat  dibaca  di  http://www.gnu.org/licenses/licenses.html.  Browser  yang  dapat  digunakan  untuk  mengakses  aplikasi  TNDE  antara  lain  Mozilla  Firefox  dan  Google  Chrome.  Legalitas  masing‐ masing  dapat  dibaca  di  http://www.mozilla.org/MPL/  dan  http://code.google.com/chromium.  Kedua  browser  tersebut  juga  dapat  dijalankan  di  Linux  IGOS  yang  di  kembangkan  oleh  Pusat  Penelitian  Informatika  Lembaga  Ilmu  Pengetahuan  Indonesia  (LIPI)  atas  inisiasi  Kementerian  Negara Riset dan Teknologi (Kemenristek). Untuk selanjutnya dapat dibaca di situs resmi IGOS di  http://igos‐nusantara.or.id.  3. Penomoran juga dilakukan secara otomatis setelah dibuat agenda Surat Keluar. Aplikasi TNDE yang dirancang untuk dapat memembuat nomor surat secara otomatis. Namun format  dan awal nomor yang dipakai dalam penomoran akan kembali disesuaikan dengan konsidi lapangan  dan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait. 
  • 6. 4. Petugas dapat melakukan pemindaian (scanning) dokumen untuk melakukan penyimpanan dokumen secara elektronik. Agenda Surat Keluar yang telah selesai akan disimpan dengan cara dilakukan pemindaian dokumen. Dokumen yang berkaitan dengan Surat Masuk tersebut disimpan dalam aplikasi TNDE dengan menggunakan pemindaian dokumen untuk dokumen yang masuk secara fisik, atau upload file untuk dokumen yang masuk dalam bentuk salinan naskah elektronik (softcopy). Apabila surat yang diterima sudah dalam bentuk salinan naskah elektronik (softcopy) atau merupakan surat yang bersifat Rahasia, pemindaian dokumen tidak diperlukan. Ketiga  hal  diatas  dan  beberapa  hal  pendukung  lainnya,  mensyaratkan  aplikasi  TNDE  harus  mendukung  penyimpanan  data  hasil  pemindaian,  sesuai  kondisi  yang  disyaratkan.  Aplikasi  TNDE  yang  dikembangkan  ini  mendukung  unggah  file  baik  dapat  bentuk  gambar  (image)  dan  maupun  dokumen  (doc,  PDF,  dan  sebagainya).  Namun  aplikasi  antarmuka  ke  alat  pemindai  harus  disediakan/disertakan beserta perangkat pemindai, atau menggunakan aplikasi pemindaian lain yang  kompatibel  dengan  perangkat  pemindaian  tersebut.  Standar  teknologi  aplikasi  web  terkini,  belum  mengizinkan  untuk  mengakses  perangkat  pemindai  secara  langsung  disebabkan  karena  pertimbangan keamanan dan lain hal. Lebih rinci mengenai desain, prinsip, arsitektur dan kapabilitas  web  dapat  dibaca  pada  http://www.w3.org/standards/.  Namun  demikian,  hal  ini  tidak  menutup  kemungkinan dapat dikembangkan aplikasi alternatif kedepan untuk memenuhi kebutuhan ini.   5. Proses melengkapi templat dengan data yang diperlukan dapat dilakukan secara langsung melalui aplikasi penyunting teks (text editor) yang disediakan di situs (web), tanpa harus membuka aplikasi lain. Hal ini sudah diakomodasi oleh aplikasi  TNDE dengan menggunakan pengaya (library/plug‐ins) dari  TinyMCE  (di  dapat  dari  http://www.tinymce.com/).  Pengaya  ini  disediakan  secara  terbuka‐terbatas  (dapat  dibaca  di  http://www.tinymce.com/js/tinymce/jscripts/tiny_mce/license.txt).  Secara  umum,  pengaya  ini  menggunakan  teknologi  JavaScript,  yang  memungkinkan  sebuah  halaman  web  dapat  mengelola  sunting  (editing)  teks  menyerupai  paket  aplikasi  perkantoran  (Office  Application).  Walaupun diciptakan sedemikian rupa menyerupai paket aplikasi perkantoran, perlu diingat bahwa,  pengaya  ini  adalah  berbasis  web,  yang  tetap  harus  mengikuti  prinsip  dan  arsitektur  web,  sehingga  memiliki  keterbatasan  seperti  halnya  aplikasi/pengaya  web  lainnya.  Keterbatasan  itu  antara  lain:  tidak dapat melakukan penyimpanan dan membuka file secara langsung (doc/docx/pdf), tidak dapat  melakukan pencetakan secara langsung ke perangkat pencetak (printer), dan lain sebagainya.  
  • 7. 6. Untuk melakukan pencetakan, aplikasi TNDE ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu: melakukan  pencetakan  secara  langsung  menggunakan  browser  maupun  menggunakan  format  PDF  dengan  menggunakan  aplikasi/pengaya  Adobe  Acrobat  Reader.  Namun  secara  prinsip,  aplikasi  TNDE  dapat  tetap berjalan dan dimanfaatkan dengan baik tanpa melakukan pencetakan, dengan memperhatikan  azas manfaat yang tercantum dalam pedoman bagian E, sebagai berikut:  Terwujudnya efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan penggunaan TNDE akan memberikan manfaat berupa penghematan sumberdaya, seperti tenaga, kertas, waktu, dan biaya karena mengurangi jumlah naskah dinas yang harus dicetak. Efektivitas dan efisiensi pekerjaan dapat dicapai dengan tersampaikannya inforrnasi, secara langsung naskah dinas atau informasi lainnya yang memanfaatkan teknologi informasi, tanpa bergantung pada keberadaan kurir. 7. Pengguna Tujuan Surat dapat melihat data Surat Masuk yang ditujukan kepadanya untuk diperiksa isi detail surat masuk tersebut. Pada halaman awal setelah otorisasi, pengguna langsung dapat melihat:  a. Agenda Surat Masuk (Internal dan Eksternal)  b. Disposisi Masuk (Surat yang di disposisikan ke Bidang/Sub Bidang/Nama pengguna)  c. Laporan  Masuk  (Laporan  dari  unit  kerja  yang  ditugaskan  untuk  menindaklanjuti  disposisi/disposisi lanjutan)  d. Naskah  yang  Harus  Di‐review  (Melihat  daftar  naskah  nota  dinas  keluar  yang  sedang  di  review  atau yang sudah mengalami penyuntingan lanjutan)  Isi  detail  dan  tindak  lanjut  dari  masing‐masing  dokumen  tersebut  diatas  dapat  dilakukan  dengan  mengakses  fungsi  yang  tersedia  di  masing‐msing  baris  dokumen  (paling  kanan)  atau  melalui  menu/modul terkait.  8. Apabila  surat  tersebut  salah  alamat,  terdapat  fasilitas  khusus  untuk  mengembalikan  ke  bagian  Tata Usaha agar dilakukan penyesuaian.  Tersedia pada menu Koreksi Disposisi, dengan terlebih dahulu memilih disposisi yang akan dikoreksi.  9. Apabila diperlukan, User Tujuan Surat dapat melakukan penanganan secara langsung (misalkan dengan membuat surat balasan untuk surat yang bersifat Rahasia). Tidak ada penjelasan lebih lanjut/terinci mengenai penanganan yang bagaimana yang dimaksudkan  dalam hal ini. Namun apa bila yang dimaksud adalah cetak, tindakan lanjut atau penyuntingan secara  langsung (untuk kondisi tertentu) dalam dilakukan dengan penjelasan poin 5, 6, 7, 8.  10. Pembuat Disposisi merupakan Pengguna Tujuan Surat yang menerirna Surat Masuk pertama kali  atau Penerima Disposisi yang melakukan disposisi lanjutan. 
  • 8. Hal  ini  dilakukan  aplikasi  TNDE  dengan  cara  menentukan  hak  akses  dan  filter  data  dokumen  yang  boleh diakses. Sehingga hanya Bidang/Sub Bidang/Nama yang dituju yang dapat membuka dokumen.  Dan  hak  untuk  melakukan  tindak  lanjut  dokumen  ditentukan  dari  hak  akses  pengguna  yang  telah  terotorisasi saat itu.  11. Form disposisi dilengkapi dengan keterangan perintah yang diberikan kepada user penerima disposisi. Data disposisi yang telah diisikan akan tersimpan dalam basis data yang terpusat. Sistern secara otomatis melengkapi disposisi ini dengan dokumen larnpiran (attachment) berupa Agenda Surat Masuk yang juga dapat dilihat isinya oleh pengguna penerima disposisi. Pengguna  aplikasi  TNDE  (baik  KaBan/KaBid/KaSubBid  maupun  staf  yang  diberi  kewenangan  untuk  mengisi  data  disposisi)  wajib  mengisikan  formulir  disposisi  untuk  setiap  disposisi  yang  akan  di  lakukan disposisi lanjutan, atau agenda dokumen yang masuk yang akan di‐disposisi‐kan.  12. Penerima disposisi harus membuat laporan disposisi untuk atasan. Laporan disposisi yang dibuat berisi keterangan singkat pelaksanaan disposisi dan konsep surat apabila diperlukan. Pengguna (User) pernbuat disposisi dapat memberikan catatan terhadap laporan yang telah dibuat oleh penerima disposisi sehingga proses pernbuatan laporan dan pernberian catatan akan berlangsung terus sampai disetujui pengguna (user) pembuat disposisi. Fasilitas ini sudah diakomodasi oleh aplikasi TNDE dengan menyediakan menu Buat Laporan Disposisi  dengan  terlebih  dahulu  memilih  disposisi  yang  masuk.  Penggunaan  lebih  lanjut  fungsi  ini  akan  dibuatkan dalam penjelasan pengunaan.  13. Laporan disposisi yang telah disepakati pada alur sebelumnya dapat menjadi konsep Surat Keluar. Dalam aplikasi TNDE yang dikembangkan ini, setiap laporan disposisi disimpan dalam basis data yang  sama  dengan  naskah  lain,  sehingga  apabila  diperlkan,  laporan  disposisi  dapat  di  pakai  untuk  membuat  naskah  baru  melalui  menu  Buat  Naskah  Baru  ataupun  didaftarkan  sebagai  borang  baru  pada menu Borang.    14. Unit kerja akan membuat agenda Surat Keluar untuk mendapatkan nomor agenda. Untuk  setiap  konsep/review  Nota  Dinas  yang  sudah  mendapat  persetujuan,  pengguna  harus  mengakses menu Agenda Naskah terlebih dahulu untuk mendaftarkan naskah, mengisi formulir dan  mendapat  nomor  surat.  Kemudian  pengguna  baru  dapat  melakukan  unggah  lampiran  pada  menu  Unggah  Arsip  Naskah,  dengan  terlebih  dahulu  memilih  agenda  mana  yang  sesuai  dengan  naskah  yang  dimaksud.  Tanpa  melalui  pembuatan  agenda,  pengguna  tidak  memiliki  pilihan  untuk  mengunggah lampiran.  15. Surat diberi nomor dengan memilih format penomoran yang berlaku.
  • 9. Sesuai dengan penjalan nomor 3 mengenai penomoran otomatis dan alur yang harus dilalui sesuai  penjelasan  nomor  14,  serta  sesuai  dengan  penjelasan  pada  Bagian  I  mengenai  penyesuaian  pada  Balitbang DPRD Sumut, penomoran akan disesuaikan sesuai kondisi tersebut.  16. Data lnduk Pengguna (Master Data User) memfasilitasi manajemen data pengguna yang berupa penambahan data dan/atau penon-aktifan pengguna, serta disusun sesuai dengan data kepegawaian. Menu ini hanya dapat diakses oleh administrator aplikasi. Sesuai  penjelasan,  menu  ini  hanya  dapat  tampil  dan  diakses  menggunakan  login  Administrator  System yaitu dengan alamat web yang berbeda dari aplikasi TNDE untuk pengguna. Rancangan data  yang  digunakan  sebagai  Data  Induk  Pengguna,  adalah  kombinasi  dari  desain  sistem  dan  sebagian  format  data  kepegawaian  yang  berlaku.  Dan  akan  disesuaikan  kembali  dengan  kondisi  Balitbang  DPRD  Sumut.  Tersedia  fasilitas  untuk  me‐nonaktif‐kan  pengguna,  dengan  maksud  untuk  tidak  menghilangkan relasi basis data, sesuai dengan tata cara perancangan basis data relasional terapan.  17. Masukan (Input) Agenda. Aplikasi TNDE menyediakan fasilitas masukan terhadap agenda surat masuk dan secara otomatis mencatat petugas yang melakukan masukan agenda. Data yang dicatat dalam aplikasi TNDE sekurang-kurangnya memuat: 1) nomor urut agenda; 2) tanggal penerimaan surat; 3) nomor, tanggal dan hat surat; 4) tujuan surat (pengguna tujuan surat); 5) nama dan alamat pengirim surat; 6) Status kecepatan tanggapan : a. Amat segera; b. Segera; dan c. c. Biasa. 7) isi yang ringkas; dan 8) keterangan, antara lain tembusan dan salinan. Berikut adalah desain form yang disediakan aplikasi TNDE dengan penyesuaian desain/alur aplikasi:  Gambar 2.1  Form Agenda Surat Masuk   
  • 10. 18. Dirangkup  dari beberapa  ha pedoman:  Pembuatan  k i  al  konsep  surat  dapat  dilakuk dengan  2  cara:  kan  engan  Konsep Surat  dan  T p  Tanpa  Konsep  Surat.  Pembu uatan  naskah  Nota  Dinas  b baru  dalam  ap plikasi  de TN NDE ini dilakukan dengan d dua cara, yaitu u: dengan men ngakses menu Borang lalu p pilih Proses Me enjadi  Nota  Dinas  Bar atau  mela menu  Bua Nota  Dinas Baru  yang  m ru,  alui  at  s  memberikan  p pilihan  apakah akan  h  memilih  boring atau  tidak  m m g  memilih  salah  satu  dari  bo oring  yang  ter rsedia.  Berikut desain  form Buat  t  m  Nota Dinas Baru:    Gambar 2.2 2 Form Buat N Nota Dinas Bar ru  19. T Terdapat fasilitas untuk m melakukan p persetujuan atasan terha adap konsep surat yang telah di ibuat. Dalarn proses perse n etujuan suatu konsep sura dimungkinkan terjadi koreksi dan revisi u at, ya dilakuka secara beru ang an ulang sampai didapat suat konsep sur yang disep i tu rat pakati. Dapat  dilakuka dengan  me Persetujuan  Naskah.  Pe an  enu  enjelasan  mengenai  alur  p persetujuan  na askah,  hat penjelasan n 14.  lih 20. U kerja dap melakuka input data agenda sura keluar setel konsep su Unit pat an at lah urat menjadi surat final. Agenda surat yang t telah dibuat diberi nomor secara otom matis oleh si istem berdasa arkan uatu format penomoran ya dipilih. p ang su Lihat penjelasan nomor 14 m mengenai alur kerja dan pen njelasan nomo or 3 untuk pen nomoran surat t.  urat keluar yang telah dilengkapi d dengan tanda tangan da cap disim a an mpan dengan cara 21. Su pe emindaian (scanning). Lihat  penjelasa nomor  4  m an  mengenai  pem mindaian  dan penjelasan  n n  nomor  14  me engenai  alur  untuk  mengunggah arsip yang suda m ah disahkan. 22. Je dan form templat n enis mat naskah dinas y yang tersedia terdiri dari naskah dinas berikut. a s 1) Naska Dinas Arah ah han. Naskah D Dinas Arahan di antarany berisi; n ya a. Pe eraturan, b. Pe edoman, c. Pe etunjuk Pelak ksanaan,
  • 11. d. Instruksi, e. Prosedur Tetap, f. Surat Edaran, g. Keputusan, dan h. Surat PerintahlSurat Tugas 2) Naskah Dinas Korespondensi. Naskah Dinas Korespondensi meliputi a. Nota Dinas, b. Memorandum, c. Surat Dinas, dan d. Surat Undangan. 3) Naskah Dinas Khusus. Naskah Dinas Khusus meliputi a. Surat Pe janjian, b. Surat Kuasa, c. Berita Acara, d. Surat Keterangan, e. Surat Pengantar, dan f. Pengumurnan. 4) Laporan 5) Telaahan Staf 6) Formulir       Bagian III: Spesifikasi Teknis dan Kebutuhan Minimum    Spesifikasi teknis server:   Sistem operasi Linux/Windows   Apache Web Server   PHP   MySQL    Kebutuhan minimum server:   Komputer dengan processor ~ 2Ghz atau lebih baik.  Disarankan menggunakan 2 inti/core atau lebih, untuk stabilitas. 
  • 12. Jika  akan  digunakan  untuk  aktifitas  dengan  trafik  tinggi,  disarankan  menggunakan  processor  khusus server.   Harddisk 320GB atau lebih (asumsi penggunaan ruang harddisk secara incremental 1 s/d 2 GB  per‐bulan untuk jangka pemakaian 5‐10 tahun).  Disarankan menggunakan SATA atau yang lebih baik.  Disarankan menggunakan RAID 3 atau RAID 5, untuk menjamin backup dan keamanan fisik data.  Jika akan digunakan untuk penyimpanan dengan trafik tinggi dan/atau tak terduga, disarankan  menggunakan komputer yang mendukung Hot Swap dengan lebih dari 4 harddisk‐bay, sehingga  dapat dilakukan penambahan kapasitas tanpa mengganggu/mematikan server.   Motherboard pendukung yang sesuai dengan processor yang dipilih.  Disarankan minimal memiliki 4 soket SATA, atau fungsi Hot Swap > 4 harddisk‐bay  Disarankan mendukung Power Supply berjenis Hot Swap, untuk menjamin jam hidup server.  Disarankan mendukung fungsi Server Management  Disarankan  menggunakan  casing  yang  khusus  untuk  server,  untuk  menjamin  sirkulasi  dan  keamanan fisik.   Memori disarankan 2GB untuk mendukung backgroup process yang lebih baik  Disarankan menggunakan DDR3 atau lebih baik.   Untuk penyimpanan data dengan tingkat keamanan sangat tinggi, disarankan untuk melengkapi  perangkat pendukung seperti:  o Redundant server  o Managed switch/router  o Firewall device/server dan/atau DMZ  o 19” close Rack  o Flooring  o AC / pengatur suhu / detector kebakaran    Spesifikasi teknis client:   Sistem operasi Linux/Windows   Mozilla Firefox / Google Chrome dan/atau browser yang setara, dengan versi terbarukan   Jika digunakan untuk pemindaian:  o Driver pemindai  o Aplikasi pemindai 
  • 13. o Alat pe emindai    Kebutuha an minimum c client:   Ko omputer / pe erangkat seta ara komputer r yang dapat  menggunaka an sistem ope erasi (atau ap plikasi  proprietary yang setara), da an mampu mengoperasika an Web Brow wser.   Sp pesifikasi teknis disesuaika an dengan ma asing‐masing perangkat. C Contoh:  o ssor DualCore e 2 GHz  Proces o Memo ori 1 GB  o Harddisk 180GB  o /Mouse  Monitor/Keyboard/ o Flatbed scanner  o Printer      V: Desain Tam mpilan Antar M Muka  Bagian IV   Gambar 4 4.1 Halaman Awal    Gambar 4.2 2 Halaman Ot torisasi   Keterangan: U K Untuk kedepa an akan dilengkapi dengan n captcha 
  • 14.     Gambar 4.3 Halaman Menu a a u Utama Peng gguna (setelah h otorisasi)    Gambar 4.4 Halaman B Borang    Gambar 4.5  G
  • 15.   Gambar 4.6 Halaman Form Buat Nota Dinas Baru    Gam mbar 4.7 Halaman Daftar N Naskah Nota D Dinas yang Ak kan di‐review w    Ga ambar 4.8 Ha alaman Penyu untingan (Edit ting) Naskah Nota Dinas     
  • 16.   Gambar 4.9 Halaman Daf ftar Agenda S Surat Keluar (I Internal)    Gambar 4.10 H G Halaman Buat Agenda Sur rat Keluar Inte ernal Baru    Gambar 4.11 Halaman Daftar Agenda S Surat Masuk ( (Internal)    4.12 Halaman Buat Agenda a Surat Masuk k Baru  Gambar 4
  • 17.   Gambar 4 4.13 Halaman Otorisasi Administrator S Sistem      Bagian V: Dokumentas si Database  Database: tnde  Tables      Engine  Keteran ngan agenda   Inno oDB  Digunak kan untuk men nyimpan data a agenda, baik m masuk maupun  keluar, b baik internal m maupun ekstern nal.  aktifitas   Inno oDB  Digunak kan untuk men ncatat aktifitas s pengguna.  disposisi   Inno oDB  Digunak kan untuk men ncatat semua d data form disposisi, baik  disposis si internal maupun eksternal, , serta form dis sposisi lanjutan n  dan kore eksi disposisi. hakakses   Inno oDB  Digunak kan untuk men ncatat jenis hak akses (level) pengguna. hakmodul   Inno oDB  Digunak kan untuk men ncatat rincian m modul yang bo oleh diakses  berdasa arkan hak akses s pengguna.  jenisborang   Inno oDB  Digunak kan untuk men ncatat jenis‐jen nis boring (sebagai tabel  acuan/lo ookup)  jenisdokumen n   Inno oDB  Digunak kan untuk men ncatat jenis‐jen nis dokumen (s sebagai tabel  acuan/ l lookup)  laporandispos sisi   Inno oDB  Digunak kan untuk men ncatat semua laporan dan tanggapan  laporan disposisi  naskah   1   Nama  Inno oDB  Digunak kan untuk men ncatat semua jenis naskah da an arsip, baik  internal maupun ekste ernal, baik mas suk maupun ke eluar, termasuk     2      3      4      5      6      7      8      9     
  • 18. boring.  10      pengguna   Inno oDB  Digunak kan untuk men ncatat data pen ngguna  11      setting   Inno oDB  Digunak kan untuk men nyimpan data s setting seperti: format  nomor, buku tahun be erjalan  12      unitkerja   Inno oDB  Digunak kan untuk men ncatat jenis dan nama unit ke erja (digunakan n  sebagai tabel acuan/ loopup)  PERINTAH SQL  E DATABASE `t tnde` /*!40100 0 DEFAULT CHA ARACTER SET la atin1 */  CREATE Daftar Tab bel:  Table: agenda  Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  0   Avg row w length:  0   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  1   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:     Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Data Type agenda_id   int(11)         agenda_Jenis   varchar(10)         agenda_Alur   1   Nama  varchar(10)         agenda_Nomo orUrut   varchar(50)            2      3      4   NULL Identity Default  K Keterangan
  • 19.    5   agenda_Tangg galPenerimaan nSurat date         agenda_Nomo orSurat   varchar(50)         agenda_Tangg galSurat   date         agenda_HalSu urat   text         agenda_Pengg gunaTujuanSurat   varchar(50)         10      agenda_Nama aPengirim   varchar(50)         11      agenda_AlamatPengirim   text         12      agenda_Statu usTanggapan   varchar(15)         13      agenda_IsiRin ngkas   text         14      agenda_Keter rangan   text         15      naskah_id   int(11)         16      agenda_Tujua an_unitkerja_N Nama varchar(100 0)         17      agenda_Tujua an_pengguna_ _NamaLogin varchar(25)         18      agenda_Aktif   varchar(15)            6      7      8      9      Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N 1      PRIMARY   P Primary y  Uni ique Type T       BTREE B PERINTAH SQL  E TABLE `agend da` (  CREATE   `agenda_id` int(11) NOT NULL AUT TO_INCREMEN NT,  NULL,    `agenda_Jenis` varchar(10) NOT N har(10) NOT NU ULL,    `agenda_Alur` varch ut` varchar(50) NOT NULL,    `agenda_NomorUru t` date NOT NU ULL,    `agenda_TanggalPenerimaanSurat at` varchar(50) ) NOT NULL,   `agenda_NomorSura rat` date NOT NULL,    `agenda_TanggalSur text NOT NULL L,    `agenda_HalSurat` t Keterangan 
  • 20.   `agenda_PenggunaT TujuanSurat` varchar(50) NOT NULL,  girim` varchar(5 50) NOT NULL, ,    `agenda_NamaPeng   `agenda_AlamatPen ngirim` text NO OT NULL,  ggapan` varcha ar(15) NOT NULL,    `agenda_StatusTang LL,    `agenda_IsiRingkas` text NOT NUL n` text NOT NU ULL,    `agenda_Keterangan ah_id` int(11) N NOT NULL,    `naska   `agenda_Tujuan_un nitkerja_Nama` ` varchar(100) NOT NULL,  engguna_Nama aLogin` varchar(25) NOT NUL LL,    `agenda_Tujuan_pe har(15) NOT NULL,    `agenda_Aktif` varch ARY KEY (`agen nda_id`)    PRIMA ) ENGIN NE=InnoDB DEFAULT CHARSE ET=latin1    deks Tabel:  Rincian Ind Indeks: PR RIMARY on tab ble agenda  Rincian Ind deks:  Primary:     Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N Collation 1      agenda_id   a   Table: akti ifitas  Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  0   Avg row w length:  0   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  1   Update e time:    
  • 21. Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:     Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Nama  N Data Typ pe NULL Identity L Default  Keterangan  1      aktifitas_id   a int(11)         2      aktifitas_Waktu a uAkses   datetime e         3      pengguna_Nam p maLogin   varchar(2 25)         4      aktifitas_Sessio a onID   varchar(1 100)         5      aktifitas_Nama a aModul   varchar(5 50)         6      aktifitas_Nama a aDokumen   varchar(1 100)         Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N Primary y  1      PRIMARY   P Uni ique Type T       BTREE B PERINTAH SQL  E TABLE `aktifit tas` (  CREATE   `aktifitas_id` int(11) NOT NULL AU UTO_INCREMEN NT,  ses` datetime N NOT NULL,    `aktifitas_WaktuAks gguna_NamaLo ogin` varchar(25) NOT NULL,   `peng   `aktifitas_SessionID` ` varchar(100) NOT NULL,  dul` varchar(50 0) NOT NULL,   `aktifitas_NamaMod kumen` varchar r(100) NOT NU ULL,    `aktifitas_NamaDok ARY KEY (`aktif fitas_id`)    PRIMA ) ENGIN NE=InnoDB DEFAULT CHARSE ET=latin1    deks Tabel:  Rincian Ind Indeks: PR RIMARY on tab ble aktifitas  Rincian Tabel:  Primary:     Unique e:     Keterangan 
  • 22. Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N Co ollation 1      aktifitas_id   a   posisi  Table: disp Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  0   Avg row w length:  0   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  1   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:     Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Data Type disposisi_id   int(11)         disposisi_Tang ggal   date         disposisi_Dari i_unitkerja_Na ama   varchar(100)         disposisi_Dari i_pengguna_NamaLogin varchar(25)         disposisi_Kepada_unitkerja_ _Nama 1   Nama  varchar(100)            2      3      4      5      NULL Iden ntity Default  K Keterangan
  • 23. disposisi_Kepada_pengguna a_NamaLogin varchar(25)         disposisi_Inde eks   varchar(100)         disposisi_Kode   varchar(100)         disposisi_Nom morUrut   varchar(100)         10      disposisi_Tang ggalPenyelesai ian   date         11      disposisi_Perihal   tinytext         12      disposisi_IsiRingkas   text         13      disposisi_Asal lSurat   varchar(255)         14      disposisi_Tang ggalSurat   date         15      disposisi_Nom morSurat   varchar(100)         16      disposisi_Kete eranganLampir ran   text         17      disposisi_DiajukanDiteruska an1   varchar(100)         18      disposisi_DiajukanDiteruska an2   varchar(100)         19      disposisi_DiajukanDiteruska an3   varchar(100)         20      disposisi_DiajukanDiteruska an4   varchar(100)         21      disposisi_DiajukanDiteruska an5   varchar(100)         22      disposisi_Kete erangan   text         23      naskah_id   int(11)         24      disposisi_Aktif   varchar(15)         6      7      8      9      Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N 1      PRIMARY   P Primary y  Uni ique Type T       BTREE B Keterangan 
  • 24. PERINTAH SQL  CREATE E TABLE `dispo osisi` (    `dispo osisi_id` int(11) ) NOT NULL AU UTO_INCREMENT,    `dispo osisi_Tanggal` d date NOT NULL,    `dispo osisi_Dari_unitkerja_Nama` v varchar(100) NOT NULL,    `dispo osisi_Dari_peng gguna_NamaL Login` varchar(2 25) NOT NULL, ,    `dispo osisi_Kepada_u unitkerja_Nam ma` varchar(100 0) NOT NULL,   `dispo osisi_Kepada_p pengguna_Nam maLogin` varch har(25) NOT NU ULL,    `dispo osisi_Indeks` va archar(100) NO OT NULL,    `dispo osisi_Kode` var rchar(100) NOT T NULL,    `dispo osisi_NomorUr rut` varchar(10 00) NOT NULL,   `dispo osisi_TanggalPe enyelesaian` date NOT NULL,    `dispo osisi_Perihal` ti inytext NOT NU ULL,    `dispo osisi_IsiRingkas s` text NOT NU ULL,    `dispo osisi_AsalSurat t` varchar(255) NOT NULL,    `dispo osisi_TanggalSu urat` date NOT T NULL,    `dispo osisi_NomorSurat` varchar(10 00) NOT NULL, ,    `dispo osisi_Keteranga anLampiran` te ext NOT NULL,    `dispo osisi_DiajukanD Diteruskan1` va archar(100) NO OT NULL,    `dispo osisi_DiajukanD Diteruskan2` va archar(100) NO OT NULL,    `dispo osisi_DiajukanD Diteruskan3` va archar(100) NO OT NULL,    `dispo osisi_DiajukanD Diteruskan4` va archar(100) NO OT NULL,    `dispo osisi_DiajukanD Diteruskan5` va archar(100) NO OT NULL,    `dispo osisi_Keteranga an` text NOT N NULL,    `naska ah_id` int(11) N NOT NULL,    `dispo osisi_Aktif` varc char(15) NOT N NULL,    PRIMA ARY KEY (`disposisi_id`)  ) ENGIN NE=InnoDB DEFAULT CHARSE ET=latin1  Rincian Ind deks Tabel:  Indeks: PR RIMARY on tab ble disposisi  Rincian Tabel:  Primary:     Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      1          Nama  N disposisi_id   d Co ollation
  • 25. Table: haka akses  Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  0   Avg row w length:  0   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  1   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:     Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Nama  N Data Type NULL Ide entity Defa ault Ketera angan  1      hakakses_id   h int(11)           2      hakakses_Nama   h var rchar(50)          3      unitkerja_Nama   u var rchar(50)          Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N 1      PRIMARY   P Primary y  Uni ique Type T       BTREE B Keterangan 
  • 26. PERINTAH SQL  CREATE E TABLE `hakak kses` (    `hakakses_id` int(11 1) NOT NULL AU UTO_INCREME ENT,  archar(50) NOT T NULL,    `hakakses_Nama` va kerja_Nama` va archar(50) NOT T NULL,    `unitk   PRIMA ARY KEY (`haka akses_id`)  ) ENGIN NE=InnoDB DEFAULT CHARSE ET=latin1  Rincian Ind deks Tabel:  Indeks: PR RIMARY on tab ble hakakses  Rincian Tabel:  Primary:     Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N Collation 1      hakakses_id   h Table: hak kmodul  Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  0   Avg row w length:  0   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  1   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:    
  • 27. Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Nama  N Data Type NULL Identity Default D Kete erangan  1      hakmodul_id   h int(11)          2      hakakses_id   h int(11)          3      hakmodul_Nam h maModul   varchar(5 50)          4      hakmodul_Akti h if   varchar(1 15)          Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N Primary y  1      PRIMARY   P Uni ique Type T       BTREE B PERINTAH SQL  CREATE E TABLE `hakm modul` (    `hakm modul_id` int(11) NOT NULL A AUTO_INCREM MENT,    `hakakses_id` int(11 1) NOT NULL,  modul_NamaM Modul` varchar( (50) NOT NULL L,    `hakm   `hakm modul_Aktif` va archar(15) NOT T NULL,    PRIMA ARY KEY (`hakm modul_id`)  ) ENGIN NE=InnoDB DEFAULT CHARSE ET=latin1  Rincian Ind deks Tabel:  Indeks: PR RIMARY on tab ble hakmodul  Rincian Tabel:  Primary:     Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N 1      hakmodul_id   h Collation Keterangan 
  • 28. Table: jeni isborang  Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  22   Avg row w length:  744 4   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  23   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:     Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Nama  N Data Type D NULL Identity I De efault Keterangan  1      je enisborang_id   int(11) i          2      je enisborang_Na ama   varchar(100) v          Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N 1      PRIMARY   P Triggers  No triggers s exists  Referenced tables  No referen nced tables exists  Referencin ng tables  No referen ncing tables exists  Primary y  Uni ique Type T       BTREE B Keterangan 
  • 29. PERINTAH SQL  CREATE E TABLE `jenisb borang` (    `jenisb borang_id` int( (11) NOT NULL L AUTO_INCREMENT,    `jenisb borang_Nama` ` varchar(100) NOT NULL,    PRIMA ARY KEY (`jenis sborang_id`)  ) ENGIN NE=InnoDB AU UTO_INCREMEN NT=23 DEFAUL LT CHARSET=latin1  a Rincian Ind deks Tabel:  Indeks: PR RIMARY on tab ble jenisborang g  Rincian Tabel:  Primary:     Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N Collation 1      je enisborang_id     Table: jenisdokumen  Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  8   Avg row w length:  204 48   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  9   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:    
  • 30. Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Nama  N Data Type NULL Identity Default D Kete erangan  1      je enisdokumen_ _id  int(11)          2      je enisdokumen_ _Nama   varchar(100)          Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N Primary y  1      PRIMARY   P Uni ique Type T       Keterangan  BTREE B PERINTAH SQL  CREATE E TABLE `jenisd dokumen` (    `jenisd dokumen_id` int(11) NOT NU ULL AUTO_INCREMENT,    `jenisd dokumen_Nam ma` varchar(10 00) NOT NULL,   PRIMA ARY KEY (`jenis sdokumen_id`) )  ) ENGIN NE=InnoDB AU UTO_INCREMEN NT=9 DEFAULT T CHARSET=latin1  Rincian Ind deks Tabel:  Indeks: PR RIMARY on tab ble jenisdokum men  Rincian Tabel:  Primary:     Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N Collatio on 1      je enisdokumen_ _id    orandisposisi  Table: lapo Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10  
  • 31. Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  0   Avg row w length:  0   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  1   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:     Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Nama  Data T Type laporandispos sisi_id   int(11) )             laporandispos sisi_Tanggal   date             disposisi_id   int(11) )             laporandispos sisi_Jenis   int(20) )             laporandispos sisi_Dari_unitk kerja_Nama varchar(100)             laporandispos sisi_Dari_pengguna_NamaLo ogin varchar(25)             laporandispos sisi_Kepada_un nitkerja_Nama a varchar(100)             laporandispos sisi_Kepada_pe engguna_NamaLogin varchar(25)             laporandispos sisi_PerihalTan nggapan tinytex xt             10      laporandispos sisi_IsiLaporan   text             11      laporandispos sisi_Referensi   text             12      laporandispos sisi_Aktif   varchar(15)             1      2      3      4      5      6      7      8      9      NULL Id dentity Default t Keterangan
  • 32. Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N Primary y  1      PRIMARY   P Uni ique Type T       Keterangan  BTREE B PERINTAH SQL  E TABLE `lapor randisposisi` (  CREATE   `lapor randisposisi_id d` int(11) NOT N NULL AUTO_IN NCREMENT,    `lapor randisposisi_Ta anggal` date NOT NULL,    `dispo osisi_id` int(11) ) NOT NULL,    `lapor randisposisi_Je enis` int(20) NO OT NULL,    `lapor randisposisi_Dari_unitkerja_Nama` varchar r(100) DEFAUL LT NULL,    `lapor randisposisi_Dari_pengguna_ _NamaLogin` v varchar(25) DEFAULT NULL,   `lapor randisposisi_Ke epada_unitker rja_Nama` varc char(100) DEFA AULT NULL,    `lapor randisposisi_Ke epada_penggu una_NamaLogin` varchar(25) DEFAULT NUL LL,    `lapor randisposisi_Pe erihalTanggapa an` tinytext NO OT NULL,    `lapor randisposisi_IsiLaporan` text NOT NULL,    `lapor randisposisi_Re eferensi` text N NOT NULL,    `lapor randisposisi_Ak ktif` varchar(15 5) NOT NULL,   PRIMA ARY KEY (`lapo orandisposisi_id d`)  ) ENGIN NE=InnoDB DEFAULT CHARSE ET=latin1  Rincian Ind deks Tabel:  Indeks: PR RIMARY on tab ble laporandisp posisi  Rincian Tabel:  Primary:     Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N Colla ation 1      la aporandisposis si_id   Table: nask kah  Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact  
  • 33. Rows:  2   Avg row w length:  819 92   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  3   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:     Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Nama  Data Ty ype naskah_id   int(11)            naskah_Tangg gal  datetim me            jenisdokumen n_Nama   varchar r(100)            naskah_Refer rensiBorang_na askah_id int(11)            naskah_Diterb bitkanOleh_un nitkerja_Nama varchar r(100)            naskah_Diterb bitkanOleh_pe engguna_Nama aLogin varchar r(25)            naskah_DireviewOleh_unitk kerja_Nama varchar r(100)            naskah_DireviewOleh_peng gguna_NamaLo ogin varchar r(25)            naskah_Tahun nBukuSurat   varchar r(4)            10      naskah_Nomo orUrut   int(11)            11      naskah_Penga antar   text            12      naskah_Nomo orSurat   varchar r(100)            13      naskah_Tangg galSurat   date            1      2      3      4      5      6      7      8      9      NULL Id dentity Default t Keterangan
  • 34. 14      naskah_Periha al   tinytext t            15      naskah_IsiSur rat   text            16      naskah_FailLa ampiran   varchar r(255)            17      naskah_Tangg galUnggah   datetim me            18      naskah_Status   varchar r(50)            19      naskah_Aktif   varchar r(15)            20      pengguna_Na amaLogin   varchar r(25)            Rincian Ind deks Tabel:  PERINTAH SQL  E TABLE `naska ah` (  CREATE   `naska ah_id` int(11) N NOT NULL AUT TO_INCREMEN NT,    `naska ah_Tanggal` da atetime NOT N NULL,    `jenisd dokumen_Nam ma` varchar(10 00) NOT NULL,   `naska ah_ReferensiBorang_naskah_id` int(11) DE EFAULT NULL,   `naska ah_Diterbitkan nOleh_unitkerja_Nama` varchar(100) DEFA AULT NULL,    `naska ah_Diterbitkan nOleh_pengguna_NamaLogin n` varchar(25) DEFAULT NULL L,    `naska ah_DireviewOl leh_unitkerja_ _Nama` varchar(100) DEFAUL LT NULL,    `naska ah_DireviewOl leh_pengguna_ _NamaLogin` v varchar(25) DE EFAULT NULL,   `naska ah_TahunBuku uSurat` varchar r(4) NOT NULL,    `naska ah_NomorUrut` int(11) DEFA AULT NULL,    `naska ah_Pengantar` ` text,    `naska ah_NomorSura at` varchar(100 0) DEFAULT NU ULL,    `naska ah_TanggalSur rat` date DEFAULT NULL,    `naska ah_Perihal` tin nytext,    `naska ah_IsiSurat` text NOT NULL,    `naska ah_FailLampira an` varchar(255) DEFAULT NU ULL,    `naska ah_TanggalUng ggah` datetime e DEFAULT NU ULL,    `naska ah_Status` varchar(50) NOT N NULL,    `naska ah_Aktif` varch har(15) NOT NULL,    `peng gguna_NamaLo ogin` varchar(25) NOT NULL,   PRIMA ARY KEY (`nask kah_id`)  ) ENGIN NE=InnoDB AU UTO_INCREMEN NT=3 DEFAULT T CHARSET=latin1  Rincian Ind deks Tabel:  Indeks: PR RIMARY on tab ble naskah  Rincian Tabel:  Primary:    
  • 35. Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N 1      Colla ation naskah_id   n   Table: pengguna  Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  0   Avg row w length:  0   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  1   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:     Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Data Typ pe pengguna_id   int(11)         pengguna_NIP P   varchar(2 25)         pengguna_Na ama   varchar(5 50)         unitkerja_Nam ma  1   Nama  varchar(1 100)            2      3      4      NULL Identity L Default  Keterangan 
  • 36. 5   pengguna_Na amaLogin   varchar(2 25)         pengguna_Password   varchar(2 25)         pengguna_Em   mail varchar(1 100)         hakakses_id   int(11)         pengguna_Aktif   varchar(1 15)         10      pengguna_Sed dangLogin   char(1)         11      pengguna_Wa aktuLogin   datetime e            6      7      8      9      Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N Primary y  1      PRIMARY   P Uni ique Type T       BTREE B PERINTAH SQL  CREATE E TABLE `pengg guna` (    `peng gguna_id` int(11) NOT NULL A AUTO_INCREM MENT,    `peng gguna_NIP` var rchar(25) NOT NULL,    `peng gguna_Nama` v varchar(50) NO OT NULL,    `unitk kerja_Nama` va archar(100) NO OT NULL,    `peng gguna_NamaLo ogin` varchar(25) NOT NULL,   `peng gguna_Passwor rd` varchar(25) ) NOT NULL,    `peng gguna_Email` varchar(100) NO OT NULL,    `hakakses_id` int(11 1) NOT NULL,  gguna_Aktif` va archar(15) NOT T NULL,    `peng   `peng gguna_SedangL Login` char(1) N NOT NULL,    `peng gguna_WaktuLo ogin` datetime e NOT NULL,    PRIMA ARY KEY (`peng gguna_id`)  ) ENGIN NE=InnoDB DEFAULT CHARSE ET=latin1  Rincian Ind deks Tabel:  Indeks: PR RIMARY on tab ble pengguna  Rincian Tabel:  Primary:     Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan 
  • 37. Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N Collation 1      pengguna_id   p   ting  Table: sett Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  2   Avg row w length:  819 92   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  3   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:     Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Nama  N Data Type D NULL Identity I De efault Keter rangan  1      setting_id   s int(11)          2      setting_Parame s eter   varchar(100) v          3      setting_Nilai   s varchar(100) v          Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N 1      PRIMARY   P Primary y  Uni ique Type T       BTREE B Keterangan 
  • 38. PERINTAH SQL  CREATE E TABLE `settin ng` (    `settin ng_id` int(11) N NOT NULL AUT TO_INCREMENT,    `settin ng_Parameter` ` varchar(100) NOT NULL,    `settin ng_Nilai` varch har(100) NOT N NULL,    PRIMA ARY KEY (`setti ing_id`)  ) ENGIN NE=InnoDB AU UTO_INCREMEN NT=3 DEFAULT T CHARSET=latin1  Rincian Ind deks Tabel:  Indeks: PR RIMARY on tab ble setting  Rincian Tabel:  Primary:     Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N 1      Colla ation setting_id   s Table: unit tkerja  Rincian Tabel:  Engine:  Inno oDB   Version n:  10   Row fo ormat:  Com mpact   Rows:  17   Avg row w length:  963 3   Data le ength:  163 384   Max da ata length: 0   Index length:  0   Data fr ree:  838 88608   Auto in ncrement:  18   Update e time:     Check t time:     Collatio on:  latin n1_swedish_ci i   Checks sum:     Create options:    
  • 39. Keterangan:     Rincian Ko olom (Field):      Nama  N Dat ta Type NULL Ide entity Def fault Keterangan  1      unitkerja_id   u int( (11)            2      unitkerja_Jenis u s   varchar(15)          3      unitkerja_Nama   u varchar(100)          Rincian Ind deks Tabel:      Nama  N Primary y  1      PRIMARY   P Uni ique Type T       BTREE B PERINTAH SQL  E TABLE `unitkerja` (  CREATE   `unitk kerja_id` int(11 1) NOT NULL AU UTO_INCREME ENT,    `unitk kerja_Jenis` var rchar(15) NOT NULL,    `unitk kerja_Nama` va archar(100) NO OT NULL,    PRIMA ARY KEY (`unitkerja_id`)  ) ENGIN NE=InnoDB AU UTO_INCREMEN NT=18 DEFAUL LT CHARSET=la atin1  Rincian Ind deks Tabel:  Indeks: PR RIMARY on tab ble unitkerja  Rincian Tabel:  Primary:     Unique e:     Collatio on:  A   Type:  BTREE   Keterangan:    Index Rinc cian Kolom (Fie eld):      Nama  N 1      unitkerja_id   u Collation C Keterangan 
  • 40. Server Info o  Rincian Tabel:  Version n: 5.5.8   Databases s      Database  D Default Char racter Set Default Character C Collation  1      tnde   latin1   latin1 1_swedish_ci     Daftar Lookup  tkerja, field u unitkerja_Nama:  Tabel unit 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. Ban LitBang  masyarakatan Bid Pemerintahan dan Kem Su ubBid Kepend dudukan dan Peran Pemer rintah  Su ubBid Pelayan nan dan Kebij jakan Publik Su ubBid Sosial d dan Politik  Bid Ekonomi dan Pembangu unan  ubBid Fisik Pr rasarana dan Lingkungan H Hidup  Su Su ubBid Industr ri, Perdagangan, UKM dan Keuangan Da aerah  Su ubBid Teknologi Tepat Guna  Bid Sosial dan Budaya  Su ubBid Sumbe er Daya Manu usia  Su ubBid Ilmu Pe engetahuan d dan Teknologi  Su ubBid Sosial, Hukum dan K Kemasyarakat tan  Bid Sumber Da aya Alam dan Maritim  ubBid Energi dan Pertamb bangan  Su Su ubBid Pertanian dan Kehutanan  Su ubBid Maritim m  Tabel jeni isborang, fiel ld jenisboran ng_Nama:   1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. NaDinArahan N n-Peraturan NaDinArahan N n-Pedoman NaDinArahan N n-Petunjuk_P Pelaksanaan NaDinArahan N n-Instruksi NaDinArahan N n-Prosedur_T Tetap NaDinArahan N n-Surat_Edaran NaDinArahan N n-Keputusan NaDinArahan N n-Surat_Perintah NaDinArahan N n-Surat_Tuga as NaDinKoresp N pondensi-Nota_Dinas NaDinKoresp N pondensi-Me emorandum
  • 41. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. NaDinKorespondensi-Surat_Dinas NaDinKorespondensi-Surat_Undangan NaDinKhusus-Surat_Perjanjian NaDinKhusus-Surat_Kuasa NaDinKhusus-Berita Acara NaDinKhusus-Surat_Keterangan NaDinKhusus-Surat_Pengantar NaDinKhusus-Pengumurnan NaDinLaporan NaDinTelaahanStaf NaDinFormulir    Tabel jenisdokumen, field jenisdokumen_Nama:  1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Naskah Dinas Keluar‐Arsip  Naskah Dinas Keluar‐Konsep  Naskah Dinas Keluar‐Konsep‐Disetujui  Naskah Dinas Keluar‐Konsep‐Batal  Naskah Dinas Masuk‐Arsip  Surat Masuk  Surat Keluar  Borang  ooo000ooo 

×