Tugas sap perilaku konsumen softskill dedy

1,706 views
1,607 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,706
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
27
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas sap perilaku konsumen softskill dedy

  1. 1. Nama : Dedy Setiady SyaifulKelas : 3EA21NPM : 1121056 RANGKUMAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : PERILAKU KONSUMENBAB I 1.1 PENGERTIAN PERILAKU KONSUMEN Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan denganpencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demimemenuhi kebutuhan dan keinginan.[1] Perilaku konsumen merupakan hal-hal yangmendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.[2] Untuk barang berharga jualrendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah,sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilankeputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang. [1] Pemahaman akan perilaku konsumen dapat diaplikasikan dalam beberapa hal, yangpertama adalah untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukankapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli.[3] Ke dua,perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik.[3]Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan transportasi saatlebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket transportasi di hari raya tersebut.Aplikasi ke tiga adalah dalam hal pemasaran sosial (social marketing), yaitu penyebaran idedi antara konsumen.[3] Dengan memahami sikap konsumen dalam menghadapi sesuatu,seseorang dapat menyebarkan ide dengan lebih cepat dan efektif.
  2. 2. 1.2 PIKIRAN YANG BENAR MENGENAI KONSUMEN1. Konsumen adalah RAJA2. Motivasi dan perilaku konsumen dapat dimengerti melalui penelitian.3. Perilaku konsumen dapat dipengaruhi melalui kegiatan persuasif yang menghadapikonsumen secara serius sebagai pihak yang berkuasa dan dengan maksud tertentu.4. Bujukkan dan pengaruh konsumen memiliki hasil yang menguntungkan secara sosialasalkan pengamanan hukum, etika, dan moral berada pada tempatnya untuk mengekangupaya manipulasi. Bila ke empat premis ini diabaikan, konsekuensinya hampir selalu negatif. Kamimemberikan contoh dari hasil pemikiran yang benar maupun yang salah mengenai konsumen.Kami lebih jauh mendemonstrasikan bahwa penelitian konsumen, bila ditanggapi danditafsirkan dengan benar, memberikan masukan yang esensial untuk strategi pemasaran yangbaik dalam organisasi yang mencari laba maupun yang tidak mencari laba. Akhirnya,penelitian juga berfungsi sebagai basis untuk pendidikan dan perlindungan konsumen, danmelengkapi informasi yang penting untuk keputusan kebijakkan umum. 1.3 PENELITIAN KONSUMEN SEBAGAI BIDANG DINAMIS Konsumen sebagai ilmu yang dinamis dikarenakan proses berpikir, merasakan, danaksi dari setiap individu konsumen, kelompok konsumen, dan perhimpunan besar konsumenselalu berubah secara konstan. Sifat yang dinamis demikian menyebabkan pengembanganstrategi pemasaran menjadi sangat menantang sekaligus sulit. Suatu strategi dapat berhasilpada suatu saat dan tempat tertentu tapi gagal pada saat dan tempat lain. Karena itu suatuperusahaan harus senantiasa melakukan inovasi-inovasi secara berkala untuk meraihkonsumennya.
  3. 3. BAB II2.1 PENGERTIAN SEGMENTASI PASAR Segmentasi pasar adalah pembagian suatu pasar yang heterogen kedalam satuan-satuan pembeli yang homogen, dimana kepada setiap satuan pembeli yang homogen tersebut dijadikan sasaran pasar yang dicapai dengan marketing mix tersendiri. Dengan demikian yang semula pasarnya satu dan luas,kemudian dibagi- bagi atau disegmentasi oleh pemasar menjadi beberapa bagian pasar yang sifatnya homogen. Homogenitas pasar tersebut dicari dan ditentukan sendiri oleh pihak pemasar. Mengingat luasnya pasar, maka kegiatan segmentasi pasar harus dilakukan dengan maksud dan tujuan sebagai berikut: - Pasar lebih mudah dibedakan Setiap produk yang dihasilkan adalah untuk memenuhi kebutuhan dankeinginan konsumen. Agar produk tersebut dapat diterima tentunya haruslah sesuaidengan selera konsumen. Sedangkan dilain pihak dengan keadaan pasar yangheterogen dan selera konsumen yang selalu berkembang tentunya sulit untuk dapatdiikuti oleh perusahaan secara terus menerus. Dalam hal ini perusahaan akancenderung mencari sekelompok konsumen yang sifatnya homogen sehingga lebihmudah untuk memahami selera konsumen. Dengan demikian pasar lebih mudahdibedakan dengan kelompok pasar yang lain.- Pelayanan kepada pembeli menjadi lebih baik Dalam memenuhi kebutuhannya konsumen selalu menginginkan empat halpenting yaitu kualitas barang yang bagus, harga yang terjangkau serta pelayanan yangbaik dan memuaskan serta ketepatan waktu. Dari keempat hal tersebut yang sangatdominan adalah perihal pelayanan. Banyak konsumen lari ketempat lain karenamasalah pelayanan. Harga dan kualitas kadang menjadi nomor dua dibandingpelayanan. Menyadari hal tersebut maka segmentaasi pasar harus dilakukan agardapat memberikan pelayanan yang mengarah kepada pasarnya. Bentuk pelayanan yngdiberikan oleh perusahaan adalah menyediakan tempat parkir yang luas dan gratis.Pelayanan ini juga dimaksudkan untuk menarik perhatian konsumen
  4. 4. - Strategi pemasaran menjadi lebih mengarah Mengingat luas dan beragamnya pasar konsumen, maka akan sulit untukmelayani semua konsumen yang sangat heterogen tersebut. Maka dengan melayanikonsumen yang sifatnya homogen maka strategi pemasaran yang direncanakan dapatlebih mengarah dalam menyusun marketing mix yang meliputi perencanaan produk,harga, distribusi dan promosinya sehingga menjadi lebih tajam- Mendesain Produk Mendisain produk-produk yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasarkarena hanya dengan memahami segmen-segmen yang responsif terhadap suatustimuli maka pemasar dapat mendisain produk yang sesuai dengan kebutuhan segmenini. Teknik-teknik riset yang dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir ini sepertiAnalisis Faktor, Analisis Klaster, Conjoint, dan Discriminant.- Menganalisis Pasar Segmentasi pasar membantu pihak manajemen mendeteksi siapa saja yangakan menggerogoti pasar produknya. Para pesaing itu memiliki kemampuan untukmemberikan alternatif pilihan produk bagi konsumen dan tidak sekedar menghasilkanproduk yang sama.- Menemukan Ceruk Peluang (nieche) Setelah menganalisis pasar, perusahaan yang menguasai segmen pasar denganbaik akan sampai pada ide untuk menenmukan peluang. Peluang ini tidak selalusesuatu yang besar.- Menguasai posisi yang superior dan kompetitif Perusahaan yang menguasai segmen dengan baik umumnya adalah merekayang paham betul konsumennya. Mereka mempelajari pergeseran-pergeseran yangterjadi di dalam segmennya.- Menentukan Strategi komunikasi yang efektif dan efisien Komunikasi dengan konsumen akan lebih efektif jika perusahaan tahu persissiapa segmennya termasuk warna favoritnya, jenis musik kesukaan, kegiatan sehari-hari dan pendapatnya pribadi tentang lingkungan sekitarnya. Aplikasi media iklan punakan berbeda-beda menurut segmennya seperti media cetak ekslusif tentu cocokdengan segmen premium.
  5. 5. 2.2 DASAR – DASAR SEGMENTASI Variabel-variabel yang berbeda dipergunakan untuk membentuk segmen pasarkonumen. Variabel-variabel tersebut dikelompokkan menjadi dua kelompok besar.Beberapa peneliti mencoba membentuk segmen dengan melihat pada karakteistik/sifatkonsumen. Pada umumnya mereka menggunakan segmen demografis, geografis danpsikografis. Kemudian mereka menguji apakah konsumen ini menunjukkan responproduk atau kebutuhan yang berbeda? Sebagai contoh mereka mungkin mengujiperbedaan sikap dari para professional kerah baju (blue collars), dan kelompok laindengan mengatakan : keselamatan (safety) sebagai manfaat mobil. Begitu segmen dibentuk peneliti melihat apakah perbedaan karakteristikkonsumen terkait dengan respon konsumen pada setiap segmen. Untuk mengadakan segmentasi pasar dapat ditempuh dengan beberapa carayang berbeda. Metode tersebut juga dapat berbeda antara suatu produk ke produklainnya. Salah satu cara dalam mengadakan segmentasi pasar adalah dengan membagisegmen pasar berdasarkan sembilan kategori berikut :1. GeografiSegmentasi geografi akan membagi pasar ke dalam beberapa bagian geografi yangberbeda-beda seperti negara, negara bagian, wilayah, kota, dan desa. Perusahaan akanberoperasi pada satu atau beberapa area geografi yang dipandang potensial danmenguntungkan.2. DemografiDalam segmentasi demografi, pasar dibagi menjadi grup-grup dengan dasarpembagian seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendekatan, tingkat pendidikan, danagama. Setidaknya ada lima alasan mengapa pendekatan demografi ini hampir selaludisertakan, antara lain adalah informasi demografi adalah informasi yang mudahdijangkau dan relatif lebih murah untuk mengidentifikasikan target market, informasidemografi memberikan insight tentang trend yang sedang terjadi, meski tidak dapatuntuk meramalkan perilaku konsumen, demografi dapat dilihat untuk melihatperubahan permintaan aneka produk dan yang terakhir demografi dapat digunakanuntuk mengevaluasi kampanye-kampanye pemasaran.3. PsikografiCiri-ciri psikologis berkenaan dengan inner atau kualitas intrinsic dari consumerindividual. Strategi segmentasi konsumen kadang-kadang didasarkan pada variabelpsikologis yang spesifik.
  6. 6. Konsumen dapat dibagi menurut demografi tetapi seringkali ini tidaklahcukup. Perusahaan ingin tahu lebih jauh apa sebenarnya yang membuat orang-orangyang memiliki usia, penghasilan, pendapatan dan pendidikan yang sama berbedadalam merespon suatu stimuli pemasaran. Dalam segmentasi psikografis, perilakukonsumen diobservasi melalui kelas sosial (social class), gaya hidup (lifestyle), nilai-nilai kehidupan yang dianut (value) dan kepribadian (personality).4. SosioculturalVariabel sosiologis (kelompok) dan antropologis (budaya) merupakan variabelsosiokultural, meyediakan dasar lebih lanjut untuk segmentasi pasar. Untuk segmenpasar yang sukses dibagi lagi dalam segmen sesuai dengan tahap pada :a. Daur hidup keluargab. Kelas sosialc. Budaya dan sub budaya dand. Lintas budaya atau segmentasi pemasaran global5. Segmen hubungan menggunakan cara ekstrim Sebuah cara ekstrim yang popular dan bentuk efektif segmentasi untukkategori penggunaan merek, seperti :a. Tingkat penggunaan : perbedaan segmentasi antara pengguna berat, pengguna sedang, pengguna ringan dan bukan pengguna untuk sebuah produk, jasa atau merek khususb. Tingkat kesadaran : kesadaran konsumen pada produk, tingkat ketertarikan pada produk, kesiapan membeli produk atau apakah konsumen butuh informasi tentang produk menyangkut semua aspek kesadaranc. Loyalitas merek : kadang-kadang digunakan sebagai dasar untuk segmentasi. Pemasar kadang mencoba untuk mengidentifikasikan karakteristik konsumen yang loyal merek tentu mereka bisa langsung menjadi pendukung promosi mereka ke orang dengan karakteristik yang sama dalam populasi yang lebih besar.6. Segmen situasi penggunaan Pemasar mengenal bahwa kesempatan atau situasi kadang-kadang menentukanapakah konsumen akan membeli atau mengkonsumsi. Untuk alasan ini merekakadang-kadang focus pada situasi penggunaan sebagai sebuah variabel segmentasi.Segmentasi berdasarkan kesempatan dapat membantu perusahaan memperluaspenggunaan produk.
  7. 7. 7. Segmen benefit Bentuk segmentasi yang kuat adalah dengan mengklasifikasikan pembelisesuai dengan manfaat berbeda yang mereka cari dari produk. Eksekutif pemasarandan periklanan secara konstan mencoba mengidentifikasikan sebuah keuntunganpaling penting dari produk atau jasa yang akan menjadi sangat berarti bagi consumer.Sebuah studi yang meguji apakah yang mengendalikan preferensi konsumen terhadapmicro atau craftbeer, terindenfikasi lima kenutungan strategic brand yaitu :a. Fungsional (contoh kualitas)b. Nilai uangc. Manfaat sosiald. Manfaat emosi positife. Manfaat emosi negative Segmentasi benefit bisa juga digunakan untuk bermacam-macam posisi merekdalam kategori produk yang sama.8. Segmen hybrid Pemasar secara umum membentuk segmen pasar dengan kombinasi beberapavariabel segmen berdasarkan sebuah segmen tunggal. Segmen geodemografis, adalahsangat berguna bagi ketika sesesorang pengiklan atau pemasar menemukan prospekterbaik (kepribadian, tujuan dan ketertarikan) bisa diisolasi di mana mereka hidup.Segmen lintasbudaya & global marketing merupakan segmen geodemografis.9. Segmentasi Tingkah Laku Segmentasi tingkah laku mengelompokkan pembeli berdasarkan padapengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi mereka terhadap suatu produk. Banyakpemasar yakin bahwa variabel tingkah laku merupakan awal paling baik untukmembentuk segmen pasar.1. Segmentasi dan kepuasanMenurut Philip Kotler (1997:36) Kepuasan konsumen adalah perasaan senang ataukecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja (hasil) suatu produk dengan harapannya.Macam-macam atau Jenis kepuasan konsumenKepuasan konsumen terbagi menjadi 2 :a. Kepuasan Fungsional, merupakan kepuasan yang diperoleh dari fungsi ataupemakaian suatu produk. Misal : karena makan membuat perut kita menjadi kenyang.
  8. 8. b. Kepuasan Psikologikal, merupakan kepuasan yang diperoleh dari atribut yangbersifat tidak berwujud. Misal : Perasaan bangga karena mendapat pelayananyang sangat istimewa dari sebuah rumah makan yang mewah .Pengelompokan inilah yang sering kita dengar sebagai segmentasi pelanggan.Segmentasi ini mutlak dilakukan secara bervariasi. Dapat di bagi beberapa segmenberdasarkan :- letak geografis- volume pembelian demografis- produk yang dibeli- sesuai kebutuhan AndaUmumnya, tiap segmen adalah unik dan juga memberi kontribusi yang berbedaterhadap organisasi.2. Segmentasi dan profitabilitasProfitabilitas adalah kemampuan perseroan untuk menghasilkan suatu keuntungan danmenyokong pertumbuhan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.Profitabilitas perseroan biasanya dilihat dari laporan laba rugi perseroan (incomestatement) yang menunjukkan laporan hasil kinerja perseroan.a. Tingkatkan Efisiensi Proses ProduksiProses produksi yang efisien akan menghasilkan penghematan. Semakin berhemat,semakin rendah pula biaya produksi. Dengan semakin rendahnya biaya produksi,maka margin keuntungan juga samakin tinggi. Terapkan prinsip-prinsip “TotalQuality Management” sistem produksi Anda untuk memangkas biaya-biaya yangtidak perlu.b. Fokus Pada “Core Business” Terpenting AndaApakah Anda sudah mengetahui apa sebenarnya Core Business di mana Anda harusmenfokuskan waktu, energi dan pikiran? Jika Anda melenceng pada hal-hal yangtidak penting, maka yang sedah Anda lakukan adalah pemborosan sumberdaya yangsangat berharga, yaitu waktu Anda.c. Berdayakan Orang-orang Yang Berdedikasi Melalui KepemimpinanManusia adalah sumberdaya terpenting dalam organisasi Anda. Semakin tinggitingkat penghargaan Anda pada aspek manusia, semaking tinggi pula tingkatkemampuan untuk menciptakan keberhasilan organisasi. Dengan menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan organisasi yang efektif, Anda akan mampu membawaorganisasi Anda ke level yang lebih tinggi dan dengan tingkat profitabilitas yangtinggi pula.
  9. 9. d. Pertajam Kecerdasan OrganisasiApakah organisasi Anda merupakan organisasi yang cerdas? Semakin cerdasorganisasi, semakin tinggi pula kemampuan organisasi Anda dalam menavigasikandiri ke arah masa depan yang lebih baik. Seberapa sering Anda memberikanpelatihan-pelatihan berkualitas bagi para karyawan untuk mempertajam kemampuanmereka dalam mengelola organisasi secara lebih profesional. Semakin cerdasorganisasi, semakin tinggi tingkat profitabilitas perusahaan Anda.e. Kompensasi Yang SesuaiManusia ingin dihargai. Jika Anda membayar lebih rendah dibandingkan kemampuandan usaha yang sudah mereka berikan bagi organisasi Anda, mereka akan merasadirugikan. Jika mereka merasa dirugikan, maka sebaiknya Anda jangan berharapmereka akan memberikan yang terbaik bagi organisasi Anda. Jika kita melihat negara-negara yang sistem ekonominya telah maju, kita melihat bahwa sistem kompensasiyang diterapkan merefleksikan kinerja.3. Penggunaan segmentasi dalam strategi pemasaranAgar segmen pasar dapat bermanfaat maka harus memenuhi beberapa karakteristik:• Measurable : Ukuran, daya beli, dan profil segmen harus dapat diukur meskipun adabeberapa variabel yang sulit diukur.• Accessible : Segmen pasar harus dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.• Substantial : Segmen pasar harus cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani• Differentiable : Segmen-segmen dapat dipisahkan secara konseptual danmemberikan tanggapan yang berbeda terhadap elemen-elemen dan bauran pemasaranyang berbeda.• Actionable : Program yang efektif dapat dibuat untuk menarik dan melayanisegmen-segmen yang bersangkutan.Langkah dalam mengembangkan segmentasi yaitu:1. Mensegmen pasar menggunakan variabel-variabel permintaan, seperti kebutuhankonsumen, manfaat yang dicari, dan situasi pemakaian.2. Mendeskripsikan segmen pasar yang diidentifikasikan dengan menggunakanvariabel-variabel yang dapat membantu perusahaan memahami cara melayanikebutuhan konsumen tersebut dan cara berkomunikasi dengan konsumen.
  10. 10. 2.3` RENCANA PERUBAHAAN1. Analisis konsumen dan kebijakan sosialAnalisis konsumen berguna untuk melihat bagaimana konsumen mengambilkeputusan dan peran pemasaran di dalamnya.Pengambilan Keputusan KonsumenProses pengambilan keputusan yang dilakukan seseorang mengalami berbagaipentahapan sebagai berikut:1. Analisis Kebutuhan. Konsumen merasa bahwa dia membutuhkan sesuatu untukmemenuhi keinginannya. Kebutuhan itu bisa dibangkitkan oleh dirinya sendiriataupun stimulus eksternal. Stimulus bisa melalui lingkungan bergaul, sesuatu yangdilihat, ataupun dari komunikasi produk atau jasa perusahaan lewat media massa,brosur, dan lain-lain.2. Pencarian Informasi. Setelah kebutuhan itu dirasakan, konsumen kemudian mencariproduk ataupun jasa yang bisa memenuhi kebutuhannya.3. Evaluasi Alternatif. Konsumen kemudian mengadakan evaluasi terhadap berbagaialternatif yang tersedia mulai dari keuntungan dan manfaat yang dia perolehdibandingkan biaya yang harus ia keluarkan.4. Keputusan Pembelian. Konsumen memutuskan untuk membeli merek tertentudengan harga tertentu, warna tertentu.5. Sikap Paska Pembelian. Sikap paska pembelian menyangkut sikap konsumensetelah membeli produk ataupun mengkonsumsi suatu jasa. Apakah dia akan puas danterpenuhi kebutuhannya dengan produk atau jasa tersebut atau tidak.Analisis Kebijakan SosialAnalisis kebijakan (policy analysis) dapat dibedakan dengan pembuatan ataupengembangan kebijakan (policy development). Analisis kebijakan tidak mencakuppembuatan proposal perumusan kebijakan yang akan datang. Analisis kebijakan lebihmenekankan pada penelaahan kebijakn yang sudah ada. Sementara itu,pengembangan kebijakan lebih difokuskan pada proses pembuatan proposalperumusan kebijakan yang baru.Namun demikian, baik analisis kebijakan maupun pengembangan kebijakan keduanyamemfokuskan pada konsekuensi-konsekuensi kebijakan. Analisis kebijakan mengkajikebijakan yang telah berjalan, sedangkan pengembangan kebijakan memberikanpetunjuk bagi pembuatan atau perumusan kebijakan yang baru.Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa analisis kebijakan sosial adalah
  11. 11. usaha terencana yang berkaitan dengan pemberian penjelasan (explanation) danpreskripsi atau rekomendasi (prescription or recommendation) terhadap konsekuensi-konsekuensi kebijakan sosial yang telah diterapkan. Penelaahan terhadap kebijakansosial tersebut didasari oleh oleh prinsip-prinsip umum yang dibuat berdasarkanpilihan-pilihan tindakan sebagai berikut:1. Penelitian dan rasionalisasi yang dilakukan untuk menjamin keilmiahan darianalisis yang dilakukan.2. Orientasi nilai yang dijadikan patokan atau kriteria untuk menilai kebijakan sosialtersebut berdasarkan nilai benar dan salah.3. Pertimbangan politik yang umumnya dijadikan landasan untuk menjaminkeamanan dan stabilitas.2. Perubahan struktur pasar konsumenStruktur Pasar Konsumen - Persaingan Sempurna, Monopolistik, Oligopoli danMonopoli:a. Pasar Persaingan SempurnaJenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekalidengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yangbanyak. Contoh produknyaadalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain. Sifat-sifat pasarpersaingan sempurna :- Jumlah penjual dan pembeli banyak- Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain- Penjual bersifat pengambil harga (price taker)- Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)- Posisi tawar konsumen kuat- Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata- Sensitif terhadap perubahan harga- Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar
  12. 12. b. Pasar MonopolistikStruktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyakdengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebutberbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalahseperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya. Sifat-sifatpasar monopolistik :- Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda- Mirip dengan pasar persaingan sempurna- Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda- Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga- Relatif mudah keluar masuk pasarc. Pasar OligopoliPasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapaprodusen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasukoligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dansebagainya. Sifat-sifat pasar oligopoli :- Harga produk yang dijual relatif sama- Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses- Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar- Perubahan harga akan diikuti perusahaan laind. Pasar MonopoliPasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satuprodusen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listriknegara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya. Sifat-sifat pasarmonopoli :- Hanya terdapat satu penjual atau produsen- Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaanmonopoli2.4 KRITERIA MEMBIDIK SEGMEN PASAR YANG EFEKTIF Pada dasarnya tidak semua segmentasi itu efektif. Syarat yang diperlukan agarsegmentasi efektif adalah :1. Harus bisa diukur Besar/luasnya segmen, daya beli dan profit yang bisa diukur2. Harus substansial Segmen harus cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani
  13. 13. 3. Mudah dicapai/ditemui (accesable) Segmen harus mudah dicapai dan dilayani. Harus jelas alamatnya, bisa dihubungi, diketahui kebutuhan dan keinginannya.4. Harus bisa dibedakan (differentiable) Secara konseptual segmen harus bisa dibedakan dan memberikan respon yang berbeda yang nikah atau tidak nikah memberikan respon yang sama terhadap produk perlatan rumah tangga, tidak perlu dibuat segmen untuk wanita menikah dan tidak menikah.5. Harus bisa dilakukan tindakan/dilaksanakan (actionable) Program efektif bisa disusun untuk menarik dan melayani segmen.
  14. 14. III. REFERENSIAaker, D.A and G.S Day (1990), Marketing Research, 4rd ed. New York: John Wiley&Sons,Inc.http://belajar-management.blogspot.com/2010/01/memusatkan-strategi-pemasaran.htmlhttp://bisnisukm.com/apa-itu-segmentasi-pasar.htmlhttp://blog.uad.ac.id/sulisworo/2009/05/06/segmentasi-yang-efektif/http://id.shvoong.com/business-management/entrepreneurship/1990261-pentingnya-segmentasi-pasar/http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/segmentasi-pasar-definisi-manfaat-dan.htmlhttp://taufiqisnaini.wordpress.com/2010/11/09/segmentasi-pasar-bisnis/http://www.kesimpulan.com/2009/04/segmentasi-pasar.htmlhttp://www.tempo.co.id/medika/online/tmp.online.old/lap-1.htmlhttp://zetzu.blogspot.com/2010/10/analisis-profitabilitas.htmlhttp://www.jevuska.com/topic/artikel+segmentasi+pasar+pada+perilaku+konsumen.htmlPhilip Kotler, (2003) : “Marketing Management”, 11th Edition, Prentice Hall Inc,Schiffman Leon G, Kanuk Leslie Lazar, (2007) : “Consumer Behavior”, 9th Edition, PearsonEducational International, New Jersey – USASolomon Michael R, (2007), “Cobsumer Behavior ; Buying, having and Being”, 7th Edition,Pearson Prentice Hall, New Jersey – USASupranto J, Limakrisna Nandan, (2007) : “Perilaku Konsumen & Strategi Pemasaran”, EdisiPertama, Mitra Wacana Media, Jakarta - Indonesiahttp://www.find-docs.com/artikel-demografi-perilaku-konsumen-global.htmlhttp://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_konsumenhttp://murtihasanah.wordpress.com/2011/10/13/tugas-softskill-perilaku-konsumen/

×