Rencana Pemberdayaan Umpungeng

  • 1,474 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,474
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
518
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. 16 November 2010 Desa Inovasi untuk Indonesia raya
  • 2. Pahala bagi Para Perintis dan Pentingnya Persatuan 16 November 2010 Sesungguhnya setan itu serigala bagi manusia, seperti serigala b a gi kambing . I a akan menerkam kambing yang keluar dan menyendiri dari kawanannya. Karena itu, jauhilah perpecahan dan hendaklah kamu berada dalam kebersamaan dan umat umumnya ( HR Ahmad & Tirmizi ) Barang siapa membuat sunnah ( kebiasaan ) yang baik dalam ajaran Islam, maka baginya pahala (sebesar) pahala orang yang melakukan kebaikan tersebut sepeninggalnya tanpa ada yang dikurangi dari pahala mereka ( yang mengerjakannya ) sedikitpun ( HR Muslim ) Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri (QS Ar Rad ( 13 ) : 11) Barang siapa ingin meraih dunia maka raihlah dengan ilmu. Barang siapa ingin meraih akhirat maka raihlah dengan ilmu. Barang siapa ingin meraih keduanya maka raihlah dengan ilmu ( HR Muslim )
  • 3. 16 November 2010 Lihat indahnya dunia Milik kita semua Walau berbeda bangsa Namun satu saudara Alangkah indah semuanya Lautan luas Angkasa luas Gemah riang bumi pertiwi Kamu harapan suci Bahagia gembira semua Tulus tujuan kita Milik kita kiranya Hidup senang bersama Damai bebas merdeka Istana Boneka – Dunia Fantasi www.desainovasi.com
  • 4. 16 November 2010 amanat manusia sebagai Kalifatullah “ Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka kuatir tidak akan melaksanakannya, lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh” (QS 33:72) tujuan bersama
  • 5.
    • Dahulu apa yang menjadi sebab kemakmuran wilayah Islam yang mampu memindahkan pusat kebudayaan dunia ( Cina, India, Persia, Romawi ) dan membentuk pengetahuan modern selama lebih dari seribu tahun?
    • Dahulu apa yang membuat negara Islam yang hanya berasal dari sekumpulan orang , yang dulunya tidak juga menjadi penguasa suku atau kerajaan , namun mampu mengalahkan kekuatan dua super power dunia, Kerajaan Romawi dan Kerajaan Persia?
    • Apa yang menyebabkan bangsa kita miskin, meskipun bangsa kita memiliki simpanan harta yang berlimpah yang tersimpan di hutan, gunung, sawah, dan lautan
    • Apakah karena tidak memiliki nilai uang yang sepadan dengan nilai uang milik bangsa lain, yang mana harta kita selalu dikaitkan dengan nilai uang ? Apakah simpanan harta yang ada di hutan, gunung, sawah, dan lautan tidak diratakan ?  Keadilan dunia akan terwujud bila tidak ada depresiasi & apresiasi mata uang
    • Apa yang menjadi sebab keprihatinan dari bangsa kita? Apa yang menjadi sebab keterpurukan atas harga diri kita? Mengapa kejayaan nenek moyang sulit kita raih kembali?
    • Sebuah hadits menyebutkan “ Kemiskinan banyak mengajak manusia pada kekafiran ” (HR Abu Naim dari Anas) dan hadits yang lain menyebutkan “ Sesungguhnya seseorang apabila banyak hutangnya (karena miskin), jika berbicara akan mudah bohong, jika berjanji akan mudah ingkar ” (HR Bukhari)
    • Lebarnya jurang si kaya dan si miskin akan mudah menyulut kedengkian si miskin dan kecurigaan si kaya
    • Kemakmuran bangsa dimulai dari pembangunan karakter bangsa (akhlak bangsa)
    • Rasulullah berkata: “ Aku tidak diutus oleh Allah SWT kecuali untuk menyempurnakan akhlak yang baik ” (HR Malik)  fungsi tabligh (menyampaikan perintah Allah utk menyempurnakan akhlak  dengan memberi contoh)
    • Allah telah menyatakan bahwa akhlak Rasulullah adalah contoh yang baik ( uswatun hasanah ), akhlak inilah yang dicontoh dalam pembangunan karakter umat Islam yang telah memakmurkan wilayah penguasaan dan telah mengantar dari sekumpulan orang menjadi penguasa dua kerajaan super power dunia
    • Akhlak yang baik termasuk didalamnya tradisi kesholehan ( seperti: jujur, amanah, sopan, gotong royong, ikhlas, dermawan, dll ) dan tradisi keilmuan ( read, write, and research ). Ilmu adalah alat untuk mencapai kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akherat
    Latar Belakang Perencanaan Strategis 16 November 2010
  • 6. Visi dan Misi Pemberdayaan Lingkungan 16 November 2010 Kertaraharja (makmur) hukum penegakan akal hati perut MISI VISI “ a ndaikata Fatimah binti Muhammad mencuri, niscaya aku potong tangannya ” (HR Muslim) Adat bersandikan Syara’, Syara’ bersandikan Kitabullah Aman & Makmur keadilan demi keadilan “ guiding principles” (kepemimpinan Allah al Hakim) satu saudara jika taubat, shalat, & zakat  QS 9:11 berdasar definisi Tuhan
  • 7. Peta Jalan ( Road Map ) K h alifatullah fi l Ardh 16 November 2010 Individu Pepatah Cina: “ Ribuan mil perjalanan selalu dimulai dari langkah yang pertama ” g antungkan cita-cita setinggi langit, kalau toh tidak dapat dicapai, setidaknya akan mencapai yang lebih rendah p ermasalahan yang dihadapi manusia tidak sebatas permasalahan keluarga, sungguh kecil manusia yang putus asa hanya karena masalah keluarga / cinta “ dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah , sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, kecuali kaum yang kafir” (QS Yusuf (12) : 87) tidak mungkin urusan dunia diselesaikan oleh satu orang, urusan dunia harus diselesaikan bersama  segala urusan dibagi sesuai keahlian masing-masing orang  Pemimpin harus berlaku adil “ Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (tidak berjuang) tanpa uzur, dengan orang yang berjuang di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka. Allah melebihkan orang-orang yang berjuang dengan harta dan jiwa mereka atas orang-orang yang duduk ” (QS an Nisa (4) : 95) “ be There or be Behind”
    • Akhlak yang Baik:
    • positive thinking (berpikir positif)
    • encourage (memberi dorongan)
    • never give up (tidak putus asa)
    • husnudhon (prasangka baik)
    • optimis (yakin)
    akar rumput elite negara
  • 8. Peta Jalan ( Road Map ) Pengembangan Individu 16 November 2010
    • Aku adalah Hamba Allah ( individu ) (“ Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu ” QS 51:56)
    • Aku juga Kalifatullah (wakil Allah) ( sosial ) (“ dan ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, Aku hendak menjadikan khalifah di bumi ” QS 2:30)
    • Aku berasal dari tanah (“ dan ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, sungguh, Aku akan menciptakan manusia dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk ” QS 15:28)  tidak perlu ada kesombongan (“ dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung ” (QS 17:37)
    • Sebagai Hamba Allah , aku ada di dunia untuk beribadah dalam artian luas (“ hanya kepada-Mu aku menyembah (beribadah), dan hanya kepada-Mu aku mohon pertolongan ” QS 1:5). Ibadah dalam artian luas termasuk, bekerja mencari rezeki untuk hidup, menyantuni keluarga, menuntut ilmu, beristirahat untuk memenuhi hak badan, berbuat kebaikan, dll.
    • Sebagai Kalifatullah , aku ada di dunia untuk memelihara (tidak merusak) (QS 7:56) dan memakmurkan bumi (QS 11:61)
    • Tujuanku pergi atau tujuan hidupku adalah kembali kepada Allah (“ sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali ” QS 2:156)  azaz pertanggung jawaban kehidupan (sesuai sila pertama azaz Pancasila), (“ sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan seluruh alam ” QS 6:162)
    • Semua yang aku lakukan haruslah didasari atas akhlak yang sholeh , atau berbuat baik dan mencegah kejahatan ( amar ma’ruf nahi mungkar ) (QS 22:41)
    • Dalam perjalan hidupku atau kepergianku aku membawa bekal:
      • Takwa  sebaik-baik bekal (“ bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa ” QS 2:197)
      • Ilmu  diajarkan oleh Allah (“ yang mengajar dengan pena , Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya ” QS 96:4-5)
      • Harta  pemberian dari Allah (“ yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan hujan dari langit, lalu Dia hasilkan dengan itu buah-buahan sebagai rezeki bagimu ” QS 2:22)
  • 9. Hubungan Vertikal dan Horizontal Manusia 16 November 2010 Fungsi Wakil Allah Fungsi Hamba Allah + Diri Manusia orang -orang yang jika Kami beri kedudukan di bumi, niscaya mereka melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan kepada Allahlah kembali segala urusan (QS 22:41) iman = iman Dia telah menciptakan kamu dari bumi dan menjadikanmu pemakmurnya (QS 11:61) negeri akhirat itu Kami jadikan bagi orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan tidak berbuat kerusakan di bumi, dan kesudahan (yang baik) itu bagi orang-orang yang bertakwa (QS 28:83) memelihara memakmurkan amar ma’ruf nahi mungkar melaksanakan sholat dan zakat Secara alamiah semua benda akan rusak (decay) kecuali yang dikembangkan. Demikian juga iman secara alamiah akan berkarat kecuali yang dibersihkan
  • 10. Peta Jalan ( Road Map ) Pengembangan Keluarga 16 November 2010
    • Anak adalah tunas bangsa
    • Pemuda adalah harapan bangsa
    • Ibu dari anaknya
    • Penjaga harta suami
    • Perhiasan dunia
    • dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah (HR Muslim)
    • Suami pemimpin keluarganya
    • Istri pemimpin di rumah suaminya
    • Pelayan pemimpin dalam mengolah harta tuannya
    “ keluarga adalah unit terkecil dalam satu negara, keluarga adalah pilar pertama dan utama dalam pembentukan karakter bangsa” – sakinah ( tenang ) – mawaddah ( bahagia ) – rahmah ( penuh kasih ) – Pemuda > 28Th Dewasa > 28Th anak baligh
  • 11. Peta Jalan ( Road Map ) Pengembangan Masyarakat 16 November 2010
    • Perintis ibarat dai’-dai’ yang dikirim oleh Rasulullah ke Yatsrib (Madinah) sebelum hijrah untuk mengkondisikan penerimaan masyarakat setempat.
    • “ dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”
    • Pusat Pemberdayaan Kaum Lemah
    • Masjid Pusat Kegiatan dan Dakwah
    • Rumah Perlindungan Anak
    • Lumbung Masyarakat Mandiri
    • Wisata Kalimatullah
    • Pondok Pesantren
    • Pusat Budidaya Tanaman dan Ternak
    • Pusat Penelitian dan Pengembangan
    • Pusat Pelestarian Budaya Suci
    • Badan Usaha Gotong Royong
  • 12. Kearifan Lokal untuk Permasalahan Bangsa 16 November 2010 Solusi Solusi “ Kemiskinan banyak mengajak manusia pada kekafiran ” (HR Abu Naim dari Anas) “ Sesungguhnya seseorang apabila banyak hutangnya (karena miskin), jika berbicara akan mudah bohong, jika berjanji akan mudah ingkar ” (HR Bukhari) “ dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal” (QS Ali Imran (3) : 159) “ Kurang-Ajar” ing ngarsa sung tuladha (Prabu), ing madya mangun karsa (Rama), tut wuri handayani (Resi) Perebutan Kekuasaan (Eksekutif vs Legislatif) Kemiskinan & Kebodohan (Kurang Harta & Kurang Ilmu) Upper Tier Lower Tier
  • 13. TRISULA Sarana menjadi Khalifatullah 16 November 2010 apa yang masuk ke perut ada sebagian yang dimanfaatkan, ada sebagian yang harus dikeluarkan demi kebersihan “ tidak ada satu wadah pun yang diisi oleh Bani Adam, lebih buruk daripada perutnya cukuplah baginya beberapa suap untuk memperkokoh tulang belakangnya agar dapat tegak ” (HR Tirmizi) will (tekat) - qolbu - guts (nyali) wisdom way badan/jasmani j iwa/ruhani akal/pikiran insan kamil sehat badannya - sehat jiwanya - sehat akalnya hardware software brainware Trisula = Tiga Ujung Organization Learning jiwa = bangsa badan = negara (tanah air) ilmu = pemerintah (organisasi) iman  akherat sholeh  dunia tidak dibawa mati
  • 14. TRISULA Senjata Pusaka bagi Pemimpin 16 November 2010 Sebaik-baik pemimpin adalah yang cinta pada rakyatnya dan rakyatnya cinta padanya, yang mendoakan rakyatnya dan rakyatnya berdoa untuknya. Seburuk-buruk pemimpin adalah yang benci pada rakyatnya dan rakyatnya benci padanya, yang mengutuk rakyatnya dan rakyatnya juga mengutuk dia. “ Tiada masuk surga orang yang dalam hatinya terdapat sebesar biji sawi dari kesombongan. Kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia ” (HR Muslim) pembentukan Ketahanan Daya Saing Kepribadian National Competitiveness National Resilience Nation Character Nation Character X kolusi kaya kaya kaya ilmu hati harta keikhlasan & anti sombong gerak gerak keikhlasan & anti sombong IQ EQ RQ IQ = Intelligence Quotient ( Skor Kecerdasan ) EQ = Emotional Quotient ( Skor Emosional ) RQ = Resources Quotient ( Skor Sumber Daya ) 3E  Politik Sosial Ekonomi Teknologi
  • 15. Karakter Pemimpin Harapan Bangsa 16 November 2010 “ Tabligh Akbar”  contoh Rapat Akbar Presiden Soekarno di Lapangan Ikada ( Monas) “ Penerangan” gantungan kepercayaan, tidak berkhianat atau menjerumuskan “ Muhammad Al Amin” Muhammad yg dipercaya dihormati kawan & lawan “ Abu Bakar As Sidiq ” Abu Bakar yg benar waspada atas pengkelabuhan & pembodohan “Umar Al Faruq” yg dpt membedakan (HR Muslim) iman amal shalat zakat Sesungguhnya Allah memperlihatkan dunia kepadaku, Timurnya dan Baratnya, dan aku dianugrahi warna yang indah merah dan putih (al-ahmar wa al - abyadh) (HR Muslim) Tabligh disampaikan melalui: Tindakan ( contoh )  Tangan Ajakan ( nasehat )  Lisan Tulisan ( ilmu )  Hati Trisula = Tiga Ujung Pangkalnya adalah Tabligh Keadilan Keamanan Kemakmuran
  • 16. TRITANGTU menurut Tradisi Sunda 16 November 2010 Dermawan Ulama Penguasa ing ngarsa sung tuladha ( Prabu ), ing madya mangun karsa ( Rama ), tut wuri handayani ( Resi ) Sistem Tata Negara berdasar Kearifan Lokal dari Sunda “ dan t idak sepatutnya bagi orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang) , m engapa sebagian dari se tiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali agar mereka dapat menjaga dirinya ” ( QS At-Taubah (9) : 122)
  • 17. TRITANGTU dalam berbagai Tradisi 16 November 2010 status didapat sesuai pekerjaan, bukan dari sejak lahir Tegaknya dunia karena: ilmu para Ulama , keadilan Penguasa , harta para Dermawan , dan doa Kaum Fakir Upper Tier Lower Tier
  • 18. Peta Keseimbangan Kekuasaan Trias Politica 16 November 2010
    • Aparat Eksekutif:
    • Aparat Administratur
    • Aparat Pengaturan ( Regulator Ekonomi )
    • Aparat Manajemen ( Operator Ekonomi )
    • Aparat Penegak Hukum
    • Aparat Pengawasan
    • Aparat Keuangan
    Kekuasaan Interpretasi Hukum Kekuasaan Pengesahan Hukum Hampir Seluruh Kemilau Kekuasaan Kekuasaan Pengawasan “ setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya ” (Muttafaq ‘alaih)
    • Kemilau Kekuasaan Politik:
    • Kekuasaan Hukum ( regulasi )
    • Kekuasaan Manajemen ( operator )
    • Kekuasaan Pendisiplinan ( enforce law )
    • Kekuasaan Administratur ( informasi )
    • Kekuasaan Pengawasan
    • Kekuasaan Tentara
    • Kemilau Kekuasaan Ekonomi:
    • Kekuasaan Kekayaan ( Colateral )
    • Kekuasaan Pencetakan ( Uang )
    • Kekuasaan Pertukaran ( Transaksi )
    • Kekuasaan Anggaran ( APBN )
  • 19. Balance of Power (Keseimbangan Kekuasaan) 16 November 2010
    • Perebutan Kekuasaan
    • Kekuasaan Eksekutif:
    • Birokrat  Pengaturan (Regulator)
    • Tentara  Pernyataan Perang
    • Hakim, Pengawasan & Investigasi
    • Kekuasaan Bank Sentral:
    • Aset, Dokumen, Uang
    • Kekuasaan Legislatif:
    • Pengawasan ?
    • Kekuasaan Yudikatif:
    • ???
    • Usulan Kesimbangan Kekuasaan
    • Kekuasaan Prabu:  TITI ( enforce law )
    • Birokrat  Pengaturan (Regulator)
    • Uang  Alat Transaksi
    • Kekuasaan Rama:  TATA ( making law )
    • Tentara  Pernyataan Perang
    • Aset  Jaminan
    • Kekuasaan Resi:  TENTERAM
    • Hakim, Pengawasan & Investigasi
    • Dokumen  Pencatatan & Penilaian
    jangan berebut kedudukan, jangan berebut penghasilan, jangan berebut hadiah Nasehat Prabu Siliwangi : “ setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya ” (Muttafaq ‘alaih) Perebutan Hak Kekuasaan 2 Pihak ( Pemerintah dgn DPR ) Keseimbangan Hak Kekuasaan 3 Pihak ( Rama Resi Prabu ) Sebaik-baik pemimpin adalah yang cinta pada rakyatnya dan rakyatnya cinta padanya, yang mendoakan rakyatnya dan rakyatnya berdoa untuknya. Seburuk-buruk pemimpin adalah yang benci pada rakyatnya dan rakyatnya benci padanya, yang mengutuk rakyatnya dan rakyatnya juga mengutuk dia.
  • 20. Usulan Restrukturisasi Keseimbangan Kekuasaan 16 November 2010
    • Aparat Resi  Kesejahteraan :
    • Badan Investigasi Nasional (Law)
    • Badan Pengawas Persaingan (Economy)
    • Pengadilan Umum, Agama, & Militer
    • Aparat Rama  Kemakmuran :
    • Lembaga Ketahanan Nasional
    • Lembaga Daya Saing Nasional
    • Lembaga Budaya Nasional
    • Bappenas (Bdn Prcn Pemb Nas)
    • Aparat Prabu  Pemerintahan :
    • Aparat Administratur
    • Aparat Pengaturan (Regulator)
    • Aparat Pelaksana (Operator)
    • Aparat Penegak Hukum (Polisi, dll)
    • Aparat Pengawasan & Intelijen
    • Aparat Anggaran (Fiskal)
    • Jaksa (Public & Private Attorney)
    • Tentara Nasional Indonesia
    Islam adalah “ guiding principles ”, tidak ada konsep ekonomi, politik, atau suksesi kepemimpinan yang baku . “ jika ada suatu kelompok sebanyak tiga orang hendaknya mereka mengangkat salah seorang dari mereka sbg pemimpin atas mereka ” (HR Al Hakim) Parpol bukan legitimasi Prabu  Presidensial Pengawas Prabu adalah Resi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Yudikatif ( interpret law ) Legeslatif ( making law ) Eksekutif ( enforce law )
  • 21. TriasPolitica – Tritangtu dalam Sistem Hukum 16 November 2010 Masyarakat Pengguna Aturan Aparat Pelaksana Aturan sosialisasi aturan usulan perubahan pengaduan dan permohonan keadilan pertimbangan/ analisis aturan dan saran perbaikan usulan perubahan aturan instruksi pelaksanaan
    • Aparat Prabu:
    • Kementrian, Pem erintah D a erah , DESA
    • Jaksa Pemerintah (Public Attorney)
    • Pengawas (BPKP, Polantas, Brimob, dll)
    • Aparat Rama:
    • Wakil Daerah, Wakil Gol, ParPol, dll
    • Jaksa Masyarakat ( Private Attorney )
    • Tentara Nasional (Pernyataan Perang)
    • Hakim Pidana, Perdata, Konstitusi
    penilaian atas ekonomi & efisiensi
    • Aparat Resi:
    • Auditor (BPK)
    • Penyidik & Penyelidik (Bareskrim , dll )
    audit anggaran ( pre-transaction ), audit proses ( procurement, warehousing, etc ), audit pelaporan ( post-transaction ) penilaian atas efektifitas aturan & program pemegang aparat pemegang masa pemegang indera memastikan aturan tidak merugikan masyarakat
  • 22. Sejarah Fungsi Bank Sentral dari Wikipedia
    • Sejarah bank sentral tidak terlepas dari sejarah dikenalnya sistem uang sebagai alat tukar dalam perdagangan dan perekonomian secara umum, dan mulai ditemukannya metode perbankan untuk pertama kalinya dalam perekonomian dan perdagangan suatu negara. Dimana pada zaman dahulu alat tukar yang digunakan adalah berupa uang yang memang memiliki nilai intrinsik yang sama terhadap material yang terbuat dari uang tersebut . Biasanya berupa uang logam (emas, perak, perunggu, dll) yang memiliki nilai intrinsik yang sama terhadap nilai dari uang logam tersebut. Artinya jika uang logam emas seberat 1 gram bernilai 1 . 000 misalnya, pada saat itu memang karena emas dengan kondisi 1 gr tersebut ketika diperdagangkan/ dipertukarkan dimana-mana nilainya adalah 1 . 000. Alat tukar dengan uang logam seperti ini sudah lebih maju dibandingkan dengan kondisi sebelumnya dimana perdagangan dilakukan dengan alat tukar yang belum bisa diterima oleh banyak kalangan atau bahkan sistem barter langsung terhadap barang yang diperdagangkan dimana ini menjadi cikal-bakal dimulainya perdagangan dalam sejarah peradaban manusia.
    • Seiring dengan waktu dan terus berkembangnya perdagangan dan perekonomian, alat tukar berupa uang logam tersebut mulai menjadi keterbatasan karena memang ketersediaan sumber daya alam yang terbatas untuk mencetak jenis uang seperti itu, dan ini menghambat potensi untuk berkembang lebih besarnya lagi perekonomian suatu negara sementara jenis-jenis produk baru dan bentuk industri baru sangat potensial untuk muncul namun amat disayangkan jika aktivitas perdagangan dan perekonomian secara umum harus terhambat karena mengikuti kemampuan ketersediaan uang berupa logam yang sangat terbatas tersebut.
    • Untuk itulah kemudian dikenal sistem uang kertas yang pertama kali ditemukan melalui sistem penjaminan yang dalam hal ini dilakukan oleh suatu badan penjamin sekaligus penyimpan yang disebut bank, dimana uang kertas yang dikeluarkan oleh bank tersebut dijamin memiliki nilai yang sama atau dijanjikan akan memiliki nilai beberapa kali lebih besar terhadap emas atau uang logam yang di simpan oleh nasabah/masyarakat pada waktu mendatang atau pada masa yang ditentukan. Pada praktik dan perkembangannya masing-masing, bank-bank yang pada saat itu membuat aturannya sendiri-sendiri dan jenis-jenis jaminan/uang kertasnya masing-masing yang sangat potensial merugikan masyarakat karena belum dikelola negara untuk memastikan tidak adanya penyimpangan atau aturan yang tidak adil. Dimana pada suatu ketika seorang nasabah berniat untuk mengambil kembali emas atau uang logam yang disimpan pada bank tersebut dengan cara menukar kembali uang kertas yang dia dapat dari bank tersebut ternyata harus kecewa karena uang logam yang dia terima lebih sedikit dari yang dijanjikan atau bahkan lebih kecil dari jumlah yang sama dari yang pernah ia simpan ke bank tersebut. Pada masa itulah mulai terjadi untuk pertama kalinya dalam sejarah model-model fraud dan rekayasa dalam sektor industri yang baru ini, yaitu sektor keuangan .
    • Sejak itulah negara menyadari perlunya suatu bank sentral yang selanjutnya didirikan dengan tujuan untuk memastikan adanya satu jenis mata uang kertas yang sama dan berlaku di suatu negara tersebut agar memiliki nilai yang stabil dan dapat dipercaya karena dijamin oleh negara (dengan cara awalnya negara menjamin uang kertas tersebut dengan sejumlah emas deposit atau logam berharga lainnya yang dicadangkan setiap mencetak nominal uang tersebut, namun belakangan tidak lagi dan jaminannya hanya atas nama negara saja atau sejumlah kecil emas ) dan dapat dipergunakan terus menerus oleh masyarakat dalam menjalankan aktivitas perekenomiannya di negara tersebut. Dan dengan kewenangannya bank sentral mengatur jumlah uang yang beredar tersebut agar dapat menggerakkan roda perekonomian dengan keseimbangan yang tepat antara peredaran jumlah uang dan barang, dan dapat terus saling mengembangkan, dengan cara tidak sampai menyebabkan kelebihan jumlah likuiditas/uang yang beredar dalam perekonomian negara tersebut yang dapat menyebabkan inflasi (naiknya harga-harga atau turunnya nilai uang) , dan juga sebaliknya jangan sampai terjadi kekurangan likuiditas yang dapat menyebabkan perekonomian sulit bergerak apalagi untuk berkembang.
    16 November 2010 inflasi adalah pencurian uang dengan cara melemahkan daya beli masyarakat
  • 23. TriasEconomica – Tritangtu dalam Sistem Keuangan 16 November 2010 Masyarakat Pemakai Uang Dermawan Pengumpul Harta uang diedarkan barang/jasa & pajak/zakat wakaf/hibah harta utk Negara penambahan harta: pertukaran , produksi & pajak/zakat meratakan kemakmuran (uang) secara adil “ Tegaknya dunia karena ilmu para ulama, keadilan penguasa, harta para dermawan, dan doa kaum fakir” pencetakan uang atas kesepakatan Tritangtu jaminan atas pencetakan uang penambahan harta = peningkatan ekonomi secara wajar Uang harus sesuai Harta harta harus siap ditukar dgn uang commercial paper (T-bill, obligasi, dll) hanya muncul di lingkup masyarakat inflasi adalah pencurian daya beli masyarakat demi stabilitas maka uang asing harus memiliki jaminan harta dalam negeri h arta dinilai serta tetap audit kuantitas & kualitas harta public spending & tax penambahan atas pencetakan uang melalui simpanan barang Masyarakat
  • 24. Tritangtu dalam Pancasila 16 November 2010 Permusyawaratan Rakyat  Musyawarah Hukum
    • PANCASILA
    • Ketuhanan yang Maha Esa
    • Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
    • Persatuan Indonesia
    • Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
    • Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia
    Permusyawaratan Tritangtu  Musyawarah Keadilan “ setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya ” (Muttafaq ‘alaih) Meratakan Kemakmuran Ketahanan Nasional Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia Persatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Permusyawaratan Perwakilan Kewaspadaan Nasional Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Indonesia sbg bagian dari Masyarakat Dunia Ketuhanan yang Maha Esa Pelaksanaan Aturan Keadilan “ Kalifatullah fil Ardhi”      Musyawarah Adat Musyawarah Adat Musyawarah Adat Allah Masyarakat Dunia Rama (Kepala Negara) Perwakilan Rakyat Perwakilan Rakyat Perwakilan Rakyat Prabu (Kepala Pemerintahan) Resi (Kepala Penjagaan) Aparat Prabu ( pelaksana aturan ) Aparat Resi ( pencari fakta ) Rakyat Rakyat Rakyat
  • 25. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ( Preambule )
    • Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan .
    • Dan perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur .
    • Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
    • Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum , mencerdaskan kehidupan bangsa , dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatam yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
    16 November 2010
  • 26. Peta Jalan ( Road Map ) Pengembangan Bangsa 16 November 2010 Penguatan Ekonomi Daya Saing (Teknologi) Daya Saing (Efisiensi) Daya Saing (Skala Ekonomi) Kestabilan Politik Kekuatan Diplomasi Kekuatan Senjata Seni & Tulisan berkembang pada Bangsa Berbudaya Tinggi Bangsa Berbudaya Tinggi adalah Bangsa yang Kaya (Makmur) Bangsa yang Kaya adalah Bangsa yang Kuat (Tenteram) Tenteram ( aman ) Kertaraharja ( makmur ) Berbudaya ( indah ) Pengembangan Estetika “ Allah itu indah dan mencintai keindahan” (HR Muslim) Sumber Daya Alam Sumber Daya Manusia Jiwa Ketuhanan yang Maha Esa Kedaulatan Politik  Kemandirian Ekonomi  Kepribadian Budaya Ketahanan Nasional Budaya Nasional Daya Saing Nasional
  • 27. Pertahanan dan Keamanan Nasional Karakter Bangsa 16 November 2010 Daya Saing Militer Ketahanan Teritorial Ketahanan Fungsional
    • Kedaulatan Negara
    • Keutuhan Wilayah
    • Keselamatan Bangsa
    • Penegakan Hukum
    • Perlindungan Masyarakat
    • Keamanan Ketertiban
    Matra Darat Matra Laut Matra Udara Karakter Sumber Daya Pengetahuan
    • Agresi & pelanggaran wilayah
    • Pemberontakan bersenjata
    • Sabotase dan spionase
    • Aksi teror bersenjata
    • K eamanan laut dan udara
    • Konflik komunal
    • Globalisasi
    • Dimensi Politik
    • Dimensi Ekonomi
    • Dimensi Budaya
    • Dimensi Teknologi
    • Keselamatan umum
    SISHANKAMRATA Daya Saing Nir Militer Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya (Tiga Dimensi) (Tiga Ujung) Ancaman Nasional Ancaman Militer Pertahanan Nasional Ancaman Non Militer Pertahanan Militer Pertahanan Nir Militer Keamanan Negara Keamanan Masyarakat Keamanan Nasional
  • 28. Ukuwah Insaniyah – Bhineka Tunggal Ika 16 November 2010 Iman/Urusan Akherat Amal = Akhlak
    • Keadilan  harus mendifinisikan:
    • Hak Mayoritas & Etika Minoritas
    • Kwjb Mayoritas & Kam Minoritas
    • Permasalahan internal suku diselesaikan secara adat
    • Demikian juga penyimpangan agama diselesaikan oleh agama itu sendiri ( adat dlm agama )  sekularisme menyimpang dari Pancasila karena tidak ada pertanggung jawaban kepada Tuhan yang Maha Esa
    • Semua agama mengajarkan amal sholeh ( kebaikan ) dan melarang perusakan
    Tan Hana Dharma Mangrwa ( Tidak ada Kebenaran yang Mendua ) ( Sutasoma – Mpu Tantular ) Ekam Sat Wiprah Bahuda Wadanti ( Hanya ada satu kebenaran tetapi para orang pandai menyebut DIA dengan banyak nama ) ( Rg Weda , Buku I, Gita CLXIV, Bait 46) Amalan Sholeh  Universal Value urusan umat urusan umum ruang privat ruang publik urusan keimanan: umat Islam oleh MUI umat Katolik oleh KWI umat Protestan oleh MAWI umat Hindu oleh Parisada umat Budha oleh Walubi aliran kepercayaan oleh Depag dialog antar agama (MUI, KWI, MAWI, dll) dialog antar suku (Kepala Daerah/Rama)  nurani kewajiban keamanan dialog antar panutan – azaz sila ke-4 Pancasila Tidak mungkin ada dua Pencipta Alam
  • 29. Keadilan Azazi Manusia 16 November 2010 Nafsu ( Ego )  Syetan Kepatuhan  Malaikat Pertimbangan  Manusia KOMNAS H A KAM = Komisi Nasional Hak Azazi & Kewajiban Azazi Manusia KOMNAS KAM = Komisi Nasional Keadilan Azazi Manusia Bijak “ sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan, oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadinya perselisihan, maka ikutilah kelompok mayoritas ” (HR Ibnu Majah) Right Responsibility Justice
  • 30. Peta Jalan ( Road Map ) Pengembangan Dunia 16 November 2010 Sila ke-2 Pancasila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Paragraf 1 Preambule penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan Paragraf 4 Preambule ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial
    • Peningkatan Ekonomi Dunia
    • Bantuan Kemanusiaan
    • Program Pelestarian Alam
    “ setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya ” (Muttafaq ‘alaih) Dia telah menciptakan kamu dari bumi dan menjadikanmu pemakmurnya (QS 11:61) Tuhan Sumber Daya Negara Kecerdasan Warga Keadilan ( Justice ) Keamanan ( Peace ) Kemakmuran ( Prosperity ) Kepribadian Bangsa Kenal Diri Tahu Diri Jaga Diri
  • 31. Globalisasi  Peluang atau Ancaman?
    • Wikipedia: Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias
    • Kesimpulan: Globalisasi adalah hilangnya batasan-batasan wilayah negara/politik  pertanyaannya peraturan siapa yg akan dipakai ketika batasan negara ( sovereignty ) menjadi hilang? kalau tidak ada aturan, apakah akan berlaku hukum rimba ? dimana yang KUAT yang MENANG  mungkinkah ada organisasi yang akan menjadi global government ?
    • Pada kenyataannya ada dimanakah wilayah tanpa batas-batas politik / kekuasaan?
      • Dunia Maya ( Cyberspace/ Internet) adalah Dunia Tanpa Batas-Batas Negara
      • Ruang Angkasa juga merupakan wilayah yang belum memiliki batas-batas
      • Wilayah tanpa batas negara ini akan menjadi “the next battle ground”
    • Kalau ruang globalisasi adalah dunia maya, maka subyek Globalisasi adalah:
      • I de/Pemikiran  termasuk ide mengenai demokrasi, liberalisasi, emansipasi, budaya moderenisasi, dll
      • Informasi  termasuk informasi kekerasan, pornografi, berita yg bias, iklan, terorisme, dll
      • Data Elektronik  termasuk transfer uang, dokumen elektronik, dsb
      • Software Perusak  virus, trojan, spyware, dll
    • Globalisasi adalah Kendaraan  kendaraan yang tidak mengenal batas-batas negara,  penumpangnya akan turun dari kendaraan untuk masuk ke dunia nyata  ct: ide/pemikiran yang merasuki warga negara, iklan yang mampu menarik masuk produk luar, dst
    • Globalisasi adalah kondisi eksternal
      • menjadi PELUANG  jika kondisi internal KUAT
      • menjadi ANCAMAN  jika kondisi internal LEMAH
    16 November 2010
  • 32. Janji Padamu Neg e ri  Semangat Dharma Bhakti
    • Janji untuk tetap cinta dan setia kepada tanah air Indonesia
      • Mencegah brain drain  inovasi dan ilmu yg didapat dari luar untuk kepentingan tanah air
      • Menjaga hubungan dan ikatan dgn tanah air meski di neg e ri orang  Indonesia sbg ibu bangsa
      • Mencegah hilangnya identitas bangsa  bahasa Indonesia, budaya Indonesia, Pancasila, dll
    • Janji untuk menjaga harta pusaka negara Indonesia
      • Menjaga warisan budaya  mencegah pencurian & pengrusakan artefak, kerusakan bahasa , dll
      • Menjaga kreasi budaya  mencegah patenisasi batik, tempe, lagu rasa sayange , dll
      • Menjaga hasil tambang  mencegah penyelundupan minyak, negosiasi ulang kontrak penambangan (kasus freeport), perusakan lingkungan sisa penambangan , dll
      • Menjaga kekayaan hutan  mencegah illegal logging, konversi lahan, kebakaran , dll
      • Menjaga kekayaan laut  mencegah pencurian di zona ekonomi eksklusif, pencemaran, dll
      • Menjaga kesimbangan alam untuk generasi mendatang (ct tanah berpijak)  mencegah intrusi air laut, mencegah perusakan hutan, mencegah banjir, mencegah kebakaran hutan , dll
      • Menjaga pemborosan devisa  mencegah capital flight, konsumerisme, dana talangan perbankan , dll
      • Menjaga tunas bangsa (sbg harta pusaka kader bangsa)  mencegah degradasi moral melalui kebebasan, pornografi, budaya modern dan narkoba, mencegah kerusakan jasmani dari makanan beracun atau berbakteri dalam susu dan daging, dll
    • Janji untuk membela dan menjunjung martabat bangsa Indonesia
      • Membela hak-hak warga  membela hak-hak TKI dan warga Indonesia di negara asing , dll
      • Membela hak-hak bangsa  kepentingan bangsa di WTO, UN, WB, IMF, ADB, IDB, dll
      • Menaikkan harga diri bangsa  menaikkan nyali untuk “duduk sama rendah berdiri sama tinggi” dalam hubungan dengan bangsa lain, memperlakukan bangsa asing tidak lebih dari bangsa sendiri , dll
      • Menjaga dari usaha membodohi rakyat  mengingatkan agenda tersembunyi propaganda agen asing maupun kepentingan golongan tertentu, spt agenda “ economic hit man ”, dll
    16 November 2010
  • 33. Pelajaran dari Burung Belibis
    • Dengan terbang dalam formasi “V”, efisiensi seluruh “Grup” akan naik sebesar 71% dibandingkan dengan terbang sendiri.
    • Pelajaran 1 : Bekerja secara Team, bergerak ke arah tujuan yang sama, membuat kita mencapai tujuan lebih cepat dan lebih ringan . B elibis yang terbang sendiri akan mengalami kesulitan menghadapi daya tahan udara yang besar.
    • Pelajaran 2 : Selalu kompak di dalam team yang bergerak ke satu tujuan akan membutuhkan lebih sedikit energi. Setiap anggota akan merasa berkewajiban untuk menolong sesama – pemimpin yang kelelahan akan terbang ke belakang ujung formasi “V”, sedang tempatnya akan diganti oleh belibis lain.
    • Pelajaran 3 : Belibis terbang dalam formasi “V” sambil berkotek, hal ini akan memberi semangat terbang bagi pemimpin, juga dengan cara demikian mereka terbang dengan kecepatan yang sama – informasi yang tersebar merata keseluruh anggota akan menjaga kekompakan team.
    • Pelajaran 4 : Ketika salah satu belibis sakit atau kelelahan, dia akan tertinggal dan keluar dari formasi. Tetapi apa yang terjadi, beberapa belibis juga akan keluar dari formasi dan membentuk formasi “V” baru untuk menolong dan mengawal belibis yang sakit sampai dia sehat dan kembali ke formasi atau jatuh dan meninggal.
    • Pelajaran 5 : Untuk mencapai tujuan yang sama, suatu kelompok terbang belibis tidak menolak masuknya belibis lain yang bukan dari kelompoknya – perbedaan bukan menjadi alasan rusaknya persatuan.
    16 November 2010 Bersama kita BISA! “ sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal ” (QS 3:190)
  • 34. Musuh dalam Menjalankan Tugas Kalifatullah
    • “ Sungguh setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh ” (QS Al Fatir (35) : 6)
    • Kendaraan setan adalah jiwa ( nafsu )  nafsu ibarat kuda liar, sedang tali kekangnya adalah aturan (Imam Al Gazhali). Nafsu yang sudah ditunggangi setan akan mengarah pada perusakan “ nafsu itu selalu mendorong pada kejahatan ” (QS Yusuf (12) : 53) , kecuali yang dirahmati Allah.
    • Perjuangan yang besar adalah pengendalian nafsu, arti kata Jihad adalah perjuangan ( berusaha sungguh-sungguh ), jihad bukan berarti perang suci ( holly war dalam pengertian non muslim ). Tujuan pengendalian nafsu adalah menuju pada kondisi jiwa/nafsu yang tenang ( nafsul mutmainah ) (QS Al Fajr (89) : 27-30) .
    • Wadah nafsu ( jiwa ) adalah raga manusia yang terdiri dari alat-alat sensor ( indera ) untuk menghubungkan jiwa dengan dunia luar dan tubuh ( tulang & daging ) untuk menggerakan kemauan jiwa. Perjuangan individu manusia adalah membebaskan diri dari setan, sedang peperangan kolektif manusia adalah memisahkan manusia dari cengkeraman setan yang selalu mengarah pada perusakan (kejahatan). Manusia yang sudah terlepas dari cengkeraman setan akan menjadi satu saudara “ dan jika mereka bertobat, melaksanakan sholat dan menunaikan zakat, maka adalah sudaramu seagama ” (QS 9:11) . Untuk itu semestinya tidak ada dendam kepada orang yang sudah bertobat, karena musuh sesungguhnya bukan manusia tetapi setan.
    • Tujuan suci semua perjuangan dan peperangan adalah perbaikan akhlak, seperti tujuan Rasulullah “ Aku tidak diutus oleh Allah SWT kecuali untuk menyempurnakan akhlak yang baik ” (HR Malik) , yaitu akhlak y g ditujukan untuk memelihara dan memakmurkan dunia. Dengan mentargetkan akhlak sebagai tujuan tertinggi, maka ilmu dan harta akan secara otomatis ikut didapatkan , seperti akhlak ulet/gigih dalam mencari ilmu dan harta.
    • Sesungguhnya Al Qur’an itu adalah petunjuk bagi seluruh manusia (bukan hanya untuk umat Islam) (QS 2:185). Rasulullah SAW berwasiat akan pentingnya berpegang pada kebenaran, seperti ajaran Mahatma Gandhi “satyagraha”: “Aku berwasiat kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allah dan mendengar serta taat walaupun yang memimpin kalian adalah seorang hamba sahaya dari negeri Habasyah. Sesungguhnya barangsiapa hidup sesudahku niscaya dia akan melihat banyak perselisihan, maka wajib atas kalian berpegang dengan sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk sesudahku. Berpeganglah kalian dengannya dan gigitlah ia dengan gigi gerahammu serta jauhilah oleh kalian perkara agama yang diada-adakan karena semua yang baru dalam agama adalah bid’ah dan semua bid’ah adalah sesat” (HR Ahmad, Abu Dawud, & Tirmidzi) .
    16 November 2010
  • 35. Pengetahuan Tambahan dan Akhir Kata
    • Ajaran Trisakti Bung Karno ( melepas ketergantungan pada bantuan asing yang mengikat )
      • Berdaulat dalam bidang Politik  kita cinta damai tetapi kita lebih cinta kemerdekaan
      • Berdikari dalam Ekonomi  berdiri diatas kaki sendiri , tidak mau berhutang dan menolak bantuan yang mengikat
      • Berkepribadian dalam Budaya  bukan budaya tiru-tiru, budaya yang ditonjolkan adalah budaya “ gotong royong” juga budaya “kekeluargaan” yang tercermin dalam UUD 1945 pasal 33
    • Ajaran Mahatma Gandhi ( melemahkan perdagangan asing untuk mencapai kemerdekaan )
      • Bramacharya  kesederhanaan (zuhud) , Gandhi mencontohkan berpakaian seperti Brahman
      • Ahimsa  tanpa kekerasan artinya “ ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake ” (menyerbu tanpa pasukan, menang tanpa menistakan), mendahulukan dialog, negosiasi, dan diplomasi. Kekerasan tidak sama dengan peperangan, di dalam peperangan ada etika berperang. Dalam beberapa hadits Rasululah telah menyebutkan beberapa etika perang yang mirip dengan etika perang yang dinyatakan oleh Bisma putra Gangga sebelum dimulainya perang Barata ( Barata Yudha ). Inti etika perang adalah larangan berbuat kerusakan seperti disebut dalam Al Qur’an: “ … janganlah berbuat kerusakan di bumi… ” (QS Al Baqarah (2) : 11)
      • Swadeshi  memakai hasil karya sendiri, swa (sendiri) desh (desa/negara), contohnya: masyarakat menanam kapas sendiri, memintal benang sendiri, menenun sendiri, dan menjahit sendiri. Gerakan swadeshi merupakan gerakan sektor riil yang akan membentuk pasar lokal yang mandiri dan mendidik masyarakat untuk lebih mementingkan barang daripada uang. Dalam gerakan skala negara akan mampu mendukung Ketahanan Nasional d a l a m era Globalisasi
      • Satyagraha  berpegang erat pada kebenaran, satya (kebenaran), agraha (berpegang erat)
    • Ajaran-ajaran di atas hanyalah sebagian dari ajaran Islam. Ajaran Islam telah terbukti dalam sejarah mampu membentangkan kekuasaan dari ujung Barat hingga ujung Timur selama lebih dari seribu tahun, dan mampu meletakkan dasar-dasar ilmu pengetahuan modern
    • Maka dari itu kita harus mengamalkan semua ajaran-ajaran Islam secara keseluruhan/totalitas ( kaffah ) untuk memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akherat
    • Kunci sukses Rencana Strategis ini adalah terkumpulnya orang-orang yang berbakat, yaitu yang berkarakter Rama ( panutan ), orang-orang yang berkarakter Resi ( waspada ), dan orang-orang yang berkarakter Prabu ( pengatur /manajer )  ing ngarsa sung tuladha (Rama), ing madya mangun karsa (Prabu), tut wuri handayani (Resi)
    • Tegaknya dunia karena: ilmu para ulama ( Ilmu ) , keadilan penguasa ( Akhlak ) , harta para dermawan ( Harta ) , dan doa kaum fakir ( Dukungan Rakyat )
    16 November 2010
  • 36. 16 November 2010 AKHIR SESI PERTAMA
  • 37. Fase Pemberdayaan Masyarakat 16 November 2010
    • Perintis ibarat dai’-dai’ yang dikirim oleh Rasulullah ke Yatsrib (Madinah) sebelum hijrah untuk mengkondisikan penerimaan masyarakat setempat.
    • “ dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”
    • Pusat Pemberdayaan Kaum Lemah
    • Masjid Pusat Kegiatan dan Dakwah
    • Rumah Perlindungan Anak
    • Lumbung Masyarakat Mandiri
    • Wisata Kalimatullah
    • Pondok Pesantren
    • Pusat Budidaya Tanaman dan Ternak
    • Pusat Penelitian dan Pengembangan
    • Pusat Pelestarian Budaya Suci
    • Badan Usaha Gotong Royong
  • 38. 16 November 2010 zakat infaq sedekah akhlak ilmu Gotong Royong 3 Lembaga dana tidak ada satu makan an pun yang lebih baik dari pada apa yang dimakan oleh seseorang dari hasil kerjanya sendiri ( HR Muslim ) ( not preferable ) Sinterklas ( preferable ) Usaha Sendiri haywa paala-ala palungguhan, haywa paala-ala pameunang, haywa paala-ala demakan jangan berebut kedudukan, jangan berebut penghasilan, jangan berebut hadiah Nasehat Prabu Siliwangi : masyarakat Baduy “ one for all, all for one” satu a/n semua, semua utk satu umat muslim ibarat satu tubuh, sakit satu sakit seluruh tubuh Kendaraan dan Sinergi antar Lembaga Sovereign grant (hibah luar negeri) membutuhkan dana pendamping dan untuk kegiatan yg ditentukan. Keuntungan pemberi hibah adalah mereka tercatat sebagai negara berbudi dan kelak dapat menuntut balas budi . Masyarakat Donatur Masyarakat Anggota Badan Usaha Badan Usaha Yayasan Pesantren
  • 39. Kerjasama Yayasan dengan Usaha Gotong Royong 16 November 2010 Pembeli Barang Program Konsumtif Usaha Dagang Barang Program Produktif titip jual / konsinyasi jual s antunan Penduduk ( Supplier ) jual beli Pembeli Jasa jual makan rezeki pengurus yayasan berasal dari usaha dagang gotong royong, apabila ada kelebihan rezeki usaha, dapat untuk menyokong yayasan dana outsourcing ditujukan untuk mengurangi biaya tetap ( fixed cost ) penyediaan barang kontrak outsource kontrak outsource jasa Yayasan Donatur penyediaan jasa Usaha Dagang Jasa jual beli
  • 40. Badan Usaha Gotong Royong
    • Koperasi
    • Struktur Organisasi:
      • Rapat Anggota
      • Pengurus
      • Pengawas
    • Hak suara:
      • satu orang satu suara
    • Demokratisasi ekonomi
      • pengaruh diperoleh dari negosiasi dan diplomasi
    • Kontribusi iuran tidak mewakili hak atas kekayaan koperasi
    • Iuran dapat ditarik dengan jumlah sesuai yang disetor
    • Pendirian minimal 20 orang
    • Perseroan Terbatas
    • Struktur Organisasi:
      • Rapat Pemegang Saham
      • Direksi
      • Dewan Komisaris
    • Hak suara:
      • satu saham satu suara
    • Liberalisasi ekonomi
      • pengaruh diperoleh dari kekuatan dan kekayaan saham
    • Kepemilikan saham mewakili hak atas kekayaan perusahaan
    • Saham dapat dijual dengan nilai diatas nominalnya
    • Pendirian minimal 2 orang
    16 November 2010
  • 41. Perbedaan Komponen dalam Pelaporan Keuangan 16 November 2010 Yayasan (PSAK 45) Koperasi (PSAK 27) Perseroan (PSAK 1)
    • Laporan Posisi Keuangan
      • Aktiva Lancar
      • Aktiva Tidak Lancar
      • Kewajiban
      • Aktiva Bersih
        • Tidak Terikat
        • Terikat
    • Laporan Neraca
      • Aktiva Lancar
      • Aktiva Tidak Lancar
      • Kewajiban
      • Ekuitas
        • Simpanan
        • Sisa Hasil Usaha (SHU)
    • Laporan Neraca
      • Aktiva Lancar
      • Aktiva Tidak Lancar
      • Kewajiban
      • Ekuitas
        • Modal Saham
        • Laba Ditahan
    • Laporan Aktivitas
      • Pendapatan (Tidak Terikat & Terikat)
      • Beban Operasi
      • Kerugian
      • Saldo Aktiva Bersih
    • Laporan Perhitungan Hasil Usaha
      • Partisipasi Anggota
      • Pendapatan Non Anggota
      • Beban Operasi
      • Sisa Hasil Usaha (SHU)
    • Laporan Laba Rugi
      • Penjualan
      • Harga Pokok
      • Beban Usaha
      • Laba Bersih
    • Laporan Arus Kas
      • Arus Kas dari Operasi
      • Arus Kas dari Investasi
      • Arus Kas dari Pendanaan
      • Saldo Arus Kas
    • Laporan Promosi Ekonomi Anggota
      • Manfaat dari Pemasaran Produk
      • Manfaat dari Pengadaan Barang
      • Manfaat dari Penyediaan Jasa
      • Promosi Ekonomi pada Akhir Tahun
    • Laporan Arus Kas
      • Arus Kas dari Operasi
      • Arus Kas dari Investasi
      • Arus Kas dari Pendanaan
      • Saldo Arus Kas
  • 42. Program Kegiatan Yayasan 16 November 2010
  • 43. Masjid Pusat Kegiatan dan Dakwah 16 November 2010 QS Asy Syura ( Musyawarah ) (QS 42 : 38) “ dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka , dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka”
    • Tujuan:
      • Tempat Ibadah bersama (berjama’ah)
      • Pusat perumusan kebijakan dan strategi pembangunan kawasan.
      • Tempat pengajaran dan diskusi
      • Kantor administrasi pengelola wilayah
      • Pusat kebudayaan & pengembangan Budaya Positif
  • 44. Rumah Perlindungan Anak ( Incubator )
    • Tujuan:
      • Tempat perlindungan dan tumbuh kembang anak  inkubator
      • Tempat tinggal dan penghidupan bagi anak yatim, anak terlantar, anak jalanan , dll
    • Batasan: sebelum baligh ( ≤ 14 tahun)
    • Kegiatan:
      • Penyantunan anak yatim, anak terlantar, anak jalanan, dll
      • Mengajarkan ketrampilan memanah, berenang, dan berkuda, termasuk bela diri
      • Mendidik kemandirian dan tidak berputus asa atas rahmat Allah
      • Melatih insting kepemimpinan dengan pengembalaan ternak, termasuk tanggung jawab dalam melindungi ternak dari bahaya yang mengancam ( gigitan ular, pencurian, dsb)
    16 November 2010
    • UUD 1945 Amandemen : ( Asli )
    • Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara
    • Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dgn martabat kemanusiaan
    • Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak
    • Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang - undang
  • 45. Pusat Pemberdayaan Kaum Lemah
    • Tujuan:
      • Menyantuni kamu lemah ( dhuafa )
      • Memberikan kegiatan produktif bagi kaum lemah
    • Yang dimaksud kaum lemah adalah janda-janda yang tidak memiliki penghasilan, penyandang cacat yang tidak bekerja, orang-orang tua yang sudah tidak kuat bersaing, dan kaum lemah lain, termasuk pemuda yang belum bekerja.
    • Kegiatan: berkumpul untuk sarapan pagi bersama, berkegiatan bersama, makan siang bersama, belajar dan beribadah bersama, dan kembali ke rumah masing-masing sebelum petang. Biaya makan dan kehidupan disokong oleh yayasan, sebelum ada kemandirian.
    16 November 2010 tidak ada satu makan an pun yang lebih baik dari pada apa yang dimakan oleh seseorang dari hasil kerjanya sendiri ( HR Muslim ) menolong kaum lemah adalah mensubsidi dengan wajar ( fair ) nilai jasa yang dikerjakan kaum lemah adalah mereka yang jasanya dinilai rendah
  • 46. Pusat Pengolahan dan Budidaya Tanaman dan Ternak
    • Tujuan:
      • Meningkatkan cara budidaya yang benar dan efisien
      • Mengembangkan bibit unggul tanaman dan ternak
      • Melestarikan tanaman langka
    • Kegiatan:
      • Penyediaan bibit tanaman, pohon dan anakan ternak yang unggul
      • Pembuatan beberapa jenis pupuk kompos dengan bahan utama didapat dari lingkungan sekitar
      • Pembuatan beberapa jenis pakan ternak dengan bahan utama didapat dari lingkungan sekitar
      • Penanaman tanaman-tanaman obat untuk menjaga kesehatan dan penyembuhan penyakit
      • Peracikan tanaman obat untuk peningkatan kesehatan keluarga
      • Pelestarian tanaman langka, termasuk tanaman hias langka
      • Pengolahan hasil produksi untuk memberikan nilai tambah pada produk-produk tersebut
      • Pengawetan dan pengepakan ( packaging ) hasil produksi
    16 November 2010
  • 47. Lumbung Masyarakat Mandiri ( Baitul Mal )
    • Tujuan:
      • Menjaga ketahanan pangan masyarakat
      • Untuk menstabilkan kebutuhan, tidak untuk menstabilkan harga ( tidak untuk menimbun barang, tetapi untuk mengatur kebutuhan dari hasil kelebihan produksi )  fungsi Baitul Mal (kelebihan harta dari zakat/infaq/sedekah dikumpulkan untuk disalurkan kepada yang membutuhkan), berbeda dengan fungsi Bulog yang lebih ditujukan untuk menstabilkan harga
      • Mendidik masyarakat untuk bergotong royong mengisi lumbung
      • Mendidik masyarakat untuk menjaga keamanan lumbung bersama
      • Mendidik masyarakat akan rasa sosial dan tanggung jawab kepada bangsa  kesetia kawanan ( solidaritas ) bencana
    • Kegiatan:
      • Pendirian berbagai jenis kebutuhan lumbung
      • Membuat tata kelola pengisian lumbung dan penggunaannya ( sistem persediaan )  persediaan yang mendekati kadaluwarsa harus segera diolah atau dikonsumsi sebagai sedekah
      • Menggalakan kegiatan sistem keamanan lingkungan ( siskamling ) untuk menjaga harta lumbung
      • Menjaga kedisiplinan dan kejujuran masyarakat melalui kerjasama dengan aparat penegak hukum dan tokoh masyarakat
      • Mendata tingkat kemakmuran masyarakat
    16 November 2010
    • Berbagai jenis lumbung:
    • Lumbung pangan pokok
    • Lumbung pangan olahan
    • Lumbung pangan awetan
    • Lumbung obat-obatan
    • Lumbung benih, dll
    BULOG LUMBUNG
  • 48. Beda BULOG dengan Lumbung Masyarakat Mandiri 16 November 2010 BULOG LUMBUNG Masyarakat Pemerintah “ Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan melarang perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan” (QS a n Nahl (16) : 90) buffer stock Lembaga Bulog Lumbung Fungsi Utama Kestabilan Harga ( Price Stability ) Keamanan Pangan ( Food Security ) Fungsi Sosial Menjual dengan Harga Terjangkau Memberi bagi yang Membutuhkan Lingkup Tugas Sesuai Politik Dagang (dari 10 jenis, menjadi 1 jenis - beras ) Sesuai Kebutuhan Hidup (dari 1 jenis, menjadi berbagai jenis ) Keberpihakan Produsen Dhuafa  menjaga agar harga jual tidak jatuh Konsumen Dhuafa  menjaga agar harga beli tidak melambung Asal Harta Modal Dagang yang diputar melalui Jual Beli Donasi dari Zakat, Infaq, dan Sedekah
  • 49. Pusat Penelitian dan Pengembangan ( Pusat Inovasi ) 16 November 2010
    • Tujuan:
      • Meneliti dan mencari inovasi dalam budidaya pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan untuk peningkatan kualitas produk
      • Meneliti dan mencari inovasi dalam pengolahan makanan, pengawetan makanan, dan pengepakan
      • Meneliti dan mencari inovasi dalam memanfaatkan tanaman obat untuk kesehatan
    • Kegiatan:
      • Memberikan bantuan peningkatan kualitas produk untuk penetrasi pasar
      • Memberikan pelatihan dalam budidaya tanaman dan ternak
      • Memberikan pelatihan dalam pengolahan dan pengepakan makanan
      • Memberikan pelatihan ketrampilan pembuatan rumah & furnitur bambu, teknik penebangan dan pengawetan
      • Memberikan pelatihan dalam pengobatan tradisional, penggunaan tanaman obat maupun pijat refleksi
      • Memberikan pelatihan mekanisasi, sistem tata lingkungan, dan infrastuktur energi
      • Membuat semacam kurikulum untuk meneruskan ilmu dan ketrampilan ke murid (orang lain), termasuk perlu dirancang cara untuk mengembangkan ilmu, seperti metodologi dalam melakukan penelitian
      • Melakukan kaderisasi pengajar dan membentuk ikatan peneliti
      • Mengembangkan sistem penghargaan untuk memacu masyarakat melakukan tradisi keilmuan (membaca, menulis, dan meneliti) dan berlomba-lomba membuat inovasi atau kreatifitas baik produk maupun jasa
      • Meneliti dan mencari inovasi dalam usaha menghasilkan energi listrik dan energi panas secara mandiri dan efisien
      • Meneliti dan mencari inovasi dalam pendirian bangunan maupunfasilitas dengan memanfaatkan kearifan lokal ( local wisdom ) dengan memadukan ilmu pengetahuan modern
      • Membangkitkan budaya masyarakat untuk membaca, mencatat dan meneliti
  • 50. Inovasi & Manfaat Bambu
    • Manfaat bambu untuk kesehatan, antara lain:
      • Bambu Tali/Apus, rebusan bambu tali untuk pengobatan radang paru-paru
      • Bambu Tamiang, bambu tamiang memiliki kerak putih yang mengandung sulfatilamit untuk pengobatan luka & biasa untuk bahan suling
      • Bambu Ater, bambu ater dapat dipakai untuk kebugaran
      • Bambu Kuning, rebusan bambu kuning untuk penyakit lever
    • Manfaat bambu untuk bangunan, antara lain:
      • Bambu Betung, bambu betung digunakan sebagai tiang rumah karena besar dan kuat
      • Bambu Gombong, bambu gombong biasa digunakan untuk struktur bangunan rumah, pancuran, lantai bambu, dll
      • Bambu Tali/Apus, banyak digunakan untuk bahan pembuat anyaman, bilik, dll
      • Bambu Hitam, bambu hitam banyak dipakai untuk mebel dan bilik
    • Manfaat bambu bagi lingkungan, antara lain:
      • Menyimpan air tanah dan dapat menyediakan air bersih saat kemarau.
      • Menjernihkan air sungai
      • Menahan erosi
    16 November 2010
    • Manfaat bambu bagi keluarga, antara lain:
      • Ketika bayi lelaki disunat, pisau penyunatnya terbuat dari bambu
      • Saat belajar berjalan, dibuatkan tonggak-tonggak bambu yang bisa dikitari oleh anak
      • Saat makin besar, ia dibuatkan enggrang untuk berlatih keseimbangan
      • Untuk dibuat sebagai alat musik, seperti angklung, calung, dan suling
      • Daun bambu untuk membungkus makanan seperti bacang dan wajit
      • Mereka juga memakan rebung atau anak bambu untuk sayur
      • Tinggal di rumah bambu dan membuat mebel dari bambu
      • Perkakas rumah tangga dari tempat sampah (pengki) hingga pengukus (aseupan) terbuat dari anyaman bambu.
      • Ketika sudah tua, membuat tongkat dari bambu
      • Saat meninggal, ditandu dengan keranda bambu dengan penutup jenazah dari anyaman bambu
  • 51. Wisata Alam / ecowisata (Wisata Kalimatullah )
    • Tujuan:
      • Menunjukan tanda-tanda kebesaran Allah dan bersahabat dengan dengan alam
      • Mendidik peserta wisata hidup seperti lebah , memberi manfaat dan tidak merusak tempat yang dihinggapi
      • Penyegaran jiwa dengan berzikir dan bertafakur mendekatkan diri kepada Allah melalui suasana alam yang tenang
      • Memakmuran wilayah, dng banyaknya orang yang datang ( bersilatur a hmi ) maka rezeki akan mengalir ke wilayah tersebut
    16 November 2010
      • Diskusi agama atau masalah bangsa di tengah hutan dengan suasana keteduhan pepohonan
      • Pengajaran agama dengan jalan-jalan di dalam hutan untuk memperhatikan ayat-ayat kauniyah seperti pengenalan tanaman, manfaat dan pengolahannya
      • Kegiatan olah raga ( outbound ) di wilayah hutan
      • Kunjungan ke sentra penerapan kearifan lokal, seperti penumbukan padi yang berirama, pemanfaatan lumbung padi, permainan-permainan traditional, dll
      • Belajar mengembalakan binatang ternak, sbg sarana latihan kepemimpinan yang juga dilakukan oleh para nabi
      • Bakti sosial di desa sekitar wilayah, spt: santunan sosial, pengobatan gratis, pelatihan ilmu-ilmu ketrampilan, dsb
    • Kegiatan:
      • Jalan-jalan di dalam hutan sambil memperhatikan ayat-ayat kauniyah disepanjang jalan yang dilewati  manfaat, bahaya, dan pelajaran dari perumpamaan
      • Qira’ah Al Qur’an di tengah hutan , kebun, atau sawah yang insya Allah mampu untuk menyuburkan dan meningkatkan kualitas tanaman di sekitar tempat qira’ah
      • Shalat di tengah hutan , kebun, atau sawah sebagai usaha untuk menghadirkan kekhusukan
  • 52. Pelestarian Tradisi dan Budaya Suci
    • Tujuan untuk melestarikan kearifan budaya lokal, baik berupa:
      • Kebajikan berupa nasehat, kesopanan, tata krama, arsitektur bangunan, konsep ekonomi, konsep politik, konsep sosial, ketata negaraan, dll
      • Kesenian seperti kesenian musik dengan alat-alat musik dari bambu dan kulit kerbau, dll, dengan tidak menyimpang dari batasan-batasan syariat
      • Kesusasteraan hasil karya pendahulu kita yang perlu dikaji untuk mempelajari sejarah masa lalu guna menghadapi pengulangan sejarah dimasa yang akan datang
      • Seni Beladiri seperti pencak silat yang tumbuh dari hasil budidaya nenek moyang kita
    • Kegiatan:
      • Mengingatkan akan sejarah masa lalu dari bangsa sendiri maupun bangsa lain untuk diambil pelajaran ( ibrah ) agar terhindar dari murka Allah, termasuk sebab-sebab kemunduran.
      • Mendidik untuk selalu melestarikan alam dan mengingatkan akan tugas manusia sebagai khalifah (pengganti) Allah di muka bumi.
      • Membuat berbagai jenis mainan anak-anak dari bambu dan sumber lain yang tersedia di lingkungan setempat.
      • Membuat alat-alat kesenian dari bambu, seperti: gamelan, angklung, seruling, dll.
      • Membentuk group-group kesenian traditional untuk pelestarian budaya, termasuk alunan irama penumbuk padi.
      • Mengajarkan dan mengingatkan warisan kebudayaan lokal yang merupakan bentuk kearifan lokal ( local wisdom ) dan yang menjadi budaya suci baik dibidang ekonomi, politik, maupun sosial.
      • Meningkatkan ketrampilan bela diri maupun bela negeri. Ilmu ini diperlukan karena mendekati akhir zaman, dunia akan dipenuhi dengan banyak kekacauan. Ketrampilan bela negeri termasuk ketrampilan untuk mengawasi usaha-usaha mengacaukan negeri dan ketrampilan diplomasi (berkawan & bernegosiasi secara santun)
    16 November 2010
  • 53. Visi Misi dan Target Pondok Pesantren 16 November 2010 Misi Misi Visi Jalur SD SMP SMA Keluarga Wanita Pemuda Misi
      • Permasalahan Keluarga :
      • Keluarga yang menginginkan ketenangan ( sakinah )
      • Orang Tua yang menghadapi permasalahan anak
      • Suami / Istri yang dalam ambang perceraian
      • Anak yang ingin berbakti kpd orang tua
      • Suami / Istri yg ingin rujuk kembali
      • dll tidak terbatas hal-hal diatas
      • : Akhlak Wanita
      • Wanita yg menginginkan ketenangan ( mutmainah ) 
      • dan lain-lain tidak terbatas hal-hal diatas 
      • : Ketrampilan Berdikari
      • Pemuda atau Pemudi yang 
      • blm memiliki pekerjaan
      • dll tidak terbatas 
      • hal-hal di atas
    sekolah umum Pendidikan Non Formal Pendidikan Formal
  • 54. Fase Pembentukan Kegiatan 16 November 2010 Fase 1 Fase 2 Fase 3 Fase 4 WHERE HOW WHAT NEXT RESULT
  • 55. Target ( Indikator ) Keberhasilan Pemberdayaan 16 November 2010
  • 56. 16 November 2010 AKHIR SESI KEDUA
  • 57. Uang vs Barang 16 November 2010 Rp 600.000,- O rang G ajian/PNS Uang bulanan tidak bertambah , karena tidak ada yang menambah uang bulanan selain diri sendiri Uang bulanan bertambah , karena ditambah oleh perusahaan/pemerintah Kekayaan bertambah karena meningkatnya nilai barang KAYA  karena tidak bergantung pada uang, shg tidak terpengaruh oleh inflasi 1900 2000 2010 Rp 1.200.000,- Rp 2.200.000,- Wiraswasta/Pedagang Bagi pemilik uang, ketika nilai uang turun, mereka akan jatuh MISKIN MISKIN  karena uang akan turun nilainya ( terdepresiasi oleh inflasi ) inflasi adalah pencurian daya beli masyarakat
  • 58. Memperkecil Jurang Perbedaan dengan Menekan Inflasi 16 November 2010 y g bergaji 10 Jt naik sebesar 5,18 Jt dari th 2000 hingga th 2015 y g bergaji 1 Jt naik sebesar 518 ribu dari th 2000 hingga th 2015 b eda yg bergaji 1 J t dgn 10 Jt sebesar 13,66 Jt b eda yg bergaji 1 J t d g n 10 Jt sebesar 9 Jt inflasi adalah pencurian daya beli masyarakat jurang semakin lebar kedengkian simiskin kecurigaan sikaya
  • 59. Perlindungan Ekonomi Masyarakat 16 November 2010 kartu keanggotaan produk harus dibeli agar tercapai skala ekonomi & peningkatan kualitas Demi keadilan, Negara harus mencegah inflasi
    • Empat Organisasi Fair Trade dunia:
    • Fairtrade Labeling Organizations International
    • World Fair Trade Organization
    • Network of European Workshop
    • European Fair Trade Association
    Fair Trade adalah kondisi perdagangan yang menjamin keuntungan yang adil bagi produser atau pekerja  margin yang fair untuk setiap rantai industri Dengan label Fair Trade , produk dapat masuk dalam jaringan organisasi Fair Trade dunia “… Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…” (QS Al Baqarah : 275) Pasar Nasional 237 juta jiwa Pasar Lokal ( murah ) Koperasi ( Gerbang Lokal ) Pasar Dunia 6,8 milyar jiwa ( bebas & terproteksi ) Fair Trade vs Free Trade Menteri Perdagangan ( Gerbang Negara ) kemampuan bertukar barang / jasa, bukan kepemilikan uang
  • 60. Kebutuhan Manusia ( Human Needs ) 16 November 2010 “ Diantara kebahagiaan seorang muslim ialah: mempunyai tetangga yang sholeh, rumah yang lapang, dan kendaraan yang menyenangkan ” (HR Ahmad & Al Hakim) Primer Sekunder Mewah Self-Actualization (Perwujudan Diri) terdiri dari Kebutuhan Dasar & Mewah Pangan  Infrastruktur Energi Kendaraan  Infrastruktur Transportasi Hiburan  Infrastruktur Komunikasi
  • 61. Rancang Bangun Industri & Infrastruktur Nasional 16 November 2010 Transportation and Distribution Infrastructures ( Train, Sea Port, Air Port, Toll, Signaling, Radar, etc ) Information and Communication Infrastructures ( Cable, Satellite, Radio, Internet, etc ) Research & Development Infrastructures Trading & Finance Infrastructures Security Infrastructures (include Insurance)  to secure Law & Legal Infrastructures  to defense By Regulation Preservation Protection By Law Land, Water, Air, & Sun (Fire) are Living Facilities Food, Clothing, Health, Shelter, etc. ( Human Needs ) Energy Infrastructures ( Electricity, Oil, Gas, Geothermal, etc ) Education and Training Infrastructure ( School, Course, Library, etc ) Physical Resources Knowledge Resources Capital Resources Human Resources manusia alam & buatan ilmu harta
  • 62. Balance of Influence (Keseimbangan Pengaruh) 16 November 2010 VC Tbk & Ttp Bank Tbk Multi Finance Yayasan Expat Lokal Expat Asing Infrastructure Conglomerate Ready for Open Market AFTA, WTO, etc out Orang Lokal 5-10 tahun 5-10 tahun Pull Strategy (Up Down Politic) Push Strategy (Bottom Up Politic) Aset BUMN Rp 1.841 triliun overseas support luar negri dalam negri Direct Funds Indirect invest & influence invest & influence invest funding invest funds funds channeling funding HR return HR return HR sent HR sent Research SME Masyarakat (sosial) PT Lokal FDI/PMA funding funding invest indirect direct influence influence influence influence person influence influence person influence placing recruited influence Super Holding Pemerintahan Negara: China, India, Russia, dll Lembaga Keuangan Dunia: IDB, ADB, WB, dll Lembaga Investasi & Yayasan: Merylinch, Meihwa Foundation, dll Conglomerate (MNC): Samsung, Kyocera, dll Dana Luar Negri Perusahaan/ Institusi Overseas SPV Pemerintah Indonesia
  • 63. Super Holding Funds Allocation 16 November 2010 Jangka Menengah Jangka Pendek Jangka Panjang Investasi Usaha Investasi Infrast r uktur Riset & Pengembangan Bea Siswa Pendidikan Bantuan Sosial & CSR Zakat & Infaq Major Sufficient Fair Alokasi Dana Super Holding Profit Efisiensi Pencerdasan Bangsa & Pemerataan Kemakmuran  Peningkatan Daya Beli  Penguatan Pasar Nasional (skala ekonomi yang besar) Dana Super Holding
  • 64. Tim Nasional – Pintu Gerbang Ekonomi Negara 16 November 2010 Tarif & Kuota Hutang/Piutang IMF & WTO (GATT) General Agreement on Tarif & Trade Foreign Country Economy “ setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya ” (Muttafaq ‘alaih) kesehatan alam skala ekonomi preservasi Kementrian Perindustrian Kementrian Kehutanan Kementrian ESDM Kementrian Pertanian Kementrian Kelautan Kementrian Perdagangan Kementrian Keuangan Bank Sentral Ministry of Trade Central Bank Ministry of Finance Ministry of Industry Ministry of Forestry Ministry of Mining Ministry of Agriculture Ministry of Fishery
  • 65. Tim Nasional – Pintu Gerbang Politik Negara 16 November 2010 Peperangan Diplomasi UN (PBB)  Security Council ( Dewan Keamanan ) Foreign Country Stability “ setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya ” (Muttafaq ‘alaih) kepastian keamanan kelancaran UUD 45 Kepolisian Kementrian Hukum & HAM Ministry of Defense Ministry of Foreign Affair Ministry of Home Affair Ministry of Public Security Ministry of Law Kementrian Luar Negeri Kementrian Pertahanan Kementrian Dalam Negeri
  • 66. Forum Musyawarah & Tanggap Darurat 16 November 2010 kontribusi harta bantuan bantuan lumbung terdekat united we stand bersatu kita teguh “ dan janganlah kamu berselisih yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu, dan bersabarlah, sungguh Allah beserta orang-orang yang sabar ” (QS 8:46) (Berbeda tapi Satu) Bhineka Tunggal Ika Unity in Diversity (Kesatuan dlm Keragaman) “ dan berpegang teguhlah kamu pada tali Allah, & janganlah kamu bercerai - berai” (QS 3:103) Bencana/Darurat Pool of Wealth ( Baitul Mal Besar )
  • 67. Pusat Perumusan Strategi 16 November 2010 Strategic War Room Strategic Intelligence PUSAT PERUMUSAN STRATEGI
    • Mengumpulkan data dan informasi sektoral lingkungan strategis
    • Memetakan dan membuat profil potensi sektoral
    • Menganalisis strategi & tindakan lembaga lain baik nasional maupun internasional
    • Membuat arahan strategis kepada yayasan, pesantren, dan badan usaha sebagai agen pembangunan
    • Membuat arahan prioritas pembangunan Infrastruktur
    • Mengalokasikan dana riset terarah melalui yayasan
    • Memberikan laporan indikator stategis baik secara sektoral maupun Nasional
    • Memonitor indikator yang dihasilkan lembaga-lembaga lain baik nasional maupun internasional
    Masyarakat Strategic Analysis arahan strategis dikumpulkan dianalisis dirumuskan Yayasan , Pesantren, Badan Usaha Strategic Direction Takdir ALLAH ( chances ) Pemangku Kepentingan Lainnya Kondisi Permintaan Kondisi SumberDaya Infrastruktur & Pendukung Strategi & Persaingan Kebijakan Pemerintah Rama Prabu Resi Forum Musyawarah Strategic Score Card
  • 68. Index Daya Saing Indonesia ( Strategic Score Card ) 16 November 2010 Sumber: World Economic Forum 20 10 /201 1
  • 69. Pengetahuan Tambahan dan Akhir Kata
    • Ajaran Trisakti Bung Karno ( melepas ketergantungan pada bantuan asing yang mengikat )
      • Berdaulat dalam bidang Politik  kita cinta damai tetapi kita lebih cinta kemerdekaan
      • Berdikari dalam Ekonomi  berdiri diatas kaki sendiri , tidak mau berhutang dan menolak bantuan yang mengikat
      • Berkepribadian dalam Budaya  bukan budaya tiru-tiru, budaya yang ditonjolkan adalah budaya “ gotong royong” juga budaya “kekeluargaan” yang tercermin dalam UUD 1945 pasal 33
    • Ajaran Mahatma Gandhi ( melemahkan perdagangan asing untuk mencapai kemerdekaan )
      • Bramacharya  kesederhanaan (zuhud) , Gandhi mencontohkan berpakaian seperti Brahman
      • Ahimsa  tanpa kekerasan artinya “ ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake ” (menyerbu tanpa pasukan, menang tanpa menistakan), mendahulukan dialog, negosiasi, dan diplomasi. Kekerasan tidak sama dengan peperangan, di dalam peperangan ada etika berperang. Dalam beberapa hadits Rasululah telah menyebutkan beberapa etika perang yang mirip dengan etika perang yang dinyatakan oleh Bisma putra Gangga sebelum dimulainya perang Barata ( Barata Yudha ). Inti etika perang adalah larangan berbuat kerusakan seperti disebut dalam Al Qur’an: “ … janganlah berbuat kerusakan di bumi… ” (QS Al Baqarah (2) : 11)
      • Swadeshi  memakai hasil karya sendiri, swa (sendiri) desh (desa/negara), contohnya: masyarakat menanam kapas sendiri, memintal benang sendiri, menenun sendiri, dan menjahit sendiri. Gerakan swadeshi merupakan gerakan sektor riil yang akan membentuk pasar lokal yang mandiri dan mendidik masyarakat untuk lebih mementingkan barang daripada uang. Dalam gerakan skala negara akan mampu mendukung Ketahanan Nasional d a l a m era Globalisasi
      • Satyagraha  berpegang erat pada kebenaran, satya (kebenaran), agraha (berpegang erat)
    • Ajaran-ajaran di atas hanyalah sebagian dari ajaran Islam. Ajaran Islam telah terbukti dalam sejarah mampu membentangkan kekuasaan dari ujung Barat hingga ujung Timur selama lebih dari seribu tahun, dan mampu meletakkan dasar-dasar ilmu pengetahuan modern
    • Maka dari itu kita harus mengamalkan semua ajaran-ajaran Islam secara keseluruhan/totalitas ( kaffah ) untuk memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akherat
    • Kunci sukses Rencana Strategis ini adalah terkumpulnya orang-orang yang berbakat, yaitu yang berkarakter Rama ( panutan ), orang-orang yang berkarakter Resi ( waspada ), dan orang-orang yang berkarakter Prabu ( pengatur /manajer )  ing ngarsa sung tuladha (Rama), ing madya mangun karsa (Prabu), tut wuri handayani (Resi)
    • Tegaknya dunia karena: ilmu para ulama ( Ilmu ) , keadilan penguasa ( Akhlak ) , harta para dermawan ( Harta ) , dan doa kaum fakir ( Dukungan Rakyat )
    16 November 2010
  • 70. Set The Target !! 16 November 2010 75 350 Jepang butuh waktu 25 tahun untuk tinggal landas Korea butuh waktu 50 tahun untuk tinggal landas ∞ MERDEKA! BISA! MAJU! Pintu Gerbang Kemerdekaan Pintu Gerbang Tinggal Landas 1945 2020 bersama kita bisa
  • 71. 16 November 2010 Bangun pemudi pemuda Indonesia Lengan bajumu singsingkan untuk negara Masa yang akan datang kewajibanmulah Menjadi tanggunganmu terhadap nusa Menjadi tanggunganmu terhadap nusa Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas Tak usah banyak bicara trus kerja keras Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih Bertingkah laku halus hai putra negri Bertingkah laku halus hai putra negri