Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                ISBN 978‐602‐19837‐0‐6          Penggu...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 lainnya sehingg...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)            ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 diolah lebih lanjut...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                ISBN 978‐602‐19837‐0‐6                ...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)           ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 Gambar 5. Tampilan H...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)               ISBN 978‐602‐19837‐0‐6   Gambar 9. Tamp...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)               ISBN 978‐602‐19837‐0‐6                 ...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                   ISBN 978‐602‐19837‐0‐6      platfor...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6              ...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                   ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 2. Problem s...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                 ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 participants s...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                 ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 SDLC is also m...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 9. Implementa...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6              ...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)            ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 References         ...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)    ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 7-16                       ...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)              ISBN 978‐602‐19837‐0‐6             Anali...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)               ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 pasar dan bisnis...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)           ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 3.   Tinjauan Ringka...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)            ISBN 978‐602‐19837‐0‐6                    ...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)             ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 untuk dikonfiguras...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)                  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6              ...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)    ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 Daftar Pustaka[1] Darmawan,...
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)    ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 7-24                       ...
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
7. website application
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

7. website application

2,107

Published on

Published in: Technology, Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,107
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
86
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "7. website application"

  1. 1. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6  Penggunaan Aplikasi berbasis Website dalam Pengembangan Sistem Informasi Penduduk Miskin Daerah contoh Kasus di Kabupaten Karo Muhammad Safri Lubis Dosen Jurusan Teknologi Informasi, Fakultas MIPA Universitas Sumatera Utara E-mail: safri@usu.ac.id Abstrak 1. Pendahuluan Pemerintah daerah selain memiliki Dengan telah diberlakukannya UU No. 32 Thntanggungjawab menjalankan otonomi daerah juga 2004 tentang pemerintahan daerah, maka hak danharus dapat melaksanakan praktik-praktik tanggung jawab pemerintah daerah makin tinggitransparansi dalam seluruh aktifitas dan kegiatan baik itu dalam pengelolaan sumber daya alam,yang dilaksanakannya sehari-hari. Pemerintah manusia dan potensi yang ada. Agar dapatdaerah bertanggungjawab dalam aktifitas analisis, melaksanakan hak dan tanggung jawab tersebutrekomendasi, pemantauan, pembuatan program efisien dan efektif, maka organisasi pemerintahpenanggulangan dan pengentasan kemiskinan serta daerah harus dapat berlandaskan pada prinsip-pembuatan regulasi berkaitan dengan penduduk prinsip good governance. Pemerintah daerah harusmiskin daerah. Untuk mewujudkan tanggung jawab lebih berusaha sendiri dengan kaidah-kaidah yangtersebut, Pemerintah Kabupaten Karo ada. Untuk itu dilaksanakan pengembangan sebuahmengembangkan aplikasi berbasis web untuk sistem manajemen informasi yang berhubunganmengolah data-data yang berhubungan dengan dengan pelayanan informasi pengolahan data danpenduduk miskin daerah serta memanfaatkannya informasi yang berhubungan dengan pendudukuntuk pengambilan keputusan-keputusan bagi miskin ini, dengan tujuan agar dapat memberikanprogram penanggulangan dan pengentasan dan meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalamkemiskinan. Sistem tersebut di desain agar dapat kinerja pelayanan pembangunan yang dilaksanakandiakses oleh seluruh tingkat manajemen yang ada oleh Pemerintah Kabupaten Karo. Diharapkanmulai dari staf data entry, pejabat structural hingga nantinya output dari data dan informasi tersebutpimpinan tertinggi sesuai dengan tingkat akses dapat menjadi bahan analisa lebih lanjut terhadapyang dimiliki dari masing-masing tingkatan. hal-hal yang berhubungan dengan pengentasanDatabase dan informasi tentang penduduk miskin kemiskinan di Kabupaten Karo serta meningkatkandaerah tersebut meliputi informasi detail tentang system kerja pemerintahan yang dapat berjalandata keluarga miskin dan perbandingannya dengan lebih efektif dan efisien sesuai dengan prinsip-data penduduk secara umum yang ada serta prinsip good governance dan e-government yangdihubungkan dengan variable serta indicator ada. Pembangunan sebuah aplikasi databasepenentu kemiskinan sesuai dengan standarisasi dari berbasis website merupakan salah satu cara agarBPS, matriks kondisi permasalahan kemiskinan dan data dan informasi tersebut dapat terkumpul denganupaya penanggulangannya, rekapitulasi baik dan maksimal serta menghasilkan berbagaipermasalahan kemiskinan dan program output ataupun laporan yang dapat digunakan untukpenanggulangan kemiskinan secara keseluruhan seluruh tujuan yang telah dijelaskan diatas.maupun per bidang atau per jenis program satuamkerja perangkat daerah (SKPD). Semua datatersebut secara sistematis direkam dengan cara 2. Metodologiaplikasi database berbasis web dengan Pengembangan Sistem Informasi Pendudukmenggunakan bahasa program PHP dan database Miskin Daerah Pemerintah Kabupaten KaroMySQL. Oleh karena itu, pengambilan keputusan merupakan bagian dari pengembangan Sistemdapat ditarik sistematis, tepat waktu, akurat, dan Manajemen Informasi di Pemerintah Kabupatenreal time. Karo secara keseluruhan. Seperti yang telah diketahui, bahwa Pemerintah Kabupaten KaroKeywords: aplikasi berbasis website, pemerintah sedang mengembangan Sistem Manajemen daerah, penduduk miskin. Informasi secara keseluruhan melalui program Website Application  7-1
  2. 2. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 lainnya sehingga nantinya seluruh SKPD yang ada Modul analisa tentang status rumah tanggadi Pemerintah Kabupaten Karo dapat terhubungkan miskin, modul ini berisikan tentang informasidengan koneksi jaringan baik dengan menggunakan yang berhubungan dengan analisa statuskabel, wi-fi dan internet ke server utama yang kemiskinan dihubungkan dengan jumlahdimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Karo. Dengan keluarga di setiap kelurahan atau desa,terkoneksinya seluruh SKPD yang ada, Pemerintah kecamatan hingga Kabupaten. Adapun analisaKabupaten Karo dapat membangun berbagai Sistem yang dilakukan mulai dari menetapkanInformasi berbasis aplikasi software maupun permasalahan kemiskinan yang ada,website yang dibutuhkan untuk mendukung kinerja menetapkan indikator kemiskinan berdasarkandari Pemerintah Kabupaten Karo sendiri atau untuk jumlah dan presentase rumah tangga miskin,meningkatkan pelayanan kepada masyarakat luas. menetapkan tujuan penanggulanganPengembangan Sistem Informasi Penduduk Miskin kemiskinan yang ada, menetapkanDaerah Pemerintah Kabupaten Karo ini merupakan program/kegiatan upaya penanggulangan dansalah satu dari aplikasi yang dapat dikembangkan menetapkan kategori upaya penanggulangandengan memanfaatkan pengembangan jaringan kemiskinan serta menetapkaninternal ada. Dengan dikembangkannya aplikasi ini instansi/badan/dinas terkait dengan upayasecara jaringan, maka pengumpulan data dan penanggulangan yang ada.infomasi serta tampilan output dapat berjalan lebih Modul database strategi penanggulangancepat dan efektif, sehingga pekerjaan pembuatan kemiskinan dan pengkategoriannya dalamlaporan pertanggungjawaban dan evaluasi kinerja bidang-bidang tertentu, modul ini berisikanpenyelenggaraan pemerintahan daerah dapat tentang informasi yang berhubungan denganterlaksana lebih cepat dan efisien. Direncanakan strategi penanggulangan kemiskinan danaplikasi ini nantinya akan dibangun berbasis web. pengkategoriannya dalam bidang-bidangDiharapkan dengan basis pembangunan yang tertentu.menggunakan web, seluruh pengguna nantinya Modul-modul output dan rekapitulasi.dapat menggunakan aplikasi ini lebih mudah dan Secara umum adapun kriteria dan jenis dariefisien tanpa memikirkan platform dari operation aplikasi database ini adalah sebagai berikut:system yang ada di masing-masing computer klien Aplikasi dibangun berbasis web.yang ada. Dalam penggunaannya, klien yang Sesuai dengan blue print pengembanganmenggunakannya dapat mengaksesnya melalui teknologi informasi di seluruh wilayahsambungan jaringan yang telah dibangun. Adapun perkantoran yang ada di Pemerintah Kotainput yang ada dalam aplikasi tersebut, seperti yang Medan, maka aplikasi ini akan dibangundijelaskan di bawah ini: dengan menggunakan bahasa PHP dan Modul profil kemiskinan yang ada, kepala menggunakan database MySQL rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga, alamat, nomor rumah tangga dbsnya. Modul Kategori rumah tangga miskin. 3. Desain dan Pembangunan Aplikasi Modul mutasi/up date profil kemiskinan. Bagan alur merupakan gambaran awal dari Modul 14 (empat belas) dari variabel rancangan pembangunan sebuah aplikasi berbasis kemiskinan dengan kriteria yang dimaksud, database. Dengan adanya bagan alur ini nantinya modul ini berisikan tentang informasi yang digunakan sebagai dasar dari pengembangan berhubungan dengan empat belas variabel aplikasi dan database yang ada. Untuk melihat kemiskinan. bagan alur dari aplikasi database ini dapat dilihat Modul variabel dominan yang ada dari data pada gambar di bawah ini. Pada gambar di bawah kemiskinan dari masing-masing daerah, mulai ini dapat dilihat secara detail sistem kerja dari dari tingkat rumah tangga, desa/kelurahan, aplikasi database yang dibangun untuk mewujudkan kecamatan dan Kabupaten. seluruh maksud dan tujuan yang telah ditentukan Modul database program-program sebelumnya. Bentuk input yang dibangun penanggulangan kemiskinan, modul ini diusahakan dapat seefisien dan seefektif mungkin berisikan tentang informasi yang berhubungan sehingga siapapun nantinya operator yang akan dengan berbagai program-program nasional, memanfaatkan aplikasi database ini dapat regional dan local yang berhubungan dengan memanfaatkannya dengan baik. Sedangkan output penanggulangan kemiskinan. yang dikeluarkan berbentuk dua jenis, pertama Modul database program-program yang telah adalah bentuk output berbasis web yang hanya digunakan dan dilaksanakan. dapat dilihat dengan menggunakan browser dan output berbasis excel yang dapat digunakan dan7-2 Website Application 
  3. 3. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 diolah lebih lanjut untuk keperluan analisa dan menggunakan login tertentu untuk dapat mengakseslaporan yang dibutuhkan. Adapun diagram alur dari content-content tersebut. Adapun content dengansistem adalah sebagai berikut: jenis akses langsung yaitu content ’Berita dan Informasi’, ’Latar Belakang’ dan ’File Download’. Adapun jenis dengan akses tidak langsung yaitu ’Database Rumah Tangga Miskin’, ’Laporan- Laporan’ dan ’Control Panel’. Pada content akses tidak langsung ’Databasae Rumah Tangga Miskin’, ada tiga sub content yang memiliki lanjutan halaman yaitu content ’Profil User’, ’Data Rumah Tangga Miskin’ dan ’Informasi yang Berhubungan dengan RTM’. Pada content akses tidak langsung ’Control Panel’, ada dua belas sub content yang memiliki lanjutan halaman yaitu pada ’Berita dan Informasi, ’Profile User/Member’, ’File Download’, ’Latar Belakang’, ’Data Kecamatan Gambar.1. Diagram Alur dari Sistem Informasi dan Kelurahan/Desa’, ’data SKPD’, ’Informasi Penduduk Miskin Daerah Pemerintah Kabupaten Analisis Rumah Tangga Miskin’, ’Data Rumah Karo Tangga Miskin’, ’Data Program Penanggulangan Kemiskinan’, ’Data Penduduk’, ’Variabel Hasil dari bagan alur yang merupakan alur Kemiskinan’ dan ’Klasifikasi Anak Usia Sekolah’.kerja yang diharapkan dari aplikasi database ini Sedangkan pada content ’Laporan-Laporan ’ terdiridihasilkan sebuah sitemap dari aplikasi yang dari dua sub content yaitu ’Laporan’ dan ’Datadibangun. Adapun site map dari aplikasi tersebut Dalam Peta’. Pada sub content ’Laporan’ ada limadapat dilihat pada bagan di bawah ini: belas laporan dalam excel yang dapat dihasilkan yang terdiri dari ’Rekap Data Umum Keluarga Miskin’, ’Data Umum Keluarga Miskin’, Data Umum Keluarga Miskin per Variabel’, ’Data Umum Keluarga Miskin per Variabel Indikator’, ’Matriks Kondisi Permasalahan Kemiskinan dan Upaya Penanggulangannya’, ’Rekapitulasi Permasalah Kemiskinan’, ’Program Penanggulangan Kemiskinan Secara Keseluruhan’, ’Program Penanggulangan Kemiskinan per Bidang’, ’Program Penanggulangan Kemiskinan per Jenis Program’, ’Program Penanggulangan Kemiskinan per SKPD’, ’SKPD Pelaksana’, ’Variabel Interfensi’, ’Data Perbandingan Penduduk Miskin dan Tidak’, ’Data Rekap Anak Usia Sekolah’ dan ’Laporan ber Filter’. Sedangkan pada sub contentn ’Data Dalam peta’ terdiri dari informasi tentang kependudukan seperti total jumlah keluarga, jumlah kepala keluarga laki-laki Gambar.2. Site Map dari Sistem Informasi atau perempuan, jumlah total anggota keluarga, Penduduk Miskin Daerah Pemerintah Kabupaten jumlah total anggota keluarga laki-laki atau Karo perempuan, jumlah total rumah tangga miskin, jumlah kepala keluarga miskin laki-laki atau Pada gambar diatas terlihat bahwa ada dua perempuan, total anggota keluarga miskin, totaljenis content akses yang ada dalam aplikasi ini, anggota keluarga miskin laki-laki atau perempuan,yaitu content dengan jenis akses langsung dan program pengentasan kemiskinan yang sedangcontent dengan jenis akses tidak langsung. Adapun dilaksanakan dan program pengentasan kemiskinanyang dimaksud dengan content akses langsung yaitu yang telah dilaksanakan mulai dari tingkatdimana para pengguna tidak memerlukan login kecamatan hingga kelurahan atau desa.untuk masuk ke content-content tersebut. Adapun cara kerja aplikasi tersebut dapatSedangkan content dengan jenis akses tidak dilihat pada bagan di bawah ini:langsung yaitu dimana para pengguna harus Website Application  7-3
  4. 4. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6  Hak Akses Level Eksekutive. Pengguna aplikasi dengan level Eksekutive dapat mengakses menu-menu pada halaman Control Panel Eksekutive. Adapun menu-menu yang dapat diakses adalah menu Berita dan Informasi, Profil, File Download, Latar Belakang, Data Kecamatan dan Kelurahan/Desa, Data SKPD, Informasi Gambar 3. Cara Kerja Aplikasi Analisis Rumah Tangga Miskin, Data Rumah Tangga Miskin, Data Program Penanggulangan Aplikasi di bangun dalam bentuk form-form kemiskinan, Data Penduduk.tabel isian sesuai dengan point-point yang diminta. Hak Akses Level Administrasi Laporan.Aplikasi nantinya akan memberikan output sesuai Pengguna aplikasi dengan level Eksekutivedengan tampilan yang diminta. Direncanakan data dapat mengakses menu-menu pada halamandan informasi tersebut akan dapat di up date setiap Laporan-Laporan. Adapun menu-menu yangtahunnya sesuai dengan bidang-bidang yang ada. dapat diakses adalah menu Laporan dan DataDiharapkan dengan adanya aktifitas up date setiap Dalam Peta.tahun ini, data-data dan informasi yang ada dapat Secara umum adapun desain akhir dandibandingkan untuk mendapatkan analisa lebih penjelasan dari tampilan aplikasi dapat dilihat dilanjut. bawah ini. Secara garis besar terdiri dari splash, tampilan pada beranda utama, tampilan pada halaman user dan tampilan pada halaman control4. Penggunaan dan Pemanfaatan panel. Aplikasi Splash. Splash merupakan tampilan awal ketika aplikasi database ini diakses pada Sumber informasi data yang ada pada sistem sebuah browser yang berisikan informasi dariini akan berasal dari seluruh SKPD yang ada, nama dan pemilik aplikasi database ini.direncanakan sistem ini nantinya dapatmenghubungkan ke seluruh SKPD terkait yang ada.Setiap SKPD nantinya akan menjadi penggunasistem ini. Untuk itu diperlukan hirarki penggunainformasi yang akan dibagi minimal menjadi 4bagian. Pemilihan tingkat pengamanan yangbertingkat ini untuk mengantisipasi publikasi daridata dan informasi yang ada dalam sistem. Adapunempat bagian dari tingkat pengamanan tersebutyaitu: Hak akses Level Administrator. Pengguna aplikasi dengan level Administrator dapat mengakses menu-menu pada halaman control panel. Adapun menu-menu yang dapat diakses Gambar 4. Tampilan Splash dari Aplikasi Database adalah menu Berita dan Informasi, Profil User/Member, File Download, Latar Belakang, Beranda Utama. Beranda utama adalah Data Kecamatan dan Kelurahan/Desa, Data halaman awal setelah tampilan splash berganti. SKPD, Informasi Analisis Rumah Tangga Isinya menggambarkan seluruh content-content Miskin, Data Rumah Tangga Miskin, Data yang ada dalam aplikasi database ini, baik yang Program Penanggulangan kemiskinan, Data bersifat content langsung ataupun content tidak Penduduk, Variable Kemiskinan, dan langsung yang hanya dapat diakses jika Klasifikasi Anak Usia Sekolah. menggunakan login dan password. Adapun Hak Akses Level Operator. Pengguna content langsung yang dapat diakses yaitu aplikasi dengan level Operator dapat content ‘berita dan informasi’, ‘latar belakang’ mengakses menu-menu pada halaman Data dan ‘file download’. Sedangkan content yang Rumah Tangga Miskin. Adapun menu-menu dapat diakses dengan menggunakan login dan yang dapat diakses adalah menu Profile User, password adalah content ‘database rumah data Rumah Tangga Miskin, dan Informasi tangga miskin’, ‘laporan-laporan’ dan ‘control Rumah Tangga Miskin. panel’.7-4 Website Application 
  5. 5. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 Gambar 5. Tampilan Halaman Beranda Utama dari Aplikasi Database Fungsi dari content ‘berita dan informasi’, ‘latar belakang’ dan ‘file download’ adalah merupakan content-content pendukung dari aplikasi ini. Sedangkan isi dari content yang harus menggunakan username dan password merupakan content-content utama dari aplikasi Gambar 7. Tampilan Halaman Menu Utama dari ini. sub content ‘Data Rumah Tangga Miskin’ yang ada Halaman menu utama dari masing-masing pada content ‘Database Rumah Tangga Miskin’ login ketika masuk ke content ‘Database Rumah Tangga Miskin’. Masing-masing Halaman menu utama dari masing-masing login akan memiliki isi content yang berbeda login ketika masuk ke content ‘Control ketika masing-masing menggunakan loginnya. Panel’. Masing-masing login akan memiliki isi Khusus untuk login operator akan dapat content yang berbeda ketika masing-masing mengakses seluruh sub content dari content menggunakan loginnya. Khusus untuk login ‘Database Rumah Tangga Miskin’ yang ada administrator akan dapat mengakses seluruh seperti tampak pada tampilan di bawah ini. sub content dari content ‘Control Panel’ yang Secara umum ada tiga sub content dari content ada seperti tampak pada tampilan di bawah ini. ‘database Rumah Tangga Miskin’, yaitu sub Secara umum ada dua belas sub content dari content ‘profil user’, ‘Data Rumah Tangga content ‘Control Panel’ seperti yang dapat Miskin’ dan Informasi Rumah Tangga Miskin’. dilihat pada gambar di bawah ini. Masing-masing content ini akan menuju inputan dari sub content database yang ada. Gambar 6. Tampilan Halaman Menu Utama daricontent ‘Database Rumah Tangga Miskin’ dengan menggunakan login operator Gambar 8. Tampilan Halaman Menu Utama dari Di bawah ini adalah salah satu contoh tampilan content ‘Control Panel’ dengan menggunakan login input dari sub content ‘Data Rumah Tangga administrator Miskin’ yang ada pada content ‘database Rumah Tangga Miskin’. Di bawah ini adalah salah satu contoh tampilan input dari sub content ‘Data Penduduk’ yang ada pada content ‘Control Panel’. Website Application  7-5
  6. 6. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6  Gambar 9. Tampilan Halaman Menu Utama dari Gambar 11. Tampilan Halaman Menu Utama darisub content ‘Data Penduduk’ yang ada pada content sub content ‘Laporan’ yang ada pada content ‘Control Panel’ ‘Laporan-Laporan’ Halaman menu utama dari masing-masing login ketika masuk ke content ‘Laporan- 5. Laporan dan Output Laporan’. Masing-masing login akan memiliki Secara umum output yang ada terbagi menjadi isi content yang berbeda ketika masing-masing dua bagian besar yaitu output dalam bentuk table- menggunakan loginnya. Khusus untuk login tabel dan excel serta output dalam bentuk peta. administrator laporan akan dapat mengakses Adapun tampilan dari masing-masing output yang seluruh sub content dari content ‘Laporan- ada dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Laporan’ yang ada seperti tampak pada tampilan di bawah ini. Secara umum ada dua sub content dari content ‘Laporan-Laporan’ seperti yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Gambar 10. Tampilan Halaman Menu Utama dari Gambar 12. Tampilan isi dari output berbentuk content ‘Laporan-Laporan’ dengan menggunakan tabel login administrator laporan Tampilan diatas merupakan output yang dapat Di bawah ini adalah salah satu contoh tampilan diakses dari sub content ‘Laporan’ dari content output dari sub content ‘Laporan’ yang ada ‘Laporan-Laporan’ yang ada. Dari table di atas pada content ‘Laporan-Laporan’. dapat dikonersikan ke file excel dengan mengklik tombol print yang ada. Adapun tampilan salah satu contoh output dalam bentuk file excel yang ada dapat dilihat di bawah ini.7-6 Website Application 
  7. 7. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6  dikeluarkan dapat bersifat umum hingga khusus sesuai dengan keinginan si pengguna. Aplikasi ini dapat menghasilkan data dan informasi setiap tahunnya, jika data dan informasi yang di entry dapat dilakukan setiap tahunnya, aplikasi ini dapat memberikan informasi data setiap tahunnya sehingga direncanakan untuk tahun berikutnya aplikasi database ini dapat langsung memberikan perbandingan perkembangan dari tahun ke tahun khususnya untuk penilaian dari masing- masing parameter yang ada untuk uji serta pengawasan yang dilakukan. Selain menghasilkan data yang dapat ditampilkan langsung pada aplikasi, aplikasi Gambar 13. Tampilan isi dari output berbentuk database ini juga dapat menghasilkan output table yang dapat dikonversikan ke file excel dan laporan yang bersifat excel. Dengan mengklik tombol print, data yang ditampilkan Di bawah ini adalah salah satu tampilan dari baik yang sudah difilter atau default dapatoutput yang berbentuk peta. Informasi yang ada dipindahkan ke excel agar dapat diolah lebihdapat diakses mulai dari tingkat desa/kelurahan lanjut.hingga kecamatan dengan informasi yang detail di Selain informasi berbentuk excel, aplikasi initingkat desa/kelurahan dan informasi bersifat dapat menghasilkan informasi berbentuk petakumulatif dari seluruh informasi yang ada di tingkat mulai dari tingkat desa/kelurahan hinggadesa/kelurahan untuk tingkat kecamatan. kecamatan sehingga diharapkan informasi yang ditampilkan dapat lebih atraktif dan simple. 6. Kesimpulan dan Saran Adapun beberapa kesimpulan yang dapat diambil adalah: Program pengembangan Sistem Informasi Penduduk Miskin ini merupakan bagian dari pengembangan e-government secara keseluruhan khususnya di Pemerintah Kabupaten Karo. Program pengembangan sistem informasi ini penerapannya dalam aktifitas sehari-hari diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas dari kinerja pemerintah khususnya pemerintah daerah di tingkat propinsi maupun kabupaten/kota dalam mengorganisasikan hal- hal yang berhubungan dengan kegiatan Gambar 14. Tampilan isi dari output peta pengentasan kemiskinan. Pemilihan aplikasi berbasis website dengan Adapun beberapa kelebihan dari output yang menggunakan bahasa program PHP dandihasilkan oleh aplikasi database ini adalah: database MySQL merupakan usaha untuk Aplikasi ini menghasilkan data output untuk mendukung penerapan blue print seluruh informasi yang ada sebanyak 15 pengembangan e-government di pemerintahan laporan dengan berbagai filter yang disesuaikan Republik Indonesia selain merupakan pilihan dengan kebutuhan. terbaik untuk dapat mendukung pengembangan Aplikasi ini dapat menghasilkan data dan Wireless dan Local Area Networking sebagai informasi yang sangat terperinci dengan adanya basis utama dalam lalulintas data dan informasi penggunaan filter di masing-masing link output secara digital. Dengan penggunaan bahas yang ada. Sehingga diharapkan dengan adanya program PHP diharapkan juga nantinya filter tersebut data dan informasi yang aplikasi ini dapat dimanfaatkan disegala Website Application  7-7
  8. 8. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6  platform yang ada dan jika dibutuhkan dapat Daftar Pustaka langsung digunakan melalui browser yang komputer/laptopnya terakses ke jaringan yang [1]. Didin Nugraha (2003) Mengenal Sistem ada. Selain itu dengan menggunakan database Teknologi Informasi [online], available from: MySQL diharapkan nantinya data tersebut http://www.ilmukomputer.com [accesed April dapat digunakan atau diolah dengan berbagai 2005]. aplikasi output apapun jika dibutuhkan dan [2]. Edi Purwono, 2006, Kebijakan dan Prosedur memudahkan aktifitas pengintegrasian antara Penyelenggaraan Sistem Informasi aplikasi database ini dengan aplikasi lainnya Manajemen, Yogyakarta: Penerbit Andi. yang sejenis jika dibutuhkan. [3]. Karin Afriani, dkk, 2009, Dampak E- Dalam pelaksanaannya ada beberapa saran government Pada Good Governance: Temuandan rekomendasi yang harus dipertimbangkan oleh Empiris dari Kota Jambi [online]. Avalaiblesetiap pemerintah daerah yang akan menerapkan from:aplikasi ini dalam aktifitas pemerintahannya yaitu: http://journal.uii.ac.id/index.php/Snati/article/v Diharapkan Satuan Kerja Pemerintah Daerah iew/1212/1014 [Accessed September 2010]. (SKPD) yang terlibat langsung dalam aktifitas [4]. Mas Wigrantoro Roes, 2005, Electronic penggunaan aplikasi ini sesuai dengan Government dan Pencegahan Korupsi, Surat tingkatannya telah mempersiapkan Kabar Harian Kompas, 16 Mei 2005, halaman infrastruktur pendukung seperti minimal satu 39, Jakarta. buah personal komputer atau laptop dan [5]. Muhammad Safri Lubis, 2006, E-government, menyediakan tenaga operator dan pengolah Sebuah Prespektif, Surat Kabar Harian data yang dapat berkonsentrasi dan mengerti Analisa, Mei 2006, Medan. betul cara kerja dari aplikasi ini serta memiliki [6]. Muhammad Safri Lubis, 2006, Sudah Siapkah dasar pengetahuan di bidang teknologi Kita Mengembangkan E-government, Surat informasi khususnya di bidang jaringan dan Kabar Harian Analisa, 5-6 Oktober 2006, data entry. Medan. Jika dibutuhkan pengelolaan lebih lanjut [7]. Onno W. Purbo, 2000, Visi Bangsa diharapkan aplikasi ini dapat menjadi dasar Menghadapi Abad 21 [online]. Available pengembangan yang ada. Dengan penggunaan from: http://www.ilmukomputer.com [Accesed pengembangan aplikasi berbasis website ini April 2005]. memberikan ruang gerak yang cukup besar [8]. Richardus Eko Indrajit, 2002, Electronic untuk pengembangan lebih lanjut tanpa Government, Strategi Pembangunan dan mengganggu content-content yang telah ada Pengembangan Sistem Pelayanan Publik sehingga nantinya tidak ada pembangunan Berbasis Teknologi Digital, Yogyakarta: aplikasi-aplikasi sejenis. Penerbit Andi. [9]. Taufik Hasan (20056) Masyarakat Informasi dan kemandirian Bangsa, Majalah e-Indonesia, edisi 07, November-Desember 2005, Jakarta7-8 Website Application 
  9. 9. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6  Using an Online Auction System in Open Source Rachmat Aulia Sekolah Tinggi Teknik Harapan (STTH) Medan Abstract aimed to auctions in which the concept is to search a winner from the winning price has been Trade is a tool which can increase the determined previously according to pre-definedeconomic growing. In current many organizations auction rule (Peng et al., 2003). The online auctionor companies make business related to sell-buy by system has several properties where it is called asonline. Normally, online auction is a field which auction scheme (Peng et al., 2003). Actually, thesecan increase the economic between auctioneers and properties exactly required in auction scheme arebidders. The online auction presented in this study divided into two: basic and optional. Basicis to bring together between sellers and buyers properties include correctness, confidentiality andaround campus. In addition, this study provided a fairness. Optional properties includes anonymity,common prototype of online auction. The concept of privacy, public verifiability, robustness, priceonline auction is to search the highest bid from flexibility and rule flexibility. Both of theseeach auction already published. This study applied properties are created to make satisfied theEnglish auction as a type of auction because the requirements of applications and services whichauction price more and more become increase. On supports in undertake online auction thatother hand, the whole process exists in the specifically is aimed to make efficiently in term ofprototype of online auction this study is translated computation and communication that found into visualization by drawing each processes detail online auction system for the future.into diagram. E-bay (EBay. Accessed on 14 January 2008. <http://www.ebay.com>) is a webs applicationKeywords : Auction, auctioneers, bidders, English which gives online auction and shopping services in auction, online auction, trade, bid. which people and businesses can buy and sell various goods worldwide. Otherwise, auction is a1. Introduction process of buying and selling goods by offering them up for bidding, taking bids, and then selling At the currently era, trade and sale in any kind the items to the winning bidder. From the buyer’sof aspects growing up where it becomes a strong perspectives they want a web-based online systemeconomics symbol in the world. A lot of countries which contains sale of goods, fast access, ease toeven enterprises around the world choose economic use user interfaces, constantly changingaspect as a way to increase revenue and prosperity information, good delivery service, and onlinefor society or staffs and employers who work in payment so that they can shop from their houses.various companies. However, in digital era such Online payment is very important innowadays IT role is necessary as a facility to make supporting e-auction. When a company orany aspect go forward and it is very useful organization tries to establish online auction systemespecially to develop and improve economic aspect it must have connections to the financial institutionsin the future because of information and technology such banks. Another issue to consider is how tocan be a tool for giving a service in doing of link design and create the online auction system where itcorporation between organizations and companies is safe. Crime may occur on the e-auction systemaround the world in term of establishes a good caused by the lack of the security applied on e-connection and distributes their products to global auction.market. Therefore, the powerful safety must be One of services which support sales of any included to e-bay in order to prevent somethingcategories of products or goods through the internet occur causes disadvantage more and unsatisfiedis online auction such as e-bay refers to Weber among sellers and buyers even for businesses have(2005). In addition, many companies use online its online auction service.auction systems to advertise any kind of auctions tothe public so that these companies can sell as fast asmany product possible. Online auction is an offer Website Application  7-9
  10. 10. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 2. Problem sells an auction to public web-based auction system for students and staff in UUM. When we are studying far from a city, wecannot find a facility to inform goods auction whichreal needed by students. But, nowadays there is no 4. More theories and review aboutservice that informing goods auction which is like online auctione-bay where has destination for bargaining some ofnecessities of student such as selling laptops, An online auction has some features which arevehicles and anything needed by students like devoted to bidders. One of features that have beenhousehold, mobile phone handset, books and so on. identified is a first bidder discount. Weber (2005)In other hand, when the new students come to a explains about how the online auction system givesplace like UUM (University Utara Malaysia) for a discount on the price where a bidder formerlyfirst time, they had interest for finding a shop which placed a bid for the first time. Actually, this featuresells goods such car or motorcycle with low cost is called a discount mechanism and it has two(second) but still in reasonable condition. Another conditions the first condition in holding a bidderpoint which can make strong this problem is when receives the discount such as the bidder has tostudents use the bus facility here. Let’s say that submit the first valid bid and the highest bid in theUUM has a transportation problem. For example, a auction. Moreover, Weber has suggested two typesbus service which can pick up its students to their of reservation in the online auction system:destination around UUM. But, a lit bit of problem maximum and minimum. For the maximumcan occur such going to bus stop and waiting a bus reservation, that means the price should be at leastthere that spend a lot of time. In certain time as high the current price in which if there is nooccasionally such as Friday and Saturday there is no bidder then the price is replaced with theavailable bus when a student is going inside or reservation price. The minimum reservation refer tooutside UUM. two or more bidders then the second highest must Especially for them whom stay outside UUM be submitted first because it gives an incrementwhich is like KACHI College. In addition, another than the highest in term of reservation price.problem comes from sellers and buyers who both of An online payment is a payment facility whenthem are exactly student where sellers still do not buyers want to buy the bids in electronic markets isknow whether is there anyone who wants to buy introduced (Li & Zhang, 2004). This article has atheir goods and also happen to buyers when they try purpose to analyze product attributes, traders’to get goods which they think is urgent for them. characteristics and payment attributes in influencingRest, these problems can be as current issue in term the payment choices in the online auction system.of bring together among buyers and sellers. This study is also focusing on the reasonable method to use in online payment, in which previously many online traders could not determine3. The main things in auction the best payment method in online auction markets. The thing that wants to discuss is a In addition, the prohibit model provides assistancerequirement model for an online auction system. in analyzing the effects of product attributes andActually the online auction is a service for public traders’ characteristic on payment choice to besale in which the price which offered is determined investigated.by bidding where the thing is sold to the highest In developing the online auction the need tobidder. So that anyone can participate in an auction understand user behavior is very important. Mizutathat has a purpose to bid to obtain an item. Rest, if & Steiglitz (2000) have explained a simulation ofthere is a person who offers the highest bid, it could typical online auction which five focused on thebe as a right winner to purchase the item at that duration is fixed, determining the winner’s paymentprice. In addition, auction is a really unique idea and posting the second-highest price continuouslybecause of the concept is like selling or buying according to goods sold in the online auction withfrom direct person to person or everything is done giving attention for user behavior in auctions.by person to person. Auction types is divided by Actually, this study is aimed to observe amongthree essentially which are; English auction bidders and snipers, where bidders buy goods(increasing price); sealed-bid auction (the item and during the auction period and snipers wait to bidprice are determined by auctioneer); and Dutch until the last moments. In other hand, this study isauction (decreasing price).This system will be presented so that participants in online auction canpresented based on a web. On the other hand, this revise what is being offered because of theresearch also will discuss about a prototype of the7-10 Website Application 
  11. 11. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 participants sometimes appear irrational related toauction and price. E-commerce is a service which provides saleand buying of goods through internet by applying adynamic pricing strategy and it could be as animportant part of online auction references. Chan etal (2001) explained about how to present and designthe implementation of multi-access and multi-functional on online auction system. Actually, inthis study, Chen et al concern on the Figure 4.2: The Flow of English Auction Typeimplementation of online auction that can be (Adapted from Funasaka et al., 2002)accessed through Web and WAP-enabled devices.This study describes the auction types are English According to Halstead & Becherer (2003),auction; Dutch auction; Yankee auction; sealed bid online auction is a service which does marketingauction and double auction. The figure 4.1 displays over internet to bargain goods or items that givesthe auction types: benefit to sellers and buyers. This study has explained some benefits that already found in online auction specifically for sellers and buyers. The benefit for sellers in online auction consists of selling merchandise quickly, easily and use low cost. In other hand, there are some reasons why sellers pleasant use online auction service to sell their auctions. The reasons are to test price in order to see what the market will bear (Collett, 2000); to acquire new customers (Matchlis, 1998) and keep new customer derive costs low (Warner, 2000); to Figure 4.1: Different Auction Types sell quality including the design of good that (Adapted from Chan et al, 2001) sometime give discount for particular goods (Warner, 2000); to involve customers in anIn addition, this paper focused on English auction interactive sense (Oberndrof, 1999) and to connecttype because mostly of commercial auction services with buyers in real time (Reda, 2000). Buyers areuse English auction method when the system ready users who often access online auction sites. Here,to be launched. the benefit for buyers consists of buyers can access At the current time, there are many internet online auction sites 24 hours that available duringauctions using English auction. One of reasons why seven days a week, can control over price andEnglish auctions is used is because of it can service / product customization and can purchase byproduce a good result in getting a successful bidder. paying lower prices than purchase in any shoppingFunasaka et al., (2002) introduced this mechanism stores.to be applied in online auction system over internet.The flow of English auction mechanism ispresented as Figure 4.2. Actually, the flow of this 5. Methodologyauction system begins from auction server whichprovides a car auction as an example. When several In designing a system, a methodology has abidders access the server, they will see which role important in analyzing and investigating theauctions are offered there. At same time, let’s say way of work of the system when it wants to bethat based on this case, there are four bidders established and researched. Some of thelooking at this auction. But, only two bidders methodologies which aimed for designing thesubmitted the prices to get the auction. Others they system have different processes and phasesare just looking it. Hence, the auction server will according to the work flow. Actually, thedetermine automatically which bid is going to be a methodology applied for this e-auction system useswinner when the time for auction advertising is SDLC (System Development Life Cycle)expired. Finally, the selection server sends the bid (Searchsoftwarequality, (2008), Webpodia, (2008)).with new maximum value information to the SDLC is a process used for developingauction server. Based on this case, the others will information systems that aimed for activities relatedreceive emails by the selection server to notify them to project management by presenting thethe result of failure to get that auction. explanation of phases that include in information system development project. In other hand, this Website Application  7-11
  12. 12. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 SDLC is also meant as a conceptual model used for 1. Apache web server (version 2.2.4-4 mandrivareflecting the processes with explains the steps 2007), include with PHP as languagewhich found in project management. programming and SSL (socket secure layer). Actually, SDLC methodology has several 2. Mysql database server (version 5.0.37models such as waterfall, Rapid Application mandriva Linux).Development (RAD), Joint Application 3. MTA (mail transfer agent) send mail withDevelopment (JAD), fountain and spiral in giving version 8.14.0-1 mandriva 2007.explanations for each of process activities in thesystem (Mariosalexandrou, (2008)). The rest, this 7. Frameworkstudy will use four phases which comprise systemplanning and selection, system analysis, system The framework which already designed fordesign and system implementation and operation this online auction will be presented as follow:according to (George et al., 2004) in selecting themodel which used for this research. The figurerelated to model used for the SDLC methodologywill be displayed in the following: Figure 5.1 A System Development Life Figure 7.1: Framework designed for this online Cycle refers to (George et al., 2004) auction (Adapted from eSourcingWiki, Maximizing6. Architecture Potential Benefits in Reverse Auction) In developing a system, architecture has animportant role to describe the specifications which 8. Use case diagramare required in the system. The architecture canprovide clearly information related what This is a modeling diagram which beneficialcomponents of online auction use and how the applied to analyze the function requirements of aprocess of online auction runs actually. The system. This diagram consists of a set of possiblearchitecture of this online auction is presented by sequences of interactions between system and areflecting main processes detected in online auction user in a particular environment and related to aso that the notification relevant to this system particular goal. In this online auction the use caseacceptable well and accurate. Actually the which had been designed comprise six activitiesarchitecture use in this project research will be such as user registration, selling an item, gives adisplayed as follow: bid, manages account, view bids and determines time expired. The complete use case of this online auction will be displayed as below: Figure 6.1: Architecture use in online auction This online auction system uses operatingsystem Linux as the server. All packets are neededfor this online auction system already available inLinux such as: Figure 8.1: Use case diagram for online auction system7-12 Website Application 
  13. 13. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 9. Implementation of prototype The second operation, auctioneers must login by using username and password which they enter The information is available in this part is to first. When it true, an access granted is derived byinform how online auction system works properly. them to upload the auction including determineNot at all, the information also will be conveyed by category, subcategory, item name, base price, bidpresenting screen shoots in order users will be increment, days in auction and manage it.easier to understandable how this online auction The steps looks like as follow:system works as well as easy to evaluate whetherthis system is designed according to main objectivewhich already mentioned above. For the first operation, auctioneers need toregister in order they have gain access to upload anauction. This step looks like as follow: Figure 9.5: Form of Sell an Item Figure 9.1: Main Page (Index) Figure 9.6: Form of Payment Figure 9.2: Form of Registration Figure 9.7: Form of List of Auctions The third operation is how bidders allow bidding an auction item. In this step, bidders must have login first before input a bid price. Bidding process will start when bidders click an all item menu displayed on the screen. Next, bidders may look all of auctions and they can select which one of auctions they want to give a bid. Bidding of the auction will be up more and more until the system detects the Figure 9.3: Form of Registration Confirmation highest bidder who becomes a winner (owner of auction). Detail information will be displayed for this section as follow: Figure 9.4: Successful Registration Figure 9.8: Form of List of Auctions Website Application  7-13
  14. 14. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6  Figure 9.13: Form of Sales Fee Recorded Figure 9.9: Form of Auction Selected Figure 9.10: Form of Bidder Login Figure 9.14: Form of Changing Password Figure 9.11: Form of Auction Bidding Figure 9.15: Form of Edit ProfileThe last operation for the online auction system ishow auctioneers and bidders manage their account. 11. ConclusionsIn this section they can view information related to Online auctions offer lots of benefits to sellerssales fee recorded, change their account password and the bidders. There are no geographicaland edit their profile. In addition, system may constraints in online auctions. Sellers and biddersdifferent who will login, whether auctioneers or who have Internet access can participate from anybidders. If logged in is auctioneer, the system will part of the world. This reduces the cost of attendingdisplay sales fee recorded when they have selected an auction and increases the number of bids forit. Otherwise, it may not information when bidders each item. As items do not need to be distributed tohave selected it. a central location, it reduces costs and the sellers minimum acceptable price. In online auctions, items are listed for a number of days, and bids can be placed at any time. This gives purchasers time to search, decide, and then bid for the item. Because of the ease of access, relatively low prices, and broad scope of products and services available, large numbers of bidders participate in the bidding process thus making the auction a success. Because of the large number of bidders, reduced selling costs, and ease of access, Figure 9.12: Form of Account Management the number of sellers also increases with the passage of time. Hence, the process repeat in circle, and as the circle grows, the system becomes larger and more valuable for all auctioneers and bidders.7-14 Website Application 
  15. 15. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 References com/methodologies/systems-development-life- cycle.aspAmitava, Noorani, H., & Infosys. (14 November Peng, K., Boyd, C., Dawson, E., & Viswanathan, K. 2007). Maximizing Potential Benefits in (2003). Five Sealed-bid Auction Models. The Reverse Auction. Retrieved November 24, Proceedings of the Australasian Information 2011, from http://www.esourcingwiki.com/ Security Workshop Conference on ACSW index.php/Maximizing_Potential_Benefits_in_ frontiers, Adelaide, Australia. Australian Reverse_Auction Computer Society. 77-86.Byfield, B. (2005). Review: Mandriva Linux 2006. SearchSoftwareQuality.com. (15 February 2007). Retrieved November 13, 2011, from systems development life cycle. Retrieved http://www.linux.com/articles/49327 November 13, 2011, fromChan, H. C. B., HO, I. S. K., & Lee, R. S. T. http://searchsoftwarequality.techtarget.com/sD (2001). Design and implementation of a efinition/0,,sid92_gci755068,00.html mobile agent-based auction system. The Suyono, H., Nor, K. M., Yusof, S., & Rashid, A. H. Pacific Rim Conference on Communications, A. (2006). Use-case and Sequence Diagram Computers and signal Processing, Victoria, Models for Developing Transient Stability BC. IEEE. 740-743. Software. Paper presented at the FirstDong, Y., Li, M., & Wang, Q. (2002). A UML International Power and Energy Coference, extension of distributed system. The Putra Jaya, Malaysia. IEEE. 109-113. Proceedings of the First International Tygar, D. (1998). Auction Types. Retrieved Conference on Machine Learning and November 13, 2011, from http://www.liu.edu Cybernetics, Beijing. IEEE. 476-480. /cwis/cwp/library/workshop/citapa.htmEBay. (1995). Retrieved November 12, 2011, from Weber, I. (2005). Online Auctions: Insights into the http://www.ebay.com/ First Bidder Discount. The Proceedings ofFunasaka, J., Ishida, K., Amano, K., & Jutori, Y. 2005 Symposium on Applications and the (2000). An Internet auction method using Internet Workshops. IEEE. 404-407. decentralized selection servers. The Proceedings of the 22 nd International Conference on Distributed Computing Systems Workshops. IEEE. 75-80.Halstead, D., & Becherer, R. C. (2003). Internet auction sellers: does size really matter? Internet Research: Electronic Networking Application and Policy, 13(3), 183-194.Kumar, M., & Feldman, S. I. (1998). Internet Auctions. The Proceedings of the 3rd conference on USENIX Workshop on Electronic Commerce Boston, Massachusetts. USENIX Association. 5-5.Lu, M., Zhao, X., Li, M. (1999), Object-Oriented Requirements Modeling Based on UML, Beijing, IEEE, 133-140.Li, H., & Zhang, H. (2004). How People Select Their Payment Methods in Online Auctions? An Exploration of eBay Transactions. The Proceedings of the 37th Hawaii International Conference on System Sciences. IEEE Computer Society. 70180.3.Mizuta, H., & Steiglitz, K. (2000). Agent-Based Simulation of Dynamic Online Auctions. Simulation Conference Proceedings, IEEE. 1772-1777.Mariosalexandrou. (2002). System Development Life Cycle (SDLC). Retrieved 13 November, 2011, from http://www.mariosalexandrou. Website Application  7-15
  16. 16. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 7-16 Website Application 
  17. 17. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6  Analisa Perbandingan Aplikasi E-Commerce Open Source Prestashop dan Open Cart Safitri JuanitaProgram Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur Jl. Ciledug Raya Petukangan Utara Jakarta Selatan 12260, Indonesia E-mail : safitri@gmail.com Abstrak pilih oleh 77% responden, kemudahan tambah, dan konfigurasi module di pilih oleh 60% responden, Menurut Kementerian Komunikasi dan kemudahan pencarian free template di pilih olehInformatika (Kominfo), "Sudah ada sekitar 45 juta 69% responden dan kemudahan pencarian modulepengguna internet di Indonesia. Angka itu didapat di pilih oleh 62% responden. Untuk tahap terakhirdari pengakses internet di komputer dan ponsel," yaitu tampilan muka, prestashop juga disukai(DetikInet, 2010), dan berdasarkan data dari karena di pilih oleh 70% responden karenapenelitian 2011 analisa strategi transaksi bisnis tampilannya yang memudahkan konsumen. Daripenjualan online sekitar 26,5% konsumen senang hasil penelitian juga dapat disimpulkan kesamaanbelanja online dan tempat yang paling disukai oleh yang dimiliki oleh Prestashop dan Opencart45,1% konsumen saat berbelanja adalah website berdasarkan arsitektur halaman depan yaitudan 21,4% penjual online memasarkan produknya terdapat menu kategori produk, merk produk,lewat website. Berdasarkan data tersebut kontak admin toko, menu pencarian, menudisimpulkan para penjual menggunakan aplikasi informasi, menu barang terbaru, menu barang yangopen source E-Commerce Prestashop dan Opencart paling laku, menu selamat datang. Sedangkansebagai aplikasi untuk membuat website sebagai perbedaan tampilan Prestashop dan Opencartsarana berjualan online. Dua aplikasi open source adalah pada opencart tidak terdapat menu pilihini adalah aplikasi E-Commerce yang paling sering bahasa, pilih mata uang, menu diskon, menudigunakan oleh para pemilik toko online sebagai produk yang paling sering dikunjungi dan menuaplikasi E-Commerce. Tujuan penelitian ini adalah tags untuk SEO.mengetahui karakteristik spesifikasi masing-masingaplikasi (dalam hal ini adalah aplikasi prestashopdan opencart) melalui fitur dan kemampuannya 1. Pendahuluan(Secara umum), dan kemudahan pengoperasiannya(user friendly) sehingga menjadi bahan referensi Pemanfaatan internet pada masa erabagi para pengguna aplikasi E-Commerce. globalisasi ini telah semakin meningkatPengumpulan data dilakukan dengan penyebaran penggunaannya oleh berbagai kalangan, baikkuesioner dan observasi kepada pemilik usaha individu maupun kelompok termasuk kalanganonline yang menggunakan aplikasi open cart atau organisasi khususnya para pengusaha. Berdasarkanprestashop. Metode penelitian deskriptif kualitatif. polling yang dilakukan oleh Tokobagus.com tahunHasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa 46% 2010 [1], Pengguna internet asal Indonesia ternyataresponden menggunakan CMS E-Commerce untuk lebih suka membeli sesuatu secara onlinemembangun Toko online mereka dan 61% ketimbang menjual barang melalui internet. Dariresponden lebih menyukai CMS Prestashop di total responden yang berjumlah 7522 orang,bandingkan CMS Opencart (20%), CMS prestashop sebanyak 64% di antaranya (4804 responden)lebih disukai di berbagai tahapan mulai dari tahap mengaku pernah membeli sesuatu secara online.installasi, konfigurasi sampai tampilan muka. Sebaliknya, 60% dari responden (4545 orang)Keunggulan itu antara lain : kemudahan install ternyata mengaku tidak pernah menjual sesuatudipilih oleh 67% responden, kemudahan secara online.konfigurasi halaman admin di pilih oleh 71% Poling Tokobagus ini barangkali bisa menjadiresponden, untuk kemudahan konfigurasi ini di bagi indikasi awal bahwa seperti halnya masyarakatlagi menjadi beberapa tahap : kemudahan tambah Indonesia pada umumnya, pengguna internetproduk dipilih oleh 63% responden, kemudahan Indonesia juga cenderung lebih konsumtif.ganti logo, template dan konfigurasi template di Teknologi Internet, sebagai bagian dari kemajuan teknologi, secara dramatis telah membentuk ulang Website Application  7-17
  18. 18. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 pasar dan bisnis. Konsumen di seluruh dunia ter- sebuah kebetulan jika tahun lalu Prestashop terpilihexposed akan cara hidup dan konsumsi baru dan sebagai open-source software toko online terbaik,menginginkan banyak dari hal-hal yang mereka banyak fitur-fitur unggulan yang tidak atau belumlihat. Pola kehidupan berangsur-angsur mengalami dimiliki oleh open-source lain.perubahan sejak tercipta teknologi internet. Hingga saat ini Prestashop telah merilis versi Kegiatan bisnis pun mulai mengadopsi 1.4.5 untuk produksi. Sedang untuk pengembanganinternet sehingga mendukung terciptanya sistem e- sudah ada versi beta 1.5-nya. Sembari menunggubusiness, ecommerce, e-marketing, e-education dan versi 1.5, theme 1.5 telah ada dan kompatibelsebagainya. (Budi Sutedjo,2001) [2]. Ada beberapa dengan Prestashop 1.4. Saya sendiri masih memilihmanfaat internet yang utama diantaranya : menggunakan versi 1.3.1 dengan pertimbangan1. Kemampuan dan kecepatan dalam komunikasi beberapa modul khas Indonesia yang masih serta integrasi data dan informasi, dikembangkan agar kompatibel dengan versi2. Efisiensi biaya komunikasi serta waktu Prestashop terbaru distribusi data dan informasi,3. Skalabilitas jangkauan jaringan yang mencapai 2.2.1 Keunggulan Prestashop antar pulau bahkan antar benua. Berikut ini adalah fitur-fitur yang wajib ada Melihat perkembangan teknologi internet dan untuk sebuah toko online : (1) Display produkmasyarakat Indonesia yang konsumtif, pengusaha disertai deskripsi dan harga, (2) Display produkmenggunakan E-Business, sebagai salah satu cara terbaru, (3) Display produk terlaris, (4) Displaybagi perusahaan untuk meningkatkan daya saing harga promo, (5) Display keranjang belanja, (6)melalui berbagai manfaat yang diberikannya, Display merek yang dijual, (7) Display rekeningdiantaranya perolehan efisiensi biaya operasi, bank untuk pembayaran, (8) Display kontak yangkecepatan menjangkau pasar, maupun jangkauan bisa dihubungi, (9) Penghitung stok otomatis, (10)geografis usaha yang lebih luas [3] dan Penghitung ongkos kirim otomatis, (11) Fasilitasmenggunakan bagi perorangan, atau kelompok komunikasi real time online semacam YM danmenggunakan E-Commerce untuk menambah Prestashop telah tools toko online gratisan lainnya.penghasilan, dan berdasarkan survey yangdilakukan (safitri,2010) [4] dari 3 lokasi penjualan(facebook, blog, website) 21,4% konsumen lebih 2.3 Opencartsering berkunjung ke website toko online. Sehingga diperlukan penelitian yang Tahun 2011 Opencart dinobatkan sebagaimembantu individu, kelompok maupun pengusaha juara ketiga Best Open-Source Businessbagaimana memilih software yang tepat untuk Applications versi PACKT [7]. Pengakuan inimembangun aplikasi E-Commerce maupun E- diakui untuk wilayah eropa secara umum danBusiness yang murah, fitur-fitur lengkap dan user perancis khususnya.friendly (mudah di gunakan), serta user interface Keunggulan Opencart [8] adalah (1) CMS E-yang menarik bagi pelanggan atau konsumen atau Commerce yang simple dan mudah di kustomisasi.supplier. Kemudahan tersebut sangat terasa dari mulai proses instalasi, modifikasi tema / tampilan, organisasi produk, sampai proses jual beli barang. (2).2. Landasan Teori Opencart sangat ringan. Ini sangat menguntungkan, karena tentunya toko online kita akan gampang dan2.1 Content Management System (CMS) cepat untuk diakses. (3). Opencart sudah Sistem Manajemen Konten. Sebuah alat untuk mendukung SEO. Url di Opencart bisa dimodifikasimengelola konten, biasanya di situs Web, yang sehingga lebih Search Engine Friendly (SEF). (4).memisahkan desain, interaktivitas, dan konten dari Administrasi yang simple. Salah satu kelebihansatu sama lain untuk membuatnya lebih mudah bagi Opencart adalah secara default dia sudah memilikiadmin toko online untuk menambah dan mengubah fasilitas "Guest Checkout", dimana pembeli tidakkonten di halaman depan toko [5]. harus mendaftar untuk dapat berbelanja. Ini tentunya akan memberikan kemudahan bagi pembeli sehingga diharapkan proses penjualan lebih2.2 Prestashop [6] banyak terjadi. (5). Fitur komplit. Diantaranya adalah adanya gambar tambahan, produk yang Tahun 2011 Prestashop dinobatkan sebagai terkait, serta review produk oleh customer. (6).Best Open-Source Business Applications versi Dukungan komunitas.PACKT. Pengakuan ini diakui untuk wilayah eropasecara umum dan perancis khususnya. Bukan7-18 Website Application 
  19. 19. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 3. Tinjauan Ringkas Hasil Penelitian 4.2 Perbandingan Aplikasi E-Commerce Sebelumnya Open source Prestashop dan Opencart3.1 Penerapan E-Commerce sebagai upaya 4.2.1 Toko online yang menggunakan CMS E- meningkatkan persaingan bisnis Commerce. perusahaan [9] Pada gambar 1 terdapat analisa perbandingan Penelitian ini dilakukan oleh Luciana Spice toko online yang menggunakan CMS 46%Almilia, Lidia Robahi, 2007. Dalam penelitian ini, sedangkan toko online yang tidak menggunakanpeneliti menggunakan 27 perusahaan di bidang jasa CMS 54% bisa jadi toko online ini hanya ada didan dagang yang tersebar di kota-kota besar di facebook, twitter, ataupun blog.Indonesia yang sudah menggunakan layanan E-Commerce sebagai obyek penelitian. Kesimpulanpenelitian ini : ada 6 Faktor yang melandasiperusahaan terdorong menggunakan E-Commerceyaitu : (1) mengakses pasar global, (2)mempromosikan produk, (3) membangun merk, (4)mendekatkan pada pelanggan, (5) membantukomunikasi lebih cepat dengan pelanggan, (6)memuaskan pelanggan. Dan berdasarkan analisisdeskriptif faktor manfaat ada 2(dua) faktor yaitu Gambar 1 : Toko Online Yang Menggunakan CMSyang menjadi manfaat terbesar perusahaan setelah E-Commercemenerapkan E-Commerce : (1) kepuasankonsumen, (2) keunggulan bersaing. 4.2.2 CMS E-Commerce yang digunakan oleh Toko Online.3.2 E-Business : Meningkatkan Daya Saing Pada gambar 2 dari hasil kuesioner yang Perusahaan. [3] disebar, responden yang menggunakan CMS Prestashop (61%). Ini berarti responden lebih Penelitian ini dilakukan Emilia Widjaja, pada menyukai CMS Prestashop dibandingkan CMStahun 2003 di publish di Jurnal Fenomena volume 1 Opencart (20%). Walaupun ada juga respondenNo.2 September 2003. Meneliti apakah E-Business yang pernah memakai kedua CMS tersebut (11%).dapat memberikan keuntungan yang kompetitif bagiperusahaan terhadap pesaingnya. Simpulanpenelitian ini adalah ada sejumlah tantangan danketerbatasan yang harus di atasi saat menggunakanmodel E-Business diantaranya (1) belumterbentuknya high trust Society, (2) sarana danprasarana yang belum memadai, (3) keterbatasanSDM, (4) layanan pendukung utama, seperti jasapos, masih memerlukan pembenahan danpeningkatan, serta (5) adanya tindak kejahatan danpelanggaran etika dan moralitas yang dilakukan Gambar 2 : CMS E-Commerce yang digunakanmelalui internet. oleh Toko online 4.2.3 Alasan memilih menggunakan CMS4. Hasil dan Diskusi Prestashop4.1 Gambaran Umum Responden Gambar 3 mencari alasan kenapa responden penelitian lebih menyukai CMS Prestashop di bandingkan Penelitian ini di buat berdasarkan hasil CMS Opencart, dan diketahui bahwa alasan yangpenyebaran kuesioner, observasi yang dilakukan paling banyak di pilih adalah mudah di installlewat internet dari Desember 2011 – Januari 2012. (23%), mudah konfigure halaman admin (22%), tampilan halaman depan user friendly (20%), memiliki banyak free module (12%), memiliki free template (13%), dan terdapat fitur SEO (10%). Website Application  7-19
  20. 20. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6  4.2.6 Arsitektur Aplikasi CMS Opencart Menu-menu yang terdapat pada halaman depan toko online yang dibuat menggunakan CMS Opencart ada di gambar 6. Gambar 3 : Alasan memilih CMS E-Commerce Prestashop4.2.4 Alasan memilih menggunakan CMS Opencart. Gambar 4 mencari alasan responden kenapalebih menyukai CMS Opencart di bandingkan CMSPrestashop, dan diketahui bahwa alasan yang palingbanyak di pilih adalah mudah di install (23%), Gambar 6 : Arsitektur Halaman Depan CMS E-tampilan halaman depan user friendly (18%), Commerce Opencartmudah konfigure halaman admin (17%), memilikibanyak free module (15%), terdapat fitur SEO 4.2.7 Hasil Perbandingan CMS Prestashop dan(15%), dan memiliki free template (12%). Opencart Hasil perbandingan ini di ambil berdasarkan data kuesioner yang disebarkan oleh peneliti. Pertanyaan dibagi menjadi 3 tahap : tahap pertama membandingkan proses menginstall kedua CMS, tahap kedua adalah membandingkan kemudahan konfigurasi halaman admin, dan tahap ketiga adalah membandingkan halaman depan kedua CMS. Kemudian peneliti membandingkan CMS berdasarkan hasil eksperimen dan observasi yang dilakukan peneliti yaitu meng-install dan Gambar 4 : Alasan memilih CMS E-Commerce mengkonfigurasi CMS E-Commerce Prestashop Opencart dan Opencart, serta melihat toko online yang dibuat menggunakan kedua CMS tersebut.4.2.5 Arsitektur Aplikasi CMS Prestashop Tahap Pertama Menu-menu yang terdapat pada halamandepan toko online yang dibuat menggunakan CMS 1. Kemudahan install. Responden memilih lebihPrestashop ada di gambar 5. mudah install CMS Prestashop (67%) dibandingkan install CMS Opencart (33%). Gambar 7 : Kemudahan Installasi CMS Gambar 5 : Arsitektur Halaman Depan CMS E- Commerce Opencart Tahap Kedua 2. Kemudahan konfigurasi Halaman Admin. Data pada gambar 8 menunjukkan bahwa responden memilih Prestashop (71%) lebih mudah7-20 Website Application 
  21. 21. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 untuk dikonfigurasi halaman adminnya di mudah saat konfigurasi module di bandingkanbandingkan opencart (29%). opencart (40%). Gambar 8 : Kemudahan Installasi CMS Gambar 11 : Konfigurasi Module lebih mudah2.1. Halaman admin tambah produk lebih user friendl 3. Kemudahan Penambahan fungsi di Data pada gambar 9 menunjukkan bahwa CMSresponden memilih Prestashop (63%) lebih mudah 3.1. Memiliki banyak free templatedi konfigurasi untuk menu tambah produk atau Data pada gambar 12 menunjukkan bahwakatalog di halaman adminnya di bandingkan responden memilih Prestashop (69%) karenaopencart (37%). memiliki free template lebih banyak dan lebih mudah di cari di bandingkan opencart (31%). Gambar 9 : Kemudahan Tambah Produk di Halaman Admin2.2. Ganti logo dan template di halaman admin Gambar 12 : Memiliki Free Template lebih mudah 3.2. Memiliki banyak free module Data pada gambar 10 menunjukkan bahwaresponden memilih Prestashop (77%) lebih mudah Data pada gambar 13 menunjukkan bahwa responden memilih Prestashop (62%) karenadi konfigurasi untuk menu ganti logo toko online, memiliki free Module lebih banyak dan lebihinstall template dan mengaktifkan template yang mudah di cari di bandingkan opencart (38%).telah di install pada halaman admin di bandingkanopencart (23%). Gambar 13 : Memiliki Free Module 3.3. Terdapat fitur SEO Gambar 10 : Kemudahan Ganti Logo, install template dan configurasi template Data pada gambar 14 menunjukkan bahwa responden memilih Prestashop (58%) karena2.3. Konfigurasi module lebih mudah memiliki fitur SEO lebih baik dan mudah digunakan di bandingkan opencart (42%). Data pada gambar 11 menunjukkan bahwaresponden memilih Prestashop (60%) karena menuadmin lebih mudah untuk install module, dan lebih Website Application  7-21
  22. 22. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6  (2) 61% responden lebih menyukai CMS Prestashop di bandingkan CMS Opencart (20%) (3) CMS prestashop lebih disukai di berbagai tahapan mulai dari tahap installasi, konfigurasi sampai tampilan muka. Keunggulan itu antara lain : kemudahan install dipilih oleh 67% Gambar 14 : Kemudahan konfigurasi fitur SEO responden, kemudahan konfigurasi halaman admin di pilih oleh 71% responden, untukTahap Ketiga kemudahan konfigurasi ini di bagi lagi menjadi4. Tampilan Halaman Depan User Friendly. beberapa tahap : kemudahan tambah produkData pada gambar 15 menunjukkan bahwa dipilih oleh 63% responden, kemudahan gantiresponden memilih Prestashop (70%) lebih user logo, template dan konfigurasi template di pilihfriendly halaman depan toko online-nya di oleh 77% responden, kemudahan tambah, danbandingkan opencart (30%). konfigurasi module di pilih oleh 60% responden, kemudahan pencarian free template di pilih oleh 69% responden dan kemudahan pencarian module di pilih oleh 62% responden. Untuk tahap terakhir yaitu tampilan muka, prestashop juga disukai karena di pilih oleh 70% responden karena tampilannya yang memudahkan konsumen. (4) Pada tabel 1 juga dapat disimpulkan kesamaan yang dimiliki oleh kedua CMS berdasarkan Gambar 15 : Halaman depan User Friendly arsitektur halaman depan yaitu terdapat menu kategori produk, merk produk, kontak admin5. Analisa Perbandingan CMS Opencart dan toko, menu pencarian, menu informasi, menuPrestashop. Pada tahap ini, peneliti mencari barang terbaru, menu barang yang paling laku,kesamaan dan perbedaan CMS Opencart dan menu selamat datang. Sedangkan perbedaanPrestashop berdasarkan halaman depan toko online tampilan Prestashop dan Opencart adalah pada(gambar 5 dan 6). opencart tidak terdapat menu pilih bahasa, pilih Tabel 1 Perbandingan arsitektur halaman depan mata uang, menu diskon, menu produk yang Aplikasi paling sering dikunjungi dan menu tags untuk SEO. Kesamaan Prestashop OpencartPilih Bahasa ada tidak adaPilih Mata uang ada tidak adaKategori produk ada adaMerk Produk ada adaKontak Admin toko ada adaMenu Pencarian ada adaKeranjang belanja ada adaMenu informasi ada adaMenu diskon ada tidak adaMenu barang terbaru ada adaMenu Barang yang paling laku ada adaMenu produk yang paling sering ada tidak adadikunjungiMenu selamat datang ada adaKategori produk berdasarkan ada tidak adaTags (SEO)5. Kesimpulan Dari penelitian di atas dapat disimpulkanbahwa :(1) 46% responden menggunakan CMS E- Commerce untuk membangun Toko online mereka7-22 Website Application 
  23. 23. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 Daftar Pustaka[1] Darmawan,Indra.,Pengguna Internet Indonesia Konsumtif?, url : http://teknologi.vivanews. com/news/read/169054-pengguna-internet- indonesia -konsumtif-. di akses pada tanggal : 5 agustus 2010.[2] Budi Sutedjo Dharma Oetomo, Perspektif e- Business: Tinjauan Teknis, Manajerial, dan Strategi, Penerbit Andi Yogyakarta, Yogyakarta, 2001.[3] Widjaja, Emilia., 2003, E-Business: Meningkatkan Daya Saing Perusahaa, Jurnal Fenomena Universitas Islam Indonesia Vol.1 No 2 September 2003[4] Juanita, Safitri., Analisa strategi bisnis penjualan online, Konferensi Nasional ICT-M Politeknik Telkom Desember 2011 ISSN : 2088-8252.Bandung[5] Kyrnin, Jennifer ., URL : http://webdesign.about.com/od/content management/g/bldefcms.htm, di akses tgl : 1 Desember 2011[6] Anonim, Memanfaatkan Keunggulan Prestashop, url : http://www.jakartaweb hosting.com/blog/shared-hosting/ memanfaatkan-keunggulan-prestashop/, tgl.akses : 1 desember 2011[7] anonim, Welcome to the 2011 Open Source Awards, url : http://www.packtpub.com/open- source-awards-home, di akses tgl : 1 Desember 2011.[8] Rosid, Mahmud., (Mengapa) Membuat Toko Online dengan Opencart, http://www.ocidbrass.com/2011/04/mengapa- membuat-toko-online-dengan.html. April 2011. di akses tgl:1/12/2011[9] Almilia, Luciana Spica., Robahi Lidia., Penerapan E-Commerce Sebagai Upaya Meningkatkan Persaingan Bisnis Perusahaan, Seminar Nasional Teknologi Informasi Di Universitas Sahid (USAHID) Jakarta, Januari 2007. url : http://spicaalmilia.files.wordpress. com/2007/03/artikel-penelitian-penerapan-e- comerce.pdf Website Application  7-23
  24. 24. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012)  ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 7-24 Website Application 

×