4.paragraf
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

4.paragraf

on

  • 2,297 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,297
Views on SlideShare
2,297
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
37
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    4.paragraf 4.paragraf Presentation Transcript

    • PARAGRAF
    • PENGEMBANGAN PARAGRAF• PENGERTIAN PARAGRAF• MANFAAT PARAGRAF• JENIS PARAGRAF• CIRI PARAGRAF YANG BAIK• PENGEMBANGAN PARAGRAF• PERLATIHAN
    • 1. PENGERTIAN PARAGRAF Bagian tulisan (karangan) yang terdiri atas kalimat-kalimat yang berhubungan secara utuh dan padu serta merupakan satu kesatuan pikiranKATA KUNCIBagian tulisan atau karanganHimpunan kalimatKesatuan pikiran
    • 2. MANFAAT PARAGRAF• Permudah pikiran atau gagasan• Memisahkan dan menegaskan perhatian secara wajar dan formal
    • 3. JENIS PARAGRAF• Deduktif• Induktif• Campuran• Deskriptif
    • 4. PARAGRAF YANG BAIK• Memiliki kesatuan pikiran• Memiliki kohesi dan koherensi
    • 5. PENGEMBANGAN PARGRAF• Alamiah spasial• Klimaks Kronologis• Analogi• Sebab akibat• Contoh-contoh• Definisi luas• Perbandingan dan pertentangan• Klasifikasi
    • PARAGRAF DEDUKTIF Kalimat utama Memang benar masalah utama dewasa ini adalah soal penyebaran penduduk yang tidak merata. Tetapi memindahkan manusia tidak semudah memindahkan barang. Bahkan harus bisa menunjukan prospek hidup yang lebih baik. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain faktor-faktor ekonomi dan sosial psikologis. Faktor ekonomi, misalnya daerah-daerah yang baru dibuka harus bisa paling tidak menjamin kelangsungan hidup transmigran.
    • PARAGRAF INDUKTIF Kalimat utama Seorang pelukis bila melihat sawah luas membentangsampai ke kaki gunung, akan tergerak hatinya untukmengabadikannya dengan alat lukisnya. Seorang insinyurpertanian melihat sawah tersebut mungkin dalampikirannya timbul gagasan bagaimana cara meningkatkanhasil padinya. Lain pula pandangan seorang pemainlayangeorang t-layang. Ia melihat sawah yang luasmembentang itu sebagai arena mengadu layang-layangyang bebas dari segala bahaya. Jadi, nyatalah bahwatanggapan dan sikap terhadap sesuatu bergantungpada keahlian atau kesenangannya.
    • PARAGRAF CAMPURAN Kalimat utama Kalimat utama Tiap bahasa mempunyai sistim ungkapan dan sistim makna yangkhusus. Hal ini ditentukan oleh kerangka alam pikiran pemakaibahasa itu. Bahasa Indonesia, misalnya, tidak mengenal bentuk jamakdan tunggal, juga perubahan bentuk kata kerja berdasarkan perbedaanwaktu. Bahasa Inggris tidak mengenal perbedaan tingkatanberdasarkan tata tingkat sosial. Bahasa Zulu tidak mengenal katayang berarti “lembu”, tetapi mengenal kata yang berarti “lembu putih,lembu merah”, dan sebagainya. Berdasarkan kenyataan itu paralinguis mengatakan; bahwa setiap bahasa mempunyai sistim fonologi,gramatika, serta sistim semantik yang khusus.
    • PARAGRAF DESKRIPSI Ruang tempat kami belajar berukuran 12x7 m, tingginya kira-kira 3 ½ m, pintunya ada dua buah, sebuah sebelah utara, sebuah lagi sebelah selatan. Ruang itu diterangi dengan empat buah neon @ 20 watt. Daya tampungnya kira-kira 70 orang dengan tempat duduk tunggal. Ruang itu dilengkapi pula dengan sebuah meja dosen, papan tulis lebar dan sebuah bak cuci tangan.
    • PARAGRAF YANG BAIK• Kesatuan• Koherensi/ kepaduan• KelengkapanCiri paragraf yang ilmiah1. Ada Kesatuan Gagasan2. Menyatu3. Cukup Pengembangannya4. Bergaya Paparan
    • Setiap negara pada dasarnya harus mampu menghidupi dirinya dari kondisi, dan potensi wilayah masing-masing. Namun tidak setiap wilayah kondisinya memungkinkan, posisinya menguntungkan atau mempunyai potensiyang cukup untuk meberikan kesejahteraan kepada rakyat yang bermukim di wilayah itu, sehingga harus mencukupinya dari tempat lainyang hampir selalu menyangkut kepentingan negara lain. Untuk itu dibinalah hubungan internasional yang memungkinkan terbukanya peluang bagi setiap negara untuk mencukupi kebutuhannya dari negara lain melalui jalan damai. Namun, untuk mencukupi kebutuhan ini tidak jarang pula ditempuh jalan kekerasan. Oleh sebab itu, masalah utama setiap negara selain meningkatkan kesejahteraan negaranya, juga mempertahankan eksistensinya yang meliputi kemerdekaan, kedaulatan, kesatuan bangsa, dan kesatuan wilayahnya.Bandingkan dengan
    • Keindahan merupakan salah satu dari kehidupanrakyat Indonesia. Tahun ini pemerintah menetapkansebagai tahun lingkungan hidup. Disarankan agarsetiap warga wajib memelihara keindahan sertakebersihan lingkungan. Di sini nyata sekali tanamanmemegang peranan penting. Kita sebagai generasimuda, generasi penerus bangsa, wajib dan harusmemelihara keamanan pemerintah dan melestarikanlingkungan. Dengan demikian suasana yang sejuk,nyaman, dan tentram akan dapat terlaksana. Apabiladi kota besar seperti Jakarta ini perlu sekali adanyapenghijauan untuk mengatasi polusi. Selain dapatberfungsi sebagai penghias kota, juga berfungsisebagai penghisap polusi.
    • 1. Ada Kesatuan Gagasana. Seluruh uraian/detail penunjang terpusat pada satu gagasn utamab. Kalimat-kalimat menggambarkan hubungan dan menunjukan ikatan untuk mendukung gagasan utamac. Tidak boleh ada kalimat yang menyimpang dari gagasan utama.
    • Contoh (1) Dibanding planet-planet lain yang dikenal dalam tata surya, Sedna dikenal sebagai planet terdingin dan terjauh. (2)Menurut peneliti- Mike Brown dan timnya, tempratur Sedna mencapai minus 400 derajat Fahrenheit.(3)Tempratur itu sama dengan minus minus 240 derajat Celcius. (4) Jaraknya juga yang yang paling jauh dari yang pernah ditemukan, yakni 13 milyar kilometer dari matahari.(5) Jarak itu sama dengan tiga kali jarak matahari ke Pluto, planet yang selama ini dianggap paling jauh (Insani 2004:24)Bandingkan dengan
    • Jika kalimat (2) ditambah dengan (2a) Brown merekam objek ini dengan kamera teleskop Palomar Quest berukuran 48 inchi dan mengerjakannya selama empat bulan.Dan kalimat (5) ditambah dengan (5a) Karena jaraknya yang terlalu jauh, pergerakan Sedna ini hampir-hampir tidak terdeteksi
    • 2. Menyatua.Hubungan gramatikal dan sematis ditandai dengan pengulanganContoh(1) Pamor Hidroponik tengah meroket. (2) Kini, total arealnya di planet Bumi sudah mencapai puluhan ribu hektar. (3) Dari luas tersebut, bisa dihasilkan sayuran jutaan ton per tahun. (4) Itu belum termasuk dari sektor bunga potong yang menyumbang lima miliar dolar AS per-tahun (Insani, 2004: 160)
    • a. Kata Pamor secara semantis = waktu kinib. Penggunaan Klitika “-nya” = hidroponikc. Puluhan ribu hektar dan luasd. Kata ganti “itu” = jutaan ton per tahun
    • Bentuk lain paragraf di atas (1) Pamor Hidroponik tengah meroket. (3) Dari luas tersebut, bisa dihasilkan sayuran jutaan ton per tahun. (2) Kini, total arealnya di planet Bumi sudah mencapai puluhan ribu hektar. (4) Itu belum termasuk dari sektor bunga potong yang menyumbang lima miliar dolar AS per-tahun (Insani, 2004: 160)ATAU(4) Itu belum termasuk dari sektor bunga potong yang menyumbang lima miliar dolar AS per-tahun. (3) Dari luas tersebut, bisa dihasilkan sayuran jutaan ton per tahun. (2) Kini, total arealnya di planet Bumi sudah mencapai puluhan ribu hektar.(1) Pamor Hidroponik tengah meroket. (Insani, 2004: 160)
    • 3. Cukup Pengembangannyaa. Kebutuhan minimal penjelasnya cukup sehingga tema yang telah di rumuskan tercapai
    • 4. Bergaya Paparana. Berfokus pada pemberian informasi, penjelasan, keterangan, atau pemahan.b. Tidak bermaksud menyakinkan orang, menjadikan pendapat, pendirian pribadi, atau membujuk agar pendapatnya diterima.c. Tidak bercerita, baik cerita berdasarkan pengamatan atau rekaan.Penggunaan gaya persuasi dan gaya penceritaan tidak dapat digunakan dalam paragraf karya ilmiah (lihat contoh paragraf buku ajar hlm 40)
    • PENGEMBANGAN PARAGRAF1. Berdasarkan Teknik1) Klimaks dan antiklimaks Bentuk traktor mengalami perkembangan dari zaman ke zaman sesuai dengan kemajuan teknologi yang dicapai umat manusia. Pada waktu mesin uap baru jaya-jayanya, ada taraktor yang dijalan kan dengan mesin uap. Modelnya kira-kira seperti mesin giling yang digerakkan dengan uap. Pada waktu tank menjadi pusat perhatian orang, traktor pun ikut-ikutan diberi model seperti tank. Keturunan traktor model tank ini sampai sekarang masih dipergunakan orang, yaitu traktor yang memakai roda rantai. Traktor semacam ini adalah hasil perusahaan Carterpillar. Di samping Carterpillar, Ford pun tidak ketinggalan dalam pembuatan traktor dan alat-alat pertanian lainnya. Jepang pun tidak kalah saing dalam bidang ini. Produksi Jepang yang khas di Indonesia terkenal dengan nama padi traktor yang bentuknya mengalami perubahan dari model-model sebelumnya (Gorys Keraf, 1980)
    • 2) Umum-Khusus Salah satu kedudukan bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa nasional. Kedudukan ini dimiliki sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. kedudukan ini dimungkinkan oleh kenyataan bahawa bahasa Melayu yang mendasari bahasa Indonesia telah menjadi Lingua Franca selama berabad-abad di seluruh tanah air kita. Hal ini ditunjang lagi oleh faktor tidak terjadinya “persaingan bahasa” maksudnya persaingan bahasa daerah yang satu dengan bahasa derah yang lain untuk mencapai kedudukannya sebagai bahasa nasional.
    • Dokumen-dokumen dan keputusan-keputusanserta surat-menyurat yang dikeluarkan pemerintahdan badan-badan kenegaraan lainnya ditulis dalambahasa Indonesia. Pidato-pidato terutama pidatokenegaraan, ditulis dan diucapkan di dalam bahasaIndonesia. Hanya dalam keadaan tertentu, demikepentingan komunikasi antarbangasa kadang-kadangpidato resmi ditulis dan diucapkan dalam bahasa asing,terutama bahasa Inggris. Demikian juga pemakaianbahasa Indonesia oleh masyarakat dalam upacara,peristiwa, dan kegiatan kenegaraan. Dengan kata lain,komunikasi timbal balik antar pemerintah danmasyarakat berlangsung dengan menggunakan bahasaIndonesia.
    • 2. Berdasarkan Isi1) Perbandingan dan Pertentangan Ratu Elizabeth tidak begitu tertarik dengan mode, tetapi selalu berusaha tampil di muka umum seperti apa yang diharapkan rakyatnya. Kalau keluar kota paling senang mengenakan pakaian yang praktis. Ia menyenangi topi dan scarf. Lain halnya dengan Margareth Thatcher. Sejak menjadi pemimpin partai konservatif, ia melembutkan gaya berpakaian dan rambutnya. Ia membeli pakaian sekaligus dua kali setahun. Ia lebuh cenderung berbelanja di tempat yang agak murah. Ia hanya memakai topi ke pernikahan, ke pemakaman dan upacara resmi pembukaan parlemen.
    • 2) Analogi Perkembangan teknologi sungguh menakjubkan. Kehebatannya menandingi kesaktian para satria dan dewa dalam cerita wayang. Kereta-kereta tanpa kuda, tanpa sapi, dan tanpa kerbau. Jakarta-Surabaya telah dapat ditempuh dalam sehari. Deretan gerbong yang panjang penuh barang dan orang, hanya ditaik dengan kekuatan air semata. Jaringan jalan kereta api telah membelah-belah pulau. Asap yang mewarnai tanah air dengan garis hitam, semakin pudar untuk hilang ke dalam ketiadaan. Dunia rasanya tidak berjarak lagi, telah dihilangkan dengan kawat. Kekuatan bukan lagi monopoli gajah dan badak, tetapi telah diganti dengan benda-benda kecil buatan manusia.
    • 3) Contoh-contoh masih berkisar tentang pencemaran lingkungan, gubernur Jawa Tengah memberi contoh tentang jambu mete di Mayong Jepara yang diserang ulat kipat atau Cricula Trifenestrata. Ulat ini timbul akibat berdirinya peternakan ayam di tengah-tengah perkebunan tersebut. menurut gubernur, izin peternakan ayam di Mayong itu diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kalau hal ini memang benar, lain kali kita harus hati-hati dalam memberikan izin mendirikan suatu usaha”, ujar gubernur
    • 4) Sebab-Akibat Jalan Kebon Jati akhir-akhir ini kembali macet dan semrawut. Lebih dari separuh jalan kendaraan kembali tersita oleh kegiatan perdagangan kaki lima. Untuk mengatasinya, pemerintah akan memasang pagar pemisah antara jalan kendaraan dengan trotoar. Pagar ini juga berfungsi sebagai batas pemasangan tenda pedagang kaki lima tempatmereka diizinkan berdagang. Pemasangan pagar ini terpaksa dilakukan mengingat pelanggaran pedagang kaki lima di lokasi itu sudah sangat keterlaluan, sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas.
    • URAIAN DAN CONTOH Pikiran utama dari sebuah paragraf hanyaakan jelas kalau diperinci dengan pikiran-pikiranpenjelas. Tiap pikiran penjelas dapat dituang kedalam satu kalimat penjelas atau lebih. Malahanada juga kemungkinan, dua pikiran penjelasdituang ke dalam sebuah kalimat penjelas. Tetapisebaiknya sebuah pikiran penjelas dituang kedalam sebuah kalimat penjelas. Dalam sebuahparagraf terdapat satu pikiran utama danbeberapa pikiran penjelas. Inilah yang dinamakanparagraf.
    • CONTOHKerangka paragraf: pikiran utama: keindahan alam yang mengecewakanPikiran penjelas: - manusia telah mengubah segalanya - hutan, sawah, dan ladang tergusur - pohon sudah tidak ada -pagar bunga telah berganti - pembangunan gedung-gedung mewahKerangka di atas dapat dikembangkan menjadi sebuah paragraf. Cobalah anda perhatikan cara pengembangannya
    • Bernostalgia tentang indahnya alam di Batu-Malang, hanya akan menimbulkan kekecewaan.Dalam kurun waktu 30 tahun, dinamika kehidupananak-anak manusia telah mengubah segala-galanya.Hutan, sawah, dan ladang telah tergusur olehberbagai bentuk bangunan yang meeluncur dari kota.Ranting dan cabang pohon telah berganti denganjeruji besi. Pagar tanaman bungan yang bermekarandengan indahnya, telah diterjang tembok beton yangkokoh. Batu-batu gunung telah menghadirkan gedungplaza megah yang menelan biaya milyaran. Arusmodernisasi dengan angkuhnya telah menelankemesraan desa ini dari berbagai penjuru
    • 1. Repetisi atau Pengulangan Bahan yang dipakai untuk karangan ini adalah surat kabar dan majalah yang terbit antara tahun 1928 dan 1945 koleksi Museum Pusat. Jumlah surat kabar berbahasa Indonesia yang terbit pada tahun 1928 ada 26 buah, pada tahun 1930 ada 27 buah, pada tahun 1935 ada 15 buah, pada tahun 1940 ada 4 buah, dan pada tahun 1945 ada 22 buah. Di antara tahun 30-an terdapat peredaran surat kabar Indonesia sebanyak 1.000 lembar per hari bagi lebih kurang 50 juta orang
    • 2. Penggunaan kata ganti Dengan penuh kepuasan Pak Marto memandangi hamparan padi yang tumbuh dengan subur. Jerih payahnya tidak sia-sia. Beberapa bulan lagi ia akan memetik hasilnya. Sudah terbayang di matanya orang sibuk memotong, memanggul padi berkarung-karung, dan menimbunnya di halaman rumah. Tentu istri, anak, dan calon menantunya, Acep akan bergembira. Hasil panen yang berlimpah ini tentu dapat mengantarkan mereka ke mahligai perkawinan.