Your SlideShare is downloading. ×
Intro 01 a - pengantar
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Intro 01 a - pengantar

479
views

Published on

Published in: Technology, Business

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
479
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Konsekuensi Penggunaan Teknologi Komputer Dalam Business Process dan Auditing Marmah Hadi @ 2006
  • 2. Perubahan Akibat Penerapan Komputer
    • Cara bertransaksi
    • Cara pengolahan data
    • Cara berkomunikasi
    • Cara menyajikan informasi
    • Standar keahlian
    • Tehnik/pendekatan audit
    • Penggunaan Hardware dan Software
    • Sistem pengendalian
  • 3. Perubahan Dalam Cara Bertransaksi
    • Pelayanan oleh mesin
    Transaksi on-line; otomatis; paper less
  • 4. Perubahan Dalam Cara Pengolahan Data
    • paper based vs paperless
    • pen and ink vs digital-electronic
    • manually vs automatically
    • mechanical vs computerized
  • 5. Perubahan Dalam Cara Berkomunikasi E-mail; Electronic data interchange; teleconference; paper less
  • 6. Perubahan Dalam Cara Menyajikan Informasi
    • Multimedia; digital; on-line; real-time; graphical user’s interface (GUI); management by exception
  • 7. Keahlian dan Pengetahuan yang Dibutuhkan Auditor CBAS
    • Skill:
      • Information system design
      • Information based decision making
      • Communication
      • Audit techniques & accounting techniques
    • Knowledge:
      • Computer (hardware, software , database, networking)
      • Accounting & Accounting Software
      • Finance, Management, Tax, Legal
      • GAAP, GAAS, COBIT, COSO’s
    • Integrity, smart, experience, strong drive, fast learner
  • 8. Perubahan Tehnik/Pendekatan Melakukan Audit
  • 9. Perubahan Kebutuhan Hardware dan Software
    • sistem yang manual:
      • dokumen (kertas)
      • buku jurnal, buku besar, kartu, neraca lajur
      • mesin tik
      • kalkukator
      • mesin pembukuan
      • cash register
    • Sistem berbasis komputer
      • dokumen elektronik
      • jurnal, ledger, sub ledger: elektronik
      • komputer
      • jaringan (LAN, MAN, WAN)
      • cash register dengan scanner
  • 10. Perubahan prosedur pengolahan data akan mempengaruhi prosedur audit Sistem Informasi Pemasaran Sistem Informasi Produksi Sistem Informasi Personalia Sistem Informasi Akuntansi
    • SIA menghasilkan masukan kepada sistem yang lain
    • SIA juga menerima masukan dari sistem yang lain
    SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
  • 11. Proses pengolahan data dilakukan secara sequential , maka test substantif juga sequential (tetapi dari arah kebalikannya)
  • 12. Ilustrasi pengujian substantif secara sequential
  • 13. Computer Based Accounting System Database Program untuk menghasilkan output Program untuk menerima input Program untuk memanipulasi/ memroses data Setiap macam output dihasilkan oleh satu set program tersendiri yang secara independ mengambil data langsung dari database
  • 14. Computer Based Accounting System Database computer program 3C Journal Ledger Sub ledger Reports Reports Reports Journal Computer generated input User key-in input Database manipulation computer program 3A computer program 3B computer program 3D computer program 2 computer program 1A computer program 1B Substantive test tidak efektif jika dilakukan secatra sequential (lihat slide perbandingan Audit yang Manual vs Audit PDE)
  • 15. Konsekuensi Penggunaan Teknologi Komputer dalam Sistem Pengolahan data
    • Penggunaan teknologi informasi (TI) yang merupakan kombinasi teknologi komputer dan teknologi komunikasi digital, memerlukan pemahaman mengenai hardware, software dan jaringan, khususnya menyangkut aspek pengendalian yang terkait.
    • Perlu digarisbawahi bahwa dalam penerapan sistem komputer, perusahaan dapat menerapkan sistem komputer penuh atau gabungan dari sistem manual, mekanis dan komputer. Jadi konsep audit secara manual tetap diperlukan, tidak boleh dilupakan.
  • 16. Perubahan Dalam Sistem Pengendalian
    • Risiko Pemisahan fungsi vs penggabungan fungsi berbeda
    • Hidden Audit trail jauh lebih banyak daripada visible audit trail
    • The risk of systematic and repetitive error sangat tinggi
    • data loss karena file damage, data corruption (manipulation), fire, burglary, power failure (or fluctuations), viruses, menjadi penting etc.
  • 17. Perubahan Dalam Sistem Pengendalian
    • Kesalahan dalam software di satu area dapat menyebabkan masalah di berbagai tempat
    • computer abuse: fraud, negligent use of computer facility dapat menimbulkan kerugian yang besar.
    • Login & password control; Automatic transaction Digital authorization; input validation; encryption sangat diperlukan untuk pengamanan
  • 18. Controls in a Computer System.
    • General controls
    • Application controls
      • input control
      • process control
      • output control
    • tercermin pada:
      • policy, prosedure, praktek yang berjalan dan struktur organisasi
  • 19. File -- Penyimpanan Data
    • Beberapa istilah file yang perlu diketahui auditor
      • Files adalah sekumpulan catatan yang mempunyai sifat yang seragam dan khusus, misalnya file saldo piutang.
      • Transaction file, merupakan suatu paket transaksi yang memiliki ciri yang khusus selama periode tertentu, misalnya transaksi penjualan kredit.
      • Data File, adalah data yang merupakan catatan individu dalam satu file
      • Sequential File, adalah file yang disusun secara berurutan, misalnya disusun menurut nomor langganan.
      • Direct File , adalah file yang disusun tidak secara berurutan.
  • 20. SISTEM KOMPUTER vs SISTEM MANUAL
  • 21. Visibility
    • Auditor tidak akan mampu secara langsung melihat data yang disimpan komputer
    • Tidak memiliki dokumen dasar => Sejumlah data dapat langsung dimasukkan ke dalam komputer tanpa dokumen pendukung dan tanpa bukti otorisasi sebagaimana yang terdapat dalam sistem manual.
    • Jalannya transaksi jarang dapat ditelusuri => Data mungkin hanya disimpan di dalam file komputer saja seperti dalam disk atau dalam media yang hanya dapat dibaca oleh mesin komputer.
  • 22. Visibility
    • Adanya output yang tidak dapat dilihat => Transaksi, data atau hasil pemrosesan data tertentu mungkin tidak dapat dicetak. Sehingga dalam sistem PDE adalah biasa apabila pemeriksaan hanya dilakukan dengan melihat secara visual dari file yang hanya dapat dibaca komputer.
  • 23. Visibility
    • Mudah dalam hal akses ke data dan ke program komputer => Data dari program komputer dapat di akses dan diubah melalui komputer, meskipun dari jarak jauh asal komputer yang dipakai “on line”. Pengendalian yang tidak tepat akan memungkinkan terjadianya perubahan data dan program yang tidak dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
  • 24. Sarana dan Fasilitas
    • Sistem komputer (khususnya yang besar) memerlukan sistem ruangan, peralatan, perawatan dan fasilitas yang khusus pula. Akan tetapi relatif lebih mudah dalam pemrosesan data dan penyimpanan.
    • Dalam sistem manual pemrosesan data lebih lama dan memerlukan tempat penyimpanan yang lebih banyak.
  • 25. Personalia
    • Sistem komputer memerlukan pegawai yang mempunyai kemampuan masing-masing dibidang seperti
      • programer,
      • operator,
      • system analyst
      • data controller
      • dan lain-lain.
    • Dalam sistem manual hal ini tidak diperlukan.
  • 26. Pemisahan Fungsi
    • Dalam sistem komputer, fungsi pencatatan, penyimpanan dan otorisasi dapat dirangkap sepanjang tersedia perangkan pengendalian yang dapat mencegah timbulnya kerawanan akibat penggabungan fungsi tersebut.
    • Dalam sistem yang manual, ketiga fungsi tersebut mutlak harus dipisahkan; penggabungan fungsi hanya diperkenankan apabila dilakukan oleh pemilik perusahaan dan skala usahanya belum terlalu besar. .
  • 27. Ciri-ciri dan Prosedur PDE
    • Pelaksanaan kegiatan adalah konsisten dan bekerja sesuai dengan program ybs
      • jika programnya salah maka hasilnya juga akan salah.
    • Prosedur pengendalian terhadap program
      • Sistem pengendalian dapat didesain dalam program komputer. Misalnya penggunaan password.
    • Suatu transaksi dapat sekaligus mempengaruhi dan memperbaharui data lain
      • Misalnya transaksi pembelian bahan baku dapat langsung secara otomatis mengubah catatan pembelian, posisi utang dan persediaan.
  • 28. Ciri-ciri dan Prosedur PDE
    • Sistem langsung memroses transaksi tanpa melalui dokumen
      • Transaksi tersebut dapat diproses secara otomatis tanpa melalui tahap memasukkannya melalui dokumen. Misalnya membebankan akun bungan pinjaman
    • Peka (sensitif)
      • Keamanan hardware dan software sangat tergantung pada ruang / tempat penyimpanan, power listrik, temperatur (suhu udara) dan lain-lain.
      • Disket sebagai perangkat komputer juga sangat peka dan mudah rusak jika tidak diamankan dengan baik.
  • 29. Penggunaan Perangkat keras (Hardware)
    • Pengendalian atas hardware menyangkut aspek
    • perencanaaan kebutuhan dan pengadaan hardware,
    • akses terhadap hardware,
    • pemeliharaaan dan perlindungan fisik,
    • pengendalian otomatis yang dimiliki oleh hardware.
  • 30. Pengadaan Hardware
    • Konsekuensi teknologi komputer terhadap pengadaaan hardware:
    • Pengadaan terhadap hardware memerlukan perencanaan dan pengendalian yang seksama agar hardware yang dibeli spesifikasinya tidak lebih rendah daripada yang dibutuhkan, tidak cepat ketinggalan jaman, dan murah perawatannya.
    • Sejumlah supplier hardware memiliki strategi yang disebut "customer's locked-in" untuk menjerat pelanggannya agar selalu tergantung pada supplier tersebut.
    • Pengadaaan hardware juga perlu dikendalikan agar user tidak membeli hardware yang terlalu tinggi spesifikasi teknisnya, jauh melampaui kebutuhan sehingga tidak efisien.
  • 31. Pengamanan hardware secara fisik
    • Konsekuensi teknologi komputer terhadap pengamanan fisik
    • Pengamanan hardware secara fisik adalah serupa dengan pengaman aktiva lainnya. Hardware harus dilindungi dari ancaman pencurian, perampokan, kerusakan karena bencana alam dan penggunaaan yang tidak sesuai dengan prosedur operasional standar. Namun khusus mengenai pengamanan terhadap akses menjadi penting jika hardware tersebut berisi data dan program penting bagi organisasi.
    • Pengendalian yang tercakup didalam hardware secara BUILT IN dibuat oleh pabrik hardware antara lain untuk mendeteksi kemungkinan kegagalan atau kesalahan alat-alat elektronik dari mesin komputer. Auditor biasanya tidak perlu menguji alat pengendalian ini.
  • 32. Perangkat Lunak (Software )
    • Penggunaaan komputer mengharuskan auditor memahami jenis-jenis software
    • Sistem Software
      • Operating System Software adalah instruksi-instruksi yang disimpan dalam komputer yang bertugas mengontrol dan mengkoordinir penggunaan CPU termasuk proses input data, penyimpanan, processing dan output.
    • Perangkat lunak aplikasi ( Application Software )
      • Application software atau program aplikasi merupakan susunan instruksi untuk melaksanakan tugas-tugas pemrosesan data seperti membuat order, billing, piutang, gaji dan lain-lain.
  • 33. Hubungan Audit Dengan Komputer
    • Dalam SAS No. 48 dan International Auditing Guideline No. 20 , menjelaskan bahwa ada 3 tahap yang harus dilalui dalam pelaksanaan audit untuk perusahaan yang menggunakan komputer (PDE) :
      • Mempelajaari struktur dan prosedur umum satuan usaha.
      • Mempelajari sistem akuntansi dan kaitannya dengan struktur pengendalian intern satuan usaha.
      • Merencanakan audit atas saldo dan transaksi.
  • 34. Hubungan Audit Dengan Komputer
    • Salah satu perbedaan pokok audit untuk perusahaan yang menggunakan sistem komputer dengan yang menggunakan sistem manual adalah dalam hal pengumpulan bukti. Dalam pengumpulan bukti, auditor dapat menggunakan sistem manual, teknik komputer, atau gabungan antara keduanya.
  • 35. Jadi ..
    • Penggunaaan komputer dalam sistem informasi membawa sejumlah besar perubahan.
    • Konsep-konsep pengendalian, prosedur-prosedur operasional baku, cara kerja, dan prasyarat keahlian teknis bagi mereka yang terlibat di dalam sistem mengalami perubahan yang signifikan.
    • Sehubungan dengan hal tersebut diperlukan metode baru dalam auditing.
    • Untuk itu, agar dapat melakukan audit secara efektif dan efisien di organisasi yang menerapkan sistem berkomputer auditor harus memiliki pengetahuan mengenai teknologi informasi.
  • 36. SLIDE SUPLEMEN =>
  • 37. Metode Pemrosesan Data Dengan Komputer
    • On Line berarti bahwa suatu perangkat komputer terhubung dengan perangkat yang lain sehingga komunikasi atau transfer data diantara keduanya dapat dilakukan secara langsung.
    • Real Time On Line , berarti kedua sistem komputer terhubung dan setiap proses perubahan data dalam komputer yang satu yang seketika itu juga akan dikuti dengan perubahan data di komputer lainnya.
    • Off Line adalah sebaliknya, misalnya transfer data dilakukan dengan pita magnetic atau floppy-disk
  • 38. Metode Pemrosesan Data Dengan Komputer
    • Batch Input and Processing.
      • Pada metode ini dokumen dasar (seperti order penjualan) dibuat secara manual, dikumpulkan untuk suatu periode tertentu baik harian, mingguan, maupun bulanan untuk diinput dan diproses sekaligus.
  • 39. Metode Pemrosesan Data Dengan Komputer
    • On Line Input With Batch Processing
      • Dalam metode ini setiap transaksi langsung dimasukkan ke terminal. Transaksi disimpan secara on-line dan diproses dalam master file sekaligus pada periode interval yang sudah ditentukan.
    • On Line Input With Real Time Processing
      • Dalam metode ini transaksi dimasukkan secara sendiri-sendiri ke terminal dan master file langsung berubah pada saat transaksi itu dimasukkan.
  • 40. Metode Penyimpanan dan Akses Data pada Sistem Komputer
    • Penyimpanan data yang ada dalam sistem komputer sangat rumit. Penyimpanan data dan instruksi dapat dilakukan di Primary Storage atau Secondary Memory.
    • Sequential access berarti data disimpan secara berurutan dan akses komputer dengan data jugga berurutan. Dengan kata lain, data yang disampaikan pada awal tape, misalnya harus dilewati lebih dahulu sebelum komputer dapat menemukan akhir tape. Contohnya magnetic tape.
    • Direct atau Random Access berarti akses komputer ke data tidak dipengaruhi oleh tempat dimana data dalam media tersebut berada. Semua data yang disimpan memiliki kesempatan yang sama untuk dilihat/dipanggil. Contohnya magnetic disk.