Ppt dinastii chouu fit ri ya dan beny

968 views
835 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
968
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ppt dinastii chouu fit ri ya dan beny

  1. 1. Anggota kelompok: 1. beny setiawan 1. Fitriya dosen pengasuh: Dra.Hj.Yetty Rahelly,M.Pd
  2. 2. A.Dinasti Zhou dan Zaman negara Berperang Chunqiu • Dinasti Zhou (1066 SM - 221 SM) adalah dinasti terakhir sebelum Cina resmi disatukan di bawah Dinasti Qin. Dinasti Zhou adalah dinasti yang bertahan paling lama dibandingkan dengan dinasti lainnya dalam sejarah Cina, dan penggunaan besi mulai diperkenalkan di Cina mulai zaman ini. • Sesuai tradisi feodal Cina, para penguasa Zhou mengantikan Dinasti Shang(Yin) dan mengesahkan aturan yang menetapkan mereka sebagai mandat langit, dimana para penguasa memerintah atas mandat dari langit. Bila mandat dari langit dicabut, rakyat berhak menggulingkan penguasa tadi
  3. 3. Dinasti Zhou didirikan oleh keluarga Ji ber ibukota di Hao sekarang di sekitar Xi'an, meneruskan corak budaya dan bahasa dari dinasti sebelumnya, ekspansi Zhou pada awalnya adalah melalui penaklukan. Dinasti Chou di bagi menjadi 2 bagian : 1. Dinasti Zhou Barat dari akhir abad ke-10 SM sampai dengan tahun 771 SM. Dinasti Zhou Barat adalah masa kekuasaan Dinasti Zhou sebelum memindahkan ibukotanya. 2. Dinasti Zhou Timur Zhou Timur adalah masa kekuasaan sesudah pemindahan ibukotanya. Dinasti Zhou Timur juga terbagi menjadi dua tahap, yaitu Zaman Chun Qiu(zaman musim semi dan gugur) dan Zaman negara- negara Berperang.
  4. 4. B.Paham Ajaran Konghucu ( Sang Guru Teladan ) Konghucu dilahirkan SM, pada masa pemerintahan Raja Ling dari Dinasti Zhou di Desa Chang Ping negara bagian Lu (sekarang Chu-fu, Provinsi Shandong). Kelahirannya ditandai dengan penampakan qilin, binatang sejenis kuda yang bertanduk. Leluhurnya merupakan anggota wangsa bangsawan penguasa negara Sung yang termasuk dalam wangsa raja-raja Shang, yakni dinasti yang berkuasa sebelum berkuasanya Dinasti Zhou. Menurut Konghucu, alam semesta berjalan atas peraturan tertentu.Agar kehidupan manusia selaras dengan alam semesta, maka memerlukan tata tertib. Tata tertib itu berdasar pada "pembenaran nama."
  5. 5. terdapat Lima Kebajikan Paham Konghucu: 1.Jen, artinya perikemanusiaan, murah hati, kecintaan. Jen merupakan perwujudan akal budi luhur dari seseorang. Dalam hubungan antarmanusia, jen diwujudkan dalam cung, atau sikap menghormati terhadap seseorang (tertentu) ataupun orang lain (pada umumnya), dan shu, atau sikap mementingkan orang lain (altruisme). 2.Yi, artinya keadilan atau kebenaran. Yi berarti keadaan "yang seharusnya" terjadi. Ini merupakan amar tanpa syarat (categorical imperative).
  6. 6. 3.Li, yakni tindakan yang pantas, sopan santun, sesuai dengan keadaan. Konfusius menyelaraskan kelakuan lahir dengan keluhuran batin. 4.zhi, "kebijaksanaan". Pengetahuan diperoleh dengan mempelajari fakta-fakta luar, tetapi kebijaksanaan berkembang dari pengalaman batin. Dalam hidup, aspek yang kedua lebih bermutu. 5.hsin, yang mengandung pengertian 'percaya terhadap orang lain'. Seperti yang dikatakan Konghucu,
  7. 7. 3. Pemerintahan Pada Zaman Dinasti Chou A. Peride Musim Semi dan Musim Gugur (722SM- 476SM) Pada sekitar abad ke 8 M, terjadi desentralisasi kekuasaan pada periode musim semi dan musim gugur , yang diberi nama berdasarkan karya sastra Chun Qiu (Musim Semi dan Gugur). Pada zaman ini, pimpinan militer lokal yang digunakan Zhou mulai menunjukkan kekuasaannya dan berlomba-lomba memperoleh Hegemoni . Ratusan negara bermunculan, beberapa di antaranya hanya seluas satu desa, dengan penguasa setempat memegang kekuasaan politik penuh dan kadang menggunakan gelar kehormatan bagi dirinya.
  8. 8. B.Periode Negara Perang (476 SM-221SM) Setelah berbagai konsolidasi politik, tujuh negara terkemuka bertahan pada akhir abad ke-5 M . Meskipun saat itu masih terdapat raja dari Dinasti Zhou sampai 256 SM, namun ia hanya seorang pemimpin nominal yang tidak memiliki kekuasaan yang nyata. Pada masa itu, daerah tetangga dari negara-negara yang berperang juga ditaklukkan dan menjadi wilayah baru, antara lain Sichuan dan Liaoning ; yang kemudian diatur di bawah sistem administrasi lokal baru berupa commandery dan prefektur.
  9. 9. 4. Runtuhnya Zaman Dinasti Chou • Setelah perpecahan di pusat kekuasaan, pemerintah Zhou makin lemah dalam menjalankan pemerintahan. Setelah Raja Ping , raja-raja Zhou yang kemudian berkuasa tidak memiliki kekuasaan yang nyata karena kekuasaan sebenarnya ada di tangan para bangsawan yang kuat. Mendekati penghujung Dinasti Zhou, para bangsawan tidak meletakkan lagi eksistensi keluarga Ji sebagai simbol pemersatu kerajaan dan masing-masing mengangkat diri mereka sendiri sebagai raja. Dinasti Zhou pecah menjadi beberapa negara kecil-kecil yang bertempur satu sama lainnya.
  10. 10. Hasil Kebudayaan Zaman Dinasti Chou • Salah satu kebudayaan Cina terdapat aksara. Cina sudah mengenal aksara sejak Dinasti Shang. Aksara Cina yang berbentuk pictograph ini termasuk jenis aksara ideograph (aksara iambang benda). Aksara Cina ditulis di atas kulit penyu dan tulang. Aksara gambar benda (ideograph) ini semula ditulis dan digambar untuk kepentingan ramal –meramal , karena bangsa Cina sejak zaman dahulu suka dengan ramalan. Pada zaman Dinasti Chou, aksara Cina ditulis pada potongan bambu. Cara menuliskannya adalah dari atas ke bawah.
  11. 11. Beberapa hasil keudayaan Dinasti Chou,sebagai berikut: 1. Tembok Cina (770-476SM)
  12. 12. Patung menunjukan sejarah Dinasti Chou.
  13. 13. Beliau adalah seorang yang pernah hidup di zaman Dinasti Zhou
  14. 14. 7. Sistem kehidupan masyarakat A. Sistem mata pencaharian Bangsa Cina Kuno telah mengenal sistem pertanian sejak zaman Neolithikum yakni sekitar tahun 5000 SM. Tanaman pangan utama yang diusahakan adalah padi, buah- buahan,kacang-kacangan, sayur-mayur, dan lain-lain. Pada zaman perunggu tanaman pertanian yang diprioritaskan, antara lain, padi, teh, kacang, kedelai, rami, dan lain-lain. Pertanian di Dinasti Zhou sangat intensif dan dalam banyak kesempatan diarahkan langsung oleh pemerintah. Semua tanah pertanian dimiliki oleh para bangsawan, yang kemudian memberikan tanah mereka kepada budak mereka.
  15. 15. B. Sistem kepercayaan Bangsa Cina percaya pada banyak dewa. Mereka memuja dan menganggap dewa-dewa memiliki kekuatan alam. Dewa - dewa yang dipuja bangsa Cina pada saat itu di antaranya Feng Pa (Dewa angin), Lei-Shih (Dewa Angin Topan), Tai- Shan (dewa yang menguasai bukit suci), dan lain sebagainya. Selain itu juga lahir ajaran Taoisme oleh Laotze yang mengatakan bahwa ada kekuatan gaib yang mengatur keadilan dan ketertiban di alam semesta yang disebut TAO. Keadilan dan ketenteraman akan tercapai apabila orang akan tunduk pada ajaran TAO.

×